Sabtu, 6 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2649

Tahanan Polsek Sekupang Gantung Diri di Sel Kejaksaan

0
Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom, bersama Kasi Humas Polresta Barelang dan jajaran memberikan keterangan di Rumah Sakit Bhayangkara terkait tahanan yang diduga bunuh diri, Kamis (15/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Tahanan Polsek Sekupang berinisial EB, 34, ditemukan tewas di sel tahanan sementara Kejaksaan Negeri Kota Batam, Kamis (5/12) sekitar pukul 10.50 WIB. Tahanan kasus pencabulan anak tiri ini tewas gantung diri menggunakan baju yang dililit.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom mengatakan EB merupakan tahanan yang dititipkan sementara di sel Kejaksaan. Saat itu, tahanan ini tengah menjalani proses Tahap II, atau akan diserahkan ke Kejaksaan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kemarin sudah P21, dan hari ini kesempatan kami menyerahkan tersangka dan barang bukti. Saat tersangka dititipkan disala satu sel, tiba-tiba didapati sudah dalam keadaan gantung diri,” ujarnya di RS Bhayangkara Polda Kepri.

Ia menjelaskan kronologis kejadian tersebut bermula saat 3 personel Polsek Sekupang mengantarkan dua orang tahanan, yaitu EB dan J ke Kejaksaan pada pukul 09.10 WIB.

Sebelum dibawa ke Kejaksaan, tahanan ini terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik Polresta Barelang.

“Sampai di Kejaksaan personel melakukan E pendaftaran di pos depan, dan menitipkan tersangka di sel sementara,” katanya.

Benhur mengaku proses penyerahan tahanan tersebut sudah sesuai SOP. Sebab, tahanan tersebut langsung diserahkan kepada petugas kawal tahanan Kejaksaan.

“Pada saat di sel itu sudah sesuai SOP. Tahap II tersebut, tersangka dititipkan dulu. Lalu petugas kita melakukan koordinasi dengan jaksa peneliti di ruang-ruang lain. Sekalian menyerahkan barang bukti,” ungkapnya.

Menurut dia, penyerahan tahanan ini secara administrasi memang belum sah. Sebab para personel tengah melakukan pendaftaran dan koordinasi dengan jaksa peneliti.

“Tapi secara fisik, tahanan ini sudah milik mereka (Kejaksaan). Karena tahanan ini dititipkan ke petugas kawal,” tegasnya.

Ia menambahkan EB gantung diri menggunakan baju kaos yang diliit. Baju tersebut dibawanya menggunakan kantong kresek saat proses pemindahan dari sel Polsek Sekupang ke sel Kejasaan.

“Ada barang yang dibawa saat itu, beberapa baju. Baju itu yg dililitnya untuk gantung diri. Untuk SOP barang itu bisa masuk sel, wewenang Kejaksaan,” tutupnya.

Diketahui, EB merupakan honorer di salah satu dinas Pemerintah Kota Batam. Ia sudah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya AA, 13, sejak tahun 2022 atau sebanyak 150 kali.

Ia sempat melarikan diri ke Pekanbaru, Riau setelah kepergok oleh sang istri. Hingga akhirnya pelariannya berakhir pada September lalu. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Artikel Tahanan Polsek Sekupang Gantung Diri di Sel Kejaksaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekrut Melalui Sosmed, Perekrut PMI Ilegal Ditangkap

0
Polisi menangkap MS (duduk di sofa) di kediamannya di Perumahan Taman Raya Tahap II, Batam Kota, Minggu (2/12) malam.F.Humas Nongsa untuk Batam Pos

batampos – Unit Reskrim Polsek Nongsa menangkap MS, warga Perumahan Taman Raya Tahap II, Batam Kota. Wanita 33 tahun ini merupakan perekrut Pekerja Migran Indonesia (PMI)  ilegal tujuan Singapura.

