Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 2723

Ketua PPATK Sebut KPK Sering Abaikan Laporannya, Salah satunya Laporan Pemerasan Mahasiswa PPDS Undip

0
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana. ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

batampos – Seleksi calon pimpinan KPK memasuki tahap tes wawancara. Kemarin (18/9) anggota Panitia Seleksi (Pansel) KPK Ivan Yustiavandana mencecar dua incumbent yang ikut mendaftar lagi. Yakni, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak serta Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan.

Kepada Johanis, Ivan menanyakan soal ratusan hasil analisis (HA) dan hasil pemeriksaan (HP) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang tak ditindaklanjuti KPK. Ivan menyebut, PPATK telah mengirimkan 150 HA dan HP. Namun, tak ada yang ditindaklanjuti KPK.

Ivan yang kini menjabat ketua PPATK juga menyindir kinerja KPK yang lebih banyak mengamati pejabat. Membuntuti pejabat, lalu mencari “kunci-kuncian” pejabat. Sedangkan HA dan HP lembaganya tak ditindaklanjuti. “Padahal, angkanya bisa ratusan, bahkan triliunan mungkin,” terangnya.

Tanak menjawab bahwa apa yang ditanyakan Ivan sebenarnya sudah sampai ke pimpinan KPK. Laporan tersebut sudah didisposisikan kepada deputi penindakan yang menjadi tugas dan kewenangannya untuk melakukan penelitian. Tanak mengakui, terkadang lantaran banyak pekerjaan, lupa menanyakan kembali hasil laporan itu. ’’Dan, sekarang kami lagi coba meminta semuanya,’’ paparnya.

’’Ya, harapannya nanti kalau Bapak jadi pimpinan (lagi, Red), semua harus ditindaklanjuti, Pak,’’ kata Ivan. ’’Siap,’’ jawab Tanak. Ivan menyebut, pantulan KPK atas laporan PPATK itu penting. Termasuk penjelasan mengapa laporan yang dikirim tersebut tak bisa dilanjut.

Lalu, saat mewawancarai Pahala Nainggolan, Ivan kembali mengulangi soal laporan PPATK yang tak mendapat tindak lanjut. ’’Bapak tahu kasus-kasus belakangan yang ramai ini. Sudah kami cek, laporan sudah banyak di KPK,’’ terang Ivan.

Dia menyebutkan, salah satunya adalah kasus pemerasan PPDS yang terjadi di Undip Semarang. Kasusnya dilaporkan PPATK sejak 2022. PPATK juga sudah melaporkan kasus lain dan sudah berlangsung secara sistemis. ’’Apa menunggu bunuh diri dulu, baru kita bereaksi,’’ tambahnya.

Pahala mengakui, KPK selama ini mengandalkan laporan dari PPATK. Sebab, laporan yang dikirim oleh lembaga intelijen keuangan itu sudah setengah jalan. Dia mengingat kasus Rafael Alun, Andhi Pramono, dan Eko Darmanto yang semuanya datang dari PPATK. ’’Dan sangat detail. Sehingga lebih gampang mendorongnya,’’ katanya. (*)

Sumber: JP Group

Lambannya Penanganan Air Bersih, DPRD Batam Desak Perbaikan Menyeluruh

0
Demo Air 7 F Cecep Mulyana scaled
Kepala BP Batam Muhammad Rudi bersama Direktur Air Batam Hilir (ABH) Mujiaman saat menemui warga Tanjunguncang. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Sehari pasca aksi demonstrasi oleh ribuan warga perumahan Putrajaya, Tanjunguncang di depan kantor Badan Pengusaha (BP) Batam yang menuntut adanya distribusi air bersih berjalan normal di pemukiman mereka, DPRD Batam menyoroti tajam kinerja pengelola air bersih di Batam PT Air Batam Hilir (ABHi) dan SPAM dibawah naungan BP Batam.

“Lambannya penanganan air bersih di daerah itu sangat disayangkan hingga timbulnya desakan dan amarah warga ke kantor BP Batam kemarin, bahkan mereka sempat menutup aktivitas di kawasan industri galangan kapal juga kan bang,” kata Anggota DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit, Kamis (19/9).

