Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 2875

Gelandangan dan Tunawisma di Batam Dibina di UPT Nilam Suri, Dapat Pelatihan Keterampilan

0
UPT Nilam Suri e1714010603439
Aktivitas di UPT Nilam Suri Nongsa.

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Sosial terus berupaya menangani permasalahan sosial dengan melakukan pembinaan intensif terhadap gelandangan dan tuna wisma.

Mereka yang terjaring oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) kini dibina di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) P2PMKS di Nilam Suri, yang memiliki fasilitas lengkap untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat.

Kepala Dinsos Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa pembinaan di UPT Nilam Suri menjadi solusi bagi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), termasuk gelandangan dan tuna wisma.

Baca Juga: BKPSDM Batam Umumkan Hasil Seleksi: 1.067 Pelamar CPNS Tidak Memenuhi Syarat

“Kami memiliki fasilitas seperti salon, bengkel, dapur, dan ruang pelatihan lainnya untuk membantu mereka mendapatkan keterampilan yang dapat digunakan untuk mandiri,” ujar Leo.

Para tuna wisma dan gelandangan yang ditangani melalui sistem ini sebelumnya diamankan oleh TRC setelah menerima laporan masyarakat melalui Call Center 24 jam. Setelah melalui asesmen, mereka akan diarahkan ke UPT Nilam Suri untuk mengikuti program pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Setiap individu yang masuk ke sistem pembinaan ini mendapat penanganan berbeda-beda. Ada yang dikembalikan ke asal, rehabilitasi hingga pelatihan keterampilan, tergantung hasil asesmen. Kami juga menyediakan pekerja sosial dan psikolog untuk memberikan dukungan mental dan emosional,” tambah Leo.

Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan tenaga profesional, UPT Nilam Suri berperan penting dalam mengubah nasib para gelandangan dan tuna wisma. Program pelatihan yang disediakan diharapkan dapat membuka jalan bagi mereka untuk hidup lebih mandiri dan tidak lagi kembali ke jalanan.

Baca Juga: UMKM Didorong Kuatkan Usaha di Tengah Tantangan Ekonomi

“Kami juga mendorong keterlibatan perusahaan melalui program CSR untuk membantu mendukung operasional dan pengembangan program di UPT ini, karena anggaran kami terbatas,” jelasnya.

Melalui upaya ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat meminimalisir jumlah gelandangan dan tuna wisma di kota tersebut, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Selain itu Dinsos Kota Batam menyiapkan tiga sistem kerja yang sudah diterapkan sejak 2022. Pertama, sistem kesejahteraan sosial Kota Batam. Dinsos menyiapkan personil sebanyak 87 orang tersebar di 64 Kelurahan Kota Batam. Tujuannya agar Kota Batam memiliki data yang valid, lengkap dan akurat terkait masalah sosial, sehingga program bantuan pemerintah bisa tepat sasaran.

Dinsos-PM juga bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam dan sudah menyiapkan personilnya. Bahkan pihaknya juga sudah membagikan 64 unit komputer untuk seluruh kelurahan. Untuk bekerja masalah kesejahteraan sosial.

Kedua sistem penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Batam. Agar seluruh masalah sosial dapat ditangani pemerintah sehingga tak ada lagi komplain dari masyarakat Kota Batam.

Baca Juga: Waspada, Batam Masih Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Dalam masalah penanganan ini, sumbernya ada dua, yaitu hasil razia patroli. Dan rujukan pribadi, seperti perorangan kantor, individu, perusahaan, masyarakat, media sosial dan lainnya.

Dinsos juga sudah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC). Pihaknya merekrut 14 orang khusus ditambah 12 orang BKO. TRC ini kerja selama 24 jam secara shift. Buka selama 24 jam atas laporan mayarakat. Setelah diamankan oleh tim, Dinsos sudah menyiapkan shelter dan kantor. Memiliki fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap.

Ketiga, adalah sistem Pembinaan PMKS di Kota Batam. Leo menuturkan Batam memiliki Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) P2PMKS. Ada di Nilam Suri, yang memiliki fasilitas lengkap. Seperti salon, bengkel, dapur, tempat tidur dan lainnya.

“Apa yang kita tangani di sistem kedua ada solusi di sistem ketiga. Kalau masalah sosial ada Peksos (Pekerja Sosial). Sudah kita gaji 4 orang termasuk 1 psikolog juga. Kita gaji juga 3 orang pengasuh, tukang dapur 2 orang untuk siapkan makan,” paparnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Cara dan Syarat Bikin Paspor untuk Anak di Bawah Usia 17 Tahun yang Wajib Orang Tua Ketahui

0
Ilustrasi paspor./ HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

batampos – Selain Kartu Tanda Penduduk (KTP), paspor juga kerap digunakan untuk memverifikasi identitas dan kewarganegaraan seseorang.

Oleh sebab itu, dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah ini bersifat wajib dimiliki apabila hendak bepergian ke luar negeri, termasuk anak-anak.

Berbeda dengan orang dewasa, pada usia anak-anak, yakni di bawah 17 tahun masih menjadi tanggung jawab ayah dan ibunya. Lantas, bagaimana cara dan syarat bikin paspor untuk anak?

Merangkum dari Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia, berikut langkah-langkah dalam mengurus paspor anak, antara lain:

Menyiapkan persyaratan

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) ayah atau ibu yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri

2. Kartu Keluarga (KK)

3. Akta Kelahiran atau Surat Baptis

4. Akta Perkawinan atau Buku Nikah milik orang tua

5. Surat penetapan ganti nama apabila sudah mengganti nama yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang

6. Paspor biasa lama bagi yang sudah punya

Prosedur dan mekanisme bikin paspor anak

1. Permohonan secara daring (online)

Pastikan melakukan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor yang dapat diunduh melalui App Store atau Google Play.

2. Permohonan secara manual

– Datang langsung ke kantor Imigrasi setempat sesuai domisili

– Isi data pada aplikasi yang disediakan di loket permohonan

– Lampirkan dokumen kelengkapan persyaratan

– Tunggu dokumen diperiksa oleh petugas Imigrasi

– Apabila data dinyatakan lengkap, dapatkan tanda terima permohonan dan kode pembayaran dari petugas imigrasi

– Lakukan pembayaran biaya paspor anak

– Lakukan pengambilan foto dan sidik jari anak

– Wawancara dengan petugas Imigrasi

– Terakhir, proses verifikasi dan adjudikasi

Setelah semua tahapan bikin paspor anak selesai, maka orang tua tinggal menunggu jadwal pengambilan paspor sesuai dengan hari yang ditentukan oleh kantor Imigrasi tersebut. (*)

Sumber: JP Group

Diduga Barang Bukti 5 Kg Sabu Akan Dijual ke Pekanbaru, Mabes Polri Dikabarkan Tangkap 5 Personel Satres Narkoba

0
af0b271a 65f4 41c6 bbfd ecb547ef136c
Rumah  di kawasan Sukajadi ini diduga tempat penyimpanan sabu yang akan dijual ke Pekanbaru, Riau.

batampos – Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri dikabarkan menangkap 5 anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Barelang. Penangkapan ini atas dugaan penyalahgunaan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 5 kilogram.

Informasi yang didapatkan, penangkapan ini atas pengembangan kasus sebelumnya yang menjerat 10 anggota Satres Narkoba, termasuk mantan Kasat Narkoba, Kompol SN.

“Yang nangkap Mabes. Tadi pagi sudah (5 personel) dibawa ke Jakarta untuk pengembangan lagi,” ujar salah seorang sumber Batam Pos.

Adapun personel yang ditangkap terdiri dari 1 personel berpangkat perwira, dan 4 bintara. Rencananya, barang bukti sabu tersebut akan dijual ke Pekanbaru, Riau.

“Sabunya mau dijual. Itu sisa (barang bukti sabu) dari yang kemarin (kasus sebelumnya) dan masih disimpan,” sambung sumber tersebut.