Kapolsek Nongsa, Kompol Effendri Alie mengatakan penangkapan MS dilakukan pada Minggu (2/12) malam. Saat itu, pihaknya mendapati laporan adanya 2 PMI wanita yang pulang bekerja dari Singapura.

“Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai dua wanita yang bingung dan tidak tahu arah. Mereka menjelaskan bahwa beberapa hari sebelumnya berangkat ke Singapura untuk bekerja, namun pekerjaan yang dijanjikan tidak sesuai,” ujarnya.

Alie menjelaskan 2 PMI asal Palembang Sumatera Selatan tersebut mengaku direkrut dan diberangkatkan oleh MS. Awalnya, mereka dijanjikan bekerja di kantin, namun saat di Singapura dipekerjakan di pasar malam.

“MS yang menjanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi. Namun, pekerjaan yang mereka dapatkan ternyata tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” katanya.

Kepada polisi, MS mengaku menawarkan pekerjaan ke Singapura dengan biaya awal antara Rp 2-5 juta perorangnya. Sebelum diberangkatkan, CPMI tersebut ditampung di kediamannya.

“MS menggunakan media sosial, terutama akun Facebook pribadi dan status WhatsApp untuk mengiklankan pekerjaan di Singapura dengan janji gaji besar,” ungkap Alie.

MS juga mengaku sudah membersngkatkan 15 orang CPMi ilegal pada November kemarin. Ia mendapatkan keuntungan Rp 500-1 juta perorangnya.

“MS sebelumnya pernah bekerja di Singapura, namun saat ini telah berhenti dan beralih menjadi perekrut calon PMI yang tidak memenuhi persyaratan dokumen,” terang Alie.

Dengan adanya pengungkapan ini, Alie mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan janji pekerjaan di luar negeri yang tidak memenuhi persyaratan dokumen.

“Hal tersebut sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan pribadi korban, karena tidak ada jaminan perlindungan bagi PMI ilegal,” tutupnya.

Atas perbuatannya, MS  dijerat Pasal 81 jo Pasal 83 UU RI No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp 15 miliar. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

 

Artikel Rekrut Melalui Sosmed, Perekrut PMI Ilegal Ditangkap pertama kali tampil pada Metropolis.

PERDALUSA dan IA Polibat Gelar Pelatihan Kompetensi Kerja untuk Perempuan

0
Pelatihan peningkatan kompetensi kerja bagi perempuan oleh PERDALUSA) bekerja sama dengan IA Polibatam. F. IA Polibatam untuk Batam Pos

batampos – Yayasan Perempuan Berdaya Peduli Bangsa (PERDALUSA) dan Ikatan Alumni Politeknik Negeri Batam (IA Polibatam) menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kerja Bagi Perempuan. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Acara ini berlangsung di Ruang Tanjung Piayu, Gedung Technopreneur Centre Politeknik Negeri Batam. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi perempuan dalam menghadapi dunia kerja. Selain itu, memperkuat wawasan mereka tentang tata kelola organisasi yang efektif.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan perempuan, mendorong mereka lebih percaya diri dalam berkontribusi di bidang profesional dan sosial, serta meningkatkan kesadaran pentingnya melawan kekerasan terhadap perempuan.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman. Magdalena dari Biro Psikologi Diradameta menyampaikan materi tentang Effective Communication. Taqwim Achsananto dari Sustaincert.Id membawakan topik ISO 9001:2015 Awareness. Hadyanna Prathita Rahayu dari SDM Digdaya Consulting menyampaikan materi Managerial Leadership.

Ketua Yayasan Perdalusa, Hadyanna Prathita Rahayu, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelatihan ini.

“Kami berharap dapat memberdayakan perempuan untuk menjadi pemimpin yang kompeten dalam tata kelola organisasi. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri perempuan untuk mengambil posisi strategis, tetapi juga menjadikan mereka agen perubahan dalam melawan kekerasan terhadap perempuan,” ujarnya.

