Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2711

BP Batam Resmikan Layanan SAPA Batam

0

sapa batambatampos – Guna meningkatkan percepatan penyelesaian permasalahan hukum di lingkungan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Biro Hukum dan Organisasi secara resmi meluncurkan Satuan Tugas Penanganan Pengaduan dan Permasalahan Hukum (SAPA Batam).

SAPA Batam diresmikan langsung oleh Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto, didampingi oleh Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna, dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir pada Kamis (17/10/2024) pagi, bertempat di Balairung Sari BP Batam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Batam, Bambang Trikoro; Wakil Ketua KADIN Kota Batam, James Simaremare; Direktur Utama PT Persero Batam, Arkham S. Torik; Direktur Utama PT. Air Batam Hulu-Hilir, Mujiaman Sukirno; perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM), organisasi pengusaha, tokoh masyarakat Kota Batam, serta para pejabat dan staf di lingkungan BP Batam.

Dalam sambutannya, Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto menyampaikan apresiasinya kepada Biro Hukum dan Organisasi yang telah menginisiasi program ini.

Sebagai lembaga pemerintah yang mengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), BP Batam memiliki wewenang untuk menerbitkan produk hukum berupa Peraturan Kepala BP Batam (Perka BP Batam) untuk mendukung pelaksanaan kegiatan berusaha di Kota Batam.

Sehingga dalam perjalanannya, pastilah ditemukan tantangan dan permasalahan yang berkaitan dengan produk hukum tersebut.

“Hadirnya SAPA Batam ini menjadi komitmen BP Batam dalam membantu percepatan penyelesaian pengaduan permasalahan hukum. Kami berharap SAPA Batam tidak hanya menangani pengaduan permasalahan hukum secara cepat, tapi juga mudah, murah, dan pasti,” ujar Purwiyanto.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna menjelaskan, SAPA Batam telah menyediakan aplikasi pengaduan digital berbasis web untuk menyampaikan aduan secara online.

Para pelapor dapat melakukan pengaduan melalui tautan SAPA Batam yang tersedia di website resmi BP Batam.

Sistem ini juga telah dirancang dengan skema antarmuka yang ramah pengguna dan mudah diakses melalui smartphone, sehingga mempercepat proses pelaporan dan respon dari SAPA Batam.

Setelah diterima melalui sistem, aduan tersebut nantinya akan ditelaah oleh tim Satgas yang telah dibentuk untuk diproses dan diselesaikan dalam kurun waktu 20 hari.

“Tujuan SAPA Batam dibentuk adalah untuk meminimalisir aduan permasalahan hukum yang tidak terselesaikan. SAPA juga dapat diartikan sebagai layanan yang Solutif, Adaptif, Profesional, dan Akuntabel. Keempat hal itu yang menjadi bahan bakar kami untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Alex.

Ia juga berharap, layanan ini dapat dimanfaatkan oleh para mitra kerja dan masyarakat umum yang membutuhkan informasi maupun klarifikasi atas produk hukum yang dikeluarkan oleh BP Batam. (rud)

Pemkot Surakarta Siap Sambut Kepulangan Jokowi usai Purnatugas

0
Presiden Jokowi saat berikan keterangan. (Tangkapan Layar Setpres).

batampos – Pemerintah Kota Surakarta menyiapkan sambutan kepulangan Joko Widodo (Jokowi) usai purnatugas sebagai kepala negara.

Penjabat Sementara Wali Kota Surakarta Dhoni Widianto menyebutkan, beberapa persiapan antara lain pemasangan baliho dan videotron. Untuk baliho dan videotron, akan dipasang di jalur menuju kediaman Presiden Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

”Pemasangannya di beberapa titik, sudah kami tentukan,” kata Dhoni seperti dilansir dari Antara, Jumat (18/10).

