Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 269

Perampokan Bergaya Hollywood Guncang Italia Selatan, Mobil Uang Diledakkan di Jalan Raya Brindisi–Lecce

0
Tangkapan layar aksi perampokan di Italia bak film-film also Hollywood. (Wanted in Rome).

batampos – Sebuah aksi perampokan nekat yang menyerupai adegan film laga Hollywood menggemparkan Italia selatan. Sebuah video amatir yang viral di media sosial merekam detik-detik penyerangan brutal terhadap mobil pengangkut uang di jalan raya utama Brindisi–Lecce, Senin (9/2) pagi waktu setempat.

Peristiwa dramatis itu terjadi di dekat Tuturano, wilayah pedesaan di Provinsi Brindisi. Sasaran para pelaku adalah kendaraan lapis baja yang tengah mengangkut uang tunai dalam jumlah besar. Aksi penyergapan berlangsung cepat, terencana, dan nyaris tanpa celah.

Sekitar 10 perampok bertopeng, mengenakan jumpsuit hitam-putih, menjalankan skema serangan yang rapi. Mereka menggunakan sejumlah mobil curian untuk menutup total kedua arah jalan raya, membuat lalu lintas lumpuh seketika.

Tak berhenti di situ, kendaraan-kendaraan tersebut kemudian dibakar hingga membentuk “dinding api” yang menghalangi warga sipil maupun patroli polisi mendekati lokasi kejadian. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh.

Dalam hitungan menit, situasi berubah bak medan tempur. Para pelaku meledakkan bagian belakang mobil pengangkut uang menggunakan bahan peledak berkekuatan tinggi, menghancurkan sistem pengaman kendaraan. Ledakan keras disertai kepulan asap tebal terekam jelas dalam video yang kini tersebar luas di berbagai platform digital.

Sejumlah saksi mata menyebut para perampok bersenjata lengkap, termasuk senapan Kalashnikov dan senapan laras panjang. Tembakan dilepaskan ke udara untuk mengintimidasi petugas keamanan serta mencegah siapa pun mendekat.

Meski aksi berlangsung sangat brutal, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas pengawal uang maupun pengguna jalan dilaporkan selamat dari ledakan dan tembakan.

Setelah berhasil menguasai uang tunai—yang nilainya masih dihitung oleh perusahaan keamanan—kelompok bersenjata tersebut melarikan diri menggunakan mobil berkecepatan tinggi ke arah Squinzano, wilayah Lecce. Untuk mengamankan pelarian, mereka menebar paku logam di aspal guna mematahkan upaya pengejaran.

Kepolisian Italia langsung menggelar perburuan besar-besaran dengan mengerahkan helikopter dan menyisir jaringan jalan pedesaan. Namun hingga Senin sore, jejak para pelaku menghilang di kawasan Salento.

Aksi ini menambah daftar panjang perampokan spektakuler di jalan raya Italia dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, perampokan senilai EUR 2 juta terjadi di Calabria pada Desember lalu, disusul pembobolan mobil uang senilai EUR 400 ribu di Abruzzo awal Januari.

Penyidik menduga seluruh kasus tersebut berkaitan dengan jaringan kriminal profesional bergaya paramiliter yang dikenal ahli dalam assalto al portavalori—serangan terhadap kendaraan pengangkut uang. Wilayah Foggia dan Puglia disebut-sebut sebagai basis utama kelompok ini.

Akibat insiden tersebut, jalan raya SS613 ditutup selama beberapa jam untuk keperluan olah tempat kejadian perkara dan pembersihan kendaraan hangus. Aparat juga mengimbau masyarakat bersiap menghadapi peningkatan penjagaan dan pemeriksaan kendaraan di wilayah Puglia dalam beberapa hari ke depan. (*) 

Artikel Perampokan Bergaya Hollywood Guncang Italia Selatan, Mobil Uang Diledakkan di Jalan Raya Brindisi–Lecce pertama kali tampil pada News.

Diplomasi Industri Maritim BP Batam Tembus Eropa

0

batampos — Batam, sebagai kawasan yang berada di jalur pelayaran strategis seperti Selat Malaka, kembali menjadi pusat perhatian pelaku industri maritim dunia di tengah meningkatnya kompetisi global untuk mengamankan posisi dalam rantai pasok internasional.

Memanfaatkan momentum tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis.

Delegasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau, menjalankan pendekatan promosi yang berorientasi pada eksekusi investasi, bukan sekadar pengenalan potensi. Melalui fasilitasi langsung berbasis solusi, BP Batam mendorong dialog investasi menuju tindak lanjut konkret.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Marseille, Dian Kusumaningsih, yang menegaskan dukungan diplomatik terhadap langkah BP Batam dalam memperluas jejaring investasi Indonesia di Eropa. Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status Free Trade Zone, serta transformasi kawasan menuju platform eksekusi industri maritim yang terintegrasi dengan dinamika perdagangan global.

“Di sela Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa,” ujar Fary Djemy Francis.

Pendekatan ini mencerminkan perubahan strategi BP Batam dari promosi berbasis narasi menuju fasilitasi investasi berbasis penyelesaian konkret atas hambatan di lapangan.

Salah satu engagement utama dilakukan bersama Ludovic Renou, Senior Vice President Global Commercial Agencies Network CMA CGM, yang membawahi jaringan komersial global perusahaan di lebih dari 180 negara.

Diskusi membahas perkembangan industri dan logistik Batam, penguatan layanan direct call, serta peluang Batam dalam konteks pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan menuju Asia. Pihak CMA CGM menyampaikan ketertarikan terhadap perkembangan Batam dan menyatakan rencana untuk mengirimkan delegasi guna melakukan pendalaman peluang secara langsung.

Delegasi BP Batam juga memperluas jejaring melalui pertemuan dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP), membuka ruang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan. Agenda kemudian berlanjut di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), yang menyoroti peran diaspora bisnis sebagai penghubung strategis dalam membuka pipeline investasi lintas negara.

Sebagai bagian dari penguatan diplomasi ekonomi, BP Batam melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, H.E. Laurentius Amrih Jinangkung, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya BP Batam dalam meningkatkan engagement dengan investor Eropa serta mendorong percepatan tindak lanjut konkret dari peluang investasi yang telah teridentifikasi.

Rangkaian agenda ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority, salah satu pelabuhan paling maju di dunia, di mana kedua pihak bertukar pandangan mengenai transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem komersial bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dengan sektor industri dan energi.

Port of Rotterdam melihat Batam sebagai kawasan dengan potensi strategis di Selat Malaka, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat serta indikator kepelabuhanan yang menunjukkan tren positif.

Fary Djemy Francis menegaskan bahwa strategi BP Batam kini berfokus pada eksekusi dan kepastian investasi. “Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujarnya. (*)

Artikel Diplomasi Industri Maritim BP Batam Tembus Eropa pertama kali tampil pada Metropolis.

Diplomasi Industri Maritim BP Batam Tembus Eropa

0

batampos — Batam, sebagai kawasan yang berada di jalur pelayaran strategis seperti Selat Malaka, kembali menjadi pusat perhatian pelaku industri maritim dunia di tengah meningkatnya kompetisi global untuk mengamankan posisi dalam rantai pasok internasional.

Memanfaatkan momentum tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis.

Delegasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau, menjalankan pendekatan promosi yang berorientasi pada eksekusi investasi, bukan sekadar pengenalan potensi. Melalui fasilitasi langsung berbasis solusi, BP Batam mendorong dialog investasi menuju tindak lanjut konkret.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Marseille, Dian Kusumaningsih, yang menegaskan dukungan diplomatik terhadap langkah BP Batam dalam memperluas jejaring investasi Indonesia di Eropa. Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status Free Trade Zone, serta transformasi kawasan menuju platform eksekusi industri maritim yang terintegrasi dengan dinamika perdagangan global.

“Di sela Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa,” ujar Fary Djemy Francis.

Pendekatan ini mencerminkan perubahan strategi BP Batam dari promosi berbasis narasi menuju fasilitasi investasi berbasis penyelesaian konkret atas hambatan di lapangan.

Salah satu engagement utama dilakukan bersama Ludovic Renou, Senior Vice President Global Commercial Agencies Network CMA CGM, yang membawahi jaringan komersial global perusahaan di lebih dari 180 negara.

Diskusi membahas perkembangan industri dan logistik Batam, penguatan layanan direct call, serta peluang Batam dalam konteks pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan menuju Asia. Pihak CMA CGM menyampaikan ketertarikan terhadap perkembangan Batam dan menyatakan rencana untuk mengirimkan delegasi guna melakukan pendalaman peluang secara langsung.

Delegasi BP Batam juga memperluas jejaring melalui pertemuan dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP), membuka ruang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan. Agenda kemudian berlanjut di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), yang menyoroti peran diaspora bisnis sebagai penghubung strategis dalam membuka pipeline investasi lintas negara.

Sebagai bagian dari penguatan diplomasi ekonomi, BP Batam melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, H.E. Laurentius Amrih Jinangkung, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya BP Batam dalam meningkatkan engagement dengan investor Eropa serta mendorong percepatan tindak lanjut konkret dari peluang investasi yang telah teridentifikasi.

Rangkaian agenda ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority, salah satu pelabuhan paling maju di dunia, di mana kedua pihak bertukar pandangan mengenai transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem komersial bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dengan sektor industri dan energi.

Port of Rotterdam melihat Batam sebagai kawasan dengan potensi strategis di Selat Malaka, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat serta indikator kepelabuhanan yang menunjukkan tren positif.

Fary Djemy Francis menegaskan bahwa strategi BP Batam kini berfokus pada eksekusi dan kepastian investasi. “Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujarnya. (*)

Artikel Diplomasi Industri Maritim BP Batam Tembus Eropa pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan di Lubukbaja, Ternyata Dipicu Asmara Masa Lalu

0
Kasat Reskrim Polresta Barelnag Kompol M Debby Tri Andrestian bersama Kasi Humas Polresta Barelang, dan Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan saat ekspos di Mapolresta Barelang, Senin (9/2). F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja mengungkap perkembangan terbaru kasus pengeroyokan brutal di wilayah Kecamatan Lubukbaja. Persoalan asmara lama ternyata yang jadi pemicu konflik tersebut.

Rilis resmi disampaikan dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (9/2), sebagai bentuk transparansi penegakan hukum kepada publik.

Kasatreskrim Polresta Barelang, M. Debby Tri Andrestian, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari cekcok mulut yang berkembang menjadi aksi kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Insiden tersebut menyita perhatian masyarakat lantaran korban mengalami luka cukup serius.

Menurut Debby, pada hari kejadian pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan tersangka utama berinisial IB di kawasan Seraya, KecamatanBatuampar. Penangkapan dilakukan hanya beberapa jam setelah kejadian, berbekal keterangan saksi serta hasil penyelidikan awal di lapangan.

Baca Juga: Putar Musik Keras hingga Larut Malam Bikin Resah, Polisi Datangi Kedai di Batam Kota

Tak berhenti di situ, penyidik kemudian melakukan pengembangan perkara. Dari pengembangan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi dua pelaku lain yang terlibat langsung dalam aksi pengeroyokan terhadap korban.

“Dua tersangka lainnya berhasil kami tangkap di wilayah Bengkong pada hari yang sama. Ketiganya kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Debby kepada awak media.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Noval Adimas Ardianto, mengungkapkan motif utama di balik aksi kekerasan tersebut. Ia menyebut tersangka IB tersulut emosi setelah korban melontarkan ucapan bernada menantang, yang dipicu pertengkaran antara korban dan istri IB.

“Korban dan istri tersangka IB sebelumnya sempat cekcok. Diketahui, istri IB merupakan mantan pacar korban, sehingga persoalan lama kembali memicu emosi,” jelas Noval.

Ucapan korban yang dinilai menantang membuat IB mengajak dua rekannya untuk menemui korban. Pertemuan tersebut berujung pada pengeroyokan secara bersama-sama.

Baca Juga: Disdik Perintahkan Pendampingan Korban Pencabulan Guru SMKN 1 Batam

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis. Polisi memastikan kondisi korban menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penetapan pasal dan pemberkasan perkara.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Saat ini, berkas perkara tengah dilengkapi untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menahan emosi dan menjaga tutur kata dalam menyelesaikan persoalan pribadi. “Masalah pribadi jangan diselesaikan dengan kekerasan. Selain merugikan orang lain, konsekuensi hukumnya juga berat,” tegas Debby.(*)

Artikel Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan di Lubukbaja, Ternyata Dipicu Asmara Masa Lalu pertama kali tampil pada Metropolis.

Zakat Fitrah 2026 Dipatok Rp 50 Ribu per Jiwa, Ini Keputusan BAZNAS

0
Ilustrasi bayar zakat.

batampos – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp 50.000 per jiwa. Selain itu, fidyah ditetapkan Rp 65.000 per jiwa per hari bagi mereka yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadan.

Besaran zakat fitrah tersebut setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Penetapan ini dilakukan setelah BAZNAS melakukan kajian mendalam dengan mempertimbangkan dinamika harga beras di berbagai wilayah Indonesia.

Ketua BAZNAS RI Noor Achmad menyampaikan, keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026.

 

“Setelah melalui kajian mendalam serta pertimbangan yang cermat, BAZNAS RI menetapkan nilai zakat fitrah sebesar Rp 50.000 per jiwa dan fidyah Rp 65.000 per jiwa per hari,” ujar Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/2).

Noor menjelaskan, ketentuan ini berlaku bagi pembayaran zakat fitrah dan fidyah melalui BAZNAS. Penetapan tersebut diharapkan menjadi pedoman nasional agar pengelolaan zakat fitrah selama Ramadan 2026 berjalan seragam dan tertib.

“BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota, serta Lembaga Amil Zakat (LAZ) dapat menggunakan besaran ini sebagai acuan penerimaan di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Meski demikian, BAZNAS tetap membuka ruang penyesuaian bagi daerah yang memiliki perbedaan harga beras cukup signifikan.

“BAZNAS daerah dan LAZ diperkenankan menetapkan nilai zakat fitrah dan fidyah secara mandiri, sepanjang sesuai dengan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Noor.

Ia menambahkan, zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Sementara itu, penyaluran zakat fitrah kepada mustahik wajib dilakukan sebelum khatib naik mimbar saat salat Idulfitri.

Dengan penetapan ini, BAZNAS berharap pengelolaan zakat fitrah dan fidyah pada Ramadan 2026 dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami memastikan pengelolaan zakat fitrah dilakukan sesuai prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, serta disalurkan kepada delapan golongan mustahik sesuai ketentuan syariat Islam,” pungkasnya. (*)

 

 

Artikel Zakat Fitrah 2026 Dipatok Rp 50 Ribu per Jiwa, Ini Keputusan BAZNAS pertama kali tampil pada News.

Amsakar Dorong Percepatan Asta Cita dan Pembenahan Pelayanan di Batam

0
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Senin (9/2).

batampos – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Senin (9/2). Apel tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta diikuti jajaran aparatur sipil negara dari kedua institusi.

Kegiatan itu menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyampaian hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 yang sebelumnya digelar di Kabupaten Bogor. Dalam arahannya, Amsakar menyampaikan bahwa dirinya bersama Li Claudia menerima sejumlah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Arahan tersebut berkaitan dengan percepatan implementasi Asta Cita serta strategi transformasi pembangunan di daerah. Ia meminta seluruh perangkat daerah menyelaraskan program kerja dengan kebijakan nasional.

Baca Juga: Disdik Perintahkan Pendampingan Korban Pencabulan Guru SMKN 1 Batam

“Kami bersama Ibu Wakil menerima arahan langsung dari Bapak Presiden. Beliau meminta seluruh jajaran pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Asta Cita dan strategi transformasi daerah,” katanya.

Salah satu program yang disorot dalam Rakornas, kata dia, ialah peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program itu berfokus pada pembenahan kebersihan lingkungan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta penciptaan ruang kota yang nyaman sebagai fondasi kualitas hidup warga. Pemerintah daerah diminta menghadirkan tata kelola lingkungan yang tertib dan berkelanjutan.

Selain itu, Presiden juga memberikan arahan terkait peningkatan mutu pelayanan publik. Amsakar mengingatkan aparatur pemerintah agar menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme, serta menjauhi praktik pungutan liar dalam bentuk apa pun.

“Saya tidak ingin lagi mendengar adanya pelayanan yang memungut biaya. Pelayanan publik harus bersih, profesional, dan berintegritas,” kata dia.

Baca Juga: Volume Air Waduk Menyusut, Krisis Air Bersih Berpotensi Meluas

Dalam kesempatan yang sama, ia menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Asta Cita. Ia menyebut, program tersebut sebagai investasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja. Pemerintah daerah diminta bergerak cepat agar pelaksanaannya tepat sasaran.

“Program MBG ini adalah investasi luar biasa untuk rakyat. Targetnya sekitar 82,3 juta penerima manfaat hingga akhir 2026 dan mampu membuka hingga satu juta lapangan pekerjaan. OPD teknis terkait harus bergerak cepat untuk menyukseskannya,” ujarnya.

Ia juga memaparkan, bahwa visi besar pemerintah pusat diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah berupaya memastikan setiap warga memiliki akses terhadap pangan yang cukup, layanan kesehatan yang memadai, pendidikan berkualitas, serta peluang ekonomi yang layak.

Isu kebersihan kota turut menjadi perhatian dalam apel tersebut. Amsakar menginstruksikan para camat dan lurah untuk segera menuntaskan persoalan sampah di wilayah masing-masing, termasuk penataan titik-titik yang kerap menjadi lokasi penumpukan. Ia menyampaikan rencana kegiatan gotong royong lintas instansi yang melibatkan kantor pemerintahan, sekolah, BUMN, dan BUMD.

“Tidak boleh lagi ada sampah berserakan di tepi jalan. Rabu ini kita akan menggelar kegiatan bersama. Kantor pemerintah, lembaga, sekolah, BUMN, dan BUMD harus bersih. Semua harus hadir dan bekerja,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Hutan Meluas, Mendekat ke Pemukiman Warga Batuaji

Selain persoalan persampahan, dia turut menyoroti penggunaan atap seng pada sejumlah bangunan yang dinilai kurang mendukung estetika kawasan perkotaan. Ke depan, ia mendorong penggunaan material yang lebih representatif, seperti genting, guna menghadirkan wajah kota yang tertata dan selaras dengan arah pembangunan nasional.

Dari sisi kinerja kelembagaan, Amsakar memberikan arahan khusus kepada BP Batam dan Pemko Batam. BP Batam diminta mempercepat proses tender dan lelang proyek strategis serta menuntaskan persoalan distribusi air bersih yang masih menjadi keluhan warga. Sementara itu, Pemko Batam didorong untuk fokus membenahi pengelolaan sampah dan meningkatkan kualitas layanan publik yang kerap mendapat sorotan masyarakat, termasuk melalui media sosial.

“Mari kita bangun energi kolektif bersama, menciptakan lompatan-lompatan kemajuan. Bergerak cepat, serius, dan berorientasi hasil. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita mempercepat pelaksanaan Asta Cita Presiden,” kata Amsakar.(*)

Artikel Amsakar Dorong Percepatan Asta Cita dan Pembenahan Pelayanan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

KPK Dalami Keterlibatan Forwarder Lain dalam Kasus Suap Impor Barang KW di Bea Cukai

0
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi Asep Guntur Rahayu menampilkan temuan amplop saat operasi tangkap tangan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam importasi barang pada lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2/2026). ANTARA/Rio Feisal

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya forwarder atau penyedia jasa pengiriman barang impor lain selain PT Blueray Cargo (BR) dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang ilegal (KW) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan keterlibatan forwarder lain tersebut masih dalam tahap pendalaman, terutama terkait aliran pemberian kepada oknum aparat Bea Cukai.

“Kalau untuk masalah pemberian, memang belum terkonfirmasi. Tetapi, kalau forwarder yang lain, memang ada,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/2).

Asep menegaskan, KPK saat ini memfokuskan penyelidikan pada peran oknum pejabat di lingkungan DJBC yang diduga menjadi muara praktik suap dan gratifikasi tersebut.

“Itu juga salah satu yang sedang kami dalami, khususnya dari pihak oknum Bea Cukai ini sendiri. Tentunya semua bermuara ke oknum tersebut,” katanya.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan. Pada hari yang sama, KPK mengungkapkan salah satu pihak yang diamankan adalah Rizal, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat.

Kemudian, pada 5 Februari 2026, KPK menetapkan enam dari 17 orang yang diamankan dalam OTT tersebut sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW.

Keenam tersangka itu adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026, Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC, serta Orlando Hamonangan (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC.

Selain itu, KPK juga menetapkan pihak swasta, yakni John Field (JF) selaku pemilik Blueray Cargo, Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo, serta Dedy Kurniawan (DK) selaku Manajer Operasional Blueray Cargo. (*)

Artikel KPK Dalami Keterlibatan Forwarder Lain dalam Kasus Suap Impor Barang KW di Bea Cukai pertama kali tampil pada News.

Putar Musik Keras hingga Larut Malam Bikin Resah, Polisi Datangi Kedai di Batam Kota

0
Polisi mendatangi kedai makan yang memutar musik keras hingga larut malam di Batam Kota.

batampos – Pemutaran musik dengan volume keras hingga larut malam di kawasan permukiman kembali meresahkan warga. Kondisi tersebut terjadi di salah satu kedai makan di lingkungan Perumahan Frensiana, Batam Centre, Kecamatan Batam Kota pada Minggu (8/2) malam.

Situasi ini memicu keluhan dan masyarakat mengadu melalui layanan Call Center 110 Polresta Barelang. Aduan diterima sekitar pukul 23.30 WIB dari seorang warga yang mengeluhkan suara musik keras karena mengganggu kenyamanan dan ketenangan lingkungan.

Menindaklanjuti laporan itu, operator Call Center 110 Polresta Barelang segera berkoordinasi dengan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk meneruskan aduan kepada jajaran Polsek Batam Kota.

Baca Juga: Volume Air Waduk Menyusut, Krisis Air Bersih Berpotensi Meluas

Personel Piket Batara Biru bersama Piket Reserse Kriminal Polsek Batam Kota kemudian bergerak cepat menuju lokasi kejadian berdasarkan titik koordinat yang dibagikan pelapor melalui fitur share location.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian melakukan langkah-langkah kepolisian secara persuasif dan humanis guna menindaklanjuti laporan masyarakat. Situasi di lingkungan perumahan tersebut pun berhasil dikendalikan dan kembali kondusif.

Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal mengatakan, kejadian pemutaran musik keras tersebut menjadi pengingat pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kamtibmas, terutama di lingkungan tempat tinggal.

Ia mengimbau masyarakat untuk saling menghormati hak dan kenyamanan orang lain serta menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah warga, khususnya pada malam hari.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Hindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Keamanan dan ketenangan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Baca Juga: Disdik Perintahkan Pendampingan Korban Pencabulan Guru SMKN 1 Batam

AKP Benny juga menegaskan bahwa kepolisian siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat melalui Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam sebagai sarana pengaduan yang cepat dan responsif.

Atas penanganan cepat tersebut, pelapor menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota atas pelayanan yang dinilai sigap, profesional, dan humanis.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Batam Kota dapat terus terjaga dalam kondisi aman dan kondusif. (*)

 

Artikel Putar Musik Keras hingga Larut Malam Bikin Resah, Polisi Datangi Kedai di Batam Kota pertama kali tampil pada Metropolis.

KPK Buka Peluang Panggil Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap Proyek Kereta Api

0
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil sejumlah anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024 terkait pengusutan kasus dugaan suap proyek pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, pemanggilan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan penyidik untuk melengkapi berkas perkara Sudewo, mantan anggota Komisi V DPR RI yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau terkait dengan perkaranya, tentu siapa pun akan kami minta keterangan. Keterangan para saksi akan menguatkan pembuktian bagi kami,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/2).

Ia menegaskan, setiap saksi yang dipanggil diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan dan dibutuhkan penyidik dalam penanganan perkara tersebut.

Dalam persidangan kasus suap DJKA yang digelar pada 2025, nama Ketua Komisi V DPR RI Lasarus sempat mencuat. Ia disebut diduga menerima aliran dana dan pernah meminta fee sebesar 10 persen dari proyek pembangunan jalur kereta api tersebut.

Selain Lasarus, terdapat pula 18 nama anggota Komisi V DPR RI periode 2019–2024 dari berbagai fraksi yang disebut dalam persidangan diduga turut menikmati fee proyek. Beberapa di antaranya adalah Ridwan Bae, Hamka Baco Kady, hingga Sadarestuwati.

Asep menegaskan, penyidikan yang berjalan tidak hanya bertujuan melengkapi berkas perkara Sudewo, tetapi juga untuk menggali kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk legislator.

“Karena itu sudah terungkap di persidangan dan sumber lainnya. Tentunya kami memerlukan informasi tambahan, sebab untuk meningkatkan status hukum seseorang harus didukung kecukupan alat bukti,” tegasnya.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa Sudewo pada 22 September 2025 terkait kasus dugaan suap proyek DJKA. Penyidik mendalami perannya dalam pengaturan lelang hingga dugaan penerimaan fee proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub.

Usai pemeriksaan, politikus Partai Gerindra itu memilih irit bicara. Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih lima jam, sejak pukul 09.45 WIB hingga 15.03 WIB, di Gedung Merah Putih KPK.

“Saya dimintai keterangan terkait dengan kereta api,” kata Sudewo singkat. (*)

Artikel KPK Buka Peluang Panggil Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap Proyek Kereta Api pertama kali tampil pada News.

Disdik Perintahkan Pendampingan Korban Pencabulan Guru SMKN 1 Batam

0
Sekolah SMK Negeri 1 Batam. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos – Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam memerintahkan kepala SMKN 1 Batam untuk memberikan perhatian khusus kepada para korban pencabulan di sekolah tersebut. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan pihak perlindungan anak guna memastikan kondisi psikologis korban tetap terjaga.

“Untuk korban, kami pastikan ada pendampingan. Kami libatkan pihak perlindungan anak agar korban mendapat pemulihan dan perlindungan yang maksimal,” kata Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Batam, Kasdianto.

Berdasarkan laporan yang diterima dari pihak sekolah, sejauh ini terdapat empat siswa yang diduga menjadi korban perbuatan oknum guru tersebut. Data ini masih bersifat sementara dan dapat berkembang seiring proses penyelidikan.

Baca Juga: Disdik Kepri Nonaktifkan Guru Terduga Pencabulan di SMKN 1 Batam

Kasus ini sebelumnya terungkap setelah seorang siswa kelas X melapor ke pihak sekolah terkait dugaan pencabulan yang terjadi pada 6 Januari 2026 di ruang guru, usai jam pelajaran selesai. Dugaan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan internal sekolah.

Kepala SMKN 1 Batam, Deden Suryana, menyatakan pihak sekolah telah menyerahkan seluruh proses penanganan kasus kepada kepolisian. Ia juga memastikan bahwa guru berinisial MJ tersebut sudah tidak lagi menjalankan aktivitas mengajar sejak laporan diterima.

“Kita serahkan kasus ini ke pihak Kepolisian untuk memeriksanya,” ujarnya, Senin (9/2).

Baca Juga: SPPG Batam Jamin Siswa Dapat Asupan Gizi, MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan

Kasdianto berharap kasus ini menjadi pembelajaran serius bagi seluruh satuan pendidikan agar memperkuat pengawasan internal serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. “Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak, tidak boleh ada toleransi terhadap tindakan seperti ini,” tutupnya. (*)

Artikel Disdik Perintahkan Pendampingan Korban Pencabulan Guru SMKN 1 Batam pertama kali tampil pada Metropolis.