Senin, 22 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2672

Validasi Market Wirausaha Merdeka Polibatam

0
Peserta mengikuti program Wirausaha Merdeka angkatan III tahun 2024 di Pilibatam pada 4 himngga 8 Desember 2024. (Foto: Polibatam untuk Batam Pos)

POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) melaksanakan program Wirausaha Merdeka (WMK) angkatan III tahun 2024 pada 4 sampai 8 Desember 2024. Program ini diikuti 425 mahasiswa Polibatam dan 6 Perguruan Tinggi mitra lainnya yaitu Politeknik Dewantara, Politeknik Negara Ketapang, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Universitas Negeri Padang (Vokasi), dan Politeknik Negeri Bengkalis.

Setelah tahapan onboarding, peserta WMK masuk ke dalam tahapan validasi market. Kegiatan Validasi Market dalam program Wirausaha Merdeka Kampus (WMK) adalah tahap penting di mana mahasiswa peserta mempresentasikan bisnis mereka untuk mendapatkan masukan terkait potensi pasar, kebutuhan konsumen, dan kelayakan usaha. Tujuan kegiatan adalah memastikan bisnis yang dikembangkan mahasiswa memiliki dasar kuat serta relevansi dengan kebutuhan pasar nyata.

Dalam kegiatan ada 71 tim WMK menampilkan produknya di validasi market. Terdiri dua kategori usaha untuk kegiatan WMK tahun ini, yaitu teknologi dan non-teknologi. Teknologi terdiri dari 32 tim dan kategori non-teknologi terdiri dari 39 tim. Setiap tim peserta WMK menampilkan produk hasil prototipe mereka di Gedung Technopreneur Polibatam.

Berbagai produk dan jasa ditampilkan di validasi market. Tim kategori teknologi antara lain Uncontrolled Environments Face Recognition Based On Deep Learning For Secure Automatic Smart Locker System, Papan Informasi Tenaga Surya Berbasis IoT, Sponbot: Media Pembelajaran Robotika Berbasis STEM, Robot Edukasi dan Keterampilan Automatis (REKA), Eco-Flame: Pemantik Elektrik Ramah Lingkungan, Fruit Dehydrator Machine, Komersialisasi Robot Edukasi Angry Froggie, Trainer Kit Arm Robot Berbasis Mikrokontroler, Mini Trainer Kit PLC, STEMCUBE: Menciptakan Wirausaha Kreatif dan Inovatif melalui Pembelajaran STEM untuk Anak-anak, Support-Een, Aplikasi Pendukung Kesehatan Mental Bagi Remaja, Poliwaste : Inovasi Mesin Hotpress Portable Solusi Daur Ulang Plastik untuk Bisnis Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan, Modul Dan Pelatihan Mikrokontroler Dan IoT, Gaichu: Aplikasi Pendeteksi Hama Berbasis AI, Cyberguard: Inovasi Layanan Pentest Dan Uji Kerentanan Untuk Memitigasi Insiden Keamanan Siber Pada Aset Digital, Tempetech: Inovasi Mesin Penggilingan Modern Untuk Pabrikasi Tempe Berkelanjutan, dan sebagainya.

Tim untuk kategori non-teknologi antara lain Crunchy Coconut Waste: Inovasi Kerupuk Dari Ampas Kelapa, Kombucha Drink (KODINK), Dekorasi Lampu Kamar Berbahan Akrilik, Pelatihan Desain SolidWorks dan Penerapan pada Teknologi 3D Printing, PAQO (Pangsit Ayam Quail Egg) : Inovasi Pangsit Ayam Dengan Design Unik Berbentuk Kantong Uang, Techno-Mangrove Chips: Kolaborasi Teknologi Geomatika Dan Bisnis Inovatif, Leuna: Menciptakan Tren Hijab Yang Elegan Dan Ramah Lingkungan, Inovasi Pembuatan Nasi Burger Sebagai Makanan Praktis Dengan Cita Rasa Nusantara Untuk Usaha Makanan Cepat Saji, Es Noy Noy Segar Dengan Sensasi Topping Unik, Deterjen Bubuk Pakaian Dari Minyak Jelantah, Inovasi Usaha Catfully Melalui Pemanfaatan Digital Kreatif Untuk Cat Lovers, Buku Misterius Run, Merchandise Komixasik Pengembangan Karakter Desain Wayang Sesuai Prodi Dan Jurusan Di Politeknik Negeri Batam, Keripik Cokelat Tempe (TEMPBITE), Pengolahan Cabe Menjadi Sambal Kemaasan Untuk Lidah Petualang Dengan Berbagai Jenis Varian, Plumeria Flower: Mengubah Limbah Bunga Menjadi Active Spray Anti Kuman Bernilai Tinggi, dan sebagainya

