Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2858

Bawaslu Kepri Selidiki Dugaan Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Kampanye Pilgub di Batam

0
Ilustrasi.

batampos – Bawaslu Kepri tengah menyelidiki dugaan penggunaan kendaraan dinas pemerintah oleh seorang anggota partai politik dalam kampanye salah satu paslon Pilgub Kepri di Bengkong, Batam.

Dugaan pelanggaran ini diungkapkan langsung oleh Ketua Bawaslu Kepri, Zulhadril Putra. Menurutnya, proses penelusuran ini dimulai dari laporan yang diterima saat pengawasan berlangsung, yang kemudian diikuti dengan pembentukan tim investigasi

“Kami sedang melakukan penelusuran. Ini merupakan temuan saat pengawasan Kami juga sudah meminta konfirmasi ke dinas terkait untuk memastikan kebenaran informasi itu,” ujarnya, Rabu (13/11).

Jenis kendaraan yang digunakan dalam dugaan pelanggaran ini masih dalam tahap verifikasi. Jika temuan ini memenuhi unsur pelanggaran, Bawaslu akan mendaftarkannya sebagai pelanggaran resmi. Namun jika tidak, kasus tersebut akan dihentikan.

“Saat pengawasan untuk tanggalnya saya lupa, tapi itu masih dalam penelusuran,” ujarnya.

Zulhadril menyebut, penanganan pelanggaran ini tidak dapat didasarkan pada ‘kabar angin’ semata, melainkan harus dilengkapi dengan bukti yang kuat seperti saksi mata. Hal ini penting agar Bawaslu dapat membuktikan apakah kasus tersebut benar-benar memenuhi unsur pelanggaran hukum atau tidak.

“Meskipun secara kasat mata terlihat ada indikasi pelanggaran, namun dalam hukum diperlukan bukti yang kuat, seperti saksi yang bersedia memberikan kesaksian,” kata Zulhadril.

Selain dugaan kasus ini, Bawaslu Kepri juga menerima beberapa laporan dugaan pelanggaran Pemilu di beberapa daerah, yang tercatat hingga kini. Total secara keseluruhan ada 22 laporan dan 2 temuan.

Detainya, di Batam terdapat 8 laporan yang telah diregistrasi. Lalu di Lingga 7 laporan, Karimun 4 laporan, dan tingkat provinsi ada 3 laporan. Sementara untuk 2 temuan ada di Karimun. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Bawaslu Kepri Selidiki Dugaan Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Kampanye Pilgub di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Pomdam I/Bukit Barisan Amankan 45 Orang Pasca Keributan dan Perkelahian Massal di Deli Serdang

0
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menhut Raja Juli Antoni melakukan pemeriksaan pasukan dalam penyambutan tamu di Mabes TNI pada Selasa (5/11). (Istimewa)

batampos – Komdan Pusat Polisi Milter (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menyampaikan bahwa instansinya terus memproses hukum para prajurit Batalyon Artileri Medan 2/Kilap Sumagan. Pada Rabu (13/11) Yusri menyatakan bahwa sudah ada 45 orang yang diamankan dalam proses hukum yang sedang berjalan.

Proses hukum dilaksanakan pasca keributan dan perkelahian massal di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Sesuai dengan instruksi dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, semua pihak yang terbukti bersalah akan mendapat sanksi tegas. Menurut Yusri, saat ini petugas tengah mendalami insiden tersebut.

“Panglima TNI juga sudah menyampaikan bahwa perkara tersebut sudah ditangani oleh Pomdam I/Bukit Barisan. Jadi, dari Pomdam I/Bukit Barisan, sekarang sudah mengamankan hampir 45 orang,” terang dia kepada awak media di Jakarta.

Dari total 45 orang tersebut, Yusri menyatakan bahwa petugas akan mendalami peran masing-masing. Langkah itu dilakukan untuk mengungkap perkara yang diduga melibatkan puluhan prajurit TNI AD tersebut. Menurut dia, Pomdam I/Bukit Barisan ingin memastikan setiap personel yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“Mana yang terlibat langsung dalam kejadian penganiayaan tersebut, kemudian ada yang mungkin provokatornya, atau mungkin ada yang sekedar ikut-ikut. Jadi, sudah ditangani oleh Pomdam I/Bukit Barisan,” tegasnya.

Keributan dan perkelahian massal di Deli Serdang menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Tidak hanya itu beberapa korban lainnya mengalami luka-luka hingga harus dirawat secara intensif di rumah sakit.

Seluruh jajaran Kodam I/Bukit Barisan telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Mereka juga memastikan para prajurit yang terlibat diproses hukum. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Pomdam I/Bukit Barisan Amankan 45 Orang Pasca Keributan dan Perkelahian Massal di Deli Serdang pertama kali tampil pada News.

27 Pasangan di Batam Ajukan Itsbat Nikah, Pengadilan Agama: Angka Meningkat

0
Ilustrasi. jawapos.com

batampos – Pengadilan Agama Kota Batam mencatat, sepanjang tahun 2024 hingga Oktober, sebanyak 27 pasangan suami istri mengajukan permohonan itsbat nikah. Itsbat nikah ini biasanya diajukan oleh pasangan yang menikah secara siri dan ingin mendapatkan pengakuan resmi dari negara melalui penerbitan buku nikah.

Humas Pengadilan Agama Kota Batam, Azizon, menyampaikan bahwa jumlah permohonan itsbat nikah tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 22 permohonan. “Angka ini diperkirakan akan terus naik menjelang akhir tahun,” ujar Azizon, Rabu (13/11).

Menurut Azizon, itsbat nikah bukanlah pernikahan ulang, tetapi proses untuk memberikan legalitas hukum kepada pasangan yang sudah menikah secara agama agar pernikahan mereka diakui oleh negara. Setelah proses itsbat, pasangan akan mendapatkan buku nikah serta dokumen kependudukan yang resmi.

“Pernikahan yang sah adalah yang dilakukan sesuai hukum agama masing-masing dan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Azizon.

Pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) atau Kantor Catatan Sipil bertujuan untuk menjamin keabsahan pernikahan. Hal ini penting agar pasangan dan anak-anak mereka memperoleh hak-hak hukum seperti warisan, akta kelahiran, dan pengurusan dokumen resmi lainnya.

“Bagi umat Islam, pencatatan pernikahan dilakukan di KUA, sementara untuk non-Islam dilakukan di Kantor Catatan Sipil,” tambah Azizon.

Azizon menambahkan, pernikahan yang tidak tercatat dan tidak memiliki buku nikah tidak memiliki kekuatan hukum. Karena itu, pasangan yang belum tercatat diharapkan segera mengajukan permohonan itsbat agar pernikahan mereka diakui secara sah.

“Itsbat Nikah adalah proses pengesahan nikah di pengadilan agar pernikahan tersebut memiliki kekuatan hukum,” ujar Azizon.

Permohonan itsbat nikah dapat diajukan oleh suami, istri, anak, atau wali nikah. Jika kedua pasangan masih hidup, keduanya perlu hadir dalam proses pengajuan. Sementara itu, jika salah satu pasangan telah meninggal, maka pihak yang masih hidup dapat mengajukan permohonan. Itsbat nikah juga dapat diajukan dalam kasus perceraian atau hilangnya buku nikah. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 27 Pasangan di Batam Ajukan Itsbat Nikah, Pengadilan Agama: Angka Meningkat pertama kali tampil pada Metropolis.

Dale Carnegie Indonesia Gelar Seminar Pengembangan SDM untuk Manajer Perusahaan di Batam

0
Dale Carnegie Indonesia saat menyelenggarakan seminar pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus bagi para manajer perusahaan di Kota Batam, yang berlangsung di AP Premier Hotel pada Selasa (12/11).

batampos – Dale Carnegie Indonesia menyelenggarakan seminar pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus bagi para manajer perusahaan di Kota Batam, yang berlangsung di AP Premier Hotel pada Selasa (12/11). Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta dari 22 perusahaan di Batam.

Managing Director Dale Carnegie Indonesia, Adam Sadhani, menyatakan bahwa seminar ini bertujuan untuk membantu perusahaan dan karyawan beradaptasi setelah pandemi, khususnya dalam membangun kembali kultur kerja dari sistem kerja jarak jauh (WFH) ke sistem konvensional atau work from office (WFO).

Menurutnya, pandemi membawa dampak besar terhadap lingkungan kerja, menjadikannya lebih terkotak-kotak. “Topik utama seminar ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas kultur kerja yang produktif di bawah tekanan, karena itu kami mengusung tema Corporate Culture Under Pressure,” ujarnya, Rabu (13/11).

Adam menjelaskan sembilan poin utama yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan perusahaan, yang mencakup aspek hubungan antara pimpinan dan karyawan, serta upaya membangun lingkungan kerja yang nyaman. Tiga poin pertama mencakup peran pimpinan dalam menciptakan relasi positif dengan karyawan. Lalu kepercayaan pada pemimpin tertinggi perusahaan dan ketiga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Dari sisi karyawan, terdapat empat poin tambahan yang dapat mendorong pengembangan perusahaan. Diantaranya, merasa dihargai atau bernilai dalam organisasi, percaya diri atas kemampuan yang didukung perusahaan. Lalu Pemberdayaan karyawan dalam pekerjaan, seperti diberi wewenang dan ruang untuk berkreasi dan terakhir merasa terhubung dengan lingkungan kerja dan rekan kerja.

“Kami berharap sembilan poin ini dapat diimplementasikan oleh para peserta untuk mengembangkan perusahaan dan karyawan mereka,” kata Adam.

Adam juga menekankan pentingnya keterlibatan atau engagement antara pimpinan dan karyawan. Menurutnya, lingkungan kerja yang nyaman dan produktif dapat meningkatkan keuntungan perusahaan.

“Penempatan emosional yang tepat sangat penting. Bagaimana emotional drivers seperti valued, confident, empowered, dan connected dapat diterapkan. Dengan begitu, perusahaan di Batam bisa lebih efektif dalam mengembangkan SDM mereka,” tambahnya.

Para peserta seminar juga diajak untuk berdiskusi dan mencari solusi yang dapat diterapkan di perusahaan, termasuk dalam hal memberikan apresiasi kepada karyawan yang berprestasi. Misalnya, pemberian penghargaan berupa perjalanan ke luar negeri untuk karyawan berprestasi dapat meningkatkan motivasi dan semangat mereka.

Adam berharap seminar ini dapat memberikan wawasan baru bagi para peserta dalam mengembangkan perusahaan mereka ke arah yang lebih baik. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Dale Carnegie Indonesia Gelar Seminar Pengembangan SDM untuk Manajer Perusahaan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Hotel di Batam Menunggak Pajak, Bapenda Ungkap Penyebab Tunggakan

0
Bapenda memasang spanduk teguran keras terhadap salah satu hotel di Penuin, Kamis (3/10). Hotel berbintang tiga ini menunggak pajak selama 4 tahun.

batampos – Sejumlah hotel di Batam diketahui menunggak pajak. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam mengungkapkan beberapa faktor penyebab tunggakan ini.

“Ada kendala tersebut terutama disebabkan oleh ketidakdisiplinan dalam pengelolaan pembukuan pihak bank dan kesalahan manajemen keuangan oleh beberapa hotel,” kata Sekretaris Bapenda Kota Batam, M. Aidil Sahalo, Rabu (13/11).

Menurutnya, beberapa bank tidak secara otomatis memisahkan penerimaan bersih hotel dengan pajak yang dititipkan oleh konsumen. “Akibatnya, pajak yang seharusnya disetorkan oleh hotel justru tercampur dengan pendapatan operasional mereka,” jelasnya.

Baca Juga: Menunggak Pajak 4 Tahun, Hotel Berbintang di Batam Dipasangi Spanduk Teguran

Selain itu, sejumlah hotel juga menggunakan dana pajak sebagai pemasukan hotel sebelum membayar pajak yang terutang, yang mengakibatkan keterlambatan setoran pajak.

Berdasarkan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) 2022 dan Peraturan Daerah (Perda) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) Nomor 1 Tahun 2024, tarif pajak hotel ditetapkan sebesar 10 persen dari omset penerimaan bulanan hotel.

“Batas waktu pembayaran pajak ditetapkan setiap tanggal 10 setiap bulannya, sementara pelaporan pembayaran harus dilakukan paling lambat tanggal 15,” terangnya.

Bagi hotel yang terlambat membayar pajak, Bapenda akan mengenakan denda keterlambatan sebesar 1 persen per bulan dari nilai pajak yang belum dibayar, dengan maksimal denda mencapai 24 persen.

Akibat dari tunggakan pajak ini, pendapatan pajak hotel di Batam menjadi tertunda. Beberapa hotel bahkan membayar pajak beserta bunga dendanya sekaligus di akhir tahun, sementara sebagian lainnya masih menjadi piutang yang harus ditagih.

“Diharapkan ke depan pihak perhotelan lebih disiplin dalam pengelolaan pajak guna memastikan penerimaan daerah tetap optimal dan tepat waktu,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Batam, Safari Ramadhan, menyebutkan bahwa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Bapenda Batam, sejumlah hotel yang masih menunggak pajak telah diidentifikasi.

Ia menyampaikan bahwa tunggakan ini harus segera ditagih agar target penerimaan pajak tahun 2025 dapat tercapai.

“Kami sampaikan bahwa ini harus dikejar supaya target 2025 bisa tercapai dengan apa yang telah diasumsikan. Kami minta itu harus bisa tercapai,” ujar Safari.

Safari juga menekankan bahwa evaluasi terus dilakukan untuk memastikan langkah-langkah yang diambil Bapenda sudah tepat.

“Langkah yang dilakukan oleh Bapenda sudah tepat dan bisa kami terima. Kita akan lihat pada akhir 2024 sebagai acuan pendapatan di 2025,” pungkasnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Hotel di Batam Menunggak Pajak, Bapenda Ungkap Penyebab Tunggakan pertama kali tampil pada Metropolis.

Per Oktober 2024, 27 Pasangan di Batam Ajukan Itsbat Nikah

0
Ilustrasi. jawapos.com

batampos – Pengadilan Agama Kota Batam mencatat, sepanjang tahun 2024 hingga Oktober, sebanyak 27 pasangan suami istri mengajukan permohonan itsbat nikah. Itsbat nikah ini biasanya diajukan oleh pasangan yang menikah secara siri dan ingin mendapatkan pengakuan resmi dari negara melalui penerbitan buku nikah.

Humas Pengadilan Agama Kota Batam, Azizon, menyampaikan bahwa jumlah permohonan itsbat nikah tahun ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 22 permohonan. “Angka ini diperkirakan akan terus naik menjelang akhir tahun,” ujar Azizon, Rabu (13/11).

Menurut Azizon, itsbat nikah bukanlah pernikahan ulang, tetapi proses untuk memberikan legalitas hukum kepada pasangan yang sudah menikah secara agama agar pernikahan mereka diakui oleh negara. Setelah proses itsbat, pasangan akan mendapatkan buku nikah serta dokumen kependudukan yang resmi.

“Pernikahan yang sah adalah yang dilakukan sesuai hukum agama masing-masing dan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Azizon.

Pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) atau Kantor Catatan Sipil bertujuan untuk menjamin keabsahan pernikahan. Hal ini penting agar pasangan dan anak-anak mereka memperoleh hak-hak hukum seperti warisan, akta kelahiran, dan pengurusan dokumen resmi lainnya.

“Bagi umat Islam, pencatatan pernikahan dilakukan di KUA, sementara untuk non-Islam dilakukan di Kantor Catatan Sipil,” tambah Azizon.

Azizon menambahkan, pernikahan yang tidak tercatat dan tidak memiliki buku nikah tidak memiliki kekuatan hukum. Karena itu, pasangan yang belum tercatat diharapkan segera mengajukan permohonan itsbat agar pernikahan mereka diakui secara sah.

“Itsbat Nikah adalah proses pengesahan nikah di pengadilan agar pernikahan tersebut memiliki kekuatan hukum,” ujar Azizon.

Permohonan itsbat nikah dapat diajukan oleh suami, istri, anak, atau wali nikah. Jika kedua pasangan masih hidup, keduanya perlu hadir dalam proses pengajuan. Sementara itu, jika salah satu pasangan telah meninggal, maka pihak yang masih hidup dapat mengajukan permohonan. Itsbat nikah juga dapat diajukan dalam kasus perceraian atau hilangnya buku nikah. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Per Oktober 2024, 27 Pasangan di Batam Ajukan Itsbat Nikah pertama kali tampil pada Metropolis.

Rencana Perbaikan Jalan dan Drainase Diharapkan Merata di Seluruh Wilayah Batuaji dan Sagulung

0
Jalan rusak menuju Pelabuhan Sagulung, Kelurahan Seibinti ditimbun dan diratakan untuk mencegah kecelakaan pengendara motor.

batampos – Sejumlah ruas jalan di Batuaji dan Sagulung butuh perbaikan. Jalan rusak ini terus bertambah, sepanjang musim hujan ini. Rencana perbaikan dan pelebaran jalan dari Pemko Batam di tahun 2025 mendatang hendaknya mencakupi seluruh ruas jalan yang bermasalah ini.

Sejumlah perangkat RT/RW di Batuaji dan Sagulung yang jumpai Batam Pos sebut perbaikan jalan dan drainase merupakan usulan yang paling dominan dalam berbagai rapat Musrenbang yang dilaksanakan selama ini. Usulan ini diharapkan dapat diakomodir semuanya di tahun 2025 mendatang.

“Seperti kami di Seibinti ini, jalan menuju pelabuhan Sagulung itu sudah puluhan tahun rusak parah. Tiap tahun selalu diusulkan dalam Musrenbang tapi belum ada realisasi hingga saat ini. Kami berharap usulan ini bisa diakomodir di tahun 2025 mendatang, ” ujar Amir, perangkat RW di kelurahan Seibinti, Kecamatan Sagulung.

Begitu juga dengan perangkat di wilayah Kelurahan Tanjunguncang Batuaji. Sistem drainase untuk mengatasi persoalan banjir sudah hadir agenda usulan rutin tiap tahun di Musrenbang. Sistem drainase di sana masih bermasalah karena selain rusak atau tersumbat, faktor alam yakni air laut pasang juga memperburuk keadaan drainase. Dalam usulan masyarakat disana berharap ada penanganan dan kajian yang lebih atas persoalan ini.

“Kalau air pasang, meskipun tidak hujan bisa banjir. Ini yang perlu diperhatikan, ” ujar Heri, perangkat RT di Tanjunguncang.

Untuk kerusakan jalan sendiri, terpantau cukup banyak dan merata di semua ruas jalan yang ada di wilayah berpenduduk padat ini. Jalan utama R Suprapto, kerusakan terlihat mulai dari turunan Bukit Daeng. Selanjutnya ada di lokasi banjir dan genangan air simpang SMKN I, depan kawasan SP Plaza dan beberapa titik di dekat simpang Basecamp.

Jalan masuk pemukiman umumnya banyak bermasalah. Selain rusak, genangan air dan banjir sering terjadi. Jalan masuk pemukiman di Marina misalkan sudah dalam kondisi kritis. Kerusakan terus bertambah banyak. Setiap hujan jalanan selalu banjir dan digenangi air hingga berjam-jam lamanya.

Masyarakat berharap agar ini semua bisa diatasi oleh Pemko Batam di tahun 2025 mendatang. Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar sebelumnya menjelaskan, perbaikan drainase dan jalan di Batuaji dan Sagulung masih jadi fokus perhatian Pemko Batam di tahun 2025 mendatang.

“Batuaji dan Sagulung tetap jadi fokus kita di tahun depan, termasuk dengan melanjutkan proyek di simpang RSUD Embung Fatimah hingga simpang kantor Camat. Ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses dan memperbaiki kualitas jalan di area tersebut,” ujar Suhar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Rencana Perbaikan Jalan dan Drainase Diharapkan Merata di Seluruh Wilayah Batuaji dan Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.

Cegah Masuknya Barang yang Dilarang, Petugas Rutan Batam Kontrol Area Branggang

0
Petugas Rutan Batam lakukan pengecekan area Branggang. Foto: Humas Rutan untuk Batam Pos

batampos – Jajaran pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas II A Batam kembali sisir area branggang yang mengelilingi gedung Rutan Batam. Penyisiran ini untuk memastikan lingkungan sekitar Rutan tetap tetap aman dan tertib.

Area branggang ini penting diawasi sebab, lahan kosong, lorong pemisah antara bangunan gedung Rutan dan pagar tembok keliling. Area ini perlu diawasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan seperti, rencana kaburnya warga binaan ataupun penyelundupan barang yang dilarang termasuk narkoba.

“Area branggang ini memang selalu diawasi, tapi perlu juga pengecekan keliling ke lapangan untuk lebih memastikan lagi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ” ujar Karutan Batam Fajar Teguh Wibowo, Rabu (13/11).

Pengecekan keliling lapangan terakhir dilakukan, Selasa (13/11) kemarin. Karutan dan jajaran pegawainya secara detail mengamati lokasi branggang tersebut. Tembok bangunan Rutan juga diperhatikan secara teliti agar tidak ada yang bocor ataupun rusak. Begitu juga barang yang dilarang juga disisir untuk memastikan bahwa tidak ada yang menyembunyikannya di lokasi tersebut.

“Alhamdulillah hasilnya bagus. Tak ada yang menganggu. Situasi aman terkendali. Tembok bangunan semua bagus. Lokasi branggang juga terlihat bersih dan bebas dari barang yang dilarang, ” ujar Teguh.

Upaya penyisiran yang dilakukan oleh pegawai Rutan Batam ini sebut Teguh, sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kegiatan kontrol keliling ini merupakan salah satu upaya dalam melakukan deteksi dini atas berbagai potensi gangguan yang bisa saja terjadi di dalam Rutan. Dengan langkah ini, kami berharap dapat lebih sigap mengantisipasi dan mencegah berbagai hal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Seperti diketahui, Rutan Batam yang saat ini menampung seribuan warga binaan pemasyarakatan sudah over kapasitas. Sebagai Rutan kelas II A, seharusnya hanya menampung sekitar 400 WBP. Perlu penanganan dan perhatian yang serius agar situasi dalam Rutan tetap aman terkendali. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Cegah Masuknya Barang yang Dilarang, Petugas Rutan Batam Kontrol Area Branggang pertama kali tampil pada Metropolis.

Kopi Ares, Inovasi Kedai Kopi Keliling yang Menyambangi Pelanggan di Batam

0
Kopi Ares menyediakan berbagai pilihan minuman yang sesuai dengan selera pelanggan, mulai dari kopi susu, kopi gula aren, hingga teh tarik.

batampos – Minum kopi kini jadi lebih praktis dan menyenangkan dengan hadirnya Kopi Ares. Mengusung konsep kopi yang mendatangi pelanggan, Kopi Ares menawarkan layanan kopi keliling yang menyambangi pelanggan di mana pun mereka berada. Inovasi ini membuat para pencinta kopi di Batam, khususnya di area Sekupang, tak perlu lagi repot datang ke kedai untuk menikmati kopi favorit mereka.

Kopi Ares menyediakan berbagai pilihan minuman yang sesuai dengan selera pelanggan, mulai dari kopi susu, kopi gula aren, hingga teh tarik. Dengan harga mulai dari Rp10 ribu, pelanggan bisa menikmati minuman berkualitas dengan harga yang terjangkau. Saat ini, Kopi Ares melayani pemesanan di berbagai titik strategis di Sekupang, seperti di Kantor Disdukcapil Batam, Kampus BTP, dan pusat perkantoran di Sekupang, menjadikannya pilihan favorit bagi banyak orang.

Arif Saputra pemilik Kopi Ares, mengatakan konsep ini berawal dari kebutuhan masyarakat yang sering kali tidak punya waktu untuk mampir ke kedai kopi. “Banyak orang yang ingin ngopi tapi terhalang waktu. Jadi, kami hadir dengan konsep kopi yang menyamperi kamu. Cukup melakukan pemesanan melalui kontak personal, dan kami yang akan datang. Rasanya dijamin enak, dan harganya pun ramah di kantong,” kata Arif, Rabu (13/11).

Konsep ini diharapkan mampu memberikan solusi bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Dengan begitu, pelanggan bisa tetap menikmati kopi tanpa harus keluar dari kantor, kampus, atau bahkan rumah. Kepraktisan ini membuat Kopi Ares semakin diminati di wilayah Sekupang, terutama oleh mereka yang mencari kopi berkualitas dengan cara yang efisien.

Sejak diluncurkan, Kopi Ares mendapatkan sambutan yang positif dari warga Sekupang. Arif mengungkapkan bahwa kehadiran layanan kopi keliling ini telah menarik banyak pelanggan, terutama dari kalangan pekerja dan mahasiswa yang sering menghabiskan waktu di Disdukcapil dan Kampus BTP. Mereka mengaku puas karena bisa menikmati kopi berkualitas tanpa harus pergi ke kedai.

“Responnya luar biasa. Banyak yang merasa terbantu dengan adanya layanan ini. Kami juga senang bisa memberikan pengalaman ngopi yang lebih praktis dan bisa dinikmati kapan saja,” tambah Arif.

Untuk menikmati layanan ini, pelanggan cukup menghubungi kontak yang disediakan oleh Kopi Ares dan menentukan lokasi yang diinginkan. Dengan pelayanan yang cepat dan praktis, Kopi Ares siap memenuhi kebutuhan ngopi para pelanggan kapan saja. Kopi Ares juga berkomitmen untuk menjaga kualitas dan kenyamanan dalam setiap sajian, menjadikan kopi ini tidak hanya enak tetapi juga mudah diakses.

Dengan inovasi seperti ini, Kopi Ares berhasil membawa angin segar di dunia kopi di Batam. Bagi Anda yang berada di Sekupang dan ingin menikmati kopi yang enak dan praktis, Kopi Ares adalah pilihan yang tepat. Hubungi Kopi Ares, dan nikmati pengalaman ngopi tanpa perlu meninggalkan aktivitas Anda. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kopi Ares, Inovasi Kedai Kopi Keliling yang Menyambangi Pelanggan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kembangkan Program Asta Cita, Polsek Sagulung Buka Lahan Pekarangan Pangan Bergizi

0
Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan turut menyiapkan lahan pekarangan pangan bergizi di Polsek Sagulung. Foto Humas Polsek Sagulung untuk Batam Pos

batampos – Mendukung program Asta Cita pemerintahan Prabowo Gibran, Polsek Sagulung kembangkan lahan pertanian untuk program ketahanan pangan. Lahan pekarangan pangan bergizi (P2B) ini rencananya akan ditanami sayuran dan tanaman bumbu dapur.

Lahan pekarangan polsek yang luasnya sekitar 100 meter persegi ini sudah dimatangkan dalam bentuk bedeng dan sedang dalam proses pemupukan. “Persiapkan dulu agar lebih gembur dan bagus tanahnya, ” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Tambunan.

Meskipun terbatas lahannya, program Asta Cita untuk bidang ketahanan pangan ini sebut Kapolsek akan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan kedepannya. Tujuannya agar personil dan masyarakat di sekitar lingkungan Polsek bisa memanfaatkan program ketahanan pangan tersebut.

“Tujuannya memang untuk ambil hasil ketahanan pangan nya. Tapi yang jauh lebih penting juga untuk mendapatkan bekal pengetahuan dengan kegiatan bercocok tanam ini. Ini bagus karena semua anggota akan terlihat di dalamnya, ” kata Rohandi.

Sesuai target program kerja Asta Cita, budidaya tanaman penerangan ini rencananya akan panen dalam hitungan 100 hari kerja kepemimpinan pemerintah Prabowo Gibran. “Bibit tanaman telah kita semai dan akan segera ditanam. Semoga tercapai seperti program 100 hari kerja pak Presiden dan Wakil Presiden, ” ujar Rohandi.

Seperti diketahui Asta Cipta merupakan bagian program dari pemerintahan Prabowo Gibran untuk mencapai Visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

Visi Presiden dan Wakil Presiden akan dicapai dengan 8 misi yang disebut Asta Cita sebagai berikut:

1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Kembangkan Program Asta Cita, Polsek Sagulung Buka Lahan Pekarangan Pangan Bergizi pertama kali tampil pada Metropolis.