Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 2886

Kebijakan Pertamina Berubah Terkait Pembatasaan Beli Pertalite, Masyarakat Bingung

0
pom bensin
Mobil antre mengisi BBM jenis pertalite, beberapa waktu lalu. Masa transisi pembelian pertalite menggunakan QR Code MyPertamina, resmi dimulai. F. Dalil harahap/Batam Pos

batampos – Kebijakan PT Pertamina Patra Niaga terkait pembatasaan pembelian BBM pertalite bagi kendaraan mobil yang tidak terdaftar atau tak memiliki QR Code berubah. Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan adanya masa pengalihan dengan memberi batasan pengisian 20 liter untuk setiap kendaraan yang belum terdaftar QR Code My Pertamina.

Kebijakan itu sempat berjalan dan diterapkan oleh petugas di beberapa SPBU Batam. Kendaraan yang belum terdaftar per 1 September hanya bisa mengisi maksimal 20 liter.

Namun aturan itu mendadak berubah. Dengan alasan belum ada kebijakan pemerintah terkait pembatasaan. Sehingga aturan yang sempat disampaikan oleh PT Pertamina Patra Niaga belum berlaku.

“Informasi sebenarnya yang mana, soalnya kemarin dibilang ada pembatasaan saat pengisian pertalite di SPBU depan Graha Kepri,” ujar Riki, salah satu pengendara.

Namun menurut, Officer Communication and Relations Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Nur Imam Mohamad tak ada pembatasaan pembelian pertalite.

“Belum ada pembatasaan, karena kebijakan dari pemerintah belum keluar,” ujarnya.

Namun saat disinggung terkait pernyataan Kepala Cabang PT Patra Niaga Bagus Handoko yang menyampaikan adanya pembatasaan pembelian pertalite 20 liter per 1 September bagi yang belum terdaftar QR Code My Pertamina, Imam enggan menjawab.

“Hingga sampai saat ini tidak ada pembatasan, kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar subsidi tepat pertalite ya,” sebutnya.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria mengatakan terkait kebijakan pembelian BBM Subsidi merupakan wewenang pemerintah.

Yang dilakukan oleh Pertamina saat ini adalah pendataan pengguna BBM Subsidi untuk mendukung program Subsidi Tepat Sasaran dengan mengajak para konsumen Pertalite untuk mendaftarkan kendaraannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau melalui aplikasi MyPertamina. Pendaftar nantinya akan mendapatkan QR Code setelah terverifikasi.

“QR code ini tujuannya adalah pendataan pengguna BBM subsidi untuk mendukung program subsidi tepat,” ujarnya dalam rilis.

Pendataan pengguna melalui QR code untuk solar pertama kali dibuka pendaftaran pada bulan september 2022. Kemudian implementasi QR Code Solar di seluruh wilayah pada Juli 2023.

Pada Juli 2023, langsung dilanjutkan dengan pilot project QR Code Pertalite di 41 kota/kab diantaranya di Prov. Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu dan Kabupaten Timika.

Pada Juli 2024, dilakukan roll out ke wilayah JAMALI (Jawa Madura Bali), Kaltim, Kalut,Maluku, Malut, Kepri, Gorontalo dan NTT.

“Adapun terkait rencana kebijakan Pemerintah yang rencananya dilaksanakan 1 Oktober nanti, kami saat ini masih menunggu kebijakan tersebut, tapi prinsip Pertamina Patra Niaga siap menjalankan kebijakan Pemerintah,” katanya.

QR Code ini diharapkan nanti dapat menunjang kebijakan Pemerintah, sehingga Pertamina berharap masyarakat dapat segera melakukan pendaftaran. Paralel kita menunggu kebijakan yang akan ditetapkan Pemerintah.

Sebelumnya, Mulai 1 September 2024 pengendara roda empat yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU Batam wajib menunjukan QR Code My Pertamina. Jika belum terdaftar, maka pembelian BBM penugasan itu akan dibatasi maksimal 20 liter.

Aturan ini hanya berlaku selama bulan September 2024. Sebab pada 1 Oktober, yang tidak terdaftar tak akan bisa lagi mengisi pertalite di SPBU.

Kepala Cabang PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Kepri, Bagus Handoko mengatakan pihaknya menggelar sosialisasi sebagai informasi perubahaan kebijakan subsidi energi jenis pertalite agar tepat sasaran. Kegiatan yang digelar bekerjasama dengan Pemko Batam dan DPRD itu dihadiri puluhan peserta dari berbagai stakeholder terkait.

Dengan harapan para peserta bisa memberi informasi lebih luas lagi kepada masyarakat agar tidak kaget saat mengisi BBM jenis pertalite. Harapannya kegiatan sosialisasi ini sebagai informasi bahwa 1 September 2024 beli pertalite wajib menggunakan QR Code.

Menurut dia, selama masa peralihan atau bulan September, pengendara yang belum terdaftar masih tetap bisa dilayani untuk beli pertalite. Hanya saja, kuota pengisian dibatasi maksimal 20 liter, dan kemudian diminta untuk mendaftar.

“Sebenarnya tak ada pembatasaan, namun untuk menjalankan program ini, pembelian pertalite yang belum mendaftar dibatasi 20 liter,” sebut Bagus.

Namun jika pengendara sudah mendaftar maka tak akan ada lagi pembatasaan. Pengendara bisa mengisi BBM jenis pertalite sesuai dengan kebutuhan hingga kuota full kendaraan.

“Pengendara cukup mendaftar, dilayani dan pengisian bisa sesuai kuota. Kalau sesuai kapasitas mobil biasanya 40-50 liter,” ujarnya.

