Sejumlah rumah warga rusak akibat diterjang angin kencang di Telang kecil RT 07 RW 03 Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang pada Minggu (6/10/2024) sekitar pukul 06.30 WIB. F.BPBD Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Puluhan rumah warga di Telang kecil RT 07 RW 03 Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Minggu (6/10/2024) sekitar pukul 06.30 WIB.
Selain rumah warga, satu unit rumah listrik mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bintan, Ramlah melalui Sekretaris BPBD Kabupaten Bintan, Agus Ariyadi mengatakan, 26 unit rumah mengalami kerusakan akibat angin kencang disertai hujan deras di Telang kecil RT 07 RW 03 Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Bintan.
Kerusakan yang terjadi akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras dengan kondisi beragam mulai ringan, sedang dan rusak berat.
“Tidak ada korban,” katanya singkat.
Camat Mantang, Agus Zulkarnain mengatakan, sejauh ini 26 rumah yang rusak akibat angin kencang disertai hujan deras.
“Tim mau menyeberang ke pulau (Telang Kecil) tapi angin masih kencang dan gelombang tinggi, tapi saya sudah minta ke pemerintah desa terus mendata berapa rumah yang rusak,” katanya.
Dia mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini. Untuk masyarakat yang rumahnya rusak, katanya, mengungsi sementara di rumah kerabatnya. (*)
Kapolsek Tebing AKP S Binsar Samosir meninjau lokasi kebakaran rumah di Kelurahan Harjosari. f.sandi
batampos-Zul Fakri, 55 warga komplek Perumahan Harapan Baru 3, Blok B Nomor 5 RT 002/ RW 002 kecamatan Tebing yang mengalami musibah kebakaran rumah akibat ledakan gal PPG dan menderita luka bakar Kamis (26/9) lalu akhiornya meninggal dunia pada Minggu (6/10) di RSUD M Sani.
Kapolsek Tebing, AKP S BInsar Samosir yang dikonfirmasi Batam Pos, membenarkan meninggalnya korban kebakaran rumah dan mengalami luka bakar tadi pagi (Minggu, red) di rumah sakit. ”Kita dapat laporan kalau korban kebakaran meninggal dunia. Sehingga, Saya bersama anggota langsung mendatangi kamar pemulasaraan RSUD M Sani untuk melihat kondisi korban,” ujarnya.
Memang, lanjutnya, dalam kasus kebakaran yang terjadi akhir bulan lalu korban mengalami luka bakar sampai 80 persen. Sehingga, salah satu penyebab korban akhirnya meninggal dunia karena luka bakar pada tubuhnya. Selain itu, untuk penyebab kebakaran secara detuil memang belum bisa dipastikan. Karena, yang baru diminta keterangannya baru satu orang dari pihak keluarga. Sedangkan, korban ketika itu di rawat di ICU.
”Korban belum sempat diperiksa karena kondisi yang tidak memungkinkan. Dan, dengan meninggalnya korban kebakaran ini pihaknya akan membuat kesimpulan. Yang jelas, dari kejadian ini pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap listrik dan gas yang ada di rumah. Khususnya, selalu memeriksa peralatan listrik dan selang gas di rumah dalam keadaan aman,” terangnya.
Sementara itu, Kabid Pelayanan RSUD M Sani, dr Dedy yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, pada Sabtu (5/10) malam kondisi kesehatan pasien yang mengalami luka bakar mulai memburuk. ”Berdasarkan keterangand ari ruangan tempat pasien di rawat bahwa pasien tidak bisa terima atas kondisi yang dialami. Makan sudahtidak mau dan kesdaran menurun tapi tidak sampai koma,” paparnya.
Sesuai berita di Batam Pos, rumah tempat tinggal Zul Fakri mengalami kebakaran pada Kamis (26/9) lalu. Saat itu, korban berada di dalam kamar dan pada saat akan menyalakan api untuk merokok tiba-tiba api langsung menyambar dan menyebabkan tubuhnya terbakar. Diduga penyebabnya terjadi kebocoran pada selang gas LPG.