Baca Juga: Warga Tanjunguncang Demo di Depan Kantor BP Batam, Ancam Tak Ikut Pilkada Jika Air Tak Mengalir Lancar

Ia menyampaikan peristwa tersebut telah mengganggu kondusifitas di tengah masyarakat dan bukan tidak mungkin masih ada daerah lain di Batam yang belum tertangani dengan optimal dalam persoalan air bersih ini.

“Pasti sudah jelas mengganggu aktivitas publik,” jelasnya.

Laporan yang diterima oleh DPRD Batam ini bukan kali pertama, bahkan sebelumya sudah beberapa kali diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga yang terdampak namun masih nihil solusinya.

“Persoalan ini sudah lama berulang kali terjadi dan kami RDP kan bersama pengelola air dan BP Batam. Tapi iya begitulah, masih aja terjadi persoalan air ini dan puncaknya kemarin amarah warga,” kata dia.

Menurut politisi dari partai Hanura tersebut bahwa air itu kebutuhan dasar manusia tak bisa tawar menawar. Ia menilai, BP Batam dan pengelola tidak memiliki rencana yang matang untuk saluran pipa air di wilayah tersebut.

“Jika ditelusuri dan dari informasi yang didapat pipanya sekarang kecil disana, dan tidak bisa menutupi kebutuhan air warga,” tuturnya.

Di lain sisi pelayanan yang didapat oleh warga tidaklah sebanding dengan pembayaran tarif air yang dinilai tinggi. Hal ini lantaran pengelolaan air bersih tidak lagi dikelola oleh pihak swasta.

DPRD Batam mengingatkan agar pengelola air lebih optimal dan memberikan suatu kepastian kepada masyarakat.

“Karena sesuai undang undang bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat” tutupnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Dosen-Mahasiswa UMRAH Protes soal Pelantikan Dekan FISIP dan FIKP

0
ASAP65 saat konferensi pers menolak pelantikan Dekan FISIP dan FIKP. F. Mohamad Ismail

batampos– Mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam aliansi strategis pasal (ASAP) 65, memprotes terkait pelantikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Ilmu Kelautan dan Kehutanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).

Protes yang diutarakan mereka itu lantaran adanya dugaan praktik non-demokratik, yang telah dilakukan oleh Rektor pada tahap
Penjaringan calon Dekan. Rektor diduga dengan sengaja mengubah hasil verifikasi dan penetapan yang telah dilakukan oleh Panitia penjaringan.

Pelantikan terhadap Sayed Fauzan Riyadi sebagai Dekan FISIP dan Dony Apdillah sebagai Dekan FIKP tersebut pun menui protes. Sebab, dua orang Dekan tersebut memiliki nilai yang rendah, ketimbang dua calon Dekan lainnya.

Ketua ASAP 65, Yudahanto Satyagraha Adiputra mengatakan ini bertentangan dengan tugas panitia penjaringan bakal calon Dekan yang telah diatur pada Peraturan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Nomor 8 Tahun 2024 tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian pimpinan organisasi dibawah rektor.

BACA JUGA: UMRAH Belum Lakukan Kenaikan UKT

“Pada tahapan ini rektor kembali mempergunakan perkakas kuasa yang dimiliknya, yaitu dengan tetap melantik Sayed Fauzan Riyadi dan Dony Apdilah yang secara kumulatif nilai akhir lebih rendah dari pesaingnya,” kata Yudahanto, Kamis (19/9).

Terhadap tindakan pelantikan ini, ia menerangkan Senat FISIP menolak pelantikan dan Pengangkatan Sayed Fauzan Riyadi sebagai Dekan FISIP UMRAH Periode 2024-2028. Senat FISIP juga meminta rektor melantik saudara Bismar Arianto.

Selain itu, ASAP 65 juga meminta mencabut SK Pelantikan Sayed Fauzan Riyadi sebagai Dekan FISIP UMRAH dan Dony Apdilah sebagai Dekan FIKP UMRAH Periode 2024-2028.

“Lalu melantik Bismar Arianto Sebagai Dekan FISIP UMRAH dan Muzahar sebagai
Dekan FIKP UMRAH Periode 2024-2028,” tegasnya.

Sementara itu, Bismar Arianto mengatakan pihaknya membeberkan permasalahan tersebut, untuk menjaga harga diri UMRAH. Sebab, adanya kejadian tersebut keadilan dan demokratis di universitas tersebut mulai mati.

