Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 2680

Hutan Bakau Dibabat, Lokasi Resapan Air dan Sungai Terancam Hilang

0
IMG 20240927 120129 scaled
Penimbunan dan pengrusakan hutan bakau di kawasan pesisir pantai Marina. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aktifitas penimbunan dan pengerusakan hutan bakau semakin masif di kota Batam. Kawasan hutan bakau dan lokasi resapan air di gundul dan ditimbun untuk pembangunan property.

Kawasan pesisir pantai Marina misalkan, nyaris tak ada lagi hutan bakau yang tersisa. Masifnya pembangunan di wilayah pesisir telah merusak dan menghilangkan puluhan hektare hutan bakau. Padahal kawasan ini merupakan lokasi resapan dan aliran air ke perairan Marina.

Masyarakat yang berdiam di wilayah Marina resah, karena maraknya proyek reklamasi tersebut karena dampaknya mulai terasa hingga saat ini. Setiap kali hujan pemukiman dan ruas jalan selalu terendam banjir. Dalam sepekan terakhir ini sudah dua kali banjir besar di wilayah Marina. Akses jalan ke pemukiman warga lumpuh karena banjir tadi.

“Danau ditimbun, sungai dipersempit, hutan bakau dibabat, memang sudah rusak berat kawasan resapan air dan sungai di Marina ini. Kita tak melarang pembangunan, tapi tolong perhatikan dampak lingkungan nya,” ujar Hendrik, warga perumahan Benih Raya, Marina yang selama ini bermasalah dengan masalah banjir.

Pantauan di lapangan, kawasan pesisir pantai Marina mulai dari kawasan perhotelan hingga samping gedung Bapelkes sudah banyak yang ditimbun. Lahan hutan bakau sudah dipagar untuk proyek pematangan lahan.

Salah satu proyek pematangan lahan menimbulkan hutan bakau yang tengah berjalan adalah lokasi hutan bakau di dekat Jembatan Marina. Separuh hutan bakau yang tersisa dari proyek pematangan lahan sebelumnya sudah dibabat. Lahan resapan air dan sungai ini rencananya akan timbun untuk pembangunan property.

“Sudah mau lima bulan mereka bersihkan hutan bakau itu. Mau ditimbun katanya untuk pembangunan, ” ujar Fajar, warga Marina.

Lurah Tanjungriau Syamsuddin saat dikonfirmasi mengaku, tidak ada pemberitahuan dari pihak manapun terkait proyek reklamasi tersebut.

“Iya itu memang jadi perhatian kami juga. Beberapa kali kami ke sana, tidak bisa jumpa dengan pihak yang bertanggungjawab. Itu memang agak riskan karena lokasi resapan air dan sungai. Kami masih koordinasi dengan pihak terkait masalah reklamasi yang dekat jembatan itu, ” ujar Syamsuddin.

Pihak PSDKP Batam sebelumnya mengakui perambatan hutan bakau terus berjalan hingga kini. Ini jadi perhatian karena akan berdampak dengan ekosistem laut. Imbas dari pengerusakan hutan mangrove ini tidak saja pada kehilangan kawasan hutan mangrove saja tapi juga pada ekosistem dan ancaman abrasi.

Untuk itu perlu ada penyetaraan aturan tentang hutan mangrove ini antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Satu sisi KKP dalam undang-undang kelautan dan perikanan nomor 1 tahun 2014 mengatur tidak boleh ada pemanfaatan hutan mangrove yang mengakibatkan kerusakan ekosistem dan lingkungan sekitar, di sisi lain ada undang-undang kehutanan yang menyebut kawasan mangrove bukan kategori ekosistem sebagai pohon tegakan bisa dimanfaatkan dengan mengurus perizinan terkait.

“Nah disinilah masalahnya. Ada dualisme aturan yang membuat dilema. Satu pihak kita melarang, satu lagi memperbolehkan dengan perizinan yang sesuai. Perlu ada penyelarasan aturan ini,” ujar Turman.