Selain itu, dia menjelaskan, ada juga acara penyambutan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

”Kami siapkan acara penyambutan secara sederhana untuk kepulangan Pak Jokowi dan Bu Iriana. Saat ini masih kami koordinasikan,” ujar Dhoni Widianto.

Dhoni mengatakan, penyambutan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih. Sebab sudah memimpin Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Selain itu, lanjut Dhoni Widianto, pemkot masih melakukan konfirmasi ulang kepada pihak protokol Istana. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan para pemangku wilayah di dua kabupaten yang dilalui Presiden Jokowi dari Bandara Adi Soemarmo menuju Sumber, yakni Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Karanganyar.

”Kami juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk kondusivitas saat penyambutan berlangsung,” tutur Dhoni Widianto. (*)

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemko Batam Bentuk Gugus Tugas di Kelurahan

0
image0 7 1 e1729216889226
Pjs Wali Kota Batam, Andi Agung saat menghadiri rapat koordinasi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batam.

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan membentuk Gugus Tugas Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar). Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi landasan masyarakat dari bahaya narkoba yang kian mengancam.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung menyatakan dukungan penuh terhadap upaya ini dalam rapat koordinasi yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batam.

“Kami menyambut baik koordinasi ini, terutama untuk mempercepat pembentukan satgas di kelurahan-kelurahan yang belum ada,” kata Andi, Kamis (17/10).

Lebih lanjut, Andi mengingatkan pentingnya peran serta seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Batam, khususnya dalam menghadapi ancaman narkoba.

Ia berharap implementasi Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 5 Tahun 2023 tentang Fasilitasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Narkotika dan Prekursor dapat semakin memperkuat pondasi sosial di masyarakat.

“Kami ingin Batam tetap aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan cepat dan lancar. Sebagai wilayah perbatasan, Batam sangat rentan terhadap peredaran narkoba, dan generasi muda harus dijaga dari pengaruh buruk ini,” kata dia.

Andi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Ia mendorong semua pihak untuk segera melaporkan ke aparat berwenang jika menemukan indikasi peredaran atau penggunaan narkoba.

Kepala Bakesbangpol Kota Batam, Riama Manurung menuturkan bahwa pembentukan Gugus Tugas Bersinar melibatkan berbagai pihak, termasuk Lurah, Babinkamtibmas, Babinsa, serta majelis taklim.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari sinergi antara Pemko Batam dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mencegah peredaran narkoba di Batam.

“Pemko Batam bersama BNN telah menyusun perda terkait ini. Gugus tugas ini dibentuk di kelurahan-kelurahan yang belum memiliki satgas, dengan tujuan agar Batam benar-benar terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Angkatan Darat Kerahkan 21.238 Prajurit dalam Operasi Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

0
Prajurit TNI AD mengikuti Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019 di Skuadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (30/9/2019). (Miftah/JP)

batampos – Pelantikan presiden dan wakil presiden bakal dilaksanakan pada Minggu (20/10), untuk mengamankan agenda penting tersebut TNI AD mengerahkan 21.238 prajurit. Mereka berasal dari berbagai satuan dan komando utama (kotama) Angkatan Darat.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media. ”Jumlah personel TNI AD yang disiagakan dalam rangka pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia dengan jumlah 21.238 orang,” ungkap dia.

Puluhan ribu prajurit itu terdiri atas 7.301 personel Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), 3.000 prajurit Kodam III/Siliwangi, 6.396 prajurit Kodam IV/Diponegoro, 2.811 prajurit Kodam V/Brawijaya, serta 1.729 prajurit Kodam Jaya/Jayakarta.

Selain itu, turut terlibat prajurit TNI AD melalui Bawah Kendali Operasi (BKO) sebanyak 1.424 personel ke Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), 22 personel ke Koopssus TNI. Terakhir ada 1.000 prajurit yang tergabung dalam pasukan cadangan panglima TNI.

”Personel yang disiagakan merupakan personel yang mengikuti rangkaian upacara HUT ke-79 TNI di Jakarta,” terang Wahyu.

Khusus alat utama sistem persenjataan (alutsista), perwira tinggi bintang satu TNI AD itu menyampaikan bahwa pihaknya menyiagakan alutsista di masing-masing satuan. Mereka dipastikan siap bergerak jika dibutuhkan untuk memperkuat pengamanan VVIP dalam pelantikan presiden dan wakil presiden. (*)

Customer Business Forum 2024, PGN Jamin Ketersediaan Pasokan Gas dan Sinergi Perencanaan Gas Bumi Sektor Industri

0

batampos – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan gas yang kian meningkat bagi seluruh pelanggan khususnya pada sektor industri. Hal ini dilakukan demi mengutamakan keberlanjutan industri tersebut dengan tetap mendukung pada kebijakan pemerintah yang ada.

“Beberapa tahun ke depan, gas akan memiliki peranan yang penting sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan strategi menuju NZE. Kita tahu di negara berkembang seperti Indonesia ini akan terus bertumbuh dari segala aspek seperti industri dan semacamnya, sehingga diperlukan adanya ketersediaan energi. Saat ini Indonesia menjalin komitmen dengan komunitas di dunia yang ingin merealisasikan terciptanya energi bersih, salah satunya dengan gas bumi” jelas Wiko Migantoro, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Persero pada Rabu, 16/10/2024 dalam acara Customer Business Forum 2024 (CBF 2024).

Melalui forum CBF 2024, PGN menunjukkan keyakinan dan optimisme dalam memaksimalkan serapan gas yang ada di Indonesia serta membuktikan komitmennya dalam mengutamakan pelanggan demi kemajuan industri. “Melalui forum ini PGN berharap dapat memberikan manfaat untuk pelanggan secara keseluruhan, karena dari sisi pelanggan pun pasti berharap PGN akan menjamin ketersediaan gas demi keberlanjutan industri. Maka dari itu, ke depan PGN akan merambah ke Indonesia Timur dengan melakukan investasi masif demi penyediaan LNG bersih dari hulu ke hilir Indonesia sebagai upaya meyakinkan pelanggan bahwa gas selalu tersedia,” imbuh Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko.

Dalam memenuhi kebutuhan gas bumi pelanggan dan beradaptasi terhadap dinamika lingkungan bisnis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, PGN telah melakukan berbagai upaya yakni memaksimalkan serapan gas seperti serapan LNG di Jawa Barat yang sudah mencapai 60 BBTUD dimana saat ini layanan gas bumi nasional telah mengalami pergeseran portfolio pasokan yang awalnya didominasi oleh gas pipa, sekarang 60 % dilayani gas pipa dan 40 % dilayani melalui LNG. Tentunya PGN akan terus mengupayakan ketersediaan gas melalui komunikasi aktif dengan regulator, stakeholder termasuk menggiatkan pembangunan infrastruktur untuk menjangkau pasar-pasar baru.

“Saat ini demand gas bumi terus meningkat sehingga PGN akan terus berusaha menyediakan gas pipa dengan komunikasi intensif degan pemerintah untuk mengalokasikan gas pipa pada pelanggan industri. Sedangkan sisanya akan diisi oleh supply LNG yang dipasok dari infrastruktur FSRU Lampung, Nusantara Regas, dan Aceh” tegas Ratih Esti Prihatini selaku Direktur Komersial PT PGN Tbk.

Pembangunan infrastruktur juga sedang digiatkan PGN dengan tujuan gas bumi yang bersumber dari Sumatera dapat didistribusikan hingga Jawa Barat melalui pipa Dumai – Sei Mangke, SSWJ, dan pipa Cisem 2. “PGN secara agresif mengharapkan penyerapan gas secara maksimal oleh industri untuk menjaga keberlanjutan industri salah satunya dengan LNG. Karena LNG menjadi energi pilihan dan signifikan untuk mendukung pasokan energi pada tahun-tahun berikutnya sesuai dengan proyeksi ketersediaan pasokan di beberapa wilayah pengembangan baru yang didominasi di offshore,” ucap Ratih.

