Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 2738

Penetapan Status DPO Terpidana Zainal Muttaqin Masih Mandek di Kejagung RI

0
Mantan bos Jawa Pos Group Zainal Muttaqin dituntut 4 tahun 6 bulan pada kasus penggelapan dalam jabatan yang membelitnya. (Erik Alfian/Prokal.co)

batampos — Status penetapan Zainal Muttaqin mantan Direktur Jawa Pos Group sebagai daftar pencarian orang (DPO) masih mandek di Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia. Padahal surat permohonan penetapan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan sudah dilayangkan sejak beberapa Minggu terakhir.

Penetapan sebagai DPO sudah seharusnya segera dilakukan kepada terpidana Zainal Muttaqin, karena dia menghilang setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi Kejari Balikpapan, terkait kasus Penggelapan dalam Jabatan yang dilakukan mantan bos Jawa Pos Group tersebut.

Dilansir dari Kaltim Post, Kepala Kejari Balikpapan Slamet Riyanto menjelaskan terkait terpidana Zainal Muttaqin pihaknya masih berusaha untuk mencari keberadaannya.

“Zainal sebagai terpidana masih tetap kita cari,” ucapnya kepada Kaltim Post seusai mengikuti kegiatan di BSCC Dome Balikpapan pada Selasa (24/9).

Ia menegaskan lagi, pihaknya sudah melayangkan surat untuk permohonan penetapan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim sejak sekitar dua Minggu lalu. Menurut Slamet, Kejari Balikpapan masih menunggu keputusan akhir yang akan ditetapkan Kejagung RI.

“Ya untuk penetapan (status DPO terpidana Zainal) ada di Kejagung RI, sekarang masih proses. Jadi sekarang sifatnya kita masih menunggu,” tutur Slamet.

Walaupun permohonan penetapan tersebut masih belum dikeluarkan Kejagung RI, tetapi Kejari Balikpapan terus melakukan koordinasi untuk proses tindak lanjut dari terpidana Zainal Muttaqin.

“Yang jelas kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman baik di Kejagung RI, Kejati Kaltim, termasuk (di internal) Kejari Balikpapan sendiri,” ungkapnya.

Itu dilakukan untuk memudahkan dalam proses pencarian dan penangkapan terhadap terpidana Zainal.

Dia menerangkan, selain berkoordinasi dengan Kejagung RI dan Kejati Kaltim dalam memproses penangkapan ini, pihaknya juga melibatkan aparat penegak hukum lain.

“Kami meminta bantuan Polres Balikpapan untuk melakukan pencarian dan penangkapan (Zainal Muttaqin),” jelas Slamet.

Slamet menegaskan kembali, yang jelas status DPO Zainal Muttaqin masih menunggu dari Kejagung RI. “Kalau ada kabar keberadaannya, bisa langsung beri tahu ke kami,” katanya. (*)

Sumber: JP Group

Serangan Israel ke Lebanon, AS Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah

0
Ilustrasi pasukan AS. Amerika Serikat mengumumkan pengiriman pasukan tambahan ke Timur Tengah. (NPR)

batampos – Amerika Serikat mengumumkan pengiriman pasukan tambahan ke Timur Tengah. Sementara itu, Israel secara dramatis meningkatkan serangan udara ke Lebanon hingga memicu serangan balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Hizbullah.

AS memiliki sekitar 40 ribu tentara yang ditempatkan di kawasan tersebut. Juru bicara Departemen Pertahanan AS (Pentagon) Mayjen Patrick Ryder tidak menyebutkan berapa banyak pasukan baru yang akan dikirim.

“Mengingat ketegangan meningkat di Timur Tengah dan sebagai bentuk kewaspadaan, kami mengirimkan sejumlah kecil personel militer AS tambahan untuk memperkuat pasukan yang sudah ada di kawasan tersebut,” kata Ryder menurut berbagai laporan media.

“Saya tidak akan berkomentar atau memberikan informasi secara spesifik,” imbuhnya.

Pesawat-pesawat tempur Israel menggempur Lebanon selatan hingga utara sepanjang Senin. Israel menegaskan serangan itu ditujukan untuk menyerang sasaran-sasaran Hizbullah.

Baca Juga: Serangan Israel di Lebanon: Korban Tewas Meningkat Menjadi 492 Jiwa, Lebih dari 1.500 Orang Terluka

Pihak berwenang Lebanon mengatakan sedikitnya 356 orang, termasuk 21 anak-anak, tewas dan 1.246 orang lainnya luka-luka akibat gempuran tersebut. Sementara ribuan orang terpaksa lari menyelamatkan diri.

“Agresi Israel ini merupakan sebuah skema yang ditujukan untuk menghancurkan desa-desa dan kota-kota Lebanon serta menghilangkan semua ruang terbuka hijau,” kata Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan tentara Israel mungkin menargetkan sejumlah desa Lebanon yang terletak hingga 80 kilometer dari perbatasan.

Secara terpisah, Hizbullah mengatakan pasukannya menembakkan puluhan roket ke Perusahaan Elektronik Rafael Israel, yang berada di utara Haifa, serta markas cadangan Korps Utara dan pangkalan logistik Galilee Formation di kamp Ami’ad.

Serangan itu adalah yang kedua kalinya dilakukan Hizbullah dalam menargetkan lokasi militer di Haifa, setelah sebelumnya menembakkan rudal ke kota itu pada Minggu (22/9). Ketegangan antara Hizbullah dan Israel meningkat menyusul serangan mematikan pada Jumat (20/9) yang menewaskan sedikitnya 45 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, serta melukai puluhan orang di pinggiran Beirut.

Hizbullah mengonfirmasi bahwa sedikitnya 16 dari anggotanya, termasuk pemimpin senior Ibrahim Aqil dan komandan tertinggi Ahmed Wahbi, tewas dalam serangan udara Israel. Hizbullah dan Israel saling serang melintasi perbatasan sejak Israel melancarkan perang di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 41.400 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menyusul serangan lintas batas dari Hamas pada Oktober 2023. (*)

Sumber: JP Group

Minimalisir Kejahatan Malam Hari, Polsek Sekupang Laksanakan Patroli Rutin di Kawasan Sei Temiang

0
patroli
Anggota Polsek Sekupang saat patroli malam di kawasan Sei Temiang.

batampos – Polsek Sekupang melaksanakan upaya maksimal untuk menjaga keamanan wilayah hukumnya dengan menggelar kegiatan rutin patroli Batara Biru di area rawan kejahatan. Kegiatan ini difokuskan di sekitar Jalan Sei Temiang, Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang, Selasa (24/9) dini hari.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom, menegaskan pentingnya patroli rutin ini untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari.

“Kegiatan mobiling ini kami lakukan untuk meminimalisir potensi kejahatan jalanan, terutama di kawasan rawan. Kami juga memberikan penyuluhan dan imbauan kepada warga agar tetap waspada dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan,” ungkap Kapolsek.

Patroli yang dilakukan oleh anggota Polsek Sekupang tidak hanya terbatas pada pengawasan keamanan, tetapi juga mencakup interaksi langsung dengan warga. Dalam kegiatan ini, petugas patroli memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman kejahatan, serta pentingnya melaporkan segala kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian.

“Kolaborasi antara polisi dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan, sehingga kita bisa bersama-sama menekan angka kejahatan,” tambah Kompol Benhur.

Kapolsek juga menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama pada dini hari, diharapkan dapat mengurangi ruang bagi pelaku kejahatan. Dengan adanya patroli ini, diharapkan angka kejahatan di wilayah Sekupang, khususnya di daerah rawan seperti Jalan Sei Temiang, dapat ditekan.

Kegiatan patroli ini adalah bagian dari strategi Polsek Sekupang untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Diharapkan dengan adanya patroli rutin, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari.