Bisma juga mengaku heran terkait ia yang tidak dilantik sebagai Dekan FISIP. Sebab, total nilai hasil penjaringan yang ia peroleh sebesar 254, sementara nilai Sayed Fauzan yang dilantik sebagai Dekan FISIP hanya 99.

“Rektor menggunakan standard ganda. Kenapa dari lima Fakultas, ada dua orang nilai tertinggi, tapi tidak dilantik. Harusnya rektor menggunakan variabel dan standard yang sama,” tegas Bismar.

Bismar menegaskan, ASAP 65 tidak akan membiarkan praktik culas tersebut. “Kami hadir untuk menjaga idealisme dan marwah kami. Masa kampus tidak ada nilai kejujuran,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

 

Polisi Bantah Foto yang Beredar Terkait Korban Begal di Temiang

0

bocelbatampos – Polsek Sekupang membantah kebenaran foto yang beredar melalui pesan WhatsApp, yang disebut-sebut sebagai korban begal di kawasan Temiang, Sekupang. Menurut pihak kepolisian, foto tersebut bukanlah foto dari korban yang sesungguhnya. Namun demikian, pihak Polsek Sekupang membenarkan adanya kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah tersebut, dengan korban berinisial EW (46), warga perumahan Ciptaland, Sekupang, Senin (16/9) dini hari.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom menjelaskan bahwa insiden ini terjadi pada Senin dini hari (16/9) sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan keterangan dari pelapor yang merupakan ayah korban, EW tengah mengendarai sepeda motor Beat Sporty berwarna hitam dari arah Batuaji menuju Sekupang. Saat melewati kawasan Mata Kucing, korban dihadang dan dikejar oleh beberapa orang yang tidak dikenal.

“Salah satu pelaku meminta uang kepada korban, sementara pelaku lain memukul korban dari arah belakang, hingga korban terjatuh dan pingsan. Para pelaku kemudian melarikan sepeda motor korban beserta dompet yang berisi STNK, KTP, kartu ATM BCA, dan uang tunai senilai Rp200 ribu,” ujar Kompol Benhur.

Setelah tersadar, korban langsung meminta bantuan kepada seorang pengendara ojek yang kebetulan melintas di lokasi kejadian untuk mengantarnya pulang ke rumah. Setibanya di rumah, korban meminta tolong kepada tetangganya untuk membayar ongkos ojek tersebut. Tetangga korban kemudian membantu membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka di bagian kepala belakang yang dideritanya.

Dalam peristiwa ini, korban mengalami luka di bagian kepala serta kehilangan sepeda motornya. Total kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp8,7 juta.

Lebih lanjut, Kompol Benhur menegaskan bahwa laporan terkait kejadian ini sudah diterima dan proses penyelidikan sedang berlangsung. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat.

“Kami sedang mendalami kasus ini dan pelaku masih dalam penyelidikan. Olah TKP sudah dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung,” tegasnya.

Namun, terkait foto yang beredar luas di media sosial dan pesan berantai WhatsApp, Kompol Benhur menegaskan bahwa foto tersebut bukanlah foto korban yang sebenarnya.

“Kejadian memang benar, tetapi foto yang beredar itu bukan korban, karena korban mengalami luka di bagian kepala, bukan di leher sebagaimana terlihat di foto yang beredar,” ujar Kompol Benhur menambahkan.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial, dan tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu kebenarannya. Polisi mengingatkan agar masyarakat menunggu informasi resmi dari pihak berwenang mengenai kasus ini.

Kapolsek Sekupang juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari, mengingat kasus kejahatan jalanan seperti ini sering terjadi di lokasi-lokasi yang sepi dan minim penerangan. Ia juga menyarankan agar warga segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintasi lokasi-lokasi yang rawan pada malam hari. Jika ada kejadian serupa, segera laporkan kepada kami,” pungkas Kompol Benhur. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

1.300 Wajib Pajak Restoran di Batam Disensus, Pendapatan Sementara Capai Rp98 Miliar

0
tapping box pengaruhi peningkatan pad kota batam m
Tapping Box yang dipasang di kasir salah satu restoran di Batam.

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, mulai melakukan sensus terhadap objek pajak usaha makan dan minum, termasuk kafe, restoran, dan rumah makan di wilayah Batam.

Sensus yang melibatkan 35 petugas ini berlangsung dari 13 September sampai 12 November 2024, dengan tujuan memperbarui data dan menghitung potensi penerimaan pajak dari usaha-usaha tersebut.

Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah mengatakan, sensus tersebut penting untuk mengoptimalkan kontribusi pajak terhadap pembangunan daerah yang berjalan selama ini.

“Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat itu disetor ke pemerintah. Nanti itu akan berkontribusi buat pembangunan,” katanya, Kamis (19/9).

Kemudian, lini usaha makan minum; restoran maupun kafe, yang beromzet paling sedikit Rp20 juta, wajib menyetorkan pajaknya. Pungutan tersebut juga bersumber dari masyarakat Batam.

“Usaha makan minum di Batam cukup pesat, makanya kita adakan sensus ini untuk update terbaru. Biasanya, kita tahu atau melihat struk yang tertera tax 10 persen itu. Dari situ, pengusaha wajib menyetorkannya ke kasda (kas daerah),” kata Azmansyah.

Hasil sensus tersebut bakal digunakan untuk menghitung potensi penerimaan pajak dari omzet wajib pajak ke depannya.

Berdasarkan data dari dinas, terdapat kurang lebih 1.300 wajib pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makan minum yang sudah terdata. Guna mendukung transparansi penyetoran pajak, Pemerintah Kota (Pemko) Batam memasang tapping box pada mesin transaksi di tiap-tiap tempat usaha.

Tapping box itu berguna memberikan laporan ril mengenai jumlah transaksi. Di sisi lain, sensus makan minum ini meliputi ketersediaan meja, kursi, jumlah kunjungan, serta harga makanan.

Untuk itu, selama pelaksanaan sensus, diharapkan kepada para pelaku usaha dapat memberikan akses buat petugas. Ini merupakan penugasan resmi dalam pendataan objek pajak usaha makan dan minum.

“Nanti akan didapatkan jumlah usaha baru, dan seberapa besar pertumbuhannya di Batam,” ujarnya.

Hingga kini, penerimaan daerah dari pajak restoran dan lainnya sudah mencapai 68 persen atau setara Rp98 miliar dari target Rp136 miliar per tahun. Azmansyah optimistis target tersebut terpenuhi.

Kenaikan taget juga dipengaruhi oleh sektor perekonomian di Batam yang kian membaik dan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan usaha makan minum yang makin masif, membuat pihaknya lebih optimistis. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

DPRD Batam Desak Perbaikan Pelayanan Air Bersih, Menyeluruh

0

pipa abhbatampos – Sehari pasca aksi demonstrasi oleh ribuan warga perumahan Putrajaya, Tanjung Uncang di depan kantor Badan Pengusaha (BP) Batam yang menuntut adanya distribusi air bersih berjalan normal di pemukiman mereka, DPRD Batam menyoroti tajam kinerja pengelola air bersih di Batam PT Air Batam Hilir (ABHi) dan SPAM dibawah naungan BP Batam.

“Lambannya penanganan air bersih di daerah itu sangat disayangkan hingga timbulnya desakan dan amarah warga ke kantor BP Batam kemarin, bahkan apalagi mereka sempat menutup aktivitas di kawasan industri galangan kapal juga kan bang,” kata Anggota DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit, Kamis (19/9).

Ia menyampaikan peristwa tersebut telah mengganggu kondusifitas di tengah masyarakat dan bukan tidak mungkin masih ada daerah lain di Batam yang belum tertangani dengan optimal dalam persoalan air bersih ini.

“Pasti sudah jelas mengganggu aktivitas publik,”jelasnya.

Laporan yang diterima oleh DPRD Batam ini bukan kali pertama, bahkan sebelumya sudah beberapa kali diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga yang terdampak namun masih nihil solusinya.

“Persoalan ini sudah lama berulang kali terjadi dan kami RDP kan bersama pengelola air dan BP Batam. Tapi iya begitulah, masih aja terjadi persoalan air ini dan puncaknya kemarin amarah warga,” katadia.

Menurut politisi dari partai Hanura tersebut bahwa Air itu kebutuhan dasat manusia tak bisa tawar menawar. Ia menilai, BP Batam dan pengelola tidak memiliki rencana yang matang untuk saluran pipa air di wilayah tersebut.

“Jika ditelusuri dan dari informasi yang di dapat pipanya sekarang kecil disana, dan tidak bisa menutupi kebutuhan air warga,” tuturnya.

Di lain sisi pelayanan yang didapat oleh warga tidaklah sebanding dengan pembayaran tarif air yang dinilai tinggi. Hal ini lantaran pengelolaan air bersih tidak lagi dikelola oleh pihak swasta.

DPRD Batam mengingatkan agar pengelola air lebih optimal dan memberikan suatu kepastian kepada masyarakat.

“Karena sesuai UU bahwa Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran warga,” tutupnya. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

MAN Insan Cendekia Batam Juara ISFO 2024, Harumkan Kota Batam dan Nama Sekolah di Kompetisi Keuangan Syariah

0
IMG 20240919 WA0023 scaled
Siswa MAN Insan Cendekia Batam di ISFO 2024. Foto: MAN Insan Cendikia Batam untuk Batam Pos

batampos – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Batam, menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara pertama dalam ajang Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2024 yang ditaja OJK, untuk kategori Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) tingkat pelajar.

Kemenangan ini diumumkan dalam acara puncak yang diadakan di Jakarta, Selasa (17/9) kemarin, dengan mengundang para grand finalis dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, bahwa Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan syariah bagi generasi muda untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Baca Juga: Mengulik Ragam Kegiatan MAN IC Batam

“Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan layanan keuangan syariah, Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam pengembangan ekonomi syariah, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar dia.

ISFO 2024 yang diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh Indonesia, dibagi menjadi dua kategori lomba utama: Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) dan Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS).

MAN Insan Cendekia Batam berhasil unggul dari sekolah-sekolah lainnya, menyisihkan Madrasah Aliyah Negeri 2 Malang yang meraih posisi kedua, dan MAN Insan Cendekia Lampung Timur yang berada di posisi ketiga.

Selain itu, MAN Insan Cendekia Batam juga sukses meraih juara pertama dalam kategori Best Supporter, menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta yang ikut mendukung tim mereka selama kompetisi berlangsung. Prestasi ini semakin memperkuat posisi MAN Insan Cendekia Batam sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Indonesia dalam mendorong literasi keuangan syariah.

Kegiatan ISFO 2024 telah diikuti oleh total 4.373 peserta dari seluruh Indonesia, dengan 858 tim yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Para peserta melalui berbagai tahap seleksi ketat mulai dari tingkat regional hingga nasional.

Pemenang dari setiap kategori mendapatkan hadiah berupa uang tunai serta produk inklusi keuangan syariah, seperti tabungan SimPel iB untuk pelajar dan tabungan emas untuk mahasiswa, dengan total hadiah mencapai Rp112 juta.

Dalam kategori mahasiswa, Universitas Airlangga meraih juara pertama dalam Kompetisi CCKS, disusul Universitas Indonesia di posisi kedua, dan Universitas Brawijaya di posisi ketiga. Sedangkan, dalam Kompetisi Wirausaha Muda Syariah, juara pertama diraih oleh Universitas Pertamina dengan bisnis MooApps, diikuti oleh Universitas Padjadjaran dan UPN Veteran Jawa Timur. (*)

Reporter: Arjuna

Vinilon Group Luncurkan Pipa Vinilon KRAH Berstandar Internasional di Indo Water Expo & Forum 2024

0

batampos – Vinilon Group, perusahaan terkemuka di bidang solusi perpipaan, dengan bangga mengumumkan peluncuran perdana Pipa Vinilon KRAH di ajang Indo Water Expo & Forum 2024 yang digelar 18-20 September di JIExpo Kemayoran Jakarta. Sebagai satu-satunya produsen Pipa KRAH berlisensi di Indonesia, Vinilon Group menghadirkan solusi yang efektif dan ramah lingkungan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pengelolaan air.

Pipa Vinilon KRAH mempunyai lisensi dari KRAH GmbH Jerman yang memenuhi uji kualitas sesuai standar internasional DIN16961, EN13476, ASTM F894, dan ISO9969. Pipa ini memiliki dinding berstruktur yang memberikan kekuatan dan daya tahan ekstra, serta mempunyai daya tahan hingga 100 tahun. Sistem perpipaan Vinilon KRAH merupakan solusi jangka panjang pipa yang ramah lingkungan, kuat dan ekonomis untuk aplikasi yang luas, seperti sistem saluran pembuangan, drainase, pengelolaan air hujan, dan irigasi. Pipa Vinilon KRAH terbuat dari bahan murni Polietilen dan Polipropilen, berkualitas yang memberikan sifat unggul tahan terhadap korosi, tahan UV, tekanan dari luar dan kebocoran.

“Kami sangat antusias memperkenalkan Pipa Vinilon KRAH berdiameter hingga 3000mm sebagai solusi inovatif untuk kemajuan infrastruktur di Indonesia. Dengan kualitas dunia dan kapasitas produksi yang besar, kami yakin Pipa Vinilon KRAH akan menjadi pilihan utama bagi para kontraktor, konsultan, dan pemerintah dalam mewujudkan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia yang lebih ramah lingkungan,” ujar Edward Pryadi, Project Sales Director Vinilon Group.

Sejalan dengan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang lebih baik, Vinilon Group berupaya aktif berkontribusi melalui inovasi produknya. Lewat peluncuran Pipa Vinilon KRAH, Vinilon Group semakin menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam industri perpipaan di Indonesia.

Sebagai upaya mewujudkan visi Indonesia Maju, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya konsisten memberikan apresiasi terhadap penggunaan produk dalam negeri yang berkualitas. Dukungan terhadap Pipa KRAH produksi Vinilon Group merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dan memperkuat daya saing produk nasional di kancah global.

 

“Peluncuran perdana Pipa Vinilon KRAH ini merupakan upaya Vinilon Group untuk turut berkontribusi dalam menghadirkan inovasi terbaru sebagai lompatan besar bagi industri konstruksi di Indonesia. Mari kita bersama mendorong penggunaan produk dalam negeri, untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Ir. Diana Kusumastuti, M.T., Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Pipa Vinilon KRAH akan diproduksi oleh Vinilon Group dengan diameter hingga 3000 milimeter di pabrik Cileungsi Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada bulan Oktober 2024. Pipa Vinilon KRAH menawarkan sejumlah keunggulan signifikan. Teknologi pipa ini menawarkan solusi yang lebih efisien untuk proyek pembangunan.

Diproduksi dengan integrasi sambungan Electrofusion socket dan spigot, Pipa KRAH dapat disambung dengan teknik Electrofusion yang memenuhi standar DVS (Deutscher Verband für Schweißen). Teknik ini dapat menjamin sistem pipa yang homogen, bebas bocor dan fleksibel, tanpa ada titik lemah pada sambungan, sehingga sangat kuat dan rapat. Proses penyambungan dengan teknik Electrofusion ini lebih akurat, cepat dan mudah bahkan untuk pipa berukuran diameter besar sekalipun, sehingga mampu menghasilkan sistem perpipaan yang andal dan tahan lama. Dengan demikian, keandalan dan umur pakai sistem perpipaan dapat terjamin sampai 100 tahun.

Dengan kehadiran Pipa Vinilon KRAH, Vinilon Group berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi terbaik bagi pelanggan dan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang lebih baik di Indonesia.

Kunjungi booth Vinilon Group yang berada di Hall B3, JIExpo Kemayoran Jakarta untuk dapat melihat secara langsung keunggulan dan kualitas Pipa Vinilon KRAH serta produk-produk Vinilon terbaik lainnya sebagai solusi sistem perpipaan di Indonesia.
(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Vinilon Group
Vinilon Group adalah produsen dan distributor sistem perpipaan HDPE dan uPVC terbaik di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1963 dan bermula dari toko usaha dagang dengan nama Toko UD Sinar Mas yang berlokasi di Kenari, Jakarta. Pada tahun 1970 Vinilon Group menjadi General Importir dan Distributor eksklusif untuk produk KITZ Valve dan memperluas ekspansi pasar dengan membangun jaringan yang lebih luas ke seluruh Indonesia. Pada tahun 1979, Vinilon Group membangun PT Rusli Vinilon Sakti dan mengoperasikan pabrik pertamanya di Plumpang. Saat ini Vinilon Group memiliki dua pabrik aktif di Cileungsi untuk kebutuhan di Indonesia bagian Barat dan di pabrik Mojokerto untuk kebutuhan pembelian di Indonesia bagian Timur.

Vinilon Group berkomitmen penuh dalam menghasilkan produk pipa berkualitas tinggi yang mendukung pembangunan industri di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan sederet sertifikasi internasional yang telah diraih, seperti ISO 45001 (K3), ISO 14001 (Lingkungan), ISO 9001 (Manajemen Mutu), SNI, Green Label Indonesia, dan lainnya. Dengan sertifikasi ini, Vinilon Group memastikan bahwa produk-produknya memenuhi standar mutu tertinggi, baik dari segi keselamatan kerja, lingkungan, hingga kualitas produk itu sendiri.

Sebagai solusi perpipaan terlengkap, Vinilon Group menyediakan solusi dari hulu ke hilir mulai dari produk pipa hingga sanitasi dengan merek dagang: Pipa dan Fitting Vinilon, Water Meter B&R, Produk Sanitasi Yuta, Valve Yuta. Selain itu juga terdapat produk valve dengan merek Kitz, Socla, Neway, Bayard. Menghadirkan aksesoris dengan merek VPG, Muraflex, Duyar, Air Vent Samyang, Caleffi, Metal Fitting Ricon, JZ, dan Flange.

Vinilon Group memiliki komitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan produk berkualitas tinggi agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan. Selama 45 Tahun Vinilon Group berkomitmen untuk membantu keberlanjutan masa depan Indonesia.

Sumber tambahan:
● Jelajahi informasi tentang Vinilon Group di www.vinilon.com
● Ikuti Vinilon Group di LinkedIn VINILON GROUP
● Ikuti Vinilon Group di Instagram @vinilon_group
● Saksikan berbagai video inspiratif mengenai berbagai kegiatan Vinilon Group di YouTube

Informasi lebih lanjut:
Patricius Dewo Putro
PR & Media Relations Specialist
+62 812-1018-9224
[email protected]

 

Pengusaha Sesalkan Aksi Unjuk Rasa yang Blokir Jalan dan Sweeping Hingga ke Galangan

0
25ef19da 02a1 4088 99e8 c6a512379858
Aksi unjuk rasa masyarakat Tanjunguncang saat sweeping ke perusahaan. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aksi unjuk rasa masyarakat Tanjunguncang ke kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam menuntut kelancaran aliran air bersih diprotes oleh pelaku industri galangan kapal.

Protes ini ditujukan pada aksi massa yang melakukan pemblokiran jalan. Pelaku industri yang bergabung dalam Ikatan Perusahaan Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri mengecam keras aksi pemblokiran jalan ini sebab melumpuhkan aktifitas produksi di galangan kapal.

“Pemblokiran jalan itu yang disesalkan. Silahkan berunjuk rasa tapi jangan menghalangi pekerja lain untuk bekerja. Banyak anggota yang protes. Beberapa perusahaan galangan di Tanjunguncang sudah mengubah jam masuk kerja dari pukul 07.00 WIB dan Pukul 08.00WIB, menjadi pukul 09.00WIB. Tetapi tetap tidak bisa masuk. Ini kan menghambat kegiatan produksi di galangan kapal,” ujar Ketua DPW Iperido Kepri Ali Ulai melalui sekretarisnya Tia.

Baca Juga: Krisis Air Berkepanjangan, Warga Unjuk Rasa Blokir Jalan Menuju Galangan Kapal

Imbas dari aksi unjuk rasa ini, hampir semua galangan di Tanjunguncang meliburkan karyawan karena terhalang oleh massa hingga pukul 10.00 WIB.

Dikatakan Tia, berdasarkan laporan pengusaha galangan kapal yang bernaung dibawa Iperindo, aksi unjuk rasa ini juga dilakukan sweeping ke perusahaan.

Karyawan yang sudah masuk kerja dipaksa untuk ikut unjuk rasa. Ini lebih disesalkan lagi dan berharap agar ada upaya pencegahan sehingga tidak terjadi lagi kedepannya.

“Yang paling kita sesalkan adanya sweeping ke perusahaan yang meminta pekerja yang ada di dalam perusahaan untuk ikut berunjukrasa,” kata Tia.

“Ya kalau mau unjuk rasa silahkan unjuk rasa, silahkan datang ke tujuan yang tepat. Kita lihat tuntutan warga masalah air, ya silahkan datang ke BP Batam dan ABH, jangan pula galangan kapal yang di minta untuk ikut unjuk rasa,” kata Tia.

Aksi massa yang memblokir dan sweeping pekerja galangan kapal ini dinilai tidak tepat. Ini harusnya tidak terjadi sebab situasi industri galangan kapal yang sedang membaik juga perlu dijaga untuk kemajuan perekonomian di kota Batam.

