Penyerahan bantuan sembako yang diberikan langsung oleh Sekda Kota Batam Jefridin kepada penerima.
batampos – Upaya penanganan stunting di Kota Batam terus dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada faktor-faktor penyebab guna memastikan langkah yang diambil tepat sasaran. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkuat ketahanan pangan di wilayah rentan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin menyerahkan bantuan paket sembako yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam kepada balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Batuaji. Acara penyerahan berlangsung di Kantor Camat Batuaji, Kamis (3/10).
“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan kepada Baznas Kota Batam yang telah memberikan bantuan paket sembako ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menuntaskan permasalahan stunting di Kota Batam, khususnya di Kecamatan Batuaji,” kata Jefridin dalam sambutannya.
Ia berpesan kepada para orangtua penerima bantuan agar memanfaatkan sembako yang diterima dengan baik, mengingat paket tersebut berisi kebutuhan gizi penting untuk anak-anak mereka.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita, sehingga Batam bisa mencapai target zero stunting,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan berupa 150 paket sembako. Termasuk susu yang diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi balita yang terkena stunting.
Wakil Ketua II Baznas Batam, Habib Soleh menyebut, bantuan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Baznas dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menurunkan angka stunting. Ia menjelaskan, bahwa sumber dana untuk bantuan ini berasal dari zakat yang dibayarkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko.
“Hari ini, Baznas berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Kota Batam. Alhamdulillah, progresnya cukup baik berdasarkan laporan dari dokter Rumah Sehat Baznas. Bantuan ini berasal dari zakat ASN, termasuk dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pak Sekda, serta seluruh pegawai Pemko Batam. Semoga zakat yang diberikan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi para penerima di Kota Batam,” ujar Habib Soleh. (*)
batampos – Calon gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad merupakan sosok pemimpin merakyat untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kepri. Melebur bersama masyarakat, menjadi salah satu bukti jika Ansar tidak berjarak dengan rakyat.
Hal itu dibuktikan saat Ansar menyantap sarapan paginya di Rumah Makan Pondok Sarapan Pagi Upik yang ada di Jalan Pancur, Tanjungpinang. Ansar yang mengenakan kemeja kaos kerah berwarna hitam tersebut duduk di antara para pengunjung restoran tersebut.
Pemilik RM Pondok Sarapan Pagi Upik, Indra mengatakan, Ansar memang sering sarapan di tempatnya. Selain itu, Indra menuturkan, saat sarapan, Ansar menikmatinya di tengah-tengah masyarakat Tanjungpinang.
“Tempat ini jadi langganan Pak Ansar untuk sarapan. Biasanya suka Sabtu-Minggu. Beliau juga sering mentraktir dan menyatu bersama masyarakat,” kata Indra, ketika ditemui di lokasi, Kamis (3/10/2024).
Tidak hanya itu, Indra juga hafal dengan menu yang biasa dipesan bupati Bintan periode 2005-2015 tersebut. Ia menjelaskan jika lontong usus dan teh telur adalah sarapan pagi favorit Ansar.
“Lontong usus dan teh telur itu menu yang biasa dipesan Bapak Ansar,” ucapnya.
Maka dari itu, ia mendoakan agar Ansar bisa memimpin Kepri di periode selanjutnya. Ia menegaskan, Ansar bisa melanjutkan hingga menuntaskan pembangunan Kepri yang belum selesai.
“Mudah-mudahan Pak Ansar bisa membawa Kepri lebih baik lagi,” tandasnya. (*)
Pegawai Rutan Batam saat latihan simulasi keadaan darurat musibah kebakaran. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam gelar latihan simulasi keadaan darurat musibah kebakaran bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Kamis (3/10).
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan petugas dalam menangani situasi darurat, terutama kebakaran, yang bisa terjadi di lingkungan Rutan. Pelatihan ini berlangsung di halaman depan Rutan Batam dengan melibatkan seluruh petugas sebagai peserta.
Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo mengatakan, pentingnya pelatihan seperti ini untuk memastikan setiap petugas memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi kebakaran.
“Pelatihan dan simulasi ini adalah langkah preventif yang penting. Kami ingin memastikan seluruh petugas di Rutan Batam memiliki kemampuan untuk mencegah dan menangani kebakaran secara cepat dan tepat. Ini bukan hanya untuk melindungi fasilitas, tetapi juga untuk menjaga keselamatan para penghuni dan petugas di lingkungan rutan,” ujar Fajar.
Kegiatan pelatihan dimulai dengan pemberian materi oleh pihak Dinas Pemadam Kebakaran dilanjutkan dengan praktik lapangan. Petugas diberi kesempatan untuk belajar cara mengendalikan api yang muncul dari tabung gas yang merupakan salah satu pemicu kebakaran yang umum terjadi. Selain penggunaan APAR, petugas juga diajarkan teknik pemadaman api secara manual.
Selain pelatihan, kegiatan ini juga meliputi pengecekan fasilitas APAR yang tersebar di berbagai titik penting di dalam Rutan. Kelayakan fungsi APAR, kondisi fisik APAR, masa kedaluwarsa, serta penempatan yang strategis untuk memudahkan akses dalam situasi darurat, khususnya di area dapur dan blok hunian warga binaan dipastikan berfungsi dengan baik.
Selain melakukan pengecekan fasilitas, Karutan beserta jajaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran juga melihat dan memetakan jalur evakuasi apabila terjadi bencana alam ataupun kebakaran. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis pengamanan dan antisipasi bencana, dengan tujuan utama untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban (kamtib) di Rutan tetap terkendali dan terjaga. (*)
batampos – Calon gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad tercatat berhasil membangun sarana prasarana peribadatan untuk di Kepri. Maka dari itu, masyarakat menilai, Ansar merupakan pemimpin religius untuk Kepri lebih agamis.
“Soal membangun rumah ibadah saya kira itu tergantung kalau ada permohonan permintaan kita pasti fasilitasi,” kata Ansar, Kamis (3/10/2024).
Lebih lanjut, Ansar menegaskan, ia juga sudah banyak membangun rumah ibadah seperti masjid hingga gereja. Tak hanya membangun, ia juga memberikan bantuan lainnya kepada rumah ibadah di Kepri.
“Ada masjid, mushala hingga gereja yang sudah saya bangun dan saya bantu,” tutur Ansar.
Seperti diketahui, Ansar berhasil memberikan bantuan keumatan untuk masyarakat Kepri. Ia sukses menggalakkan pembangunan rumah ibadah sebanyak 2.353 paket bantuan.
Adapun hal itu sebagai upaya pembangunan manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Tak hanya itu, Ansar juga memberikan bantuan terhadap 861 rumah ibadah se-Kepri senilai Rp112 miliar di 2024.
Oleh sebab itu, Ansar menegaskan, adanya upaya pembangunan rumah ibadah tersebut sebagai bentuk kebhinekaan di Kepri. Karenanya, ia ingin bersama-sama membangun Kepri lebih baik di masa yang akan datang.
“Nah saya kira biar kita bersama-sama membangun Kepri lebih baik,” ujar Ansar. (*)
batampos – Calon gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad terbukti berhasil membangun ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Kepri. Keberhasilan tersebut membuat simpul dukungan untuk Ansar semakin menguat.
Koordinator Daerah (Korda) Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) Kepri, Rustam Pasaribu mengungkapkan, Ansar merupakan figur ideal membangun Kepri melalui ekonomi kerakyatan. Menurutnya, Ansar juga punya kapasitas membanggakan mendorong ekonomi Kepri tumbuh signifikan.
“Pak Ansar itu membangun ekonomi kerakyatan dan menyejahterakan masyarakat Kepri,” kata Rustam, Kamis (3/10/2024).
Ansar merupakan pemimpin yang sudah memiliki banyak rekam jejak manis membangun Kepri dari berbagai sisi. Hal itu juga termasuk kepada penguatan ekonomi hingga UMKM yang terus tumbuh secara mandiri.
Salah satu torehan membanggakannya yakni Ansar berhasil meningkatkan ekonomi dari minus 3,80 persen pada tahun 2020, tumbuh positif ke angka 5,20 persen. Adapun angka tersebut menduduki peringkat pertama dan tertinggi se-Pulau Sumatera.
Kemudian, Ansar juga sukses memajukan UMKM agar naik kelas. Salah satu capaiannya yakni berhasil menyalurkan bantuan modal tanpa bunga sebesar Rp25,7 miliar kepada 1.306 UMKM serta mengadakan pelatihan pemasaran, pengembangan kewirausahaan, hingga bantuan alat, vokasional, dan bantuan sertifikasi halal terhadap 4.600 UMKM.
Maka dari itu, Rustam melihat, dari kerja nyata tersebut, menurutnya, Ansar pemimpin yang sangat diharapkan memimpin Kepri. Karenanya, ia menegaskan dukungan untuk Ansar semakin tak terelakkan.
“Kalau melihat kontribusi dan kerja nyata Pak Ansar, kami punya keyakinan bahwasanya beliau itu sangat diharapkan memimpin Kepri,” tandasnya. (*)
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat menggelar forum komunikasi pengawasan iklan obat dan suplemen di wilayah perbatasan yang digelar di Hotel Aston, Batam, Kamis (3/10). F. YASHINTA/BATAM POS
batampos – Badan Pengawasaan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Forum Komunikasi Pengawasaan Iklan Obat Bahan Alam, Obat Kuasi dan Suplemen Kesehatan di Hotel Aston Batam, Kamis (3/10). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan penga-wasaan dan kewaspadaan terhadap penyiaran dan iklan khusus untuk obat tradisional hingga suplemen kesehatan di daerah perbatasaan. Karena itu, digelar forum komunikasi untuk meningkatkan koloborasi penguatan dan pengawasaan antarlintas fungsi di Batam.
Lembaga penyiaran menjadi salah satu media rujukan bagi masyarakat dalam mencari informasi yang valid dan terkini. Begitu pula iklan atau promosi produk yang disiarkan melalui tv atau radio menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam menjual dan mempromosikan produknya.
Berdasarkan hasil pengawasan iklan oleh Badan POM, diketahui bahwa sebagian besar penayangan iklan produk obat bahan alam (obat tradisional) dan suplemen kesehatan di radio dan tv tidak sesuai ketentuan. Hal ini karena belum tersosialisasinya regulasi periklanan bagi media penyiaran maupun pemasang iklannya.
Direktur PMPUPO BPOM, Ema Setyawati, mengatakan, pihaknya mengadakan kegiatan koloboratif di Batam. Dengan tema penguatan pengawasan bahan alam pada wilayah perbatasaan melalui kolobrasi lintas fungsi
“Jadi semua lintas fungsi-fungsi, kementerian lembaga yang ada di daerah, dalam ini pemerintah daerah, semua komponen lah. Kita undang untuk duduk bersama untuk membicarakan pengawasaan dan pe-nguataan obat bahan, kuasi dan suplemen kesehatan,” ujar Ema, usai acara.
Menurut dia, Batam adalah daerah perbatasaan. Yang menjadi satu kekhasan dan prioritas untuk bisa ditingkatkan pengawasaanya dan kewaspadaan dari pemerin-tah daerah. Sehingga apa yang menjadi peran peme-rintah daerah juga bisa dimengerti.
“Jadi kami harapkan pemerintah daerah membantu pengawasaan, karena prinsipnya pengawasaan itu ada tiga pilar,” jelas Ema.
Tiga pilar yangg dimaksud adalah pengusaha yang harus mengawasi produknya, kedua pemerintah dalam hal ini tak hanya BPOM serta ketiga adalah masyarakat.
Dimana semuanya bertanggungjawab terhadap kesehatan diri sendiri melalui konsumsi produk yang aman.
“Jadi tiga pilar itu tolong dicatat. Ketiga unsur tersebut dipertemukan di satu tempat. Untuk membahas permasalahaan pengawasaan serta yang menjadi peran-peran ketiga pilar tersebut,” jabar Ema.
Dalam kegiatan forum itu, ada 4 tema yang dibahas, pertama monotoring peredaran dan efek samping obat bahan alam, pengawasan penyiaran atau iklan dengan membangun penyiaran yang sehat dalam upaya perlindungan masyarakat, peningkatan kerjasama dengan Beacukai di daerah FTZ, pertemuan dengan pelaku usaha yang menjual produk bahan alam dengan memberi edukasi yang menjadi hak dan kewajiban, sehingga perlindungan kesehatan masyarakat terjamin.
“Satu hari ada empat tema. Bahkan tadi ada perjanjian kerjasama dengan KIPD propinsi,” tegas Ema. (*)
Tim Asesor Malaria Kemenkes, Lukman Hakim saat terima cenderamata dari Bupati Anambas, Abdul Haris. f. ihsan
batampos – Kabupaten Anambas menjadi daerah prioritas Kementrian Kesehatan untuk dijadikan kawasan bebas Malaria.
Hal ini diungkapkan oleh Asesor Malaria, Lukman Hakim ketika mengunjungi Tarempa dalam rangka uji petik eliminasi Malaria di Tarempa, Kamis, (3/10).
“Kedatangan kita ini berdasarkan laporan bahwa Anambas sudah 3 tahun berturut-turut selalu bebas malaria. Maka kita datang untuk meninjau langsung sekaligus memvalidasi data,” kata Lukman Hakim.
Lukman menjelaskan untuk menjadi daerah bebas malaria ada tiga hal yang harus diperhatikan. Pertama, kasus malaria dibawah 1 per 1000 penduduk berisiko.
Kedua, selama tiga tahun berturut-turut tidak ada kasus malaria yang ditemukan. Terakhir, kasus malaria tidak menyebabkan kematian.
“Dari tiga hal ini bisa kita simpulkan Anambas masuk eliminasi malaria skala nasional dan daerah prioritas yang ditunjuk Kemenkes,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Anambas, Abdul Haris mengaku bersyukur selama tiga tahun menjaga angka kasus malaria akhirnya dapat perhatian khusus dari Kemenkes.
“Alhamdulillah, selama tiga tahun ini upaya kita untuk mencegah kasus malaria membuahkan hasil. Pertama masyarakat kita sehat, kedua kita diperhatikan oleh pusat dan masuk eliminasi skala nasional,” kata Haris.
Haris tidak membantah jika adapun kasus malaria di Anambas, dipastikan karena terkena nyamuk dari luar daerah.
“Dari luar (kasusnya). Didalam tubuh manusia ini kan sudah ada malaria. Cuma kapasitasnya saja, produkfitasnya saja. Kalau sifat lemah dia tak apa. Jika dia kuat (virusnya) maka menjadi penyakit malaria. Kita harap masyarakat dapat berperilaku hidup sehat agar terhindar dari segala penyakit,” pungkas Haris. (*)
Suasana pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Mereka, para wakil rakyat terpilih di Senayan, memiliki harta fantastis. Dua orang anggota DPR RI 2024-2029 mengantongi kekayaan di atas satu triliun rupiah. Beberapa anggota lainnya memiliki harta ratusan miliar rupiah. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat sebanyak 60 persen legislator terpilih dari 580 orang merupakan politisi-pebisnis.
Dari hasil Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, tercatat bahwa anggota DPR RI dengan kekayaan terbanyak adalah Rusdi Kirana. Politisi PKB tersebut mencatatkan total kekayaan mencapai Rp2,6 triliun. Rusdi memiliki aset berupa tanah dan bangunan di sepuluh tempat dengan nilai Rp289 miliar.
Tiga aset Rusdi di antaranya berada di Malaysia dan Singa-pura. Lelaki yang baru dilantik menjadi Wakil Ketua MPR itu juga memiliki surat berharga senilai Rp2,1 triliun dan kas atau setara kas senilai Rp137 miliar.
Sementara, urutan kedua dipegang oleh H. Fathi dari Partai Demokrat. Politisi asal Purwakarta itu memiliki kekayaan total Rp1,7 triliun. Urutan ketiga dipegang oleh Sihar P.H. Sitorus dari PDIP dengan harta Rp762 miliar. Urutan keempat oleh Siti Hediati Soeharto dengan kekayaan Rp709 miliar.
Peneliti ICW, Yassar Aulia, mengungkapkan bahwa saat ini data pantauan awal menunjukkan bahwa 354 dari 580 anggota DPR RI merupakan politisi-pebisnis. Baik yang terlibat langsung dalam perusahaan maupun tidak.
”Artinya, sebanyak 60 persen legislator merupakan politisi-pebisnis,” ucapnya dalam diskusi Bayang-Bayang Politisi-Pebisnis dalam Komposisi DPR 2024-2029.
Dominasi pengusaha yang masuk Senayan ini terjadi karena beberapa faktor. ICW mencatat ada tiga hal yang mendasari ratusan politisi ini bisa lolos. Salah satunya adalah biaya politik Indonesia yang sangat mahal, terutama dalam proses kampanye dan politik. Selain itu, demokrasi Indonesia dalam proses pemilihan juga masih sangat transaksional.
Kondisi ini pada akhirnya berdampak pada mereka setelah berkuasa. Dapat diduga bahwa para pengusaha ini, ketika terpilih, akan mempertahankan kekayaan mereka. Salah satunya dengan mencari balik modal politik, yang berpotensi mengesampingkan kepentingan publik dan peran pengawasan sebagai legislator.
ICW juga menduga banyaknya pengusaha yang masuk ke DPR ini tidak terlepas dari pilihan partai politik, yang secara sadar lebih menyukai calon dari kalangan pebisnis. Tujuannya adalah untuk mengamankan posisi partai dan mendatangkan koalisi di Senayan.
Peneliti BRIN, Defbry Margiansyah, menilai bahwa kecenderungan politisi-pebisnis masuk DPR terus meningkat. Pada periode 1999-2004, jumlah pebisnis yang masuk Senayan masih 33,6 persen. Sementara pada 2019-2024, jumlahnya mencapai 55,6 persen. Kini, jumlahnya sudah mencapai 60,6 persen.
Tren politisi-pebisnis ini rentan terhadap perdagangan jabatan dan cenderung memunculkan kebijakan yang mementingkan proyek serta kepentingan pribadi.
”Dewan yang seharusnya menjadi wasit, kemudian ikut menjadi pemain, sekaligus pelatih,” katanya.
Terpisah, setelah pemilihan pimpinan selesai, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai membahas struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah penambahan jumlah komisi.
Seperti diketahui, 11 komisi DPR saat ini didesain untuk menjadi mitra 34 kementerian/lembaga. Dengan wacana penambahan jumlah kementerian, jumlah komisi pun diperkirakan akan meningkat.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu desain kabinet ke depannya. ”Secepatnya akan kami bahas sesuai dengan mekanismenya setelah ada berita bagaimana rencana presiden terpilih terkait kabinet,” ujarnya saat ditemui usai sidang MPR, kemarin.
Pihaknya berharap kepastian itu bisa segera didapatkan, sehingga AKD bisa diselesaikan sebelum pengumuman kabinet pada tanggal 20 Oktober 2024. Sambil menunggu kabinet, DPR juga akan melakukan konsolidasi internal, termasuk sebagai waktu adaptasi bagi DPR baru.
Anggota Fraksi PDIP, Said Abdullah, menambahkan bahwa jumlah komisi hampir dipastikan bertambah dua. ”13 komisi, insyaallah teman-teman fraksi sudah sepakat,” ujarnya.
Yang belum pasti adalah pembagiannya. Nomenklatur dari setiap komisi mitra baru akan ditentukan setelah kementerian ditetapkan oleh Presiden Terpilih sesuai dengan kebutuhan. Sebab, pembagian bidang setiap komisi akan bergantung pada kementeriannya.
Rencananya, pada tanggal 13-15 akan ada rapat semua fraksi yang dipimpin oleh pimpinan DPR. ”Rapat pembidangan saja. Kalau penambahannya sudah disepakati,” kata anggota DPR Dapil Madura itu.
Sementara itu, Partai Demokrat sepakat dengan penambahan komisi. Anggota Fraksi Demokrat, Teuku Riefky, mengatakan bahwa penambahan komisi bisa diterima sebagai konsekuensi dari penambahan kementerian. Jika tidak ditambah, beban kerja komisi akan berat.
”Agar bisa lebih fokus lagi untuk bermitra dengan menteri-menteri di kabinet nanti,” ujarnya ditemui kemarin. Untuk jumlahnya, Demokrat menilai perlu penambahan antara 12 atau 13 komisi.
Anggota Fraksi PKB, Daniel Johan, juga memberikan persetujuan atas ide tersebut. Dengan penambahan komisi, kemitraan dengan kementerian bisa lebih fokus. ”Kalau tidak, terlalu numpuk,” ujarnya ditemui di DPR.
Selain kementerian baru, ada juga lembaga atau badan baru yang akan dibentuk. Misalnya, Badan Gizi dan Badan Pendapatan Negara. Dalam pandangan PKB, penambahan satu atau dua komisi sudah cukup. (*)
Kadis Pendidikan Bintan, Nafriyon. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bintan mulai menerapkan kebijakan lima hari sekolah untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bintan.
Ahmad Zainuddin alias Acok saat bertanding di PON PON XXI Aceh-Sumut 2024, beberapa waktu lalu. F. Dokumentasi pribadi untuk Batam Pos
batampos – Namanya Ahmad Zainuddin, tetapi orang-orang mengenalnya dengan nama Acok. Saat ini berusia 25 tahun, hobi sailing atau berlayar. Karena berprofesi sebagai seorang atlet, Acok meng-habiskan waktunya dengan berlatih berlayar.
Acok bercerita, ia tertarik di dunia sailing sejak tahun 2009. Pertama kali tahu sailing dari paman dan bibinya, yang kebetulan juga seorang atlet layar.
”Setiap pulang dari pertandingan, paman dan bibi selalu bawa medali,” ucap Acok.
Jadi sejak saat itu, Acok mulai tertarik dengan olahraga yang paman dan bibinya tekuni. Acok juga mengatakan kepada paman dan bibinya, bahwa ia ingin bergabung menjadi atlet layar. Dan pamannya mengatakan, boleh saja jika memang berani.
”Setelah dicoba, ternyata saya suka dan senang. Sejak itulah sailing menjadi hobi saya,” terang Acok.
Acok menjelaskan bahwa hal yang harus dipersiapkan saat i-ngin berlayar, yang paling utama adalah keselamatan memakai lap jaket atau pelam-pung, harus berani, dan bermental kuat. Acok berlatih di Nongsa Point Marina, di Riau Yacht Club, dengan pelatihnya Budiyansyah, setiap Selasa hingga Minggu.
”Istirahatnya di hari Senin,” ucapnya.
Hal yang Acok sukai saat sedang berlayar, adalah saat angin kencang, sehingga perahu lebih laju, dan cepat tiba di garis finis. Tapi tak terhitung juga kesulitan yang harus Acok alami, seperti kerusakan baik pada perahu maupun layar.
Jika membahas tentang prestasi yang telah diraih, sudah banyak yang berhasil ia gapai, hingga mengantarkannya berkeliling dunia. Seperti Singapura, Malaysia, dan lainnya.
Prestasi dimulai di 2014, yaitu
Nanjing Youth Olympic Games 2014
Juara 3 SEA Games Singapore 2015
ISAF Youth Sailing World Championship Langkawi Malaysia 2015
Juara 1 Maraton Laser Handicap Nasional Layar 2015
Kualifikasi PON XlX 2016.
Juara 2 Laser Standar Nasional Layar 2015
Kualikasi PON XlX
Juara 2 Laser Standar PON XlX 2016
Juara 2 Maraton Laser Standar PON XlX 2016
SEA Games Kuala Lumpur 2017
Juara 1 Road to Asian Games 2018
Juara 1 International Road to Asian Games 2018.
Juara 1 Laser Standar Nasional Layar 2019 kualifikasi PON XX 2020
Juara 1 Laser Standar Nasional Layar PON XX 2021
Juara 1 Maraton Laser Standar PON XX 2021
Juara 1 Ilca 7 Pra PON Nasional Layar kualifikasi PON XXI 2023
Juara 1 Ilca 7 Nasional Layar PON XXI 2024.
”Alhamdulillah PON XXI Aceh-Sumut tahun ini, saya dapat medali emas,” ucap Acok bangga.
Saat PON kemarin, Acok berangkat pada 13 Agustus 2024, dan pulang pada 20 September 2024. Ia bertanding di Pantai Kuala Gampong Jawa, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh. Cuaca di sana menurutnya lebih panas, anginnya lebih kencang dan sulit diprediksi.
Banyak suka duka yang ia lewati, selama persiapan PON kemarin. Latihan yang begitu keras di laut maupun di darat setiap harinya. Namun, ia berjuang dengan giat untuk mempertahankan medali emasnya untuk yang kedua kalinya. Walaupun ia banyak meninggalkan waktu bersama keluarga.
”Alhamdulillah semua yang saya korbankan membuahkan hasil dan saya sangat bersyukur atas kerja keras saya selama ini. Saya mengucapkan terima kasih atas doa dari orangtua, istri, dan seluruh anggota keluarga besar saya,” ungkapnya lantas tersenyum bangga.
Acok memberikan motivasi untuk para generasi selanjutnya, yang memiliki ketertarikan menjadi seorang atlet. Menurutnya, yang terpenting adalah memiliki kemauan untuk terus maju.
”Jangan takut untuk mencoba, tunjukkan di mana keunggulan kita, dan yakin kita bisa seperti provinsi-provinsi di luar sana,” tuturnya.
Acok menyampaikan harapannya, bahwa ia ingin menjadi lebih baik lagi ke depannya, dan semua atlet berprestasi bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
”Pemprov Kepri harus lebih memperhatikan atlet yang memang asli dari tanah Melayu,” pintanya. ”Semoga ke depannya lebih baik lagi, dapat pekerjaan layak seperti PNS dan lebih diperhatikan oleh Pemprov Kepri,” ucap Acok di akhir perbincangan. (*)