Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 2829

Cegah Banjir, Warga Seibinti Arahkan Alat Berat Proyek Pematangan Lahan untuk Bersihkan Sungai

0
IMG 20240903 164256 scaled
Operator alat berat saat akan membersihkan sungai. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Masyarakat Kampung Tua Seibinti kawal pihak proyek pematangan lahan untuk lakukan pengerukkan alur sungai yang berdampak. Masyarakat tak ingin sungai yang menjadi lokasi aliran dan resapan air diganggu oleh pengembang.

Aksi spontan masyarakat ini dilakukan pada, Selasa (3/9) sore. Mereka turun ke lokasi sungai dan rawa-rawa dekat kawasan galangan kapal Seibinti. Mereka minta pihak proyek yang tengah melakukan pematangan lahan dekat alur sungai untuk mengeruk aliran sungai hingga bersih.

Dengan tegas mereka juga minta pihak proyek untuk tidak mengganggu alur sungai dan lokasi resapan air tersebut.

“Kami tidak sibuk dengan urusan proyek kalian, silahkan mau buat apa, tapi tolong alur sungai ini jangan diganggu. Selama ini kami selalu repot karena persoalan banjir. Jangan buat susah kami lagi dengan mengotak atik alur sungai ini. Tenggelam Kampung Tua Seibinti kalau sungai ini ditimbun, ” ujar Rahman, tokoh masyarakat Kampung Tua Seibinti.

Saat didatangi warga, lokasi alur sungai yang membentang dari Kampung Tua Seibinti hingga ke kawasan galangan kapal sedang ada proyek pematangan lahan. Warga langsung menjumpai pihak proyek dan meminta alat berat proyek untuk mengeruk serta membersihkan alur sungai tersebut.

“Sekalian karena kalian sedang kerja (proyek) juga jadi kami minta bersihkan sekalian alur sungai ini dan ingat jangan sampai ditimbun atau ditutup ya sungai ini, ” ujar Rahman.

Lurah Seibinti Jamil yang hadir bersama warga juga menyampaikan harapan yang sama agar alur sungai tersebut tidak diganggu. Jamil sendiri juga meminta pihak proyek untuk sama-sama menjaga alur sungai tersebut.

“Kebetulan juga kalian lagi kerja dekat alur sungai ini jadi sekalian lah kalian bersihkan ya. Ini untuk kepentingan masyarakat umum. Sungai atau drainase jangan diganggu ya, “ujar Jamil.

Pihak proyek yang ada di lokasi tidak persoalkan tuntutan dan permintaan masyarakat tersebut. Alat berat yang ada di lokasi proyek dikerahkan untuk membersihkan alur sungai agar aliran air lebih lancar lagi.

“Tak apa pak, akan kami jaga dan bersihkan sungai ini, ” ujar Agus, seorang pekerja. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Musim Hujan, Kasus DBD di Batam Meningkat

0
ilustrasi demam berdarah
Ilustrasi.

batampos – Memasuki musim hujan, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam mengalami peningkatan. Hingga awal September 2024, tercatat sebanyak 436 kasus DBD dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Kota Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa peningkatan jumlah kasus ini dipicu oleh cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyebaran DBD.

“Musim hujan memang menjadi waktu yang rawan untuk peningkatan kasus DBD. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Didi, Rabu (4/9).

Didi menyebutkan bahwa dari 436 kasus yang tercatat, sebagian besar pasien telah mendapatkan perawatan dan sembuh. Namun, ada tujuh kasus DBD yang berakhir dengan kematian. “Dari 436 kasus itu, sebanyak tujuh kasus DBD meninggal dunia,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kota Batam tidak hanya menggiatkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan fogging, tetapi juga terus melakukan pembagian bubuk abate oleh para Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di berbagai wilayah.

Bubuk abate ini diberikan secara gratis kepada masyarakat untuk membasmi jentik nyamuk di penampungan air yang tidak dapat dikuras secara rutin.

“Kami berharap pembagian bubuk abate ini dapat membantu masyarakat dalam mengendalikan populasi nyamuk di sekitar rumah mereka, sehingga dapat menekan angka kasus DBD,” tambahnya.

Dinas Kesehatan juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melakukan 3M Plus: Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air.

Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, dan bintik-bintik merah pada kulit, yang merupakan tanda-tanda DBD.

Pemerintah Kota Batam juga berkoordinasi dengan rumah sakit dan Puskesmas setempat untuk memastikan ketersediaan fasilitas dan tenaga medis yang memadai guna menangani lonjakan kasus ini.

“Dengan adanya peningkatan kasus DBD di musim hujan ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut,” pungkasnya.

Anggota DPRD Batam, Safari Ramadan, mengaku prihatin dengan berkembangnya penyakit DBD saat ini, terutama karena sudah memakan korban di beberapa daerah. Instansi terkait diminta untuk segera mengambil langkah pencegahan agar DBD tidak meluas. “Antisipasi yang baik adalah dengan menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya.

Safari juga menekankan pentingnya kegiatan pencegahan melalui budaya gotong royong di masyarakat, terutama di tingkat RW, RT, atau perumahan. “Apalagi dengan kondisi cuaca yang sejuk atau musim hujan seperti sekarang yang sangat disukai oleh nyamuk Aedes aegypti,” tambahnya.

Menurut Safari, lebih baik mencegah daripada mengobati. “Fogging memang baik, tapi tidak sepenuhnya mengatasi persoalan. Menjadikan lingkungan perumahan bersih merupakan jalan terbaik. Terapkan langkah 3M: Mengubur, Menguras, dan Menutup tempat-tempat penampungan air serta pemberian bubuk abate,” jelasnya.

Safari mengimbau masyarakat Batam untuk kembali menggalakkan budaya gotong royong. “Mudah-mudahan ini menjadi langkah efektif dalam penanggulangan kasus DBD, agar ke depan tidak ada lagi korban jiwa,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kebutuhan Ikan Air Tawar di Batam Capai 5 Ton per Hari, Sistem Bioflok Jadi Solusi

0
LPKA Batam 3 F Cecep Mulyana scaled
Budidaya ikan air tawar menggunakan metode bioflok di Batam. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Perikanan Kota Batam, tengah menginisiasi sistem teknologi bioflok untuk meningkatkan kapasitas budidaya ikan air tawar. Penggunaan bioteknologi mikroba untuk meningkatkan kemanjuran dan pemanfaatan pakan ikan.

Bioflok nantinya direalisasikan melalui APBD Batam. Hal demikian disampaikan oleh Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Batam, Cicik Kurniati.

“Ada 79 unit alat bioflok yang sudah kita salurkan ke pelaku budidaya. Tahun depan akan ditambah lagi, paling tidak 100 unit,” kata dia, Rabu (4/9).

Baca Juga: 17 Kelompok Budi Daya Ikan di Batam Dapat Bantuan Bioflok dan Bibit Ikan Nila

Upaya peningkatan kapasitas jumlah produksi tak lepas dari jumlah kebutuhan masyarakat Batam akan ikan air tawar. Paling tidak, dari catatan Dinas Perikanan kebutuhan itu setidaknya sebanyak 5 ton per hari.

Untuk itu, pengembangan budidaya ikan air tawar terus digalakkan. Produksi budidaya ikan terbesar di Batam masih didominasi oleh lele, patin, nila, gurame, bawal, dan juga mujair.

“Sekarang, selain budidaya ikan air tawar, kita juga mengembangkan budidaya ikan air laut dan air payau,” ujar Cicik.

Untuk ikan air laut, hasil budidaya sebagian besar bakal diekspor, ada juga untuk kebutuhan restoran. Lalu, untuk ikan air payau, setidaknya tercatat hampir 70 persen juga diekspor, termasuk udang.

Produksi ikan air tawar di Batam, per bulan tak kurang dari 200 ton, jadi yang terbanyak dibanding jenis lainnya. Sebab, ikan air tawar masa panennya hanya tiga bulan, lebih cepat dari ikan air laut dan air payau.

“Produksi atau hasil budidaya tiga jenis ini (ikan air tawar, laut, payau) mencapai 5 ribu ton. Ini dari data kita sepanjang Januari sampai Juni tahun ini,” katanya.

Anggota DPRD Batam, Safari Ramadhan mendorong agar Dinas Perikanan terus mengoptimalisasikan teknologi guna meningkatkan mutu dan jumlah produksi para pengelola atau kelompok budidaya ikan itu. Terlebih, kebutuhan pangan khusus ikan semakin tinggi.

“Saya sendiri pun suka dengan ikan-ikan air tawar ini. Jadi tak heran kalau kebutuhan masyarakat tiap bulannya sangat tinggi,” katanya.

Mengenai sistem bioflok, DPRD Batam mendukung penuh upaya tersebut. Asalkan, teknologi yang digunakan benar-benar telah teruji dan mampu meningkatkan jumlah produksi para pembudidaya. (*)

Reporter: Arjuna

Masyarakat Masih Buang Sampah Sembarangan, Satgas Kebersihan Kewalahan

0
Sampah Meluber Dibuang Ditepi Jalan Dalil Harahap22 e1705292490815
Sampah rumah tangga juga menumpuk di tepi jalan Sagulung. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Serakan dan tumpukan sampah masih jadi fokus perhatian Satgas Kebersihan di Kecamatan Sagulung, sebab belum semua persoalan sampah ini teratasi. Masih banyak serakan dan tumpukan sampah yang merusak pemandangan di pinggir jalan hingga kini.

Pantauan Batam Pos di lapangan, sejumlah ruas jalan utama di Sagulung masih dijumpai tumpukan sampah di pinggir jalan. Jalan Trans Barelang misalkan, ada beberapa titik penumpukan sampah di sekitar wilayah Tembesi.

Begitu juga dengan titik penumpukan sampah di jalan menuju Kaveling Baru, masih berserakan dengan sampah rumah tangga hingga kini. Masyarakat pengguna jalan masih terbiasa dengan menenteng dan membuang sampah ke lokasi tersebut.

Padahal sebelumnya Satgas Penanganan Sampah Kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup sudah dikerahkan untuk melakukan pengangkutan dan pengawasan, namun persoalan masalah sampah ini sepertinya tidak pernah habis.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie sebelumnya menegaskan bahwa armada pengangkutan sampah saat ini mencukupi. Di kecamatan Sagulung sudah ada 18 unit armada pengangkutan sampah, sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk membuang sampah ke pinggir jalan atau drainase.

Agus, petugas pengangkut sampah yang dijumpai di lapangan menuturkan, lokasi-lokasi TPS liar di pinggir jalan yang selama ini ditumpuki sampah diangkut secara maksimal. Bahkan beberapa TPS liar sudah bersih total, namun karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke pinggir jalan maka sampah terus menumpuk dan tak pernah habis seperti yang terlihat saat ini.

“Bukan kami tak kerja. Pagi kami angkut, esoknya sudah ada lagi. Nah di lapangan ini kami kerja bukan hanya satu titik saja fokusnya. Harus keliling ke lokasi lain. Ini yang perlu diperhatikan juga sama masyarakat. Armada dan pekerja memang mencukupkan tapi kalau tidak didukung dengan tertib buang sampah ya sama saja, ” katanya.

Atas persoalan ini Satgas Pengawasan Sampah akan kembali melakukan pengawasan di lapangan. Pelaku pembuangan sampah sembarangan akan kembali ditindak dengan tegas seusai peraturan daerah yang ada. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Hyundai Tunjukkan Kelas di GIIAS Surabaya 2024: Hadirkan KONA Electric Lokal dan IONIQ 5 N untuk Crazy Rich

0

batampos – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) kembali menegaskan komitmennya dalam menguasai pasar kendaraan listrik Indonesia melalui partisipasinya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2024. Pameran yang berlangsung mulai 28 Agustus hingga 1 September di Grand City Convex, Surabaya, menjadi ajang penting bagi Hyundai untuk memperkenalkan dua model andalannya, yakni all-new KONA Electric dan IONIQ 5 N.

All-new KONA Electric menjadi pusat perhatian karena merupakan Electric Vehicle (EV) pertama di Indonesia yang menggunakan baterai rakitan lokal, diproduksi oleh PT HLI Green Power. Baterai ini diproduksi dalam negeri dengan standar kualitas global, sebuah pencapaian yang semakin memperkokoh posisi Hyundai sebagai pelopor di sektor kendaraan listrik tanah air.

Dengan desain eksterior yang clean dan aerodinamis serta interior yang lapang, KONA Electric tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga efisiensi yang mengesankan dengan all-electric range (AER) yang mampu menempuh lebih dari 600 km. Mobil ini hadir dalam lima varian, yaitu Signature Long Range, Signature Standard Range, Prime Long Range, Prime Standard Range, dan Style, serta menawarkan sembilan pilihan warna yang menarik.

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran KONA Electric di Surabaya merupakan bukti keseriusan Hyundai dalam memajukan industri kendaraan listrik di Indonesia. “Kami sangat senang dapat memperkenalkan all-new KONA Electric kepada warga Surabaya. Mobil ini bukan hanya sekadar inovasi, tetapi juga representasi komitmen kami dalam mendukung target net zero emission Indonesia pada tahun 2060,” ujar Frans.

Tak hanya itu, Hyundai juga membidik pasar high-performance EV dengan menghadirkan IONIQ 5 N, model N Brand pertama di Indonesia. Diperkenalkan dengan konsep “Never just drive,” IONIQ 5 N dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang penuh excitement dan kepuasan. Mobil ini merupakan hasil dari pengembangan teknologi canggih di Namyang, Korea Selatan, dan telah diuji secara intensif di Nürburgring, sirkuit balap ternama di Jerman.

IONIQ 5 N tak hanya menawarkan performa tinggi, tetapi juga tetap mengedepankan aspek keberlanjutan. Bagi para crazy rich Surabaya, mobil ini menjadi pilihan ideal untuk menikmati pengalaman berkendara yang tak terlupakan, dengan berbagai pilihan warna eksklusif seperti Midnight Black Pearl, Performance Blue Matte, dan Gravity Gold Matte.

Kehadiran Hyundai di GIIAS Surabaya 2024 bukan hanya sekadar memamerkan produk, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat citra merek di Jawa Timur. Dengan membawa all-new KONA Electric dan IONIQ 5 N, Hyundai berharap dapat menarik minat tidak hanya dari para pecinta mobil listrik, tetapi juga konsumen premium yang mencari kendaraan dengan performa tinggi dan teknologi terdepan.

Bagi konsumen yang tertarik, Hyundai membuka pemesanan IONIQ 5 N melalui situs resmi dengan harga sekitar Rp 1,3 miliar. Kehadiran dua model ini di Surabaya diharapkan dapat mengukuhkan posisi Hyundai sebagai pemain kunci di industri otomotif masa depan Indonesia.

Hyundai Motors Indonesia terus menunjukkan dominasinya dalam dunia kendaraan listrik dengan meluncurkan KONA Electric dan IONIQ 5 N di GIIAS Surabaya 2024. Kedua model ini tidak hanya menampilkan teknologi canggih dan inovasi lokal, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang mewah dan penuh performa, sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar Surabaya yang semakin berkembang.(*)

Tekan Emisi Karbon, 1.000 Bibit Pohon Nangka Ditanam di Desa Kuala Sempang, Bintan

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika menanam bibit pohon nangka di halaman kantor Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Selasa (3/9/2024) pagi. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sebanyak 1.000 bibit pohon nangka ditanam di Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Selasa (3/9/2024).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian lingkungan dari AirNav Indonesia dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dalam upaya menekan emisi gas karbon.

Sekda Bintan, Ronny Kartika mengapresiasi AirNav Indonesia karena menjadikan Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan sebagai salah satu lokasi penanaman bibit pohon nangka serentak di 12 provinsi.

“Bintan kecipratan program AirNav Indonesia. Kita mendapat 1.000 bibit pohon nangka,” katanya.

BACA JUGA: Tanam Pohon, Bantu Atasi Perubahan Iklim

Dia menyampaikan, Pemkab Bintan sangat mendukung kegiatan ini karena upaya menjaga lingkungan serta menekan emisi gas karbon.

Apalagi, masih katanya, kegiatan ini diharapkan mendongkrak ekonomi pelaku usaha mikro kecil menengah di Bintan.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawat dan menjaga, sehingga hasilnya kelak bisa dikembangkan menjadi produk olahan seperti keripik nangka,” harapnya.

Kades Kuala Sempang, M Hatta menyampaikan apresiasi ke AirNav Indonesia karena telah memberikan kepercayaan ke Desa Kuala Sempang.

Dia mengatakan, 1.000 bibit pohon nangka yang ditanam akan dirawat dan dijaga sehingga berbuah. Bila berbuah, katanya, akan diolah menjadi produk turunan seperti keripik nangka dan lainnya.

“Kebetulan ibu-ibu kita sudah ikut pelatihan pembuatan keripik, nanti kita akan buat produk turunannya,” kata dia.

Dia berharap, bantuan yang diberikan berkesinambungan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“Kita berharap bantuan  berikutnya dalam bentuk meningkatkan kapasitas UMKM,” harapnya. (*)

Reporter: Slamet

Polisi Telusuri Rekaman CCTV di Sekitar Alfamart untuk Ungkap Identitas Pelaku Perampokan

0
menodong pisau laknat 1
Ilustrasi.

batampos – Dua pria yang melakukan aksi perampokan di ritel Alfamart Sagulung Baru (Saguba), Senin (2/9) malam sedang dalam perburuan polisi. Dua pria ini terekam kamera CCTV saat melakukan aksi perampokan dan melukai Krisma, karyawati Alfamart.

Polisi belum bisa memastikan keberadaan kedua pelaku, karena penyelidikan saat ini masih fokus untuk mengungkap identitas kedua pelaku tadi.

“Keduanya memang terekam CCTV, tapi pakai helm dan masker. Tak nampak wajah mereka, ini yang masih kita dalami, ” ujar Husnul.

Baca Juga: Lukai Karyawati Alfamart, Dua Perampok Bawa Kabur Rp50 Juta

Penyelidikan yang sudah berjalan, polisi telah mendapatkan keterangan dari dua pekerja lain yang selamat dan tidak terluka dalam insiden perampokan tersebut. Sementara Krisma, karyawan yang terluka belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.

“Dua saksi sudah diperiksa. Satu lagi saksi yang terluka itu, tunggu dia baikan (perawatan medis) baru kita periksa,” kata Husnul.

Upaya lain yang akan dilakukan polisi adalah memeriksa rekaman CCTV dan keterangan saksi warga lain di sekitar lokasi usaha waralaba tersebut.

“Kami akan kembali ke TKP, untuk melihat mana tahu ada CCTV sekitar yang merekam aksi kedua pelaku ini. Termasuk keterangan warga di sekitarnya, ” terang Husnul.

Untuk saat ini, sebut Husnul pihak belum bisa mengandai- andai terkait siapa dua pelaku ini. Kecurigaan masyarakat bahwa dua pelaku ini orang yang kenal betul dengan situasi dalam lokasi Alfamart juga belum bisa dipastikan polisi.

“Itulah makanya kami butuh penyelidikan yang lebih jauh lagi. Kita belum bisa mengandai andai, ” ujar Husnul.

Sebelumnya tanggapan masyarakat sekitar bahwa pelaku perampokan ini adalah orang yang kenal betul dengan situasi dan aktifitas pekerja di dalamnya. Perampokan yang terjadi tepat pada saat korban yang terluka hendak memindahkan uang dari meja kasir ke brankas menimbulkan tanda tanya besar. Pelaku seperti menghafal betul rutinitas pekerja saat akan menutup tempat usaha tersebut.

Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan menegaskan penyelidikan masih berjalan dan kasus pencurian dan kekerasan ini tetap jadi fokus penyelidikan Polsek Sagulung saat ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pencurian dan kekerasan terjadi di ritel Alfamart yang berlokasi di Kaveling Sagulung Baru (Saguba) , kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Senin (2/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Dua orang pelaku yang terekam kamera CCTv tidak saja berhasil menggasak uang sebesar Rp 50 juta tapi juga melukai karyawati Alfamart.

Korban yang terluka ini adalah Krisma karyawati ritel yang berjaga saat kejadian perampokan berlangsung. Wanita 26 tahun ini terluka di bagian telapak tangan kanan karena mencoba merampas pisau yang digunakan pelaku untuk melakukan perampokan dan pengancaman.

Dari laporan yang masuk dan juga keterangan saksi yang diperiksa, aksi perampokan ini terjadi saat tempat usaha waralaba tersebut akan tutup. Saat itu korban yang sudah siap dengan kegiatan bersih-bersih dan pintu rolling door sudah ditutup separuh. Saat korban hendak memasukan uang hasil penjualan seharian ke dalam brankas, dua pelaku yang mengenakan helm ini masuk menenteng pisau dan mengancam korban serta dua karyawan lainnya.

Uang yang sudah keluar dari meja kasir dan hendak masuk ke brangkas diambil paksa oleh dua pelaku.

“Korban sempat minta tolong ke kedua pelaku untuk tidak melukai dan merampok. Dan menawarkan mereka berdua (pelaku) masing – masing Rp 500 ribu tapi ditolak. Mereka paksa semua uang yang mau dimasukan dalam brankas tadi. Korban mencoba merampas pisau tapi ditarik salah satu pelaku sehingga tangannya terluka, ” kata Rohandi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Hari Kelima Pencarian, Nelayan Hilang di Pulau Pelampong Masih Belum Ditemukan

0
IMG 20240903 WA0041 scaled
Tim SAR gabungan saat melanjutkan pencarian nelayan yang hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Pelampong.

batampos – Pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Pelampong, dekat perbatasan Batam-Singapura, kini telah memasuki hari kelima. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus berupaya menemukan korban yang diduga hilang sejak Sabtu (31/8) lalu.

Kepala Basarnas Pos Batam, Dedius mengatakan, pencarian hari ini difokuskan di area dua nautical mile ke arah Belakang Padang. Hal ini melihat arah laut serta angin. Sejumlah personel serta perahu dan alat pendukung lainnya diturunkan.

“Kemarin kita fokuskan ke utara arah Singapura, saat ini ke sisi timur terkait arah arus dan angin, ” ujarnya, Rabu (4/9).

Baca Juga: Pencarian Nelayan Hilang di Pulau Pelampong Diperluas

Meski cuaca sempat menjadi tantangan, tim tetap bekerja keras untuk menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Dikatakan Dedius pencarian akan terus dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan faktor keselamatan tim di lapangan.

“Kami akan terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan. Kami juga berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk membantu pencarian, ” tambahnya.

Dalam operasi ini, tim SAR gabungan menggunakan sejumlah peralatan canggih, termasuk drone thermal dan aquaeye, yang mampu mendeteksi suhu tubuh manusia di dalam air.

Nelayan yang hilang, Mochamad Johari (33), warga Kecamatan Belakang Padang, hilang setelah diduga kapalnya ditabrak kapal cepat di perairan Pulau Pelampong.

Berdasarkan keterangan dari rekannya, pada Sabtu, 31 Agustus 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, Johari bersama rekannya Agus pergi memancing di perairan Pulau Pelampong. Saat mendekati perbatasan Singapura, kapal mereka disalip oleh dua kapal cepat yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Setelah menyadari bahwa Johari hilang, Agus menemukan alat pancing korban di sekitar perbatasan Singapura, namun Johari dan kapalnya tidak ditemukan. Beberapa puing kapal juga ditemukan di lokasi tersebut.

“Kami menerima laporan dari saksi-saksi dan saat ini pencarian masih terus berlangsung. Dugaan identifikasi berada di ranah kepolisian,” jelas Dedius. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Ulasan Jelang Laga Arab Saudi vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

0
Maarten Paes mulai berlatih bersama Timnas Indonesia dan bersiap debut di laga kedua putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 jumpa Australia. (pssi.org)

batampos – Pertandingan krusial antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan digelar pada Jumat, 6 September 2024 dini hari WIB. Laga tersebut bisa disaksikan langsung melalui siaran RCTI dan layanan streaming Vision+ pada pukul 01.00 WIB.

Laga yang akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, ini menjadi peluang emas bagi skuad Garuda untuk mencetak sejarah baru.

Ini adalah pertama kalinya Timnas Indonesia menjejakkan kaki di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia, dan harapan tinggi dipasang kepada tim asuhan Shin Tae-yong. Meski menghadapi lawan berat seperti Arab Saudi, Timnas Indonesia siap berjuang untuk mencuri poin.

Persaingan di Grup C kualifikasi Piala Dunia Zona Asia sangat ketat, mengingat Arab Saudi, Australia, dan Jepang adalah tim-tim yang sering lolos ke Piala Dunia. Namun, optimisme masih menyelimuti skuad Garuda, yang ingin tampil maksimal di laga perdana ini.

Arab Saudi, yang sudah enam kali lolos ke Piala Dunia, tentu tidak ingin kehilangan poin penting di kandang sendiri. Tim besutan Roberto Mancini memiliki kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Namun, Timnas Indonesia tak gentar. Kemenangan bukan mustahil, terutama jika strategi Shin Tae-yong berjalan dengan baik dan para pemain mampu tampil disiplin dan fokus sepanjang pertandingan.

Sebelum laga dimulai, penting untuk melihat persiapan dari kedua tim. Timnas Indonesia sudah melakukan persiapan intensif sejak akhir Agustus 2024. Mereka menggelar pemusatan latihan di Jakarta dengan materi pemain yang berkarier di Liga 1 Indonesia.

Sementara itu, para pemain Timnas Indonesia yang bermain di luar negeri langsung terbang ke Arab Saudi untuk bergabung dengan tim.

Menurut pelatih Shin Tae-yong, persiapan yang baik adalah kunci untuk menghadapi tantangan di babak ketiga ini. “Memang persiapan harus baik. Apalagi, ini pertama kalinya kita bermain di ronde 3, artinya kita harus lebih fokus lagi, lebih bekerja keras lagi. Pastinya pemain sendiri akan melakukan yang terbaik,” kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI.

Pelatih berpaspor Korea Selatan itu juga menegaskan bahwa para pemain siap memberikan yang terbaik, meski harus bermain tandang melawan salah satu raksasa sepak bola Asia.

Namun, ada sedikit kendala bagi Timnas Indonesia karena dua bek andalan, Justin Hubner dan Jordi Amat, dipastikan absen di laga melawan Arab Saudi. Justin Hubner harus menjalani hukuman akibat akumulasi kartu kuning, sedangkan Jordi Amat masih dalam masa pemulihan cedera. Absennya dua pemain belakang ini tentu menjadi tantangan bagi Shin Tae-yong untuk meracik lini pertahanan yang solid.

Meski begitu, Shin Tae-yong masih memiliki banyak pilihan pemain yang berkualitas. Ernando Ari kemungkinan besar akan dipercaya mengawal gawang Garuda. Sementara Sandy Walsh, Jay Idzes, dan Rizky Ridho akan menjadi pilar utama di lini belakang.

Di lini tengah, Asnawi Mangkualam dan Calvin Verdonk siap memberikan perlawanan sengit. Keduanya akan didukung oleh Nathan Tjoe-A-On dan Thom Haye. Untuk urusan serangan, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick diharapkan bisa memecah kebuntuan.

Di sisi lain, Arab Saudi yang diperkuat banyak pemain bintang seperti Ali Al-Bulaihi, Salem Al-Dawsari, dan Mohamed Kanno diprediksi akan tampil dengan kekuatan penuh.

Pelatih Roberto Mancini, yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala Arab Saudi, ingin meraih hasil maksimal di laga pertamanya. Apalagi, Arab Saudi sangat memerlukan start positif untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Jika melihat rekor pertemuan antara kedua tim, Timnas Indonesia memang belum pernah menang melawan Arab Saudi. Dari 13 kali pertemuan, Timnas Indonesia hanya mampu meraih satu hasil imbang, sedangkan sisanya dimenangkan oleh Arab Saudi. Terakhir kali kedua tim bertemu adalah pada Kualifikasi Piala Asia 2015, di mana Arab Saudi menang tipis 1-0. Meski sejarah kurang berpihak kepada Timnas Indonesia, namun setiap pertandingan selalu memberikan peluang baru.

Arab Saudi sendiri cukup konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia. Meskipun kalah dari Yordania dengan skor 1-2 pada laga terakhir, mereka berhasil meraih kemenangan besar 3-0 atas Pakistan dan bermain imbang 1-1 melawan Tajikistan.

Dengan skuad yang solid dan performa yang cukup stabil, Arab Saudi diperkirakan akan bermain ofensif sejak menit pertama.

Namun, Timnas Indonesia juga tidak bisa diremehkan. Dalam lima pertandingan terakhirnya, Timnas Indonesia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Kemenangan 2-0 atas Filipina pada Juni 2024 menunjukkan bahwa skuad Garuda punya potensi besar. Terlebih, kemenangan 3-0 atas Vietnam pada Maret 2024 menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia bisa mengalahkan tim-tim kuat di Asia Tenggara.

Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi beberapa pemain kunci Timnas Indonesia yang bermain di luar negeri, seperti Ragnar Oratmangoen dan Calvin Verdonk. Mereka diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal dan membawa pengalaman internasional mereka ke dalam permainan tim.

Arab Saudi diprediksi akan tampil dengan formasi 3-5-2, sementara Timnas Indonesia kemungkinan besar menggunakan formasi 3-4-2-1. Pertarungan taktik antara Roberto Mancini dan Shin Tae-yong akan sangat menarik untuk disaksikan. Kedua pelatih ini memiliki pengalaman internasional yang luas dan mampu meracik strategi yang tak terduga.

Perkiraan Susunan Pemain:

Arab Saudi (3-5-2): Mohammed Al-Owais; Hassan Al-Tambakti, Ali Lajami, Ali Al-Bulaihi; Saud Abdulhamid, Mohammed Al-Breik, Mohamed Kanno, Abdullah Al-Khaibari, Ayman Yahya; Salem Al-Dawsari, Firas Al-Buraikan. Pelatih: Roberto Mancini

Timnas Indonesia (3-4-2-1): Ernando Ari; Sandy Walsh, Jay Idzes, Rizky Ridho; Asnawi Mangkualam, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Thom Haye; Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen; Rafael Struick. Pelatih: Shin Tae-yong. (*)

 

Hujan Sejak Subuh, Jalan Bhakti Praja Tanjunguban Tergenang Air

0
Banjir terjadi di jalan Bhakti Praja Tanjunguban karena hujan sejak, Rabu (4/9/2024) subuh. F.Kiriman Yaser untuk Batam Pos.

batampos– Hujan yang menguyur sejak Rabu (4/9/2024) subuh menyebabkan jalan Bhakti Praja tepatnya depan kantor Pegadaian Pasar Baru di Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara tergenang air.

“Hujan deras sejak subuh, mungkin air laut lagi pasang,” ungkap warga, Yasir.

Akibat hujan sejak subuh membuat sejumlah pengguna jalan tidak berani menerobos genangan air.

BACA JUGA: Bintan Potensi Banjir dan Kebakaran, Forum PRB Diharapkan Minimalisir Risiko Bencana

Mereka lebih memilih memutar arah untuk mencari jalan lainnya.

“Takut mesinnya terendam, pasti mati (mogok). Tapi ada juga yang berani menerobos (genangan air),” katanya.

Dia mengatakan, jalan tersebut sudah memiliki drainase. Hanya, karena curah hujan tinggi membuat jalan tergenang.

“Paritnya ada, cuma karena hujannya deras mungkin tidak tertampung airnya,” katanya.

Genangan air di jalan Bhakti Praja mulai surut sekitar pukul 11.00 WIB. “Sekira pukul 12.00 WIB sudah surut total,” katanya.

Dia mengatakan, jalan Bhakti Praja di Tanjunguban telah banyak diperbaiki.

“Jalannya sudah lebih baik, tapi daerahnya memang dataran rendah jadi kalau hujan deras dan air pasang selalu banjir,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Slamet