Masih kata Bagus, pada 1 Oktober tak akan ada lagi dispensasi bagi kendaraan yang tidak terdaftar. Pengendara yang tak bisa menunjukan QR Code secara otomatis akan ditolak oleh petugas SPBU. Sehingga pengendara akan diarahkan ke BBM jenis lain yang tidak subsidi.

“Untuk Batam, sampai saat ini sudah ada 40 ribu kendaraan yang mendaftar. Jumlah ini cukup signifikan naik dibanding saat awal sosialisasi bulan lalu,” jelasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Dideportasi ke Batam, PMI Wanita Melahirkan di Kapal

0
image0 e1725838762971
Rosmawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) melahirkan di kapal feri Citra Legacy dievakuasi setiba di Pelabuhan Batam.

batampos – Rosmawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) melahirkan di kapal feri Citra Legacy yang bertolak dari Situlang Laut Malaysia ke Batam, Sabtu (7/9) siang. Meski tanpa bantuan tenaga medis profesional, wanita berusia 33 tahun ini berhasil melahirkan dengan selamat.

Seorang bayi perempuan mungil, berhasil lahir dengan selamat dengan bantuan beberapa orang penumpang. Sayangnya, kepulangan Rosmiati, yang merupakan PMI yang dideportasi tanpa pendampingan BP2MI.

Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Eric Mario Sihotang mengatakan proses melahirkan Rosmiati berlangsung di tengah perjalanan.

“Iya benar, seorang penumpang melahirkan diatas kapal, ia merupakan PMI yang dideportasi dari Malaysia,” ujar Eric yang dihubungi Batampos, Minggu (8/9).

Menurut dia, proses bersalin PMI wanita itu dibantu beberapa penumpang. Meski berhasil melahirkan putri kecil, kondisi Rosmiati sempat lemas karena plasenta belum lepas.

“Jadi karena kondisi lemas, ibu ini langsung kami larikan ke rumah sakit Elisabeth Batamkota,” sebut Eric.

Dikatakan Eric, penumpang tersebut merupakan PMI yang dideportasi dari Malaysia. Namun proses deportasi tidak didampingi petugas BP2MI.

“Sayang saja tidak didampingi, apalagi kondisi penumpang sudah hamil tua, sehingga melahirkan di kapal,” jelas Eric.

Masih kata Eic, proses evakuasi penumpang itu dilakukan dengan cepat dibantu oleh beberapa pihak. Mulai dari evakuasi dari kapal hingga ke rumah sakit.

“Ada banyak petugas yang cepat tanggap, sehingga penumpang cepat ditangani dan dilarikan ke rumah sakit,” pungkas Eric. (*)

 

Reporter: Yashinta

Dukung Hilirisasi, PT Batam Timah Sinergi Bangun Pabrik Pengolah Timah

0

timah 1batampos – Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) mengunjungi lokasi proyek hilirisasi timah di Sei Lekop, Sagulung Batam, Jumat (6/9/2024). Kunjungan ini menggarisbawahi pentingnya hilirisasi dan upaya menambah nilai strategis bagi industri timah Indonesia yang saat ini merupakan produsen terbesar kedua di dunia.

Tampak di lokasi ada Ketua Umum AETI, Harwendro Adityo Dewanto, yang tak lain ialah menantu dari Hashim Djojohadikusumo sekaligus Keponakan Prabowo Subianto. Terlihat pula petinggi PT Batam Timah Sinergi. Selain itu, ada juga Soehasono/ Ahua; pemilik dan pendiri PT Prima Dredge Team, dengan ditemani para figur penting di sektor industri timah nasional.

Indonesia, sebagai produsen logam timah terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok, telah lama mengekspor timah sebagai komoditas strategis ke berbagai negara. Namun, PT Batam Timah Sinergi hadir dengan visi untuk melakukan hilirisasi, menambah nilai ekonomi logam timah dengan mengolahnya menjadi produk turunan berupa senyawa kimia tinah.

Langkah ini sejalan dengan cita-cita Presiden Joko Widodo yang mendorong hilirisasi komoditas nasional guna meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

PT Batam Timah Sinergi, yang didukung oleh PT Prima Dredge Team, akan memanfaatkan lahan seluas 6 hektare untuk memproduksi senyawa kimia timah dalam bentuk cair. Produk yang dihasilkan mencakup Stannic Chloride, Di Methyl Tin DiChloride, dan Methyl Tin Mercaptide dengan total kapasitas produksi mencapai 16.000 metrik ton per tahun, menjadikannya produsen terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok yang bertengger di posisi pertama.

Batam, dipilih sebagai lokasi pabrik selain sebagai kota pilihan Soehasono/ Ahua juga karena berbagai keunggulan yang dimilikinya. Seperti fasilitas infrastruktur yang memadai, keberadaan pembangkit listrik, sumber daya manusia (SDM) berkualitas, serta status kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) yang memungkinkan 90 persen hasil produksi untuk diekspor.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat peran Indonesia di kancah internasional melalui hilirisasi timah ini,” ujar Direktur Utama PT Batam Timah Sinergi, Bambang Triadi Gunawan.

Bambang menjelaskan mengenai proses produksi di pabrik tersebut. Adapun tahapannya terdiri dari tiga proses utama, yakni produksi Stannic Chloride dari timah ingot (jenis timah yang dilarang ekspor) dan klorin, produksi Dimethyl Tin Dichloride (DMTCL) dari timah ingot, methyl chloride, dan Stannic Chloride, serta produksi Methyl Tin Mercaptide melalui reaksi DMTCL dengan 2-Ethylhexyl Thioglycolate (2EHTG) dan amonia.

Keunggulan teknologi yang digunakan, lanjut dia, ada pada sistem otomatisasi pabrik, yang akan memastikan efisiensi dan konsistensi kualitas produk. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang mendukung daya saing PT Batam Timah Sinergi di pasar global.

PT Batam Timah Sinergi telah memperoleh 93 persen surat minat dari target produksi per bulan . Surat minat tersebut dari calon pelanggan internasional, termasuk dari Tiongkok, India, Amerika Serikat, Vietnam, Thailand, dan beberapa negara di Eropa. Perusahaan itu juga akan terus menjalin hubungan erat dengan para pelaku industri logam timah lokal, serta berkolaborasi dengan AETI dalam mendukung hilirisasi industri.

“Kami siap memenuhi permintaan pasar global dengan menjaga kualitas dan distribusi produk yang konsisten,” katanya.

timah
Pemilik PT. Batam Timah Sinergi Soehasono/ Ahua (baju Putih Tengah) foto bersama dengan Ketum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Harwendro Adityo Dewanto (Baju Hitam Tengah) dan Rombongan saat meninjau lokasi lahan pembangunan gedung dan pabrik di Sei Lekop Kecamatan Sagulung Batam, Jumat (6/9/2024)

Kehadiran PT Batam Timah Sinergi diproyeksikan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya di Batam. Pihaknya turut menekankan pentingnya memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan melalui hilirisasi logam timah.

“Selain menambah devisa negara melalui ekspor, kami juga akan membuka lapangan pekerjaan baru dan membantu meningkatkan perekonomian kota Batam,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, perusahaan tersebut memiliki visi untuk terus mengembangkan industri hilirisasi timah yang berkelanjutan. Bambang menyebut, bahwa pihaknya akan tetap berkomitmen untuk meningkatkan nilai tambah bagi Indonesia, baik dari sisi ekonomi, industri, maupun reputasi internasional.

“Kami akan terus berinovasi dan memperluas produk hilir logam timah, sekaligus memperkuat peran Indonesia di pasar global,” kata dia.

Dengan rencana mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026, PT Batam Timah Sinergi berharap dapat menjadi pionir dalam hilirisasi logam timah di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian visi besar Indonesia dalam mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam secara mandiri. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Dukung Hilirisasi, PT Batam Timah Sinergi Bangun Pabrik Hilirisasi Timah di Batam

0
timah
Pemilik PT. Batam Timah Sinergi Soehasono/ Ahua (baju Putih Tengah) foto bersama dengan Ketum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Harwendro Adityo Dewanto (Baju Hitam Tengah) dan Rombongan saat meninjau lokasi lahan pembangunan gedung dan pabrik di Sei Lekop Kecamatan Sagulung Batam, Jumat (6/9/2024)

batampos – Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) mengunjungi lokasi proyek hilirisasi timah di Sei Lekop, Sagulung Batam, Jumat (6/9). Kunjungan ini menggarisbawahi pentingnya hilirisasi dan upaya menambah nilai strategis bagi industri timah Indonesia yang saat ini merupakan produsen terbesar kedua di dunia.

Tampak di lokasi ada Ketua Umum AETI, Harwendro Adityo Dewanto, yang tak lain ialah menantu dari Dari Hashim Djojohadikusumo sekaligus Keponakan dari Prabowo Subianto. Terlihat pula petinggi PT Batam Timah Sinergi. Selain itu, ada juga Soehasono/ Ahua; pemilik dan pendiri PT Prima Dredge Team, dengan ditemani para figur penting disektor industri timah nasional.

Indonesia, sebagai produsen logam timah terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok, telah lama mengekspor timah sebagai komoditas strategis ke berbagai negara. Namun, PT Batam Timah Sinergi hadir dengan visi untuk melakukan hilirisasi, menambah nilai ekonomi logam timah dengan mengolahnya menjadi produk turunan berupa senyawa kimia tinah.

Langkah ini sejalan dengan cita-cita Presiden Joko Widodo yang mendorong hilirisasi komoditas nasional guna meningkatkan nilai tambah dalam negeri.

PT Batam Timah Sinergi, yang didukung oleh PT Prima Dredge Team, akan memanfaatkan lahan seluas enam hektare untuk memproduksi senyawa kimia timah dalam bentuk cair. Produk yang dihasilkan mencakup Stannic Chloride, Di Methyl Tin DiChloride, dan Methyl Tin Mercaptide dengan total kapasitas produksi mencapai 16.000 metrik ton per tahun, menjadikannya produsen terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok yang bertengger diposisi pertama.

Batam, dipilih sebagai lokasi pabrik selain sebagai kota pilihan bagi owner Soehasono/ Ahua juga karena berbagai keunggulan yang dimilikinya. Seperti fasilitas infrastruktur yang memadai, keberadaan pembangkit listrik, sumber daya manusia (SDM) berkualitas, serta status kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) yang memungkinkan 90 persen hasil produksi untuk diekspor.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat peran Indonesia di kancah internasional melalui hilirisasi timah ini,” ujar Direktur Utama PT Batam Timah Sinergi, Bambang Triadi Gunawan.

Bambang menjelaskan mengenai proses produksi di pabrik tersebut. Adapun tahapannya terdiri dari tiga proses utama, yakni produksi Stannic Chloride dari timah ingot dan klorin, produksi Dimethyl Tin Dichloride (DMTCL) dari timah ingot, methyl chloride, dan Stannic Chloride, serta produksi Methyl Tin Mercaptide melalui reaksi DMTCL dengan 2-Ethylhexyl Thioglycolate (2EHTG) dan amonia.

Keunggulan teknologi yang digunakan, lanjut dia, ada pada sistem otomatisasi pabrik, yang akan memastikan efisiensi dan konsistensi kualitas produk. Hal ini juga menjadi salah satu faktor yang mendukung daya saing PT Batam Timah Sinergi di pasar global.

PT Batam Timah Sinergi telah memperoleh 93 persen surat minat dari target produksi per bulan . Surat minat tersebut dari calon pelanggan internasional, termasuk dari Tiongkok, India, Amerika Serikat, Vietnam, Thailand, dan beberapa negara di Eropa. Perusahaan itu juga akan terus menjalin hubungan erat dengan para pelaku industri logam timah lokal, serta berkolaborasi dengan AETI dalam mendukung hilirisasi industri.

“Kami siap memenuhi permintaan pasar global dengan menjaga kualitas dan distribusi produk yang konsisten,” katanya.

Kehadiran PT Batam Timah Sinergi diproyeksikan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya di Batam. Pihaknya turut menekankan pentingnya memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan melalui hilirisasi logam timah.

“Selain menambah devisa negara melalui ekspor, kami juga akan membuka lapangan pekerjaan baru dan membantu meningkatkan perekonomian kota Batam,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, perusahaan tersebut memiliki visi untuk terus mengembangkan industri hilirisasi timah yang berkelanjutan. Bambang menyebut, bahwa pihaknya akan tetap berkomitmen untuk meningkatkan nilai tambah bagi Indonesia, baik dari sisi ekonomi, industri, maupun reputasi internasional.

“Kami akan terus berinovasi dan memperluas produk hilir logam timah, sekaligus memperkuat peran Indonesia di pasar global,” kata dia.

Dengan rencana mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026, PT Batam Timah Sinergi berharap dapat menjadi pionir dalam hilirisasi logam timah di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian visi besar Indonesia dalam mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam secara mandiri. (*)

 

Reporter: Arjuna

 

Jumaga Nadeak dan Rudy Chua, Menuju Seperempat Abad Menjadi Wakil Rakyat

0

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri akan menggelar sidang paripurna istimewa atau pelantikan terhadap 45 legislator terpilih hasil Pilge 2024, Senin (9/9) hari ini di Gedung DPRD Provinsi Kepri, Dompak, Tanjungpinang. Menariknya, dari 45 nama tersebut, masih bertahan dua politikus senior yang sedang menuju rekor seperempat abad menjadi wakil rakyat.

***

Jumaga Nadeak

Berkaca dari hasil Pileg tingkat Provinsi Kepri yang digelar pada 14 Februari 2024 lalu, Partai Gerindra keluar sebagai pemenangnya dengan mengirim sembilan orang wakil ke DPRD Provinsi Kepri untuk priode 2024-2029 mendatang. Terlepas dari itu, untuk lima tahun depan masih bercokol nama Jumaga Nadeak dan Rudy Chua.

“Ya benar, untuk DPRD Provinsi Kepri priode 2024-2029 nanti, kami (orang lama,red) yang masih bertahan, tentu ini satu kepercayaan masyarakat sebagai penyambung lidah rakyat,” ucap Jugama Nadeak, Minggu (8/9)

Rudy Chua

Jumaga Nadeak adalah merupakan politisi senio PDI Perjuangan. Sedangkan Rudy Chua juga merupakan politisi kawakan dari Partai Hanura. Baik PDI Perjuangan maupun Partai Hanura sama-sama mengalami nasib yang tidak jauh berbeda, karena kehilangan banyak kursi dibandingkan priode 2019-2024.

BACA JUGA: SPP Gratis di Kepri: DPRD Kepri Usulkan Fokus ke Keluarga Kurang Mampu

“Kita bersyukur tentunya, masih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Begitu juga dengan partai yang terus mendukung gerakan-gerakan yang kita lakukan,” jelasnya.

Jika dilihat dari hasil Pileg lalu, Gerindra dan Golkar sama-sama perkasa. Lantaran keduanya dapat mengantarkan sembilan orang wakilnya ke DPRD Provinsi Kepri. Namun Gerindra keluar sebagai pemenangnya, lantaran unggul dengan jumlah suara.

“Bagi saya, priode 2024-2029 ini adalah priode keenam, karena bertugas disaat terjadinya pemekaran Provinsi Riau dan Provinsi Kepri,” ungkapnya.

Prosesi pelantikan 45 legislator DPRD Kepri terpilih akan dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Provinsi Kepri. Adapun komposisi unsur pimpinan DPRD Provinsi Kepri untuk priode 2024-2029 mendatang, posisi Ketua akan dipegang oleh Partai Gerindra. Menyusul Golkar sebagai Wakil Ketua I, Nasdem menjabat Wakil Ketua II, dan PKS turun setingkat menjadi Wakil Ketua III.

“Saya hanya berusaha menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat dalam arti sebenarnya. Tentu satu apresiasi kepada masyarakat yang sudah memberikan amanah kepada saya,” ucap Rudy Chua.

Sebelum dilantik, DPRD Provinsi Kepri sudah memastikan 45 legislator DPRD Provinsi Kepri terpilih yang tersebar dari tujuh daerah pemilihan (Dapil) sudah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dalam mengarungi priode kelima nanti, saya akan tetap konsisten untuk bekerja di Komisi II yang membidani pariwisata, ekonomi, dan keuangan,” tambah Rudy.

Nama-nama yang dilantik hari ini, sudah ditetapkan dalam sidang pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri hasil Pemilu 2024 pada 2 Mei 2024 lalu. Ketua Komisioner KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, mengatakan dari rekapitulasi yang ditetapkan berdasarkan peraturan KPU.

“Keterwakilan perempuan cukup tinggi untuk hasil Pileg 2024 yang akan duduk di DPRD Provinsi Kepri,” ujar Indrawan Susilo.

BACA JUGA: Hadiri Hari Jadi Provinsi Riau ke 65, Jumaga Berharap Riau-Kepri Sama-Sama Unggul

Legilstor DPRD Provinsi Kepri Priode 2024-2029

1 Partai Gerindra

Clara Claudia Damayu Lase-Dapil Kepri I (Tanjungpinang)

Muhamad Najib-Dapil Kepri II (Bintan-Lingga)

Zaizulfikar-Dapil Kepri III (Karimun)

Nyanyang Haris Pratamura-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Andi S. Mukhtar-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Iman Sutiawan-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Capt. Luther Jansen-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Ririn Warsiti-Dapil Kepri VI (Nongsa-Bulang-Galang-Seibeduk)

Marzuki-Dapil Kepri VII (Natuna-Anambas)

 

2 Partai Golkar

Teddy Jun Askara-Dapil Kepri I (Tanjungpinang)

Dewi Kumalasari -Dapil Kepri II (Bintan-Lingga)

Aziz Martindaz-Dapil Kepri II (Bintan-Lingga)

Rohani-Dapil Kepri III (Karimun)

Agustian–Dapil Kepri III (Karimun)

Asmin Patros-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Zainal Abidin-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Taba Iskandar-Dapil Kepri VI (Nongsa-Bulang-Galang-Seibeduk)

Mustamin Bakri-Dapil Kepri VII (Natuna-Anambas)

3 Partai NasDem

Bobby Jayanto-Dapil Kepri I (Tanjungpinang)

Khazalik-Dapil Kepri II (Bintan-Lingga)

Jusrizal-Dapil Kepri III (Karimun)

Suhadi-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Lik Khai-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Muhammad Musofa–Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Afrizal Dachlan-Dapil Kepri VI (Nongsa-Bulang-Galang-Seibeduk)

4 Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Ismiyati-Dapil Kepri I (Tanjungpinang)

Hanafi Ekra-Dapil Kepri II (Bintan-Lingga)

Muhammad Taufiq-Dapil Kepri III (Karimun)

Bahktiar-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Muhammad Said Ridho-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Wahyu Wahyudin-Dapil Kepri VI (Nongsa-Bulang-Galang-Seibeduk)

5 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P)

Ery Suandi-Dapil Kepri III (Karimun)

Sahat Sianturi-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Jumaga Nadeak-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Saproni-Dapil Kepri VI (Nongsa-Bulang-Galang-Seibeduk)

 

6 Partai Demokrat

Harlianto-Dapil Kepri II (Bintan-Lingga)

Mesrawati-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Sumali-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

7 Partai Kebangkitan Bangsa

Aman-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Suigwan-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

8 Partai Amanat Nasional (PAN)

Edward Brando-Dapil Kepri IV (Batu Ampar, Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota)

Daeng Amhar-Dapil Kepri VII (Natuna-Anambas)

9 Partai Hanura

Rudy Chua-Dapil Kepri I (Tanjungpinang)

10 Partai Perindo

Tumpal Ari Mangasi Pasaribu-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

11 Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Onward Siahaan-Dapil Kepri V (Sekupang-Belakangpadang-Batu AJI-Sagulung)

Dapil I Kota Tanjungpinang
1. Teddy Jun Askara, dari Partai Golkar, perolehan suara sah sebanyak 12.033
2. Bobby Jayanyo, dari Partai Nasdem. Perolehan suara sah sebanyak 7.083
3. Ismiyati, dari PKS, perolehan suara sebanyak 8.302
4. Clara Claudia Damayu Lase dari Partai Gerindra. Perolehan suara 5.083
5. Rudy Chua, dari Partai Hanura, peroleh suara 13.288

– Dapil II Kabupaten Bintan-Lingga
1. Dewi Kumalasari, dari Partai Golkar. Perolehan suara 18.547
2. Khazalik, dari partai Nasdem. Perolehan suara sebanyak 12.251
3. Muhamad Najib, Partai Gerindra. Perolehan suara sebanyak 14.164
4. Harlianto, Partai Demokrat. Perolehan suara 7.741
5. Hanafi Ekra dari PKS. Perolehan suara sebanyak 10.424
6. Aziz Martindaz, dari partai Golkar. Perolehan suara 5.425

Dapil III Kabupaten Karimun

1. Hj Rohani, dari Partai Golkar. Perolehan suara sebanyak 9.387
2. Ery Suandi, dsri PDIP. Perolehan suara sebanyak 9.240
3. Zaizulfikar, dari Partai Gerindra. Perolehan suara sebanyak 6.373
4. Muhammad Taufiq, dari PKS. Perolehan suara sebanyak 5.434
5. Jusrizal dari Partai Nasdem. Perolehan suara 3.938
6. Agustian, dari Partai Golkar. Perolehan suara sebanyak 7.695

Dapil IV Kecamatan Lububkaja-Batuampar- Batamkota-Bengkong
1. Suhadi, dari partai Nasdem. Perolehan suara sebanyak 13.692
2. Nyanyang Haris Pratamura, dari Partai Gerindra. Perolehan suara sebanyak 10.231
3. Sahat Sianturi, dari PDIP. Perolehan suara sebanyak 9.780
4. Asmin Patros, dari Partai Golkar. Perolehan suara sebanyak 14.441
5. Bahktiar, dari PKS. Perolehan suara sebanyak 7.820
6. Mesrawati dari Demokrat. Perolehan suara sebanyak 10.691
7. Aman, dari PKB. Perolehan suara sebanyak 9.427
8. Edward Brando, dari PAN. Perolehan suara sebanyak 9.009
9. Lik Khai dari Partai Nasdem. Perolehan suara sebanyak 9.361
10. Andi S. Mukhtar, dari Partai Gerindra Perolehan suara 9.898

Dapil V Kecamatan Sekupang-Belakangpadang, Batuaji-Sagulung
1. Iman Sutiawan, dari Partai Gerindra. Perolehan suara sebanyak 32.926
2. Muhammad Said Ridho, dari PKS. Perolehan suara sebanyak 14.997
3. Muhammad Musofa, dari Partai Nasdem. Perolehan suara sebanyak 9.888
4. Jumaga Nadeak, dari PDIP. Perolehan suara sebanyak 9.483
5. Capt. Luther Jansen, dari Gerindra. Perolehan suara sebanyak 10.219
6. Tumpal Ari Mangasi Pasaribu, dari Perindo. Perolehan suara sebanyak 8.390
7. Suigwan, dari PKB. Perolehan suara sebanyak 10.329
8. Onward Siahaan, dari PSI. Perolehan suara sebanyak 10.442
9. Zainal Abidin, dari partai Golkar. Perolehan suara sebanyak 7.094
10. Sumali, dari Partai Demokrat. Perolehan suara sebanyak 8.943

Dapil VI Kecamatan Nongsa-Bulang-Galang-Seibeduk
1. Ririn Warsiti, dari Partai Gerindra. Perolehan suara sebanyak 10.246
2. Afrizal Dachlan, dari Partai Nasdem. Perolehan suara sebanyak 10.131
3. Wahyu Wahyudin, dari PKS. Perolehan suara sebanyak 8.062
4. Saproni, dari PDIP. Perolehan suara sebanyak 7.770
5. Taba Iskandar, dari Partai Golkar. Perolehan suara sebanyak 6.067

Dapil VII Kabupaten Natuna-Anambas
1. Marzuki, dari Partai Gerindra. Perolehan suara sebanyak 5.440
2. Mustamin Bakri, dari Golkar. Perolehan suara sebanyak 8.543
3. Daeng Amhar, dari PAN. Perolehan suara sebanyak 7.116.  (*)

Reporter: Jailani

Lubukbaja Night Carnival 2024, Meriah

0
night carnival
Salah satu peserta Lubukbaja Carnival Night. (F. Cecep Mulyana / Batam Pos)

batampos – Ribuan masyarakat antusias menyaksikan Lubukbaja Carnival Night yang digelar di sepanjang jalan kawasan Tengku Umar Nagoya, Sabtu (7/9). Kegiatan yang digelar masih dalam memeriahkan HUT RI ke 79 sekaligus silaturahmi dan serta hiburan untuk masyarakat.

Pawai ini di mulai Simpang Masjid Baitusyakur, dan berakhir di panggung utama di Simpang Tugu Lubukbaja. Lubukbaja Night Carnival 2024 dihadiri oleh Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Sekda Kota Batam Jefridin, Muspika, undangan dan masyarakat. Selain parade dan hiburan, Lubukbaja Night Carnival 2024 juga menyajikan banyak hadiah menarik yang dipersiapkan khusus untuk para pengunjung.

Camat Lubukbaja, Adisthy mengatakan Lubukbaja Night Carnival 2024 adalah puncak dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, di Kecamatan Lubukbaja. Lubukbaja Night Carnival 2024 menampilkan parade seni dan budaya yang menampilkan lebih dari 20 kelompok masyarakat dari berbagai RT, RW, organisasi masyarakat, serta sekolah-sekolah di Kecamatan Lubukbaja.

“Ini masih rangkaian memeriahkan HUT RI, dan ini puncak acara di Kecamatan Lubukbaja yang diikuti sejumlah unsur,” ujar Adisthy.

Dikatakannya, setiap kelompok menampilkan kostum-kostum unik, tarian tradisional, penampilan musik, hingga aksi teatrikal yang menceritakan perjuangan bang. Dimana terinspirasi dari keberagaman budaya di Indonesia. Dengan harapan kegiatan yang penuh warna ini dapat membawa suasana kemeriahan dan kegembiraan yang luar biasa bagi masyarakat.

“Harapannya masyarakat dapat turut merasakan euforia kemerdekaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan juga dengan pemerintah,” ungkapnya.

Dikatakannya, pasca kegiatan itu pihaknya juga menyiapkan undian untuk masyarakat. undian merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program-program kecamatan dan turut serta menjaga semangat kebersamaan.

“Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada Walikota Batam Pak Rudi, Wakil Walikota Batam Pak Amsakar, Sekda Pak Jefridin, Kapolrestas Barelang, Dandim 0316 Batam, jajaran UPIKA Kecamatan Lubukbaja, RT/RW, para sponsor dan semua pihak yang mendukung kegiatan Lubukbaja Night Carnival 2024,” ujarnya.

Sementara, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyambut baik Lubukbaja Carnival Night. Menurutnya kegiatan tersebut memberikan energi positif untuk masyarakat.

“Kegiatan ini berlangsung meriah dan sukses karena dapat dukungn dari warga. Teruslah bangun kebersamaan, karena kebersaamaan merupakan energi positif. Mari sama-sama buat Batam jadi lebih hebat,” pungkas Amsakar. (*)

 

Reporter : Yashinta

Dukungan Konstituen Walfentius Tindaon Menguatkan Langkah Pasangan ‘SAYANG’ di Pilgub Kepri

0

SAYANGbatampos – Dukungan untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura yang akrab disapa dengan tagline ‘SAYANG’, semakin menguat.

Salah satu dukungan datang dari anggota DPRD Batam, Walfentius Tindaon. Secara tegas dia menyatakan siap memenangkan pasangan tersebut pada Pilkada Kepri yang akan berlangsung 27 November mendatang.

Walfentius yang sebelumnya berhasil meraih sekitar 6.000 suara di Dapil III Batam; Nongsa, Sei Beduk, Gulang, dan Galang pada Pileg lalu, mengajak seluruh tim dan konstituennya untuk turut serta memenangkan pasangan ‘SAYANG’.

“Kami memiliki komunitas sosial yang telah berjalan selama dua tahun. Dengan itu, kami telah membangun kedekatan emosional yang kuat,” katanya, dalam silaturahmi bersama Ansar Ahmad di Hotel Hokkie, Minggu (8/9).

Ia mengimbau kepada seluruh pendukung dan konstituennya untuk bergerak bersama-sama dalam mendukung pasangan SAYANG. “Mari kita ajak kerabat dan keluarga untuk memenangkan pasangan ini. Mereka adalah calon yang benar-benar memahami masyarakat Kepri,” tambahnya.

Sementara itu, Ansar Ahmad menyambut baik dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Sokongan tersebut memberikan energi tambahan dalam upaya sosialisasi dan kampanye di seluruh Kepri.

Provinsi Kepri, yang terdiri dari ribuan pulau, menurut Ansar, memerlukan anggaran besar untuk pembangunannya. Dengan dukungan dari pemerintah pusat yang akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, ia berharap Kepri bisa mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar.

Dia turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Kepri. Beberapa di antaranya adalah pembangunan rumah sakit jiwa, sekolah, rumah singgah, serta pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah yang kini mampu menangani penyakit jantung. Selain itu, Pemprov Kepri juga memberikan subsidi SPP bagi siswa SLTA di Kepri.

“Di Kepri, tidak ada warga kelas satu atau kelas dua. Semua memiliki hak dan kewajiban yang sama. Hingga kini, kami masih memberikan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan di Kepri,” ujar Ansar.

Pemerintah menyediakan pinjaman untuk UMKM dengan bunga nol persen melalui kerjasama dengan BRK Syariah, di mana bunga pinjaman tersebut dibayarkan oleh Pemprov Kepri.

Lebih lanjut, Ansar menekankan bahwa Kepri merupakan miniatur Indonesia dengan berbagai suku dan ras hidup berdampingan dengan harmonis. Di masa depan, Kepri dapat menjadi contoh bagi provinsi lain sebagai wilayah yang masyarakatnya memiliki nilai sosial dan budaya tinggi.

“Semua masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, petahana Ansar juga mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama memenangkan pasangan ‘SAYANG’ dalam Pilgub Kepri mendatang, serta pasangan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra atau ‘ASLI’ untuk Pilwako Batam. (*)

 

Reporter: Arjuna

Komisi II DPR RI Siapkan 3 Opsi Alternatif Atasi Potensi Kemenangan Kotak Kosong saat Pilkada 2024

0
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera. (Dok Antara)

batampos – KPU RI mencatat ada 41 daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal saat Pilkada Serentak 2024.

Pilkada seretnak yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang, secara rinci menyatakan 41 daerah itu terdiri dari satu provinsi, 35 kabupaten, dan lima kota.

Itu berarti, calon kepala daerah di wilayah-wilayah tersebut akan melawan kotak kosong saat Pilkada.

Menanggapi hal tersebut, Komisi II DPR RI akan mempertimbangkan tiga opsi kepada KPU dalam rapat konsultasi pada Selasa (10/9) guna membahas fenomena kotak kosong tersebut atau jika pemenang Pilkada adalah kotak kosong.

Menurut Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera, ketiga opsi tersebut ada kelebihan namun juga ada kekurangannya.

Opsi pertama, digelar pilkada ulang dengan kotak kosong melawan pasangan calon, seperti yang ada di sejumlah daerah saat ini.

“Opsi kedua, pilkada dipercepat, pada dua tahun ke depan, dan dibuka pendaftaran baru selama (daerah) itu dijabat penjabat,” ujar Mardani seperti dikutip dari Antara.

Opsi ketiga, selama lima tahun daerah tersebut dijabat oleh penjabat kepala daerah.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia meminta agar masyarakat tidak berpikir negatif dengan fenomena kotak kosong pada Pilkada Serentak 2024.

Menurut dia, pihak-pihak terkait juga sudah melakukan sejumlah upaya agar daerah-daerah yang hanya memiliki calon kepala daerah tunggal bisa bertambah peserta pilkadanya.

“Kan kita sudah memberikan kesempatan seluruh daerah ini untuk munculnya calon-calon, baik pakai mekanisme usulan partai politik atau gabungan partai politik, maupun juga dari calon perseorangan. Bahkan, terakhir kan ambang batasnya diturunkan oleh Mahkamah Konstitusi, walaupun waktunya cukup singkat sebelum pendaftaran (Pilkada 2024),” katanya.

Ia menambahkan bahwa fenomena kotak kosong muncul karena dua faktor. Faktor pertama adalah situasi sosial politik belum memungkinkan untuk memunculkan banyak calon.

“Itu mungkin karena proses pembinaan situasi sosial politik memang belum memungkinkan untuk munculnya banyak tokoh, banyak figur. Kedepannya partai politik harus lebih banyak membangun atau membina kader-kader-nya,” katanya.

Faktor kedua, ongkos politik di Indonesia cukup mahal, termasuk untuk mengikuti kontestasi pilkada.

“Kalau ada orang yang merasa mampu, mereka selama ini punya ketokohan yang baik, tapi begitu dihadapkan dengan realitas politik pemilu ini mahal, harus menyiapkan sekian besar logistik, ya mereka jadinya enggak siap, mundur akhirnya,” tuturnya.

Di sisi lain, KPU sendiri juga memiliki opsi untuk menyikapi potensi kemenangan kotak kosong pada Pilkada tahun ini.

“Kalau secara prinsip, KPU menyiapkan tahapan pilkada itu teoritis sembilan bulan. Ya sudah kan, arahnya mungkin tidak akan jauh beda, kemungkinan masih tetap menjelang akhir tahun 2025. Itu opsi ya,” kata anggota KPU RI August Mellaz. (*)

Sumber: JP Group

Antusiasme Warga dan Wisatawan Ramaikan Pesta Anak Pantai Tanjung Riau 2024

0
IMG 20240908 151411
Perlombaan sampan layar dengan berbagai kategori semarakkan Pesta Anak Pantai yang berlangsung di Pantai Tanjung Riau, Sekupang.

batampos – Pesta Anak Pantai yang berlangsung di Pantai Tanjung Riau, Sekupang, Minggu, 2 September 2024, berjalan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Acara tahunan ini berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung, mulai dari warga lokal hingga wisatawan yang ingin merasakan suasana pantai yang meriah dan penuh kegiatan seru.

Acara dibuka dengan berbagai lomba air yang menguji keterampilan peserta, seperti perlombaan sampan layar dengan berbagai kategori (orang 9, 7, dan 5), kapal speed boat standar dan racing, pacu boat pancung, hingga sampan dayung.
Selain itu, tarian lokal turut ditampilkan, menambah nuansa kearifan budaya lokal yang kuat. Setiap perlombaan dipenuhi sorak-sorai dan semangat para peserta, menciptakan suasana yang penuh persaingan sekaligus kebersamaan.
Daya tarik utama yang membuat suasana semakin memuncak adalah hadiah doorprize yang spektakuler, di mana dua unit motor disediakan bagi pengunjung yang beruntung. Hal ini tak hanya menarik perhatian peserta lomba, tetapi juga memancing antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan acara dengan semangat tinggi.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang hadir untuk membuka acara, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian kota, terutama dalam mempromosikan pariwisata lokal. Ia mengingatkan semboyan “Batam Anti Kumuh” dan menyoroti perkembangan positif Tanjung Riau sebagai salah satu wilayah yang semakin teratur dan rapi.
“Tanjung Riau sekarang sudah baik dan rapi, mari kita terus jaga dan perkuat ini. Kegiatan seperti ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat kita,” ujar Rudi.
Ia juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Tanjung Riau, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti acara ini. Rudi berharap, kegiatan seperti Pesta Anak Pantai dapat menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Batam. Ia juga mengajak tokoh masyarakat setempat untuk terus menjaga lingkungan dan melestarikan budaya.
Sementara itu, Hasim salah satu tokoh masyarakat Tanjung Riau, menekankan bahwa Pesta Anak Pantai adalah agenda tahunan yang digelar untuk memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.
“Alhamdulillah, ini adalah bentuk silaturahmi dengan masyarakat serta upaya menjaga dan melestarikan budaya lokal,” kata Hasim, yang dikenal sangat peduli dengan pelestarian budaya Batam.
Hasim juga merasa senang atas kehadiran Wali Kota Muhammad Rudi yang langsung turun tangan membuka acara. Menurutnya, kehadiran pemimpin daerah turut memberikan semangat kepada para peserta dan masyarakat. Acara kali ini diikuti oleh 20 pasang peserta lomba, jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan tiga tahun sebelumnya, di mana perlombaan sempat terhenti akibat pandemi.
“Dukungan masyarakat sangat luar biasa, dan saya berharap acara ini dapat terus digelar setiap tahunnya,” tambah Hasim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dan tetap mengawal pesta demokrasi yang akan datang. Acara Pesta Anak Pantai di Tanjung Riau bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah mempererat solidaritas dan kebanggaan masyarakat lokal, sekaligus mempromosikan Batam sebagai kota wisata yang ramah dan dinamis. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra 

Amir Jamaah Ansharut Daulah Bima yang Terafiliasi dengan ISIS Dibekuk

0
Ilustrasi tim densus 88 saat bertugas mengamankan lokasi. (Dok Jawapos.com)

batampos – Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap dua terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penangkapan keduanya berlangsung pada Rabu (4/9). Seorang tersangka punya posisi sebagai amir atau pimpinan kelompok JAD.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombespol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, dua tersangka yang ditangkap berinisial LHM dan DW. Mereka dibekuk di dua lokasi yang berbeda. DW ditangkap di Jalan Gajah Mada, Penarega, Bima, pukul 08.55 Wita. Sedangkan LHM diciduk di Pentol, Kecamatan Mpunda, Bima, sekitar pukul 09.09 Wita.

“LHM berperan menjadi amir atau orang yang dituakan di dalam kelompok JAD. Dia sering memberikan khotbah Jumat dengan tema radikal,” katanya. LHM juga berperan mengerahkan anggotanya untuk kegiatan ketangkasan fisik dan menggerakkan kegiatan halaqah di wilayah Bima, Sumbawa Barat, dan Pulau Lombok. Sedangkan DW berperan dalam proses kaderisasi.

Keduanya menghimpun anggota untuk melaksanakan pelatihan bela diri hingga renang di laut. Tujuannya untuk penguatan fisik dan persiapan aksi teror. “Keduanya mengikuti baiat massal kepada kelompok ISIS dan bergabung kelompok JAD Bima,” terang Erdi. Dari sejumlah penggerebekan, Densus 88 menemukan sejumlah alat bukti. Antara lain senapan angin dan 15 buku.

Erdi menegaskan, sesuai keputusan pengadilan, JAD ditetapkan sebagai kelompok teror. Karena itu, dia berharap masyarakat peka dan tidak berhubungan dengan kelompok tersebut. (*)

Sumber: JP Gruop