Saat terjadi kebakaran danm mengalami kebkaran pada tubuhnya korban sendirian di rumah. Bahkan, korban sudah berusaha masuk ke dalam kamar mandi untuk memadamkan api, namun tidak berhasil. Sehingga, korban meklarikan diri keluar rumah. (*)
Peserta fun run memesuki garis finis stelah menyellesai kan rute saat mengikuti Fun Run 5 K dan 10 K, Adhyaksa Runner 2024 yang diselenggarakan Ikatan Alumni Lemhannas ke-VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bersama komunitas Adhayaksa Runners Kejaksaan Agung di Harbourbay, Minggu (6/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Hujan deras yang menguyur Kota Batam pada Minggu (6/10) dini hari ternyata tak mengagalkan event besar yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Angkatan ke-6 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bersama Kejaksaan Agung di Kawasan Habourbay, Batuampar. Adhyaksa Runner dengan rute 5 K dan 10 K itu sukses digelar dan diikuti ribuan peserta.
Apalagi kegiatan tersebut dimeriahkan sejumlah artis ibu kota seperti Band Republik, Gea Indrawari, Aura Kasih dan DJ Una. Serta tersedia beragam makan dan minuman yang bisa dinikmati gratis hanya dengan menunjukan barcode ke perserta. Begitu juga dengan beragam doorprice yang disiapkan panitia mulai dari sepeda motor, kulkas, TV dan banyak lainnya.
Jadwal Fun Run 5 K dan 10 K memang sempat tertunda beberapa saat karena derasnya hujan. Meski begitu, panitia tetap membuka acara dan kemudian melepas para peserta walau hujan masih turun cukup deras. Ribuan peserta pun terlihat antusias berlari ditengah hujanmengikuti rute yang telah ditentukan.
Anggi, salah satu peserta mengaku semangat ikut lari 5 K meski hujan turun cukup deras. Seluruh pakaiannya basah tak tersisa, namun ia mengaku senang.
“Saya pikir bakal batal karena hujan deras, ternyata tidak, kegiatan tetap jalan meski hujan,” ujar Anggi.
Yang membuatnya senang, setiap kilometer dilewati, terdapat hiburan yang disiapkan panitia, mulai chiliders marchingband dan lainnya. Bahkan, saat digaris finis, panitia menyambut mereka dengan mendali serta makanan ringan seperti minum dan buahan.
“Ini kegiatan luarbiasa sih menurutku dibanding fun run biasa. Banyak hiburan attis ibu kota terkenal, ada doorprise serta jajan gratis sepuasnya,” ungkap Anggi.
Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Dr. Reda Manthovani mengatakan Adhyaksa Runner sudah digelar beberapa kali, tahun lalu digelar di Bali dan tahun ini di Batam. Ia mengapresiasi gelaran kegiatan yang berlangsung meski ditengah hujan deras. Ia melihat semuanya berjibaku bekerja keras demi mensukseskan acara tersebut.
“Ini merupakan kegiatan Adhyaksa Runner pertama di Batam, acara ini berjalan dengan baik dan sukses. Kami juga bangga, karena acara ini digelar berdekatan dengan HUT TNI ke 79,” jelas Reda didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Teguh Subroto disela acara.
Menurut dia, Adhyaksa Runner yang digelar di Kota Batam diikuti ribuan peserta, yang mana terdaftar 6800 orang. Tujuan acara bertajuk “Saudara Selamanya”ini sebagai ajang silaturahmi karena diikuti hampir perwakilan kejaksaan seluruh Indonesia, juga sebagai bentuk kehadiran Kejaksaan sebagai penegak hukum ditengah masyarakat.
“Untuk kategori Fun Run ada 5 K dan 10 K, selain diikuti oleh masyarakat dari berbagai daerah Indonesia, kegiatan ini juga diikuti beberapa peserta dari negara tetangga,” jelas Reda.
Ketua IKAL Lemhannas VI HIPMI Kepri, William Heinrich mengatakan tagline “Saudara Selamanya” bertujuan mengkampanyekan hidup sehat kepada masyarakat, demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia berharap kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat khususnya yang menjadi peserta.
“Ini merupakan kalobarasi Adhyaksa Runner bersama Ikal Lemhannas IV HIPMI, ini merupakan agenda pertama kita. Mudah-mudahan kita akan membuat terus setiap tahunnya dan berpindah pindah kota. Sesuai kota mana yang akan menjadi tujuan,” kata William.
William mengaku sempt khawatir dengan hujan deras yang turun sejak dinihari hingga acara berlangsung. Namun kekhawatirannya tertepis dengan antusias peserta luarbisa yang tetap ikut rute Fun Run meski ditengah hujan deras.
“Total peserta ada 6.800 orang, meskipun hujan tapi semangat peserta tidak padam sama sekali. Peserta juga ada dari luar negeri, Malaysia, Singapura, dan lainnya. Kegiatan ini gratis dan tak dipunggut biaya apapun,” pungkasnya. (*)
Hujan deras pagi sebabkan, sejumlah ruas jalan dan pemukiman di Batuaji dan Sagulung kembali terendam banjir.
batampos – Banjir semakin parah di wilayah Batuaji, Sagulung dan sekitarnya. Tiap hujan, ruas jalan utama dan pemukiman selalu terendam banjir.
Kawasan Marina Basecamp, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang misalkan, jalan pemukim lumpuh saat hujan. Banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa merepotkan warga. Bukan saja sepeda motor, mobil pun banyak tidak lolos.
“Beginilah kondisi jalan kami ini kalau hujan. Genangan air lebih tinggi dari drainase. Jalan dan drainase tak bisa bedakan lagi. Tiap kali hujan pasti banjir seperti ini,” ujar Rohana, warga perumahan Marina Raya.
Ruas jalan yang digenangi banjir ini merupakan jalan masuk puluhan perumahan di Marina Basecamp. Titik banjir di depan perumahan Marina Raya dan sekolah Beni Berani. Penyebabnya adalah drainase yang bermasalah.
Lurah Tanjungriau Syamsuddin akui persoalan banjir tersebut dan solusinya, normalisasi drainase sudah diusulkan dalam musrembang sebelumnya dan tahun depan akan dikerjakan.
“Iya itu bermasalah drainasenya. Kita sudah usulkan dalam Musrenbang, mudah-mudahan tahun depan bisa dikerjakan,” ujar Syamsuddin.
Untuk saat ini, Syamsuddin himbau kepada masyarakat yang berdiam atau berjualan di dekat saluran drainase agar lakukan pembersihan dan gotong royong mengurangi kemacetan aliran air ke dalam drainase.
Sementara untuk jalan utama seperti Jalan S Suprapto, Jalan Brigjend Katamso dan Jalan Diponegoro Seitemiang, banjir juga masih terjadi di lokasi yang selama ini memang langganan banjir. Hujan deras, Selasa dan Rabu kemarin banjir dengan ketinggian sebetis orang dewasa merepotkan pengendara.
Penyebabnya masih sama yakni sistem drainase yang belum tertata dengan baik serta tertutup nya jalur keluar air dari atas ruas jalan ke dalam drainase. Banjir dan genangan air bisa bertahan hingga seharian meskipun hujan sudah redah.
Pemukiman demikian, masih banyak yang tergenang banjir. Pemukiman di belakang pasar Melayu, Kelurahan Bukit Tempayan Batuaji misalkan, sepekan terakhir ini, masyarakat di sana tak nyaman. Terjangan banjir dari lokasi pematang lahan di bagian atas merepotkan masyarakat. Air dan lumpur bahkan masuk hingga ke dalam rumah.
“Semenjak ada proyek perumahan diatas itu, pemukiman kami ini selalu banjir setiap kali hujan. Banjir disertai lumpur, ” ujar Lukman, tokoh masyarakat di Bukit Tempayan. (*)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos.B
batampos – Sebanyak 14 ruang kelas baru (RKB) SD yang tengah dibangun Dinas Pendidikan Kota Batam saat ini, dan ditargetkan proses serah terima RKB dimulai pada akhir Oktober 2024.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, memastikan beberapa sekolah akan segera menerima ruang kelas baru pada bulan ini, sementara sekolah lain yang sempat terkendala proses tender ulang ditargetkan rampung sebelum akhir tahun
“Kami terus mempercepat pembangunan agar selesai tepat waktu. Insya Allah, mulai Oktober sudah ada yang diserahterimakan,” ujar Tri, Minggu (6/10).
Proses pembangunan RKB di beberapa sekolah memang mengalami penundaan akibat harus melalui proses tender ulang. Namun, Tri menegaskan bahwa semua proyek akan diselesaikan sesuai target tahun ini.
“Insya Allah, seluruh ruang kelas baru akan selesai sebelum akhir tahun. Beberapa sekolah akan mulai menerima secara bertahap pada Oktober ini,” tambahnya.
Proses serah terima dilakukan setelah pengecekan akhir untuk memastikan kualitas bangunan RKB sesuai standar yang telah ditetapkan. “Kami ingin memastikan bahwa siswa memiliki ruang belajar yang layak dan kondusif untuk proses pembelajaran,” ujar Tri Wahyu.
Saat ini, ada 14 RKB SD yang tengah dibangun, terdiri dari 9 RKB di sekolah negeri dan 5 RKB di sekolah swasta, termasuk proyek strategis di SDN 009 Batuaji dengan 3 ruang kelas baru. Selain itu, Disdik Batam juga akan membangun 24 RKB SMP dan merehabilitasi 26 ruang kelas SD serta 1 ruang SMP.
Anggaran sebesar Rp 56 miliar telah disiapkan untuk pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, toilet, serta fasilitas lainnya. Anggaran ini bersumber dari APBD Kota Batam dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Tahun 2025, Disdik Batam merencanakan pembangunan tiga unit sekolah baru, termasuk dua SMP di Buliang dan Panglong serta satu SD di Sei Langkai. Pembangunan ini diharapkan dapat mengatasi kelebihan kapasitas di beberapa sekolah.
Selain pembangunan infrastruktur, Disdik Batam juga mengupayakan pemenuhan tenaga guru.
“Kami sedang mengatur penerimaan tenaga guru, dan semoga segera ada keputusan final,” ucap Tri.
Sementara itu pantauan Batam Pos di SDN 009 Batuaji tiga RKB yang dibangun sudah hampir rampung. Terlihat para pekerja sedang menyelesaikan detail-detail akhir seperti pemasangan kaca jendela, dinding, dan pemeriksaan jaringan listrik. Tri menegaskan, setelah proses pembangunan selesai, akan ada tahap pengecekan kualitas untuk memastikan seluruh bangunan memenuhi standar yang telah ditetapkan. (*)
batampos – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengerahkan 285 personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Masa kampanye yang berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024 ini , Polda Kepri berkomitmen dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses Pilkada berlangsung.
Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra menyatakan bahwa Polda Kepri bekerja sama dengan Polres di setiap wilayah hukum guna mendukung pengamanan tahapan kampanye hingga puncak pemilihan serentak pada 27 November 2024. Koordinasi ini mencakup semua wilayah di Kepulauan Riau, dengan tujuan menciptakan Pilkada yang tertib dan bebas dari gangguan.
“Personel yang diturunkan berasal dari berbagai satuan tugas. Kami membentuk satgas preemtif untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan mencegah potensi konflik, serta satgas preventif yang bertugas menjaga keamanan lapangan agar kampanye berjalan lancar,” kata Kombes Pol. Zahwani Pandra, Sabtu (5/10).
Selain itu, Satgas Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) juga dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama kampanye. Ini menjadi perhatian penting mengingat peningkatan aktivitas publik selama masa kampanye yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
“Kami juga menyiagakan satgas tindak dan Gakkum (Penegakan Hukum) untuk mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran hukum selama kampanye berlangsung. Satgas Humas akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat agar pengamanan Pilkada transparan dan akuntabel,” katanya.
Operasi pengamanan ini juga didukung oleh satgas Banops (Bantuan Operasi), yang memastikan bahwa peralatan dan logistik yang diperlukan selama kampanye tersedia dan berfungsi optimal di lapangan.
Kabid Humas Polda Kepri mengakhiri pernyataannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif selama Pilkada.
“Mari bersama-sama kita jaga Pilkada ini tetap aman dan damai. Hindari provokasi yang dapat memecah belah persatuan, dan pastikan untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Jangan lupa utamakan keselamatan dalam berlalu lintas, terutama saat menghadiri kampanye,” tutupnya. (*)
Amsakar disambut masyarakat saat berkampanye di Bengkong, Sabtu (5/10). F. Arjuna/Batam Pos
batampos – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telagapunggur terus berinovasi dalam upaya mengurangi volume sampah, salah satunya dengan mengolah limbah plastik menjadi balok atau papan.
Upaya ini telah berjalan cukup lama di bawah pengelolaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Telagapunggur. ”Kami memperoleh alat pengolah balok dan papan plastik ini dari salah satu perusahaan swasta,” kata Kepala UPTD TPA Telagapunggur, Heri Winarso.
Proses pembuatan satu balok atau papan plastik memakan waktu sekitar 30 menit. Heri mengatakan, limbah plastik yang telah dicacah terlebih dahulu dilelehkan pada suhu 400 derajat Celsius sebelum dicetak menjadi bentuk balok atau papan.
“Limbah tersebut dilelehkan dan kemudian dicetak menjadi berbagai bentuk, seperti papan dan balok,” ucap Heri.
Dengan bahan dasar dari balok dan papan plastik ini, berbagai produk sudah berhasil dibuat, termasuk bangunan musala. Musala berukuran 6×3 meter ini hampir seluruhnya menggunakan bahan plastik, kecuali bagian atap yang terbuat dari seng.
Diresmikan tahun lalu, musala ini kini digunakan oleh para pekerja di TPA Telagapunggur untuk beribadah dan telah menjadi ikon yang menarik perhatian pengunjung yang datang ke TPA tersebut. (*)
Warga melakukan pembayaran pajak kendaraan di kantor Samsat Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Provinsi Kepri Tahun 2024, diperpanjang hingga 16 November 2024. Perpanjangan ini disambut antusias oleh masyarakat Batam. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan pembayaran pajak kendaraan di semua UPTD PPD Samsat di Kepri.
Salah satu UPT Samsat yang cukup kewalahan melayani masyarakat yakni di UPT Samsat Batuaji. Sejak satu bulan program ini berjalan, ada peningkatan pembayaran pajak kendaraan hingga 50 persen .
”Antusias masyarakat cukup tinggi. Karena diskon yang kita berikan juga lumayan besar,” kata Kepala UPT Samsat Batuaji, Patrick Nababan, Jumat (4/10).
Tidak hanya itu saja, masyarakat yang menunggak pajak, juga ramai menyambangi UPT Samsat. Patrick mengatakan, peningkatan mencapai 10 persen. ”Banyak juga yang beli kendaraan, namun baru tahun ketiga atau keempat baru bayar pajaknya. Dan jumlah juga cukup banyak,” tuturnya.
Dari catatan UPT Samsat Batuaji, sepanjang Agustus 2024 sekitar 9.765 kendaraan baik roda dua maupun roda empat, memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor itu. Rinciannya, sebanyak 8.061 kendaraan roda dua dan 1.704 roda empat.
Selanjutnya bila melihat dari pembayaran pajak kendaraan ini, sebanyak 4.918 kendaraan tunggakan 0 tahun, 3.424 kendaraan tunggakan satu tahun dan 685 kendaraan yang menunggak dua tahun. Selain itu ada juga 177 kendaraan tunggakan 3 tahun, serta 36 kendaraan tunggakan 4 tahun.
”Ini sepanjang Agustus 2024 saja ya. Karena untuk September 2024 masih kita tarik datanya,” ungkap Patrick.
Warga Batuaji, Dedy, mengaku, sangat terbantu sekali dengan program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini. “Dengan adanya pemutihan ini beban masyarakat atas denda pajak tentu menjadi lebih ringan,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Asmadi, warga Sagulung. Program pemutihan ini sangat membantu masyarakat dalam meringankan pembayaran pajak kendaraan. Ia berharap program seperti ini berlangsung setiap tahun. “Kalau bisa tiap tahun ada program seperti ini. Sehingga sangat membantu masyarakat,” kata Wahyudi.
Kepala Bappeda Kepri, Diky Wijaya, membenarkan, adanya peningkatan pembayaran pajak kendaraan, pasca program pemutihan pajak kendaraan bergulir. Antusias masyarakat atas program ini, menjadi alasan Pemerintah Provinsi Kepri memperpanjang program pemutihan pajak tersebut.
”Ayo segera manfaatkan program ini di seluruh provinsi Kepulauan Riau,” tuturnya. (*)
Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat selama bertahun-tahun telah mengendalikan persenjataan dan perkembangan tentara Lebanon, membatasi segala peluang untuk pengembangan teknologi dan kemampuan tempur mereka. Akibatnya, tentara Lebanon tidak mampu melawan agresi Israel dan tidak terlibat dalam kontak tempur yang terjadi, kata pakar militer Lebanon, Nidal Zahwi kepada Sputnik. /ANTARA/foto-Anadolu/py
batampos – Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat selama bertahun-tahun telah mengendalikan persenjataan dan perkembangan tentara Lebanon, membatasi segala peluang untuk pengembangan teknologi dan kemampuan tempur mereka, kata pakar militer Lebanon, Nidal Zahwi kepada Sputnik.
Akibat pengendalian itu, tentara Lebanon tidak mampu melawan agresi Israel dan tidak melibatkan diri dalam kontak tempur, kata Zahwi menambahkan.
“Secara historis, tentara Lebanon sangat kurang persenjataan, dan hal ini disebabkan oleh ketergantungan pada kekuatan persenjataan Barat. Barat selalu mencegah penguatan tentara agar tidak mampu mempertahankan kedaulatannya, terutama melawan Israel,” ujar Zahwi yang berpangkat kolonel dalam ketentaraan Lebanon.
“Ketergantungan itu lebih kuat daripada hubungannya dengan pemerintah Lebanon. Para tentara dan perwira Lebanon ingin membela tanah air mereka, tetapi mereka tidak memiliki pesawat maupun pertahanan udara, sehingga mereka terpaksa tetap diam di tempat mereka,” ujar Zahwi, mencatat bahwa angkatan bersenjata Lebanon saat ini sebagian besar menjalankan tugas di dalam negeri, membantu kepolisian Lebanon.
Menurut pakar tersebut, AS menutup semua peluang tentara Lebanon untuk meningkatkan kekuatan angkatan darat dan udara, karena sekutu strategis mereka adalah Israel, dan mereka berkepentingan untuk meminimalkan ancaman terhadap Israel. Posisi ini berkaitan dengan kepentingan strategis di Timur Tengah, sehingga Washington berperan sebagai penjamin keamanan Israel di wilayah tersebut.
“Secara khusus, krisis ekonomi yang diprovokasi oleh AS pada 2019 juga menjadi alasan pelemahan lebih lanjut terhadap tentara. Pihak berwenang mencoba beralih ke Rusia atau Iran untuk mempersenjatai tentara, tetapi tentara kekurangan dana dan kini tidak mampu membeli komponen serta merawat peralatan dan persenjataannya,” jelas Zahwi, menjawab mengapa pihak berwenang Lebanon tidak membeli senjata dari negara lain.
Berbicara mengenai gengsi profesi militer di Lebanon, kolonel purnawirawan ini menjelaskan bahwa tentara dan perwira dulu sangat dihormati oleh masyarakat dan mendapat beberapa manfaat sosial.
“Tetapi dari sudut pandang kehidupan, menjadi tidak menguntungkan untuk bertugas. Jika sebelum krisis saya menerima gaji 3.500 dolar AS (sekitar Rp54,6 juta) di posisi saya, sekarang hanya 300 dolar AS (sekitar Rp4,6juta), dan karena itu para perwira meninggalkan tentara untuk mencari pekerjaan lain,” ujarnya.
Menurut pakar tersebut, AS meyakini bahwa tentara Lebanon adalah bagian dari kelompok pasukan Timur Tengah mereka, dengan salah satu pangkalan AS terbesar di Mediterania terletak di wilayah Hamat di Lebanon utara.
“Keberadaan pangkalan ini tidak sah, dibentuk tanpa koordinasi resmi dengan pihak berwenang Lebanon dan tanpa persetujuan resmi dari kepala negara, melainkan hanya berdasarkan perjanjian tertutup dengan sekelompok komandan Tentara Lebanon,” kata Zahwi.
Menjelaskan betapa tergantungnya tentara Lebanon pada AS, Zahwi menyebutkan sebuah insiden di perbatasan beberapa tahun lalu, ketika seorang penjaga perbatasan Lebanon, tanpa perintah, menembaki sebuah drone Israel yang memasuki wilayah udara Lebanon.
“Saat itu, pihak Amerika membekukan pasokan amunisi kaliber 5,65 ke tentara Lebanon selama hampir dua tahun,” ia menambahkan.
“Tentara Lebanon tidak memiliki kekuatan atau sarana untuk melawan intervensi darat Israel. Teknologi militer Israel sepenuhnya unggul dibandingkan dengan Lebanon,” simpul pakar militer tersebut.
Pada Selasa, 1 Oktober, tentara Israel memulai operasi darat terbatas di Lebanon selatan, berusaha menguasai permukiman di perbatasan.
Sejak 23 September, permukiman di selatan dan timur Lebanon, serta pinggiran selatan Beirut, telah menjadi sasaran pemboman besar-besaran.
Hingga saat ini, lebih dari satu juta warga sudah menjadi pengungsi, lebih dari 2.000 warga Lebanon tewas, dan sekitar 9.000 terluka. (*)
batampos – Gempa bumi berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang Selandia Baru pada pukul 5.08 pagi waktu setempat (16.08 GMT Sabtu), menurut sistem pemantauan GeoNet.
Gempa terjadi 25 kilometer (15,5 mil) barat ibu kota Wellington, dekat Selat Cook, pada kedalaman 30 km (18,6 mi), kata GeoNet, sebuah organisasi yang memantau bahaya geologi di negara tersebut.
Organisasi tersebut melaporkan lebih dari 36.000 orang merasakan getaran gempa, dengan guncangan kuat terasa di seluruh wilayah Wellington dan Pulau Selatan bagian utara.
Belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan properti akibat kejadian tersebut. (*)