Kegiatan yang merupakan program kerja tahunan Yayasan Perdalusa ini diikuti oleh 103 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti mahasiswa, pendidik, pekerja manufaktur, wiraswasta, pengurus LSM, ibu rumah tangga, dan anggota PKK.

Acara ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Politeknik Negeri Batam, SDM Digdaya Consulting (PT Sinergi Digdaya Mulya), Sustaincert.Id (PT Sistem Unggul Terintegrasi), PT Elcasindo Dwi Tama, Jackson & Junaidi, TS Dessert Castle, Kopi Satu.Tujuan Batam, Go-Steak Batam Nagoya, Amoltis Corner, Bem Polibatam, Circle-K Kepri, serta Harian Batam Pos sebagai media partner.

Pelatihan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi kerja perempuan sekaligus menegaskan peran mereka dalam berbagai sektor kehidupan. (*)

Artikel PERDALUSA dan IA Polibat Gelar Pelatihan Kompetensi Kerja untuk Perempuan pertama kali tampil pada Metropolis.

Optimalkan Layanan Publik: BP Batam Gelar Bimtek Standar Pelayanan

0

batampos – Biro Hukum dan Organisasi Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Standar Pelayanan Publik pada Rabu (4/12/2024) di IT Centre BP Batam. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh unit kerja BP Batam dan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Idul Priady.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), yakni Muhammad Syafiq, Analis Kebijakan Ahli Muda, dan Adhitya Budi Laksana. Mereka memberikan panduan menyeluruh terkait penyusunan standar yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan.

Dalam sambutannya, Idul Priady menegaskan pentingnya penyusunan Standar Pelayanan Publik untuk memberikan manfaat baik bagi institusi sebagai penyedia layanan maupun masyarakat serta pelaku usaha sebagai penerima layanan.

“Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik telah mengamanatkan bahwa setiap instansi pemerintah wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan Standar Pelayanan Publik, sebagaimana diperkuat oleh Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2014,” jelas Idul.

Ia juga memaparkan berbagai manfaat dari penerapan standar ini, seperti peningkatan kualitas layanan, kepastian hukum, kemudahan dalam mengevaluasi kinerja pelayanan, hingga meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Idul berharap para peserta mampu menguasai materi dan menerapkan ilmunya di unit kerja masing-masing. “Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan mendalam sehingga peserta dapat mentransfer pengetahuan kepada atasan dan rekan kerja. Dengan demikian, BP Batam dapat mewujudkan pelayanan yang efektif, transparan, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui upaya ini, BP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat serta pelaku usaha. (MI)

Artikel Optimalkan Layanan Publik: BP Batam Gelar Bimtek Standar Pelayanan pertama kali tampil pada Metropolis.

2 Pemotor Bertabrakan, 4 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

0
Petugas Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang saat melakukan olah tempat kejadian perkara. F. Mohamad Ismail/BATAM POS

batampos– Dua unit sepeda motor mengalami kecelakaan di simpang tiga traffic light Pancur, Kota Tanjungpinang, Kepri, pada Kamis (5/12) malam. Dalam kejadian itu, 3 orang dewasa dan satu bayi dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Satria VU bernomor polisi BP 6858 WD dan Yamaha Scorpio BP 4385 BD itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Satu dari pemotor itu tengah membawa penumpang saat kejadian berlangsung.

BACA JUGA: Bertabrakan, Avanza-Mobilio Sama Sama Ringsek 

“Kurang tahu kejadiannya seperti apa. Saya juga kaget, tiba-tiba di simpang (traffic light) sudah ramai. Ternyata ada kecelakaan,” kata Imron, seorang ojek pengkolan di dekat lokasi kejadian.

Usai kecelakaan terjadi, ke empat korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Sebab, pengendara dan penumpang dua sepeda motor tersebut mengalami luka-luka. Sementara sepeda motor korban, ditinggalkan di bahu jalan.

