
batampos– Pada hari pencoblosan, Rabu (27/11) suasana terminal pelabuhan Tanjung Balai Karimun baik itu domestik maupun international terlihat lenggang dari para penumpang yang tiba maupun yang akan berangkat ke berbagai daerah. Baik itu tujuan antar Kabupaten/Kota atau Provinsi maupun Malaysia dan Singapura.
Kepala terminal pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional I Tanjung Balai Raja Heri ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa untuk trayek maupun jadwal keberangkatan kapal tidak ada penundaan maupun tidak beroperasi.
” Seperti biasa jadwal kapal berangkat, baik itu domestik maupun international. Kalau pagi keberangkatan sepi dari penumpang, tapi kapal tetap berangkat,” terangnya.
BACA JUGA: E-Ticketing Pelabuhan SBP Belum Bisa Digunakan untuk Ferry Pinang-Batam
Kebetulan hari yang sama kapal KM Kelud masuk dari Belawan tujuan Tanjung Priok Jakarta, itupun jumlah penumpangnya tidak terlalu banyak dan normal saja. Sedangkan, untuk tujuan Singapura dan Malaysia juga terjadi penurunan baik itu yang berangkat maupun tiba di pelabuhan international Tanjung Balai Karimun.
” Dikarenakan libur satu hari saja. Ya, kira-kira terjadi penurun 25 persen dari hari-hari biasanya. Kan, hari ini (Kamis) masuk kembali baik itu pegawai maupun anak sekolah, tapi tetap aja ada yang berangkat keluar daerah,” ungkapnya.
Dengan demikian, aktivitas pelabuhan Tanjung Balai Karimun terlihat cukup sepi hanya agen kapal saja yang ramai untuk menawarkan tiket keberangkatan ke berbagai tujuan. Sedangkan, kapal ferry yang tiba maupun berangkat secara antri bersandar dipelabuhan domestik maupun international.
” Antar anak saja ke pinang ini, abis pencoblosan dia sekali ada acara keluarga di sana. Jadi siang ini berangkat dari balai langsung tanjungpinang sore baru sampai,” kata Wati salah seorang calon penumpang yang akan berangkat.(*)
Reporter: Tri Haryono
Artikel Pemilu, Arus Penumpang Turun 25 Persen dari Hari Biasa pertama kali tampil pada Kepri.









