Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2677

Sosok Hendra Asman yang Menjabat Wakil Ketua III DPRD Batam

0
Pelantikan Pimpinan DPRD Batam 3 F Cecep Mulyana scaled e1727404793527
Penyarahan palu kepada pimpinan DPRD definitif Kota Batam masa jabatan 2024-2029, Rabu (25/9). Tampak Hendra Asman (lima dari kanan). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemilihan anggota DPRD Batam, Hendra Asman menjadi Wakil Ketua III secara singkat menggantikan Yunus Muda sebagai calon Wakil Ketua III definitif. Politisi dari fraksi Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa dirinya hanya sebagai petugas partai.

“Karena saya ini kan hanya petugas partai, jadi harus mengikutin perintah. Penunjukkan ini murni perintah partai sebagai Wakil Ketua III DPRD Batam,” ujarnya, Rabu (25/9).

Menurutnya ia sama sekali tidak menyangka akan menduduki jabatan tersebut dan tak mengetahui dibalik perintah DPP Partai Golkar.

“Karena ini mandat atau tugas jadi saya tidak berhak bertanya lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga: Gegara Pengelolaan Sampah, Warga Unjuk Rasa di Kantor Pemko Batam

Diketahui bahwa sosok politisi Hendra Asman, 40, bukan wajah baru di DPRD Batam. Kali ini menjadi periode ketiganya menjadi anggota perwakilan rakyat.

Hendra Asman menyelesaikan Pendidikan SD hingga SMP di Sekolah Ananda Batam di Blok III, serta SMA di SMA Katolik Yos Sudarso Batam dan tamat pada tahun 2002. Menyelesaikan SI dan S2 Ilmu Hukum di Universitas Internasional Batam (UIB).

Hendra dikenal aktif di Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) sebelum akhirnya terpilih pada periode pertama -2014 sampai 2019- sebagai anggota DPRD Batam dari Partai Golkar dan kini berlanjut hingga periode 2024-2029 sebagai wakil ketua III.

Baca Juga: Pemko Batam Pastikan Distribusi Gas Lancar, Masyarakat Diminta Lebih Bijak dan Tidak Panic Buying

Sementara itu, Sekretariat DPRD Batam, Ridwan Afandi tidak memberikan keterangan lebih lanjut dibalik penunjukan Wakil Ketua III tersebut sebab hal itu merupakan keputusan internal dari partai.

“Saya gak bisa memberikan keterangan lebih, karena itu urusan internal mereka (Partai Golkar),” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

17 Polisi Diperiksa Terkait Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

0
Petugas BPBD Kota Bekasi mengevakuasi 7 mayat yang ditemukan di Kali Bekasi, Mingggu (22/9). (BPBD Kota Bekasi)

batampos – Jumlah anggota Polri yang diperiksa dalam kasus penemuan 7 mayat di Kali Bekasi, Jawa Barat bertambah. Jika sebelumnya hanya 9, kini sudah mencapai 17 orang.

“Ada 17 anggota Polri yang dilakukan pengambilan keterangan oleh Bid propam Polda Metro Jaya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (27/9).

17 anggota itu terdiri dari 10 anggota Polres Metro Bekasi Kota, 3 anggota Polsek Jati Asih, dan 4 anggota Polsek Rawalumbu. Selain aparat, jumlah warga sipil yang diperiksa bertambah menjadi 10 orang.

“Ini merupakan bentuk komitmen Bapak Kapolda Metro Jaya untuk membuat terang, transparan agar nanti hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Ade.

Sebelumnya, sebanyak 7 mayat ditemukan mengapung di Kali Bekasi, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat. Mayat itu ditemukan pertama kali oleh warga dengan jarak yang tak berjauhan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Priadi Santoso mengatakan, penemuan tujuh mayat itu pertama kali dilaporkan warga yang tengah mencari kucing yang hilang di sekitar Kali Bekasi.

Saat itu, ia kemudian menemukan sebanyak lima mayat yang mengapung di Kali Bekasi dan dilaporkan ke saksi lainnya.

Setelah itu, pihak kepolisian beserta tim dari BPBD melakukan penyusuran dan ditemukan dua korban lain. Sehingga, total ada tujuh mayat di kali tersebut.

“Selanjutnya Anggota Polsek Jatiasih dipimpin Kapolsek Jatiasih mendatangi TKP dan benar mendapati tujuh orang mayat di kali Bekasi yang selanjutnya dievakuasi,” ujar Priadi kepada wartawan, Minggu (22/9). (*)

Sering Hujan, Sampah Pinggir Jalan Mulai Membusuk dan Tebarkan Ancaman Penyakit

0
IMG 20240926 120536 scaled e1727402926836
Sampah yang menumpuk di pinggir jalan simpang Kavling Baru, Sagulung, Kamis (26/9). F.Eusebius Sara

batampos – Sampah masih menumpuk di sejumlah ruas jalan di Batuaji dan Sagulung. Sampah rumah tangga ini sulit dibersihkan karena perilaku tidak tertib dari masyarakat.

Sampah dari rumah ditenteng kemudian dilemparkan begitu saja ke pinggir jalan yang bukan lokasi tempat penampungan sampah (TPS) sementara. Dari hari ke hari tumpukan sampah tidak berkurang bahkan bertambah banyak.

Pinggir jalan simpang Kavling Baru, Sagulung misalkan, hingga Kamis (26/9), sampah masih menumpuk dan bahkan mulai meluber ke bahu jalan karena terbawa arus saat hujan. TPS liar ini juga dijejali sampah perabotan bekas dan juga material bekas bangunan. Sampah pakaian, koper, dan plastik bekas dari lokasi pasar kaget juga memperburuk pemandangan jalan menuju pemukiman padat penduduk tersebut.

Baca Juga: Gegara Pengelolaan Sampah, Warga Unjuk Rasa di Kantor Pemko Batam

“Semua orang buang sampah ke sini. Sudah sering kita bersihkan, bakar tapi tetap saja ada dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Musim hujan ini kami masyarakat yang tinggal di sini yang kena imbasnya. Lalat, belatung, nyamuk, ulat bertebaran sampai ke pemukiman. Jadi sumber penyakit ini, ” ujar Delia, warga Perumahan Graha Nusa Batam yang tak jauh dari lokasi penumpukan sampah tersebut.

Selama musim hujan, tumpukan sampah di pinggir jalan ini bisa jadi sumber penyakit bagi masyarakat di sekitarnya. Lalat, belatung dan sejenisnya bertebaran di lokasi penumpukan sampah ini. Aroma tak sedap juga jadi asupan bagi setiap pengendara yang melintas.

Dikatakan Delia, penumpukan sampah yang sudah lama terjadi ini bukan lagi ancaman, tapi sudah berdampak. Banyak warga di tempat tinggalnya yang diserang penyakit diare, DBD dan gangguan pencernaan lainnya akibat lalat, belatung dan nyamuk yang bersumber dari lokasi penumpukan sampah ini.

“Itu genangan air di lokasi tumpukan sampah itu kalau kena kaki atau badan langsung gatal-gatal, ” ujarnya.

Baca Juga: Pemko Batam Pastikan Distribusi Gas Lancar, Masyarakat Diminta Lebih Bijak dan Tidak Panic Buying

Sampah yang menumpuk di pinggir jalan Kaveling Baru, Sagulung ini sudah sering dibersihkan dan diangkut oleh armada pengangkutan sampah. Namun karena tonase sampah yang banyak sehingga sulit dibersihkan. Pemotor dan pengendara mobil selalu melempar sampah ke lokasi pinggir jalan ini.

“Selalu diangkut itu, tapi karena yang buang terlalu banyak jadi tetap menumpuk. Ya namanya sampah kalau ada banjir tentu akan bertebaran kemana-mana dan membusuk. Ini kembali ke kesadaran masyarakat agar tertib dengan sampahnya masing-masing,” ujar Aldi, petugas pengangkut sampah di Sagulung.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie sebelumnya menjelaskan bahwa armada pengangkutan sampah baik dari kecamatan ataupun DLH masih bekerja maksimal di lapangan, hanya saja kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan menyulitkan petugas untuk mengatasi masalah sampah ini.

Pihaknya sudah berupaya keras untuk mengingatkan masyarakat untuk tertib dengan sampahnya, namun kebiasaan ini masih terjadi.

“Kita bentuk satgas pengawas untuk awasi juga masih tetap ada yang buang. Ini butuh kesadaran bersama agar masalah sampah ini bisa diatasi,” ujar Hafiz. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Jarang Dapat Menit Bermain, Petinggi Suwon FC Sarankan Pratama Arhan Pindah ke Liga 2 Korea

0
Pratama Arhan yang kini bermain untuk klub Suwon FC.

batampos – Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan hingga kini masih menjadi sorotan. Kali ini terkait dengan menit bermainnya di klub yang ia bela saat ini, yaitu Suwon FC.

Klub tersebut merupakan peserta K League 1 atau liga sepak bola kasta tertinggi di Korea Selatan. Bersama Suwon FC musim ini, Pratama Arhan masih jarang mendapat menit bermain. Tak heran jika masyarakat Indonesia banyak bertanya mengapa Arhan jarang dimainkan?

Dikutip dari laman Sports G, baru-baru ini terungkap mengapa Pratama Arhan masih sangat jarang dimainkan bersama tim utama Suwon FC.

Melalui salah satu petinggi Suwon FC yang tidak disebutkan namanya, terungkap bahwa dalam beberapa aspek, Arhan dianggap belum memenuhi syarat untuk dimainkan di K League 1 Korea.

“Dari segi skill, Arhan dirasa masih belum memenuhi syarat untuk bertanding di K League 1. Namun, kalau di K League 2, ia mungkin saja masih bisa bersaing,” kata petinggi klub tersebut.

Tim berjuluk Blue Wings itu memiliki dua tim, yaitu Tim A dan Tim B. Diketahui, Arhan memang belum bisa masuk secara reguler di Tim A karena kalah bersaing. Sehingga sementara ini, ia diketahui berlatih bersama Tim B Suwon.

Meskipun begitu, ia dan pejabat Suwon FC lainnya menilai suami Azizah Salsha itu tetap rajin berlatih hanya saja performanya masih dianggap kurang maksimal.

“Arhan tetap rajin berlatih,” tegas sumber tersebut.

Penilaian lain yang ditengarai membuat pemain yang terkenal dengan lemparan kedalamnya itu belum mendapat tempat reguler di tim utama adalah karena posisinya di timnas Indonesia sendiri juga mulai tergeser.

Dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia Putaran Ketiga Zona Asia, Arhan tidak bermain saat Indonesia menghadapi Arab Saudi dan masuk sebagai pengganti pada menit 80 saat melawan Australia.

Sebenarnya tidak bisa dipungkiri bahwa kedatangan Arhan di Suwon FC berdampak positif, antara lain penonton pertandingan klub tersebut semakin bertambah.

Sayangnya, hal itu tidak berlangsung lama, karena Arhan seringkali tidak dimainkan, sehingga penonton asal Indonesia pun juga turut berkurang.

“Setelah merekrut Arhan, banyak fans Indonesia yang datang ke stadion, tapi karena dia tidak bisa bermain secara reguler, jumlah fans Indonesia juga berkurang banyak,” ujar salah satu petinggi Suwon FC lainnya.

Pratama Arhan mencuri perhatian saat ia bermain untuk PSIS Semarang pada musim 2021/2022. Berposisi sebagai bek kiri, ia mencetak dua gol ketika berlaga di Piala Menpora.

Lalu pada musim tersebut, ia memainkan sembilan pertandingan untuk PSIS di Liga 1 namun tidak mencetak gol. Pada 2022 hingga 2023 Arhan pindah ke klub asal Jepang Tokyo Verdy.

Semusim berikutnya pemain binaan PSIS itu dikontrak oleh klub Liga Korea Selatan, Suwon FC. Sejauh ini, ia baru bermain satu pertandingan di klub yang identik dengan warna biru muda tersebut. (*)

Keputusan Pertemuan dengan Prabowo Tergantung Sikap Megawati

0
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan pidato politik di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (22/8). (Ridwan)

batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menyatakan, keputusan untuk bertemu dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto tergantung sikap Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ia mengaku, belum mengetahui kapan pertemuan itu dapat terealisasi.

“Sampai saat ini, saya harus jujur. Sampai kemarin, tadi saya juga bicara-bicara sama Bung Ronny dengan teman-teman, belum ada,” kata Eriko di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).

Eriko menyebut, pertemuan dengan Prabowo merupakan hak prerogatif Megawati. “Itu adalah hak prerogatif kebijaksanaan dari Ibu Ketua Umum. Kita tunggu bersama saja,” ucap Eriko.

Eriko enggan berandai-andai rencana pertemuan itu menandakan bahwa PDIP akan bergabung ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Secara ketentuan hukum tidak ada yang namanya koalisi dan oposisi,” jelas Eriko.

Lebih lanjut, Eriko mengajak semua pihak menunggu perkembangan terkait pertemuan itu. Namun, ia memastikan hubungan Megawati dengan Prabowo tidak ada masalah.

“Kalau secara pribadi, saya tahu persis Ibu Ketua Umum dengan Pak Prabowo itu sangat dekat. Bahkan bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa pada saat kepulangan Pak Prabowo juga, kan, pada saat zaman Ibu Mega, pemerintahan. Artinya di sini, mari kita tunggu,” pungkasnya. (*)

Lawatan Kerja ke Australia, BP Bintan Tawarkan Industri Halal ke Investor Asing

0
Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik

batampos– Badan Pengusahaan (BP) Bintan menawarkan industri halal kepada investor asing. Hal ini dilakukan saat melakukan pertemuan dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Australia, baru-baru ini.

“Kita lagi mau kerjasamakan mengenai halal hub, industri halal,” ungkap Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik.

Selain industri halal, Farid mengatakan, BP Bintan akan mengundang sejumlah investor asal Australia ke Kabupaten Bintan.

“Kita juga mau menawarkan potensi investasi di sektor industri lainnya, jadi mereka akan kita undang ke Bintan,” katanya.

BACA JUGA: Farid Irfan Sidik jadi Kepala BP Kawasan Bintan, Sahri dan Moejib Dilantik Jadi Anggota BP Kawasan Bintan

Dalam lawatan kerja bersama stakholder, Farid menyebut, pihaknya menghadiri pelatihan yang digelar di universitas di Australia.

“Ada pelatihan di sana, nah di dalam pelatihan itu kita membahas sebuah konsep, kalau di sini kerja sama antara pemerintah dan swasta,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) telah mengembangkan kluster industri halal.

Salah satu tenant industri halal di kawasan industri di Lobam tersebut adalah PT. Bionesia Organic Food (BOF) yang memproduksi olahan kelapa dan mengekspor ke pasar mancanegara. (*)

Reporter: Slamet

Pemko Batam Pastikan Distribusi Gas Lancar, Masyarakat Diminta Lebih Bijak dan Tidak Panic Buying

0
Pemko Gelar Rapat Koordinasi 1 F Cecep Mulyana scaled e1727367588541
Pjs Walikota Batam Andi Agung memipin rapat koordinasi terkait langkah kongkrit penyelesaian kelangkaan gas 3 kg dan penyelesaian dampak cuaca ekstrem di kantor Pemko Batam, Kamis (26/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam menggelar rapat koordinasi bersama Disperindag Kota Batam, Pertamina dan stakeholder Forkopimda Kota Batam untuk membahas solusi atas kelangkaan gas 3 kilogram yang terjadi di beberapa wilayah.

Pjs Walikota Batam, Andi Agung menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti permasalahan ini agar tidak terulang dan memastikan pasokan gas berjalan lancar ke masyarakat.

“Mengenai kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dan kita bersama mencari solusi menindaklanjuti bersama Disperindag dan stakeholder atas persoalan tersebut,” kata Andi Agung, Kamis (26/9).

Baca Juga: Pasokan Gas Melon Lancar, Pangkalan Masih Kewalahan dengan Banyaknya Kebutuhan Masyarakat

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Batam, Gustian Riau menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi ke 2.400 pangkalan gas di Batam.

“Kelangkaan gas bukan disebabkan oleh kurangnya stok, melainkan cepat habisnya pasokan di lapangan. Untuk mengatasi situasi ini, operasi pasar dan penambahan kuota gas di pangkalan telah dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata dia.

Gustian menambahkan bahwa saat ini semua pangkalan gas telah terisi penuh dan meminta masyarakat untuk menghindari panic buying.

“Penggunaan satu tabung gas elpiji bisa bertahan hingga dua minggu, jadi belilah sesuai kebutuhan,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan melalui pemberitahuan agar pangkalan tidak menjual gas elpiji di luar prosedur yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Tunggakan Pajak Batam Capai Rp1,5 Miliar, Bapenda Pasang Spanduk Teguran

“Jika masih ditemukan pengecer yang melanggar, masyarakat diminta melaporkannya ke pihak berwajib,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Pemko Batam berupaya memastikan distribusi gas elpiji berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang ada demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami terus berupaya dan memastikan distribusi gas elpiji di kota Batam berjalan lancar smapia ke masyarakat,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Update Ranking BWF: Ganda Baru Melesat 30 Tingkat, Indonesia Punya 7 Tunggal Putri di 100 Besar

0
Pasangan ganda putra Leo/Bagas mengunci tiket semifinal Hongkong Open 2024 usai menang di perempat final. (Dok PBSI)

batampos – Update ranking BWF terbaru pekan ini kembali menunjukkan perubahan signifikan dari para atlet Indonesia. Khususnya Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang rankingnya naik 30 tingkat dan sektor tunggal putri kini punya tujuh pemain yang masuk 100 besar dunia.

Perubahan ranking BWF terjadi setelah hasil sejumlah turnamen pekan lalu. Khususnya pasca BWF World Tour Super 1000 China Open 2024 dan turnamen Petronas Malaysia International Challenge (IC) 2024 pada 17-24 September kemarin.

Pada China Open 2024, Indonesia sebenarnya pulang tanpa gelar. Bahkan tak punya satupun wakil di laga final. Capaian terbaik hanyalah semifinal yang ditorehkan oleh Fikri/Daniel, Jonatan Christie, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Pun begitu, peningkatan peringkat tetap diperoleh ketiga pasangan. Khususnya Fikri/Daniel mengingat China Open 2024 adalah turnamen S1000 dan posisi mereka sebelumnya adalah 88.

Berkat kelolosan ke semifinal, ranking BWF Fikri/Daniel melesat 30 tingkat. Mereka kini menempati posisi ke-58 dunia berkat konsistensi apik dalam empat turnamen yang diikuti.

Fikri/Daniel memang baru berpasangan kurang lebih sebulan. Turnamen pun baru empat yang diikuti. Tapi mereka berhasil melaju sampai semifinal tiga kali dan sekali perempat final.

Posisi Fikri/Daniel hanya beda setingkat dengan rekannya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang naik 18 tingkat. Kebetulan nasib mereka juga nyaris serupa yakni baru berpasangan sebulan dan telah mencapai tiga semifinal dan sekali perempat final.

“Kami akan berusaha lagi ke depannya. Hasil semifinal Super 1000 patut disyukuri, penting untuk ranking kami,” kata Daniel saat terhenti di babak semifinal China Open 2024 beberapa hari lalu.

Kemudian untuk Jonatan Christie, dia berhasil naik satu tingkat alias kembali ke posisi tujuh berkat melangkah ke semifinal China Open 2024. Dia sebelumnya nyaris tergusur gara-gara rentetan hasil buruk yang diraih di Olimpiade Paris 2024 dan absen di beberapa turnamen besar.

Adapun Dejan/Gloria, kembali menunjukkan tren positif. Setelah sempat kesulitan naik peringkat karena tak konsisten, mereka akhirnya bisa mencapai semifinal turnamen BWF World Tour S1000 lagi. China Open 2024 jadi turnamen level S1000 kedua mereka lolos semifinal setelah sebelumnya di Malaysia Open 2023.

Keberhasilan Dejan/Gloria menembus semifinal membuat mereka kini perlahan menyodok ke papan atas dalam ranking BWF. Berdasarkan update terbaru pekan ini, Dejan/Gloria menaiki lima anak tangga untuk ke posisi 11. Ranking 10 besar semakin dekat diraih.

Torehan tak kalah membanggakan lain dicapai oleh sektor tunggal putri. Untuk pertama kalinya, seluruh pemain Pelatnas PBSI kategori utama berhasil merangsek ke 100 besar.

Mereka adalah Gregoria Mariska Tunjung di urutan ke-8, Putri Kusuma Wardani (24), Ester Nurumi Tri Wardoyo (30), Komang Ayu Cahya Dewi (42), Ruzana (80), Chiara Marvella Handoyo (88), dan Mutiara Ayu Puspitasari (98). Tiga nama terakhir mengalami peningkatan berkat hasil apik di Petronas Malaysia International Challenge (IC) 2024.

Ruzana jadi yang tertinggi dengan menjadi runner-up. Sementara Chiara Marvella dan Mutiara Ayu melaju hingga semifinal. Capaian apik itu membuat sang pelatih Indra Widjaja bangga.

“Satu demi satu kalian secara bergantian naik ke podium sebagai runner-up dan juara di turnamen-turnamen,” kata Indra Widjaja dalam akun Instagram pribadinya.

Menurut Indra Widjaja, apa yang dicapai anak asuhnya tidak mudah. Butuh proses lama dan panjang untuk bisa mencapai dan berada di titik ini.

“Saya pribadi sangat bangga selama hampir tahun ini, kemajuan prestasi kalian hingga world ranking kalian semua sudah mencapai World Top 100,” tuturnya.

“Ini prestasi yang membanggaka. Di mana setelah sekian tahun sebelumnya, belum pernah semua WS utama berada di top 100 dalam world ranking,” pungkas Indra.(*)

Wanita Hamil dan Suaminya Jualan Sabu di Batam, Divonis Hukuman Berbeda

0
image0 4 1 scaled e1727366829213
Nurhayati bersama suaminya usai menjalani sidang di PN Batam, Kamis (26/9). F.Yashinta

batampos – Nurhayati, wanita muda yang tengah berbadan dua terbukti menjual paketan sabu. Karena perbuataannya itu, majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan pidana terhadap Nurhayati dengan 6 tahun penjara.

Tak hanya Nurhayati, majelis hakim juga menjatuhkan pidana terhadap Mahendra, suami Nurhayati dengan 13 tahun penjara. Mahendra dinilai sebagai pemilik narkotika jenis sabu 200 gram.

Selain suami istri itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana terhadap Azis Wildan dengan 7 tahun penjara, karena terbukti sebagai pembeli sabu dari Nurhayati.

Vonis hukuman terhadap ketiganya dibacakan langsung oleh majelis hakim Benny Dharma Yoga didepan pengunjung sidang, Kamis (26/9). Ketiganya terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 UU Narkotikan Nomor 35 Tahun 2009.

Baca Juga: Mobil Pengusaha Dibobol, Uang Rp 800 Juta Raib

“Perbuataan para terdakwa tak ada alasaan pemaaf dan pembenar, sehingga sudah seharusnya dihukum sesuai dengan perbuataanya,” ujar hakim Benny.

Menurut Benny, hal memberatkan perbuataan ketiga terdakwa tidak mengikuti pemerintah dalam hal pemberantasaan narkotika. Sedangkan hal meringankan terdakwa merasa bersalah, terkhusus bagi Nurhayati karena tengah berbadan dua.

“Menjatuhkan pidana terhadap Mahendra dengan 13 tahun penjara, menjatuhkan pidana terhadap Azis Wildan dengan 7 tahun penjara dan Nurhayati dengan 6 tahun penjara. Hukuman itu dikurangi dengan selama terdakwa ditahan,” jelas Benny.

Tak hanya hukuman pidana pokok, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda untuk masing-masing terdakwa dengan Rp 4,75 miliar. Yang apabila denda tak dibayar diganti dengan 6 bulan penjara.

Baca Juga: Terbukti Setubuhi Anak Tiri, Agus Divonis 13 Tahun

Atas vonis hukuman itu, ketiga terdakwa melalui penasehat hukum dari LBH Suara Keadilan minta waktu untuk pikir-pikir. Majelis hakim pun memberi waktu satu minggu.

“Kami pikir-pikir yang mulia,” ujar penasehat hukum terdakwa Lisman.

Sebelumnya, Mahendra dan Nurhayati, suami istri yang menetap di sebuah hotel Kawasan Bengkong nekat menjual narkotika jenis sabu. Mirisnya, saat itu Nurhayati tengah berbadan dua alias hamil.

Kemarin, keduanya menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Pasangan suami istri ini dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan terancam hukuman mati. Ketiganya pun didampingi penasehat hukum dari LBH Suara Keadilan.

Pengangkapan pasangan ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat akan adanya transaksi narkoba di kawasan Batu Seilicin Lubukbaja. Dimana disebutkan ciri-ciri penjual merupakan seorang wanita di sebuah warung ayam penyet.

Baca Juga: Warga Tangkap Terduga Perampok di Batam yang Kabur ke Tanjungpinang

Tak sampai disitu, polisi kemudian melakukan pengembangan yang ternyata barang haram tersebut berasal dari sang suami, Mahendra. Yabg ternyata dari dalam lemari pakaian ditemukan 200 gram sabu. Sabu itu menurut Mahendra didapat dari Oji yang saat ini berstatus DPO.

Saat proses penangkapan pasangan suami istri itu, tiba-tiba datang Wildan yang hendak mengambil pesanan sabu. Alhasil polisi mengamankan tiga orang dari lokasi tersebut. (*)

 

 

Reporter: Yashinta

Barcelona Resmi Koleksi 6.500 Gol di La Liga

0
Lamine Yamal pada pertandingan Barcelona melawan AS Monaco di Liga Champions, Jumat (20/9) dini hari. (fcbarcelona.com)

batampos – Kemenangan Barcelona 1-0 atas Getafe, Kamis (26/9) dini hari, membuat jumlah gol mereka di Liga Spanyol La Liga mencapai 6.500 gol. Jumlah gol itu digapai lebih cepat dari sang rival, Real Madrid, dikutip dari Antara.

“Sebanyak 6.500 gol itu datang dari 3.035 pertandingan di liga dengan rata-rata 2,14 gol per laga,” tulis Barcelona dalam laman resminya.

Menurut mereka, jumlah itu belum terlampaui Real Madrid yang baru mengumpulkan 6.499 gol.

Ribuan gol Barcelona membawa klub berjuluk Blaugrana itu meraih 1.766 kemenangan, 613 seri dan 656 kekalahan.

Sepanjang gol-gol itu tercipta, Barcelona hanya kebobolan 3.362 gol atau sekitar 51,7 persen dari total gol yang dilesakkan ke gawang lawan.

Adapun gol ke-6.500 Barcelona dihadirkan oleh Robert Lewandowski yang membuat satu-satunya gol pada laga kontra Getafe.

Kemenangan itu membuat Barcelona belum tergoyahkan dari posisi pertama La Liga 2024-2025 lantaran menyapu bersih tujuh laga dengan kemenangan (21 poin).

Barcelona didirikan pada 29 November 1899 atau sekitar 124 tahun yang lalu. Dalam prosesnya, Barcelona sukses meraup lima trofi juara Liga Champions, lima Piala Super UEFA, tiga trofi juara Piala Dunia Antarklub FIFA, 27 trofi juara La Liga, 31 trofi juara Copa del Rey, 14 kali trofi juara Piala Super Spanyol dan puluhan trofi kampiun lainnya.

Pencetak gol terbanyak Barcelona sepanjang sejarah masih dipegang oleh Lionel Messi dengan 672 gol, sementara di urutan terbanyak kedua ada Paulino Alcantara dengan 395 gol.

Baca Juga: Bangkit dari Keterpurukan! 7 Weton ini Sering Dianggap Rendah Namun Berhasil Menjadi Sukses dan Kaya Raya Menurut Primbon Jawa

Di La Liga, Messi pun menjadi pemain tersubur Barcelona sampai saat ini dengan total membuat 474 gol yang dibuatnya pada tahun 2004-2021.

Lionel Messi juga berstatus sebagai pemain Barcelona dengan penampilan terbanyak yaitu 778 kali di semua kompetisi. (*)