Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 2734

Delapan Kecamatan di Bintan Terdampak Angin Kencang

0
Atap bangunan rusak akibat angin kencang yang melanda Kecamatan Bintan Timur, Selasa (17/9/2024) malam. F.BPBD Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan mencatat, delapan kecamatan di Bintan terdampak angin kencang disertai hujan deras, Selasa (17/8/2024) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bintan, Ramlah menyebut, delapan kecamatan yang terdampak angin kencang disertai hujan deras yakni di Kecamatan Bintan Timur, Teluk Bintan, Bintan Pesisir, Bintan Utara, Teluk Sebong, Gunung Kijang, dan Seri Kuala Lobam serta Mantang.

“Ini baru data sementara,” kata mantan Camat Teluk Sebong, Rabu (18/9/2024) siang.

Dia menyebut, jumlah yang terdampak angin kencang di setiap kecamatan berbeda seperti di Kecamatan Bintan Timur tercatat ada dua rumah warga yang rusak akibat angin kencang yakni di Kampung Sungai Datuk dan Kampung Keke, Kijang.

Sementara di Kecamatan Bintan Pesisir, dia menyebut data sementara ada 12 unit rumah yang rusak akibat angin kencang di Desa Numbing.

“Rata-rata kerusakan ringan,” ujarnya.

Masih di Kecamatan Bintan Pesisir, dia mengatakan, seorang bayi berusia 5 bulan dilaporkan terlempar beserta ayunannya di Desa Air Glubi.

Kemudian di Kecamatan Bintan Utara, dia mengatakan, 4 rumah warga rusak di Desa Lancang Kuning, Tanjunguban.

“Kalau di Kelurahan Tanjunguban Utara dilaporkan dua rumah tapi kita masih menunggu laporannya,” katanya.

BACA JUGA: Angin Kencang Akibatkan Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak

Sementara di Kecamatan Gunung Kijang, dia menyebut ada 13 rumah warga yang rusak akibat angin kencang yang tersebar di satu kelurahan dan tiga desa.

Di Kecamatan Seri Kuala Lobam, dia menyebut, lebih dari 30 rumah yang terdampak.

“Desa Busung dilaporkan ada 30 rumah, saat ini didata,” kata dia.

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan assesmen ke lokasi terdampak angin kencang serta mendata kerusakan yang diakibatkan angin kencang.

Tidak hanya itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar serta melaksanakan aksi gotong-royong bersama warga di lokasi terdampak angin kencang. (*)

Reporter: Slamet

Mossad dan Militer Israel Terlibat Dalam Serangan di Lebanon

0

batampos – Militer dan pasukan intelijen Israel Mossad dan juga terlibat dalam ledakan pager di seantaro Lebanon, kemarin. Update terbaru, lebih dari 5000 alat penyeranta yang diledakkan itu menargetkan anggota Hizbullah. Sembilan orang tewas dan lebih dari 3 ribu orang terluka, termasuk Duta Besar Iran untuk Lebanon.

Rausan masyarakat berkumpul di luar American University of Beirut Medical Center (AUBMC) ketika lebih dari 1.000 orang, termasuk pejuang Hizbullah dan petugas medis terluka ketika pager yang mereka gunakan untuk berkomunikasi meledak di seluruh Lebanon. F Mohamed Azakir/Reuters

Sumber Keamanan Lebanon menyebutkan, pager yang meledak hampir bersamaan itu merupakan produk baru yang dibeli Hizbullah dari Taiwan, dalam beberapa bulan terakhir.

Bagaimana bisa pager meledak di waktu yang bersamaan di Lebanon? Pertanyaan itu menjadi spekulasi dimana Mossad diduga menanam alat peledak di masing-masing pager. Namun, Jaringan tersebut kemungkinan diretas sehingga menyebabkan sistem yang memancarkan sinyal yang memicu respons dalam pager. “Menurut saya, yang terjadi adalah setiap (anggota) Hizbullah yang berada pada level tertentu diserang,” ujar Analis Data Ralph Baydoun seperti dilansir dari Reuters, Rabu (18/9/2024).

BACA JUGA:
Ratusan Pager Meledak di Lebanon

Baydoun menyebutkan, Israel tidak perlu mengetahui nama siapa pun yang menerima sinyal yang telah diretas, karena mereka mampu mengumpulkan informasi intelijen yang berharga setelah ledakan terjadi. “Jika mereka menyalakan satelit, mereka akan mengetahui nama dan lokasi semua anggota yang diserang segera. Termasuk lokasinya,” ujar Baydoun.

Mantan perwira tentara Inggris yang juga ahli senjata kimia, Hamish de Bretton-Gordon menyebutkan, pager Hizbullah bisa saja sudah diretas sepanjang mulai pemasokan hingga sampai ke tangan para anggota. Itu diledakkan sesuai perintah.

Apakah pager bisa meledak? Ini pertanyaan awam. Pager memiliki bahan baterai litium. Apabila itu terlalu panas, akan memicu proses thermal runaway, atau reaksi kimia yang mengakibatkan peningkatan suhu dan bisa meledak hebat apabila telah melewati batas suhu panas.

Namun memicu reaksi berantai dalam beberapa perangkat yang belum pernah terhubung ke internet bukanlah hal yang mudah. “Harus ada bug di pager itu. Sehingga pager tersebut akan menjadi terlalu panas akibat keadaan tertentu,” kata Baydoun. Ia berspekulasi bahwa keadaan tersebut kemungkinan besar merupakan pemicu yang dimasukkan ke pager melalui kode yang direkayasa.

Ada pun pager yang dipesan Hizbullah tersebut, selain berasal dari Taiwan juga berasal dari Amerika Serikat. Salah satu perangkat terkait yakni Motorolla asal AS. Unggahan yang beredar di media sosial merujuk pada perangkat dari lini Teletrim Motorola, meskipun ditunjukkan sebagai unit yang tidak rusak.

Perangkat lainnya yakni  Gold Apollo Rugged Pager AR924, hasil produksi Apollo Gold yang berpusat di Taiwan dan dijual oleh Apollo Systems HK di Hong Kong. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Ratusan Pager Meledak di Lebanon

0

batampos – Ratusan pager yang dibawa oleh anggota Hizbullah di Lebanon meledak hampir bersamaan, Selasa (17/9/2024) waktu setempat.  Ini serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang melampaui serangkaian pembunuhan terselubung dan serangan siber di wilayah tersebut selama beberapa tahun terakhir dalam cakupan dan pelaksanaannya.

Tentara Lebanon tampak bersiaga di jalan raya Beirut, usai ledakan pager yang terjadi bersamaan, Selama (17/9/2024) waktu setempat. F Marwan Naamani/AP via cnn

Kelompok militan yang didukung Iran mengatakan, perangkat nirkabel mulai meledak sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Serangan itu menewaskan sembilan orang, termasuk seorang anak berusia 8 tahun, dan melukai sekitar 2.800 orang. Demikian dilansir dari CNN, siang ini.

Israel berada di balik serangan tersebut. Ini merupakan operasi gabungan antara dinas intelijen Israel, Mossad, dan militer Israel. Pemerintah Lebanon mengutuk serangan itu sebagai agresi kriminal Israel. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Meningkatkan Potensi Kreatif Generasi Muda Aceh Melalui Program AMANAH

0

batampos – Dalam upaya meningkatkan potensi kreatif generasi muda Aceh, program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) telah menyelenggarakan serangkaian pelatihan produksi audio dan podcast profesional di Gedung Amanah, Aceh Besar.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Badan Intelijen Negara (BIN) sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, bertujuan untuk menyediakan fasilitas kreatif yang mendukung pengembangan keterampilan pemuda di bidang penyiaran dan musik.

