Ansar Ahmad mengepalkan tangan, memberi semangat kepada para pendukungnya.
batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan pemimpin kompeten untuk menyinergikan kebijakan dari tingkat pusat ke daerah. Ansar dinilai bisa bisa mengimplementasikan program dari pemerintah pusat hingga ke daerah.
Tokoh Masyarakat sekaligus Calon Bupati Karimun nomor urut 2, Muhammad Firmansyah mengatakan, Ansar merupakan pemimpin handal untuk kepemimpinan Kepri ke depan. Ia menegaskan, Ansar punya kapasitas bersinergi dengan bupati maupun walikota yang ada di kepri.
“Pak Ansar itu bisa bersinergi dengan bupati dan walikota yang ada di Provinsi Kepri,” kata Firmansyah, Selasa (15/10/2024).
Firmansyah melanjutkan, di era seperti saat ini, kolaborasi perlu dilakukan. Karenanya, ia menilai, Ansar merupakan sosok gubernur yang dijagokan memimpin Kepri selanjutnya.
“Di dalam Pilkada ini tentunya kami ingin dipimpin oleh Pak Ansar karena memang sudah teruji,” lanjutnya.
Kepemimpinan Ansar sudah teruji kala ia mendapatkan berbagai penghargaan kendati hanya memimpin dari mulai tahun 2021-2024. Salah satu yang bergengsi yakni Ansar mendapatkan penghargaan dari Presiden Jokowi lantaran Kepri jadi salah satu provinsi terbaik dalam menangani Covid-19 untuk wilayah Sumatera.
Tidak hanya penanganan Covid, Ansar juga berkomitmen menyinergikan kebijakan dari presiden terpilih, Prabowo Subianto. Mulai dari pendidikan dan kesehatan gratis hingga percepatan pembangunan infrastruktur.
Maka dari itu, Firmansyah menegaskan jika Ansar terpilih jadi gubernur, maka pembangunan di Kepri secara keseluruhan akan berjalan maksimal. Ia juga mendukung penuh Ansar untuk menang pada Pilgub Kepri 2024.
“Bila Pak Ansar menang saya yakin penyelenggaraan pembangunan bisa berkelanjutan,” ujar Firmansyah. (*/adv)
ILUSTRASI: Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo saat memeriksa pasukan Polri di Mako Brimob Polri pada Senin (14/10). (Dok. Kemenhan)
batampos – Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan sebesar 80,8 persen responden merasa puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang akhir masa jabatannya.
“Menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi, tingkat kepuasan terhadap kinerjanya tetap tinggi. Sebanyak 80,8 persen responden menyatakan puas dengan kinerja Jokowi sebagai Presiden,” ujar Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby dikutip Antara di Jakarta, Selasa (15/10).
Sementara itu, sebesar 18,5 persen responden menyatakan tidak puas. Kepuasan dan ketidakpuasan publik ini, kata dia, mencerminkan apresiasi luas dan kekecewaan dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari yang berpendidikan rendah hingga tinggi, dari yang ekonominya mapan hingga wong cilik, dari Gen Z hingga generasi baby boomers.
“Tapi di setiap segmen pemilih memang memiliki gradasi dan perbedaan rasa puas dan tak puas yang berbeda,” kata Adjie.
Di segmen usia, ucapnya, generasi muda (Gen Z) menyatakan kepuasan sebesar 85,9 persen, diikuti oleh generasi milenial sebesar 81,8 persen. Di kelompok Gen X dan baby boomers, kepuasan tetap di atas 75 persen.
Adjie mengatakan perbedaan tersebut mencerminkan bagaimana Jokowi diapresiasi lintas generasi, namun dengan intensitas yang berbeda-beda.
Lebih lanjut, berdasarkan segmen agama, kepuasan tertinggi muncul di kalangan pemilih beragama non-Islam, yakni mencapai 93 persen, sementara pada pemilih Muslim, kepuasan berada di angka 78,7 persen. Di segmen pendidikan, kepuasan tertinggi datang dari masyarakat berpendidikan rendah.
“Mereka yang hanya tamat SD atau di bawahnya, 81 persen menyatakan puas. Namun, di kalangan terpelajar, kepuasan terhadap Jokowi menurun, hanya sebesar 72,4 persen,” ucapnya.
Survei nasional LSI Denny JA melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia dan pengumpulan data berlangsung secara tatap muka pada rentang waktu 26 September—3 Oktober 2024.
Adapun margin of error survei ini sebesar 2,9 persen dengan metode pengambilan sampel multi stage random sampling. (*)
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah usai menemui Presiden RI terpilih Prabowo Sunianto di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10). (Ridwan/ JawaPos.com)
batampos – Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah turut menemui Presiden RI terpilih Prabowo Sunianto di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10). Miftah menemui Prabowo bersama artis Raffi Ahmad.
Gus Miftah mengakui dirinya diberi tugas untuk mengurus bidang moderasi dan toleransi.
“Yang jelas bukan Wakil Menteri. Jadi bapak perintahkan untuk lebih banyak fokus di bidang moderasi toleransi dan semacamnya,” kata Gus Miftah usai bertemu Prabowo.
Ia menyebut, dirinya akan mengurus badan di pemerintahan yang berfokus pada moderasi toleransi.
“Jadi walaupun kita berangkat masuk ke beliau (Prabowo Subianto) bersama-sama tetapi dengan tugas bidang masing-masing dan juga ada hubungan dalam bentuk badan ya, pak ya,” ungkap Gus Miftah.
Ia menekankan dirinya akan membantu pemerintahan Prabowo-Gibran pada permasalahan toleransi dan moderasi.
“Tapi yang jelas ada amanah presiden yang saya diperintahkan untuk lebih fokus pada masalah toleransi dan moderasi,” pungkas Gus Miftah. (*)
Rendi saat mendengar vonis hakim di PN Batam. F.Yashinta
batampos – Rendi, warga Batam divonis 14 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam,kemarin. Pria berusia sekitar 40 tahunan ini terbukti mencabuli anak tirinya berulangkali hingga akhirnya mengalami trauma.
Vonis hukuman terhadap pria berbadan kecil ini dijatuhi oleh majelis hakim yang dipimpin Welly Irdianto didampingi hakim anggota Dina dan Twis Retno. Dalam amar putusan, hakim Welly menegaskan perbuataan terdakwa yang didampingi penasehat hukum dari LBH Suara Keadilan tak ada alasan pemaaf dan pembenar. Apalagi perbuataan terdakwa terhadap korban dilakukan berkelanjutan.
“Perbuataan Rendi sah dan menyakinkan bersalah, sesuai fakta dan pembuktian dipersidangan,” ujar Welly.
Menurut Welly, hal memberatkan perbuataan terdakwa karena masih ada hubungan keluarga dan dilakukan berulangkali. Korban kehilangan masa depan dan trauma atas kekerasan seksual yang dialaminya. Hal meringankan terdakwa menyesal.
“Memperhatikan unsur pasal telah terpenuhi, maka menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan 14 tahun penjara,” ujar hakim Welly.
Tak hanya itu, hakim Welly juga menjatuhkan denda Rp 100 juta kepada terdakwa, yang apabila tak dibayar maka diganti subsider hukuman kurungan selama 3 bulan. Kemudian menetapkan masa tahanan yang telah dijalani, dikurangi dengan hukuman yang diputuskan.
“Bagaimana terdakwa terhadap putusan, terdakwa berhak menerima atau banding. SIlahkan berkonsultasi dengan penasehat hukum terdakwa,” saran Welly terhadap Rendi.
Sesaat usai berkonsultasi, penasehat hukum terdakwa langsung menyatakan pikir-pikir. Majelis hakim kemudian menutup sidang teraebut.
Usai sidang, PH terdakwa, Vierki Siahaan menjelaskan Rendi dilaporkan karena telah mencabuli anak tirinya berulangkali. Perbuataan itu diketahui, karena korban akhirnya mengungkapkan keresahanya.
“Untuk umur korban kalau tak salah masih belasan tahun. Terdakwa ini ayah tirinya,” pungkas Vierki. (*)
Driver ojol yang menderita luka bakar saat menjalani perawatan di rumah sakit.
batampos– Bastian Sihombing, driver ojek online (ojol) yang mengalami luka bakar akibat ledakan ponsel dan korlseting menghembsukan nafas terakhirnya di RS Awal Bros Botania, Selasa (15/10) pagi, sekitar pukul 09.45 WIB.
Pria 23 tahun ini mengalami luka bakar 80 persen dan sempat menjalani perawatan selama 4 hari.
“Benar. Sesuai informasi dari pihak keluarga kepada kita,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Ardiansyah.
Ardiansyah menambahkan jasad korban akan dimakamkan di Medan, Sumatera Utara. Sebelum diterbangkan, jasad korban dibawa pihak keluarga ke TPU Sei Temiang untuk pemulasaran.
“Ini informasi yang kita terima,” katanya.
Ardiansyah mengaku belum bisa menyimpulkan korban terbakar. Sebab, setelah kejadian tersebut korban tidak bisa dimintai keterangan karena mengalami luka bakar mencapai 80 persen.
“Korban belum bisa dimintai keterangan. Luka bakarnya mencapai 80 persen,” ungkapnya
Ia menjelaskan dari penyelidikan awal, kebakaran tersebut disebabkan korlseting dari stop kontak yang digunakan korban mencas ponselnya. Hal ini diperkuat dengan kotak kontak di dinding rumah yang hangus.
Api dari korlseting stop kontak tersebut merambat ke kasur dan meledakkan ponsel korban. Hingga membakar tubuh korban yang tengah tertidur.
“Tapi masih penyelidikan. Belum bisa kita simpulkan,” katanya.
Ardiansyah mengatakan dalam kejadian tersebut hanya ada saksi yang berada di luar rumah. Saksi juga sempat mendengarkan adanya suara ledakan.
“Saksi di dalam rumah tidak ada. Kalau hanya ledakan (ponsel) tidak mungkin membakar (tubuh korban) sebesar itu,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya Warga Bukit Raya, Botania digegerkan dengan teriakan Bastian Sihombing, 23, yang berasal dari dalam kediamannya. Pria berprofesi driver ojek onilne (ojol) ini menjerit kesakitan karena mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
Kebakaran yang diderita Bastian ini berasal dari korsleting charger ponsel di kamarnya di Blok D5. (*)
batampos – Kasus persetubuhan yang menimpa gadis kembar, Mawar dan Melati (15) di Jemaja, ternyata pelakunya tidak hanya satu orang.
Baru-baru ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Anambas berhasil meringkus pria beristri, AK (30) di Letung yang merupakan hasil pengembangan dari pelaku pertama, S (23), Minggu, (13/10).
Kedua pelaku itu sama-sama merantau dari Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Anambas, Iptu Rio Ardian mengatakan AK melancarkan aksinya selama satu bulan terhitung sejak Oktober hingga November 2023.
“Sama dengan pelaku pertama. AK ini diberikan tumpangan tempat tinggal oleh ayah tiri korban. Karena tinggal disitu, timbullah rasa kepada salah satu anak korban, Mawar,” kata Rio, Selasa, (15/10) sore di Mapolres Anambas.
Sedangkan sang adik, Melati juga merasa ada kenyamanan dengan pelaku. Tetapi tidak berpacaran, hanya dipendam saja perasaan itu.
“Dengan mawar ini, pelaku memanfaatkan kepolosannya untuk melakukan persetubuhan sebanyak tiga kali,” terang Rio.
Setelah melakukan persetubuhan, AK lantas pulang ke Sumenep dengan dalih menjemput anak dan istrinya untuk dibawa kembali ke Jemaja.
“Anak dan istri pelaku sudah ada di Jemaja, sehingga mereka tidak dekat lagi,” kata Rio.
Rio menegaskan tersangka AK hanya menyetubuhi Mawar. Sedangkan Melati tak disentuh pelaku.
“Saat ini kedua pelaku telah berada di dalam sel tahanan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” sebut Rio.
Untuk kedua korban yang kini hamil 6 bulan, sambungnya, dalam waktu dekat akan dibawa oleh orangtuanya ke Tanjungpinang untuk pemulihan psikologi.
“Kemungkinan juga akan melahirkan di sana (Tanjungpinang),” pungkas Rio. (*)
Truk trailer pengangkut alat berat dengan nomor polisi BP 9023 EU tersangkut di jembatan penyeberangan di kawasan Tiban Kampung, Selasa (15/10). F.Rengga/Batam Pos
batampos – Sebuah truk trailer pengangkut alat berat dengan nomor polisi BP 9023 EU tersangkut di jembatan penyeberangan di kawasan Tiban Kampung, Selasa (15/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Truk tersebut mengalami insiden saat melintas karena muatan yang dibawanya, berupa alat berat, melebihi batas tinggi maksimal jembatan, yakni 5 meter.
Bagian belakang truk tersangkut di bawah jembatan dan menyebabkan truk tak bisa melewati jembatan tersebut. Selain itu, benturan keras akibat truk yang menabrak jembatan sempat menimbulkan suara keras yang mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalan tersebut mengalami kemacetan panjang. Jalan yang biasanya ramai pada jam tersebut menjadi padat karena truk yang tidak bisa bergerak, menghalangi salah satu lajur utama.
Menurut Husni, warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut, suara benturan terdengar cukup keras. “Tadi terdengar suara benturan keras, banyak kendaraan yang berhenti mendadak karena kaget,” ujar Husni.
Ia juga menyebut bahwa beberapa pengguna jalan harus mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Hal senada dikatakan Imron, warga Tiban lainnya. Menurutnya kejadian truk nyangkut di Jembatan Penyeberangan Tiban Kampung ini sudah kali kedua di tahun ini. Sebelumnya juga nyangkut namun truk berhasil lewat setelah memaksa kendaraannya.
“Lihat saja di bawah jembatan ada bekas hantaman truk, namun yang kali ini benar-benar gak bisa lewat, ” ujarnya.
Tidak lama setelah kejadian, aparat dari Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas bekerja sama dengan pihak pengelola truk melakukan berbagai upaya agar truk dapat dikeluarkan dari posisi tersangkutnya. Setelah proses yang cukup lama, petugas akhirnya berhasil memindahkan truk dari bawah jembatan.
Meski truk sudah dipindahkan dan arus lalu lintas berangsur lancar, truk masih terparkir di pinggir jalan menunggu proses lebih lanjut. Saat ini, kondisi lalu lintas dari arah Batam Center menuju Tiban, Sekupang sudah mulai terkendali. (*)
Artis Raffi Ahmad tiba di kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Sebanyak 56 tokoh dari berbagai latar belakang mendatangi rumah Presiden RI terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan hari ini, Selasa (15/10).
Mereka datang ke Kertanegara di tengah isu seleksi calon menteri dan wakil menteri di kabinet Prabowo-Gibran.
Sederet tokoh berlatar belakang politikus terlihat hadir di kediaman Prabowo. Seperti Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, Politikus Partai Golkar Christina Aryani, hingga politikus Partai Gerindra Immanuel Ebenezer.
Sementara pihak berlatar belakang artis dan selebritis yang tampak yakni Raffi Ahmad, Yovie Widianto, dan mantan vokalis band Nidji, Giring Ganesha.
Sedangkan yang berlatar belakang organisasi kemasyarakatan adalah Dahnil Anzar Simanjuntak, Haikal Hasan, hingga yang berlatar belakang pendakwah, KH Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.
Presiden terpilih Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan, pemanggilan hari ini merupakan lanjutan Senin (14/10) kemarin. Diketahui, pada Senin kemarin, Prabowo telah memanggil 49 tokoh yang diisukan bakal menjadi calon menteri.
“Saya kira sama lah, jam 14.00 WIB besok. Wamen-wamen, menterinya masih ada beberapa yang sedang di luar kota,” kata Prabowo seusai pertemuan di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).
Berikut daftar 59 tokoh yang mendatangi rumah Prabowo Subianto:
Pramono Anung (Mantan Menteri Sekretaris Kabinet/ Politikus PDIP)
Viva Yoga Mauladi (Wakil Ketua Umum PAN)
Anis Matta (Ketua Umum Partai Gelora)
Zulfikar A. Tawalla (Ketua PP Pemuda Muhammadiyah)
Ilustrasi Di tempat kerja pun bisa menemukan kegembiraan yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan produktivitas. (Freepik)
batampos – Menemukan kegembiraan di tempat kerja bukannya tidak mungkin. Lingkungan kerja yang positif akan membuat karyawan nyaman dan termotivasi bekerja dengan baik.
Kegembiraan di tempat kerja juga akan memberikan keseimbangan antara bekerja dan kesehatan mental yang ujungnya akan berpengaruh pada kinerja yang optimal.
Menemukan kegembiraan di tempat kerja tidak selalu mudah, tetapi dengan perilaku yang tepat, Anda bisa mengubah suasana kerja menjadi lebih positif, produktif, dan jauh dari stres.
Health Shots pada Selasa (15/10) melansir ada sejumlah perilaku yang bisa membantu menemukan kegembiraan di tempat kerja, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi stres.
Yuk simak perilaku yang bisa menimbulkan kegembiraan di tempat kerja:
1. Mulai Hari dengan Sikap Positif
Sikap positif memiliki dampak besar pada cara kita menghadapi hari kerja. Memulai hari dengan optimisme dan semangat akan membantu menjaga energi dan suasana hati yang baik sepanjang hari.
Latih diri untuk fokus pada hal-hal yang bisa Anda kendalikan dan pilih untuk mengabaikan pikiran negatif yang menguras energi.
Mengapa ini penting? Dengan memulai hari dengan sikap positif, Anda akan lebih siap menghadapi tantangan dan tekanan tanpa merasa kewalahan.
Ini juga membantu meningkatkan suasana hati, yang secara langsung mempengaruhi produktivitas.
2. Prioritaskan Tugas dengan Cerdas
Salah satu penyebab stres terbesar di tempat kerja adalah banyaknya tugas yang harus diselesaikan.
Mengatur prioritas dengan baik, seperti menggunakan metode Eisenhower Matrix (membedakan antara yang mendesak dan penting), dapat membantu Anda fokus pada tugas yang benar-benar membutuhkan perhatian.
Bagaimana cara melakukannya? Setiap pagi, buat daftar tugas yang perlu diselesaikan dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya.
Dengan cara ini, Anda akan merasa lebih terorganisir dan tidak terlalu tertekan oleh beban kerja yang banyak.
3. Ambil Istirahat Secara Berkala
Bekerja terus-menerus tanpa istirahat tidak hanya menurunkan produktivitas tetapi juga meningkatkan risiko kelelahan.
Otak kita butuh waktu untuk memproses informasi dan kembali segar. Mengambil jeda singkat antara pekerjaan, seperti berjalan-jalan sebentar atau melakukan peregangan, dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan mengurangi stres.
Faktanya: Penelitian menunjukkan bahwa mengambil istirahat singkat selama 5-10 menit setiap jam dapat meningkatkan efisiensi kerja dan menjaga kesehatan mental.
Lingkungan kerja yang penuh dengan hubungan baik cenderung lebih produktif dan menyenangkan.
Menghabiskan waktu untuk berbicara dan mendengarkan rekan kerja, berkolaborasi dalam proyek, atau bahkan sekadar menyapa di pagi hari dapat membuat perbedaan besar dalam
suasana kerja.
Kenapa penting? Hubungan yang baik di tempat kerja tidak hanya menciptakan suasana yang lebih harmonis, tetapi juga mengurangi stres. Ketika Anda merasa didukung oleh tim,
tantangan yang dihadapi terasa lebih ringan.
5. Temukan Makna dalam Pekerjaan Anda
Jika Anda merasa pekerjaan Anda tidak berarti, kegembiraan dan produktivitas Anda akan menurun drastis.
Temukan makna dalam pekerjaan Anda dengan melihat dampak positif yang Anda hasilkan, baik bagi perusahaan, rekan kerja, maupun masyarakat luas.
Tips: Tanyakan pada diri sendiri, “Bagaimana pekerjaan saya memengaruhi orang lain?”
Menemukan nilai lebih dalam tugas sehari-hari bisa membantu menumbuhkan rasa bangga dan pencapaian yang lebih besar.
Aktivitas fisik yang ringan, seperti berjalan di sekitar kantor atau melakukan peregangan sederhana, dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi.
Terlalu lama duduk di meja kerja bisa membuat tubuh lelah dan pikiran jenuh.
Manfaat lain: Bergerak secara teratur juga membantu menjaga postur tubuh yang baik dan mengurangi risiko sakit punggung serta ketegangan otot akibat duduk terlalu lama.
7. Tentukan Batasan yang Jelas antara Kerja dan Kehidupan Pribadi
Menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaan adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental.
Pastikan Anda memiliki waktu untuk diri sendiri dan keluarga di luar jam kerja. Jangan membawa pekerjaan pulang ke rumah, dan hindari memeriksa email atau pesan kerja di luar jam kerja.
Mengapa ini penting? Dengan menjaga batas yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, Anda akan merasa lebih rileks dan segar ketika kembali bekerja, sehingga meningkatkan produktivitas dan kegembiraan.
8. Gunakan Humor untuk Mengurangi Tekanan
Tertawa adalah cara yang efektif untuk meredakan ketegangan dan stres di tempat kerja.
Humor, ketika digunakan dengan tepat, bisa menjadi alat yang ampuh untuk memperbaiki suasana hati, meningkatkan hubungan antar rekan kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih menyenangkan.
Saran praktis: Sesekali, biarkan diri Anda bercanda ringan dengan rekan kerja. Hal ini bisa membantu mengurangi tekanan dan membawa suasana yang lebih rileks.
Mindfulness adalah praktik kesadaran penuh yang bisa membantu Anda tetap fokus dan tenang di tengah tekanan kerja.
Luangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk meditasi atau latihan pernapasan yang mendalam.
Bagaimana cara melakukannya? Mulailah dengan mengatur napas dan fokus pada saat ini.
Latihan ini dapat membantu Anda melepaskan pikiran stres dan menumbuhkan ketenangan pikiran yang lebih dalam.
10. Berani Mengatakan Tidak
Terkadang, stres di tempat kerja datang dari kelebihan tanggung jawab yang Anda ambil.
Belajar untuk mengatakan “tidak” dengan tegas ketika tugas baru akan menghambat produktivitas atau meningkatkan beban kerja berlebihan adalah langkah penting untuk menjaga keseimbangan.
Kiat praktis: Anda bisa menyampaikan penolakan dengan sopan, misalnya, “Saya ingin membantu, tetapi saat ini saya sedang fokus pada prioritas lain yang mendesak.”
11. Rayakan Keberhasilan Kecil
Merayakan pencapaian, bahkan yang kecil sekalipun, bisa meningkatkan motivasi dan kegembiraan di tempat kerja.
Mengakui bahwa Anda telah menyelesaikan tugas tertentu atau membuat kemajuan berarti dapat memberikan dorongan mental yang besar.
Cara melakukannya: Setiap kali Anda menyelesaikan proyek atau tugas besar, berikan waktu untuk merayakannya—baik dengan rekan kerja atau diri sendiri. Ini akan membantu
menciptakan siklus positif dalam rutinitas kerja Anda. (*)
Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kemenag. (Humas Kemenag)
batampos – Pemberlakuan wajib halal semakin dekat. Sesuai undang-undang, wajib halal berlaku mulai 17 Oktober 2024. Artinya produk halal, di luar usaha mikro dan kecil (UMK), bakal dikenai sanksi administrasi jika tidak berlabel halal.
Dalam rangka menyambut pemberlakukan kewajiban sertifikasi halal, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag menggelar rapat koordinasi (rakor) Pengawasan Jaminan Produk Halal. Nantinya obyek pengawasan meliputi Rumah Potong Hewan (RPH) dan/atau Rumah Potong Unggas, restoran, rumah makan atau resto hotel, serta produk makanan dan minuman dalam kemasan yang beredar di pasar modern maupun pasar tradisional.
“Rapat koordinasi Pengawasan Jaminan Produk Halal ini penting dilaksanakan,” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham di Jakarta pada Senin (14/10).
Rakor tersebut sebagai bagian dari upaya persiapan kita untuk menyambut implementasi kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2024 mendatang. Ketentuan ini sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.
Di dalam Peraturan Pemerintah 39/2021, lanjut Aqil, mengatur bahwa penahapan kewajiban sertifikasi halal tahap pertama bagi produk makanan dan minuman, bahan baku, bahan tambahan pangan, bahan penolong untuk produk makanan dan minuman, hasil sembelihan dan jasa penyembelihan, masa penahapannya akan berakhir pada 17 Oktober 2024. Sehingga 18 Oktober 2024 jika produk tersebut belum bersertifikat halal maka secara regulasi bisa dikenakan sanksi administratif.
“Dalam konteks wajib halal, pengawasan JPH merupakan aktivitas penting yang juga merupakan salah satu kewenangan BPJPH untuk memastikan bahwa pelaku usaha telah melaksanakan kewajiban sertifikasi halal serta memenuhi Sistem Jaminan Produk Halal yang telah ditetapkan oleh BPJPH.” lanjutnya.
Kepala Pusat Pembinaan dan Pengawasan JPH, Dzikro, mengatakan bahwa rakor pengawasan secara khusus bertujuan mempersiapkan kegiatan pengawasan yang dimulai pada 18 Oktober 2024 mendatang seiring pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal tahap pertama. Rakor Pengawasan JPH ini diikuti oleh 1.032 orang peserta yang terdiri atas Pengawas JPH dan Satgas Layanan JPH di Kanwil Kemenag Provinsi maupun Kankemenag Kabupaten/Kota.
“Adapun obyek pengawasan meliputi Rumah Potong Hewan (RPH) dan/atau Rumah Potong Unggas, restoran, rumah makan atau resto hotel, serta produk makanan dan minuman dalam kemasan yang beredar di pasar modern maupun pasar tradisional,” beber Dzikro.
Sedangkan kriteria objek pengawasan, lanjutnya, adalah usaha menengah dan/atau besar. Untuk kriteria RPH/RPU adalah milik pemerintah daerah atau swasta.
“Dan untuk mendukung pengawasan serentak tersebut BPJPH telah menyusun pedoman teknis pengawasan kewajiban sertifikasi halal tahap pertama, yang sebelumnya kita juga mendapatkan masukan pada rapat bersama kementerian, lembaga dan pihak-pihak terkait, juga dari Satgas Layanan JPH Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia,” imbuhnya.
“Untuk menyamakan persepsi atas pedoman tersebut, dan menyamakan bagaimana pengawasan dan tindakan yang akan dilaksanakan maka hari ini kita laksanakan rapat koordinasi di setiap provinsi secara serentak dan dihadiri oleh personil Pengawas JPH dan Satgas Layanan JPH di provinsi maupun di kabupaten/kota,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Dzikro mengatakan bahwa melalui rakor tersebut, ia menegaskan bahwa pengawasan dilaksanakan salah satunya dengan melakukan pendataan pelaku usaha yang diduga tidak menjalankan kewajibannya sebagaimana diatur dalam regulasi JPH, seperti mengurus sertifikat halal produk yang terkategori dikenai kewajiban bersertifikat halal pada tahap pertama. Sedangkan pelanggaran yang ditemukan dapat dikenakan dua macam jenis sanksi, yakni peringatan tertulis dan larangan peredaran barang atau penarikan peredaran barang. (*)