Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 2757

Lama Tidak Terlihat Usai Postingan Istrinya Membela Erina Gudono, Kepala BP Bintan Farid Terlihat di Paripurna Pengangkatan Pimpinan DPRD Bintan

0

batampos– Setelah lama tidak terlihat di setiap kegiatan yang dilaksanakan di Bintan pascapostingan istrinya, Jelita Jeje virai terkait dugaan gratifikasi yang membela istri dari Kaesang Pangarep, Erina Gudono.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Bintan, Farid Irfan Siddik terlihat menghadiri sidang paripurna pengangkatan pimpinan DPRD Kabupaten Bintan masa jabatan tahun 2024-2029 di kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Rabu (25/9/2024) siang.

Putra Staf Khusus Kejagung RI, Asri Agung Putra ini terlihat duduk di barisan kedua di antara pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik menghadiri sidang paripurna pengangkatan pimpinan DPRD Kabupaten Bintan masa jabatan tahun 2024-2029 di kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Rabu (25/9/2024) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

Farid menggenakan jas warna hitam dipadukan kemeja warna merah maroon dengan bawahan celana warna hitam dan kopiah warna hitam.

Usai kegiatan pengangkatan pimpinan DPRD Bintan. Farid sempat mengobrol dengan Kadishub Bintan, M Insan Amin, lalu Farid melangkah keluar dari ruang paripurna DPRD Kabupaten Bintan.

Saat dicegat awak media, Farid semula enggan mengomentari soal postingan istrinya yang viral di media sosial (medsos).

“No comment yang itulah, jangan yang itulah. Terkait pekerjaan lah,” ujarnya.

Disinggung soal laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Farid mengaku sudah melaporkan LHKPN.

“Sudah, sudah kita laporkan, memang kalau mengenai LHKPN kami sudah sampaikan juga bahwa memang selama ini LHKPN itu di BP Bintan belum ada imbauannya, yang kami ketahui,” katanya.

Begitu ada imbauan dari KPK untuk segera melaporkan LHKPN, dia mengaku sudah melaporkan LHKPN ke KPK.

BACA JUGA: Komentar di Medsos Jelita Jee, Istri Farid Buat Heboh, Medsos Hilang dan Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik Tak Masuk Kantor

Kembali disinggung soal dugaan gratifikasi pascaviralnya postingan istrinya, Farid kembali enggan mengomentari. “No comment,” katanya..

Apa sempat dipanggil KPK? “Intinya saya no comment,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemilik akun @anibutnotaniani ini telah mempositing komentar diduga postingan Dwi Okta Jelita – nama lengkap dari Jelita Jee –

“Adalagi yang lebih lucu sampai bahas orang beli roti harga 400k, beli stoller 30jt, keluar negeri pakai jet pribadi. Ya Allah segitunya amat, padahal mah itu hal yang sangat wajar.”

Menghebohkan lagi, Jelita Jee mengomentari pengalaman pribadi bahwa keluarganya kalau keluar negeri mendapat fasilitas dari pengusaha.

“Gausah jauh2 gue jg jd bnyk tau dari mertua gue, kita kl kluar negeri itu d cover sama pengusaha2 yg emg ngasih fasilitas tnp diminta, dsrh milih mau nginep dimne, naik pswt ape, gpernh pusing, apalgi sekelas presiden.”

Usai komentarnya viral, akun instagram.com/jelitajee dan akun instagram.com/faridirfansiddik lenyap di media sosial instagram. (*)

Reporter: Slamet

Warga Tangkap Terduga Perampok di Batam yang Kabur ke Tanjungpinang

0
f3907834 19b3 4320 92b8 2b2893ff39ab
satu terduga perampok yang diamankan oleh warga Kelurahan Dompak Tanjungpinang, Rabu (25/9) malam. F. warga untuk Batam Pos

batampos– Ratusan warga mengejar dua terduga pelaku perampokan di Kota Batam, yang kabur di Kelurahan Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri. Alhasil, warga berhasil menangkap satu orang pelaku.

Pengejaran dan penangkapan pelaku rampok tersebut dilakukan pada Rabu (25/9) malam. Pelaku bernama Erwin Parapat berhasil diamankan, sementara pelaku lainnya berhasil kabur dari kejaran awal.

“Baru ketangkap satu, di dekat rumah warga saat mau sembunyi. Pelaku satu lagi sudah kabur, ciri-cirinya pincang,” kata Ketua RW01 Kelurahan Dompak, Gafur, Kamis (26/9).

BACA JUGA: Sebulan, 2 Perampokan di Batam, Kapolresta: Anggota Terus Bergerak

Ia menerangkan, sebelumnya warga telah menerima informasi terkait dua rampok yang kabur ke Tanjungpinang itu. Ratusan warga langsung mencari, dan menemukan satu diantara dua rampok tersebut, sedang mengendap di permukiman warga.

“Kami was-was, jadi kami bantu polisi mengejar. Apalagi kebetulan, di wilayah dompak sering terjadi pencurian,” ungkapnya.

Pria terduga pelaku perampokan tersebut diamankan warga dengan tidak mengenakan pakaian, serta nyaris diamuk masa. Selain itu, menurutnya polisi juga mengamankan mobil Suzuki Eskudo, yang digunakan terduga pelaku untuk lari ke Tanjungpinang.

“Kita juga kurang tau pelaku yang belum ketangkap itu masih di dalam hutan atau sudah berpindah. Karena sampai sekarang belum berhasil ditangkap,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Cerita Narendra Wicaksono Bersepeda dari Klaten sampai Makkah

0

Tragedi Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 melekat kuat di ingatan Narendra Wicaksono. Dia bertualang ke berbagai negara untuk menyuarakan ketidakadilan dalam tragedi yang merenggut nyawa 135 orang itu. Selama sembilan bulan, Narendra bersepeda dari Klaten, Jateng, hingga Makkah, Arab Saudi, jadi tujuan akhir perjalanan.

GAWAI pintar milik Narendra tiba-tiba berdering di sela-sela obrolan malam itu. Di layar ponsel tertera nomor dengan kode area luar negeri. Kepada koran ini, dia meminta izin menerima panggilan tersebut. Assalamualaikum, Ukhti, katanya memberi salam kepada lawan bicaranya di seberang telepon.

Karena tidak ada jawaban, Narendra mengakhiri panggilan. Beberapa menit berselang, gawai yang ditaruh di atas meja itu kembali berdering. Pemuda asal Ceper, Klaten, Jawa Tengah (Jateng),  tersebut kembali meminta izin untuk menerima panggilan. Tapi, lagi-lagi tak ada jawaban.

”Saya sering ditelepon sama orang Gaza. Karena setahu mereka, saya aktivis yang bisa menolong mereka keluar dari Gaza,” katanya, Rabu (11/9) lalu.

Narendra kembali ke Indonesia pada 9 September lalu. Dia baru saja menuntaskan petualangan panjang mengunjungi berbagai negara. Berangkat dari Klaten pada 15 Januari 2024, pria 27 tahun itu menuju Batam, Kepulauan Riau, lalu menyeberang ke Johor Bahru, Malaysia. Dari Malaysia, dia melanjutkan perjalanan ke Thailand, India, Turki, Yordania, dan berakhir di Arab Saudi.

Bertualang ke banyak negara jadi impiannya sejak 2019. Pemuda yang pernah menempuh kuliah di Universitas Diponegoro (Undip) itu terins-pirasi dari surah Al-Hujurat ayat 13. Ayat Al-Qur’an itu memerintah manusia untuk saling mengenal bangsa-bangsa dan suku-suku lain.

”Saya juga ingin bersujud ke Baitullah (Makkah, red) dari berbagai arah,” tuturnya.

Keinginan tersebut memuncak usai tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Sebagai pengagum aktivis HAM Munir Said Thalib, darah aktivis Narendra mendidih ketika mengetahui tragedi kelam itu.

Kebetulan, dia merupakan penggemar sepak bola. ”Jadi, berkeliling dunia dengan sepeda dan membawa pesan aktivisme,” ujarnya.

Saat bertualang di wilayah Indonesia, Narendra banyak dibantu jaringan suporter sepak bola di setiap provinsi yang disinggahi. Misalnya di Palembang, Sumatra Selatan. Dia dibantu suporter Sriwijaya FC, Singa Mania. ”Ultras Garuda juga bantu saya. Mereka menghubungkan saya dengan suporter-suporter lokal,” ungkapnya.

Malaysia jadi negara pertama yang disinggahi Narendra. Bermodal duit pas-pasan, dia menyusuri satu per satu provinsi di negeri jiran tersebut untuk menuju Thailand. Dalam sekali perjalanan gowes, dia bisa menempuh jarak 100 kilometer dari pagi hingga sore atau sekitar 12 jam. Memasuki waktu malam, dia mencari masjid secara random.

Karena tidak ada target waktu untuk sampai ke Makkah, Narendra beristirahat sembari menyelami kultur masyarakat setempat. Dia pun banyak mendapat bantuan warga setempat. ”Terutama bantuan logistik. Orang-orang Malaysia luar biasa sekali menyambut musafir,” tuturnya.

Meski demikian, dia tidak mau menerima bantuan tersebut secara cuma-cuma. Narendra selalu meminta pekerjaan kepada setiap orang yang ingin memberikan bantuan.

”Seperti mengaduk semen hingga menebang pohon. Hasil sumbangan itu sangat membantu saya untuk bertahan cukup lama,” papar pemuda yang sempat berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) tersebut.

Dari Perlis, Malaysia, Narendra kemudian masuk selatan Thailand. Begitu singgah di Negeri Gajah Putih tersebut, dia langsung merasakan kesenjangan budaya (gap culture). Ya, tidak sama dengan Malaysia, makanan halal di Thailand cenderung sulit didapatkan.

Selama dua pekan, Narendra menempuh perjalanan ratusan kilometer menuju Bangkok. Di ibu kota negara tersebut, dia mempertimbangkan untuk melanjutkan perjalanan dengan pesawat menuju India. Sebab, jalur darat menuju Myanmar tidak memungkinkan ditembus.

”Sementara opsi bersepeda lewat Yunan, Tiongkok, terganjal biaya visa yang mahal. Belum lagi visa (Tiongkok, red) hanya dikasih waktu 15 hari,” terangnya.

Karena pertimbangan tersebut, Narendra mengurus visa India dan Pakistan. Bersama sepedanya, dia terbang ke New Delhi, India. Setiba di sana, Narendra singgah di asrama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) setelah mendapat akses dari Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Negara Anak Benua itu.

Di India, Narendra kembali ingin melanjutkan perjalanan dengan bersepeda menuju Pakistan. Namun, gelombang panas yang mencapai suhu di atas 40 derajat Celsius membuatnya kolaps. Sehingga, dia mengurungkan niat dan mengubah rute menuju Turki.

”Waktu itu saya ditolong sama seorang profesor, karena saya tumbang di dekat kampus,” ujarnya.

Atas saran profesor itu, Narendra lantas terbang ke Istanbul, Turki. Setiba di negara tersebut, Narendra mendapat sambutan hangat jaringan PPI setempat.

Dia juga sempat bekerja serabutan di rumah seorang distributor hasil pertanian. ”Saya dulu pernah kerja di kantor distributor di Bogor. Mereka punya cabang di Istanbul,” ungkapnya.

Dari Istanbul kemudian menuju Ankara, lalu terbang ke Amman, Yordania. Perjalanan udara kembali dipilih lantaran tidak memungkinkan untuk menembus Syria via darat. Setiba di Amman, langsung ke KBRI setempat dan meminta kontak lembaga kemanusiaan yang bisa memfasilitasi bertemu dengan pe-ngungsi-pengungsi Palestina.

Bertemu dengan para pe-ngungsi Palestina juga merupakan salah satu tujuan Narendra. Dia ingin melihat langsung bagaimana kehidupan para korban konflik perang Palestina-Israel tersebut. Setelah mendapat akses, Narendra pun gowes ke gedung-gedung pengungsi Gaza dan Syria milik Unicef (Badan Penerus Dana Anak PBB) dan UNHCR (Badan Pengungsi PBB) di Yordania.

Selama di kompleks pengungsian tersebut, Narendra banyak mendapatkan hal baru yang tak pernah ada di negara mana pun. Yakni, kehidupan anak-anak stateless yang hidup di pengungsian. Sebagian besar anak-anak itu merupakan generasi ketiga dari keluarga korban Tragedi Nakba 1948. Saat itu, warga Palestina terusir dari negaranya akibat perang Arab-Israel.

Di kamp pengungsian itu, Narendra mendapatkan banyak cerita pilu dari warga Palestina yang harus membayar ke agen travel di Mesir untuk bisa keluar dari Gaza dan dievakuasi ke Yordania. ”Per orang 2.000 dolar AS (USD; sekitar Rp30 juta), dalam keadaan perang bisa sampai USD5.000 (sekitar Rp75 juta),” terangnya.

Bagi Narendra, cerita pe-ngungsi itu memiliki kesama-an dengan keluarga korban tragedi Kanjuruhan, Malang. Mereka sama-sama menjadi korban pengaburan peristiwa kekerasan yang sistematis. Upaya itu membuat perhatian terhadap korban kekerasan dan ketidakadilan menjadi teralihkan.

Petualangan panjang Narendra berakhir di depan Baitullah, Makkah, Arab Saudi, pada 17 Juli lalu. Di depan Kakbah, Narendra tak henti-hentinya bersujud dan bersyukur. Apalagi, tanggal itu bertepatan dengan hari ulang tahun ibunya. (*)

SEZ Johor-Singapura Saingi Investasi Batam

0
industri
Maket salah satu kawasan industri baru di Batam. Pengusaha mendesak agar segala hambatan berinvestasi dihapus, mengingat Batam kini punya saingan baru SEZ Johor Bahru-Singapura.
F. Maket Kawasan Industri Tunas

batampos – Pengusaha di Batam mengkhawatirkan pertumbuhan investasi di Kepulauan Riau, khususnya di Batam, akan tergerus setelah pengumuman sejumlah kemudahan untuk berinvestasi di Johor-Singapura Special Economic Zone (SEZ). Salah satunya adalah kemudahan dalam hal pajak yang jauh berbeda dibandingkan dengan di Indonesia.

Kemudahan ini dikhawatirkan berdampak pada Batam, yang merupakan daerah perbatasan dan selama ini dianggap sebagai pesaing Johor. Kawasan yang dikembangkan oleh Pemerintah Malaysia dan Pemerintah Singapura pada Jumat (20/9) telah mengumumkan berbagai kemudahan di Special Financial Zone Incentive, khusus untuk industri manufaktur.

Salah satunya adalah pemberian pajak sebesar 5 persen hingga 20 tahun (10+10 tahun) dan insentif untuk tunjangan gedung industri sebesar 10 persen.

”Jadi kalau di sana (Johor, red) sudah diumumkan bahwa pajak penghasilan (PPh) untuk perusahaan hanya 5 persen, sementara di kita saat ini masih 21 persen. Bayangkan perbedaannya yang sangat jauh,” kata Ketua Kadin Kepri, Ahmad Ma’ruf Maulana, kepada Batam Pos, Selasa (24/9).

Ma’ruf mengatakan, kemudahan yang diterapkan di SEZ Johor-Singapura akan membuat perusahaan industri manufaktur di FTZ Batam, yang mayoritas merupakan penanaman modal asing, melirik SEZ Johor-Singapura sebagai lokasi strategis untuk relokasi atau ekspansi.

”Kondisi ini tentu tidak kita harapkan terjadi, sehingga sangat diperlukan kebijakan khusus untuk industri manufaktur di FTZ Batam agar setidaknya diberikan kemudahan di bidang perpajakan yang seimbang dengan apa yang diterapkan oleh SEZ Johor-Singapura,” pintanya.

Ia menambahkan, sesuai arahan dari presiden terpilih Prabowo Subianto, target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 sebesar 8 persen serta prioritas program pemerintah Indonesia ke depan adalah sektor hilirisasi sumber daya alam, energi bersih, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia. ”Dan sesuai arahan Bapak Menko, FTZ Batam akan dikhususkan untuk pengembangan hilirisasi pasir silika dan sebagai pusat pengembangan industri semikonduktor. Maka harus didukung dengan berbagai kemudahan,” tambahnya.

Menurutnya, struktur ekonomi Batam dari tahun ke tahun selalu didominasi oleh lapangan usaha industri pe-ngolahan, dengan rata-rata di atas 50 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam. Pada tahun 2023, kontribusi sektor tersebut mencapai 56,38% terhadap total PDRB Kota Batam.

”Bukan hanya itu, kita berharap biaya pengurusan perizinan baik di tingkat daerah maupun pusat juga dipermudah dan dipangkas. Saat ini, banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk satu perizinan,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap adanya sinergi di antara semua pemangku kepentingan di Batam dan Kepulauan Riau untuk meningkatkan investasi.

”Wali Kota, Kepala BP Batam, dan Pemprov Kepri harus saling mendukung dan bersinergi untuk pertumbuhan investasi di daerah ini. Kami, pengusaha, akan terus berupaya mendatangkan investor, tetapi tentu harus disertai dengan proses yang mudah dan murah dari pemerintah,” ujarnya.

Ma’ruf sudah melayangkan surat kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait hal tersebut. Ia juga telah menginformasikan kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Investasi/BKPM, dan Kadin Indonesia. Ia berharap pemerintah pusat bisa memberikan keputusan terkait insentif perpajakan untuk FTZ Batam.

”Menurut saya, jika insentif ini tidak ada, Batam akan semakin tertinggal dari Johor, dan kita akan kalah dalam menarik dan meyakinkan investor untuk masuk ke Indonesia,” katanya.

Ketua Apindo, Rafki, belum lama ini juga mengatakan bahwa jika pemerintah ingin bersaing dengan Johor, itu akan sulit jika tidak ada pembenahan. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan, termasuk memperbaiki perizinan berusaha.

”Itu masih ada yang terkendala di pusat, dan Apindo berharap Menko Airlangga mendorong agar perizinan tertentu, seperti Amdal, dilimpahkan ke pemerintah daerah. Tentu saja hal ini dapat meningkatkan daya saing Kepulauan Riau. Namun, jika masih seperti saat ini, mungkin agak sulit bersaing dengan Johor, karena perkembangannya di sana cukup pesat. Selain didukung penuh oleh Pemerintah Malaysia, mereka juga bekerja sama dengan Singapura dalam pengembangan Johor,” sebutnya.

Faktor-faktor tersebut harus segera diperbaiki dan dikaji oleh pemerintah daerah, baik BP Batam maupun instansi terkait. “Kemudian, persoalan lahan juga perlu dibenahi karena keterbatasan lahan di Kota Batam,” ujarnya.

Ia meminta agar hal ini segera dibenahi oleh BP Batam, sehingga ketika investor datang, lahan sudah tersedia. Saat ini masih banyak lahan yang telah dikuasai tetapi masih kosong.

“Kami berharap dalam hal ini BP Batam didukung untuk bisa meneruskannya ke pemerintah pusat, agar perizinan yang ada di pusat dilimpahkan saja ke daerah, tinggal diawasi pelaksanaannya,” tutupnya. (*)

AHM Luncurkan Supersport CBR1000RR-R Fireblade

0

batampos – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan model terbaru motor supersport CBR1000RR-R Fireblade untuk para pecinta motor gede alias moge di Indonesia. AHM mengklaim, model ini dihadirkan untuk memenuhi permintaan pecinta motor sport berperforma tinggi di Tanah Air.

Dikatakan juga bahwa tunggangan untuk kebut-kebutan ini hadir dengan spesifikasi terbaik dan pengalaman berkendara mendekati sensasi MotoGP. Selain itu, kekuatan ini dipadukan dengan perubahan desain dan teknis yang meningkatkan performa serta kenyamanan pengendara.

Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, mengatakan, peluncuran CBR1000RR-R Fireblade terbaru ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk berperforma tinggi sekaligus menghadirkan teknologi terkini bagi para pecinta motor supersport, dengan sensasi kecepatan sekelas balapan level dunia.

”Berbagai ubahan terbaru kami yakini dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan menantang, baik di jalan raya maupun sirkuit. Layanan premium kami melalui jaringan Honda Big Wing juga siap mendukung para pengguna CBR1000RR-R Fireblade dengan pengalaman purna jual terbaik,” ucap Octavianus melalui keterangannya.
Semua fitur pada CBR1000RR-R Fireblade terbaru mencerminkan teknologi mesin dan sasis yang diadopsi dari balap, menjadikannya sebagai “Street-Legal MotoGP Bike.”

Fitur-fitur canggih seperti Throttle by Wire, pilihan mode berkendara, sistem pengereman, serta teknologi suspensi dihasilkan dari pengalaman di atas sirkuit, memastikan pengalaman berkendara yang mendekati sensasi melaju di lintasan balap.

Salah satu daya tarik utama pada CBR1000RR-R Fireblade 2024 adalah peningkatan sektor aerodinamika melalui winglet baru yang dirancang untuk menghasilkan downforce lebih besar. Hal ini meningkatkan stabilitas pengereman serta memberikan grip yang lebih konsisten pada bagian depan, terutama saat melewati tikungan berkecepatan tinggi.

Selain itu, desain fairing bawah baru kini mampu mengurangi aliran udara di sekitar ban belakang, yang berdampak positif pada peningkatan handling motor di berbagai situasi berkendara.

Desain ini mencerminkan motor balap sejati, memberikan kestabilan lebih baik di kecepatan tinggi serta mengurangi hambatan angin, baik saat akselerasi maupun menikung. Tangki bahan bakar juga telah diubah bentuknya agar lebih ergonomis.

AHM menawarkan model terbaru CBR1000RR-R Fireblade STD dengan pilihan warna Honda Tricolor yang ikonik, dipasarkan dengan harga Rp798 juta on the road wilayah Jakarta. (*)

Industri Pengelolaan Ikan dan Cold Storage Dibangun di Bintan, Siap Serap 250 Tenaga Kerja Lokal

0
CEO PT. Bintan Inti Gemilang (BIG), Dinaria

batampos– Industri pengelolaan ikan dan cold storage (gudang pendingin) dibangun di Kijang, Bintan.

Pembangunan ditargetkan selesai Mei 2025 mendatang.

Jika beroperasinya bangunan ini, maka akan menyerap sekitar 250 tenaga kerja lokal.

BACA JUGA: Investor Perikanan PT Big Marlin Presentasi kepada Gubkepri Rencana Pembangunan Pabrik Pengolahan Ikan di Selat Lampa, Natuna

CEO PT. Bintan Inti Gemilang (BIG), Dinaria menyampaikan, pihaknya memprioritaskan tenaga kerja lokal untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Saat ini, perusahaan yang bergerak di industri pengelolaan ikan dan ekspor ikan telah mempekerjakan 80 orang tenaga kerja lokal.

“Ditargetkan selesai Mei tahun depan dan siap menyerap lebih kurang 250 orang tenaga kerja lokal,” ujarnya usai peletakkan batu pertama pembangunan gedung pengelolaan ikan dan cold storage di Km 25, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (25/9/2024).

Ia mengatakan industri ini mengelola berbagai jenis ikan baik ikan laut dan ikan air tawar.

“Tidak hanya pasar lokal tapi pasar mancanegar karena beberapa negara berminat seperti Singapura, Malaysia dan Amerika,” pungkasnya. (*)

Reporter: Slamet

Ombudsman Sorot Kasus Penyalahgunaan Barang Bukti Sabu

0
ombudsman
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari. Foto: Ombudsman Kepri untuk Batam Pos

batampos – Ombudsman RI Perwakilan Kepri menyoroti kasus personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang yang tersandung kasus penyalahgunaan barang bukti narkotika. Kasus ini melibatkan 15 personel dengan barang bukti 6 kilogram sabu.

Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari, menyayangkan adanya kasus ini, terutama karena terjadi beruntun dalam kurun waktu kurang dari sebulan.

“Kejadian tertangkapnya sejumlah personel Sat Narkoba Polresta Barelang ini memalukan kita bersama. Apalagi kejadian ini beruntun dan di tempat yang sama, satuan yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, kasus ini harus diusut tuntas, dan para personel yang terlibat harus ditindak tegas.

“Termasuk di satuan lain, jangan-jangan terjadi di tempat lain, seperti Intelkam, Lalu Lintas, dan Reskrim. Jangan sampai terjadi lagi,” katanya.

Lagat juga menyoroti pertanggungjawaban Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu. Menurutnya, Kapolresta Barelang patut dimintai pertanggungjawaban moral.

“Kapolrestanya itu patut dimintai pertanggungjawaban moral, walaupun dia tidak terlibat secara material dalam kasus ini. Namun, sebagai penanggung jawab Polresta, termasuk Satuan Narkoba, dia harus bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurutnya, adanya kasus ini telah mencoreng citra Polri dan berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap Korps Bhayangkara tersebut, terutama karena kasus ini melibatkan personel berpangkat perwira.

“Ini momentum untuk melakukan perbaikan. Polisi yang presisi harus dibuktikan. Kasus ini sedikit banyak telah merusak citra Polri sebagai institusi yang seharusnya terus berubah, tetapi justru dirusak dari dalam,” terangnya.

Lagat berharap Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah, segera melakukan pembenahan di seluruh satuan, khususnya Satres Narkoba.

“Sebegitu masifkah peredaran narkoba di Batam ini sehingga aparat penegak hukumnya juga terlibat sebagai pelaku? Kalau penegak hukumnya sudah bermasalah, bagaimana mungkin hukum bisa ditegakkan terhadap masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu, mengatakan bahwa barang bukti sabu yang disalahgunakan tersebut bukan saat ia menjabat. Menu-rutnya, saat ini seluruh barang bukti harus disertai berita acara pemusnahan.

“Ini kasus lama. Jadi, pemusnahan barang bukti sekarang disertai dengan berita acara. Saya belum mendapatkan laporan lengkap dari Polda Kepri atau dari pihak yang menangani kasus ini, tetapi pencatatan barang bukti saat ini tidak ada yang hilang atau dijual dari Polresta,” ungkapnya.

Heribertus mengaku pihaknya akan mendukung pengungkapan kasus ini hingga tuntas. Bahkan, saat ini, ia telah merombak hampir seluruh personel Satres Narkoba.

“Setiap tindakan yang melanggar aturan akan kami tindak tegas. Sebagai Kapolresta, saya mendukung hal tersebut (tindakan tegas pada pelanggar aturan, red),” tegasnya. (*)

Tim Penertiban Siap Tindak Reklame Liar di Batam

0
Spanduk 2 F Cecep Mulyana scaled e1692766242228
Ilustrasi: Sejumlah spanduk terlihat terpasang di pohon di kawasan Batamkota, Selasa (22/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam mengkonfirmasi bahwa Tim Penertiban Tayang Reklame (TPTR) bertanggung jawab atas penertiban baliho, spanduk, dan reklame liar yang menghiasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pinggiran jalan di Batam.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, M Aidil Sahalo menjelaskan bahwa pengawasan reklame telah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam Nomor 63 Tahun 2023. Penertiban ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Tim Penyelenggaraan Reklame Kota Batam.

“Kami telah menjawab surat dari Ombudsman secara resmi bahwa penertiban reklame menjadi tugas TPTR, dengan koordinasi dari Satpol PP,” ujarnya , Rabu (25/9).

Ia juga menambahkan bahwa untuk baliho dan spanduk iklan yang berkaitan dengan politik kampanye, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) adalah pihak yang berwenang.

Baca Juga: DPRD Batam Tegaskan Pentingnya Peran Keluarga dan Pelaporan di Tengah Maraknya Kasus Kekerasan Seksual

“Kami (Bapenda) sebelumnya telah bekerja sama dengan Bawaslu dalam melakukan penertiban tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan keprihatinan terhadap Bapenda yang dinilai kurang tegas dalam penertiban reklame non-billboard.

Meskipun Bapenda mengklaim telah menindaklanjuti saran Ombudsman untuk melakukan penertiban sejak Juli lalu, pemantauan terbaru menunjukkan masih banyaknya reklame yang melanggar aturan di jalan-jalan utama Batam.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari, mengatakan bahwa saat pemantauan terakhir, banyak spanduk dan umbul-umbul yang terpasang sembarangan, yang dapat merusak estetika kota.

“Kami menemukan banyak alat peraga kampanye (APK) yang dipasang meski masa kampanye belum dimulai,” katanya.

Baca Juga: Warga Batam Jadi Korban, Disnaker Imbau Cek Legalitas Penempatan Kerja Sebelum Berangkat ke Luar Negeri

Ombudsman Kepri juga mengingatkan ke instansi terkait untuk lebih tegas dalam melaksanakan penertiban, menyertakan contoh gambar reklame yang perlu dihapus dalam surat yang dikirimkan pekan lalu.

“Kami mendorong untuk bekerja sama dengan Satpol PP dalam penertiban, terutama untuk reklame yang tidak memiliki izin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan,” katanya.

Pemasangan reklame non-billboard secara sembarangan, termasuk yang diikat antar pohon dan tiang listrik, bertentangan dengan peraturan daerah, termasuk Perda Nomor 15 tahun 2001 dan Perda Nomor 1 Tahun 2024, serta Perwako Nomor 63 Tahun 2023.

“Penertiban yang lebih ketat diharapkan dapat menjaga keindahan dan keamanan kota Batam,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Chery Pamerkan Inovasi Terbaru di GIIAS Bandung 2024, Mobil Listrik SUV Off-Road

0

batampos – PT Chery Sales Indonesia (CSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi terkini di industri otomotif melalui partisipasinya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2024. Acara yang berlangsung di Sudirman Grand Ballroom pada 25-29 September ini menjadi momen bagi Chery untuk menampilkan sejumlah produk unggulan yang mengusung teknologi canggih dan ramah lingkungan.

Chery memperkenalkan tiga model andalan yang siap menarik perhatian pengunjung, yaitu Chery TIGGO 8, Chery OMODA E5, dan iCar03, mobil listrik SUV off-road pertama di Indonesia. Kehadiran produk-produk ini merupakan respon atas tingginya antusiasme masyarakat Bandung pada GIIAS tahun sebelumnya, serta pencapaian penjualan nasional yang signifikan.

 

Inovasi Terbaru di Segmen Mobil Listrik

Produk unggulan iCar03 menjadi bintang dalam pameran kali ini, mengingat statusnya sebagai mobil listrik SUV off-road pertama di Indonesia. Kehadirannya menunjukkan langkah maju Chery dalam merespons kebutuhan pasar akan kendaraan listrik yang tangguh namun tetap ramah lingkungan. Model ini diperkirakan akan mulai dikirim ke konsumen pada kuartal pertama tahun 2025, dan pengunjung GIIAS Bandung sudah bisa melakukan pre-booking dengan booking fee Rp10 juta.

Selain iCar03, Chery OMODA E5, yang telah dinobatkan sebagai SUV listrik terlaris di Indonesia, juga mendapatkan sorotan. Dengan harga mulai dari Rp420,3 juta, OMODA E5 menawarkan desain futuristik dan performa tinggi, menjadikannya pilihan utama bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik premium dengan teknologi terdepan.

 

Test Drive dan Penawaran Eksklusif

Chery tidak hanya memamerkan produk unggulannya, tetapi juga menyediakan unit test drive bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung performa mobil-mobil Chery, termasuk TIGGO 8, OMODA E5, dan iCar03. Pengunjung dapat mengeksplorasi teknologi, kenyamanan, dan desain yang diusung oleh setiap model.

Selain itu, Chery juga memberikan sejumlah penawaran eksklusif selama GIIAS Bandung 2024. Untuk pre-booking Chery TIGGO 8, konsumen dapat menikmati berbagai keuntungan, termasuk buyback 70% dan *gratis asuransi satu tahun, dengan harga OTR mulai dari Rp400 jutaan. Bahkan, 1.000 pembeli pertama Chery TIGGO 5X juga berkesempatan mendapatkan harga spesial dengan berbagai bonus menarik.

 

Pengumuman Pemenang Kompetisi OMODA 5 Modification Contest

Menambah kemeriahan acara, Chery juga memanfaatkan panggung GIIAS Bandung 2024 untuk mengumumkan pemenang Kompetisi Chery OMODA 5 Modification Contest kategori digital decal modification. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan satu tahun kehadiran OMODA 5 di Indonesia, dalam tema OMODA FIVESTIVAL. Acara ini memperlihatkan betapa tingginya antusiasme masyarakat terhadap modifikasi kendaraan, sekaligus memperkuat posisi OMODA 5 sebagai SUV yang disukai karena fleksibilitas desain dan performanya.

 

Prestasi Chery di Pasar Global dan Nasional

Secara global, Chery terus menunjukkan performa penjualan yang mengesankan. Pada Agustus 2024, Chery berhasil mencatatkan penjualan sebesar 24.178 unit, memperkuat posisinya sebagai salah satu merek dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Keberhasilan ini juga dibarengi dengan pengakuan dari lembaga internasional seperti J.D. Power dan masuknya Chery ke dalam daftar 500 Global Fortune.

Di Indonesia, kesuksesan ini turut dirasakan dengan penjualan wholesales yang mencapai 5.465 unit pada periode Januari hingga Agustus 2024. Model andalan seperti Chery OMODA E5 menduduki peringkat teratas penjualan mobil listrik SUV di Indonesia, menegaskan tingginya minat konsumen terhadap inovasi teknologi dan mobilitas ramah lingkungan.

 

Keselamatan dan Sertifikasi Internasional

Tak hanya mengandalkan desain dan teknologi, Chery juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Produk-produk seperti Chery OMODA 5 dan Chery TIGGO 8 telah meraih peringkat keselamatan bintang lima dari berbagai lembaga internasional seperti Euro NCAP, ASEAN NCAP, dan Australasian NCAP. Hal ini menunjukkan komitmen Chery dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman bagi penggunanya.

Dengan berbagai pencapaian dan inovasi terbaru, Chery kembali mengundang masyarakat Bandung untuk mengunjungi booth mereka di GIIAS Bandung 2024. Pengunjung dapat melihat langsung keunggulan teknologi dan desain yang dihadirkan, serta merasakan pengalaman berkendara yang ditawarkan oleh produk-produk Chery. (*)

AION Guncang GIIAS Bandung 2024

0

batampos – GIIAS Bandung 2024 menjadi panggung gemilang bagi AION, merek kendaraan listrik terkemuka asal Tiongkok, yang memamerkan deretan mobil listrik canggihnya di hadapan masyarakat Bandung. Dalam debutnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), AION menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung melalui test drive yang menggoda, diskon eksklusif, dan hadiah menarik, menjadikan acara ini tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga kesempatan emas untuk menikmati masa depan mobilitas.

Selama lima hari ke depan, mulai dari 25 hingga 29 September 2024, pengunjung di Sudirman Grand Ballroom akan disuguhi rangkaian model kendaraan listrik unggulan AION, termasuk AION Y Plus dan Hyptec HT. Tidak hanya sekadar melihat, pengunjung juga dapat langsung merasakan performa kendaraan listrik yang senyap, halus, dan bertenaga melalui sesi test drive yang tersedia.

 

Perluasan di Jawa Barat: Pembukaan Dealer AION Soekarno Hatta Bandung

Di samping memamerkan berbagai inovasi, AION juga memanfaatkan momentum GIIAS Bandung untuk mengumumkan pembukaan dealer resminya di Soekarno Hatta, Bandung. Dealer ini diharapkan dapat memperluas jangkauan AION di Jawa Barat serta memberikan pelayanan yang lebih personal bagi pelanggan setia di wilayah tersebut.

“Kami sangat optimis dengan pasar kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Bandung,” ujar Andry Ciu, CEO AION. “Pembukaan dealer ini menandai komitmen kami untuk tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik terbaik, tetapi juga memberikan layanan yang komprehensif dan mudah diakses bagi pelanggan kami.”

 

Teknologi Terkini dalam AION Y Plus dan Hyptec HT

AION Y Plus menjadi salah satu bintang di GIIAS Bandung dengan desain futuristiknya yang cocok untuk keluarga modern. SUV kompak ini menawarkan kabin luas dan berbagai fitur teknologi canggih yang menunjang kenyamanan berkendara sehari-hari. Dengan harga yang kompetitif, mobil ini menjawab kebutuhan akan kendaraan yang ramah lingkungan namun tetap stylish dan praktis.

Sementara itu, bagi para pencinta performa tinggi, Hyptec HT adalah SUV listrik yang dirancang untuk mereka yang mencari sensasi berkendara sporty. Dengan tenaga yang mumpuni dan desain agresif, Hyptec HT menawarkan pengalaman berkendara yang memacu adrenalin namun tetap mempertahankan keunggulan teknologi ramah lingkungan.

 

Harga OTR Area Bandung:

– AION Y Plus Exclusive Single Tone: Rp 417.000.000
– AION Y Plus Exclusive Two Tone: Rp 422.000.000
– AION Y Plus Premium Single Tone: Rp 477.000.000
– AION Y Plus Premium Two Tone: Rp 482.000.000
– Hyptec HT (Pre-book): Rp 687.000.000

 

Penawaran Spesial untuk 1.000 Pembeli Pertama

Bagi yang sudah siap beralih ke kendaraan listrik, AION memberikan penawaran eksklusif untuk 1.000 pembeli pertama AION Y Plus, AION ES, dan Hyptec HT. Mereka berhak mendapatkan lifetime warranty untuk baterai, motor, dan sistem kontrol elektrik, serta garansi kendaraan selama 8 tahun atau hingga 160.000 km. Tidak hanya itu, AION juga memberikan bonus berupa wall charger 7 kW gratis untuk memudahkan pengisian daya di rumah, memberikan kenyamanan penuh bagi pengguna mobil listrik.

 

Keseruan Tak Berhenti: Lucky Dip Berhadiah dan Aktivitas Interaktif

GIIAS Bandung 2024 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sarat dengan aktivitas seru bagi para pengunjung. AION menawarkan kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik melalui lucky dip yang tersedia bagi mereka yang mengikuti test drive atau berinteraksi di booth AION.

Melalui kehadiran di GIIAS Bandung, AION ingin menyampaikan pesan bahwa kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi solusi mobilitas masa depan yang lebih cerdas, efisien, dan ramah lingkungan. Dengan teknologi inovatif dan layanan yang semakin luas, AION terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia. (*)