Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2650

Bertabrakan dengan Lori Pengangkut Tanah, Pengendar Motor Lansia Tewas

0
Pemotor lansia usai tertabrak lori pengangkut tanah di Jalan MT. Haryono batu 3 Tanjungpinang, Rabu (30/10). F. Satlantas untuk BATAM POS

batampos– Kecelakaan maut terjadi di Jalan MT. Haryono batu 3, tepatnya di depan Polsek Bukit Betari, Kota Tanjungpinang, Kepri. Seorang pengendara sepeda motor lanjut usia tewas, usai bertabrakan dengan lori pengangkut tanah.

Kecelakaan maut tersebut diketahui terjadi pada Rabu (30/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Pemotor yang tewas itu berinisial IW (54), sementara sopir lori Daihatsu warna kuning tersebut berinisial TH (65).

“Pengendara sepeda motor honda supra meninggal dunia di lokasi kejadian, usai tertabrak lori tersebut. Kita juga sudah melakukan olah TKP,” kata Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun.

BACA JUGA: Tabrakan dengan Xpander di Sungai Ladi, Pengendara Jupiter Tewas 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban dan sopir lori sama-sama mengendarai kendaraanya masing-masing dari arah SPBU Batu 3, hendak menuju ke traffic light simpang Tanjung Unggat.

Di lokasi kejadian, posisi sepeda motor yang dikendarai oleh IW memang berada di tengah badan jalan. Tidak lama kemudian, lori dengan muatan tanah hendak menyalip pemotor lansia tersebut.

“Dari CCTV kita lihat posisi motor memang ditengah. Kemudian lori menyalip dari kanan, mungkin karena terkena bak lori dan tersenggol, korban terjatuh,” ungkapnya.

Saat ini, Marbun mengakui bahwa pihaknya belum bisa memastikan, apakah korban sempat terlindas ban lori tersebut atau tidak. Selain itu, kata dia Satlantas juga telah mengamankan lori pengangkut tanah tersebut.

“Informasinya sempat terlindas. Namun, kita masih melakukan penyelidikan. Untuk sopir dan lori sudah kita amankan di Polresta Tanjungpinang,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Istri Tengah Hamil, Suami Masuk Penjara Usai Mengambil Tas yang Ketinggalan

0
image0 9 1
Ade Hermansyah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Rabu (30/10). F.Yashinta/Batam Pos

batampos – Ade Hermansyah, pekerja serabutan ini nekat mengambil sebuah tas yang tertinggal di kedai makan kawasan Lubukbaja. Namun bukannya mengembalikan, Ade malah memeriksa isi tas yang berisi ponsel dan dompet korban.

Bahkan Ade semakin berani memeriksa ponsel korban yang ternyata setelah diutak-atik memiliki M Bangking, yang juga bisa dibuka olehnya. Bak mendapat durian runtuh saat itu, Ade melihat saldo di M Banking korban dan mentransfernya.

Akibat perbuataanya itu, kemarin Ade menjadi terdakw di Pengadilan Negeri Batam. Oleh jaksa penuntut umum, Ade didakwa dengan pasal 362 kuhp tentang pencurian.

“Ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ujar Adit JPU usai membacakan dakwaan terhadap Adit.

Dalam persidangan itu, majelis hakim yang dipimpin Dina sempat bertanya kenapa terdakwa mengambil tas korban yang ketinggalan. Padahal tas itu bukanlah miliknya.

“Kenapa kamu ambil, bukannya kamu kembalikan,” tanya hakim Dina kepada terdakwa, Ade.

Sembari menghela nafas panjang, Ade beralasaan tak punya pilihan lain. Saat kejadian, ia sedang pusing memikirkan bagaimana cara mndapatkan uang. Yang mana saat itu, ia harus membayar kontrakan yang telah menunggak 2 bulan, cicilan koperasi hingga biaya kebutuhan istri dan anaknya.

“Saya khilaf bu, saya tak punya pilihan lain. Saya didesak cicilan dan hutang kontrakan yang sudah menunggak dua bulan. Saat itu saya menemukan tas yang tak bertuan,” jelas Ade.

Ade mengaku sangat menyesal, sebab akibat perbuataanya, sang istri harus dititip di rumah mertua. Padahal istrinya tengah hamil 6 bulan dan memiliki satu balita berusia 1 tahun 1 bulan.

“Istri saya hamil 6 bulan. Saya masuk penjara, istri dititip di rumah orang tua, karena tak ada biaya lagi,” ungkapnya.

Majelis hakim Dina, sempat menasehati terdakwa agar berpikir sebelum bertindak. Sebab akibat perbuataanya, tak hanya korban yang dirugikan, namun juga istri dan anak.

“Lihat akibat perbuataanmu, istrimu jadi terlantar,” ungkap hakim Dina.

Usai menasehati terdakwa, majelis hakim kemudian saksi yang akan dihadirkan jaksa, yang oleh jaksa meminta waktu satu minggu untuk menghadirkan jaksa. Sidang pun ditunda minggu depan dengan agenda saksi. (*)

Reporter: Yashinta

 

1.217 Peserta Tak Hadir di Tes CPNS Kota Batam 2024, Pelaksanaan Berjalan Transparan

0
cpns
Para peserta mendengarkan penjelasaan saat akan mengikuti ujian seleksi ASN di Hotel Golden View, Bengkong, Jumat (18/10) lalu. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 di Kota Batam untuk tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) tengah berlangsung di dua lokasi tercatat 1.217 peserta tidak hadir.

“Untuk lokasi pertama di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam tercatat diikuti oleh 2.475 peserta dari total 2.743 peserta yang terjadwal, sementara 268 peserta lainnya tidak hadir. Di lokasi tes lain di Hotel Golden View Batam, tercatat 11.591 peserta yang terdaftar, dengan 10.642 peserta hadir dan 949 orang tidak hadir,” kata Kepala UPT BKN Batam, Imamuddin, pada Rabu (30/10).

Dalam rangka transparansi seleksi CPNS, Imam menjelaskan bahwa hasil nilai ujian peserta akan langsung ditampilkan di layar komputer masing-masing peserta setelah ujian selesai.

“Selain itu, pergerakan nilai peserta juga dapat disaksikan secara live streaming di kanal YouTube UPT BKN Batam, sehingga masyarakat dapat melihat langsung proses seleksi ini,” ujarnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid memberikan pengarahan langsung kepada para peserta CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Ia menyampaikan pesan kepada peserta agar mengerjakan soal dengan tenang dan fokus.

“Saya ucapkan selamat mengikuti ujian kepada para peserta. Tidak usah terburu-buru, isi soal dengan tenang dan fokus agar bisa menjawab dengan baik dan mendapatkan hasil maksimal. Jangan lupa berdoa,” ujar Jefridin.

Ia menegaskan bahwa seleksi CPNS ini berjalan dengan sangat transparan. Menurutnya, sistem CAT yang diterapkan menjamin tidak ada celah bagi peserta maupun panitia untuk berbuat curang.

“Peserta dapat langsung melihat poin yang didapatkan setelah keluar dari ruang ujian. Kalau memang rezeki, pasti lulus. Jangan bermain-main atau berbuat curang, apalagi mempercayai calo,” katadia.

Lebih lanjut, Jefridin menekankan bahwa Pemerintah Kota Batam mencari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan mampu mendukung kinerja pemerintahan.

“Kami mencari pegawai yang benar dan berkinerja baik. Jadi, luruskan niat sebelum mengikuti ujian,” ujarnya.

Jefridin berharap seleksi ini dapat menghasilkan ASN terbaik dan berkualitas yang akan berperan dalam pembangunan Kota Batam.

“Saya berharap seleksi ini menghasilkan ASN yang hebat, terbaik, dan berkualitas untuk membangun Kota Batam yang lebih baik lagi,” tutupnya. (*)

Reporter : AZIS MAULANA

One Heart Community Kepri Hadiri Honda Bikers Day Nasional 2024 di Klaten, Jawa Tengah

0

prambanan hondabatampos – PT Capella Dinamik Nusantara, selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau, mengirimkan perwakilan bikers untuk menghadiri gelaran puncak Honda Bikers Day (HBD) 2024. Mengusung semangat “Honda Community Gas Ke Honda Bikers Day 2024,” para bikers akan bersilaturahmi dengan ribuan bikers Honda dari seluruh Indonesia, memperkuat jalinan brotherhood sesama pengguna sepeda motor Honda.

Para bikers One Heart Community Kepri yang menjadi perwakilan dalam acara komunitas terbesar di Indonesia ini terdiri dari Husenuddin dari komunitas Honda PCX Club Indonesia Chapter Batam (HPCI Batam), Fitra dari Verza Rider Community Indonesia Region Batam (VRCI Batam), Togar Tambunan dari Honda CRF Batam (HCB Batam), dan Nanang Syahputra dari Beat Community Batam (Beatcom). Dengan penuh antusias, mereka siap untuk hadir di Honda Bikers Day Nasional 2024 yang bertempat di Dodiklatpur Kodam IV Diponegoro, Klaten, Jawa Tengah.

“Kami selaku main dealer Honda wilayah Kepulauan Riau selalu mendukung dan mengapresiasi komunitas di bawah naungan kami dalam berbagai kegiatan positif. Kehadiran mereka di acara ini adalah bentuk dukungan kami terhadap semangat One Heart Community Kepri,” ujar Pulihanafiah Harahap, PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau

Mereka sangat antusias untuk bergabung dalam aktivitas kebersamaan dan persatuan antar bikers Honda lintas provinsi melalui beragam games kekompakan, melakukan aksi sosial bersama untuk masyarakat, hingga seremoni bagi para bikers yakni parade bikers dan ikrar Honda Bikers disaksikan langsung oleh ribuan pasang mata.

Gelaran Honda Bikers Daya yang telah hadir 13 kali menjadi saksi kebersamaan, kekompakan, dan kuatnya persaudaraan puluhan ribu bikers Honda. Tingginya antusias bikers Honda setiap tahunnya pada Honda Bikers Day menjadikan kegiatan ini sebagai gathering bikers Honda terbesar di dunia.

Berbagai aktivitas menarik akan menyedot perhatian dan memperkuat persatuan antar bikers, seperti antara lain games perorangan dan kelompok, ketersediaan official merchandise, lapak bikers, pameran produk sepeda motor Honda, test ride sepeda motor Honda, pertunjukan musik, hingga kontes modifikasi.

HBD pertama kali digelar di Pangandaran, Jawa Barat (2009), dilanjutkan di Kiara Payung – Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (2010), Bromo – Pasuruan, Jawa Timur (2011), Komplek Candi Prambanan, Yogyakarta (2012), Tanjung Tum – Banten (2013), Pantai Pandawa – Bali (2014), Pantai Teleng, Pacitan – Jawa Timur (2015) dan Pantai Boom, Banyuwangi – Jawa timur (2016), Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta (2017), kembali ke Pangandaran-Jawa Barat (2018), lalu menuju Ambarawa, Jawa Tengah (2019). Sempat vakum akibat pandemic, HBD kembali hadir di tahun 2023 di Malang, Jawa Timur.

“Acara Honda Bikers Day Nasional 2024 yang dilaksanakan menjadi acara yang sudah lama kami nantikan, perjalanan yang jauh dan kendala yang kami hadapi tidak menyulutkan semangat saya dan teman yang lain untuk mengahadiri acara Honda Bikers day Nasional 2024 yang dlaksanakan di Klaten Jawa Tengah”. Togar Tambunan salah satu bikes One Heart Community Kepri yang berangkat ke Honda Bikers Day Nasional 2024. (*)

Tekong Kabur, 18 CPMI Ilegal Diselamatkan

0
radar banyuwangi perdagangan orang 3241484757
Ilustrasi. (JawaPos.com)

batampos – Satgas Ops Intel Koarmada I bersama Tim Intelijen Lantamal IV berhasil menggagalkan pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Sungai Kafar Kelurahan Sambau, Nongsa, Selasa (29/10) malam sekitar pukul 21.20 WIB.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan 1 speedboat dan menyelamatkan 18 orang CPMI yang akan dikirimkan ke Malaysia.

Dispen Lantamal IV Batam, Mayor Laut (P) I Wayan Rusdiana mengatakan pengungkapan ini berawal dari adanya informasi pengiriman PMI Ilegal dari Batam menuju Malaysia melalui Pantai Bale-bale Nongsa Batam.

“Mendapati informasi tersebut, Tim langsung melaksanakan pemantauan jalur darat maupun jalur laut,” ujarnya.

Ia menjelaskan saat pemantauan tersebut, Tim melihat adanya speedboat yang melintas. Saat didekati, Speed Boat tersebut menambah kecepatannya berupaya untuk melarikan diri.

“Yang kemudian Speed Boat tersebut dengan sengaja dikandaskan di Sungai Kafar oleh terduga pelaku,” katanya.

Wayan menambahkan di sekitar speedboat yang dikandaskan tersebut pihaknya menemukan 18 orang CPMI yang bersembunyi di perkebunan. Mereka terdiri 10 orang laki-laki dewasa, 4 wanita dewasa dan 4 anak laki-laki.

“Dari informasi yang dihimpun oleh petugas bahwa jumlah keselurhan berjumlah 22 orang bersama 2 orang tekong. 18 orang berhasil diamankan sedangkan 4 CPMI dan 2 orang tekong melarikan diri,” ungkapnya.

Dengan penyelamatan ini, kata Wayan, seluruh CPMI ilegal ini diserahkan ke Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Batam guna menjalani pemerikasaan lebih lanjut. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Osit Dorong Pemuda Bintan untuk Mencatatkan Diri dalam Sejarah Pembangunan Bangsa

0
Ahdi Muqsith. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Plt Bupati Bintan, Ahdi Muqsith menyampaikan, pemuda sebagai substansi penting dalam pembangunan bangsa. Layanan permberdayaan untuk pemuda dalam mengembangkan kompetensi merupakan hal yang sangat penting.

“Sebab pemuda adalah pemilik masa depan,” ujarnya memberi semangat ke pemuda di Bintan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.

BACA JUGA: Peringatan Sumpah Pemuda di Karimun Digelar Secara Sederhana

Karena itu, dia berpesan kepada pemuda Bintan mampu memberi sumbangsih bagi kemajuan daerah. Pria yang akrab disapa Osit ini mengatakan, pemuda Bintan punya potensi besar menyambung progres pembangunan.

“Menjadi muda hanyalah sekali dan takkan terulang lagi, ini fase penting,” katanya.

Menurutnya, Presiden Soekarno sangat menghargai peran pemuda. Karena itu, dia mendorong pemuda Bintan untuk mencatatkan diri dalam sejarah pembangunan bangsa.

Dia juga menyebutkan bahwa Bintan adalah rumah. Dia mengutip sebuah falsafah dari bahasa kuno yang berarti “bagi mereka yang berjuang dengan berani, tidak ada jalan yang tidak bisa dilintasi”.

“Ungkapan itu menjadi pesan tersendiri untuk siapa pun yang siap menjadi bagian dari pembangunan dan catatan sejarah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Kasus Penikaman Pengedar Sabu di Kampung Aceh, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

0
unnamed 3
Dua tersangka penikaman pengedar sabu di Kampung Aceh, Ade dan Noval diintrogasi Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu di Mapolresta Barelang, Rabu (30/10) siang. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Penyidik Satreskrim Polresta Barelang menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus penikaman AM, pria yang dikenal sebagai pengedar sabu di Simpang Dam atau Kampung Aceh. Pelakunya yakni Ade Dwi Ansyah, 28, dan Noval Diansyah, 25.

Selain 2 pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa obeng dan sebilah parang.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan dalam penikaman ini, pelaku mempunyai peran yang berbeda. Ade menikam pelaku menggunakan obeng, sedangkan Noval mengantongi sebilang parang.

“Sebelum penikaman itu terjadi cek-cok. Korban menendang sepeda motor korban,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Rabu (30/10) siang.

Ade menikam korban di bagian dada sebanyak 2 kali. Usai menikam, keduanya kabur ke kawasan Batuaji dan dibekuk polisi dalam waktu kurang dari 24 jam.

“Salah satu pelaku resedivis dan baru bebas selama 17 jam,” kata Heribertus.

Sementara dari pengakuan, Ade kedatangabnya ke Kampung Aceh untuj berjalan-jalan. Selain itu, rekannya Noval berniat untuk berbelanja sabu.

“Ngantar dia (Noval) belanja (sabu),” ujar Ade dihadapan penyidik Satreskrim Polresta Barelang

Penikaman ini berawal saat pelaku bertemu korban dan rekannya. Di lokasi, korban sempat mengajak mereka untuk menegak minuman beralkohol (mikol)

Namun, ketika duduk selama 5 menit, Ade menyiram rekan korban menggunakan air mikol tersebut.

“Saya siram karena ada masalah sedikit. Dia (korban) pernah bawa uang abang saya lari,” katanya.

Usai menyiram rombongan korban, cek-cokpun terjadi. Ade kemudian menikam korban menggunakan obeng yang dibawa oleh Noval.

“Saya minta mana parang, yang ada obeng. Lalu saya tikam,” katanya.

Atas perbuatannya, Ade dijerat pasal 338 atau pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahub penjara, dan Noval dijerat pasal 2 UU Darurat dengan ancaman 10 tahun penjara. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pemerintah Bersiap Impor 1 Juta Ton Beras, Begini Kata Zulkifli Hasan

0
ilustrasi beras impor saat tiba di pelabuhan (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Impor beras tampaknya masih akan berlanjut. Pemerintah akan menambah kuota impor beras sebanyak 1 juta ton untuk menambah kebutuhan cadangan beras pemerintah (CBP).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, untuk impor beras kali ini, pemerintah akan menerapkan skema business to business.

“Memang kita terutang harusnya kan kita impor 1 juta ton lagi, tapi karena awalnya India melarang, jadi pakai skema business to business,” ujar menteri yang akrab disapa Zulhas itu, Selasa (29/10) seperti dikutip dari Antara.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan kuota impor beras sebanyak 3,6 juta ton pada tahun ini. Sedangkan realisasi impor pada Januari hingga Agustus 2024 tercatat sebanyak 2.937.772 ton.

Lalu untuk September hingga Desember mendatang rencananya akan mengimpor beras sebanyak 1.552.686 ton.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo menegaskan impor beras tidak serta merta dilakukan begitu saja karena harus melihat jumlah produksi beras nasional.

Jika produksi beras menurun, maka barulah impor dilakukan untuk memperkuat dan mengamankan cadangan pangan.

“BPS menyampaikan untuk menyiapkan cadangan pangan lagi ke depan sambil kita memperkuat produksi dalam negeri,” kata Arief.

Ia juga berharap melalui kolaborasi antar kementerian/lembaga, terutama Kementerian Pertanian bisa turut mendukung peningkatan produksi beras dalam negeri.

Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) amatan Juli 2024 update per 22 Agustus, produksi beras pada periode September dan Oktober 2024 akan meningkat masing-masing menjadi 2,87 juta ton dan 2,59 juta ton.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan produksi beras pada Juni yang tercatat 2,06 juta ton dan Juli sebesar 2,05 juta ton.

Lalu menurut survei BPS, produksi beras pada September dan Oktober itu diprediksi melebihi konsumsi beras nasional yang hanya 2,58 juta ton dalam periode yang sama, sehingga menunjukkan adanya surplus produksi.

Meskipun begitu, Perum Bulog sebelumnya memprediksi pada Januari – Februari 2025 akan terjadi musim paceklik.

Adanya pergeseran musim hujan disinyalir menjadi penyebab mundurnya musim tanam mundur dari September ke Oktober, sehingga masa panen baru bisa dimulai pada Januari 2025.

Akibatnya, beras hasil panen diperkirakan baru memasuki pasar pada Maret 2025 karena beras hasil panen harus melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Sehingga, akan terjadi defisit beras sekitar 3 juta ton pada Januari dan Februari 2025.

Atas dasar itulah Perum Bulog berharap pemerintah segera mengeluarkan perintah penugasan impor beras untuk 2025 sebagai langkah mengantisipasi defisit produksi-konsumsi beras nasional pada tahun depan.

“Untuk mengantisipasi defisit 3 juta ton pada Januari–Februari 2025, kami sebagai operator sangat berharap perintah untuk menambah stok itu diberikan lebih awal,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi. (*)

Sumber: JP Group

Ombudsman Adakan Diskusi untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Parkir di Batam

0
parkir 1
FGD terkait permasalahan pelayanan parkir di Batam, yang ditaja oleh Ombudsman Kepri. (Ombudsman Kepri untuk Batam Pos)

batampos – Ombudsman RI perwakilan Kepri, melakukan Focus Group Discussion (FGD) terkait permasalahan pelayanan parkir di Batam. Kegiatan berlangsung di Ballroom Aston Hotel Thamrin City, Batam. Selasa (29/10).

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dari kajian cepat yang sedang dilakukan oleh Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman Kepri terkait pengelolaan parkir di Batam.

Kajian dilakukan karena adanya keluhan masyarakat soal pengelolaan parkir yang semakin hangat diperbincangkan usai penerapan Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyesuaian Tarif Parkir.

“Sebelumnya pengelolaan parkir di Batam memang telah menjadi perhatian kami. Kemudian keluhan masyarakat terkait parkir ini menjadi topik yang kian hangat di berbagai media usai kenaikan tarif. Adanya retribusi, maka Ombudsman harus pastikan masyarakat mendapatkan layanan yang baik. Oleh sebab itu kami semakin yakin untuk melakukan kajian soal parkir,” kata Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari.

Selain itu, Ombudsman Kepri juga fokus pada kemungkinan kerugian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam bila penarikan retribusi parkir bermasalah. Serta turut memperhatikan kesejahteraan dari juru parkir (jukir).

“Dengan pengelolaan parkir yang baik maka masyarakat puas, PAD meningkat dan jukir pun bisa sejahtera,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pada FGD ini Ombudsman Kepri meminta masukan dari instansi terkait, akademisi, pemerhati pelayanan publik serta tokoh masyarakat agar kajian cepat ini tepat sasaran memperbaiki permasalahan yang ada.

“Mari berembuk terkait isu-isu dan permasalahan parkir di Batam agar kajian ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Batam dan pelayanan parkir semakin baik,” kata dia.

Sebagai pemantik, Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri menyampaikan temuan yang didapati langsung di lapangan terhadap 28 jukir di titik yang berbeda. Serta apa saja keluhan masyarakat mulai dari jukir hingga fasilitasnya yang disampaikan secara langsung kepada Ombudsman maupun melalui media.

Selain itu, disampaikan juga terkait analisa SWOT (strength, weakness, opportunity, and threat) terkait parkir berlangganan dan juga soal pengelolaan pengaduan pelayanan parkir yang belum sesuai dengan Undang-Undang 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan pendapat dari pemerhati pelayanan publik yakni Yusron Roni, yang juga memiliki latar belakang pengalaman sebagai Kepala Dishub (Dishub) Batam dan Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri periode 2013-2018. Setelah itu dilakukan diskusi dengan peserta FGD.

“Hasil diskusi ini akan menjadi pertimbangan Ombudsman Kepri dalam memberikan saran perbaikan kepada penyelenggara layanan parkir yakni Dinas Perhubungan dan UPTD Pelayanan Parkir Kota Batam sebagai hasil akhir dari kajian yang kami lakukan,” kata Lagat. (*)

 

Sebelum Dibongkar, Komisi III DPRD Bakal Panggil Pemilik Tower Tak Berizin

0
Petugas Satpol PP Tanjungpinang saat melakukan penyegelan terhadap tower yang ada di Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Kamis (5/9). F. Satpol PP untuk Batam Pos

batampos– Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Kepri mendatangi lokasi berdirinya tower tidak memiliki izin, di atas sebuah ruko Jalan D.I Panjaitan, batu 7 Tanjungpinang, Selasa (29/10).

Inspeksi mendadak (sidak) tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Novaliandri Fathir, bersama pihak Kecamatan Tanjungpinang Timur, hingga Satpol PP Tanjungpinang.

BACA JUGA: Satpol PP Tunggu Perintah Bongkar Tower Ilegal Milik PT. Era Bangun Jaya

“Kita berdasarkan laporan dari masyarakat, adanya bangunan tower diatas ruko tidak memiliki izin,” kata Fathir, Selasa (29/10).

Fathir menerangkan, selanjutnya pihaknya akan memanggil pemilik tower tidak berizin tersebut, untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahasa permasalahan itu.

Nantinya, RDP itu akan melibatkan beberapa instansi terkait. Yaitu, Diskominfo Kota Tanjungpinang, Pemerintah Kecamatan Tanjungpinang Timur, Satpol PP Kota Tanjungpinang dan instansi terkait lainnya.

Jika tidak menemukan titik terang, tower tersebut dipastikan akan dibongkar. “Kalau tidak ada penyelesaian, maka kita minta dibongkar,” ungkapnya.

Sementara menurut Kadis Kominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menyebutkan, pihak pemilik tower tidak pernah menunjukkan surat rekomendasi kepada Pemko terhadap bangunan tower tersebut.

“Jadi, nanti kita akan sama-sama mendengar yang disampaikan Komisi III akan RDP bersama dengan pihak terkait,” pungkas teguh.

Diketahui, adanya tower tidak berizin di Jalan DI Panjaitan itu, membuat ruko yang ada di samping menara tersebut retak. Sehingga, pemilik ruko mengadu ke kelurahan dan Satpol PP Tanjungpinang.

Setelah ditertibkan oleh Satpol PP, kesempatan pemilik untuk membongkar tower secara mandiri sudah melebihi batas waktu yang telah diberikan. Sehingga, Satpol PP melayangkan surat pembongkaran tower tersebut ke Pj Walikota. (*)

Reporter: M Ismail