Minggu, 7 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2652

Petrokimia Siapkan Stok 316 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

0
Petrokimia Gresik
Stok pupuk di Gudang Petrokimia Gresik.
F. ANTARA/HO-

batampos – Petrokimia Gresik menyiapkan sebanyak 316.334 ton pupuk bersubsidi di kios-kios resmi untuk menjaga stok menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Anuurogo, menyatakan, dengan adanya stok pupuk bersubsidi tersebut maka petani terdaftar dapat mengoptimalkan penebusan dengan proses yang mudah di akhir tahun ini.

“Stoknya kami siapkan cukup banyak, pupuknya juga sudah ada di kios-kios resmi, penebusannya lebih mudah. Petani terdaftar bisa menebus pupuk bersubsidi cukup dengan membawa e-KTP ke kios,” katanya di Gresik, Jawa Timur, Rabu (4/12) dikutip dari Antara.
Dwi menjelaskan, pemerintah pada pertengahan 2024 resmi menambah volume pupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton.

Atas penambahan alokasi tersebut, selanjutnya Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan kontrak senilai 7,54 juta ton kepada Pupuk Indonesia untuk pemenuhan pupuk bersubsidi 2024.

Ia menuturkan, penambahan ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional sehingga diharapkan petani dapat menebusnya agar produktivitas pertanian nasional terus meningkat.

Adapun stok pupuk bersubsidi yang disiapkan Petrokimia Gresik per 2 Desember 2024bterdiridari Urea 52.365 ton, NPK 246.875 ton, dan Petrogonik 17.094 ton.
Sementara untuk memastikan kelancaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik telah melaksanakan digitalisasi pada semua lini bisnis termasuk proses distribusi dan pengelolaan pergudangan.

Pemanfaatan teknologi ini sekaligus sebagai upaya Petrokimia Gresik untuk meningkatkan pengawasan sehingga pupuk bersubsidi yang tersalurkan tepat sasaran.

Sejumlah aplikasi digital yang diciptakan Petrokimia Gresik untuk kelancaran distribusi antara lain Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO), dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan pemantauan ke daerah-daerah untuk memastikan stok langsung di lapangan dan memastikan pupuk bersubsidi diterima oleh petani terdaftar.

Ia menambahkan, petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 1 Tahun 2024.

Kriteria tersebut yaitu wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), dan menggarap lahan maksimal dua hektare.

Untuk komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk sesuai regulasi ada sembilan komoditas yakni antara lain padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.

Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Dwi berharap petani tersebut segera mendaftarkan diri melalui Kelompok Tani (Poktan) didaerahnya. (*)

Artikel Petrokimia Siapkan Stok 316 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi pertama kali tampil pada News.

Optimalkan Logistik, ALFI Dorong Direct Flight Batam-Korea untuk Kargo

0
Diskusi akhir tahun Alfi dengan pengusaha, asosiasi, perwakilan dari Bea Cukai (BC), dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di Harborbay. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Pengiriman barang dari Batam ke Korea Selatan dinilai dapat lebih efisien jika dilakukan langsung tanpa harus transit melalui Cengkareng. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DPC Batam, Yasser Hadeka Daniel, dalam diskusi akhir tahun bersama pengusaha, asosiasi, perwakilan dari Bea Cukai (BC), dan Badan Usaha Pelabuhan di Harborbay, Kamis (5/12).

Menurut Yasser, jalur penerbangan langsung Batam–Incheon yang selama ini hanya digunakan untuk penumpang seharusnya dimanfaatkan juga untuk pengiriman kargo. “Sayang sekali jika Bandara Internasional Hang Nadim dengan investasi besar tidak dimaksimalkan untuk pengiriman barang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengiriman langsung ke Korea akan memangkas biaya logistik dan waktu distribusi barang. Saat ini, pengiriman ke Korea harus melalui Cengkareng, yang dinilai tidak efisien.

“Dengan Direct Flight untuk kargo, Batam tidak hanya terhubung dengan Korea tetapi juga berpotensi memperluas jalur ekspor ke berbagai negara lain,” tambahnya.

Namun, Yasser mengakui masih ada tantangan yang harus diatasi, terutama terkait infrastruktur pelabuhan. Ia menyoroti keterbatasan fasilitas seperti crane dan tempat penumpukan kontainer yang belum optimal. Meski demikian, upaya peningkatan terus dilakukan, termasuk menyiapkan area penumpukan baru di Batuampar untuk kontainer domestik LCL.

“Insya Allah, minggu depan fasilitas penumpukan yang lebih baik sudah bisa digunakan. Ini salah satu langkah untuk mendukung efisiensi logistik,” jelasnya.

Diskusi tersebut juga dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan Bea Cukai Batam, Teguh, yang mengatakan pihaknya mendukung inisiatif ini dengan menyiapkan regulasi yang diperlukan. “Kami sedang membahas agar potensi pendapatan negara dari kargo bisa dioptimalkan,” ujar Teguh.

ALFI berharap kolaborasi antara pengusaha, asosiasi, dan pemerintah dapat menghasilkan kebijakan yang mendukung Batam sebagai hub logistik internasional. “Logistik adalah kunci pertumbuhan ekonomi. Jika biaya logistik tidak efisien, target pertumbuhan ekonomi 8 persen sulit tercapai,” tegas Yasser.

Dengan upaya ini, diharapkan Batam bisa bersaing sebagai pusat distribusi barang, tidak hanya ke Asia Timur seperti China dan Korea, tetapi juga ke pasar global lainnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Optimalkan Logistik, ALFI Dorong Direct Flight Batam-Korea untuk Kargo pertama kali tampil pada Metropolis.

Bertahun-tahun Dibiarkan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Marina

0
Warga Marina tanam pisang di jalan rusak yang belum disemenisasi. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos.

batampos – Kondisi jalan utama di Marina, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, semakin memprihatinkan. Bertahun-tahun tidak mendapatkan perbaikan, warga setempat menanam pohon pisang di sepanjang jalan berlubang sebagai bentuk protes. Jalan tersebut sering digenangi air, becek, dan berlumpur, terutama selama musim hujan.

Kerusakan jalan ini semakin parah akibat lalu lintas kendaraan proyek properti di sekitar lokasi. Hilir mudik truk dan alat berat membuat ruas jalan tanah yang sudah rusak menjadi lebih hancur. Jalan berlubang, genangan air, dan lumpur kini menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga yang melintasi jalan ini.

Jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Marina City dan Jalan Diponegoro, Seitemiang. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses penting bagi warga sekitar menuju Jalan Ahmad Dahlan. Sayangnya, hanya separuh ruas jalan yang telah disemenisasi, yakni dari depan Perumahan Widya Raya hingga Jalan Ahmad Dahlan. Sisa ruas jalan masih berupa jalan tanah yang rusak parah.

Syamsul, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera mengambil tindakan. “Kami sangat berharap jalan ini segera disemenisasi atau diaspal. Kondisinya sangat mengganggu aktivitas warga, terutama saat hujan,” kata Syamsul.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, turut mengakui bahwa kerusakan jalan tersebut cukup serius. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan usulan perbaikan jalan ini melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang). Namun, hingga kini usulan tersebut belum terealisasi.

“Kami terus berusaha agar perbaikan jalan ini masuk dalam prioritas pemerintah. Selain melalui Musrenbang, kami juga mencoba meminta dukungan dari pengembang proyek di sekitar lokasi. Proyek mereka sangat berdampak pada kerusakan jalan ini. Semoga ada tanggapan cepat,” ujar Syamsuddin.

Protes dengan menanam pohon pisang di jalan rusak ini menarik perhatian masyarakat luas. Aksi tersebut menjadi simbol ketidakpuasan warga terhadap lambannya respons pemerintah dalam menangani infrastruktur yang rusak.

Kondisi jalan yang buruk tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga berdampak pada perekonomian lokal. Beberapa warga mengeluhkan sulitnya akses kendaraan, terutama untuk angkutan barang dan kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, pengembang proyek properti yang dituding turut memperparah kerusakan jalan belum memberikan tanggapan resmi. Warga berharap pengembang juga bertanggung jawab dan berkontribusi dalam perbaikan jalan.

Diharapkan, aksi warga ini mampu mendorong pihak terkait untuk segera melakukan langkah konkret. Infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di kawasan Tanjungriau. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Bertahun-tahun Dibiarkan Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Marina pertama kali tampil pada Metropolis.

Air Dohot, Masyur sebagai Minuman Zaman Kerajaan di Kepulauan Riau

0

Air Dohot adalah minuman khas yang identik dengan tradisi kerajaan Melayu, khususnya di Pulau Penyengat Tanjungpinang dan Kepulauan Riau pada umumnya. Minuman klasik ini bukan sekadar pelepas dahaga, namun memiliki nilai dan makna.

***

Raja Aisyah Mutia Zafira memperlihatkan kuliner khas Melayu Air Dohot. F. Dokumen Raja Aisyah Mutia Zafira

Air Dohot merupakan minuman khas Raja-raja Melayu. Menurut penuturan masyarakat lokal di Tanjungpinang, minuman ini telah ada sejak masa Kesultanan Riau-Lingga ratusan tahun silam.

Pada masa Kesultanan Riau-Lingga, Air Dohot tergolong sebagai minuman mewah karena hanya bisa dinikmati oleh golongan bangsawan yang ada di lingkungan istana dan disajikan sebagai minuman penutup dalam jamuan makan.

Biasanya, Air Dohot juga disajikan dalam upacara adat atau sebagai suguhan untuk tamu kehormatan, terutama raja atau pemimpin adat.