Penangkapan ini dilakukan pada Rabu (18/9) dini hari. Paminal Mabes Polri tersebut berhasil menemukan barang bukti sabu yang disimpan di salah satu rumah personel di kawasan Sukajadi, Batam Kota.

“Sabunya masih disimpan di dalam rumah salah seorang anggota,” sambung sumber lagi.

Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengaku tidak mengetahui adanya penangkapan ini.

“Saya belum dapat berita itu,” ujarnya singkat.

Sedangkan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Zahwani Pandra Arsyad juga enggan berkomntar terkait kasus ini. “Terimkasih infonya,” katanya.

Dengan adanya penangkapan ini, total anggota yang terlibat penyalahgunaan barang bukti sabu ini mencapai 15 orang. Sementara 10 orang sebelumnya sudah dijatuhi sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) atau pemecatan dari Polri.

Untuk 10 personel tersebut, 9 personel sudah dipastikan dipecat, dan 1 personel yang merupakan Kompol SN tengah banding di Mabes Polri. (*)

Reporter: TIM BATAM POS

Tammu, Nelayan Hilang Kontak Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Senggiling, Bintan

0
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa di perairan Senggiling, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Kamis (19/9/2024) pagi. F.SAR Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos– Seorang nelayan yang hilang kontak, Tammu, 84, ditemukan tak bernyawa, Kamis (19/9/2024) pagi.

Warga Kampung Senggiling, ditemukan di perairan Senggiling, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong.

BACA JUGA: Diduga Dihantam Angin Ribut, Nelayan Bintan Hilang Kontak saat Melaut

Kepala SAR Tanjungpinang melalui humas SAR Tanjungpinang, Ardila Azizi mengatakan, korban ditemukan tak bernyawa oleh nelayan. Kemudian, jasadnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.

Dia mengatakan, operasi pencarian dihentikan karena korban telah ditemukan.

“Operasi secara resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, korban dikabarkan hilang pada Selasa (17/9/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada saat itu, korban pergi melaut dengan menggunakan sampan. Namun, pada malam itu korban hilang kontak saat terjadi angin ribut. (*)

Reporter: Slamet

Penyaluran Elpiji ke Pangkalan Mulai Dimaksimalkan

0
Gas 1 Kg 3 F Cecep Mulyana
Warga antri saat membeli gas 3 Kg saat operasi pasar LPG 3 kg yang di gelar oleh Disperindag Kota Batam bersama Pertamina Patra Niaga Kepri dikantor camat Bengkong Senin (16/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penyaluran elpiji bersubsidi ke pangkalan-pangkalan resmi Batam terus dimaksimalkan. Setiap pangkalan juga wajib melaporkan setiap tabung gas yang keluar dari pangkalan.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan operasi pasar khusus elpiji yang rencanananya digelar di 4 wilayah Batam dibatalkan. Dimana saat ini, pihaknya bersama Pertamina dan Hiswana Migas tengah memaksimalkan penyaluran gas ke pangkalan-pangkalan.

“Untuk operasi pasar ditiadakan dulu. Karena berdasarkan hasil rapat tadi, penyaluran elpiji ke masyarakat dimaksimalkan ke pangkalan-pangkalan,” ujar Gustian.

Menurut dia, gelaran operasi pasar khusus elpiji saat itu dilaksanakan karena kondisi pangkalan yang banyak kosong. Namun kondisi itu pun sudah mulai diatasi dengan penyaluran gas ke pangkalan.

“Kemarin itu operasi karena memang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pangkalan langsung ludes usai diisi,” sebut Gustian.

Nah saat ini, kami punya straegi lain yakni mewajibkan pangkalan melaporkan setiap stok tabung yang keluar. Laporan itu disampaikan salam aplikasi MAP.

“Jadi memang wajib lapor, yang tak lapor itu akan diberi sanksi,” kata Gustian.

Disisi lain, Gustian juga menegaskan bahwa operasi pasar elpiji yang digelar di 6 lokasi selama 2 hari tidak menganggu penyaluran gas ke pangkalan. LPG yang dijual dinpasar murah murni penambahan stok oleh Pertamina.

“Jadi operasi pasar itu, bukan jatah pangkalan. Karena memang kami murni menambah stok demi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Gagalkan Penyelundupan 85 Kilogram Sabu dan Kokain, Koarmada RI Langsung Dimusnahkan Bersama BNN

0
Pemusnahan puluhan kilogram sabu dan kokain yang diamankan oleh Koarmada RI dan jajaran. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata mengungkap keberhasilan jajarannya menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dan kokain. Total barang bukti lebih dari 85 kilogram. Seluruhnya langsung dimusnahkan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pemusnahan puluhan kilogram sabu dan kokain itu dilaksanakan di Markas Koarmada RI, Jakarta Pusat pada Kamis (19/9). Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen I Wayan Sugiri, turut serta dalam pemusnahan tersebut.

Jenderal bintang dua Polri itu menyatakan bahwa keberhasilan jajaran Koarmada RI menggagalkan penyelundupan sabu dan kokain merupakan prestasi yang patut diapresiasi.

Menurut Wayan Sugiri, kerja-kerja pemberantasan narkotika di Indonesia memang harus dilakukan bersama. Itu sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Khusus penyelundupan yang melalui jalur laut, dia mengakui bahwa BNN selalu berkoordinasi dengan TNI AL agar tindakan ilegal itu bisa digagalkan. Sehingga narkotika yang diselundupkan lewat laut tidak sampai beredar di masyarakat.

”Untuk pelaksanaannya di lapangan (TNI AL) selalu berkoordinasi dengan kami BNN, intelijen BNN, dan saat ini kami bisa melakukan pemusnahan,” terang Wayan Sugiri.

Menurut Wayan Sugiri, penyelundupan lebih dari 85 kilogram sabu dan kokain yang berhasil digagalkan oleh Koarmada RI sangat berarti. Sebab, keberhasilan itu sama saja dengan upaya memagari anak-anak bangsa dari bahaya narkotika. Bila dikonversi menjadi angka pengguna narkoba, dia menyampaikan bahwa Koarmada RI sudah menyelamatkan ratusan ribu jiwa.

”Untuk yang berhasil digagalkan sebanyak 84,75 kilogram (sabu dan kokain) ini, panglima Komando Armada RI dan jajaran telah berhasil menyelamatkan 165.500,” imbuhnya.

Karena itu, Wayan Sugiri mewakili kepala BNN menghaturkan terima kasih kepada Koarmada RI dan jajaran. Dia mengakui, menggagalkan penyelundupan narkotika bukan perkara mudah. Sebab, para pelaku yang selama ini menyelundupkan narkotika ke Indonesia punya banyak cara. Karena itu, aktivitas tersebut harus dilawan dengan penindakan tegas dan keras. (*)

Sumber: JP Group

 

Dishub Batam Pasang Speedbump untuk Cegah Kecelakaan di Simpang Panasonic

0
Polisi Tidur
Ilustrasi polisi tidur

batampos – Dinas Perhubungan Kota Batam menyebutkan adanya speedbump atau lebih dikenal polisi tidur yang berada di simpang Panasonic, Batamkota ialah untuk menimalisir kecelakaan di ruas pintu keluar masuk sebab masifnya kendaraan yang lalu lalang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan sebelumnya di tahun 2022 Desember, Dishub Provinsi Kepri ada mengeluarkan surat ini sebagai tindaklanjut dari permohonan Panasonic.

“Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di sekitar ruas jalan pintu masuk panasonic karena banyaknya kendaraan dan tenaga kerja yang keluar masuk dan menyebrang,” ujarnya, Kamis (19/8).

Dan menindaklanjuti surat Dishub Kepri tersebut tahun lalu, Dishub Kota Batam telah meninjau ke lokasi dan memang setelah dikaji memerlukan

“Kami (Dishub) telah turun meninjau ke lokasi dan memang perlu dibuat pita penggaduh yang sebelumnya memang sudah ada tapi sudah pada habis. Sehingga pita penggaduh yang dibuat saat ini bukan pemasangan titik yang baru tetapi pemasangan di titik yang sudah habis,” kata dia.

Lanjutnya, dari petugas Dishub telah meninjau ke lokasi dan mengukur ketebalannya. Berdasarkan peraturan Dirjen Perhubungan Darat ketebalan pita penggaduh maksimal 40 mili meter atau 4 centi meter.

“Petugas sudah meninjau ke lokasi tadi pagi dan mengukur ketebalannya. Sesuai regulasi Dirjen Perhubungan ketebalan sudah sesuai prosedur. Di lapangan saya lihat ketebalannya hanya sekitar 14mm atau 1.4cm jadi masih dalam ukuran standar,” ujarnya.

Sementara itu di lokasi lainnya pita penggaduh di Perumahan Mekar Sari memang sudah menipis ketebalannya disebabkan usianya sudah sekitar 4 sampai 5 tahun.

“Jumlah maksimal tidak dibatasi Sehingga disesuaikan dengan kebutuhan di jalan. Berdasarkan peraturan jumlah minimalnya yang diatur yaitu minimal lima baris,” tutupnya (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Pakar: Serangan Terhadap Sistem Komunikasi di Lebanon “Tindakan Teror”

0
Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, dengan keras mengutuk serangan ledakan alat penyeranta (pager) di Lebanon yang diduga dilakukan oleh Israel dan memperingatkan adanya risiko peningkatan ketegangan di Timur Tengah, demikian disampaikan organisasi tersebut./ANTARA/Anadolu/py

batampos – Serangan terhadap sistem perangkat komunikasi di Lebanon, yang diduga dilakukan oleh Israel, dapat disebut sebagai sebuah tindak terorisme, demikian menurut Pakar Timur Tengah dari Universitas Indonesia (UI) Yon Machmudi.

“Karena bagaimanapun, sasaran korban (serangan) tak bisa diprediksi dan justru banyak menyasar ke warga sipil dan orang-orang yang tidak terlibat dal7am peperangan,” ucap Yon saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Menurut Yon, serangan terhadap sistem komunikasi yang digunakan Hizbullah dapat terjadi karena ada pihak-pihak lain yang diintervensi oleh Israel.

Ia menyatakan bahwa melalui serangan sistematis tersebut, Israel berupaya menimbulkan rasa ketakutan yang besar sehingga memaksa Hizbullah menghentikan serangan terhadap Israel.

Namun, karena serangan tersebut menyebabkan jatuhnya korban sipil dan menunjukkan bahwa Hizbullah telah berhasil disusupi hingga titik yang cukup dalam, kelompok Syiah Lebanon tersebut sangat mungkin melancarkan serangan balasan.

“Tampaknya, justru (serangan ini) memperkuat dan memperbesar potensi serangan-serangan balasan yang akan dilakukan Hizbullah terhadap Israel,” kata akademisi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI itu.

Yon juga menyatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional harus mengutuk serangan yang dilakukan “di luar kebiasaan” dan mengarah pada tindak terorisme tersebut, karena serangan semacam itu menyebabkan jatuhnya korban sipil dalam jumlah yang besar.

Usai ribuan unit penyeranta (pager) di seantero Lebanon tiba-tiba meledak pada Selasa (17/9), ledakan perangkat komunikasi lain seperti protofon (walkie-talkie) dilaporkan kembali terjadi pada Rabu (18/9).

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan setidaknya 20 orang tewas dan 450 lainnya luka-luka dalam gelombang kedua ledakan perangkat komunikasi itu. Sementara, 12 orang tewas dan lebih dari 2.800 lainnya terluka dalam ledakan pertama.

Pemerintah Lebanon dan Hizbullah sama-sama menuduh serangan tersebut didalangi oleh Israel.

Sementara itu, media setempat melaporkan unit-unit protofon yang meledak tersebut dipasok ke Lebanon lima bulan yang lalu, hampir pada waktu yang bersamaan dengan datangnya unit-unit penyeranta yang meledak. (*)

Sumber: Antara

BKPSDM Batam Umumkan Hasil Seleksi: 1.067 Pelamar CPNS Tidak Memenuhi Syarat

0
Pendaftaran CPNS 2023 akan segera berakhir 3871005392 613480438 768x432 1
Ilustrasi CPNS. (Bkn.web.id)

batampos – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengumumkan ada sebanyak 1.452 pelamar berhasil lolos seleksi administrasi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jumlah pendaftar 2.519 di tahun anggaran 2024.

Kepala BKPSDM Kota Batam, Hasnah menyebutkan Jumlah pendaftar tahun ini ada 2.519 dan yang lolos seleksi administrasi ada 1.452 dan yang tidak memenuhi seleksi ada
1.067.

“Penyebab tidak lolos seleksi ialah kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan formasi kemudian Dokumen persyaratan yg diupload tidak sesuai prosedur atau syarat yang telah diumumkan,” ujarnya, Kamis (19/9).

Pengumuman ini disampaikan pada Rabu kemarin. Tahun ini, Pemerintah Kota Batam membuka 86 formasi. Pelamar yang berhasil dalam seleksi administrasi dapat memeriksa nama mereka pada portal resmi SSCASN di sscasn.bkn.go.id dengan menggunakan akun masing-masing.

“Informasi lebih lanjut juga tersedia di situs BKPSDM Kota Batam di bkpsdm.batam.go.id,” jelasnya.

Selanjutnya, para pelamar yang dinyatakan lolos diwajibkan mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), yang jadwalnya akan diumumkan kemudian.

Bagi pelamar yang belum berhasil, tersedia masa pengajuan sanggahan selama tiga hari setelah pengumuman.

“Sanggahan dapat diajukan melalui laman resmi SSCASN, dan hasil peninjauan akan diumumkan melalui situs BKPSDM,” ujarnya.

Informasi terkait jadwal, lokasi, dan tata tertib pelaksanaan SKD akan segera diumumkan melalui situs BKPSDM.

“Diharapkan para pelamar dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk tahap selanjutnya,” sebutnya.

Ia menyebutkan formasi yang paling banyak diminati oleh pelamar adalah dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dengan 424 pendaftar.

Tahun ini, Pemko Batam juga membuka dua formasi khusus untuk penyandang disabilitas, yang akan ditempatkan di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Hasnah menambahkan, seleksi CPNS 2024 memberikan penekanan khusus pada formasi untuk penyandang disabilitas dan lulusan cumlaude.

“Hal ini sesuai dengan keputusan Menteri PAN-RB Nomor 320 Tahun 2024 yang menetapkan dua posisi khusus untuk penyandang disabilitas di Kota Batam,” tutupnya. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Perampokan Gasak Barang Berharga Senilai Rp 1,5 Miliar

0
perampok
Ilustrasi.

batampos – Perampokan terjadi di salah satu perumhanan di  Seibeduk, Sabtu (14/9) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam kejadian ini, pemilik rumah bernama Mona, 39, mengalami kerugian mencapai Rp 1,5 Miliar.

Perampokan ini sempat dipergoki anak korban yang berusia 12 tahun. Pelaku yang diduga berjumlah 5 orang langsung menyekapnya.

“Anak korban yang berada di lantai dua disekap pelaku menggunakan tali tas,” ujar Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Thetio Nardianto di Mapolresta Barelang, Kamis (19/9).

Perampokan ini pertama kali diketahui oleh sekuriti perumahan yang berpatroli. Saat itu, sekuriti melihat pintu belakang rumah yang terbuka.

“Di rumah ada 5 orang, yang lain tidur. Dan pemilik rumah sedang tidak berada di rumah,” katanya.

Dalam aksinya, pelaku menggasak barang berharga korban berupa cincin, berlian, dan jam tangan mewah. Pelaku diketahui masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu belakang rumah.

“Rumah korban ini berada paling belakang dekat hutan. Dugaan pelaku melalui sana,” katanya.

Thetio menjelaskan pihaknya masih menyelidiki dan mencari petunjuk terhadap pelaku. “Masih kita lakukan penyelidikan. CCTv di rumah mati, sedang rusak,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI