batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad terbukti bekerja nyata membangun Kepri menjadi lebih baik. Atas kerja nyata tersebut, dukungan untuk Ansar terus menguat, termasuk dari milenial di Kepri, Batam hingga Bintan.
Salah satu milenial Bintan yang datang jauh-jauh ke Tanjungpinang, Ramadan mengatakan bahwa ia ingin sekali melihat Ansar dan kampanyenya. Ia mengaku, ingin mengetahui, inovasi apa lagi yang akan dilakukan Ansar ke depan.
“Saya jauh-jauh dari Bintan ke Tanjungpinang ingin melihat Pak ansar kampanye. Saya mau lihat kinerja Pak Ansar itu ke depannya mau membangun apa lagi untuk kemajuan Kepri,” kata Ramadan, pada Kamis (17/10/2024).
Ramadan melanjutkan, Ansar merupakan pemimpin yang sudah banyak memberikan teladan serta inspirasi untuk masyarakat Kepri, terutama anak muda. Ia berharap, Ansar bisa menjadi gubernur satu periode lagi.
“Apalagi Pak Ansar ini selalu membantu orang yang berada di bawah tingkat ekonominya dan itu sangat bagus,” lanjutnya.
Oleh karena itu, Ramadan menitipkan jika Ansar mempunyai kapasitas terbaik memajukan Kepri. Namun, ia juga mengingatkan agar Ansar bisa lebih banyak melibatkan anak muda di setiap pembangunan Kepri.
“Pesan saya untuk Pak Ansar tetap bangun Kepri serta libatkan lagi anak muda untuk ke depannya,” tutup Ramadan.
Seperti diketahui, dalam hal infrastruktur, Ansar berkomitmen menyelesaikan pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Ansar menegaskan bahwa ia akan mempercepat penyelesaian jembatan itu yang saat ini sudah masuk fase soil investigation.
Kemudian, dari sektor lain yakni pendidikan, Ansar akan melanjutkan pemberian beasiswa kepada mahasiswa di tingkat D3-S1. Lalu, Ansar bertekad meneruskan program SPP gratis kepada siswa SMA/SMK/SLB. (*)
Ilustrasi. Jukir liar mengutip uang parkir di pasar kaget di Simpang Tobing, Batuaji. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos tanpa seragam
batampos– Juru parkir alis Jukir tanpa karcis dan seragam parkir masih banyak ditemui di Batuaji dan Sagulung. Lokasi pasar kaget yang paling banyak jukir yang tak beraturan tersebut.
Ini sudah lama dikeluhkan masyarakat karena memang meresahkan. Perilaku tak sopan juga ditunjukan oleh para jukir liar ini. Uang parkir diminta sesuka hati mereka karena masyarakat tidak diberi karcis yang mematok berapa biaya parkir yang harus dibayar.
“Kadang kasi Rp 5.000 alasan tak ada kembalian. Mobil juga kadang mau dipalakin sampai Rp10 ribu. Tak tahu kemana uang parkir itu karena memang tak karcisnya. Seragam pakai saja tak ada, ” ujar Jeni, yang kesal dengan keberadaan jukir di pinggir jalan depan Merlion, Marina.
Maraknya jukir tanpa karcis ini juga mengharuskan warga untuk bayar biaya parkir lebih dari sekali meskipun masih dalam kawasan yang sama. Ini karena jukir dalam satu lokasi bisa lima sampai enam orang, sehingga saat pemilik kendaraan berpindah ke tempat lain maka akan dikenai biaya parkir lagi.
“Sudahlah sesuka hari mereka (minta uang parkir), kita juga tak tahu kemana uang ini perginya. Kalau untuk Negara, dari mana pemerintah bisa berapa banyak hasil mereka perhari. Kalau ada karcis kan bisa hitung dari karcis yang terpakai,” kata Umar, warga lainnya.
Tidak itu saja keresahan warga ini juga disebabkan ulah sang jukir sendiri. Jukir di lokasi pasar kaget atau tempat keramaian lain di luar parkir berlangganan, kerap berperilaku kasar terhadap pemilik kendaraan. Pengendara perempuan sering mengeluh sebab para jukir tak segan memaki atau merusak sepeda motor pengunjung karena mempertanyakan karcis atau legalitas pekerjaan mereka tersebut.
“Karena tidak diawasi makanya jadi sesuka hati mereka. Orang-orang ini (jukir) seperti dipelihara untuk memeras warga,”ujar Umar.
Wargapun berharap agar Dinas Perhubungan kota Batam segera turun mengawasi dan menertibkan keberadaan jukir yang dikeluhkan tersebut.
Kadishub Batam Salim saat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat ini mengaku terus melakukan pengawas di lapangan. Dishub akan segera mengambil tindakan tegas jika menemui jukir yang tidak beraturan tersebut. Dia juga minta agar masyarakat tidak perlu membayar parkir kepada oknum yang menarik uang parkir tanpa karcis dan seragam parkir seperti itu.
“Kalau mereka kasar atau melakukan pemukulan langsung lapor ke polisi. Itu tidak boleh dan akan kita tertibkan, ” ujar Salim. (*)
Zayn Malik dan Liam Payne saat masih tergabung dalam One Direction. (RollingStone)
batampos – Zayn Malik membagikan momen indah untuk mengenang Liam Payne rekan satu grupnya saat masih di One Direction.
Postingan ucapan duka Zayn Malik diunggah di akun pribadi Instagramnya @zayn.
Banyak cerita yang dibagikan Zayn Malik selama bergabung satu tim dengan Liam. Zayn juga menyertakan fotonya dengan Liam yang sedang tertidur dalam mobil beberapa tahun silam.
Meskipun Zayn dan Liam diakui kerap kali berseteru, baik selama masih dalam band maupun setelah dirinya keluar, Zayn mengatakan bahwa Liam adalah sosok yang selalu
menyemangati dirinya.
“Aku ingin mengucapkan rasa terima kasih karena telah menyemangatiku disaat yang buruk. Terlebih saat aku merindukan suasana keluarga diumurku yang baru 17 tahun
saat itu, Liam selalu memberi semangat dan memberi tahu bahwa aku memiliki cukup banyak teman yang dicintai.” Tulis Zayn pada postingan Instagramnya.
Zayn kemudian membahas tentang hubungan pertemanan dirinya dengan Liam yang terkadang tidak berjalan baik, namun diam-diam Zayn menghormati sifat Liam yang lebih dewasa darinya.
“Meskipun kamu lebih muda dariku, kamu lebih bijaksana, berpendirian teguh, dan keras kepala, sangat berani untuk memberi tahu orang lain jika mereka salah. Meskipun juga
bertengkar akan hal ini berkali-kali, aku diam-diam menghormatinya akan kebijaksanaan nya ini,” lanjut tulisan Zayn.
Pelantun lagu ‘Dusk Till Dawn’ tersebut juga mengungkapkan perasaan emosional nya yang menganggap Liam sebagai saudara laki-lakinya. Dia berharap dapat memeluk Liam dan
mengucapkan selamat tinggal untuk terakhir kalinya.
“Aku kehilangan saudara laki-laki dan tidak dapat menjelaskan segalanya kepada kalian semua. Yang aku ingin berikan adalah satu pelukan terakhir dan ucapan selamat tinggal, serta mengatakan bahwa aku menyayangi dan menghormati Liam. Aku akan mengenang segala memori dengan Liam selamanya.” Tulis Zayn dalam penutupnya.
Zayn mengharapkan Liam pergi dengan tenang serta ditempatkan disisi terbaik. (*)
batampos – Komitmen pemerintah untuk terus menambah dana abadi pesantren akan menjadi kado Hari Santri 2024. Bahkan, pemerintah menargetkan dana abadi itu dapat terkumpul hingga Rp 139 triliun.
Basnang Said, direktur pendidikan diniyah dan pondok pesantren Kemenag, mengatakan bahwa dana abadi pesantren dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sepanjang tahun ini, disiapkan Rp 250 miliar hasil pengelolaan dana abadi pendidikan untuk beasiswa.
Dia menjelaskan, rombongan pertama sudah diberangkatkan Rabu (16/10) ke Yordania. ’’Dalam waktu dekat, menyusul pemberangkatan yang ke Amerika Serikat dan Inggris,’’ kata Basnang kemarin (17/10). Program itu meliputi beasiswa degree penuh maupun short course.
Selain itu, lanjut Basnang, hasil pengelolaan dana abadi pesantren dikucurkan dalam bentuk bantuan dana ke pondok pesantren. Sepanjang tahun ini, 1.500 pesantren jadi sasaran penerima bantuan. ’’Yang sudah cair baru 836 pesantren,’’ katanya. Besaran bantuannya mulai Rp 50 juta sampai dengan Rp 300 juta.
Basnang mengatakan bantuan tersebut untuk mendukung program kemandirian pesantren. Yaitu, menghidupkan badan usaha milik pesantren di sejumlah pesantren.
Seperti diketahui, Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober. Kemenag sudah menyiapkan beberapa agenda. Di antaranya, pelatihan kreator konten dan kecerdasan buatan. Program itu menyasar 1 juta santri. ’’Pelatihan dilaksanakan daring dengan platform MOCC Pintar,’’ kata Suyitno, kepala Balitbang-Diklat Kemenag. (*)
Pekerjaan jalan di jalan Indunsuri, Tanjunguban sudah ditimbun kerikil dicampur pasir sehingga membuat jalan lebih padat, Kamis (17/10/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Sejumlah warga meminta pekerjaan jalan Indunsuri tidak jauh dari SPBE (LPG) di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, cepat selesai.
Pasalnya, pekerjaan jalan membuat jalan berlumpur saat hujan dan berdebu saat panas.
Seorang warga, Rama mengatakan, masyarakat yang melewati lokasi pekerjaan jalan di jalan Indunsuri, Tanjunguban harus berhati-hati karena jalan berlumpur dan licin ketika hujan.
Kondisi jalan R Suprapto depan SPBU Simpang Basecamp yang mengalami kerusakan. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos– Ruas jalan R Suprapto Batuaji sudah jadi lokasi langganan macet saat jam sibuk. Penyebab beragam namun yang paling dominan karena kerusakan jalan.
Jalan di turunan bukit Daeng dari arah Mukakuning misalkan selalu mecat panjang setiap sore saat pekerja pulang dari tempat kerja. Kemacetan bahkan berlangsung hingga malam hari. Itu karena atas titik kerusakan Jalan persis di sekitaran U Turn turunan bukit Daeng. Kendaraan harus bergerak pelan di lokasi jalan rusak ini, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di belakang. Kemacetan terjadi mulai dari tanjakan arah Dam.
Titik lokasi jalan rusak ini sudah ada perbaikan beberapa kali, namun perbaikan yang baru sebatas tambal sulam ini tentunya tidak bertahan lama. Lokasi jalan yang kerap digenangi air saat hujan kembali rusak karena padatnya arus lalulintas termasuk kendaraan berat yang melintasi ruas jalan tersebut.
“Tak bertahan dengan perbaikan tambal sulam ini. Harus dilebarkan secara menyeluruh itu,” ujar Arlan, warga pengguna jalan di Batuaji.
Titik kerusakan jalan yang kerap menyebabkan kemacetan panjang juga terjadi di ruas jalan depan kawasan Sentosa Pedana (SP) Plaza.
Ada dua titik kerusakan jalan yang berdekatan di depan kawasan pusat perbelanjaan di Sagulung tersebut. Kerusakan ini tidak jauh bedah dengan yang di Bukit Daeng tadi. Aspal jalan yang pernah ditambal sulam sebelumnya kembali pecah dan menyebabkan jalan bergelombang dan lubang. Kendaraan harus bergerak pelan sehingga juga menyebabkan penumpukan panjang kendaraan mulai dari depan Merapi Subur. Butuh waktu yang cukup lama bagi kendaraan roda empat untuk melewati titik kemacetan ini di sore ataupun malam hari.
Sementara dari arah Batuaji, kemacetan biasanya kerap terjadi juga di sekitar kawasan SP Plaza. Penyebab sama ada pecahan aspal di sepanjang ruas jalan ini yang menyebabkan kendaraan melaju pelan. Kondisi ini diperburuk lagi dengan kendaraan kendaraan angkot yang ngetem menunggu penumpang di bawa Jembatan Penyebaran Orang (JPO) SP Plaza.
Masyarakat penggunaan jalan saat dimintai tanggapan umumnya berharap agar kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki secara permanen dan menyeluruh. Proyek pelebaran jalan lima lajur yang dicanangkan oleh Pemko Batam belum berjalan merata di wilayah kecamatan berpenduduk padat tersebut. Masih ada beberapa titik jalan yang belum dilebarkan jadi lima lajur, termasuk titik-titik yang menjadi lokasi langganan macet tadi.
Di lapangan juga terlihat dengan jelas bahwa jalan lima lajur di ruas jalan R Suprapto ini masih sebagian saja yakni dari simpang Basecamp hingga simpang TMP Bulan Gebang dan sebagian di simpang barelang. Dari depan sekolah Putera Batam Batuaji hingga depan SPBU Tembesi masih belum dilebarkan. Begitu juga dari depan Mall Top 100 Batuaji hingga Mukakuning masih dua lajur.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar saat dikonfirmasi mengaku belum ada anggaran untuk melanjutkan proyek jalan lima lajur di Batuaji dan Sagulung ini. Penanganan jalan rusak di sana baru sebatas tambal sulam yang dilakukan oleh Batam.
“Untuk saat ini belum ada arahan untuk itu. Yang ada perbaikan dari BP Batam di titik lokasi jalan rusak,” ujar Suhar. (*)
Rombongan buruh menuju Batam Center. Mereka kembali demo untuk menuntut kenaikan UMK sebesar 15% tahun 2023 lalu. foto: Cecep Mulaya / Batam Pos
batampos– Buruh di Kota Batam mengajukan permintaan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) sebesar 30 persen untuk tahun 2025. Dengan kenaikan ini, UMK diharapkan naik dari Rp4.685.050 menjadi Rp6.119.467.
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Yapet Ramon menyebut, bahwa tuntutan tersebut berdasarkan hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di tiga pasar di wilayah Batam. Survei tersebut dilakukan untuk menentukan angka kebutuhan buruh, yang kemudian dijadikan dasar tuntutan.
“Kami tidak sembarangan meminta kenaikan 30 persen. Kami sudah melakukan survei, dan kebutuhan hidup layak di Batam mencapai lebih dari Rp6 juta,” ujar dia, Jumat (18/10).
Survei KHL dilakukan di tujuh pasar, termasuk Pasar Angkasa Bengkong, Botania 1, Aviari Batuaji, Fanindo Tanjunguncang, Pancur Sei Beduk, dan Hypermart.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa rata-rata KHL di Batam mencapai Rp6.119.467, dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kenaikan harga gas elpiji, parkir, dan listrik.
Pembahasan mengenai upah minimum ini rencananya akan dilakukan dalam dua tahap, yeknisebelum dan setelah kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November dan Desember 2024 mendatang.
Kenaikan upah ini ditargetkan untuk buruh yang bekerja di bawah satu tahun. Sedangkan bagi buruh yang telah bekerja lebih dari satu tahun, mereka akan mendapatkan kenaikan tambahan sebesar 5 persen dari UMK 2025.
Dengan demikian, total kenaikan bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun akan mencapai 35 persen.
“Kami menuntut penyesuaian ini karena tidak adil jika buruh yang sudah lama bekerja gajinya sama dengan buruh baru. Kami harap tuntutan ini bisa didengar oleh Wali Kota Batam,” kata Ramon. (*)
Hujan deras yang mengguyur kota Batam dan buruknya sistem drainase mengakibatkan sejumlah ruas jalan banjir, seperti yang terlihat di Jalan Raja Isa Batamcenter ini, Senin (14/10). Foto: Cecep Mulyan/Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), mengalokasikan anggaran sebesar Rp32,4 miliar untuk me-ngatasi permasalahan banjir di Batam pada 2025. Anggaran tersebut akan digunakan untuk beberapa kegiatan utama, seperti pembangunan stasiun pompa banjir, normalisasi saluran, dan peningkatan drainase di sejumlah titik rawan banjir di Batam.
Kepala Dinas DBMSDA Kota Batam, Suhar, menjelaskan bahwa salah satu prioritas uta-ma dalam penanganan banjir adalah pembangunan stasiun pompa yang akan dipasang di wilayah Jodoh. Selama ini, daerah tersebut sering menjadi titik terparah saat terjadi banjir. Rencana ini bertujuan untuk mengurangi genangan air yang sering terjadi di kawasan itu, terutama saat musim hujan tiba.
”Untuk penanganan banjir pada tahun depan, fokus kami adalah tiga kegiatan utama, yaitu pengadaan stasiun pompa, normalisasi saluran dengan operasional alat berat, dan peningkatan drainase tersier dan sekunder di beberapa lokasi untuk mengantisipasi banjir on the spot,” ungkap Suhar, Selasa (14/10).
Pada tahap awal, pembangunan stasiun pompa akan dilakukan di wilayah Jodoh hingga Nagoya, mengingat daerah ini sering tergenang banjir. Suhar mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun tiga stasiun pompa banjir di wilayah Jodoh dan satu unit di wilayah Baloi.
”Stasiun pompa banjir akan dipasang di muara-muara untuk membuang air ke laut. Lokasi pertama yang dipilih adalah Pasar Induk Jodoh, karena wilayah ini termasuk yang paling rawan tergenang,” tambah Suhar.
Meskipun pengadaan stasiun pompa baru dimulai dengan satu unit, Suhar optimistis hal ini akan membantu mengurangi intensitas banjir di beberapa wilayah, seperti Nagoya, Jodoh, dan sekitarnya. ”Meskipun baru satu stasiun yang tersedia, paling tidak ini bisa mengurangi genangan di beberapa titik, seperti wilayah Martabak Har di Nagoya, Jodoh, dan area sekitarnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Suhar menjelaskan pentingnya pembangunan stasiun pompa di Batam, mengingat selama ini penanganan banjir hanya mengandalkan aliran air secara alami melalui gravitasi. Air hujan yang melimpah sulit mengalir dengan cepat ke tempat pembuangan, terutama di wilayah datar dengan elevasi rendah yang tidak jauh dari permukaan laut.
”Jalan-jalan sudah dilebarkan, dan drainase sudah optimal, tapi banjir masih terjadi karena air hujan tidak bisa cepat dibuang. Oleh karena itu, wilayah datar dengan elevasi rendah, seperti Jodoh dan Nagoya, membutuhkan solusi pompa untuk mempercepat aliran air ke laut,” papar Suhar.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air DBMSDA Kota Batam, Wan Taufik, meng-ungkapkan bahwa dari total anggaran Rp32,4 miliar yang diusulkan untuk penanganan banjir tahun 2025, sebesar Rp18,9 miliar akan dialokasikan untuk pembangunan stasiun pompa beserta bangunan pelengkapnya. Selain itu, Rp8,4 miliar digunakan untuk pembangunan dan peningkatan drainase, serta Rp5,1 miliar dialokasikan untuk normalisasi saluran.
”Usulan anggaran untuk tahun 2025 ini dirancang agar penanganan banjir di Batam dapat dilakukan secara efektif dan bertahap, mengingat permasalahan banjir masih menjadi tantangan besar bagi kota ini,” ungkap Wan Taufik.
Dengan berbagai upaya ini, diharapkan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga Batam dapat diatasi, sehingga tidak lagi menimbulkan kerugian material maupun gangguan pada kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan infrastruktur guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warganya. (*)
Seorang warga tengah melihat pemandangan kawasan Batamcenter dan Nongsa yang mendung, Minggu. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih terus berlanjut di Kota Batam sampai beberapa hari kedepan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam menyebut potensi tersebut juga terjadi di beberapa kota dan kabupaten lainnya di Provinsi Kepri.
“Prakiraan cuaca satu minggu kedepan secara umum batam masih berpotensi hujan sedang hingga lebat dengan durasi relatif singkat dan bersifat lokal di suatu daerah,” ujar Forecaster BMKG Hang Nadim, Fitri Annisa, Jumat (18/10).
Pihaknya juga mengingatkan kepada masyarakat yang beraktivitas diluar curah hujan tersebut bakal dibarengi dengan angin yang bergerak dengan kecepatan mencapai 25 km/jam.
“Angin cenderung bergerak dari arah Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 5 – 25 km/jam, jadi masyarakat diimbau untuk waspada jika beraktivitas diluar disaat cuaca tersebut,” terangnya.
BMKG juga memonitor pergerakkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Batam, Bintan, Karimun, Lingga, dan Anambas. Dalam pantauan masih tergolong tenang dan rendah sehingga cukup kondusif untuk aktifitas laut.
“Tinggi gelombang di wilayah Perairan Batam, Bintan, Karimun, Lingga, dan Anambas dalam kategori tenang – rendah (di bawah 1.25 meter) sehingga cukup kondusif untuk aktivitas kelautan,” katadia.
Sementara itu untuk wilayah perairan Kabupaten Natuna juga demikian, masih dalam kategori sedang.
“Sedangkan untuk wilayah perairan laut Natuna, prakiraan ketinggian gelombang untuk sminggu kedepan bisa mencapai 1.5 meter kategori sedang,” ujarnya.
Menurut BMKG, ketidakstabilan cuaca ini disebabkan oleh kondisi awan yang terus berubah-ubah serta adanya konvergensi massa udara di sekitar wilayah Kepri yang meningkatkan potensi terbentuknya awan hujan.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau di perairan, mengingat potensi perubahan cuaca yang cepat di wilayah ini.
“BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika diperlukan,” tutupnya. (*)
Amsakar dan Li Claudia saat kampanye di Putra Jaya Tanjunguncang.
batampos– Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra (ASLI), mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendukungnya agar ikut andil mewujudkan Pilkada 2024 yang kondusif.
“Mari kita semua seluruh elemen masyarakat, jangan menjadi bagian yang merecoki. Bantu TNI Polri dan penyelenggara pemilu wujudkan pilkada yang damai,” kata Amsakar saat kampanye di Putra Jaya Tanjunguncang, Kamis (17/10) malam.
Berpedoman pada cita-cita Pilkada damai inilah, ia bersama pasangannya, Li Claudia, mengusung kontestasi politik yang berbahagia. Pendukung ASLI harus menjadi pioner dalam mewujudkan ini.
“Politik ini harus dibangun dengan rasa yang bahagia di antara kita semua,” sebut dia disambut antusias yang hadir.
Selain harapan tersebut, Amsakar menyampaikan rasa bangganya kepada para pendukung yang setia dengan ASLI. Bahkan, saban hari pendukung ASLI kian bertambah.
“Dukungan warga Batuaji, terkhusus Putra Jaya dan Tanjunguncang luar biasa,” katanya.
Senada dengan Amsakar, Li Claudia meminta para pendukung untuk mewujudkan pilkada yang menyenangkan. “Kalau ada yang menjelekkan kami, senyumin aja. Bantu kami agar pilkada kita berjalan damai,” harap dia.
Li Claudia juga berpesan kepada para pendukung untuk memassalkan informasi tentang program ASLI.
“Pulang dari sini, kasih tau tetangga kiri kanan depan belakang. Sosialisasikan program kami, Amsakar-Li Claudia,” ujar dia. (*/adv)