Sementara pihak KLHK saat dicoba konfirmasi belum memberikan penjelasan terkait masifnya aktivitas reklamasi di kota Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Zul, Korban Kebakaran Akhirnya Jalani Operasi

0
Kapolsek Tebing AKP S Binsar Samosir meninjau lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Harjosari. f.sandi

batampos– Zul Fikri, yang mengalami luka bakar akibat kebakaran yang terjadi di rumah kediamannya pada Kamis (26/9) masih dalam perawatan di RSUD M Sani. Tindakan medis juga sudah dilakukan pihak rumah sakit.

Kabid Pelayanan RSUD M Sani yang dikonfirmasi Batam Pos, Jumat (27/9) mengatakan, dari hasil petugas kesehatan yang diterimanya korban kebakaran sudah diambil tindakan operasi pada hari yang sama ke rumah sakit.

BACA JUGA: Simulasi Penanganan Bencana Kebakaran di SMPN 1 Bintan, Dua Pelajar Terjebak di Lantai Dua Sekolah

”Luka bakar yang dialami pasien sudah diambil tindakan operasi oleh dokter Pasca operasi kondisi pasien saat ini dalam perbaikan.stabil, sadar serta makan dan minum juga mau. Demikian informasi sementara yang bisa kita sampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tebing, AKP S Binsar Samosir secara terpisah menyebutkan, lokasi rumah yang terbakar masih terpasang garis polisi, karena penyelidikan masih berjalan. ”Polisi masih melakukan penyelidikan, khususnya untuk memastikan penyebab kebakaran,” ungkapnya.

Makanya, tambah Binsar, garis polisi belum dilepas dari TKP rumah yang terbakar. Selain itu, korban kebakaran yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit belum bisa diminta keterangan secara detil.

”Korban mengalami luka bakar cukup parah, sehingga penyidik polisi belum bisa meminta keterangan lengkap tentang kebakaran. Baru sedikit keterangan ketika hari kejadian kebakaran,” jelas Kapolsek.

Sesuai berita di Batam Pos, satu rumah di Perumahan Harapan Baru 3 Blok B nomor 5 RT 002/ RW 002 Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun terbakar dan pemiliknya, Zul Fikri mengalami luka bakar 80 persen.

Penyebab kebakaran sementara diduga dari bocornya selang gas LPG yang terpasang di kompor yang ada di dalam rumah. Saat kejadian, korban berada di dalam kamar. Ketika akan menghidupkan korek api untuk merokok api langsung menyambar tubuhnya dan juga terdengar suara ledakan.

Korban yang sendirian di rumah berusaha memadamkan api dengan cara ke kamar mandi, namun api tidak berhasil dipadamkan. Pada saat akan keluar rumah, pintu keluar sulit untuk dibuka. Tapi, korban tetap dapat keluar setelah membuka paksa pintu rumah. Di dalam rumah ditemukan 9 tabung gas LPG berbagai ukuran. (*)

Reporter: Sandi

Liburan Tenang di Batam: Eksplorasi Keindahan Alam dan Sajian Kuliner

0
bad2f33f 9e35 401d a11b 09bee1a567d2 e1651673201808
Warga Batam saat berlibur ke Pantai Vio vio

batampos – Bagi mereka yang ingin mencari pelarian dari rutinitas kerja dan hiruk pikuk kota, Batam menawarkan banyak lokasi wisata menarik, bahkan tersembunyi atau “hidden gem” yang dapat menjadi pilihan ideal untuk berlibur di akhir pekan.

Selain wisata alam yang menakjubkan, Batam juga menyuguhkan sejumlah destinasi kuliner yang jarang diketahui wisatawan namun wajib dicoba. Berikut adalah beberapa objek wisata di Batam yang layak dikunjungi untuk bersantai sambil menikmati sajian kuliner khas.

Wisata Alam

Batam terkenal dengan wisata bahari yang menawan. Tak sedikit pantai yang jadi sasaran wisatawan. Kami, Batam Pos, merangkum beberapa pantai yang patut untuk Anda kunjungi.

Pantai Viovio

Terletak di Pulau Galang, menyajikan suasana tenang yang berbeda dari pantai-pantai populer di Batam.

Dengan pasir putih dan air laut yang jernih, pantai ini menjadi destinasi ideal bagi masyarakat Batam yang ingin melepas lelah sambil menikmati pemandangan sunset yang indah. Pengunjung juga bisa mencoba ayunan pantai yang ikonik untuk berfoto.

Pulau Mubud

Pulau kecil yang terletak di selatan Pulau Batam ini adalah salah satu surga tersembunyi bagi pecinta pantai dan ketenangan.

Dengan pasir putih lembut dan air laut yang jernih, Pulau Mubut menawarkan suasana yang lebih privat dibandingkan destinasi wisata lain. Pulau ini sangat cocok untuk mereka yang ingin beristirahat jauh dari keramaian dan menikmati alam yang masih asri.

Air Terjun Telaga Bidadari

Tersembunyi di hutan tropis di kawasan Tiban, Telaga Bidadari menawarkan ketenangan dengan pemandangan air terjun yang jernih dan alam yang masih alami.

Pengunjung perlu melakukan trekking ringan untuk mencapai tempat ini. Setelah sampai, suasana damai dan sejuk akan membuat rasa lelah langsung hilang. Cocok untuk Anda yang ingin menyatu dengan alam, serta berelaksasi.

Wisata Kuliner

Selain wisata alam, Batam juga terkenal dengan makanannya. Bagi pecinta kuliner, Anda perlu kiranya mencoba beberapa rekomendasi panganan yang kami sarankan.

Mie Tarempa

Salah satu kuliner khas Kepri yang ada di Batam, patut dicoba. Terdiri dari mie tebal yang disajikan dengan kuah kecap manis dan potongan ikan laut, makanan ini memiliki cita rasa gurih yang khas.

Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah di warung-warung kecil di sejumlah wilayah di Batam, yang menawarkan suasana lokal yang autentik.

Kampung Oleh-Oleh

Terletak di kawasan Bengkong dan tersedia di Mega Mall Batam. Kampung Oleh-Oleh ini menawarkan berbagai makanan tradisional Batam yang bisa dinikmati di tempat atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Beberapa di antaranya adalah Luti Gendang, roti goreng berisi abon ikan yang gurih dan sedikit punya cita rasa manis.

Sup Ikan Yong Kee

Salah satu hidden gem kuliner yang wajib dikunjungi di Batam adalah Sup Ikan Yong Kee.

Tempat makan ini terkenal dengan sup ikan yang lezat dan segar. Menggunakan ikan tenggiri pilihan yang dimasak dengan bumbu khas. Rasa kuah yang segar dan kaya akan rempah membuat sup ikan jadi kuliner yang populer di kalangan warga lokal.

Salah satu pemuda yang berencana menjelajahi hidden gem Batam, Ibnu (27), mengungkapkan antusiasmenya. “Saya sudah lama tahu soal keindahan Pulau Mubut dan Pantai Viovio, dan minggu ini saya akan ke sana lagi untuk mencari suasana baru,” ujar Ibnu.

Baca Juga: Antusiasme Tinggi, Adhyaksa Runners Fun Run Batam Tambah 1.000 Slot Peserta

Dengan kombinasi wisata alam yang tenang dan kuliner lokal yang menggugah selera, hidden gem di Batam menjadi pilihan ideal bagi siapa saja yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan pengalaman baru.

Tempat-tempat ini tidak hanya menawarkan pelarian dari kepenatan bekerja, tetapi juga menyajikan keindahan yang belum banyak diketahui wisatawan. (*)

 

Reporter: Arjuna

Terlibat Kasus Narkoba, Artis AA Ditangkap Polisi

0
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi saat ditemui awak media. (Antara)

batampos – Seorang pemeran film berinisial AA diamankan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat. AA diduga melakukan penyalahgunaan narkoba. Penangkapan ini menjadi sorotan publik mengingat AA dikenal telah lama berkecimpung di dunia hiburan sejak 2007 hingga 2024.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Saat ini penyidikan masih berlangsung.