“Kalau seperti ini bagaimana dengan proyek yang kami kerjakan di galangan, siapa yang bertanggung jawab jika tidak bisa selesai tepat waktu. Mohon pengertian kita semua. Bagaimana pun galangan kapal ini menopang kehidupan banyak orang juga, ” ujar Tia. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Hadapi Port FC di AFC Champions League Two, Persib Bandung Harus Waspadai Asnawi Mangkualam

0
Asnawi Mangkualam resmi pindah ke Port FC di Liga Thailand. (Port FC)

batampos – Persib Bandung akan menghadapi Port FC pada pertandingan perdana AFC Champions League Two (ACL 2) 2024/2025. Tim kebanggaan Bobotoh itu mesti ekstra waspada karena tim tamu memiliki Asnawi Mangkualam, fullback Timnas Indonesia yang berperan penting untuk Port FC.

Berdasarkan jadwal, pertarungan Persib vs Port FC akan diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Pertandingan ini bakal dimainkan pada malam ini, Kamis (19/9) sekitar pukul 19.00 WIB.

Di atas kertas, duel ini m diprediksi bakal sengit. Pasalnya, baik Persib maupun Port FC sedang bagus-bagusnya. Mereka saat ini sama-sama berada di papan atas.

Persib saat ini ada di posisi keempat dengan 9 poin dalam 5 pertandingan di Liga 1 2024/2025. Sementara sang tamu, Port FC lebih baik lagi dengan menempati urutan kedua jkasemen koleksi 14 poin dalam 6 pertandingan di Thai League 1 2024/2025.

Apiknya posisi Port FC ini tak lepas dari kontribusi salah satu pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Dia telah menjadi bagian penting untuk skuad Rangsan Viwatchaichok musim ini.

Berdasarkan data Transfermarkt, Asnawi tak pernah absen membela Port FC. Bahkan lima dari enam laga yang dimainkan, dia hanya sekali tak menjadi starter. Yakni pada laga perdana melawan Rayong FC, di mana Asnawi masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-80.

Adapun lima laga lainnya, Asnawi selalu jadi pilihan pertama pelatih Rangsan Viwatchaichok. Dia bahkan sampai bermain 90 menit penuh, baik sebagai bek kanan maupun ketika ditempatkan sebagai gelandang pada laga terakhir melawan Buriram United.

Jika ditelisik lebih detail, statistik Asnawi versi Sofascore bersama Port FC musim ini cukup mentereng. Dalam enam laga, Asnawi yang wilayah jangkauannya banyak di sisi kanan baik saat menyerang maupun bertahan, sudah menyumbangkan satu assist.

Selain itu, Asnawi juga mencatatkan 51 sentuhan dengan persentase operan kunci 0,8 persen per pertandingan. Persentase akurasi operannya pun mencapai 71 persen, dengan akurasi umpan 47 persen.

Dalam hal bertahan, persentase Asnawi juga lumayan. Dia punya catatan 1 intersep dan tekel per pertandingan. Dia juga berhasil mencatatkan 3,5 ball recovered dan 0,5 sapuan per pertandingan dalam 6 laga sejauh ini.

Untuk urusan duel, statistik Asnawi juga cukup baik. Dia tercatat berhasil memenangkan 3,5 duel per game, dengan persentase 51 persen.

Deretan statistik itu tentu terbilang istimewa. Asnawi mampu menjalankan tugasnya dengan tepat, baik saat Port FC bertahan maupun menyerang di sisi kanan. Hal itu tentu wajib diwaspadai oleh Persib Bandung.

Jika lengah sedikit, bukan tidak mungkin sisi kiri lini pertahanan Persib akan diobrak-abrik oleh Asnawi Mangkualam dengan pergerakannya yang membahayakan.

Bojan Hodak selaku pelatih kepala Persib pun telah menyatakan bahwa pergerakan Asnawi di sisi kanan Port FC bisa jadi ancaman untuk anak asuhnya. “Dia sudah enjadi pemain penting. Dia juga tahu banyak hal dan membagikan informasi itu,” katanya.

“Tapi pada akhirnya, ini adalah pertandingan berdurasi 90 menit. Tentu, dia akan membantu timnya memberikan informasi, tapi kami juga bisa memberikan kejutan,” ucap Hodak. (*)