Pelatihan produksi podcast berlangsung di studio podcast lantai dua Gedung Multifungsi Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA), Desa Ladong. Peserta mendapatkan pengetahuan mendalam tentang penggunaan perangkat lunak Open Broadcaster Software (OBS), pengaturan kamera, pencahayaan, serta teknik switcher kamera.

BACA JUGA: Gedung AMANAH Diresmikan, Jadi Momentum Kebangkitan Budaya dan Ekonomi Aceh

Salah seorang peserta, Thamlicha, menyampaikan kegembiraannya atas fasilitas yang disediakan. Ia mengungkapkan bahwa studio tersebut telah memenuhi standar profesional dengan peralatan yang sangat memadai.

“Hari ini kami belajar tentang OBS, pengaturan kamera, pencahayaan, dan mengenal beberapa teknik switcher. Fasilitasnya sangat lengkap, dari kamera hingga dekorasi, semuanya sangat proper,” ujar Thamlicha.

Selain itu, Gedung Amanah juga menyediakan studio musik yang dilengkapi dengan peralatan canggih. Dalam pelatihan bertajuk “Soundcraft with Amanah: Menguasai Teknik Sound Engineering dan Produksi Musik,” peserta—yang mayoritas merupakan mahasiswa dan pemuda Aceh—mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang produksi musik dan pengoperasian teknologi terbaru, seperti mixer digital dan Digital Audio Workstation (DAW).

Salah satu peserta, Ridho Brilian Laksamana, mengungkapkan bahwa ini merupakan pengalaman pertama mereka menggunakan peralatan berteknologi mutakhir yang jarang ditemui di Aceh.

“Alhamdulillah, pelatihan ini sangat membantu kami. Sebelumnya, jarang ada pelatihan seperti ini yang khusus untuk teman-teman operator audio. Kami belajar dasar-dasar produksi audio, dan alat-alat di sini sangat memadai, bahkan bisa dibilang profesional,” ungkap Ridho.

Keberadaan studio-studio di Gedung Amanah, yang juga dilengkapi dengan ruang latihan vokal, ruang monitoring, dan perpustakaan digital, diharapkan dapat menjadi pendorong utama bagi para pemuda Aceh untuk berkarya di bidang penyiaran dan musik. Dengan fasilitas lengkap dan pelatihan yang didukung oleh instruktur profesional, AMANAH terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan kreativitas pemuda Aceh agar mampu bersaing di era digital dan menghasilkan karya-karya berkualitas.

Ridho berharap keberadaan fasilitas ini dapat memotivasi para pelaku produksi audio di Aceh untuk terus belajar dan produktif, menciptakan karya yang dapat dibanggakan.

“Mewakili teman-teman, harapannya ada tempat ini untuk membantu kami para pelaku audio production agar terus belajar dan semangat untuk membuat karya. Pokoknya produktif dan menghasilkan,” tutup Ridho.

Dengan pelatihan ini, AMANAH semakin menunjukkan perannya sebagai wadah bagi generasi muda Aceh untuk berkembang dan berinovasi di bidang kreatif. ***

Diduga Dihantam Angin Ribut, Nelayan Bintan Hilang Kontak saat Melaut

0
Wajah Tammu, nelayan asal Bintan yang dilaporkan hilang kontak saat melaut di Senggiling, Kecamatan Teluk Sebong, Selasa (17/9/2024). F.SAR Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos– Seorang nelayan di Bintan dilaporkan hilang kontak saat melaut di perairan Senggiling, Kecamatan Teluk Sebong, Selasa (17/9/2024) malam.

Nelayan asal Kampung Senggiling, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong bernama Tammu, 84, itu diduga hilang setelah dihantam angin ribut.

Kabar hilangnya korban diposting akun Robby Ryan Persada.

Dalam postingannya, Robby meminta bantuan teman-teman nelayan terutama yang tinggal di pesisir pantai Pengudang, Berakit, Sungai Kecil dan sekitarnya kalau ada yang melihat kakeknya bernama Tammu agar dapat memberikan informasi.

Karena, kakeknya tersebut sudah tidak pulang sejak Selasa (17/9/2024) malam karena terakhir kali pergi mancing di laut.

Kebetulan saat sudah di laut terjadi badai angin kencang (kemungkinan hanyut dan terbawa arus).

Dia memohon doanya semoga kakeknya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat, sehat dan tidak kekurangan suatu apapun.

Sekretaris BPBD Kabupaten Bintan, Agus Ariyadi mengatakan, pihaknya menerima laporan seorang nelayan hilang saat melaut.

“Kawan-kawannya sudah kembali, tapi korban sampai sekarang belum kembali,” katanya saat dihubungi, Rabu (18/9/2024) siang.

Dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungpinang untuk upaya pencarian terhadap nelayan tersebut.

BACA JUGA: Dihantam Angin Ribut, Nelayan Payalaman Hilang di Laut, Tim Mencari Hingga Wilayah Perbatasan Negara

Kepala SAR Tanjungpinang melalui humas SAR Tanjungpinang, Ardila Azizi mengatakan, laporan hilangnya seorang nelayan asal Bintan diterima, Rabu (18/9/2024).

Sementara korban dikabarkan hilang pada Selasa (17/9/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Kita dapat informasi hilangnya korban dari ketua nelayan setempat,” ujarnya.

Dari keterangan ketua nelayan tersebut, katanya, korban pergi melaut dengan menggunakan sampan.

Pada malam itu korban hilang kontak saat terjadi angin ribut.

“Sampai saat ini belum kembali,” katanya.

Dia mengatakan, Tim SAR Tanjungpinang telah bergerak ke lokasi dalam upaya pencarian terhadap korban.

“Rescue sudah bergerak ke lokasi dengan menggunakan rescue truck dan rescue car d max,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet

Tabligh Akbar, Ahdi: Jadikan Nabi Muhammad Sebagai Panutan

0
Ratusan umat muslim menghadiri tabligh akbar dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjis Besar Nurul Iman di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Senin (16/9/2024) malam. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Ratusan umat muslim menghadiri tabligh akbar dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjis Besar Nurul Iman di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Senin (16/9/2024) malam.

Tabligh akbar dihadiri Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith dan ceramah diisi oleh ustaz Dedi Sanjaya, Lc.

Dalam ceramahnya, ustaz Dedi Sanjaya, Lc menyampaikan penggalan Sirah Nabawiyah untuk dapat dipedomani sebagai panutan sehari-hari.

Ustaz Dedi dengan gamblang menguraikan beberapa kisah yang berlaku pada zaman Nabi Muhammad SAW yang memiliki korelasi dan realitas saat ini.

BACA JUGA: PW NWDI Kepri Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

“Semua kisah dan pengajaran yang Nabi Muhammad berikan itu selalu relevan dengan keadaan zaman. Mau kehidupan bernegara, di kantor bahkan di rumah tangga. Nabi Muhammad memberikan semua contohnya untuk kita,” jelasnya.

Wakil Bupati Bintan Ahdi Muqsith mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk terus membuka lembaran sejarah hidup Nabi Muhammad sebagai pengajaran dalam menjalani hidup.

Menurutnya, jika Nabi Muhammad dijadikan panutan dalam setiap aspek kehidupan, maka kehidupan bermasyarakat akan senantiasa rukun dan lestari.

“Momen Maulid Nabi ini setiap tahun kita peringati. Jangan sekedar seremonial, tapi bagaimana kita benar-benar menjadikan beliau sebagai panutan” ungkapnya.

Momen tabligh akbar juga disejalankan dengan penyerahan secara simbolis insentif bagi guru ngaji, imam masjid, mubaligh dan fradhu kifayah.

Selanjutnya juga diserahkan paket sembako bagi dhuafa serta santunam anak yatim. (*)

Reporter: Slamet

Warga Masih Kewalahan Cari Gas Melon

0
gas melon
Ilustrasi. Masyarakat mengantre membeli gas melon. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Masyarakat Batuaji dan Sagulung masih kesulitan dengan gas LPG tiga kilogram. Gas Melon ini sepertinya menghilang dari pangkalan karena setiap didatangi warga, pangkalan mengaku selalu kehabisan stok dan belum ada pengantaran dari pihak agen.

Ini jadi persoalan serius sebab, tidak semua masyarakat bisa antre atau mendatangi lokasi operasi pasar LPG yang digelar oleh Disperindag. Mereka yang bekerja di siang hari tentu tidak akan kebagian pasokan gas yang ada di lapak operasi pasar tadi.

“Kalau hanya operasi pasar itu bukan solusi itu. Bagus awasi pendistribusian ke pangkalan biar merata. Yang bekerja di siang hari mana bisa dapat gas di lokasi operasi pasar itu. Mau nitip ke tetangga tak bisa karena satu orang hanya diperoleh satu tabung, ” ujar Hendrik, warga Saguba yang mengaku masih kewalahan mencari gas melon, Rabu (18/9) sore.

Baca Juga: Redam Kelangkaan Gas Melon, Pemko Batam Gelar Operasi Pasar di Tiga Kecamatan

Warga pada umumnya menantikan solusi yang pasti dari Pertamina ataupun Disperindag atas persoalan ini dengan menormalkan kembali pasokan gas melon ke pangkalan-pangkalan yang ada.

“Boleh operasi pasar tapi di pangkalan tetap diisi, biar semua warga dapat. Ini asal datang tanya ke pangkalan selalu habis, ” ujar Lili, warga Marina.

Sementara dari pihak Pertamina klaim bahwa stok dan pasokan LPG tiga kilogram aman dan tidak ada kendala di Batam. Pertamina dalam hal ini Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) malah masyarakat diminta untuk tidak panik dengan membeli secara berlebihan.

“Jadi perlu kami informasikan bahwa untuk stok LPG 3 kg di Batam aman”, ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satri.

Terkait dengan terjadinya informasi masyarakat yang tidak mendapatkan LPG 3 kg di Batam, ia menjelaskan hal tersebut telah dilakukan evaluasi dan identifikasi terhadap wilayah yang mengalami kendala dalam penyaluran gas bersubsidi.

“Mengenai masyarakat yang tidak mendapatkan LPG 3 kg merupakan sektoral, beberapa titik saja. Dan saat ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kota Batam untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar,” kata dia.

Upaya mendorong percepatan pemulihan penyaluran LPG 3 kg dalam memenuhi kebutuhan masyarakat tercukupi, Pertamina Patra Niaga SA Kepri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam dan Hiswana Migas telah mengadakan operasi pasar Tahap Pertama pada tanggal 16 September 2024, di 3 titik Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Batam Kota. Sementara operasi pasar Tahap Kedua akan dilaksanakan pada 18 September 2024 dengan titik lokasi di Kecamatan Batu Aji, Kecamatan Sekupang dan Kecamatan Sagulung. (*)

Reporter: Eusebius Sara

ABH Tentukan Upaya Strategis Atasi Persoalan Krisis Air di Tanjunguncang

0

pipa abhbatampos – PT Air Batam Hilir (ABH) angkat bicara terkait aksi unjuk rasa masyarakat Tanjunguncang yang menuntut suplai air bersih ke pemukiman mereka segera dilancarkan. ABH mengaku telah mengupayakan berbagai upaya strategis untuk kelancaran aliran air bersih di wilayah Tanjunguncang ini.

Direktur Utama PT Air Batam Hilir Mujiaman melalui Humas ABH Ginda Alamsyah menjelaskan, ada beberapa langkah yang sudah dan sedang dilakukan untuk mengatasi persoalan air bersih ini. Beberapa diantaranya yakni; melakukan pengaturan valve di seluruh jalur suplai ke arah Perumahan Putrajaya yang diharapkan akan meningkatkan suplai air ke wilayah tersebut dan meminimalisir dampak gangguan terhadap seluruh Kota Batam.

Membangun fasilitas fisik untuk memastikan terjadinya peningkatan suplai ke Perumahan Putrajaya sehingga warga di sana mendapatkan suplai air secepatnya.

“Sambil menunggu selesainya proyek IPA DK5 dan IPA Tembesi yang akan menyelesaikan secara permanen masalah suplai di Putrajaya ini. Poin-poin ini sudah disetujui oleh Direktur BU SPAM Denny Tondano yang bertindak atas nama BP Batam untuk membangun fasilitas fisik tadi, ” ujar Ginda.

Selain itu untuk tindak lanjut terkait persoalan ini ABH juga melakukan tindakan Perancangan System Mini Booter Pump di lokasi ujung pipa distribusi utama DN500 mm Putrajaya, melaksanakan survei lokasi untuk mengidentifikasi kebutuhan material, desain dan konstruksi proyek tersebut, serta segera melakukan pengadaan dan konstruksi dimaksud.

“Selama proses pengadaan maka proses persiapan-persiapan fisik secara paralel dikerjakan meliputi: izin lokasi, penyiapan lahan dan lain-lain. ABH juga akan melaporkan perkembangan proyek kepada BP Batam dan stake holder. Langkah-langkah ini dilakukan dan paralel dengan pengaturan suplai. ABH juga mengoptimalkan penambahan pengiriman mobil tanki sebagai upaya paling memungkinkan untuk dilakukan saat ini. Semua itu dilakukan agar warga di Putrajaya mendapatkan penambahan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ” jelas Ginda. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Diterbangkan Angin Kencang, Bayi Terlempar 50 Meter di Desa Air Glubi, Bintan Ditemukan Selamat

0
Bayi berusia 5 bulan yang selamat usai diterbangkan angin kencang bersama ayunannya di rumahnya di Pulau Kecil RT 07 RW 02, Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Selasa (17/9/2024) malam. F.Kiriman Assun Ani untuk Batam Pos.

batampos– Seorang bayi terlempar lebih kurang 50 meter saat angin kencang disertai hujan deras menerjang rumah warga di Pulau Kecil RT 07 RW 02, Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Selasa (17/9/2024) malam.

Beruntung, bayi berusia 5 bulan yang merupakan anak dari warga bernama Jameruddin itu ditemukan selamat.

Camat Bintan Pesisir, Assun Ani membenarkan kejadian tersebut.

“Waktu kejadian angin kencang, bayi ini dalam (ayunan) buaian tidur,” katanya saat dihubungi, Rabu (18/9/2024) siang.

BACA JUGA: Angin Kencang Akibatkan Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak

Dia mengatakan, saat itu orangtuanya sedang makan. Tiba-tiba angin kencang disertai hujan deras menerbangkan atap rumah warga.

“Bayi itu kan buaiannya (ayunannya) terikat di resplang atap. Jadi saat atapnya terangkat angin kencang, bayi terbang bersama ayunannya,” jelasnya.

Akibatnya, bayi terlempar sejauh 50 meter dan ditemukan di wilayah darat.

“Alhamdulillah waktu ditemukan bayi itu masih dalam buaian (ayunan). Hanya pipi sebelah kirinya agak memar sedikit,” ujarnya.

Selanjutnya, dia mengatakan, pada malam itu juga bayi dibawa orangtuanya ke RSUD Bintan dengan didampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Kelong, Kades Air Glubi dan Tim Tagana.

“Malam itu juga mereka langsung disambut tim dari RSUD Bintan di pelabuhan Pantai Indah Kijang,” katanya.

Setiba di RSUD Bintan di Kijang, dia mengatakan, kondisi bayi langsung diperiksa.

“Alhamdulillah tidak ada luka dalam, hanya terbentur kayaknya kena benda keras di pipinya, sedikit lecetnya,” katanya.