“Ya benar seorang pemeran film berinisial AA kami amankan terkait penyalahgunaan narkotika,” ujar Syahduddi, Sabtu (28/9).

Sementara, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Chandra Mata Rohansyah menjelaskan, AA saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“AA kami amankan pada Kamis malam, 26 September 2024. Mohon waktu, kami masih mendalami kasus ini lebih lanjut,” kata Chandra. (*)

REI Expo Targetkan Transaksi Rp 88 Miliar

0
image1 1 scaled e1727493532938
REI Expo di Grand Batam Mall Lubukbaja.

batampos– Real Estate Indonesia (REI) Batam menggelar REI Expo di Grand Batam Mall, Lubukbaja, dengan melibatkan 24 stand terdiri dari 15 developer, Bank BTN, Bank Syariah, Mandiri serta didukung BPJS Ketenagakerjaan. REI Batam menargetkan transaksi penjualan sebesar Rp 88 miliar pada expo ini.

“Di tahun ini kami menargetkan Rp 88 miliar, naik Rp 5 miliar dari periode sebelumnya, hal ini juga didukung dengan gairah properti di Batam semakin membaik dari tahun ke tahun,” kata Ketua DPD REI Batam, Robinson Tan, Jumat (27/9).

Ia menyebutkan berlalunya masa pandemi Covid-19 sudah terlihat dari angka pertumbuhan properti di Batam. Meski tidak memiliki angka pasti karena tidak ada pelaporan, namun dari perbankan bisa memberikan data secara pasti.

Baca Juga: Kondisi Terkini Pasar Wan Sri Beni yang Tak Kunjung Difungsikan

“Perbankan itu lebih pasti karena ada program KPR itu dan bisa mencerminkan jumlah pertumbuhannya,” ujarnya.

Kemudian dari pertumbuhan industri baik itu manufaktur dan perkapalan itu terus tumbuh dan hal ini berdampak pada sektor properti.

“Industri tumbuh pasti efek dominonya ke lapangan kerja bertambah dan kekuatan daya beli properti juga bertambah,” ujarnya.

Pertumbuhan penduduk di Kota Batam yang signifikan dari tahun ke tahun menciptakan penjualan atau pembeli rumah persentasenya sekitar 10 sampai 15 persen.

Baca Juga: Dishub Batam Siap Anggarkan 620 Set Atribut untuk Juru Parkir di APBD 2025

Sementara di apartemen belum terlihat secara signifikan ada pertumbuhan namun dilihat dari pembangunan saat ini mestinya meningkat.

“Pembangunan perumahan menengah atas ikut tumbuh. Untuk daya beli pun meningkat diangka 10 sampai 15 persen,” kata dia.

Ia menyebut harga properti pada saat Covid-19 itu menurun namun pasca pemulihan menanjak cepat artinya nilai jual properti meningkat saat ini.

Dengan dukungan dari regulasi yang jelas, REI Batam berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pasar ini.

“Responnya sangat bagus dan ini merupakan peluang besar untuk pasar properti Batam,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Longsor di Kabupaten Solok, 11 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

0
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban dari lokasi longsor di Kabupaten Solok. (Dok. Basarnas)

batampos – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang Abdul Malik memperbarui informasi mengenai bencana longsor yang terjadi di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Berdasar laporan yang dia terima pada Sabtu pagi (28/9), jumlah total korban saat ini mencapai 25 orang. Sebelas di antaranya meninggal dunia.

Keterangan tersebut disampaikan secara langsung oleh Abdul melalui rekaman video yang diterima oleh JawaPos.com.

”Dapat kami informasikan pagi hari ini bahwa longsor yang terjadi di Kecamatan Hiliran Gumanti di Sungai Abu, Kabupaten Solok, sampai pagi hari ini data korban yang sudah sampai di posko berjumlah 23 orang,” terang dia.

Abdul menyampaikan bahwa 23 orang itu terdiri atas sebelas korban yang sudah dinyatakan meninggal dunia serta 12 korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Dia memastikan bahwa seluruh korban selamat sudah dalam penanganan petugas medis.

”Dan untuk di lokasi saat ini masih dilakukan evakuasi dua orang korban. Jadi, total korban masih berjumlah 25 orang,” imbuhnya.

Berdasar informasi yang diterima dari Kantor SAR setempat, salah satu kendala Operasi SAR di lokasi kejadian adalah medan dan jarak tempuh. Untuk mencapai lokasi kejadian butuh waktu lebih kurang empat jam dengan berjalan kaki dari Posko Wali Nagari. Selain itu, di lokasi kejadian juga belum ada sinyal masuk, sehingga menjadi kendala komunikasi. (*)

Kondisi Terkini Pasar Wan Sri Beni yang Tak Kunjung Difungsikan

0
pasar
Pasar Rakyat Wan Sri Beni yang berada di Marina, Tanjungriau, Sekupang tidak kunjung digunakan dan terbengkalai. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Pasar Wan Sri Beni yang dibangun oleh Kementerian Perdagangan RI di kawasan Marina kondisinya semakin memprihatinkan. Pasar yang sudah rampung dibangun sejak tahun 2019 lalu ini belum juga difungsikan hingga saat ini.

Pantauan Batam Pos di lapangan, Jumat (21/9), semak belukar yang mengelilingi pasar semakin tinggi. Akses jalan masuk yang masih berupa jalan tanah pun dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga. Kondisi bangunan dan lapak pasar pun sudah banyak yang rusak.

“Belum ada tindak lanjut sampai sekarang. Begini terus sejak selesai dibangun. Potong rumput saja tak ada. Memang tak diurus lagi bangunan pasar itu. Sayang, padahal anggaran bangunnya besar (milyaran rupiah),”ujar Damsik, warga Marina yang dijumpai di dekat lokasi pasar.

Baca Juga: Dishub Batam Siap Anggarkan 620 Set Atribut untuk Juru Parkir di APBD 2025

Padahal pasar ini, kata Damsik, sangat dinantikan masyarakat di sana karena lokasinya cukup strategis. Tak jauh dari jalan raya dan berada di dekat pemukiman padat. Pasar ini juga bisa jadi solusi untuk menertibkan pasar kaget yang menjamur di pinggir jalan di sekitar wilayah Marina, Basecamp dan Tanjunguncang.

“Pemerintah sepertinya hanya mau buang anggaran saja dengan proyek pasar seperti ini. Sudah dua kali di Marina ini pasar dibuka tapi gagal semua. Pasar TPID Dreamland sudah tutup. Pasar yang memang dibangun pemerintah ini pun tak juga digunakan,” kata Damsik lagi.

Lurah Tanjungriau Syamsuddin mengaku sudah menyampaikan semua permintaan dan keluhan masyarakat di sana terkait keberadaan pasar tersebut ke instansi pemerintah terkait. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam sudah merespon akan segera mengambil alih pasar tersebut. Dia pun berharap agar pasar tersebut juga segera beroperasi.

Baca Juga: Satgas Stunting Batam Temukan Kasus di Batuaji

“Sudah kita sampaikan semua kondisinya dan lagi diproses Disperindag,” ujar Syamsuddin.

Kepala Dinas Perindustrian Kota Batam Gustian Riau sebelumnya menuturkan, pemberesan fasilitas pasar tersebut akan segera dilakukan, sebab pasar ini akan dioperasikan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Jadwal Lengkap Kualifikasi dan Race MotoGP Mandalika 28-29 September 2024

0
Pembalap Ducati Francesco Bagnaia. (MotoGP.com)

batampos – MotoGP Mandalika 2024 kembali hadir dengan balapan yang sangat dinantikan. Sebanyak 22 pembalap reguler dari 11 tim siap beraksi di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Gelaran ini akan berlangsung pada 28 hingga 29 September 2024, dengan babak kualifikasi yang digelar Sabtu (28/9), dan main race pada Minggu (29/9).

Para penggemar balap motor di Indonesia tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk menyaksikan ajang ini secara langsung. Rangkaian balapan MotoGP Mandalika 2024 bisa ditonton melalui siaran langsung di Trans7, dan tersedia juga link live streaming untuk memudahkan penonton mengakses jalannya balapan.

Sejumlah pembalap papan atas telah berada di Lombok sejak awal pekan. Marc Marquez, Jorge Martin, Fabio Quartararo, hingga Francesco Bagnaia adalah beberapa nama besar yang akan tampil di lintasan Mandalika. Mereka sempat menyapa penggemar di Mataram dalam parade yang diadakan pada Rabu (25/9/2024).

Sebelum balapan utama dimulai, para pembalap juga telah mencoba lintasan untuk memahami karakter Sirkuit Mandalika. Bagnaia, yang tahun lalu berhasil memenangkan balapan utama, kali ini berambisi mempertahankan performa terbaiknya demi mendekatkan jarak poin dengan Jorge Martin di klasemen sementara MotoGP 2024.

“Saya fokus pada akhir pekan ini, tahun lalu memang saya menjalani balapan yang bagus sekalipun cuma di hari Minggu,” ungkap dia seperti dikutip dari RRI, Kamis (26/9/2024).

Jorge Martin kini memimpin klasemen dengan total 341 poin. Sementara itu, Bagnaia masih tertinggal 24 poin dari Martin dan bertekad untuk menipiskan jarak. “Dua puluh empat poin itu tidak banyak, tapi juga tidak sedikit, jadi saya mesti agresif di sini. Setelahnya, pada dua balapan berikutnya, mungkin saya akan mengubah strategi,” imbuh Bagnaia.

Bagnaia juga mengungkapkan rasa suka citanya terhadap lintasan Mandalika. Menurutnya, sirkuit ini memiliki keunikan yang bisa dia manfaatkan untuk strategi balapannya.

Sementara itu, Jorge Martin juga optimistis untuk meraih hasil maksimal di seri Mandalika. Rider dari tim Prima Pramac Racing tersebut saat ini memimpin klasemen dan berambisi mempertahankan posisinya dengan penampilan yang apik. Dari 14 balapan yang telah dilalui musim ini, Martin berhasil mengoleksi 341 poin dan 10 kali naik podium, termasuk dua kemenangan.

“Thursday at Mandalika, sampai jumpa,” tulis Martin di akun Instagram pribadinya. Unggahan tersebut menunjukkan betapa dia sangat menantikan balapan di Mandalika yang merupakan salah satu seri paling menarik di kalender MotoGP 2024.

Selain itu, ada juga pembalap lain yang turut menjadi sorotan seperti Marc Marquez yang masih berjuang untuk menemukan performa terbaiknya. Marquez yang beberapa kali mengalami kesulitan di musim ini, berusaha bangkit dan siap memberikan yang terbaik di Mandalika.

Balapan di Sirkuit Mandalika dikenal menantang dengan kombinasi tikungan cepat dan lambat serta trek lurus yang memungkinkan para pembalap untuk memacu motor mereka dengan maksimal.

Dengan cuaca tropis yang cenderung panas, para pembalap dituntut memiliki fisik dan strategi yang matang untuk menghadapi tantangan di sirkuit ini.

Para penonton yang ingin menyaksikan aksi seru ini secara langsung bisa menonton melalui siaran langsung di Trans7. Tak hanya itu, bagi yang tidak bisa menonton di televisi, tersedia pula link live streaming yang memudahkan penggemar untuk mengikuti jalannya balapan.

Untuk kualifikasi yang berlangsung pada Sabtu, 28 September 2024, sesi akan dimulai dengan Free Practice 2 pada pukul 9.10 WIB. Selanjutnya, babak Kualifikasi 1 akan digelar pada pukul 9.50 WIB, disusul dengan Kualifikasi 2 pada pukul 10.15 WIB. Sprint Race akan menjadi penutup di Sabtu dengan waktu pelaksanaan pada pukul 14.00 WIB.

Pada Minggu, 29 September 2024, main race MotoGP Mandalika akan digelar pada pukul 14.00 WIB. Balapan utama ini akan menjadi puncak dari rangkaian MotoGP Mandalika yang penuh aksi.

Jadwal MotoGP Mandalika 2024

Sabtu, 28 September 2024

Free Practice 2: 09.10 – 09.40 WIB

Kualifikasi 1: 09.50 – 10.05 WIB

Kualifikasi 2: 10.15 – 10.30 WIB

Sprint Race: 14.00 WIB

Minggu, 29 September 2024

Main Race: 14.00 WIB

Link Live Streaming MotoGP Mandalika 2024

Bagi penggemar yang ingin menyaksikan MotoGP Mandalika 2024 secara langsung, bisa mengakses link live streaming berikut:

Live Streaming MotoGP Mandalika 2024 melalui Trans7

Tersedia juga di Vision+ dan Vidio

Keseruan balapan di Mandalika tak hanya menarik perhatian dari dalam negeri, tetapi juga menjadi sorotan dunia internasional. Para pembalap terbaik dunia akan memacu adrenalin mereka di salah satu sirkuit terbaik di dunia ini. Jangan lewatkan keseruannya dan pastikan untuk mendukung pembalap favorit Anda. (*)

Dishub Batam Siap Anggarkan 620 Set Atribut untuk Juru Parkir di APBD 2025

0
IMG 20240603 WA0009 e1717433693399
Juru parkir dengan seragam baru. F.Rengga Yuliandra

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam siap menganggarkan sebanyak 620 set atribut juru parkir dan 620 pieces seragam pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.

Kepala Dishub Batam, Salim mengatakan pihaknya telah siap menganggarkan atribut dan seragam jukir untuk diberikan secara menyeluruh sesuai kebutuhan pengelolaan parkir di Kota Batam. Ia menambahkan saat ini, 550 atribut telah didistribusikan kepada juru parkir di beberapa titik.

“Tujuannya agar pengelolaan parkir Kota Batam dapat lebih terbit kami (Dishub) sudah siap menganggarkan di tahun depan, karena saat ini masih ada juru parkir yang belum terdata dan masih mengenakan atribut pakaian baju yang lama dan bahkan tak berseragam,” kata Salim, Jumat (27/9).

Baca Juga: Disdik Batam Akan Bangun Tiga Sekolah Baru, Ini Lokasinya

Dishub Batam berencana untuk tahun 2025 alokasi anggaran khusus untuk pelayanan retribusi parkir berlangganan bagi semua kendaraan dinas, dengan harapan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat. Mengenai kemungkinan integrasi pembayaran pajak kendaraan dengan retribusi parkir.

“Proses tersebut memerlukan waktu dan tahapan yang panjang,” jelasnya.

Sementara itu untuk proyeksi target pendapat parkir di tahun 2025 ditargetkan menjadi Rp 18 miliar. Naik Rp 2 miliar dari tahun 2024 terdiri dari parkir On The Street (OTS)

“Untuk proyeksi target pendapatan tahun 2025 ditargetkan Rp 18 Milyar terdiri dari parkir OTS, parkir mandiri, dan stiker yang terjual,” ujarnya.

Anggota DPRD Kepri, Lik Khai menyoroti pentingnya memperluas sistem parkir berlangganan sebagai langkah preventif terhadap kebocoran pendapatan parkir.

Baca Juga: Masyarakat Berharap Ada Pos Pengamanan di Jalan Seitemiang

“Saya mendorong Dishub untuk mencetak dan menjual lebih banyak stiker parkir berlangganan sebagai solusi yang lebih praktis dan terjangkau,”ujarnya.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, tampaknya masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan sistem parkir di Kota Batam berjalan dengan baik dan efektif. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Pengadilan Lakukan Pemeriksaan TKP Kasus Kematian Vina Cirebon dan Eky

0
PN Cirebon saat melakukan pemeriksaan TKP kematian Vina Cirebon dan Eky, Jumat (27/9). (Fathnur Rohman/Antara)

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Cirebon melakukan pemeriksaan lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus kematian Vina dan Eky. Itu sebagai bagian dari proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh enam terpidana.

Ketua majelis hakim PN Cirebon Arie Ferdian mengatakan, pemeriksaan itu untuk memastikan kesesuaian fakta di lokasi dengan dokumen perkara dari pihak pemohon PK.

”Kami melakukan pemeriksaan untuk memverifikasi fakta di lapangan, bukan untuk menentukan siapa yang benar atau salah,” kata Arie Ferdian seperti dilansir dari Antara di Cirebon.

Dia meminta semua pihak, termasuk kuasa hukum pemohon maupun masyarakat sekitar, untuk tetap menjaga ketertiban selama proses pemeriksaan berlangsung.

Dalam praktiknya, majelis hakim meninjau beberapa TKP pada kasus tersebut seperti mendatangi Jalan Saladara Kota Cirebon hingga Jembatan Fly Over Talun. Kegiatan itu dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB, pada Jumat (27/9).

”Teknisnya, kami yang bertanya, saksi-saksi menjawab. Tidak lebih, tidak kurang,” ujar Arie Ferdian.

Arie menegaskan hasil pemeriksaan setempat ini, nanti menjadi bahan rujukan untuk melihat keabsahan data maupun fakta pada novum yang diserahkan oleh pemohon serta surat dakwaan dari pihak termohon.

Sementara itu Otto Hasibuan, ketua tim kuasa hukum enam terpidana, mengapresiasi majelis hakim PN Cirebon karena sudah mengabulkan permohonan untuk melaksanakan pemeriksaan TKP kematian Vina Cirebon dan Eky.

”Hakim di sini sungguh-sungguh ingin membuka kasus ini dengan sebaik-baiknya,” kata Otto.

Dia mengklaim pemeriksaan lapangan menunjukkan tidak ada saksi yang melihat langsung peristiwa pembunuhan. Sehingga, pihaknya menyimpulkan kejadian pada 2016 itu merupakan kecelakaan lalu lintas.

”Jelas sekali, berdasar pemeriksaan di lokasi, tidak ada satu saksi pun yang melihat adanya pembunuhan, yang dilihat saksi hanya kejadian kecelakaan,” ujar Otto.

Selain itu, pihaknya telah diberikan kesempatan untuk membuka hasil ekstraksi data dari ponsel salah satu teman Vina Cirebon pada sidang lanjutan PK.

Otto menyebut dari proses itu, tidak ada bukti yang mendukung peristiwa pembunuhan seperti yang dituduhkan oleh pihak termohon.

”Kami juga menghitung jarak antara lokasi yang diduga sebagai tempat pembunuhan, yaitu di Jembatan Talun, hingga tempat ditemukannya jenazah di lahan kosong, sekitar 1,2 kilometer. Sangat tidak masuk akal jika korban dipukuli di lokasi tersebut, lalu dibawa sejauh itu dengan motor,” tutur Otto.

Dia menambahkan bahwa argumen tersebut didasarkan pada fakta, yang diperoleh di lapangan dan hasil perhitungan jarak secara rinci.

”Kami berharap majelis hakim mendapatkan keyakinan yang cukup, dan semoga bisa merekomendasikan kepada Mahkamah Agung untuk membebaskan para terdakwa,” ucap Otto. (*)