Petugas Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi pun langsung mengakut dua sepeda motor itu ke Polresta, untuk diproses lebih lanjut.

Petugas Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Briptu Christoper menyampaikan saat ini dua laki-laki, satu perempuan dan satu bayi tersebut sedang diberikan pertolongan di Rumah Sakit terdekat.

“Korban ada empat orang. Kita belum tau kronologi kejadian yang benar seperti apa,” tambahnya.

Sementara berdasarkan penyelidikan sementara, satu motor melaju dari arah Jalan Dr. Sutomo hendak menuju Jalan Ir. Sutami. Sementara satu sepeda motor lagi melaju dari arah Jalan Ir. Juanda hendak masuk ke Jalan Ir. Sutami.

“Saat ini kita masih penyelidikan. Lokasinya tepat di sekitar traffic light,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Artikel 2 Pemotor Bertabrakan, 4 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit pertama kali tampil pada Kepri.

Sita Banyak Sertifikat dan Uang Tunai, 2 Rumah Milik Pengendali Sabu Jaringan Internasional Digeledah

0
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menggeledah 2 rumah mewah milik MR di 2 lokasi, Kamis (5/12) siang.

batampos – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri menggeledah 2 rumah mewah di 2 lokasi, Kamis (5/12) siang. Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut atas pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 40 kg.

Rumah yang digeledah yakni milik MR, salah seorang tersangka sekaligus pengendali barang haram tersebut. Lokasinya di Jalan Cemara Mas nomor 10, Sukajadi, Batam Kota, dan Perumahan Palm Beach nomor 20, Lubuk Baja.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Hanny Hidayat, mengatakan penggeledahan ini terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan jaringan ini. Selain sabu, petugas turut menangkap 7 orang tersangka. Yakni MR, SY, MD, MS, MH, IS, dan AD.

“Penggeledahan ini untuk mendalami dugaan TPPU, terkait aset-aset yang dimiliki tersangka,” ujarnya.

Penggeledahan pertama dilakukan di Jalan Cemara Mas nomor 10, Sukajadi, Batam Kota. Rumah ini merupakan kediaman MR bersama istri dan 3 anaknya.

Dari rumah berlantai II tersebut, petugas menyita uang tunai, dokumen pribadi, seritifikat tanah, sertifikat rumah, sertifikat apartemen, sertifikat ruko, BPKB kendaraan dan perhiasan.

Sedangkan rumah Palm Beach nomor 20, Lubuk Baja merupakan aset MR yang ditempati ibunya. Dari lokasi, petugas juga menyita beberapa aset berupa sertifkat rumah.

Hanny mengatakan pengungkapan 40 kg sabu ini dilakukan di Pantai Nemo Teluk Mata Ikan, Nongsa pada Jumat (29/11) kemarin. Saat itu, pihaknya menangkap MD dan SY yang membawa 2 tas berisikan 40 bungkus plastik sabu bertuliskan Good Day Chinese Pin Wei.

“SY berperan untuk menjemput, MD yang membawa sabu tersebut dari Malaysia,” kata Hanny.

Hanny menambahkan dari pengembangan 2 tersangka ini, pihaknya menangkap MS di Pelabuhan Internasional Batam Centre. MS  bertugas sebagai pemberi sabu kepada MD di Sungai Rengit, Malaysia.

“Kemudian kita melakukan control delivery dan mengamankan pemesan sabu ini, MH di kawasan Batuampar,” ungkapnya

Hanny menambahkan pihaknya terus melakukan pengembangan hingga menangkap 3 tersangka lainnya termasuk MR di Medan, Sumatera Utara.

“MR ini pengendali para pelaku lainnya. Kita tangkap di Medan. Untuk lengkapnya nanti disampaikan BNN Pusat,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Sita Banyak Sertifikat dan Uang Tunai, 2 Rumah Milik Pengendali Sabu Jaringan Internasional Digeledah pertama kali tampil pada Metropolis.

Rumah Kedua Tersangka 40 Kg Sabu di Palm Beach Lubukbaja Juga Digeledah, BNN Amankan Dokumen

0

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) mengungkap sindikat peredaran narkotika internasional di Pantai Nemo, Teluk Mata Ikan, Sambau, Nongsa, Batam, Jumat (29/11/2024).

Sebanyak 40 kilogram sabu diamankan dari 7 tersangka yang terkait jaringan ini. Ke-40 kg sabu itu dikemas per 1 kg dengan tulisan ‘Good Day Chinese Pin Wei’, lalu dimasukkan ke dalam dua tas hitam ukuran jumbo.

BNN kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah mewah salah satu tersangka di Perumahan Bukit Indah Sukajadi.

Setelah itu, BNN bergerak ke Perumahan Palem Beach Lubukbaja memeriksa rumah kedua tersangka yang ditempati orangtuanya.

“Ini rumah kedua tersangka yang ditempati orangtuanya (mertua tersangka, red). Kalau yang di Sukajadi tadi rumah yang dia (terasngka) tempati,” ujar Kabid Brantas BNN Kepri, Bubung Pramiadi di lokasi kedua.

Tim BNN Kepri tak lama di rumah ini, karena hanya memeriksa satu kamar tidur dan hanya mengamankan beberapa dokumen saja.

Berbeda saat memeriksa rumah tersangka di Sukajadi yang membutuhkan waktu lama karena rumah yang digeledah besar. Bahkan, tim BNN mengerahkan anjing pelacak (K9) untuk menelusuri semua rumah yang besar itu.

“Kita cek dulu ya, nanti kita kembalikan,” ujar petugas BNN pada seorang ibu yang menangis sedari awal sejak tim BNN datang dan melihat tersangka yang dibawa.

Penggeledahan ini dipimpin Kepala BNNP Kepri, Hanny Hidayat.

Di tempat terpisah, Deputi Pemberantasan BNN RI, I Wayan Sugiri yang live di Instagram BNN RI menjelaskan, penggeledahan dan penindakan dilakukan di 15 wilayah oleh BNN Provinsi, termasuk BNN Kepri.

“Ini menindaklanjuti laporan yang ada dan mengembangkan beberapa kasus,” ujar Wayan dari kantor BNN Pusat.

Ia menyebutkan, penindakan di Kepri, tepatnya di Batam, melibatkan pelaku yang memiliki rumah yang besar dan kaya.

“Kepri, rumahnya sangat besar. Tim terus melakukan penggeledahan,” ujar Wayan.

Informasi yang diperoleh, dari total 7 tersangka yang diamankan di Batam, beberapa sudah diterbangkan ke BNN pusat. (*)

Reporter: Muhammad Nur
Video : BNNP Kepri untuk Batam Pos

Artikel Rumah Kedua Tersangka 40 Kg Sabu di Palm Beach Lubukbaja Juga Digeledah, BNN Amankan Dokumen pertama kali tampil pada Metropolis.

Pleno Tingkat Kabupaten, Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole Pemenang Pilkada 2024

0
Iskandarsyah. f. tri

batampos– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, Rabu (4/12) melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten Karimun.

Ketua KPU Karimun Mardanus ketika dikonfirmasi mengatakan, proses rekapitulasi suara dilakukan secara langsung oleh 14 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) disaksikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun, tim sukses masing-masing paslon gubernur dan wakil gubernur Kepri maupun bupati dan wakil bupati Karimun, Pemkab Karimun, kepolisian.

“Alhamdulillah, rekapitulasi berjalan lancar hingga malam hari. Tidak ada kendala, walaupun saksi paslon gubernur dan wakil gubernur kepri nomor urut 02 H Muhammad Rudi-Aunur Rafiq serta paslon bupati dan wakil bupati karimun nomor urut 02 Muhammad Firmansyah-Ery Suwandi tidak menandatangani berita acara rekaputilasi suara ditingkat KPU Karimun,” terangnya, Kamis (5/12).

Dengan demikian, hasil rekapitulasi tingkat kabupaten Karimun telah selesai dilaksanakan untuk paslon gubernur dan wakil gubernur Kepri nomor urut 01 Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura meraih suara 49.774 suara dan paslon gubernur dan wakil gubernur Kepri nomor urut 02 H Muhammad Rudi-Aunur Rafiq 52.899 suara.

BACA JUGA: Kabag Tapem Pemkab Karimun Jadi Tersangka Perkara Pelanggaran Pilkada

Sedangkan, untuk hasil rekapitulasi paslon bupati dan wakil bupati karimun, untuk paslon bupati dan wakil bupati karimun nomor urut 01 Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole meraih 39.472 ribu suara. Kemudian paslon bupati dan wakil bupati karimun nomor urut 02 Muhammad Firmansyah-Ery Suwandi meraih 37.729 suara serta paslon bupati dan wakil bupati karimun nomor urut 03 Bakti Lubis-Raja Bakhtiar meraih 26.254 suara.

“Untuk keberatan saksi dari masing-masing paslon gubernur dan wakil gubernur kepri maupun paslon bupati dan wakil bupati karimun, dipersilahkan dibikin secara tertulis,” ungkapnya.

Sedangkan, ketua tim paslon nomor urut 02 Muhammad Firmansyah-Ery Suwandi Wiyono ketika dikonfirmasi melalui telepon pintar tidak diangkat. Termasuk di konfirmasi melalui chat juga tidak dibalas. Sementara informasi yang dihimpun Batam Pos alasan tidak ditandatangani hasil rekapitulasi suara oleh KPU Karimun, dikarenakan banyaknya pemilih tidak mendapatkan undangan pemilih (C6).

Kemudian, apabila dalam waktu 2×24 jam, tidak memenuhi permohonan tersebut, akan membuat laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) DKPP, dikarenakan kurangnya transparansi dalam informasi dan publikasi oleh KPU Karimun.

Terpisah bupati karimun terpilih Iskandarsyah mengucapkan terimakasih banyak kepada penyelenggara Pilkada baik itu KPU, Bawaslu maupun pihak pengamanan dalam hal ini polres karimun. Sebab, selama pelaksanaan kampanye maupun perhitungan suara ditingkat TPS, PPK dan KPU tidak ada gejolak yang berpengaruh terhadap ketertiban dan keamanan.

” Alhamdulillah, sudah ditetapkan. Insyallah, amanah rakyat saya akan tunaikan saat menjabat bupati bersama wakil bupati karimun Rocky Marciano Bawole sesuai janji politik saat kampanye. Seperti 13 program unggulan maupun program bantuan sosial,” ucapnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Artikel Pleno Tingkat Kabupaten, Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole Pemenang Pilkada 2024 pertama kali tampil pada Kepri.

1.794 Tenaga Honorer di Pemkab Anambas Antusias Ikuti Seleksi Kompetensi 

0
Tenaga honorer yang akan dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tampak antusias mengikuti seleksi kompetensi di Aula Kantor Bupati Anambas. f.ihsan

batampos – Sebanyak 1.794 orang tenaga honorer mengikuti ujian seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang pertama di aula Kantor Bupati Anambas, Pasir Peti, Kecamatan Siantan, Rabu, (4/12).

Seleksi ini menggunakan system Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan selama 6 hari kedepan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Anambas, Nurgayah mengatakan tenaga honorer yang mengikuti tes CAT ini, sebelumnya telah lulus ditahap seleksi administrasi.

BACA JUGA: TPP PPPK Pemko Tanjungpinang Bulan Oktober Belum juga Dibayar

“Tahapan seleksi CAT ini kita bagi dua sesi. Sesi pertama di jam 10.00 WIB dan sesi kedua 13.00 WIB,” ujar Nurgayah.

Pada seleksi kompetensi ini, peserta harus menjawab soal yang disediakan panitia sebanyak 145 butir.

“Kami minta pelamar PPPK untuk mengerjakan soal dengan teliti. Meskipun, satu kaki mereka sudah pasti menjadi PPPK. Cuma harus teliti jawabnya,” tegas Nurgayah.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris menyampaikan seleksi gelombang pertama ini merupakan momen krusial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas dalam mengalihkan status tenaga honorer menjadi PPPK.

“Karena aturan yang ada, tidak ada lagi honorer. Semuanya dialihkan ke PPPK,” ujar Abdul Haris.

Menurutnya ujian seleksi kompetensi yang dilaksanakan tersebut juga merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya menciptakan aparatur sipil Negara yang profesional, Kompeten, dan berintegritas.

“Kita membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dan berinovasi,” pungkas Haris. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel 1.794 Tenaga Honorer di Pemkab Anambas Antusias Ikuti Seleksi Kompetensi  pertama kali tampil pada Kepri.

Ini Penampakan 40 Kg Sabu Tangkapan BNN Kepri di Pantai Nemo Nongsa

0

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) mengungkap sindikat peredaran narkotika internasional di Pantai Nemo, Teluk Mata Ikan, Sambau, Nongsa, Batam, Jumat (29/11/2024).

Sebanyak 40 kilogram sabu diamankan dari empat tersangka berinisial MD, SY, MS, dan MH. Ke-40 kg sabu itu dikemas per 1 kg dengan tulisan ‘Good Day Chinese Pin Wei’, lalu dimasukkan ke dalam dua tas hitam ukuran jumbo.

“Darimana kalian dapat ini?” tanya anggota BNN Kepri.

“Dari boat Pak,” ujar keduanya.

Keduanya mengaku hanya menjemput 40 kg sabu yang dipasok dari Malaysia di boat yang mengantarkan ke pantai tersebut. Sabu tersebut dijemput dari Malaysia.

“Ini berawal dari informasi masyarakat, kami menindaklanjutinya,” kata Kepala BNNP Kepri, Hanny Hidayat.

Hanny menjelaskan, sekitar pukul 21.00 WIB, petugas BNNP Kepri mencurigai seorang laki-laki yang membawa dua tas hitam. Setelah diamankan dan digeledah, ditemukan barang bukti berupa sabu.

“Dari MD, kami menyita 40 bungkus plastik bertuliskan ‘Good Day Chinese Pin Wei’ berisi kristal yang diduga sabu dengan berat bruto 40 kilogram. Selanjutnya, kami menangkap SY di lokasi yang sama,” kata Hanny.

Menurut keterangan MD, SY berperan sebagai penjemput. Informasi ini membawa petugas ke pengembangan berikutnya. Pada Sabtu (30/11/2024), sekitar pukul 18.30 WIB, petugas menangkap MS di Pelabuhan Internasional Batam Center. MS diduga sebagai pemberi sabu kepada MD di Sungai Rengit, Malaysia.

“Dari hasil interogasi, kami melakukan kontrol pengiriman (control delivery) terhadap MH yang memesan sabu sebanyak 4 kilogram dari MD. MH kemudian diamankan di pinggir Jalan Warung Ayam Penyet, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam,” ungkap Hanny.

Hanny mengatakan, dari 4 orang itu dilakukan pengembangan di beberapa rumah mewah di Batam. Salah satunya di Perumahan Bukit Indah Sukajadi. (*)

Reporter: Muhammad Nur
Video: BNNP Kepri untuk Batam Pos

Artikel Ini Penampakan 40 Kg Sabu Tangkapan BNN Kepri di Pantai Nemo Nongsa pertama kali tampil pada Metropolis.