Dalam forum tersebut juga merupakan ajang diskusi dan komunikasi kedua belah pihak terkait rencana harga gas tahun 2025. Dijelaskan bahwa mekanisme yang digunakan akan tetap sama dengan tahun 2024 yang terdiri dari harga gas pipa dan harga gas regasifikasi. Tentunya harga gas regasifikasi akan bersifat dinamis, menyesuaikan dinamika harga LNG sesuai dengan formula yang ditetapkan oleh regulator dan kondisi ICP. Diharapkan dengan pemberlakuan harga gas regasifikasi yang dinamis berdasarkan formula ICP, memungkinkan pelanggan memperoleh price signal yang tepat dan harga gas yang tetap kompetitif jika dibandingkan dengan BBM.

“Harga LNG mengacu pada Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan. Apabila kita lihat pada realisasinya, harga gas cenderung fluktuatif yang dipengaruhi oleh supply maupun faktor eksternal, sehingga harga gas dapat rendah maupun tinggi namun tetap mengacu pada ICP. Ini menjadi strategi yang kita terapkan untuk tahun 2025 hingga ke depan mengingat ketersediaan LNG yang lebih dominan dibandingkan gas pipa. Kami sangat mengharapkan sektor industri dapat terus tumbuh dan berkelanjutan,” tambah Ratih.

Terakhir, beberapa hal yang menjadi komitmen PGN bagi pelanggan khususnya sektor industri yakni PGN senantiasa berupaya mendukung pemenuhan gas bumi domestik khususnya pada sektor industri sejumlah sekitar 2500 pelanggan per 2024 dan diperkirakan akan meningkat mencapai 2700-2750 pelanggan industri pada beberapa tahun ke depan. Mengingat peningkatan kebutuhan masyarakat akan gas, maka LNG akan menjadi penopang ketersediaan dan keandalan dalam distribusi gas bumi PGN. (*)

135 Faskes Siap Layani Peserta JKN di Batam dan Karimun, Termasuk Layanan Kacamata

0
BPJS Kesehatan ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Pegawai BPJS Kesehatan Cabang Kota Batam melayani masyarakat di kantornya di kawasan Batam Center. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – BPJS Kesehatan Cabang Kota Batam, Kepulauan Riau telah memperpanjang kerjasama dengan 135 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah Batam dan Karimun. Fasilitas ini siap melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah mengungkapkan bahwa di wilayah Batam, terdapat 115 FKTP yang beroperasi. Fasilitas tersebut terdiri dari 21 puskesmas, 87 klinik pratama, tiga klinik Polri, dan empat klinik TNI.

Sementara itu, di Karimun, ada 20 FKTP yang meliputi 13 puskesmas, tiga klinik pratama, satu klinik Polri, dua klinik TNI, dan satu rumah sakit tipe D pratama.

“Kerjasama ini adalah komitmen kami untuk terus memberikan layanan kesehatan berkualitas kepada peserta JKN di Batam dan Karimun,” ujar Harry, Rabu (17/10).

Baca Juga: Hilang Ingatan, Pria Diduga Korban Lakalantas Butuh Keluarga Dekat

Selain FKTP, BPJS Kesehatan juga memperluas kerjasamanya dengan 22 rumah sakit di Batam dan dua rumah sakit di Karimun sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL).

Tidak hanya itu, sebanyak 10 optik di wilayah tersebut turut menjadi mitra BPJS Kesehatan untuk membantu peserta JKN dalam mendapatkan layanan pembuatan kacamata.

Harry menjelaskan, peserta JKN dapat menerima bantuan pembuatan kacamata dengan plafon yang bervariasi berdasarkan kelas layanan.

