Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 270

Jelang Ramadan, Harga Sembako Mulai Merangkak Naik

0
Warga sedang berbelanja kebutuhan pokok di salah satu pasar di Batam. f Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Sehari menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam mulai mengalami kenaikan. Komoditas cabai dan daging menjadi yang paling terasa kenaikannya, seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Pantauan di Pasar Jodoh, harga cabai merah yang sebelumnya berkisar Rp 50 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram. Untuk pembelian dalam jumlah kecil, cabai merah dijual Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu per seperempat kilogram.

Salah satu pedagang cabai di Pasar Jodoh, Lina, 45, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.“Menjelang Ramadan memang biasa naik. Permintaan meningkat, tapi alhamdulillah stok masih aman. Pasokan dari luar daerah tetap masuk,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Selain cabai merah, harga cabai rawit merah juga cukup tinggi, yakni mencapai Rp 80 ribu per kilogram. Sementara cabai hijau dijual Rp 15 ribu per kilogram.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah bervariasi. Ada yang dijual Rp 37 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram. Bawang merah ukuran kecil dijual mulai Rp 10 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram, sedangkan bawang lokal mencapai Rp 30 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi beku (daging es) di Pasar Jodoh dijual Rp 115 ribu per kilogram. Untuk ayam potong segar, pedagang mematok harga Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram.

Pedagang daging, Andi, 39, mengatakan kenaikan harga daging sapi beku tidak terlalu signifikan, namun permintaan sudah mulai meningkat.“Permintaan memang mulai naik, tapi stok daging aman. Biasanya sudah diantisipasi distributor sebelum Ramadan,” katanya,” katanya.

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Fanindo, Batuaji. Di pasar tersebut, cabai merah dijual Rp 18 ribu per seperempat kilogram. Sementara daging sapi beku mencapai Rp 120 ribu per kilogram. Meski demikian, harga sayur-mayur masih terpantau relatif normal.

Salah satu warga Batuaji, Siti, 34, berharap pemerintah dapat menjaga kestabilan harga selama Ramadan.

“Kebutuhan pasti meningkat. Kalau harga terus naik, tentu memberatkan masyarakat, apalagi menjelang Lebaran nanti,” ujarnya.

Kenaikan harga sembako menjelang Ramadan memang menjadi fenomena tahunan. Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menjaga pasokan dan menekan lonjakan harga, sehingga daya beli tetap terjaga selama bulan suci.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Batam dalam kondisi aman dan surplus menjelang rangkaian hari besar keagamaan tahun 2026.

Mardanis mengungkapkan, stok beras saat ini tercatat mencapai 10.249,14 ton, sementara kebutuhan masyarakat Batam berada di angka 9.288,08 ton. Artinya, terdapat surplus sekitar 961 ton yang dinilai cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

“Untuk beras, posisi kita aman. Stok yang tersedia lebih tinggi dari kebutuhan bulanan masyarakat Batam,” ujarnya.

Selain beras, ketersediaan gula dan minyak goreng juga dipastikan dalam kondisi mencukupi. Pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terhadap distribusi dan pergerakan harga di pasaran guna menjaga stabilitas.

Meski demikian, Mardanis mengakui terdapat dinamika harga pada sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

“Kenaikan harga cabai menjadi perhatian kami. Namun secara umum, pasokan masih tersedia dan kami terus berkoordinasi dengan distributor serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” jelasnya.(*)

 

Artikel Jelang Ramadan, Harga Sembako Mulai Merangkak Naik pertama kali tampil pada Metropolis.

Liga Inggris Berlakukan Kembali Ramadan Breaks 2026

0
Mohamed Salag
Mohamed Salah salah satu pemain muslim di Liga Inggris. (Dok. BBC)

batampos – Musim ini Premier League dan English Football League kembali menghadirkan kabar gembira bagi pemain Muslim.

Mulai tahun 2026, liga Inggris resmi memberlakukan Ramadan Breaks, memungkinkan pemain untuk berbuka puasa di tengah pertandingan. Kebijakan ini sebelumnya sempat diterapkan pada 2021 dan mendapat respons positif.

Sistemnya cukup fleksibel. Klub-klub yang memiliki pemain Muslim dapat berkoordinasi dengan wasit untuk menentukan momen jeda alami dalam pertandingan.

Saat itu, pemain diperbolehkan mengonsumsi makanan ringan atau gel energi, sehingga tetap bugar dan fokus dalam laga. Ini tentunya jadi solusi agar ibadah puasa tidak mengganggu performa di lapangan.

Ramadan di Britania Raya berlangsung sejak Selasa (17/2/2026) hingga Rabu (18/3/2026), dengan umat Muslim yang harus menahan diri dari makan dan minum mulai fajar hingga matahari terbenam.

Dalam konteks sepak bola, waktu berbuka yang mendekati jam 17.30 waktu setempat membuka peluang jeda singkat, misalnya saat laga West Ham United melawan Bournemouth atau derby panas Tottenham Hotspur kontra Arsenal.

Beberapa pemain Muslim yang bermain di klub papan atas Premier League dipastikan memanfaatkan kebijakan ini.

Nama-nama seperti El Hadji Malick Diouf (West Ham United), Dango Ouattara (Bournemouth), Djed Spence (Tottenham Hotspur), dan William Saliba (Arsenal) termasuk daftar pemain yang bisa berbuka puasa di lapangan.

Tak ketinggalan, superstar Sepakbola seperti Mohamed Salah (Liverpool) dan Amad Diallo (Manchester United) pun tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa harus mengorbankan performa.

Sejarahnya, kebijakan ini pertama kali muncul pada 2021 ketika Leicester City menghadapi Crystal Palace.

Saat itu, Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate mendapat izin untuk berbuka puasa di tengah laga. Contoh lain terjadi pada April 2024 dalam duel Everton versus Newcastle United, di mana Abdoulaye Doucoure, Idrissa Gueye, dan Amadou Onana sempat melakukan jeda singkat untuk berbuka.

Ramadan Breaks bukan hanya soal kenyamanan para pemain. Dampaknya juga terasa pada strategi tim, karena jeda ini memberi pelatih kesempatan menyesuaikan rotasi pemain dan tempo permainan.

Bahkan, beberapa pakar olahraga menilai kebijakan ini bisa membantu mengurangi risiko cedera akibat dehidrasi, terutama pada laga yang berlangsung saat musim panas di Inggris.

Dengan diterapkannya kembali Ramadan Breaks 2026, Premier League dan EFL menegaskan komitmen mereka untuk menghormati keberagaman dan tradisi pemain.

Jadi, penggemar bisa tetap menyaksikan pertandingan seru, sementara pemain Muslim menjalankan ibadah puasa tanpa hambatan. Musim ini jelas menjadi momen istimewa bagi sepak bola Inggris yang inklusif.

Musim ini Premier League dan English Football League kembali menghadirkan kabar gembira bagi pemain Muslim.

Mulai tahun 2026, liga Inggris resmi memberlakukan Ramadan Breaks, memungkinkan pemain untuk berbuka puasa di tengah pertandingan. Kebijakan ini sebelumnya sempat diterapkan pada 2021 dan mendapat respons positif.

Sistemnya cukup fleksibel. Klub-klub yang memiliki pemain Muslim dapat berkoordinasi dengan wasit untuk menentukan momen jeda alami dalam pertandingan.

Saat itu, pemain diperbolehkan mengonsumsi makanan ringan atau gel energi, sehingga tetap bugar dan fokus dalam laga. Ini tentunya jadi solusi agar ibadah puasa tidak mengganggu performa di lapangan.

Ramadan di Britania Raya berlangsung sejak Selasa (17/2/2026) hingga Rabu (18/3/2026), dengan umat Muslim yang harus menahan diri dari makan dan minum mulai fajar hingga matahari terbenam.

Dalam konteks sepak bola, waktu berbuka yang mendekati jam 17.30 waktu setempat membuka peluang jeda singkat, misalnya saat laga West Ham United melawan Bournemouth atau derby panas Tottenham Hotspur kontra Arsenal.

Beberapa pemain Muslim yang bermain di klub papan atas Premier League dipastikan memanfaatkan kebijakan ini.

Nama-nama seperti El Hadji Malick Diouf (West Ham United), Dango Ouattara (Bournemouth), Djed Spence (Tottenham Hotspur), dan William Saliba (Arsenal) termasuk daftar pemain yang bisa berbuka puasa di lapangan.

Tak ketinggalan, superstar Sepakbola seperti Mohamed Salah (Liverpool) dan Amad Diallo (Manchester United) pun tetap bisa menjalankan ibadah puasa tanpa harus mengorbankan performa.

Sejarahnya, kebijakan ini pertama kali muncul pada 2021 ketika Leicester City menghadapi Crystal Palace.

Saat itu, Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate mendapat izin untuk berbuka puasa di tengah laga. Contoh lain terjadi pada April 2024 dalam duel Everton versus Newcastle United, di mana Abdoulaye Doucoure, Idrissa Gueye, dan Amadou Onana sempat melakukan jeda singkat untuk berbuka.

Ramadan Breaks bukan hanya soal kenyamanan para pemain. Dampaknya juga terasa pada strategi tim, karena jeda ini memberi pelatih kesempatan menyesuaikan rotasi pemain dan tempo permainan.

Bahkan, beberapa pakar olahraga menilai kebijakan ini bisa membantu mengurangi risiko cedera akibat dehidrasi, terutama pada laga yang berlangsung saat musim panas di Inggris.

Dengan diterapkannya kembali Ramadan Breaks 2026, Premier League dan EFL menegaskan komitmen mereka untuk menghormati keberagaman dan tradisi pemain.

Jadi, penggemar bisa tetap menyaksikan pertandingan seru, sementara pemain Muslim menjalankan ibadah puasa tanpa hambatan. Musim ini jelas menjadi momen istimewa bagi sepak bola Inggris yang inklusif. (*)

Artikel Liga Inggris Berlakukan Kembali Ramadan Breaks 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

10 Tanda Seseorang Tidak Menyukaimu Meski Tak Pernah Mengatakannya

0
Ilustrasi seseorang yang tersenyum tetapi sebenarnya tidak menyukaimu. (Freepik)

batampos – Dalam kehidupan sosial, tidak semua orang yang tersenyum kepadamu benar-benar menyukaimu. Sebagian orang memilih untuk tetap bersikap sopan, menjaga citra, atau menghindari konflik secara langsung.

Menurut berbagai teori dalam psikologi sosial dan komunikasi nonverbal, ketidaksukaan sering kali muncul dalam bentuk sinyal-sinyal halus.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (18/2), terdapat 10 tanda yang bisa menjadi indikator bahwa seseorang sebenarnya tidak menyukaimu.

1. Bahasa Tubuhnya Tertutup Saat Bersamamu

Menurut teori komunikasi nonverbal yang dipopulerkan oleh Albert Mehrabian, sebagian besar pesan emosional disampaikan melalui ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh.

Jika seseorang:

Sering menyilangkan tangan

Menghindari kontak mata

Memiringkan tubuh menjauh darimu

Tidak pernah benar-benar menghadap ke arahmu saat berbicara

Itu bisa menjadi tanda ketidaknyamanan atau jarak emosional.

2. Senyumnya Tidak Tulus (Senyum Sosial)

Dalam psikologi, dikenal istilah “Duchenne smile” — senyum yang melibatkan otot mata dan menunjukkan emosi tulus. Konsep ini berasal dari penelitian Guillaume Duchenne.

Jika seseorang hanya tersenyum dengan bibir tanpa perubahan di area mata, kemungkinan besar itu hanya senyum sosial — bukan ekspresi kehangatan yang sebenarnya.

3. Mereka Sering Memberikan Pujian yang Terdengar Sinis

Pujian yang terasa seperti sindiran terselubung adalah bentuk agresi pasif. Misalnya:

“Wah, kamu berani banget pakai baju itu.”

“Kok bisa sih kamu dapat posisi itu?”

Dalam psikologi sosial, perilaku ini sering dikaitkan dengan mekanisme pertahanan diri atau rasa iri yang tidak disadari.

4. Respons Mereka Pendek dan Dingin

Perhatikan pola komunikasi:

Balasan pesan singkat dan tidak berkembang

Tidak pernah bertanya balik

Nada suara datar dan minim ekspresi

Menurut teori pertukaran sosial dalam psikologi hubungan, orang yang menyukai kita cenderung berinvestasi dalam percakapan. Jika tidak ada usaha untuk membangun koneksi, bisa jadi ada jarak emosional.

5. Mereka Tidak Pernah Menginisiasi Interaksi

Seseorang yang benar-benar menghargaimu akan berusaha menjaga koneksi. Jika kamu selalu menjadi pihak yang menghubungi lebih dulu dan mereka jarang memulai percakapan, itu bisa menjadi sinyal bahwa kamu bukan prioritas dalam lingkaran sosial mereka.

6. Mereka Sering Mengkritikmu Secara Halus

Kritik yang terus-menerus, terutama pada hal kecil, bisa menjadi indikasi ketidaksukaan. Dalam beberapa kasus, ini berkaitan dengan teori proyeksi dalam psikoanalisis yang dikembangkan oleh Sigmund Freud.

Proyeksi terjadi ketika seseorang memindahkan ketidakpuasan atau konflik internalnya kepada orang lain.

7. Mereka Tampak Lebih Hangat pada Orang Lain

Bandingkan perilaku mereka saat bersamamu dan saat bersama orang lain. Jika:

Mereka lebih banyak tertawa

Kontak mata lebih intens

Bahasa tubuh lebih terbuka

Maka perbedaan kontras ini bisa menjadi indikator adanya preferensi sosial.

8. Mereka Jarang Mendukungmu Secara Terbuka

Ketika kamu mencapai sesuatu, apakah mereka:

Mengganti topik pembicaraan?

Memberikan respons netral tanpa antusiasme?

Mengalihkan fokus ke diri mereka sendiri?

Psikologi kecemburuan sosial menunjukkan bahwa sebagian orang merasa terancam oleh keberhasilan orang lain, terutama jika ada perbandingan tidak langsung.

9. Mereka Menjaga Jarak Emosional

Orang yang tidak menyukaimu cenderung:

Tidak berbagi cerita pribadi

Tidak menunjukkan empati mendalam

Tidak tertarik mengenalmu lebih jauh

10. Intuisimu Terus Memberi Sinyal

Menurut penelitian tentang intuisi sosial dalam psikologi kognitif, otak kita sering menangkap mikro-ekspresi dan sinyal nonverbal yang tidak kita sadari secara sadar.

Ahli emosi seperti Paul Ekman menjelaskan bahwa manusia mampu membaca ekspresi wajah yang muncul hanya sepersekian detik.

Jika kamu terus merasa “ada yang tidak beres”, bisa jadi pikiran bawah sadarmu sedang memproses sinyal-sinyal tersebut.

Kenapa Orang Tidak Mengatakan Ketidaksukaan Secara Langsung?

Beberapa alasan psikologisnya antara lain:

Takut konflik

Ingin menjaga citra sosial

Terpaksa berada dalam lingkungan yang sama (kerja, keluarga, organisasi)

Tidak ingin dianggap tidak sopan

Dalam banyak budaya, menjaga harmoni sosial lebih diutamakan dibanding kejujuran emosional secara langsung. (*)

Artikel 10 Tanda Seseorang Tidak Menyukaimu Meski Tak Pernah Mengatakannya pertama kali tampil pada Lifestyle.

Amsakar-Li Claudia Pastikan Santunan Rp42 Juta bagi Keluarga Driver Ojol yang Meninggal Saat Bertugas

0
Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyampaikan duka cita atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online beberapa hari lalu saat bertugas. Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah memastikan ahli waris almarhum akan menerima santunan kematian minimal sebesar Rp42 juta melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Santunan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial ketenagakerjaan yang didorong oleh Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam; Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

“Kami berbelasungkawa atas kejadian meninggalnya Bapak Asep Kurniawan saat sedang menjalankan tugasnya di jalan sebagai driver online. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Amsakar, Rabu (18/2).

Baca Juga: Gudang PT Hongyuan New Material Ludes Terbakar, Polisi Periksa 3 Saksi

“Kami turut berdukacita atas berpulangnya saudara kita, pengendara ojek online. Semoga almarhum ditempatkan di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambah Li Claudia.

Pemerintah memastikan bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan segera menyelesaikan kewajiban terhadap keluarga yang bersangkutan. “Dalam satu atau dua hari ke depan, itu akan dituntaskan,” lanjut Amsakar.

“Atas meninggalnya almarhum, ahli waris akan mendapatkan minimal Rp42 juta sebagai santunan klaim kematian. BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memastikan bahwa beliau terdaftar sebagai peserta,” kata Li Claudia.

Baca Juga: Gudang PT Hongyuan New Material Ludes Terbakar, Polisi Periksa 3 Saksi

Ia menambahkan, pihak BPJS dijadwalkan menindaklanjuti kasus ini dengan menelusuri rekam medis terakhir di rumah sakit.

Amsakar dan Li Claudia memang memberikan perhatian lebih terhadap pekerja rentan, salah satunya ojek online. Dari 24.348 penerima premi, 3.635 penerima di antaranya ialah pengendara ojek online. (*)

Artikel Amsakar-Li Claudia Pastikan Santunan Rp42 Juta bagi Keluarga Driver Ojol yang Meninggal Saat Bertugas pertama kali tampil pada Metropolis.

Ranking WTA Janice Tjen Diprediksi Melesat 12 Tingkat Usai Maju ke R3 Dubai Tennis Championships 2026

0
Janice Tjen menembus babak 16 besar Dubai Tennis Championship 2026. (Sc:genpi.co)

batampos – Ranking WTA Janice Tjen diprediksi mengalami peningkatan tajam berkat keberhasilan melaju ke babak ketiga Dubai Tennis Championships 2026. Petenis andalan Indonesia itu sejauh ini bakal naik 12 tingkat dan mendekati 30 besar dunia.

Kemungkinan itu diperoleh Janice Tjen usai kembali menunjukkan performa ciamik dalam Dubai Tennis Championships 2026. Setelah mengandaskan Dayana Yastremska (Ukraina) di babak pertama, atlet yang dapat tiga wildcard di Middle East Swing itu menyikat Leylah Fernandez (Kanada).

Janice Tjen sukses menyingkirkan Fernandez yang merupakan finalis US Open 2021, lewat duel ketat selama 1 jam 43 menit dengan skor 7-6 (5), 6-4 di New Court 1, Aviation Club Tennis Centre, UEA, Senin (16/2) sore WIB.

Kemenangan ini membuat Janice Tjen mempertegas dominasinya atas Leylah Fernandez. Dia meraih kemenangan keduanya usai sebelumnya pernah saling berhadapan di Australian Open 2026, di mana Janice sukses keluar sebagai pemenang 6-2, 7-6(1).

Selain itu, keberhasilan menaklukkan Leylah Fernandez juga membuat Janice Tjen mematahkan kutukan babak kedua (R2). Untuk pertama kalinya sepanjang karir, petenis kelahiran Jakarta itu melaju ke babak ketiga (R3) atau 16 besar WTA Tour, khususnya level WTA 1000.

Janice sebelumnya memang kerap membuat kejutan dalam rangkaian WTA Tour. Namun langkahnya selalu terhenti di babak kedua, termasuk dalam tiga turnamen elite terakhirnya di grand slam Australian Open 2026 dan WTA 1000 Abu Dhabi Open 2026 serta Qatar Open 2026.

Istimewanya lagi, pencapaian lolos ke R3 WTA Tour ini juga memberikan dampak besar untuk Janice Tjen dalam karirnya. Terutama dari segi ranking WTA, di mana dia mengalami pelonjakan besar.

Saat ini Janice Tjen berada di urutan ke-46 dunia dengan koleksi 1.236 poin. Posisi itu berdasar ranking WTA per Senin (16/2), di mana dia satu tingkat di atas Alexandra Eala (Filipina) dan hanya berjarak dua tingkat dengan Dayana Yastremska yang dikalahkan pada babak pertama.

Tapi berdasar laman WTA Live Ranking, Janice Tjen untuk sementara berada di urutan ke-34 dunia. Peringkatnya naik 12 tingkat berkat kesuksesannya melaju ke babak 16 besar Dubai Tennis Championships 2026.

Posisi tersebut mendekati Leylah Fernandez, yang saat ini berada di urutan ke-29 dunia. Janice Tjen juga hanya berjarak tiga tingkat dengan Maria Sakkari, mantan petenis nomor tiga dunia asal Yunani.

Nah ranking WTA Janice Tjen berpotensi melonjak lagi karena dia masih akan bermain di R3 Dubai Tennis Championships 2026. Selanjutnya petenis berusia 23 tahun itu bakal menantang unggulan kedua asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.

Bagi Janice, menghadapi Amanda Anisimova jadi kali kedua untuk menantang pemain top dan elite dunia. Saat ini Anisimova menempati posisi enam dunia.

Sebelumnya pada Qatar Open 2026, Janice dapat kesempatan berharga dengan bertarung melawan petenis nomor dunia, Iga Swiatek. Hasilnya, dia kalah dari unggulan pertama turnamen sekaligus mantan nomor satu dunia tersebut dengan skor 0-6, 3-6. (*)

Artikel Ranking WTA Janice Tjen Diprediksi Melesat 12 Tingkat Usai Maju ke R3 Dubai Tennis Championships 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

YouTube Down Massal, Ratusan Ribu Pengguna Mengalami Gangguan

0
Youtube. F. X@PopBase

batampos – YouTube mengalami gangguan layanan besar yang dilaporkan oleh ratusan ribu pengguna di seluruh dunia, terutama di Amerika Serikat pada Selasa (17/2) malam waktu setempat.

“Lebih dari 240.000 laporan masalah telah masuk terkait kesulitan mengakses atau menggunakan layanan YouTube,” tulis data Downdetector.com, dikutip dari The Economic Times, Rabu (18/2).

Jumlah laporan terus melonjak hingga mencapai lebih dari 320.000 laporan. Gangguan ini cukup luas yang mempengaruhi akses pengguna ke platform tersebut.

Laporan gangguan mencakup berbagai masalah seperti YouTube tidak dapat dibuka, kesulitan memuat konten, dan layanan YouTube TV juga mengalami gangguan oleh sejumlah pengguna.

Google belum merilis pernyataan resmi yang menjelaskan penyebab gangguan atau estimasi waktu pemulihan penuh layanan.

Dampak YouTube down juga terasa di Indonesia, tetapi tidak sebanyak di AS atau wilayah lain yang dilaporkan.

Beberapa pemeriksaan pengguna dan laporan komunitas menunjukkan bahwa akses YouTube di Indonesia juga mengalami gangguan parsial saat kejadian ini.

Halaman utama tidak memuat dengan benar atau bagian feed tidak tampil. Namun, video masih bisa diputar jika dibuka lewat pencarian atau tautan langsung.

Banyak pengguna secara mandiri melaporkan bahwa ketika membuka YouTube ada pesan error yang tidak memuat konten.

Kode error 503 sering muncul ketika server YouTube tidak dapat memproses permintaan.(*)

Artikel YouTube Down Massal, Ratusan Ribu Pengguna Mengalami Gangguan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Gudang PT Hongyuan New Material Ludes Terbakar, Polisi Periksa 3 Saksi

0
Kebakaran terjadi di kawasan industri Horizon, Sagulung, tepatnya di PT Hongyuan New Material, Senin (16/2) malam. (Screenshot)

batampos – Kebakaran hebat menimpa PT Hongyuan New Material di kawasan industri Horizon, Sagulung, Senin (22/2) malam. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun api menghanguskan seluruh isi gudang perusahaan.

Kebakaran ini pertama kali diketahui sekuriti perusahaan pukul 19.40 WIB. Api langsung membesar akibat isi gudang yang berisi plastik, dan karung.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris membenarkan adanya peristiwa kebakaran ini. Ia mengatakan kebakaran tersebut melanda perusahaan yang memproduksi akrilik.

“Yang terbakar itu gudang perusahaan yang menyimpan bahan baku akrilik dalam karung serta bahan plastik sortiran,” ujarnya.

Baca Juga: DPR Usul Percepatan Waktu Pembayaran THR, Ini Tanggapan FSPMI Batam

Aris menegaskan masih menyelidiki penyebab kebakaran ini. Pihaknya turut memeriksa tiga orang saksi yang terdiri dari sekuriti perusahaan dan kawasan industri.

“Saat kebakaran, seluruh pekerja tengah libur dan tak ada aktivitas produksi. Sehingga dipastikan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Dalam kebakaran ini, 7 mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Pemadaman berlangsung hingga pukul 23.10 WIB.

“Untuk kerugian belum bisa dipastikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Antisipasi Kejahatan Selama Ramadan, Pelaku Usaha Diminta Lengkapi CCTv

Sementara Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar meminta masyarakat lebih berwaspada, mengingat peristiwa kebakaran kerap terjadi dalam beberapa pekan ini. Ia mengimbau masyarakat untuk dapat memastikan listrik di rumah dalam kondisi aman.

“Pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta untuk rutin mengecek posisi steker alat elektronik yang terpasang pada stop kontak. Sebab, posisis steker longgar dapat menimbulkan percikan listrik.

“Instalasi listrik juga harus rutin dicek. Yang meninggalkan rumah juga kompor harus dimatikan. Intinya harus lebih waspada,” tutupnya. (*)

Artikel Gudang PT Hongyuan New Material Ludes Terbakar, Polisi Periksa 3 Saksi pertama kali tampil pada Metropolis.

Wamenag Imbau Tak Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadan

0
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii.

batampos – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafii mengimbau, agar tidak ada aksi sweeping rumah makan selama bulan suci Ramadan. Ia menegaskan pentingnya menjaga suasana yang harmonis di tengah kondisi masyarakat yang beragam, terutama dalam menjalankan ibadah puasa.

“Enggak ada, enggak ada. Enggak ada sweeping-sweeping lah. Itulah bentuk penghormatan kita bahwa selain kita yang berpuasa, masih ada kok saudara kita yang tidak berpuasa. Tapi bagi yang tidak berpuasa, ya memang kita enggak puasa, tapi hormati dong orang yang puasa,” kata pria yang karib disapa Romo Syafii di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2).

Menurutnya, sikap saling menghormati menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama Ramadan. Ia optimistis, jika masyarakat memegang prinsip tersebut, suasana Ramadhan akan berlangsung damai dan penuh toleransi.

“Saya kira harmoni ini akan melahirkan situasi yang cukup baik dengan masyarakat kita,” tegasnya.

Syafii juga menyinggung adanya imbauan dari berbagai pihak, termasuk pimpinan lembaga keagamaan dan legislatif. Ia seruan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi VIII DPR RI agar seluruh elemen masyarakat menjaga keseimbangan antara menjalankan ibadah dan menghormati perbedaan.

“Ya, tadi kan imbauan cukup jelas ya baik dari Ketua MUI, baik juga dari Ketua Komisi VIII, agar pertama umat Islam menunaikan ibadah puasa dengan khusyuk, kemudian mereka yang tidak berpuasa diharapkan untuk menghormati orang yang berpuasa, tapi juga sebaliknya itu bahasa dari Ketua Komisi VIII. Artinya apa? Sedapat mungkin dibuatlah suasana yang itu menunjukkan penghormatan dari mereka yang tidak puasa kepada orang yang berpuasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, umat Islam yang menjalankan puasa juga perlu memahami bahwa tidak semua orang memiliki kewajiban atau keyakinan yang sama. Karena itu, keberadaan fasilitas umum maupun rumah makan yang tetap beroperasi tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan.