Usai diperiksa, dia mengatakan, bayi tersebut telah dibawa pulang ke rumahnya. (*)

Reporter: Slamet 

Redam Kelangkaan Gas Melon, Pemko Batam Gelar Operasi Pasar di Tiga Kecamatan

0
IMG 20240918 091731 248 scaled
Warga mengantre untuk mendapatkan gas melon pada operasi pasar di Tiban, Kecamatan Sekupang. Foto: Arjuna/ Batam Pos

batampos – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang melanda Batam beberapa hari belakangan ini membuat pemerintah setempat memutar otak. Maka dari itu, dibuatlah operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan akan gas buat warga.

Operasi tersebut sudah beberapa kali dilakukan. Pada Rabu (18/9) ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama PT Pertamina Patra Niaga mengadakan hal serupa di tiga kecamatan.

“Hari ini ada tiga titik. Ada di (kecamatan) Sekupang, Batuaji dan Sagulung,” kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Ghufron.

Baca Juga: Gas Melon Masih Kosong di Pangkalan, Warga Kewalahan

Operasi pasar ini dilakukan untuk memastikan pasokan gas melon tersedia dengan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp21 ribu yang telah ditetapkan. Di Kecamatan Sekupang, telah tersedia 1.120 tabung elpiji, yang disalurkan melalui dua truk dengan kapasitas masing-masing 560 tabung. Jika persediaan habis atau kurang, pihaknya siap menambah pasokan.

“Kita lihat sampai siang ini apakah butuh tambahan atau tidak. Kalau memang masih banyak yang membutuhkan, kita akan tambahkan lagi,” katanya.

Operasi pasar ini dilakukan untuk mempercepat distribusi elpiji langsung ke masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan gas selama beberapa pekan terakhir. Jika disalurkan langsung ke pangkalan, kemungkinan tidak bisa mendistribusikan secara merata ke masyarakat.

“Makanya kita buat di tiap-tiap kecamatan. Supaya tersalurkan dengan baik. Kalau semua ke pangkalan, agak susah nanti, enggak terkejar (penyalurannya). Jadi kalau di sini kita hanya butuh pendataan saja pakai KTP, memastikan setiap warga mendapatkan satu elpiji,” kata Ghufron.

Pihak kecamatan juga diminta untuk memberitahukan kegiatan operasi pasar ini kepada masyarakat agar lebih efektif. Disperindag turut melakukan pengawasan terhadap pangkalan yang menjual di atas HET.

Ia harap, kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat mendapatkan gas dengan harga yang wajar, sekaligus menyelesaikan masalah distribusi yang terjadi belakangan ini, termasuk keterlambatan pengantaran yang sempat terjadi.

Hamidah, salah satu warga yang ikut mengantre di operasi pasar kawasan Sekupang, merasa terbantu dengan penyaluran gas itu. Dia mengaku sudah beberapa hari kesulitan mencari gas melon untuk kebutuhan rumah tangga.

Bahkan, katanya, beberapa waktu yang lalu gas sempat habis di sejumlah pangkalan. Sampai-sampai Hamidah terpaksa mencari di daerah lain. “Saya sampai ke Botania, ke Nongsa. Untungnya dapat. Kalau tidak, kan, susah mau masak gimana,” ujarnya.

Soal harga, ia tak ambil pusing. Sejauh ini pun gas melon yang dipasarkan masih mematok HET. “Ya, kalau ada masih sama (harganya). Enggak naik signifikan, lah. Kadang kalaupun naik itu cuma seribu aja. Kalau naiknya sampai drastis gitu enggak, sih,” ujarnya.

Dia bersama masyarakat lain di Tiban berharap, agar pemerintah dan Pertamina dapat memastikan tak terjadi kelangkaan gas untuk wilayah Batam. Apabila gas langka, maka akan sulit untuk keseharian warga. (*)

Reporter: Arjuna