“Peserta kelas I mendapatkan bantuan sebesar R120 ribu, peserta kelas II sebesar Rp200 ribu, dan peserta kelas III Rp300 ribu,” kata dia.

Baca Juga: Aspabri Sebut Kenaikan dan Penurunan Harga Tiket Feri Tak Berdampak pada Kunjungan Wisman

Prosesnya sederhana, setelah peserta menerima resep dari dokter spesialis mata, mereka dapat menebus kacamata di optik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, Harry menekankan bahwa bantuan tersebut memiliki batas plafon.

“Jika biaya kacamata melebihi plafon yang disediakan, peserta harus menanggung selisihnya,” ujarnya.

Sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan menghadirkan program BPJS Satu. Program ini merupakan optimalisasi peran petugas penanganan pengaduan yang hadir di rumah sakit untuk membantu peserta JKN-KIS. Harry juga menjelaskan bahwa kerjasama dengan FKTP dan FKTL dievaluasi setiap tahun.

“Jika ada fasilitas kesehatan yang tidak memenuhi komitmen dalam menjalankan perjanjian, maka kerjasama dapat diakhiri,” ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Nilai Potensi Pariwisata Kepri dan Batam Kian Kompetitif

Saat ini, BPJS Kesehatan tengah melakukan penilaian ulang terhadap seluruh FKTP dan rumah sakit yang menjadi mitra. Penilaian tersebut mencakup kualitas pelayanan, waktu antrean, jam praktek dokter, hingga keluhan yang diterima dari peserta JKN selama setahun terakhir.

“Untuk melanjutkan kerjasama, setiap fasilitas kesehatan harus mendapatkan nilai minimal 70 dari penilaian yang kami lakukan bersama Dinas Kesehatan, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan pihak lainnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Penyelundupan Ratusan Ribu Ekor Benih Lobster Digagalkan

0
Tim gabungan dari BC, Polri, Lantamal IV menunjukkan barang bukti ratusan ribu baby lobster senilai lebih Rp23 miliar. f.sandi

batampos– Operasi laut gabungan antara BC Kepri, Bareskrim Polri dan Lantamal IV pada Senin (14/10) berhasil menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL) di Perairan Berakit, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. Dari penindakan yang dilakukan aparat gabungan tiga instansi ini berhasil mengamankan barang bukti ratusan ribu ekor BBL.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho Adhi bersama Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nunung Saefudin dan Wadan Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara menyebutkan, berawal dari informasi bahwa ada high speed craft (HSC) yang menggunakan mesin tempel 4 unit masing-masing berkekuatan 200 PK akan melalukan penyelundupan BBL.

BACA JUGA: BC Tangkap Dua Speedboat Penyelundup dan Lepasliarkan 177.300 Ekor Benih Lobster

”Atas informasi ini tim aparat gabungan melakukan berkomunikasi dengan Tim Patroli Laut Bea Cukai yang sedang melakukan Operasi Jaring Sriwijaya 2024 untuk melakukan strategi pengawasan laut yang berlapis. Dan setelah dilakukan pengamatan HSC yang diduga akan melakukan penyelundupan BBL ditemukan,” ujarnya.

Aparat di laut, kata Adhang, langsung melakukan pengejaran terhadap HSC yang akan melalukan tindak ilegal. Upaya pengejaran berlangganan selama 3 jam yang akhirnya pelaku penyelundupan mengkandaskan sarana transportasi di daratan Berakit. Setelah itu, pelaku melarikan diri.

”Saat melakukan pemeriksaan terhadap HSC tersebut ditemukan puluhan kotak stereofom. Tim kemudian melakukan pengamanan terhadap HSC dan setelah dilakukan pemeriksaan terdapat 46 kotak stereofom yang berisi BBL. Selanjutnya, untuk memastikan jumlah BBL yang ada di dalam 46 kotak stereofom dilakukan pencacahan bersama Balai Karantina Kepri. Dan jumlah semua BBL sebanyak 237.305 ekor dengan perkiraan nilai barang Rp23,8 miliar,” jelas Adhang.

Dikatakan Adhang, modus yang digunakan oleh para pelaku penyelundup telah berubah. Seperti, jika sebelumnya sering melakukan kegiatan penyelundupan pada malam hari. Tapi, saat ini melakukan kegiatannya di siang hari. Meski demikian, timnya sudah mengantisipasi perubahan modus tersebut.

”Untuk mencegah terjadinya tindakan penyeludupan, termasuk modus para pelaku, maka kita melakukan patroli rutin dan patroli gabungan yang melibatkan Bea Cukai Batam, Polda Kepri dan Lantamal IV. Termasuk juga tindakan pengawasan lainnnya,” ungkapnya.

BBL hasil penindakan, lanjutnya, telah dilepasliarkan pada Selasa (15/10) di Perairan Anak Kenipan Batu, Karimun. Kegiatan pelepasliaran ini diikuti juga BC Kepri, Bareskrim Polri, Lantamal IV, BC Batam, Polda Kepri, Polres Karimun, Lanal TBK dan Badan Karantina Pelayanan Stasiun TBK. Penindakan yang berhasil dilakukan tidak lepas dari sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Bea Cukai Kepri dengan Polri, BC Batam dan Lantamal IV. (*)

Reporter: Sandi

 

KPK Periksa Eks Komisaris Pertamina Terkait Dugaan Pengadaan LNG Tanpa Perizinan

0
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto. (ANTARA/HO)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pengadaan liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair di PT Pertamina pada 2011-2021. Penyidik KPK juga telah memeriksa mantan Komisaris PT Pertamina, A. Edy Hermanto, pada Kamis (17/10).

Juru bicara KPK Tessa Mahardika menjelaskan, penyidik mendalami pengetahuan Edy Hermanto terkait dugaan pengadaan LNG tanpa adanya izin dan persetujuan dari komisaris di PT Pertamina. Pemeriksaan terhadap Edy berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Saksi didalami terkait dengan pengadaan LNG tanpa ada izin dan persetujuan komisaris dan RUPS,” kata Tessa kepada wartawan, Jumat (18/10).

KPK sebelumnya mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) tahun 2011–2021. Dalam perkara yang merugikan keuangan negara sebesar USD 113.839.186 itu, KPK lebih dulu menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan.

Tessa menjelaskan, KPK menetapkan dua tersangka baru dalam pengembangan kasus ini. Kedua tersangka itu berinisial HK dan YA.

“Bahwa terkait dengan pengembangan tersebut, KPK telah menetapkan dua tersangka penyelenggara negara dengan inisial HK dan YA,” ucap Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/7).

HK merupakan Hari Karyuliarto, mantan Direktur Gas PT Pertamina. Sementara, YA merupakan Yenni Andayani, mantan Direktur Gas dan Energi Baru Terbarukan PT Pertamina.

“Terkait dengan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tersangka akan kami umumkan saat penyidikan perkara ini telah dirasakan cukup,” ungkap Tessa.

Mantan Dirut PT Pertamina Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan sebelumnya divonis pidana sembilan tahun penjara dan Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Karen Agustiawan terbukti bersalah terkait kasus korupsi Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina tahun 2011-2021.

Karen terbukti merugikan negara sebesar USD 113.839.186.60 alias Rp 1.778.323,27. Tindakan melawan hukum itu dilakukan Karen bersama-sama dengan mantan Senior Vice President (SVP) Gas & Power PT Pertamina, Yenni Andayani dan Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto.

Karen juga diyakini telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yaitu memperkaya diri sebesar Rp 1.091.280.281,81 dan USD 104,016.65. Kemudian memperkaya korporasi CCL LLC seluruhnya sebesar USD 113,839,186.60. Jumlah kerugian negara itu berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait perkara ini.

Karen Agustiawan terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)

Kekerasan Seksual Oknum Guru Terhadap Murid, DPRD Batam Serukan Tindakan Tegas

0
461867561 1256441542378659 8150453816739406884 n
Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution.

batampos – Kasus dugaan kekerasan seksual oleh seorang oknum guru berinisial N, 33, di Nongsa, terhadap muridnya mengundang keprihatinan besar dari berbagai pihak. Termasuk anggota DPRD Batam.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia mengecam tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum guru itu dan menekankan pentingnya langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.

“Perbuatan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut, bila terbukti benar, sangat mencoreng nama baik profesi guru yang seharusnya menjadi teladan bagi para murid,” kata Surya, Kamis (17/10).

Baca Juga: Akhirnya Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Penyimpangan Aset Asuransi Persero Batam

Ia menegaskan perlunya tindakan cepat dan tegas dari pihak terkait untuk menangani kasus ini.

Pihaknya meminta Dinas Pendidikan Kota Batam untuk segera bertindak. Ia mendesak agar dibentuk tim pencari fakta guna menyelidiki kasus ini secara mendalam dan transparan.

“Disdim Kota Batam harus membentuk tim pencari fakta untuk menyelesaikan kasus pencabulan ini dengan tuntas. Kasus ini tidak boleh dianggap remeh,” kata Surya.

Lebih lanjut ia juga meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai aturan.

Baca Juga: Pemeriksaan Dugaan Korupsi RSUD Rampung, Kejari Batam Punya 2 Calon Tersangka

“Aparat hukum harus bertindak tegas. Jika fakta dan bukti sudah cukup, maka proses hukum harus dilaksanakan dengan seadil-adilnya,” ujarnya.

Selain menuntut penyelidikan kasus ini, Surya juga menekankan pentingnya pembinaan bagi para guru agar mereka menjalankan tugasnya dengan hati-hati.

Menurutnya, pembinaan secara berkala dari Dinas Pendidikan sangat diperlukan untuk menjaga integritas profesi guru dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

“Dinas Pendidikan perlu melakukan pembinaan yang intensif kepada para guru agar mereka lebih berhati-hati dan memahami peran serta tanggung jawabnya sebagai pendidik. Kejadian seperti ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Mabes TNI Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP untuk Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

0
Deretan alutsista TNI AU yang akan digunakan dalam pengamanan VVIP pada pelantikan presiden dan wakil presiden Minggu (20/10) mendatang. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Mabes TNI akan melakukan Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Jumat (18/10). Hal ini disampaikan oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi saat memeriksa kesiapan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Kamis (17/10).

”Baru saja kami melaksanakan Apel Kesiapan, Apel Kesiapan baik personel maupun alutsista TNI Angkatan Udara dalam rangka pengamanan VVIP pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 oktober 2024,” ungkap Tedi kepada awak media.

Perwira tinggi bintang tiga TNI AU itu menyatakan bahwa Apel Kesiapan itu dilaksanakan atas izin Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Menurut Tedi, apel tersebut sengaja dilaksanakan sebelum Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat besok.

”Sebelum kegiatan apel di Monas, TNI Angkatan Udara mengecek seluruh kesiapan. TNI Angkatan Udara mendukung secara penuh demi suksesnya pelantikan presiden Republik Indonesia tanggal 20 Oktober 2024,” tegasnya.

TNI AU sudah menyiapkan empat unit pesawat tempur F-16, pesawat angkut yang terdiri atas Boeing 737 Angkut Intai; Boeing 737 400; CN 295; C-130J Super Hercules, dan helikopter yang terdiri atas dua unit Caracal H225 dan satu unit NAS 332 untuk kebutuhan evakuasi medis udara. Seluruh pasukan dan alutsista tersebut diperiksa secara langsung oleh Tedi untuk memastikan tidak ada satupun yang belum siap. (*)