“Tapi mungkin kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, ternyata kan enggak semua orang berpuasa, sehingga masih memungkinkan ada fasilitas-fasilitas yang masih terus bisa dinikmati oleh orang yang tidak puasa. Kan enggak mungkin gara-gara kita puasa, maka semuanya harus merasakan puasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Syafii mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas keberagaman keyakinan dan latar belakang. Oleh karena itu, pendekatan yang mengedepankan toleransi dinilai jauh lebih tepat dibandingkan tindakan sweeping atau pemaksaan.

“Dalam arti yang enggak puasa pun karena keyakinan yang berbeda, harus tidak bisa makan, tidak bisa minum, dan sebagainya. Tapi harus dipertimbangkan para koridor membangun kebersamaan, membangun kekompakan, saling menghormati sehingga persatuan kita tidak terganggu karena perbedaan-perbedaan,” pungkasnya. (*)

Artikel Wamenag Imbau Tak Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadan pertama kali tampil pada News.

Takut GERD Kambuh saat Ngopi di Bulan Puasa? Ini Tips dan Solusi Aman untuk Lambung Anda

0
Ilustrasi penderita GERD. (Freepik)

batampos – Ngopi adalah bagian dari rutinitas yang sulit dilepaskan bagi sebagian orang.

Namun saat menjalani puasa, muncul kekhawatiran bahwa konsumsi kopi dapat memicu GERD kambuh dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung.

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus bagian bawah.

Kafein dalam kopi dapat merangsang produksi asam lambung dan memperburuk gejala pada individu yang sensitif.

Karena itu, penting bagi Anda memahami waktu dan cara konsumsi kopi yang tepat.

Dengan strategi yang sesuai, Anda tetap dapat menikmati kopi tanpa meningkatkan risiko gangguan lambung selama puasa.

Simak selengkapnya yang telah dirangkum dari kanal YouTube Tirta PengPengPeng pada Rabu (18/2).

Hubungan Kafein dan Risiko GERD

Kafein bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat sekaligus dapat meningkatkan sekresi asam lambung.

Pada individu dengan riwayat GERD, kondisi ini berpotensi memicu sensasi panas di dada, nyeri ulu hati, dan rasa asam di mulut.

Saat berpuasa, lambung berada dalam keadaan kosong selama berjam-jam.

Produksi asam tetap berlangsung meskipun tidak ada asupan makanan.

Jika kopi dikonsumsi dalam kondisi tersebut, iritasi dapat meningkat dan memicu refluks.

Karena itu, bukan hanya jumlah kopi yang perlu diperhatikan, tetapi juga waktu konsumsinya agar risiko kambuh dapat diminimalkan.

Waktu Terbaik Minum Kopi Agar Lambung Tetap Aman

Mengonsumsi kopi saat sahur dapat meningkatkan risiko dehidrasi ringan karena efek diuretiknya.

Selain itu, kafein dalam kondisi perut kosong dapat memperparah refluks asam lambung.

Pilihan yang lebih aman adalah mengonsumsi kopi setelah berbuka dan setelah makanan utama masuk ke lambung.

Makanan berfungsi sebagai penyangga sehingga paparan asam tidak langsung mengenai dinding lambung.

Batasi konsumsi dalam jumlah moderat dan hindari minum kopi terlalu larut malam agar kualitas tidur tetap terjaga.

Pola tidur yang baik juga berperan dalam mengendalikan gejala GERD.

Pola Sahur yang Tepat untuk Penderita GERD

Makan dalam porsi besar saat sahur tidak menjamin Anda lebih tahan lapar.

Justru, lambung yang terlalu penuh dapat meningkatkan tekanan intraabdomen dan memicu refluks.

Pilih makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein, serta serat yang cukup.

Hindari makanan terlalu pedas, berlemak tinggi, dan asam karena dapat merangsang produksi asam lambung.

Jika Anda memiliki riwayat GERD kronis, konsultasikan penggunaan obat penurun asam lambung kepada dokter.

Konsumsi obat sesuai anjuran dapat membantu mengontrol gejala selama puasa.

Alternatif Minuman yang Lebih Ramah Lambung

Air putih tetap menjadi pilihan utama saat berbuka. Anda dapat memulai dengan air hangat atau suhu ruang untuk memberikan sensasi nyaman pada kerongkongan.

Hindari minuman berkafein tinggi, bersoda, atau terlalu manis dalam kondisi perut kosong.

Jenis minuman tersebut dapat meningkatkan risiko refluks dan memperburuk gejala.

Jika tetap ingin mengonsumsi kopi, pertimbangkan pilihan dengan kadar kafein lebih rendah dan hindari menambah gula berlebihan.

Tanda GERD Kambuh yang Perlu Diwaspadai

Gejala umum meliputi rasa panas di dada, nyeri ulu hati, sendawa berlebihan, serta sensasi asam yang naik ke tenggorokan.

Jika keluhan muncul berulang dan semakin berat, evaluasi kembali pola makan serta kebiasaan konsumsi kopi Anda.

Puasa tetap dapat dijalankan dengan aman selama kondisi kesehatan terkontrol.

Namun jika gejala mengganggu secara signifikan, pemeriksaan medis menjadi langkah yang bijak.

Menjaga lambung tetap sehat bukan berarti harus sepenuhnya meninggalkan kopi.

Kuncinya terletak pada pengaturan waktu, jumlah, dan keseimbangan nutrisi. (*)

Artikel Takut GERD Kambuh saat Ngopi di Bulan Puasa? Ini Tips dan Solusi Aman untuk Lambung Anda pertama kali tampil pada Lifestyle.

DPR Usul Percepatan Waktu Pembayaran THR, Ini Tanggapan FSPMI Batam

0
Ilustrasi. Pekerja di Kawasan Batamindo Mukakuning. DPR mengusulkan pembayaran THR dipercepat. Dok.Batampos

batampos – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, polemik mengenai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) selalu mencuat. Wacana percepatan batas waktu pembayaran dari H-7 menjadi H-14 sebelum hari raya pun menuai beragam tanggapan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto sebelumnya mendesak pemerintah merevisi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 agar pembayaran THR dilakukan paling lambat H-14 sebelum Lebaran. Menurutnya, perubahan itu penting agar pengawasan terhadap perusahaan bisa lebih efektif.

Namun, Ketua PC Serikat Pekerja Logam (SPL) FSPMI Kota Batam, Suprapto, menilai persoalan utama bukan pada maju atau tidaknya waktu pembayaran, melainkan pada ketaatan pengusaha serta fungsi pengawasan pemerintah dan DPR.

“Kalau menurut saya, apa yang disampaikan anggota DPR RI itu bagus, H-14 sebelum hari raya. Tapi sesuai Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, THR itu wajib diberikan maksimal H-7 dan tidak boleh dicicil,” ujar Suprapto, Selasa (17/2).

Baca Juga: Antisipasi Kejahatan Selama Ramadan, Pelaku Usaha Diminta Lengkapi CCTv

Ia menegaskan, aturan yang ada sebenarnya sudah cukup jelas. THR wajib dibayarkan penuh dan tidak boleh diangsur. Karena itu, yang seharusnya diperkuat adalah pengawasan agar perusahaan benar-benar mematuhi ketentuan tersebut.

“Seharusnya yang dilakukan anggota DPR itu bukan hanya memajukan pemberian THR, tetapi melakukan pengawasan kepada pengusaha agar taat aturan,” tegasnya.

Menurut Suprapto, hampir setiap perusahaan sejatinya telah menyiapkan anggaran THR jauh hari sebelumnya. Oleh sebab itu, jika masih terjadi keterlambatan atau pelanggaran, persoalannya terletak pada komitmen dan kepatuhan pengusaha.

“Setiap perusahaan pasti sudah menyiapkan budget masing-masing. Yang paling penting itu adalah ketaatan pengusahanya,” katanya.

Suprapto menilai, percepatan waktu pembayaran menjadi H-14 belum tentu efektif jika tidak dibarengi dengan pengawasan yang tegas dan sanksi nyata bagi perusahaan yang melanggar.

“Kalau pengawasannya lemah, mau H-14 atau H-7 tetap saja bisa dilanggar. Jadi yang utama itu penegakan aturan,” ujarnya.

Baca Juga: Imlek, Pusat Perbelanjaan di Kawasan Nagoya–Jodoh Lengang

Selain persoalan THR, Suprapto juga meminta DPR RI berani bersuara terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.“Yang paling krusial juga, DPR RI harus berani mengkritik pemerintah jika ada kenaikan harga-harga yang tidak masuk akal menjelang hari raya,” katanya.

Ia menilai, fungsi pengawasan DPR selama ini belum berjalan maksimal. Bahkan, menurutnya, ada kesan lembaga legislatif kurang serius membela kepentingan buruh dan masyarakat kecil saat momentum hari besar keagamaan.

“Selama ini fungsi pengawasan DPR RI itu melempem. Padahal yang dibutuhkan buruh bukan hanya wacana, tapi tindakan nyata,” tegasnya.

Suprapto berharap, ke depan pemerintah dan DPR benar-benar memperkuat pengawasan serta memastikan seluruh pekerja menerima haknya tepat waktu dan penuh, tanpa potongan maupun skema cicilan, sehingga dapat merayakan Idulfitri dengan tenang bersama keluarga. (*)

Artikel DPR Usul Percepatan Waktu Pembayaran THR, Ini Tanggapan FSPMI Batam pertama kali tampil pada Metropolis.