Air Dohot juga diyakini sebagai minuman khusus bagi para pengembara di Kepulauan Riau. Sebab berisi berbagai macam buah yang sifatnya menyegarkan di tengah perjalanan bagi para pengembara.

Air Dohot terbuat dari campuran bahan alami buah yang memberikan rasa manis menyegarkan dan beraroma harum. Cara pembuatannya cukup sederhana namun memerlukan perhatian agar rasa tetap seimbang. Seluruh bahan alami buah kering dicampur hingga merata, kemudian disajikan.

BACA JUGA: Jaring Talenta-talenta Muda, Malam Harmoni Kata Bakal Digelar di Tanjungpinang

Air Dohot memiliki cita rasa yang khas dan unik. Bahannya terdiri atas buah dohot kering atau buah kurma merah yang memiliki tekstur mirip kurma kering, kelengkeng, kismis dan lain-lain.

Rasa unik dari Air Dohot dengan kombinasi manis, asam dan segar serta buah-buahan kering. Sehingga warnanya menjadi coklat dan terasa begitu manis.

Kini, Air Dohot bisa dicampur dengan es batu untuk menambah kesegarannya. Minuman ini juga memiliki tekstur yang lembut dan dapat dikonsumsi secara langsung.

Tak hanya itu, manfaat dari Air Dohot ini dipercaya masyarakat lokal Kepulauan Riau, dapat meningkatkan energi, stamina dan menghangatkan badan. Dipercaya dapat menyembuhkan panas dalam karena dapat memberikan rasa segar.

Hingga saat ini, kemasyhuran Air Dohot sebagai salah satu kuliner khas Melayu di Pulau Penyengat Tanjungpinang dan Kepulauan Riau pada umumnya, tetap lestari dan terjaga.

Sebagai simbol kuliner klasik, keberadaan Air Dohot harus terus dijaga eksistensinya agar nantinya generasi muda Kepulauan Riau di masa yang akan datang, tidak melupakan sejarah dan budaya masa lalu.

Produk Air Dohot Berkembang Menjadi UMKM di Tanjungpinang
Salah seorang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bernama ‘Air Dohot Hamzah’ yakni Raja Aisyah Mutia Zafira, 29 mengatakan Air Dohot terbuat dari buah dohot yang berasal dari benua Afrika.

Kemudian Air Dohot juga dikombinasikan dengan berbagai buah-buahan yang terdiri dari 10 macam buah-buahan kering. Di antaranya buah dohot, kelengkeng kering, buah kesemek hingga kismis kuning.

Jadi untuk buah dohot sendiri sebenarnya tidak ada di Pulau Penyengat atau wilayah Kepri. Jadi harus pesan dahulu,” ungkapnya, Rabu (4/12).

Zafira menceritakan Air Dohot menjadi sajian khas Melayu di Pulau Penyengat karena pada zaman kerajaan, Pulau Penyengat menjadi jalur singgah kapal-kapal dagang dari luar Kepulauan Riau.

“Dari situlah awal mulanya bahan bahan air dohot didapat,” kata Zafira yang membuka usaha Air Dohot di Pulau Penyengat, Tanjungpinang ini.

Menurut Zafira, Air Dohot juga dipercaya memiliki khasiat yang baik bagi tubuh yakni sebagai penyembuh dan pencegah panas dalam.

BACA JUGA: Masyarakat Pulau Penyengat Kompak Satukan Suara Dukungan untuk Ansar

“Biasanya yang minum Air Dohot ini, para pengembara karena bersifat menyegarkan,” sebutnya.

Zafira mengaku, untuk melestarikan kuliner khas Melayu ini, ia mulai mengembangkan produk Air Dohot dan mulai memperkenalkan citarasa Air Dohot kepada khalayak ramai.

Kini, lanjut Zafira, minuman mewah klasik zaman kerajaan itu, menjadi minuman yang disajikan ke tamu-tamu penting dan memperkenalkannya kepada wisatawan yang berkunjung ke Pulau Penyengat.

“Jadi untuk pemasaran, kami menjadikan minuman ini sebagai welcome drink (minuman selamat datang) di Pulau Penyengat,” ujarnya.

Zafira mengungkapkan, membuka usaha kuliner dengan produk Air Dohot adalah langkah untuk melestarikan warisan budaya Melayu sekaligus menciptakan peluang bisnis yang unik.

Menurut Zafira, mengembangkan kuliner klasik Air Dohot tidak hanya berpotensi memberikan keuntungan. Namun menjadi langkah konkret dalam melestarikan budaya Melayu.

Melalui inovasi dan pemasaran yang tepat, dan usaha ini bisa menjadi simbol kebanggaan lokal sekaligus daya tarik wisata,” katanya.

Zafira melanjutkan, kuliner minuman klasik ini tidak bertahan lama. Setelah diseduh hanya dapat bertahan selama 30 jam atau lebih kurang dua hari.

“Harga antara Rp13 ribu Rp20 ribu. Untuk mengakali, kami juga menjual buah kering siap seduh atau bisa direbus juga,” ungkap Zafira.

Zafira menegaskan, Air Dohot lebih dari sekadar kuliner minuman. Air Dohot merupakan minuman klasik yang menjadi warisan budaya yang kaya makna. Menikmati Air Dohot juga berarti meresapi nilai-nilai kehidupan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Melayu.

“Setiap tegukan adalah pengingat akan pentingnya rasa syukur,” tutup mantan wartawan ini. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Artikel Air Dohot, Masyur sebagai Minuman Zaman Kerajaan di Kepulauan Riau pertama kali tampil pada Kepri.

234 Unit Mobil Mazda Terjual pada Ajang GJAW 2024

0
Penyerahan satu unit Mazda yang baru saja dibeli oleh konsumen di ajang GJAW 2024.

batampos – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Agen Pemegang Merek Mazda di Indonesia, menutup partisipasinya di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 dengan pencapaian yang mengesankan. Mazda berhasil mencatatkan total penjualan 234 unit kendaraan, dengan nilai transaksi mencapai Rp147,2 miliar.

Berbagai model unggulan Mazda sukses menarik perhatian para pengunjung, di antaranya Mazda CX-5 dengan penjualan sebanyak 74 unit dan Mazda CX-3 sebanyak 67 unit. Tidak ketinggalan, hatchback premium, Mazda 3 Hatchback, juga mencatatkan hasil positif dengan penjualan 32 unit. Torehan ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023.

Sementara itu, varian warna ikonik Mazda, Soul Red Crystal Metallic, tetap menjadi pilihan favorit pelanggan dengan total 85 unit dipesan. Pilihan ini diikuti oleh warna premium Machine Grey Metallic sebanyak 54 unit.

“Tren menuju kendaraan premium di Indonesia mencerminkan kematangan pasar otomotif kita. Bagi Mazda, ini adalah momentum untuk terus menghadirkan produk yang relevan dan menjadi pilihan utama bagi mereka yang mengutamakan gaya hidup berkelas,” ujar Ricky Thio, COO PT Eurokars Motor Indonesia.

Partisipasi Mazda di GJAW 2024 menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Svida Alisjahbana, CEO Femina Group dan GCM Group, yang memilih membawa pulang Mazda MX-30. SUV listrik ini mencerminkan komitmen Mazda untuk menghadirkan teknologi inovatif yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan karakteristik fun to drive khas Mazda.

“Mazda MX-30 adalah perpaduan sempurna antara estetika desain yang modern dan fungsionalitas yang sesuai dengan gaya hidup masa kini. Setiap detailnya mencerminkan dinamika hidup yang aktif, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang unik dan personal,” ujar Svida Alisjahbana. (*)

Artikel 234 Unit Mobil Mazda Terjual pada Ajang GJAW 2024 pertama kali tampil pada News.

Libur Natal dan Tahun Baru, 110 Juta Warga Diperkirakan Mudik

0
Seorang petugas bandara mengarahkan pesawat yang baru saja mendarat.
F. Humas Kemenhub

batampos – Persiapan menghadapi arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dimulai. Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, beberapa kementerian memaparkan berbagai langkah untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Salah satu perhatian utama adalah cuaca ekstrem yang bisa berujung bencana.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi, Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Anggodo, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, dan Perwakilan Korlantas.

Menhub Dudy menjelaskan, sesuai kajian pada periode 23 Oktober hingga 30 Oktober, pergerakan masyarakat pada Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini diprediksi mencapai 110,67 juta jiwa.

”Pilihan moda transportasinya adalah kendaraan pribadi sebanyak 53,78 persen atau 59,52 juta jiwa. Yang terdiri atas 39,2 juta jiwa menggunakan mobil dan 19,6 juta jiwa menggunakan motor,” paparnya. Angka prediksi pengguna kendaraan pribadi itu naik 53 persen bila dibandingkan dengan Natal dan Tahun Baru tahun lalu.

Kemenhub melakukan berbagai pengaturan antarmoda untuk memperlancar Nataru 2025. Untuk moda udara, Kemenhub berupaya menjaga tarif tiket pesawat. Dia menuturkan, untuk optimalisasi dan penambahan layanan udara selama 24 jam, dilakukan pemotongan harga tiket pesawat 10 persen.

Penurunan itu dilakukan dengan sejumlah cara. Antara lain, penurunan fuel surcharge, potongan harga jual avtur di 19 bandara dengan rentang Rp700 per liter sampai Rp800 per liter.

Kemenhub juga mengupayakan pemotongan 50 persen tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U). ”Langkah ini akan dilakukan sejak 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025,” paparnya.

Untuk moda transportasi darat, terdapat kebijakan mudik gratis dengan bus. Total seat yang disediakan mencapai 38 ribu orang dengan 11 rute kota tujuan. ”Lalu untuk moda transportasi, kereta api juga terdapat mudik gratis dengan kapasitas 5.500 penumpang dalam waktu sepuluh hari,” terangnya. Moda transportasi laut juga telah disiapkan angkutan mudik gratis dengan kapasitas 29 ribu penumpang.

Menteri PU Dody memaparkan tentang perkembangan infrastruktur. Dia mengatakan, setiap tahun lembaganya berupaya meningkatkan layanan di jalan tol maupun non-tol. Hal itu dapat dilihat dari peningkatan kemantapan jalan yang terus terjaga.

”Kami juga melakukan peningkatan konektivitas antarmoda melalui peningkatan bandara dan terminal serta meningkatkan jaringan jalan nasional dan daerah,” jelasnya.

Untuk jaringan jalan non tol di Indonesia, terangnya, pada 2024 sudah mencapai 47.603,39 kilometer. Rata-rata kemantapan jalan mencapai 93,88 persen. Semua jalan non tol itu tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

”Untuk jalan tol, panjang yang dioperasikan mencapai 3.020 km, dikelola 53 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di 73 ruas. Jalan tol itu tersebar di Sumatra sepanjang 1.021 km, Jawa 1.831 km, lalu ada jalan tol di Bali 95 km, jalan tol Kalimantan 97,3 km dan Sulawesi 97 km,” urainya. Terdapat juga gerbang tol sebanyak 517 dan 124 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area.

Dia mengatakan, untuk mendukung kesiapan Nataru, Kementerian PU akan me-ngoperasikan tol secara fungsional dengan panjang 120,4 km. ”Jalan tol fungsional ini tersebar di Sumatra dengan 90,4 km dan Jawa 30 km,” terangnya.

Salah satu potensi ancaman adalah cuaca ekstrem. Sebab, saat ini sudah masuk musim hujan yang berpotensi memicu banjir dan longsor. Kepala BMKG Dwikorita mengatakan, curah hujan pada akhir tahun diperkirakan lebih tinggi 20 persen secara tahunan.

”Hal itu diakibatkan musim penghujan yang disertai La Nina Lemah,” jelasnya.

Apalagi, puncak musim hujan untuk Jawa bagian Selatan akan terjadi akhir bulan ini. Untuk bagian lain, puncak musim hujan terjadi awal Januari 2025. ”Karena itu, untuk mendeteksi dengan cepat kondisi cuaca, posko kami ada 38 di setiap stasiun BMKG di 38 provinsi, kami juga ada posko gabungan di 13 pelabuhan dan posko gabungan di 96 bandara,” terangnya. (*)

Artikel Libur Natal dan Tahun Baru, 110 Juta Warga Diperkirakan Mudik pertama kali tampil pada News.

FPSO Marlin Natuna Dipaksa Berlayar

0
FPSO Marlin Natuna, proyek konversi pertama di Indonesia yang sepenuhnya dikerjakan anak bangsa.
F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kapal produksi dan penyimpanan minyak bumi terapung, Marlin Natuna, yang diresmikan pelayaran perdana (sail away) pada 30 September 2024 lalu, ternyata belum bisa beroperasi dan baru meninggalkan galangan PT Pax Ocean Batam pada 1 Desember 2024.

Marlin Natuna merupakan proyek konversi kapal tanker pertama menjadi sarana produksi dan penyimpanan terapung atau Floating Production Storage and Offloading (FPSO) di Indonesia. Kapal ini memiliki kapasitas produksi 250.000 barel dan akan menampung minyak bumi dari proyek Forel di Natuna, Kepulauan Riau.

Proyek Forel sendiri adalah proyek minyak terbesar di Indonesia. Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wahju Wibowo, dalam seremoni sail away FPSO Marlin Natuna pada 30 September 2024, menyatakan bahwa proyek Forel Natuna dijadwalkan beroperasi (onstream) pada kuartal IV 2024, dengan target produksi 10.000 barel minyak per hari.

FPSO Marlin Natuna memiliki nilai proyek sebesar USD 265 juta atau setara Rp3,5 triliun. Kapal ini didanai oleh Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) dan dikerjakan di galangan PT Pax Ocean, Tanjunguncang, Batam.

Pada akhir November 2024, Batam Pos mendapatkan informasi dari sumber terpercaya bahwa FPSO Marlin Natuna masih berada di galangan Pax Ocean dan belum pernah berlayar sejak seremoni 30 September 2024.

Baca Juga: FPSO Pertama Indonesia Dibuat di Batam

Kuasa hukum PT Pax Ocean, Imanuel Sinaga, yang dikonfirmasi pada Selasa (26/11), membenarkan bahwa FPSO Marlin Natuna masih berada di dalam galangan. Namun, menurutnya, kapal besar tersebut sudah selesai dikerjakan dan siap beroperasi. “Kalau masalah beroperasinya, itu sebaiknya konfirmasi ke pihak yang memesan kapal,” ujarnya.

Pada Minggu (1/12), Marlin Natuna akhirnya meninggalkan galangan Pax Ocean. Namun, sumber Batam Pos yang mengetahui proses pembuatan kapal tersebut mengungkapkan bahwa sejatinya kapal belum siap beroperasi. “Intinya masih belum bisa beroperasi. Tanggal 1 Desember kemarin dipaksa jalan,” ujarnya.

Sumber tersebut menjelaskan bahwa masih ada proses hook-up yang akan dilakukan di Natuna. Proses ini mencakup instalasi dan penyambungan ke platform Natuna, serta pengujian lebih lanjut.

“Setelah itu ada testing lagi, uji coba. Masih ada beberapa pengerjaan yang harus diselesaikan di sana karena memang di Batam belum selesai,” jelasnya.

Menurut dia, kapal juga masih membutuhkan proses commissioning atau uji coba untuk memastikan semua sistem berfungsi dengan baik.

“Kalau ada kendala, diperbaiki lagi. Proses ini kemungkinan makan waktu cukup lama. Jadi, kemungkinan kapal beroperasi masih lama,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa kapal tersebut tidak akan mulai beroperasi pada Desember 2024. Selain itu, kondisi cuaca di Natuna dengan musim monsoon atau badai tahunan menjadi faktor penghambat.

Baca Juga: Transparansi dan Kesiapan Proyek Kapal FPSO Marlin Disoroti

“First oil (produksi perdana)-nya kemungkinan masih lama, karena ada monsoon seperti badai yang terjadi setiap tahun,” ungkapnya.

Humas SKK Migas, Suhendra, belum bersedia menjawab secara detail pertanyaan dari Batam Pos. Ia hanya menyebut bahwa kapal sudah berlayar.

“Sudah berlayar 1 Desember, untuk hal lain silakan tanya ke Medco,” ujarnya pada Selasa (3/12).

Sementara itu, Lead Media Relations Medco E&P, Danof Daniel, mengaku belum mengetahui informasi terbaru karena sedang berada di Jakarta.

“Saya di Jakarta, belum tahu. Mungkin saya cek dulu infonya ke tim,” ujarnya pada Selasa (3/12). Danof juga enggan menjawab pertanyaan lebih lanjut dari Batam Pos. (*)

 

Reporter: YASHINTA, EUSEBIUS SARA

Artikel FPSO Marlin Natuna Dipaksa Berlayar pertama kali tampil pada Metropolis.

Mitsubishi Catat 1.626 SPK

0

batampos – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menutup partisipasinya di ajang Mandiri Utama Finance GAIKINDO Jakarta Auto Week 2024 (MUF GJAW 2024) dengan torehan yang memuaskan. Selama 10 hari pameran, tercatat 1,626 SPK yang menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Mitsubishi Motors.

Dari berbagai model yang ditawarkan, Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) kembali menjadi primadona dengan kontribusi 52% dari total pemesanan. Model ini terus membuktikan posisinya sebagai small MPV pilihan keluarga Indonesia. Tak kalah mencuri perhatian, Mitsubishi Xforce, compact SUV yang semakin lengkap dengan hadirnya varian Ultimate with Diamond Sense juga menyumbang 25% dari total penjualan.

Sementara itu, New Pajero Sport, yang diluncurkan pada GIIAS 2024 lalu, menunjukkan penerimaan positif dengan kontribusi 22%. Adapun 1% pemesanan berasal dari lini kendaraan Mitsubishi Motors lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pelanggan setia Mitsubishi Motors di Indonesia atas kepercayaan dan antusiasme yang luar biasa. Respons positif yang kami terima di GJAW 2024 ini menunjukkan bahwa apa yang kami tawarkan mampu menjawab kebutuhan dan gaya hidup konsumen Indonesia.

Pencapaian ini menjadi wujud nyata dari brand campaign kami ‘Life’s Adventure – Empowering Every Journey’ di mana kami berkomitmen untuk mendampingi pelanggan dalam setiap perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik. Sebagai bagian dari kehadiran kami di Indonesia selama hampir 55 tahun, kami terus mengukir di atas fondasi yang kuat sehingga mampu menghadirkan solusi mobilitas yang relevan, inovatif, dan memberikan nilai nyata bagi pelanggan. Keberhasilan di GJAW 2024 ini menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk terus menghadirkan terbaik bagi seluruh konsumen dan masyarakat Indonesia,” tangkas Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI.

Tidak hanya menghadirkan produk unggulan dan varian baru untuk model Xforce, MMKSI juga memaksimalkan dukungannya melalui program penjualan dan layanan purna jual yang dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan dan kepuasan maksimal kepada konsumen.

Dengan torehan ini, MMKSI membuktikan komitmen sebagai partner berkendara terpercaya di Indonesia, menghadirkan solusi berkendara yang tidak hanya inovatif tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat. MMKSI siap untuk terus menghadirkan kendaraan berkualitas tinggi lengkap dengan layanan terbaik bagi Indonesia, dalam Road to 55 th Anniversary Mitsubishi Motors di Indonesia. (*)

Artikel Mitsubishi Catat 1.626 SPK pertama kali tampil pada News.

Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX Buktikan Kualitasnya Sebagai Skutik Terbaik di Level Tertinggi

0

batampos – Belum genap setahun kehadirannya dalam meramaikan pasar skutik premium tanah air, NMAX “TURBO” TechMAX sudah sukses mendulang penghargaan sebagai skutik terbaik di level tertinggi. Pengakuan tersebut datang melalui ajang penghargaan bergengsi GridOto Award 2024 yang berlangsung pada Kamis, 28 November, di Midaz Senayan Golf, Jakarta.

Setelah melalui serangkaian uji penilaian oleh para pakar dewan juri yang meliputi aspek desain, fitur-teknologi, performa, handling, posisi berkendara, konsumsi bahan bakar, harga, serta unsur nilai kebaruan, NMAX “TURBO” TechMAX pun akhirnya terpilih sebagai Motorcycle of The Year 2024 dan Best Large Scooter 150-180cc menyisihkan brand sepeda motor lainnya di segmen sejenis.

“Sejak pertama kali diluncurkan pada bulan Juni lalu, respon serta antusiasme masyarakat terhadap kehadiran NMAX “TURBO” TechMAX terus meningkat hingga sekarang. Tidak hanya banyak diburu di berbagai event pameran otomotif besar, saat ini generasi terbaru NMAX itu bahkan telah dinobatkan sebagai Motorcycle of The Year dan Best Large Scooter 150-180cc pada event awarding bergengsi. Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari berbagai keunggulan yang dimiliki motor, baik itu dari segi desain, fitur-teknologi, maupun performa mesin yang membuat skutik ini menjadi skutik tercanggih di kelasnya,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Lantas apa saja keunggulan yang dimiliki NMAX “TURBO”, sehingga skutik satu ini sukses menyabet penghargaan prestisius yang membuatnya mampu menghadirkan kualitas berkendara di level tertinggi, simak penjelasannya berikut ini.

1. “TURBO” Y-Shift & “TURBO” Riding Mode
Salah satu fitur unggulan paling fenomenal pada NMAX “TURBO” TechMAX adalah Y-Shift* dan juga Riding Mode*. Kedua fitur ini dapat tersemat pada motor lantaran NMAX generasi terbaru kini telah menggunakan teknologi YECVT yang menggantikan sistem CVT konvensional dengan sistem penggerak elektris. Fitur Y-Shift yang memiliki 3 tingkatan ini banyak digunakan oleh peserta touring untuk melakukan akselerasi dan deselerasi secara cepat ketika menghadapi jalur pegunungan seperti di Dieng, Tawangmangu, Kintamani, dan juga Sembalun, termasuk juga saat cornering dan menyalip kendaraan di depan.

Selain Y-Shift, Riding Mode dengan 2 pilihan mode berkendara (Sport & Town) juga banyak dimanfaatkan oleh para peserta. Terutama mode S yang memberikan karakter riding lebih responsif serta agresif cocok untuk kegiata touring jarak jauh.

2. Design Garang Dengan Pencahayaan Full LED
NMAX “TURBO” TechMAX kini memiliki tampilan DNA MAXi Yamaha yang lebih tegas, sporty dan juga mewah dengan hadirnya sistem pencahayaan lampu depan Full LED yang dilengkapi dual projector untuk meningkatkan visibilitas saat berkendara. Sistem pencahayaan dibagian belakang pun sama, telah menggunakan teknologi Full LED dengan tampilan desain yang lebih moderen dan menarik.

3. TFT Infotainment & Sistem Navigasi
Salah satu fitur baru yang juga dimiliki oleh NMAX “TURBO” TechMAX adalah sistem Navigasi*. Memanfaatkan aplikasi Garmin Street Cross, pengguna motor dapat semakin dimudahkan ketika mengeksplorasi tempat-tempat baru selama perjalanan dengan bantuan digital maps yang muncul pada layar speedometer Adapun cara untuk menggunakan fitur ini sangatlah mudah, pengguna dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Download aplikasi Garmin Street Cross pada smartphone.
2. Buat akun baru pada palikasi tersebut.
3. Hubungkan (pairing) aplikasi dengan motor menggunakan Bluetooth.
a. Hidupkan Bluetooth pada smartphone
b. Hidupkan Bluetooth pada motor dengan cara : Nyalakan kontak motor, pilih menu setting pada TFT Infotainment display, pilih Connection, pilih Bluetooth, dan pilih Discovery Mode.
c. Lakukan pairing antara motor dengan smartphone.
4. Setelah terhubung, download peta (maps) untuk wilayah Southern Asia pada aplikasi.

Selain fungsi navigasi, NMAX “TURBO” TechMAX juga dilengkapi dengan TFT Infotainment Display* yang bersifat informatif dan atraktif. Melalui fitur ini pengguna dapat mengakses informasi seperti perkiraan cuaca, kondisi sepeda motor, notifikasi telepon dan pesan dengan tampilan visual yang lebih lengkap, yaitu berupa isi pesan itu sendiri dan juga nomor atau nama kontak yang melakukan panggilan masuk. Fungsi kontrol untuk memainkan musik favorit juga dapat dilakukan oleh pengendara.

Meskipun telah dilengkapi dengan fitur TFT Infotainment yang menghibur, namun pengguna motor tetap harus mejaga konsentrasi selama berkendara dan menerapkan norma-norma serta peraturan berlalu lintas yang berlaku untuk menciptakan keselamatan dalam berkendara.

4. Y-Connect
Kecanggihan NMAX “TURBO” TechMAX dalam memberikan informasi kepada penggunanya secara lebih mudah, turut direalisasikan melalui kehadiran fitur Y-Connect*. Dengan fitur tersebut, pengendara dapat terhubung dengan sepeda motor untuk mendapatkan informasi seputar data berkendara dan juga kondisi motor secara real time. Informasi tersebut meliputi notifikasi pesan & telfon masuk, notifikasi malfungsi, informasi lokasi parkir terakhir ketika motor terhubung aplikasi, kondisi oli & aki, histori jalur berkendara (riding log), informasi konsumsi bahan bakar, fitur rank, dan juga Revs Dashboard dengan tampilan yang lebih menarik dan dilengkapi eco indikator.

5. Traction Control System & Dual Channel Anti-lock Braking System (ABS)
Skutik anyar di keluarga Maxi Yamaha ini juga memiliki fitur keselamatan yang mumpuni untuk meningkatkan kontrol dalam berkendara. Mulai dari fitur Traction Control System (TCS)* yang mampu meminimalisir terjadinya ban kehilangan traksi ketika sedang berakselerasi di permukaan jalan yang licin, hingga sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dual channel* yang mencegah kdua roda ban terkunci ketika pengendara melakukan pengereman secara mendadak (hard braking).

6. Posisi Berkendara Rileks & Bagasi Luas
Keunggulan ikonik yang tetap dipertahankan pada generasi teranyarnya adalah posisi berkendara yang nyaman. Sama seperti generasi pendahulunya, NMAX “TURBO” TechMAX tetap menyajikan posisi kaki yang rileks dengan area pijakan yang sangat luas serta posisi duduk yang sangat ergonomis, sehingga fisik pengendara tidak mudah pegal ketika menempuh perjalanan jarak jauh selama berjam-jam. Kegiatan touring juga semakin terbantu dengan kapasitas bagasi motor yang luas untuk menyimpan berbagai perlengkapan touring.(*)

Artikel Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX Buktikan Kualitasnya Sebagai Skutik Terbaik di Level Tertinggi pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polisi Temukan 0,68 gram Sabu dari Tangan Honorer Pemkab Anambas

0
Tenaga honorer Pemkab Anambas, Di. f.humas Polres Anambas

batampos – Identitas tenaga honorer yang ditangkap oleh polisi terkait narkoba akhirnya terungkap.

Berdasarkan penelusuran batampos, oknum tersebut berinisial Di (45) yang bertugas sebagai staf di Puskesmas Tarempa, Kecamatan Siantan.

BACA JUGA: Terseret Kasus Narkoba, Dua Wanita Ditangkap Polisi

Kepala Puskesmas Tarempa, Apriyanti membenarkan bahwa Di merupakan staf yang sehari-hari bertugas melayani pasien.

Yanti menjelaskan pelaku tidak terlihat masuk kerja pada hari Senin, (2/12) lalu. Ia baru mengetahui keberadaan bawahannya setelah mendapatkan informasi dari media.

“Untuk sementara yang bersangkutan (D) hari Senin tidak masuk kerja hingga sekarang. Infonya sih (lagi) di Polres Anambas. Masalahnya ya yang bapak sebutkan tadi (narkoba),” tutur Yanti, Rabu, (4/12).

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatres Narkoba) Polres Anambas, AKP SM Simanjuntak mengatakan penangkapan ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat diduga terjadinya tindak pidana Narkotika.

“Pelaku diamankan hari Senin, (2/12) sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Batu Tambun,” kata Simanjuntak.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa berupa 2 buah bungkusan plastic klip bening berukuran kecil berisikan kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,68 gram.

Simanjuntak mengimbau kepada seluruh masyarakat Anambas untuk menjauhi yang namanya Narkoba

“Perlu diketahui, bahwa narkoba dilarang dan jangan ada yang coba-coba berjualan narkoba ataupun mengkonsumsi narkoba di wilayah hukum Polres Kepulauan Anambas,” pungkas Simanjuntak. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

 

Artikel Polisi Temukan 0,68 gram Sabu dari Tangan Honorer Pemkab Anambas pertama kali tampil pada Kepri.