“Kami akan terus berupaya keras untuk melaksanakan patroli ini secara rutin, serta meningkatkan kerjasama dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman,” tutup Kompol Benhur.

Sementara itu, masyarakat Batam Syarifuddin, menyambut baik langkah kepolisian yang menggelar patroli rutin di malam hari. Menurut Syarifuddin, patroli yang dilakukan oleh aparat kepolisian ini sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Patroli rutin ini akan membantu mengurangi tindak kejahatan yang mungkin terjadi pada malam hari. Kami merasa lebih aman dengan kehadiran polisi di sekitar kita,” ujarnya.

Kegiatan patroli ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif dalam mengantisipasi berbagai potensi kejahatan, seperti pencurian dan tindak kekerasan. “Harapannya ini berlanjut setiap malam sehingga bisa meminimalisir tindak kejahatan di malam hari, ” harapnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

10 Polisi Anambas Ditugaskan Jadi Pengawal Pribadi di Pilkada

0
Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningeat saat menyerahkan secara simbolis Walpri kepada Ketua KPU Anambas, Padillah. f.ihsan

batampos – Polres Anambas mengerahkan 10 personilnya untuk dijadikan Pengawal Pribadi (Walpri) peserta dan penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Anambas.

Kapolres Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat menjelaskan sebelum ditunjuk sebagai Walpri, pihaknya terlebih dahulu melaksanakan proses seleksi yang diikuti oleh perwakilan personil dari berbagai macam satuan.

“Dalam seleksi, personil wajib mengikuti tes yang diuji oleh pelatih. Kita tes seperti keahlian dan kejiwaannya dan lain sebagainya. Mereka melekat 24 jam,” kata Ricky, Senin, (23/9).

BACA JUGA: Ini Nama-Nama Pengusaha Rokok yang Berikan Uang ke Apri

Pengamanan ini, lanjut dia, sangat perlu dilakukan. Polri sebagai garda terdepan harus memastikan keamanan peserta Pilkada dari gangguan dan keselamatan.

“Karena, sudah sesuai arahan dari Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang mewajibkan Polri untuk mengawal ketat peserta Pilkada dan kita bisa monitor kegiatan konsestan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu personil yang terpilih sebagai Walpri, Bripda Rangga mengaku siap untuk melaksanakan tugas yang diberikan pimpinan.

Dia juga, telah menyiapkan fisik untuk bisa menjaga keamanan konsestan Pilkada selama masa kampanye. Mengingat, kegiatan kampanye bakal padat.

“Insya Allah siap, sudah rutin minum vitamin. Dan sesuai arahan dari pimpinan, kita tidak boleh lengah dalam mengawal peserta Pilkada,” kata Rangga yang ditugaskan sebagai Walpri dari Rusli Effendi.

Perlu diketahui, masing-masing paslon akan mendapatkan dua orang pengawal pribadi, sedangkan Ketua Bawaslu dan KPU masing-masing mendapatkan satu pengawal pribadi. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin

Banjir Kepung Jalan dan Pemukiman Warga di Batuaji

0
banjir 1
Warga saat menerobos banjir. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Hujan deras, Selasa (24/9) pagi sebabkan sejumlah ruas jalan dan pemukiman di Batuaji dan Sagulung kembali terendam banjir. Banjir cukup parah dan nyaris melumpuhkan aktifitas jalan raya. Warga di pemukiman juga kewalahan sebab air masuk sampai ke dalam rumah.

Pantauan di lapangan, banjir paling parah terjadi di jalan Seibinti atau jalan menuju kawasan galangan kapal Seilekop, Sagulung. Ada dua titik lokasi banjir besar di sepanjang jalan tersebut yakni ruas jalan dekat kantor kelurahan Seibinti dan jalan depan keveling Seilekop atau depan kawasan Candi.

Banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa sebabkan arus lalu lintas macet. Hanya kendaraan berat yang bisa lewat. Mobil pribadi dan sepeda motor tak bisa lewat karena ketinggian banjir tadi. Beberapa mobil dan sepeda motor yang nekad menerobos berakhir mogok.

Baca Juga: Hujan Lagi, Banjir Lagi

“Kalau hujan deras memang selalu banjir di dua tempat ini. Beginilah kondisinya. Air tak lancar ke drainase karena jalur keluar sudah tersumbat, ” ujar Anang, warga Kaveling Seilekop.

Meskipun banjir cukup parah namun tidak menghambat aktifitas pekerja galangan kapal sebab hujan dan banjir terjadi saat pekerja sudah masuk kerja. Warga yang lalu lalang dengan aktifitas hariannya yang terganggu. Kendaraan operasional perusahaan seperti trailer dan truk gandeng saja yang bisa melintas.

Selain itu banjir juga terjadi di sejumlah ruas jalan R Suprapto dan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Pantauan di lapangan lokasi banjir di jalan utama ini masih sama yakni titik-titik yang memang selama ini rawan banjir seperti; depan SPBU Tanjunguncang, SPBU Basecamp, depan Perumahan Puteri Tujuh, depan Perumahan Genta I dan depan kawasan SP Plaza.

Penyebab banjir umumnya sama yakni ruas jalan yang lebih rendah dari median jalan yang diperparah lagi dengan tersumbatnya jalur keluar air serta bermasalahnya drainase induk.

“Ya sama juga persoalannya. Drainase mampet, jalan lebih rendah dan tak ada jalur keluar air. Bukan saja banjir saat hujan tapi hujan reda juga akan digenangi air seharian ini. Ini masalah yang sama sebenarnya, ” ujar Heru, warga Tanjunguncang yang dijumpai di lokasi banjir di jalan Brigjen Katamso.

Selain jalan raya, pemukiman warga di Perumahan Taman Carina, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji juga terendam banjir. Banjir masuk sampai ke dalam rumah dan sangat merepotkan warga. Berjibaku menyelematkan barang elektronik dan perabotan hingga membersihkan air jadi kegiatan utama mereka yang rumahnya terendam banjir tadi.

“Memang sering banjir akhir-akhir ini. Drainase susah banyak yang tersumbat. Mohon ini ditindaklanjuti pemerintah, ” ujar Rina, warga yang rumahnya terendam banjir. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Tindak Tegas ASN dan Honorer Pelaku Judi Online, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas Terbitkan Surat Edaran

0
Ilustrasi judi online. (ISQ Espana)

batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas secara resmi menerbitkan Surat Edaran tentang pencegahan dan penanganan perjudian daring alias judi online di lingkup instansi pemerintah.

Aturan ini sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 5/2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Perjudian Daring di Lingkungan Instansi Pemerintah, yang ditandatangani pada 24 September 2024.

“Kami sudah keluarkan Surat Edaran untuk mencegah dan menangani perjudian online. ASN yang terlibat akan kami kenakan tindakan tegas,” kata Menteri Anas dalam keterangannya, Selasa (24/9).

Anas menjelaskan, surat ini diterbitkan sebagai respons atas fenomena judi online yang semakin meresahkan dan sudah melibatkan berbagai kalangan, termasuk aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, diterbitkan untuk mengurangi dampak-dampak negatif dari perjudian daring di kalangan ASN.

Menurutnya, judi online termasuk pelanggaran hukum. Perilaku tersebut bisa menyebabkan kerugian finansial, gangguan sosial dan psikologis, bahkan bisa mendorong perilaku kriminal lainnya.

Menteri Anas mengimbau instansi pemerintah melakukan kampanye atau gerakan mendukung anti-perjudian daring. Bahkan, instansi pemerintah pusat dan daerah diimbau melakukan kegiatan edukatif bagi ASN dan non-ASN tentang dampak buruk perjudian daring.

“Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dan atasan langsung wajib melakukan pengawasan terhadap pegawainya untuk menemukan indikasi perjudian daring,” jelas Menteri Anas.

Jika ditemukan adanya indikasi, PPK atau atasan bisa memberikan teguran atau peringatan kepada yang bersangkutan. Bagi ASN pelaku judi online yang pelanggarannya berdampak buruk bagi unit kerja atau instansi, bisa dijatuhkan hukuman ringan hingga sedang.

Sementara jika berdampak buruk bagi negara atau pemerintah, dijatuhi hukuman disiplin berat. Terhadap pegawai ASN yang masih menjadi tersangka dalam proses tindak pidana perjudian daring dapat dilakukan pemeriksaan pelanggaran disiplin sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sedangkan terhadap ASN yang telah ditetapkan sebagai terdakwa judi online, tindak lanjut penanganan dilaksanakan setelah putusan pengadilan yang bersifat inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

“Dalam surat tersebut dijelaskan, ASN yang ditahan karena menjadi tersangka atau terdakwa kasus perjudian daring, PPK wajib memberhentikan sementara pegawai tersebut. Hal ini sesuai dengan Pasal 53 ayat (2) UU No. 20/2023 tentang ASN,” jelasnya.

Dalam SE ini juga menindak tegas tenaga non-ASN alias honorer yang terlibat. Pegawai non-ASN yang terbukti terlibat perjudian daring dapat dijadikan pertimbangan pejabat yang berwenang untuk melakukan penilaian kerja. “Atau pemutusan hubungan kerja pegawai non-ASN yang dilakukan sesuai perjanjian kontrak kerja,” tegas Menteri Anas. (*)

Sumber: JP Group

DLH Batam Tangkap Warga yang Buang Sampah Sembarangan di Batam Center

0

sampahbatampos – Dua orang warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan di jalan jalur lambat depan Anggrek Mas, Batam Center, berhasil diamankan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Selasa (24/9). Kedua pelaku membuang material bangunan dari lori yang mereka gunakan, dan langsung digiring ke kantor DLH Batam untuk diproses lebih lanjut.

Sebelum dibawa, petugas DLH meminta kedua pelaku untuk membersihkan sampah yang mereka buang sebagai bentuk efek jera. Iswandi (38), sopir lori, mengakui perbuatannya.

“Baru kali ini kami buang di sini, Pak. Kami lihat ada material bangunan, jadi kami ikut buang,” ujar Riswandi.

Ia berdalih tidak mengetahui bahwa lokasi tersebut dilarang untuk pembuangan sampah. Roffie, kernet lori, menyatakan bahwa meski banyak orang yang membuang sampah di lokasi tersebut, mereka yang tertangkap. “Banyak yang buang di sini, cuma kami yang ketangkap. Kami juga tak tahu kenapa ditangkap karena tak ada larangan buang sampah di sini,” jelasnya.

Keduanya mengaku sedang membuang sisa material bangunan dari pekerjaan di salah satu ruko di Mega Legenda.

“Biasanya bos kami buang di tempat lain, tapi kami inisiatif buang di sini karena melihat tempat itu sudah banyak sampah,” tambah Roffie.

Setibanya di kantor DLH, kedua pelaku menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Jika kedapatan melanggar lagi, mereka siap menerima sanksi tegas sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Batam.

“Kami hanya memberikan teguran dan meminta mereka menandatangani surat pernyataan. Jika tertangkap lagi, sanksi tegas sesuai Perda akan kami berlakukan,” ujar Eka Suryanto, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Batam.

Eka menjelaskan bahwa pembuangan sampah sembarangan merupakan masalah yang masih sering ditemui meski sudah ada Perda Batam Nomor 11 Tahun 2013. Pasal 64 ayat 1 huruf a dalam Perda tersebut melarang keras pembuangan sampah di tempat umum, dan Pasal 69 ayat 1 mengatur sanksi berupa denda hingga Rp2,5 juta bagi pelanggarnya.

“Razia seperti ini akan rutin dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesadaran lingkungan di Kota Batam,” tegas Eka. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Lima Oknum Anggota Polisi Kasus Narkoba Masih Dipisahkan dari Tahanan Lain di Rutan Batam

0
5ac0e417 ebdc 4984 b592 d25d1cd1b2e0
Lima dari sepuluh orang oknum anggota Polresta Barelang yang terlibat kasus narkoba saat dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam.

batampos – Lima oknum anggota Polresta Barelang yang terlibat kasus narkoba masih dipisahkan dari tahanan lain di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam. Mereka masih menjalani penahanan di ruangan terpisah yang diawasi secara maksimal oleh petugas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Karutan Kelas II A Batam Teguh Fajar Wibowo menjelaskan, selain sesuai dengan protap awal masuknya tahanan, pemisahan ini juga untuk keamanan kelima oknum tersebut. Mengingat sebagian besar tahanan Rutan Batam adalah mereka yang tersandung kasus narkoba dan oknum polisi tadi anggota Satres Narkoba tentu akan terjadi gesekan jika langsung dibaurkan. Ini perlu dihindari untuk keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat yang ada di dalam Rutan Batam.

“Sudah kewajiban kami untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Biasanya memang tahanan yang berisiko akan kita pisahkan, ” ujar Fajar.

Baca Juga: Candu Uang Narkoba

Pemisahan ini bukan perlakukan istimewa namun atas pertimbangan risiko yang akan terjadi. Tahanan yang terdeteksi berisiko terjadinya gesekan tentu harus dipisahkan hingga keadaan benar-benar dianggap baik atau normal.

“Biasanya pemisahan tahanan baru ini makan waktu dua minggu. Tapi kita lihat situasinya. Kita juga terus beri pemahaman kepada seluruh warga binaan yang ada untuk tidak menyimpan dendam atau semacamnya di dalam sini. Semua harus mendapatkan hak yang sama di dalam sini, ” ujar Fajar.

Lima oknum anggota polisi ini diantar ke Rutan Batam sejak Sabtu (21/8) siang lalu oleh jajaran Polda Kepri. Di Rutan Batam mereka berstatus sebagai tahanan Polda Kepri. Mereka dalam kondisi sehat hingga saat ini.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang diperiksa dan ditahan Propam Polda Kepri. Para personel ini diduga bermain dengan bandar sabu di Kampung Aceh, Mukakuning berinisial As.

Informasi yang didapatkan, personel yang diperiksa tersebut berjumlah 10 orang, termasuk Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda.

Kasus ini bermula saat Ditres Narkoba Polda Kepri menangkap As dengan barang bukti 1 kilogram sabu. Dari pemeriksaan, As mengaku barang bukti itu didapatkan atau dibeli dari personel Satres Narkoba Polresta Barelang dengan nilai ratusan juta rupiah.

Oleh pengakuan As tersebut, Propam Polda Kepri memeriksa salah seorang anggota yang menjual sabu itu. Dan anggota tersebut mengaku perbuatannya atas perintah atasannya atau Kasat Narkoba. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Ada 1.040 Petugas Aktif, DLH Tak Ada Penambahan Petugas Kebersihan

0
batampos – Kepala DLH Batam melalui Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Kota Batam, Eka Suryanto menyatakan saat ini, DLH Batam memiliki 1.040 personel yang bertugas di berbagai bidang kebersihan, termasuk penyapu jalan, kernet, sopir, hingga petugas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jadi, tidak akan ada penambahan petugas kebersihan tahun ini
Angkut Sampah Dalil Harahap
Ilustrasi. Petugas kebersihan saat mengangkut sampah di salah satu pemukiman Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

“Jumlah tenaga kebersihan saat ini ada 1.040 orang, dan belum ada rencana penambahan untuk tahun 2024. Kecuali jika ada penambahan armada, mungkin baru akan dibutuhkan tenaga tambahan seperti sopir,” ujar Eka, Selasa (24/9/2024).

Eka menjelaskan, tenaga kebersihan di Batam bekerja berdasarkan kontrak tahunan yang berlangsung dari 1 Januari hingga 31 Desember. Namun, hingga saat ini, pihak DLH belum melihat adanya kebutuhan untuk menambah jumlah personel kebersihan.
Sementara itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, DLH Batam akan lebih fokus pada evaluasi pola kerja para petugas kebersihan yang sudah ada. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sumber daya yang tersedia dapat bekerja lebih efektif di lapangan.
“Kami akan terus mengevaluasi pola kerja mereka agar lebih optimal. Ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kinerja tanpa harus menambah jumlah personel,” tambahnya.
Dengan jumlah personel yang ada saat ini, DLH Batam berharap dapat terus menjaga kebersihan kota, terutama dalam menangani volume sampah yang semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan kota.
“Untuk tahun depan kita juga belum tahu. Sebab fokus kami adalah memaksimalkan petugas  yang sudah ada,” tutupnya.
Sebelumnya, DLH Kota Batam mengusulkan penambahan 25 armada truk amrol sampah untuk tahun depan. Usulan ini, sebagai bagian dari rencana peremajaan armada truk sampah yang ada saat ini. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

Demi Gas Melon, Ibu-Ibu Antre di Pangkalan Gas 

0
Batampos – Pendistribusian gas LPG tiga kilogram masih bermasalah di lapangan. Pasalnya masyarakat masih kesulitan mendapatkan pasokan gas Melon tersebut hingga, Selasa (24/9) siang.
IMG 20240923 WA0046
Para ibu rumah tangga antri di pangkalan di Sagulung dan Batuaji untuk mendapatkan gas melon. F Eusebius Sara

Pantauan di lapangan, antrean di pangkalan gas jelang jadwal pengantaran adalah rutinitas kaum ibu-Ibu di Batuaji dan Sagulung dalam sepekan terakhir ini. Meskipun menguras waktu dan tenaga mereka tetap melakukan ini karena tak punya pilihan lain. Terlambat sedikit saja, mereka tidak kebagian pasokan gas.

Inilah yang dilakukan kaum ibu-ibu di perumahan  Sumberido, Tanjunguncang, Senin (23/9) sore. Mereka berbondong-bondong di lokasi pangkalan sejak pukul 15.00 WIB untuk mendapatkan gas. Padahal pangkalan ini itu baru kedatangan gas Melon di pukul 17.00 WIB. Begitu pasokan gas tiba, mereka langsung serbu dan gas pun langsung ludes saat itu juga.
“Setiap kali ada antaran gas memang begini kondisinya. Harus antre memang, karena telat dikit tak dapat. Yang diantar hanya 50 tabung katanya. Sementara masyarakat di sini  200 san KK, ” ujar Sumarni, seorang warga.
Pihak pangkalan juga menyampaikan hal yang sama. Kesulitan pasokan gas yang terjadi selama ini karena ketersendatan pengiriman dari agen. Jumlah gas yang disuplai juga berkurang sehingga cepat habis dan banyak warga yang tidak kebagian.
“Iya pengiriman juga tak tentu lagi. Kadang hanya sekali dalam seminggu. Kuotanya juga berkurang. Tentulah susah warga mencarinya, ” ujar Rini, pemilik pangkalan di Tanjunguncang.
Karena kekurangan kuota inilah yang membuat pihak pangkalan mengutamakan warga sekitar pangkalan dan memang sudah lebih dahulu menitip dan antre di lokasi pangkalan.
“Bukannya kami pilih kasih, tapi memang pasokan yang kurang dan banyak yang cari. Siapa yang duluan itulah yang kita kasih asalkan warga di sini, ” ujar Sumarni.
Pantauan di lapangan secara umum memang masih kesulitan gas di Batuaji dan Sagulung. Masih banyak masyarakat yang keliling menenteng tabung gas kosong di jalan raya. Setiap pangkalan yang didatangi umumnya sudah kosong dengan stok gas. (*)
Reporter: Eusebius Sara