Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 2670

Satgas Stunting Batam Temukan Kasus di Batuaji

0
image0 10
Satgas Stunting Kota Batam mengidentifikasi sejumlah anak di Kecamatan Batuaji yang mengalami stunting dan gizi buruk. Anak-anak tersebut telah dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. F. Istimewa

batampos – Satgas Stunting Kota Batam mengidentifikasi sejumlah anak di Kecamatan Batuaji yang mengalami stunting dan gizi buruk. Anak-anak tersebut telah dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya mendukung target nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia di bawah 14 persen pada tahun 2024.

“Kemarin kami mengidentifkasi di Batuaji, lalu berkoordinasi dengan berbagai fasilitas kesehatan di Batam guna memastikan perawatan optimal bagi balita berisiko stunting,” kata Koordinator Satgas Stunting, Nila Dasmini Indriani, Jumat (27/9).

Nila menjelaskan, langkah skrining menyeluruh telah dilakukan, dan jika ditemukan indikasi stunting, anak-anak akan dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Baca Juga: Sering Hujan, Sampah Pinggir Jalan Mulai Membusuk dan Tebarkan Ancaman Penyakit

“Setelah dilakukan skrining, jika ditemukan indikasi stunting, maka akan dilakukan rujukan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan,” tambahnya.

Pihaknya menekankan pentingnya intervensi dini guna mencegah stunting berkepanjangan, yang berdampak pada pertumbuhan anak di masa depan. Satgas juga memberikan edukasi kepada orang tua tentang pola makan sehat dan gizi seimbang.

“Selain memberikan perawatan medis, kami juga terus memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang,” ujarnya.

Pemerintah Kota Batam berkomitmen menurunkan angka stunting melalui pemantauan rutin dan intervensi gizi. “Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat harus aktif menjaga kesehatan anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga: 63 Ribu Warga Batam Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Melalui Bankesda

Berbagai program telah digulirkan, termasuk penyuluhan gizi dan peningkatan akses layanan kesehatan untuk ibu hamil dan balita.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung program pemerintah demi mewujudkan generasi Batam yang sehat dan produktif,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Dugaan Pelanggaran Etik, Alexander Marwata Dilaporkan ke Dewas KPK

0
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKAlexander Marwata dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK atas dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman prilaku. Pelaporan itu terkait dugaan pertemuan Alex dengan mantan Kepala Bea Cukai JogjakartaEko Darmanto.

Juru bicara KPK Tessa Mahardika meyakini, Dewas KPK akan profesional menangani pelaporan tersebut. Menurutnya, Dewas KPK akan menindaklanjuti dugaan itu sesuai mekanisme yang berlaku.
“Secara umum semua laporan akan dilakukan verifikasi, penelaahan, dan pengumpulan informasi,” kata Tessa kepada wartawan, Jumat (27/9).
Alexander Marwata dilaporkan oleh Forum Mahasiswa Peduli Hukum. Laporan itu terkait dugaan pertemuan dengan mantan Kepala Bea Cukai Jogjakarta Eko Darmanto.
“Seharusnya tidak perlu adanya hubungan komunikasi baik langsung maupun tidak langsung antara Alexander Marwata dengan Eko Darmanto,” kata Ketua Forum Mahasiswa Peduli Hukum Raja Oloan Rambe di Gedung Dewas KPK, Jakarta Selatan, Jumat (27/9).
Menurut Raja, Alex harusnya bisa mengantisipasi pertemuan dengan pihak-pihak yang diduga kuat akan berkasus. Komunikasi Alex Marwata dengan Eko Darmanto dinilai bertentangan dengan Pasal 4 ayat (2) huruf a dan b dalam Peraturan Dewas KPK nomor 3 Tahun 2021.
“Pimpinan KPK malah memberikan teladan yang buruk dengan menemui pihak yang diduga kuat merupakan pihak berperkara,” ujar Raja.
Lebih lanjut, ia mengharapkan
Dewas KPK dapat menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami meminta Dewas KPK segara memproses Alexander Marwata sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Raja. (*) 
Sumber: JP Group

2 Perampokan Belum Terungkap, Kapolresta Janji Beri Keamanan Masyarakat

0
perampok
Ilustrasi.

batampos – Kasus perampokan meningkat dalam sebulan belakangan. Selain mengambil uang dan berang berharga, pelaku juga melukai dan menyekap korbannya.

Seperti perampokan Alfamart di Kaveling Sagulung Baru (Saguba). Kasus ini terjadi pada 3 pekan lalu, namun hingga kini polisi belum berhasil menangkap 2 pelaku yang terekam CCTv toko tersebut.

“Sudah kita telusuri, dan cek. Mencari petunjuk, dari bajunya juga,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu.

Pencurian ini terjadi pada Senin (2/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Dua orang pelaku yang terekam kamera CCTv tidak saja berhasil menggasak uang sebesar Rp 50 juta tapi juga melukai pegawai Alfamart, Krisma.

“Kita ubah lagi, dan suspek lain. Sepertinya (pelaku) masih di Batam,” katanya.

Kemudian, perampokan di perumahan mewah di kawasan Seibeduk, Sabtu (14/9) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam kejadian ini, pemilik rumah bernama Mona, 39, mengalami kerugian mencapai Rp 1,5 Miliar.

Perampokan ini sempat dipergoki anak korban yang berusia 12 tahun. Pelaku yang diduga berjumlah 5 orang langsung menyekapnya, dan menggasak barang berharga korban berupa cincin, berlian, dan jam tangan mewah.

“Anggota terus bergerak,” tutupnya.

Selain 2 kasus yang belum terungkap, Heribertus berhasil menangani beberapa kasus dengan cepat. Seperti pembunuhan di di Komplek Jodoh Square, Batu Ampar pada Juni lalu. Pelaku sempat buron dan diamankan di perkebunan sawit di Langkat, Sumatera Utara.

Kemudian kasus penikaman pengendara mobil wanita di Jalan Raya Seiladi. Pelaku berhasil ditangkap dalam waktu 1 kali 24 jam.

“Imbauan kepada masyarakat tetao menjalankan kegiatan rutinnya. Kita akan terus melakukan antisipasi dan memberikan pelindungan pengayoman ke masyarakat,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

BMH Gelar Upgrading Dai Muda, Dorong Dai Muda Kian Menyala dalam Berdakwah

0

BMHbatampos – Laznas BMH Perwakilan Kepri dan Pemuda Hidayatullah baru saja menggelar pelatihan seru bertajuk “Berdakwah Menebar Cahaya”.

Acara ini berlangsung di Pesantren Hidayatullah Batu Aji, Batam (27/9/24) dan menghadirkan Imam Nawawi sebagai pembicara utama. Imam adalah sosok penulis yang juga aktif berdakwah di berbagai forum di Jakarta.

Imam Nawawi menekankan pentingnya keseimbangan antara logika, perasaan, dan keyakinan dalam memahami Islam. Tujuannya, agar para dai muda tak hanya pintar bicara, tapi juga punya keyakinan kuat dan perilaku yang mencerminkan keindahan Islam.

“Dakwah itu bukan sekadar ceramah, tapi juga bagaimana kita bisa ‘merasakan’ nikmatnya setiap amalan,” ujarnya.

Imam Nawawi pun berpesan agar para dai muda terus belajar, berlatih ibadah, dan menguatkan hati agar tak mudah menyerah dalam menyebarkan kebaikan.

Dengan bekal ilmu baru ini, diharapkan para dai muda Kepri siap ‘menebar cahaya’ Islam di tengah masyarakat.

Kepala BMH Perwakilan Kepulauan Riau, Fatahillah mengatakan program ini penting karena dakwah juga berperan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dai muda yang hadir ini bukan saja profesional sebagai guru dan dai, tetapi memang mereka juga terpanggil untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Nah, agar mereka tetap relevan dalam berdakwah, upgrading semacam ini adalah hal yang sangat dai muda butuhkan. Dan, BMH selalu siap untuk mendukung upaya-upaya nyata yang dapat meningkatkan pemahaman dai muda sebagai bekal dalam berdakwah,” paparnya. (*)

Sawit Baik: Upaya Indonesia Memperkuat Ekspor dan Keberlanjutan

0

batampos – Dalam ajang China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-21 dan China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

Di Paviliun City of Charm Hall B2, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), yang berkolaborasi dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), membawa kampanye “Sawit Baik” dalam acara “Indonesia Talkshow” yang diselenggarakan pada hari ketiga expo, Kamis, 26 September 2024.

Acara talkshow ini menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai sektor terkait, seperti Miftah Farid, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan; Aida Fitria, Kepala Divisi Kemasyarakatan dan Civil Society BPDPKS; serta Lolita Bangun, Wakil Sekretaris Jenderal GAPKI. Para pembicara memberikan pandangan mendalam tentang pentingnya kelapa sawit bagi perekonomian Indonesia, sekaligus memastikan bahwa produk kelapa sawit Indonesia memenuhi standar keberlanjutan global.

Miftah Farid, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa ekspor kelapa sawit ke China terus menunjukkan tren positif. “China adalah salah satu mitra dagang terbesar Indonesia dalam industri kelapa sawit. Ekspor sawit kita ke China berkontribusi signifikan dalam memperkuat hubungan dagang kedua negara. Kami optimistis, sawit Indonesia akan semakin diterima di pasar global, khususnya di China yang saat ini menempati urutan keempat besar total ekspor Indonesia ke China. Peluangnya masih sangat terbuka, termasuk energi hijau yang berbasis sawit (biodiesel),” ujar Miftah di hadapan para pengunjung talkshow.

Ia menambahkan, kelapa sawit tidak hanya memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Indonesia, tetapi juga membawa inovasi dalam proses produksinya, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia yang terus mendorong ekspor produk kelapa sawit yang ramah lingkungan.

Sementara itu, Aida Fitria menyoroti pentingnya aspek keberlanjutan dalam industri kelapa sawit. Menurut Aida, BPDPKS bersama GAPKI telah mengambil berbagai langkah konkret untuk memastikan bahwa sawit Indonesia diproduksi secara bersih dan berkelanjutan.

“Sawit Bersih adalah komitmen kami untuk terus mendukung praktik-praktik yang menjaga keberlanjutan lingkungan. Dunia tanpa sawit akan membawa dampak besar, tidak hanya pada ekonomi, tetapi juga lingkungan, karena sawit adalah tanaman yang paling efisien dalam menghasilkan minyak nabati dibandingkan tanaman lain,” ujar Aida.

Aida juga menambahkan bahwa Indonesia telah menerapkan sejumlah regulasi ketat terkait produksi kelapa sawit, mulai dari pengelolaan limbah hingga pelestarian ekosistem di sekitar perkebunan. Upaya ini bertujuan untuk menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat pada industri kelapa sawit, terutama terkait isu deforestasi.

Selama pameran di Paviliun City of Charm Hall B2, BPDPKS dan GAPKI menampilkan inovasi terbaru dalam industri kelapa sawit, seperti teknologi ramah lingkungan dalam produksi minyak sawit, produk-produk turunan sawit, serta upaya industri untuk memenuhi standar keberlanjutan global. Paviliun ini berhasil menarik perhatian pelaku bisnis internasional dan pengunjung yang tertarik dengan inovasi yang dihadirkan.

Indonesia, melalui BPDPKS, terus berupaya memperkenalkan produk sawit bersih dan berkelanjutan kepada dunia, sembari memperluas pasar ekspor. Dengan mengusung kampanye “Sawit Baik,” pemerintah berharap dapat menjawab tantangan global terkait keberlanjutan lingkungan dan membuka peluang lebih luas bagi produk kelapa sawit Indonesia di pasar internasional, terutama China. ***

DPRD Batam Bentuk Alat Kelengkapan Periode 2024-2029

0
Rapat Paripurna 1 F Cecep Mulyana 1
DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna, Jumat (27/9), dengan agenda rapat pembentukan dan penetapan alat kelengkapan DPRD Kota Batam masa jabatan 2024-2029. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna keenam dengan agenda penting pembentukan alat kelengkapan DPRD untuk periode 2024-2029.

Alat kelengkapan ini terdiri atas beberapa bagian kunci, seperti pimpinan, badan musyawarah, komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapenperda), Badan Anggaran (Banggar), Badan Kehormatan, serta alat kelengkapan lain.

“Hal ini sangat diperlukan untuk mendukung kinerja DPRD selama lima tahun ke depan,” kata Ketua DPRD Batam, Muhammad Kamaluddin.

Kamal menjelaskan bahwa pembentukan alat kelengkapan DPRD ini mengacu pada Pasal 31 Ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Menurutnya, alat kelengkapan tersebut wajib dibentuk segera setelah rapat paripurna dilaksanakan.

“Alat kelengkapan DPRD bersifat tetap dan terdiri dari badan musyawarah, komisi, banggar, serta badan kehormatan, yang semua ini dibentuk pada awal masa jabatan anggota DPRD,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pembentukan alat kelengkapan ini merupakan bagian integral dari tugas DPRD untuk menjalankan fungsinya dengan efektif.

“Ini merupakan bagian in tergerak berfungsi untuk menjalankan secara efektif,” jelasnya.

Pimpinan DPRD Batam sendiri telah resmi mengucapkan sumpah jabatan pada Rabu (25/9), yang dipandu langsung oleh Kepala Pengadilan Negeri Batam.

Sesuai surat dari Ketua DPRD kepada para Ketua Fraksi partai di DPRD Batam, pembentukan dan usulan alat kelengkapan ini juga mempertimbangkan hasil dari rapat konsultasi yang dihadiri oleh pimpinan serta fraksi-fraksi yang ada di DPRD Batam.

“Sesuai surat ketua DPRD yang ditujukan kepada ketua fraksi partai di DPRD Batam pembentukan dan usulan alat kelengkapan DPRD memerhatikan rapat konsultasi yang dihadiri pimpinan dan fraksi fraksi,” ujarnya.

Dengan terbentuknya alat kelengkapan ini, DPRD Batam diharapkan dapat menjalankan peran legislatif, pengawasan, dan anggaran dengan lebih maksimal.

“Harapannya setelah dibentuknya alat kelengkapan ini peran dari masing masing bisa berfungsi lebih maksimal,” tutupnya. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Antusiasme Tinggi, Adhyaksa Runners Fun Run Batam Tambah 1.000 Slot Peserta

0
adhyaksa
Konferensi pers Adhyaksa Runners Fun Run. (Arjuna)

batampos – Acara lari bertajuk Adhyaksa Runners Fun Run, yang akan digelar pada 6 Oktober 2024 di Harbour Bay Downtown Batam, mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Bahkan, penyelenggara menambah slot peserta lagi.

Event ini diselenggarakan oleh Ikatan Alumni (Ikal) IV Taplai Lemhannas HIPMI. Mereka bekerja sama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Ajang olahraga ini dibagi menjadi dua kategori ini, yakni 5K dan 10K. Panitia memutuskan untuk menambah kuota peserta sebanyak 1.000 orang.

Langkah tersebut diambil karena tingginya minat dari masyarakat, termasuk dari luar Batam, dengan catatan sementara 3.200 peserta berasal dari luar daerah. Demikian disampaikan oleh Ketua Angkatan Ikal VI HIPMI, William Heinrich.

“Sejauh ini, sudah ada 6.000 peserta yang terdaftar, dan kami memutuskan untuk menambah kuota 1.000 peserta tambahan untuk kategori 10K,” ujarnya, pada konferensi pers, Jumat (27/9).

Acara ini diselenggarakan tanpa biaya pendaftaran. Fun run bertujuan untuk mempromosikan kesehatan melalui olahraga, sekaligus sebagai bentuk kepedulian pengusaha terhadap masyarakat dan pelaku UMKM di Batam.

“Selain jersey dan medali, peserta juga akan mendapatkan kupon yang bisa ditukarkan dengan produk-produk UMKM lokal,” kata William.

Kaai Pidana Umum (Pidum) Kejari Batam, Ikram Syahputra, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Ia memastikan bahwa jaksa mendukung penuh pagelaran tersebut.

“Kami memiliki komunitas lari yang sudah dibentuk sejak dua tahun lalu dan tentu akan turut serta dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata dia.

Selain acara lari, Adhyaksa Runners Fun Run juga akan dimeriahkan dengan penampilan spesial dari DJ Una, Ghea Indrawari, Aura Kasih, dan band Repvblik. Para peserta pun berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, termasuk beberapa unit sepeda motor, kulkas, sepeda, hingga televisi. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Dukung UMKM Go Global, BSI Berangkatkan 5 UMKM Binaan ke Arab Saudi

0

batampos – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara konsisten dan berkesinambungan senantiasa menunjukkan dukungan kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) nasional untuk go global dan menembus pasar internasional. BSI memberangkatkan lima UMKM binaan untuk mengikuti acara Festival Amazing Indonesia 2024 di Jeddah, Arab Saudi pada 26-28 September 2024.

Kelima UMKM binaan itu yakni Mocafine (UMKM di bidang produk sehat gluten free), Ulunowih Gayo Coffee (produsen kopi specialty asal Aceh), Sweet Sundae (UMKM es krim asal Yogyakarta), Inabee Mukena (UMKM produsen mukena premium), dan NRA (UMKM di bidang usaha travel umrah dan haji).

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan bahwa para UMKM binaan yang diberangkatkan ke ajang internasional tersebut telah melalui proses kurasi yang ketat, antara lain dengan mengidentifikasi uniqueness selling produk (USP), memastikan produk memiliki kualitas yang berstandar internasional, kapabilitas produksi, dan kesesuaian dengan target market di pasar global khususnya Arab Saudi.

“Kelima UMKM ini diharapkan bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi UMKM-UMKM binaan BSI lainnya untuk bisa terus naik kelas dan go global. BSI sendiri terus mengupayakan agar semakin banyak UMKM kita yang mampu bersaing di pasar global, khususnya di pasar Timur Tengah, seperti UEA dan Arab Saudi,” kata Hery.

Hery menyebut, BSI terus mendorong UMKM untuk bisa naik kelas di segala aspek, baik dari sisi prospek usaha, kualitas produk, pemasaran, permodalan dan juga dari sisi akses pasar agar bisa berkompetisi dan terus berkembang baik di panggung nasional maupun global.

Pembiayaan UMKM BSI juga terus mengalami tren pertumbuhan positif. Hingga Agustus 2024, pembiayaan UMKM di BSI tercatat mencapai Rp46,259 triliun, tumbuh 24,7% year on year (yoy), dengan total nasabah mencapai lebih dari 42.000 UMKM.

Selain itu, BSI terus memberikan kesempatan agar para UMKM bisa masuk ke kancah global melalui business matching dan keikutsertaan dalam berbagai event expo seperti BSI International Expo beberapa waktu lalu serta Festival Amazing Indonesia 2024 di Jeddah yang sedang berlangsung. BSI juga terus melakukan pendampingan dan pelatihan secara kontinyu melalui BSI UMKM Center yang berlokasi di Aceh, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

“Ada juga program Talenta Wirausaha BSI dan Aceh Muslimpreneur yang rutin BSI adakan setiap tahun untuk menjaring UMKM-UMKM potensial yang belum masuk ke dalam binaan BSI. Lewat kedua acara tersebut, BSI berharap ada UMKM-UMKM yang fresh dan memiliki uniqueness,” tutur Hery.

Strategi yang dilakukan BSI untuk menjadikan UMKM dapat naik kelas antara lain dengan pelatihan, pendampingan agar UMKM terbiasa melakukan presentasi saat business matching, serta memberikan kegiatan – kegiatan yang dapat meningkatkan awareness terhadap UMKM dengan melibatkan mereka kedalam Event-Event BSI maupun mengikutsertakan kedalam kegiatan Business Matching skala nasional maupun internasional. (*)

63 Ribu Warga Batam Terima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Melalui Bankesda

0
dokter
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan menyediakan fasilitas Bankesda, sebuah program bantuan kesehatan yang diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu membiayai layanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Batam untuk memastikan akses layanan kesehatan yang layak bagi seluruh warganya, terutama bagi mereka yang tidak mampu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Dr. Didi Kusmarjadi, mengungkapkan bahwa program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial, Dinas Kependudukan, BPJS Kesehatan Kota Batam, serta rumah sakit yang ada di Kota Batam.

“Bankesda menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk warga yang kurang mampu. Kami ingin memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya, Jumat (27/9).

Adapun program yang disediakan dalam fasilitas Bankesda antara lain meliputi bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan segmen PBPU-BP Pemda kelas 3 bagi penduduk tidak mampu. Selanjutnya ada juga bantuan iuran BPJS bagi penduduk yang mendaftar sebagai peserta mandiri di kelas 3.

“Bantuan akomodasi untuk rujukan ke rumah sakit di luar Provinsi Kepulauan Riau serta bantuan pemulasaran jenazah bagi penduduk yang tidak mampu, ” tambahnya.

Menurutnya, untuk memperoleh fasilitas Bankesda, warga Kota Batam perlu memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Batam, Kartu Keluarga (KK) Kota Batam, surat keterangan tidak mampu dari kelurahan, serta surat rekomendasi dari Dinas Sosial.

Hingga September 2024, Pemko Batam telah membayarkan bantuan iuran BPJS Kesehatan kepada 63.352 warga. Didi mengatakan bahwa dengan adanya Bankesda, diharapkan tidak ada lagi warga yang terhambat dalam mendapatkan layanan kesehatan hanya karena masalah biaya.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga, terutama yang kurang mampu, mendapatkan layanan kesehatan tanpa terkendala biaya,” pungkasnya.

Selain membantu iuran BPJS, Bankesda juga memberikan bantuan akomodasi bagi pasien yang memerlukan rujukan ke rumah sakit di luar Provinsi Kepri serta bantuan pemulasaran jenazah bagi warga yang tidak mampu. (*)

 

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Pria 20 Tahun Tewas Gantung Diri, Kapolsek Batam Kota: Motifnya Kecewa dengan Diri Sendiri

0
f36b860f 6831 4817 942e 54e226e98324
Jasad SRH, dievakuasi  dari  dalam kamarnya di Rumo Executive Centre, Batam Kota, Rabu (25/9).

batampos – SRH, ditemukan tewas di dalam kamarnya di Rumo Executive Centre, Batam Kota, Rabu (25/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Pria 20 tahun ini tewas tergantung dengan lilitan tali berwarna kuning di lehernya.

Jasad SRH pertama kali ditemukan oleh orangtuanya. Saat itu, jasadnya tergantung tepat di pintu masuk kamar, dan di sampingnya terdapat kursi.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Winarta membenarkan adanya kasus bunuh diri. Usai jasad ditemukan, pihaknya bersama Tim Inafis Polresta Barelang langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Dari pemeriksaan, tidak ada tanda kekerasan kecuali bekas lilitan gantungn di leher almarhum,” ujarnya.

Sebelum tewas, SRH sempat membuat status di aplikasi WhatsApp. Ia menuliskan pesan dengan bunyi “laki-laki tidak pernah dirayakan, kecuali kematiannya”.

“Motifnya kecewa. Almarhum sedih dengan diri sendiri,” katanya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Ardiansyah mengatakan korban kesehariannya berporfesi sebagai tukang tralis. Korban bekerja bersama orangtuanya.

“Almarhum ini kerja buat teralis bersama ortunya dan dia diskor. Karena almarhum sering pulang pagi dan pinjam uang terlalu cepat habis,” katanya.

Usai ditemukan jasad RSH dibawa ke RS Bhayangkara dan kini sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI