Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 2826

Firmansyah-Ery Suandi Daftar ke KPU Karimun

0
Firmansyah -Ery saat mendaftar jadi calon bupati dan wakil ke KPU Kabupaten Karimun

batampos– Paslon Bupati dan Wakil Bupati Karimun, Firman – Ery yang diusung Partai Golkar dan juga didukung PSI, PBB, PKN dan Partai Gelora, Kamis (29/8) menjadi pasangan pertama yang mendaftar di KPU Kabupaten Karimun pada hari terakhir.

Rombongan pasangan Firman-Ery didampingi langsung Plt Ketua DPD II Partai Golkar, Ade Angga dan Sekretaris R Rafiza, Ketua DPRD Kabupaten Karimun, M Yusuf Sirat serta para simpatisan partai serta relawan ikut mengantarkan pasangan dengan motto Karimun Baru.

Dalam konferensi pers, M Firmansyah menyebutkan, dia dan calon wakilnya, Ery Suandi serta rombongan mengambil titik tolak dari pelataran Masji Al Mubarak, Kecamatan Meral bukan tanpa sebab.

BACA JUGA: Golkar Gabung Koalisi PDI-Perjuangan pada Pilwako Tanjungpinang 2024

”Melainkan, ada sejarahnya yang berhubungan dengan pemerintahan Karimun. Saya sampaikan bahwa Karimun dulunya sebelum menjadi kabupaten dipimpin oleh Amir (pemimpin, red) yang ditunjuk oleh Raja Melayu sampai dengan beberapa orang amir. Makam atau kuburan beneran orang amir ada di samping Mesjid Al Mubarak. Itu lah filosofinya kenapa kami bergerak dari sana,” ujar Firmansyah.

Alhamdulillah, tambahnya, administrasi pencalonan bupati dan wakil bupati yang dimasukkan ke KPU sudah dinyatakan lengkap. Selanjutnya, mohon doa dan dukungannya.

Ketua KPU Kabupaten Karimun, Mardanus secara terpisah, dari administrasi berkas pencalonan Paslon Firman-Ery yang masuk ke Silon KPU sudah lengkap. ”Berkas pencalonan Firman – Ery setelah dicek sudah lengkap dan dapat mengikuti tahapan selanjutnya,” terangnya. (*)

Reporter: Sandi

Siap Lanjutkan Program, Rahma-Riza Hafiz Daftar ke KPU Tanjungpinang

0
Paslon Walikota dan Wakil Walikota Rahma-Riza mendaftar ke KPU Tanjungpinang, Kamis (29/8). F. Mohamad Ismail

batampos – Pasangan Rahma dan Riza Hafiz resmi mendaftarkan diri sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota, di Kantor KPU Tanjungpinang, Kamis (29/8).

Dengan mengenakan baju kurung putih, kedatangan paslon tersebut disambut emak-emak. Rahma-Riza bertarung di Pilkada 2024, dengan diusung oleh partai NasDem, PKS, Demokrat dan PAN. Kemudian didukung oleh PSI, PKB dan partai buruh.

“Semua persyaratan yang kita serahkan sudah lengkap, memenuhi syarat yang telah ditentukan. Jadi kita minta doa, untuk menjemput amanah ini,” kata Rahma usai mendaftar.

BACA JUGA: 4 Parpol Bisa usung Calon Sendiri di Pilwako Tanjungpinang 2024

Rahma menegaskan, bahwa ia dan Riza berniat membangun Kota Tanjungpinang akan lebih baik lagi. Ia mengaku akan melanjutkan kembali program yang pernah ia menegaskan, saat menjabat Walikota dan Wakil Walikota sebelumnya.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Rahma-Riza, Agus Wibowo menyampaikan pihaknya menargetkan kemenangan 55 hingga 60 persen dalam Pilwako Tanjungpinang ini. “Ada beberapa hal kenapa Rahma maju kembali, karena dia melihat ada beberapa program yang belum selesai,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua KPU Tanjungpinang, Muhammad Faizal menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan verifikasi terhadap berkas yang dibawa oleh paslon Rahma-Riza. Hal ini untuk memastikan, berkas tersebut sudah sesuai atau tidak.

“Semua berkas sudah terverifikasi, dan bisa diterima oleh KPU Tanjungpinang. Hasilnya lengkap dan diterima,” ungkap Faizal.

Ia menambahkan, paslon Rahma-Riza akan menjalani tes kesehatan pada 31 Agustus mendatang, di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang. “Hari ini pukul 14.00 WIB ada paslon lain lagi yang mendaftar,” pungkasnya. (*)

Reporter: M Ismail

Legowo Ditinggal PAN Sebelum Bertarung di Pilkada Anambas, Aneng: Koalisi Kami Solid

0
Aneng

batampos – Ketua Demokrat Provinsi Kepulauan Riau yang juga calon Bupati Anambas, Aneng merespon santai perihal cabutnya Partai Amanat Nasional (PAN) dari koalisi Energi Baru yang ia bangun. Aneng di Pilkada Anambas berpasangan dengan Raja Bayu Febri Gunadian.

PAN telah dipastikan hengkang dan berpindah haluan serta membuat poros baru dengan partai Gelombang Rakyat (Gelora) dan Hati Nurani Rakyat (Hanura) untuk mendukung Neko Wesha Pawelloy – Taufik.

Aneng mengaku legowo dengan keputusan PAN yang tidak jadi mendukungnya. Menurut dia, setiap partai mempunyai hak masing-masing dalam menentukan arah politik.

BACA JUGA: Pasangan Aneng-Raja  Tetap Dapat Rekomendasi Maju Pilkada Anambas dari Golkar

“Biar sajalah, itu hak mereka. Sampai saat ini koalisi kami masih solid. Saya legowo,” kata Aneng saat ditemui di Desa Candi, Kecamatan Palmatak, Rabu, (28/8).

Pengusaha pelayaran ini tidak berkecil hati meski ditinggal PAN sebelum bertanding. Ia meyakini akan ada partai pengganti baru yang akan bergabung ke koalisinya.

“Insya Allah partai non parlemen ada bersama kita. Kita tidak menutup pintu, pintu kita buka lebar untuk partai yang ingin bergabung,” terang dia.

Sampai saat ini, koalisi Energi Baru masih sangat solid. Tidak terpengaruh dengan keluarnya PAN. “Kita masih solid, tak masalah kalau kawan kita tak bergabung lagi. Hari sudah dekat, tidak perlu kita fikirkan lama-lama,” kata Aneng.

Perlu diketahui, hengkangnya PAN membuat partai koalisi Energi Baru tinggal menyisakan Partai Demokrat, Golongan Karya (Golkar), Nasional Demokrat (Nasdem) dan Persatuan Indonesia (Perindo). (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Ascott Regional Batam dan Timezone Sukses Gelar Acara “Kreasi Sehat Koki Cilik”

0
oakwood
Kreasi kuliner bersama
Ascott Regional Batam dan Timezone.

batampos – Ascott Regional Batam, yang mencakup HARRIS Waterfront Batam, HARRIS Batam Center, HARRIS Barelang Batam, YELLO Harbour Bay Batam, dan Oakwood Hotel and Apartments Grand Batam, dengan bangga menyelenggarakan acara kuliner anak-anak bertajuk “Kreasi Sehat Koki Cilik” bekerja sama dengan Timezone pada 25 Agustus 2024 di Timezone Megamall Batam.

Acara ini dirancang untuk mengajak anak-anak belajar tentang pentingnya pola makan sehat melalui aktivitas memasak yang seru dan interaktif. Dalam acara ini, para peserta cilik diajak untuk berkreasi membuat berbagai hidangan sehat seperti “Sandwich Ikan Patin Gulung,” kebab buah, sushi, dan bruschetta tuna.

Keseruan semakin terasa dengan kehadiran Brand Signature Activity dari setiap property, YELLO Roar yang membawa keceriaan dan HARRIS Move dan Harris Dino yang selalu menjadi favorit anak-anak. Oakwood Hotel and Apartments Grand Batam juga berpartisipasi dengan menghadirkan kegiatan spesial “All You Knead is Comfort,” di mana anak-anak bisa mendekorasi kue buah yang dikenal sebagai makanan sehat dan lezat untuk semua kalangan.

Setiap sesi memasak diikuti oleh sekitar 15-20 koki cilik yang tidak hanya mendapatkan pengalaman memasak langsung, tetapi juga belajar dan bersenang-senang sambil memahami pentingnya makan sehat. Acara ini berjalan sukses dengan penuh keceriaan dan kreativitas.
Vincent Gunawan, General Manager Cluster Regional Sumatera dan Kalimantan dari The Ascott Limited Indonesia, menyampaikan, “Mengenalkan makanan sehat kepada anak-anak sejak dini sangat penting untuk membentuk kebiasaan makan yang baik di masa depan. Melalui acara seperti ‘Kreasi Sehat Koki Cilik,’ kami ingin anak-anak tidak hanya belajar tentang makanan sehat, tetapi juga menikmatinya dengan cara yang menyenangkan dan penuh keceriaan.” (*)

 

Ratusan Polisi Amankan Pendaftaran Cagub Cawagub di Kantor KPU Kepri

0
Kepala Bagian Operasi Polresta Tanjungpinang, Kompol Hadi Sucipto. F. Mohamad Ismail

batampos– Sebanyak 340 personel kepolisian berjaga ketat di Kantor KPU Kepri, Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang. Ratusan personel itu dikerahkan untuk mengamankan jalannya proses pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Kepala Bagian Operasi Polresta Tanjungpinang, Kompol Hadi Sucipto mengatakan ratusan personel itu terdiri dari 152 personel Polda Kepri dan 215 personel Polresta Tanjungpinang. Mereka disebar disejumlah titik.

“Untuk titik kita laksanakan pengamanan di Hotel CK selain itu bergeser ke KPU Kepri, kemudian pelabuhan menyambut kedatang pasangan Rudi juga pengamanan kawasan Pinang Emas di Bintan Center karena di sana ada deklarasi pemenangan,” kata Hadi, Rabu (28/8).

Selain itu, Hadi menyampaikan bajwa Polresta Tanjungpinang juga melakukan skema pengalihan arus lalulintas di ruas jalan Kantor KPU Kepri. Hal ini dilakukan, agar tidak terjadinya penumpukan kendaraan di sekitaran KPU Kepri.

BACA JUGA: Jelang Pemilu 2024, Gubkepri Sorot Persiapan KPU Kepri

“Pengalihan arus tidak langsung ke Bundaran, kita arahkan ke Mall TCC menuju U ton TCC lalu lurus menuju jalan Raja Haji Fisabilillah. Dari arah Polres kita arahkan bundaran dari sebelah kanan baru ke arah hotel CK,” ungkapnya.

Diketahui, pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk Pilkada 2024 mendatang sudah dimulai sejak Selasa (27/8) kemarin, dan akan berakhir Kamis, 29 Agustus besok.

Untuk hari ini, setidaknya terdapat dua pasangan yang datang dan mendaftar ke KPU Kepri. Dua pasangan itu ialah Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura dan Muhammad Rudi-Aunur Rafiq. (*)

Reporter: M Ismail

PDIP Ungkap Alasan Pilih Usung Pramono-Rano daripada Anies Baswedan

0
Pramono Anung dan Rano Karno mendaftar sebagai calon gubernur-calon wakil gubernur di KPUD, Jakarta, Rabu (28/8/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Yevri Sitorus mengungkapkan alasan partainya lebih memilih mengusung kader internal yakni, Pramono Anung-Rano Karno daripada Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Deddy menyatakan, nama Pramono Anung memang telah menjadi pembahasan untuk diusung sebagai calon gubernur (cagub) Jakarta sejak lama.

“Jadi nama Pak Pramono Anung ini kan tidak ujuk-ujuk muncul, dari dua bulan lalu sudah muncul. Sembari kita coba mengelaborasi potensi untuk katakanlah memasangkan juga Pak Anies Baswedan, maupun Pak Ahok,” kata Deddy kepada wartawan, Kamis (29/8).

PDIP awalnya mencoba potensi mengelaborasi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Anies untuk melihat beberapa hal yang bisa menjawab kebutuhan-kebutuhan psikologi politik, termasuk juga psikologi sosial, serta persoalan elektoral di Jakarta.

Namun, PDIP juga memahami Anies sudah pernah menjadi bagian dari sejarah dalam Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu, yang akhirnya menimbulkan polarisasi dan ingin melakukan upaya penyelesaian persoalan polarisasi masyarakat Jakarta.

“Oleh karena itu kita mencoba melakukan pendalaman dengan Pak Ahok sampai hari Senin kemarin. Pendalaman untuk melihat bagaimana Pak Anies itu bisa mem-bridging antara kelompok, katakanlah kelompok tanda kutip Islam, dengan kelompok-kelompok lain, komunasionalis, dan seterusnya,” ucap Deddy.

Deddy mengungkapkan, Anies Baswedan memang datang ke kantor DPP PDIP, saat bersamaan dengan pengumuman calon kepala daerah gelombang ketiga, pada Senin (26/8). Dalam pertemuan itu, pihaknya membahas dampak dari residu politik beberapa tahun lalu.

“Ada satu proses yang mendalam dengan Pak Anies, dimana kita membahas hal-hal, yaitu tadi residu politik itu. Kemudian bagaimana Pak Anies bisa menjadi bridging atau representasi dari kelompok-kelompok, katakanlah politik agama dengan kelompok-kelompok di luar itu,” ungkap Deddy.

“Dan ada banyak pembicaraan tentang bagaimana nasionalisme, PDI Perjuangan, Bung Karno, Pancasila, ketegangan di antara masyarakat karena politik simbol-simbol, politik primordial, gitu ya,” sambungnya.

Namun, kata Deddy, ada kelompok yang mendorong agar PDIP mengusung Ahok, yang didasarkan pada keberhasilan dan kinerjanya saat menjadi gubernur DKI Jakarta. Seperti penanganan banjir dan berbagai macam persoalan birokrasi.

“Nah, kemudian kan tetapi kita menyadari bahwa dua kutub ini sangat ekstrem perbedaannya. Kelompok pendukung Pak Ahok, kelompok pendukung Pak Anies. Sehingga kemudian muncullah alternatif itu, kembali Pak Pramono Anung sebagai jalan tengah dari dua kutub ini,” ujar Deddy.

Terpisah, juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, menyatakan Anies sangat menghormati keputusan partai politik yang tidak mengusungnya pada Pilkada DKI Jakarta 2024.

“⁠Kewenangan mengusulkan calon adalah partai politik, oleh nya tentunya apa yang menjadi keputusan partai tentunya itu yang terbaik buat dan bangsa menurut partai,” tutur Sahrin.

Sahrin menekankan, bagi Anies tentunya berjuang di dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan sama terhormatnya. Ia memastikan, Anies Baswedan akan terdepan mengawal kepentingan rakyat.

“Sehingga di mana pun berada yang terpenting adalah tetap berada dan setia di garis perjuangan rakyat yakni mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (*)

 

Batam Harus Bisa Saingi Johor, Apindo: Peningkatan Infrastruktur Pelabuhan dan Perizinan Harus Dibenahi

0
IMG 20240811 WA0050
Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar terus bersolek dan tingkatkan pelayanan. F. Humas BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam menyikapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa Kota Batam dan Kepri harus lebih dari Johor, Malaysia.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid mengatakan setuju dengan hal tersebut. Namun ada beberapa hal yang harus segera di benahi dan dikaji oleh pemerintah daerah dan pusat.

“Kita setuju dengan keinginan pemerintah pusat yakni Menko Airlangga untuk menjadikan Batam khususnya dan Kepri lebih baik dari Johor, Malaysia. Namun di satu sisi kita perlu berkaca diri dahulu ke dalam bahwa fasilitas infrastruktur Pelabuhan Batuampar untuk yang ada saat ini belum bisa menyaingi Johor,” kata Rafki, Rabu (28/8).

Lanjutnya, pelabuhan Batam masih bergantung kepada Singapura dan memang sudah dibuka jalur langsung ke China meski terbatas.

“Tentu untuk menambah daya tariknya Batam agar bisa bersaing dengan Johor maka pelabuhan harus secepatnya dibenahi , sebab tarif kontainer yang tinggi harus ditekan supaya bisa bersaing,” ujarnya.

Kemudian persoalan perizinan berusaha itu masih sebagian ada yang terkendala di pusat, dan Apindo berharap Menko Airlangga mendorong supaya perizinan tertentu seperti AMDAL dilimpahkan ke pemerintah daerah sehingga dapat menaikkan daya saing Kepri.

Namun jika masih seperti saat ini mungkin agak sulit bersaing dengan Johor, karena di sana perkembangannya cukup pesat.

“Selain didukung penuh oleh Pemerintah Malaysia, mereka juga kerja sama dengan Singapura untuk pengembangan Johor,” sebutnya.

Faktor tersebut harus segera dibenahi dan dikaji oleh pemerintah daerah baik itu BP Batam dan instansi terkait.

“Kemudian persoalan lahan juga menjadi hal yang perlu dibenahi karena terbatasnya lahan di Kota Batam,” ujarnya.

Bagaimana hal ini bisa dibenahi segera oleh BP Batam sehingga ketika investor itu datang sudah tersedia lahannya. Saat ini masih banyak lahan yang telah dikuasai tetapi masih kosong.

“Kita berharap dalam hal ini dukungan BP Batam untuk bisa teruskan ke pemerintah pusat agar bisa dimaksimalkan, perizinan yang di pusat dilimpahkan saja ke daerah tinggal diawasi saja pelaksanaannya,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Sidik Kasus Pemerasan dan Gratifikasi, Bareskrim Polri Geledah Rumah Eks Pegawai BPOM

0
Kabag Penum Humas Polri Kombes Erdi A Chaniago (kiri) didampingi Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Alfi Suhaili (kanan) saat memberikan konferensi pers di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di rumah eks pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berinisial SD, tersangka kasus pemerasan dan gratifikasi. Penggeledahan dilakukan di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, penggeledahan dilakukan untuk kepentingan penyidikan dalam mencari dan menemukan bukti terkait tindak pidana pemerasan dan gratifikasi terhadap direktur PT AOBI berinisial FK senilai Rp 3,495 miliar dalam kurun waktu 2021-2023.

“Penggeledahan dilakukan tim penyidik Subdit 2 Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri dengan didampingi pengurus lingkungan yaitu Ketua RW dan koordinator keamanan RW,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/8).

Erdi menjelaskan, dari hasil penggeledahan, penyidik mengamankan 7 barang bukti berupa surat, dokumen dan data serta benda lainnya terkait perkara kasus.

“Penyidik pun melakukan penyitaan terhadap barang bukti dan membuatkan berita acara penyitaan,” ucapnya.

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim menetapkan eks pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) inisial SD sebagai tersangka dugaan pemerasan dan gratifikasi terhadap direktur PT AOBI berinisial FK senilai Rp 3,49 miliar.

Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipikor) Bareskrim Polri Kombes Pol Arief Adiharsa mengatakan, tindak pidana pemerasan dan gratifikasi yang dilakukan tersangka SD dilakukan dalam kurun waktu 2021 hingga 2023.

“Pemberian uang dari FK ke SD diduga dilakukan karena adanya permintaan dari SD ke FK berulang kali,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/8).

Arief merinci sejumlah uang yang diberikan FK ke SD. Di antaranya sejumlah Rp 1 miliar untuk penggulingan Kepala BPOM, Rp 967 juta diterima SD melalui rekening lain atas nama DK, uang Rp 1,178 miliar ke rekening SD dan Rp 350 juta sacara tunai untuk pengurusan sidang PT AOBI oleh BPOM.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap tersangka yakni pasal 12 huruf (e) dan atau pasal 12 B UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)

Dishub Batam Bakal Bongkar Polisi Tidur yang Tak Sesuai Aturan

0
Polisi Tidur
Ilustrasi polisi tidur

batampos – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim menegaskan, bahwa pihaknya akan membongkar bangunan polisi tidur atau speed bump yang tidak sesuai dengan aturan dan merusak estetika jalan, terutama di jalan kota milik Pemerintah Kota (Pemko) setempat.

Ia mengaku, beberapa warga memang berkonsultasi dengan Dishub Batam sebelum membangun polisi tidur di lingkungan mereka. Namun, apabila ditemukan bahwa bangunan tersebut tidak memenuhi klasifikasi yang telah ditetapkan, pihaknya bakalan mengambil tindakan tegas dengan membongkar polisi tidur itu.

“Beberapa dari warga memang konsultasi ke kita sebelum membuat atau membangun polisi tidur itu. Kalau ditemukan tak sesuai klasifikasi, paling kita bongkar,” ujar Salim, Rabu (28/8).

Baca Juga: Tak Ada Air, Tahanan yang Datang Sidang ke PN Batam Tak Mandi Berhari-hari

Hingga saat ini, pihaknya belum menemukan kasus polisi tidur yang dibangun tidak sesuai peraturan di jalan kota. Walau demikian, keluhan dari warga terkait hal tersebut terkadang muncul.

Menanggapi hal ini, dia menyatakan bahwa Dishub Batam siap untuk menindaklanjuti keluhan warga dengan cara membongkar polisi tidur yang tidak sesuai aturan.

“Selama ini belum ada kejadian. Kadang ada juga keluhan dari warga mengenai itu. Tapi pada dasarnya kami akan melakukan penindakan dengan hanya membongkar bangunan polisi tidur itu saja,” kata Salim.

Ketika ditanya apakah Dishub Batam pernah menindak warga yang membangun polisi tidur tanpa mengikuti peraturan yang berlaku, Salim mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada tindakan hukum yang diberikan.

Baca Juga: Laka Kerja di PT VME Batuampar, Polisi Periksa Pihak Perusahaan dan Saksi

“Selama ini belum. Karena kalau pun ada, itu hanya kami bongkar seperti yang saya sampaikan tadi,” ujar dia.

Menanggapi fenomena warga yang membangun polisi tidur di jalan kota milik Pemko Batam, pihaknya selalu memberikan saran kepada warga agar membangun sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Jika ukuran polisi tidur melebihi standar yang diizinkan, Dishub tak segan-segan untuk membongkarnya.

Salim terus mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti peraturan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (*)

Reporter: Arjuna

Perampokan Mobil Pengangkut Uang Rp 5,6 Miliar, Dua Oknum Polisi Terlibat

0
Ilustrasi: Perampokan dengan senjata api (Istimewa)

batampos – Polda Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menangkap tiga pelaku kasus perampokan mobil jasa pengisi ATM yang membawa uang Rp 5,6 miliar di Kota Padang Pariaman, Selasa (27/8). Dua dari tiga tersangka merupakan oknum anggota kepolisian.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, dua oknum anggota polisi yang terlibat perampokan berinisial NPP, 29, dan MSA, 21. Sementara satu orang lainnya HS, 38 merupakan warga Kecamatan Naggalo, Kota Padang.

“Pelaku HS ditangkap di kediaman orang tuanya pukul 20.00 WIB Bersama barang bukti. Sementara dua oknum anggota polisi yang terlibat menyerahkan diri ke Polda Sumbar pukul 22.00 WIB,” kata Erdi, Kamis (29/8).

Erdi membeberkan kronologi perampokan berawal ketika saksi anggota polisi Bripda Steven mengawal jasa pengiriman uang mendapat telepon dari pelaku mengaku Bernama Iptu Hendra pada Senin (26/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil Grandmax yang dikawal saksi membawa uang Rp 5,6 miliar kemudian berhenti di Jalan Raya Bypass Padang Pariaman tepatnya dekat PT Jaya Sentrikon, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

“Para pelaku kemudian mendatangi saksi Steven dan melakukan penodongan kemudian membawa kabur tujuh yang berisi uang Rp2.725.000.000 (Rp 2,7 miliar),” ungkapnya.

Aksi perampokan tersebut lanjut Erdi, dilaporkan ke Polres Padang Pariaman. Setelah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dari saksi-saksi, polisi kemudian melakukan pemburuan terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

Polisi berhasil mengendus keberadaan HS di kediamannya. Namun saat dilakukan penggeberebekan tersangka tidak ada di lokasi. Tim juga berhasil menemukan mobil Daihatsu Terrios yang digunakan dalam melancarkan aksinya.

Tak menyerah begitu saja, Tim Opsnal kemudian mendatangi rumah orang tua HS yang berlokasi di Sungai Limau, Padang Pariaman. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan tersangka bersembunyi bersama barang bukti uang hasil rampokannya.

“Pelaku HS bersembunyi di rumah orang tuanya bersama barang bukti,” ucapnya.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi juga menyita tiga unit HP pelaku, tiga unit mobil yang digunakan pelaku, satu pasang pelat mobil palsu dan satu bilah pisau.

Tiga pelaku perampokan mobil jasa pengisi ATM yang membawa uang Rp 5,6 miliar nekat melakukan aksinya lantaran terlilit utang. “Motif dari ketiga tersangka melakukan perbuatan pencurian dengan kekerasan karena ketiganya terlilit utang,” ungkap Erdi. (*)