Setiap tim peserta menampilkan produk atau jasanya yang telah dilakukan uji prototipe dengan mitra usaha selama kegiatan onboarding, dan diharapkan produknya mendapatkan respon yang baik di pasaran. (adv)

 

SUPRIZAL TANJUNG, Batam

Artikel Validasi Market Wirausaha Merdeka Polibatam pertama kali tampil pada Metropolis.

Libur Nataru, ASDP Siapkan 4 Kapal RoRo Rute Tanjunguban-Telagapunggur

0
Kendaraan memasuki kapal RoRo di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Kamis (14/12/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– ASDP menyiapkan 4 kapal RoRo untuk melayani penyeberangan rute Tanjunguban-Telagapunggur dan sebaliknya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Ada 4 kapal disiapkan untuk melayani libur Nataru,” kata Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha saat dihubungi, Senin (16/12/2024).

BACA JUGA: Pengguna Jasa Kesal, Barcode Tiket RoRo Tak Bisa Discan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan

Sukma menyebut, 4 kapal tersebut adalah KMP Niaga, KMP Mulia Nusantara, KMP Barau, dan KMP Tanjung Burang.

Selain 4 kapal tersebut, Sukma mengatakan, pihaknya juga menyiagakan 4 kapal lain yakni KMP Sembilang, KMP Senangin, KMP Satria dan KMP Citra.

“Kalau membeludak di pelabuhan, 4 kapal itu akan diperbantukan,” katanya.

Termasuk jumlah trip, dia mengatakan, saat kondisi normal dilayani 11-12 trip.

“Kalau terjadi lonjakan, mungkin bisa 15 trip,” tambahnya.

Dia memprediksi bakal terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan selama libur Nataru.

“Diprediksi terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan sekitar 30 persen dibandingkan saat kondisi normal,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Libur Nataru, ASDP Siapkan 4 Kapal RoRo Rute Tanjunguban-Telagapunggur pertama kali tampil pada Kepri.

KPK Geledah Kantornya Terkait Kasus Korupsi Dana CSR, BI Buka Suara

0
Ilustrasi Bank Indonesia (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Bank Indonesia (BI) buka suara usai kantornya digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (16/12) malam. Penggeledahan dilakukan terkait dengan dugaan penyalahgunaan CSR Bank Indonesia.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso membenarkan hal itu dan menyebut bahwa penggeledahan dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Bank Indonesia menerima kedatangan KPK di Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta pada 16 Desember 2024. Kedatangan KPK ke Bank Indonesia untuk melengkapi proses penyidikan terkait dugaan penyalahgunaan CSR Bank Indonesia yang disalurkan,” kata Ramdan dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (17/12).

Ramdan memastikan bahwa pihaknya menghormati proses hukum dan akan bersikap kooperatif atas penyelidikan yang sedang berlangsung. Bahkan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakanakan oleh KPK.

“Bank Indonesia menghormati dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang dilaksanakan oleh KPK sebagaimana prosedur dan ketentuan yang berlaku, mendukung upaya-upaya penyidikan, serta bersikap kooperatif kepada KPK,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui melakukan penggeledahan di kantor Bank Indonesia (BI), sejak Senin (16/12) malam. Upaya paksa penggeledahan itu diduga terkait dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Ya benar tim dari KPK semalam melakukan geledah di kantor BI,” kata juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto dikonfirmasi, Selasa (17/12).

Penggeledahan itu merupakan tindaklanjut dari proses penyidikan KPK, terkait dugaan korupsi dana CSR BI yang tidak sesuai dengan peruntukan. Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur menyebut, dana CSR itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Yang menjadi masalah adalah ketika dana CSR itu tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya. Artinya ada beberapa, misalkan CSR ada 100, yang digunakan hanya 50, yang 50-nya tidak digunakan. Yang jadi masalah tuh yang 50-nya yang tidak digunakan tersebut, digunakan misalnya untuk kepentingan pribadi,” ucap Asep Guntur, Rabu (18/9) lalu.

Ia menyebut, modus korupsi dalam kasus ini dengan memberi contoh dana CSR yang seharusnya untuk membangun fasilitas sosial atau publik, tetapi justru disalahgunakan peruntukannya.

“Kalau itu digunakan misalnya untuk bikin rumah ya bikin rumah, bangun jalan ya bangun jalan, itu enggak jadi masalah. Tapi, menjadi masalah ketika tidak sesuai peruntukan,” ucap Asep.

KPK diduga telah menetapkan tersangka dalam kasus ini, hanya saja belum mengumumkan identitasnya kepada publik. (*)

Sumber: JP Group

Artikel KPK Geledah Kantornya Terkait Kasus Korupsi Dana CSR, BI Buka Suara pertama kali tampil pada News.

Pria Ditemukan Tewas di Jembatan IV, Polisi Pastikan Korban Bunuh Diri

0
Penemuan jasad seorang pria di pesisir pantai Jembatan IV, Kecamatan Galang, pada Senin (16/12) sore.

batampos – Penemuan jasad seorang pria di pesisir pantai Jembatan IV, Kecamatan Galang, pada Senin (16/12) sore menggegerkan warga sekitar. Korban yang diketahui bernama Tjin Pin alias Effedy (44), ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kaki terikat. Awalnya, warga menduga pria itu menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

Menurut keterangan Kapolsek Galang, Iptu Alex Yasral, hasil penyelidikan menyimpulkan bahwa korban murni bunuh diri. Hal ini diperkuat dengan pengakuan pihak keluarga yang menyatakan korban memiliki masalah keluarga serta mengidap penyakit berkepanjangan.

“Dugaan pembunuhan tidak terbukti. Ini adalah kasus bunuh diri berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan keluarga,” ujar Alex.

Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Kaki Terikat di Pesisir Pantai Jembatan IV Galang

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui meninggalkan rumah pada Sabtu (14/12) malam. Pihak keluarga yang merasa khawatir sempat melaporkan korban hilang ke pihak berwenang. Berdasarkan penyelidikan lebih lanjut, korban datang ke lokasi dengan membawa tali yang kemudian digunakan untuk mengikat kakinya sebelum melompat ke laut.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Korban memang sengaja membawa tali dari rumah, yang menunjukkan ini sudah direncanakan,” jelas Iptu Alex.

Polisi juga menyatakan bahwa kondisi korban di lokasi tidak menunjukkan adanya bekas perlawanan atau dugaan tindak pidana lain.

Korban yang lahir di Matang Suri pada 20 Desember 1979 ini berprofesi sebagai wiraswasta dan menetap di Tanjunguncang, kecamatan Batuaji. Keluarga korban menyebutkan bahwa almarhum belakangan sering terlihat murung akibat masalah yang dihadapinya.

Penemuan jasad ini bermula dari laporan warga yang curiga melihat sesosok tubuh tergeletak di tepi pantai. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi, yang langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga telah menerima hasil penyelidikan kepolisian dan tidak akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Mereka menyatakan bahwa kematian korban adalah musibah akibat tekanan mental dan fisik yang dialaminya.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga serta lingkungan sekitar. “Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Kami harap peristiwa serupa dapat dihindari melalui kepedulian bersama,” tutup Iptu Alex Yasral. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pria Ditemukan Tewas di Jembatan IV, Polisi Pastikan Korban Bunuh Diri pertama kali tampil pada Metropolis.

704 Jemaah Haji Kota Batam Berangkat Tahun 2025, Lansia Tertua Berusia 85 Tahun

0
Ilustrasi. Jamaah haji kloter tiga debarkasi Batam saat tiba di Asrama Haji Batam beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kementerian Agama Kota Batam menyebutkan sebanyak 704 calon jemaah haji dari Batam akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2025. Jemaah haji tersebut terdiri dari 328 orang laki-laki dan 376 orang perempuan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Batam, Syahbudi, menjelaskan bahwa nomor porsi terakhir yang berhak melunasi pada tahun 2025 berada pada rentang nomor porsi 370005296 hingga 3700018911. Nomor porsi ini merujuk pada jemaah yang telah mendaftar sejak tahun 2009 hingga 12 Februari 2014.

“Untuk jemaah yang masuk dalam daftar porsi ini, kami mengimbau mereka segera menyelesaikan proses administrasi dan pelunasan biaya haji. Porsi terakhir yang kami sebutkan mencakup jemaah yang sudah lama menunggu, dan kami berharap mereka dapat melanjutkan proses untuk keberangkatan tahun depan,” jelas Syahbudi, Selasa (17/12).

Selain itu, jumlah jemaah lansia di Batam tercatat sebanyak 26 orang, yang terdiri dari 12 laki-laki dan 14 perempuan. Lansia ini berusia antara 76 hingga 85 tahun, dengan yang tertua berusia 85 tahun. Syahbudi menambahkan bahwa calon jemaah haji lansia akan mendapatkan perhatian khusus dalam hal kesehatan dan kesiapan fisik.

Selain mereka yang terdaftar, ada 251 orang calon jemaah cadangan dengan nomor porsi 3700018914 hingga 3700019350. Para calon jemaah cadangan ini akan dipersiapkan untuk menggantikan jika ada jemaah yang tidak dapat melanjutkan proses keberangkatan pada tahun 2025.

Dalam rangka mempersiapkan keberangkatan, Syahbudi mengimbau agar seluruh jemaah yang masuk dalam daftar tahun 2025 segera melakukan beberapa langkah persiapan, antara lain dengan mengumpulkan paspor ke Kementerian Agama untuk proses perekaman sidik jari dan bio visa yang akan dilakukan di Kantor Kementerian Agama Batam.

Selain itu jemaah juga diminta melakukan pemeriksaan kesehatan tahap pertama di puskesmas yang telah ditunjuk untuk memastikan kondisi fisik mereka dalam keadaan sehat sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Menjaga kondisi fisik dengan rutin berolahraga, seperti jalan pagi, karena ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan ketahanan tubuh yang prima.

Syahbudi juga mengingatkan para jemaah untuk mempersiapkan biaya haji, yang akan dibahas dalam rapat Komisi VIII DPR RI dan diumumkan oleh Presiden setelah keputusan resmi mengenai biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) ditetapkan.

Selain persiapan administrasi dan kesehatan, Kementerian Agama Batam juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan jemaah haji. Di antaranya, dengan pemerintah daerah, puskesmas, dan petugas yang akan membantu proses perekaman bio visa serta pemeriksaan kesehatan.

Proses perekaman bio visa dan sidik jari akan dilakukan oleh petugas yang telah disiapkan oleh Kementerian Agama. Selain itu, jemaah juga diminta untuk selalu menjaga komunikasi dengan Kementerian Agama mengenai perkembangan terkait pelunasan dan biaya haji.

“Kami berharap jemaah dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar keberangkatan mereka dapat berjalan lancar. Ibadah haji adalah ibadah fisik, jadi menjaga kesehatan sangat penting. Selain itu, kami juga mengingatkan jemaah untuk mempersiapkan biaya haji setelah BPIH diumumkan,” pungkas Syahbudi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 704 Jemaah Haji Kota Batam Berangkat Tahun 2025, Lansia Tertua Berusia 85 Tahun pertama kali tampil pada Metropolis.

Aneng-Raja Bayu Gelontorkan Rp 543 Juta untuk Raih Kemenangan di Pilkada Anambas, Neko-Taufik Nihil Pengeluaran

0
Ketua KPU Kepulauan Anambas, Padillah

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Anambas menggandeng empat kantor akuntan publik (KAP) untuk mengaudit laporan dana kampanye (LDK) pasangan calon kepala daerah (cakada) Anambas 2024.

Empat KAP yang bertugas yaitu Heliantono & Rekan mengaudit paslon Rusli Effendi-Johari, Liastra & Rekan ditugaskan mengaudit Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian.

Kemudian, Ardin Silitonga mengaudit dana kampanye Wan Zuhendra-Amat Yani dan Griselda Wisnu & Rekan mengaudit Neko Wesha Pawelloy-Taufik.

BACA JUGA: APIP Bintan Audit Anggaran Desa Lancang Kuning

“Kantor Akuntan Publik ini sudah ditunjuk langsung oleh KPU RI berdasarkan SK KPU RI nomor 1.697 tahun 2024,” ujar Ketua KPU Anambas, Padillah, Senin, (16/12).

Hasil audit yang dilakukan KAP menunjukkan LDK paslon berada ditingkat tercatat penuh. Sesuai dengan regulasi yang diterapkan.

“Kita sudah umumkan ke publik, masyarakat bisa melihat berapa sih dana yang dikeluarkan selama kampanye,” terang Padillah.

Paslon terpilih Aneng-Raja Bayu Febri Gunadian paling banyak menerima dana kampanye sebesar Rp 548 juta dan pengeluaran mencapai Rp 543 juta dengan sisa saldo yang ada saat ini cuma Rp 5 juta.

Kemudian, Rusli Effendi-Johari menerima dana kampanye Rp 372 juta dan pengeluaran juga Rp 372 juta dengan sisa saldo nihil.

Lalu, Wan Zuhendra-Amat Yani menerima dana kampanye sebesar Rp 214 juta dan pengeluaran cuma Rp 113 juta. Sedangkan saldo yang ada saat ini mencapai Rp 101 juta.

Terakhir, Neko Wesha Pawelloy-Taufik untuk laporan dana kampanye baik penerimaan maupun pengeluaran tercatat Rp 0 alias nihil.

“Kalau paslon Neko dan Taufik meski memang di lapangan ada turun kampanye kami kurang tahu seperti apa audit ini sehingga tidak ada angka,” pungkas Padillah. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Artikel Aneng-Raja Bayu Gelontorkan Rp 543 Juta untuk Raih Kemenangan di Pilkada Anambas, Neko-Taufik Nihil Pengeluaran pertama kali tampil pada Kepri.

Monumen WTB Terancam Tertutup Bangunan, Praktisi Pariwisata Kepri Soroti Dampaknya

0
Ikon “Welcome to Batam” (WTB) di Bukit Clara yang telah menjadi simbol Kota Batam selama bertahun-tahun kini terancam oleh pembangunan gedung di sekitarnya.

batampos – Keberadaan ikon “Welcome to Batam” (WTB) di Bukit Clara yang telah menjadi simbol Kota Batam selama bertahun-tahun kini terancam oleh pembangunan gedung di sekitarnya. Hal ini memicu kekhawatiran dari berbagai kalangan, termasuk praktisi pariwisata Kepri, Buralimar. Dia menilai, ancaman tersebut dapat merusak citra Batam sebagai kota pariwisata.

Buralimar menyayangkan kondisi ini, yang tidak hanya menuai kekecewaan dari warga Batam tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman). “Bukit Clara dengan tulisan Welcome to Batam sudah menjadi ikon Batam selama bertahun-tahun. Sangat disayangkan jika tertutup oleh pembangunan. Seharusnya pemerintah daerah menjaga ikon yang sudah menjadi daya tarik wisata ini,” ujarnya.

Landmark WTB selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit bagi wisatawan untuk berfoto, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika ikon ini tertutup sepenuhnya tanpa ada solusi, Batam akan kehilangan salah satu daya tarik utamanya. “Kalau wisman kecewa, itu wajar. Kita, sebagai warga Batam saja, ikut kecewa,” katanya.

Buralimar juga menyoroti pentingnya mempertahankan Bukit Clara sebagai bagian dari sejarah dan budaya kota. Ia menyebut, adanya patok peninggalan zaman Belanda di lokasi tersebut yang seharusnya mendapat perhatian lebih. “Bukit ini sebaiknya dijadikan cagar budaya dan dijaga kelestariannya,” katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah dan pemangku kebijakan, termasuk BP Batam, untuk segera mencari solusi bersama. “Stakeholder terkait perlu duduk bersama untuk mencari solusi agar tulisan Welcome to Batam dan Bukit Clara tetap bisa dipertahankan,” tambahnya.

Sebagai kota perdagangan, industri, dan pariwisata, ia menilai Batam harus lebih berpihak kepada sektor pariwisata. “Pariwisata adalah salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi di Batam. Pemko Batam, Disbudpar Batam, dan BP Batam perlu lebih peduli dan proaktif mempertahankan ikon-ikon wisata, termasuk Welcome to Batam,” kata Buralimar.

Ia juga menyoroti perlunya pengembangan destinasi baru di Batam untuk menarik lebih banyak wisatawan. Pertumbuhan destinasi Batam menurutnya melambat. Sangat sedikit destinasi baru yang dikembangkan. Semua pihak perlu lebih peduli pada sektor ini, karena di dalamnya juga ada peran UMKM.

Buralimar berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai situasi ini sekaligus menawarkan solusi terbaik agar ikon WTB tetap dapat dinikmati. Ia mengusulkan pembenahan area di sekitar ikon tersebut, termasuk lahan kuliner di samping Masjid Agung, untuk mendukung pariwisata Batam secara keseluruhan.

“Dengan adanya solusi yang menguntungkan semua pihak, kita bisa memastikan keberlanjutan ikon Welcome to Batam sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata di Batam,” ujarnya.

Berbeda dengan Buralimar, Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie, menilai kawasan WTB sudah tak begitu layak jadi ikon pariwisata di Batam. Bukan tanpa alasan, ia berpendapat bahwa di lokasi tersebut tak lagi tertata.

“Di sana itu sudah tak tertata. Kawasan sudah kotor dan berserakan. Kiranya perlu kita membangun destinasi wisata atau ikon wisata yang baru untuk Batam,” ujar Andi.

Meski demikian, dia tetap tak setuju dengan pembangunan yang sedang tergarap di Bukit Clara itu. Terlepas apapun dan bagaimana pun, monumen WTB harus steril dari segala bentuk bangunan gedung.

“Ya, pastinya saya sepakat bahwa itu mengganggu (pembangunan gedung di WTB). Walaupun kawasan itu saya nilai sudah tak begitu layak untuk wisatawan, tapi apapun yang dibuat, seperti membangun gedung di sana adalah sebuah kesalahan. Bukit di WTB itu harus bersih dan steril. Pemerintah harus turun tangan mengatasi ini,” kata dia. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Monumen WTB Terancam Tertutup Bangunan, Praktisi Pariwisata Kepri Soroti Dampaknya pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Sayuran dan Daging Kembali Stabil di Pasar Fanindo Batuaji

0
Warga saat membeli sayur di Pasar Fanindo.  Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Setelah mengalami lonjakan harga pada pekan lalu, harga sayuran di Pasar Fanindo, Batuaji, kini berangsur stabil. Pedagang sayur menyebut dalam beberapa hari terakhir, sejumlah komoditas utama seperti tomat, bawang, dan cabai kembali dijual dengan harga normal. Stabilnya harga ini disambut baik oleh para pedagang dan pembeli di pasar tradisional tersebut.

Ernita, salah satu pedagang sayuran di Pasar Fanindo, mengungkapkan bahwa harga sayur sempat melonjak drastis akibat cuaca buruk. “Pekan lalu harga beberapa jenis sayur naik signifikan. Contohnya, sayuran sempat mencapai Rp25 ribu per kilogram, sekarang sudah kembali stabil di kisaran Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram,” ungkap Ernita.

Tidak hanya sayur, harga tomat yang sebelumnya naik hingga Rp35 ribu per kilogram kini turun ke angka Rp20 ribu per kilogram.

Kestabilan harga juga terlihat pada komoditas cabai dan bawang. Cabai merah dijual di kisaran Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, sementara bawang merah tetap stabil di harga Rp55 ribu per kilogram. Untuk bawang putih, harganya masih bertahan di angka Rp40 ribu per kilogram. Kondisi ini tentu memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen yang sempat mengeluhkan lonjakan harga sebelumnya.

Selain sayuran, harga daging juga masih terpantau stabil. Jumadi, pedagang daging, menyebutkan bahwa harga daging sapi beku tetap di angka Rp90 ribu per kilogram. “Daging ayam segar masih stabil di harga Rp42 ribu per kilogram, sedangkan ayam beku dijual Rp34 ribu per kilogram,” jelasnya.

Menurut Jumadi, kestabilan harga daging ini sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Susanti, seorang ibu rumah tangga di Batuaji, mengaku lega dengan kestabilan harga kebutuhan pokok saat ini.

“Saya berharap harga-harga ini tetap stabil sampai pergantian tahun nanti. Biasanya harga melonjak kalau menjelang hari raya. Semoga Natal dan Tahun Baru kali ini tidak ada kenaikan harga,” ungkap Susanti penuh harap.

Pekan lalu, lonjakan harga sayuran diakibatkan oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung. Hujan deras yang terus mengguyur beberapa daerah sentra produksi menyebabkan petani mengalami gagal panen. Hal ini berdampak pada berkurangnya pasokan sayuran ke pasar tradisional. “Cuaca buruk memang sempat jadi kendala besar. Pasokan sayur ke pasar berkurang, jadi harganya naik,” tambah Ernita.

Namun, dengan membaiknya cuaca dalam beberapa hari terakhir, pasokan sayuran berangsur pulih. Hal ini membuat harga kembali normal dan terjangkau bagi konsumen. Para pedagang berharap kondisi ini bisa terus berlanjut agar tidak terjadi gejolak harga yang merugikan baik pedagang maupun pembeli.

Sementara itu, permintaan daging menjelang akhir tahun diprediksi akan meningkat. Meski demikian, pedagang optimis harga daging bisa tetap stabil. “Permintaan memang biasanya naik saat mendekati Natal dan Tahun Baru, tapi stok daging cukup aman sehingga kami optimis harga tidak akan melonjak,” tutur Jumadi.

Kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional seperti Pasar Fanindo menjadi kabar baik menjelang perayaan hari besar. Masyarakat Batuaji berharap pemerintah dan pihak terkait bisa terus memantau situasi agar harga-harga tetap terjaga, khususnya menjelang akhir tahun.

Dengan kondisi pasokan yang kembali normal, baik pedagang maupun konsumen sama-sama berharap harga kebutuhan pokok, terutama sayuran dan daging, tidak mengalami lonjakan mendadak seperti pekan lalu. Jika kestabilan ini terus terjaga, masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan lebih tenang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Harga Sayuran dan Daging Kembali Stabil di Pasar Fanindo Batuaji pertama kali tampil pada Metropolis.

Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Nataru, Imigrasi Batam Tambah Konter Pemeriksaan

0
Kepala Kantor Imigrasi, Hajar Aswad memimpin apel kesiapan menghadapi momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Selasa (17/12), di lapangan Kantor Imigrasi.

batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar apel kesiapan menghadapi momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Selasa (17/12) pagi, di lapangan Kantor Imigrasi. Apel yang berlangsung pukul 05.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi, Hajar Aswad, yang bertugas sebagai pembina apel.

Dalam kesempatan itu, Hajar memeriksa kesiapan petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta sarana dan prasarana pendukung. Seluruh petugas Imigrasi hadir dalam apel tersebut.

“Momen Natal dan Tahun Baru adalah waktu di mana tanggung jawab kita semakin besar. Masyarakat membutuhkan pelayanan prima, cepat, dan profesional dari kita semua. Selain itu, sesuai arahan Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, kami juga harus waspada terhadap potensi penyalahgunaan jalur keluar-masuk. Petugas harus ekstra berjaga di pintu-pintu TPI yang ramai dilalui WNI maupun orang asing,” ujar Hajar.

Hajar mengungkapkan, Imigrasi Batam telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan internasional selama libur Natal dan Tahun Baru. Langkah-langkah tersebut meliputi menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk pengelola pelabuhan dan bea cukai, dan mengusulkan agar pemerikasaan registrasi IMEI dapat dipindah sementara ke bagian luar setelah pemeriksaan X-Ray oleh Bea Cukai.

“Sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang setelah pemeriksaan di konter Imigrasi, ” tambah Hajar.

Selain itu, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga telah meninjau secara langsung Tempat Pemeriksaan Imigrasi di beberapa pelabuhan, seperti Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam Center, Tempat Pemeriksaan Imigrasi Harbour Bay, Tempat Pemeriksaan Imigrasi Sekupang, dan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Hang Nadim.

Melakukan penambahan konter pemeriksaan keimigrasian sebanyak 4 konter pada area kedatangan Tempat Pemeriksaan Imigrasi Batam Center serta tak kalah pentingnya mengusulkan pengalihan rute pelayaran ke pelabuhan Internasional Sekupang sebagai alternatif guna mengurangi antrean panjang di musim liburan.

“Menyambut momen liburan akhir tahun 2024 ini, beberapa pelayaran di pelabuhan internasional Batam Center akan dialihkan ke pelabuhan internasional Sekupang agar tidak terjadi penumpukan di satu Pelabuhan, ” tuturnya.

Selanjutnya, Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga telah memasang lima unit autogate di pintu kedatangan pelabuhan Batam Center yang direncanakan terpasang sebelum perayaan Imlek. Penambahan fasilitas ini akan mempercepat lalu lintas penumpang dan membuat proses lebih lancar.

“Langkah ini diambil untuk mempercepat pemeriksaan keimigrasian dan meningkatkan kenyamanan penumpang internasional,” ucap Hajar.

Terakhir, Imigrasi telah menambah jumlah petugas di TPI Batam Center, Harbour Bay, dan Sekupang untuk mendukung kelancaran pemeriksaan keimigrasian selama momen Nataru.

Selain fokus pada libur Natal dan Tahun Baru, Hajar menyebut langkah-langkah ini juga sebagai persiapan menyambut perayaan Imlek dan Idul Fitri 2025 yang waktunya berdekatan.

“Kami maksimalkan SDM dan infrastruktur yang ada. Harapannya, Batam tetap menjadi destinasi favorit untuk liburan akhir tahun dengan pelayanan yang lancar dan aman,” tambah Hajar.

Ia menegaskan, keberhasilan ini membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk Pemko Batam, BP Batam, Polda Kepri, Bea Cukai, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan instansi terkait lainnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Nataru, Imigrasi Batam Tambah Konter Pemeriksaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Libur Nataru, Konsumsi LPG Naik 0,3 Persen, Avtur Diprediksi Melonjak 25 Persen di Kepri

0
Konsumsi LPG dan Avtur Diprediksi Meningkat Saat Libur Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Pasokan Energi Tersedia di Kepri. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memprediksi adanya peningkatan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan Avtur selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Kepulauan Riau (Kepri).

Sales Area Manager (SAM) Retail Kepri PT Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, mengungkapkan bahwa peningkatan konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 0,3 persen dibandingkan rata-rata normal, sementara konsumsi Avtur diprediksi melonjak hingga 25 persen.

“Kami memproyeksikan adanya lonjakan kebutuhan LPG dan Avtur di Kepri selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025,” ujar Bagus, Senin (16/12).

Sebaliknya, konsumsi BBM jenis Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) diperkirakan menurun sebesar 2,4 persen, dan Gasoil turun 1,9 persen. Penurunan ini dipicu oleh pembatasan operasional kendaraan angkutan barang atau truk selama masa libur.

“Stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Seluruh infrastruktur wilayah Kepri, seperti 4 Terminal BBM, 8 SPBE, 49 Agen LPG, dan 1 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) telah disiagakan,” tambahnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menyatakan bahwa Satgas Nataru telah dibentuk dan akan beroperasi mulai 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.

“Pasokan BBM di seluruh Terminal BBM dan SPBU di Kepri kami pastikan mencukupi selama periode Satgas Nataru,” jelas Satria.

Pertamina juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN, TNI, Polri, Perbankan, dan Hiswana Migas untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar dan aman.

“Fokus utama kami adalah jalur wisata seperti Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Operasional di lokasi mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta menjaga kualitas dan kuantitas produk,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Libur Nataru, Konsumsi LPG Naik 0,3 Persen, Avtur Diprediksi Melonjak 25 Persen di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.