Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima penghargaan saat menghadiri malam puncak HUT ke 13 Kompas TV dengan tema Indonesia 13ersatu di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Rabu (11/9/2024) malam. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima penghargaan apresiasi daerah peduli pengembangan UMKM dan potensi sumber daya lokal.
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Roby dalam mendukung perkembangan UMKM melalui berbagai program dan kebijakan salah satunya melalui program subsidi bunga 0 persen bagi UMKM.
Penghargaan tersebut diterima saat menghadiri malam puncak HUT ke 13 Kompas TV dengan tema Indonesia 13ersatu, Rabu (11/9/2024) malam di The Tribrata Darmawangsa Jakarta.
Penghargaan ini merupakan hasil penilaian bersama kementerian terkait terhadap komitmen pemerintah daerah.
Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan Wakil Presiden RI ke 10 dan ke 12 RI H. Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI ke 11 Boediono, Panglima TNI hingga Kapolri serta sederet artis hingga komedian nasional.
Terkait penghargaan yang diterimanya, Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyebutkan semua penghargaan dan apresiasi yang diterima adalah hasil kerja keras seluruh jajaran termasuk masyarakat.
“Alhamdulillah, malam ini kita terima lagi penghargaan nasional. Banyak penghargaan yang diterima Bintan, ini bukti kinerja yang luar biasa. Tapi sekaligus juga jadi pecutan untuk terus berinovasi,” tambah Roby.
Pemerintah Kabupaten Bintan sendiri memang sangat konsisten dalam mengembangkan UMKM dengan memanfaatkan potensi lokal. Program subsidi bunga 0 persen bagi UMKM sejak tahun 2022 lalu hingga tahun 2023 telah dimanfaatkan oleh 668 debitur dari berbagai sektor UMKM.
Direktur Utama Kompas TV Rikard Bagun dalam sambutannya menjelaskan semangat kebersamaan untuk bersatu membangun Indonesia. Pesan ini dituangkannya dalam komitmen kehadiran media yang mengiringi perjalanan bangsa. (*)
batampos – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain mengingatkan seluruh pegawai Kemenag, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN untuk tetap menjaga netralitas di tengah suasana politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang semakin dekat.
Zulkarnain menekankan bahwa meskipun ASN memiliki hak untuk memilih, mereka tetap harus menjaga netralitas dan tidak boleh terlibat dalam aktivitas politik praktis, seperti kampanye.
“Sebagai ASN, kita punya hak pilih, tapi kita tidak boleh ikut berkampanye,” ujarnya, Jumat (13/9).
Dengan semakin dekatnya Pilkada, pesan ini diharapkan mampu menjaga integritas serta profesionalitas ASN di lingkungan Kemenag Kota Batam, sehingga pelayanan publik tidak terganggu oleh dinamika politik.
Zulkarnain juga menegaskan pentingnya meningkatkan disiplin dan kualitas pelayanan. “Kita harus terus meningkatkan pelayanan dan disiplin. Apa yang kita kerjakan harus selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan,” tambahnya.
Selain soal netralitas, Zulkarnain mengingatkan seluruh pegawai agar tidak lengah terhadap informasi penting yang dikeluarkan oleh Kantor Kemenag Kota Batam, termasuk terkait pemetaan ASN dan uji kompetensi.
“Saat ini ada informasi pemetaan ASN dan uji kompetensi. Jangan sampai ada yang tidak mengetahui informasi tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkarnain juga menyampaikan bahwa Kantor Kemenag Kota Batam telah ditunjuk sebagai pilot project untuk Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Ia mengajak seluruh pegawai untuk berkomitmen bersama dalam mencapai target tersebut.
“Ini adalah tujuan kita bersama. Kita harus memiliki sikap positif, bekerja sama sebagai tim, saling membantu, dan terus berbenah jika ada yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Menanggapi isu netralitas ASN, Ketua Bawaslu Batam, Antonius Itoloha Gaho, menyatakan bahwa menjaga netralitas ASN adalah salah satu tantangan utama menjelang Pilkada 2024.
“Kerja sama yang baik antara Pemerintah Batam dan Bawaslu sangat diperlukan untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Batam,” kata Antonius.
Ia menegaskan bahwa Bawaslu Batam siap bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan netralitas ASN selama proses Pilkada. “Dengan demikian, kita bisa mencegah terjadinya pelanggaran,” lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk menjaga profesionalitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, netralitas ASN adalah prinsip dasar yang harus dipertahankan agar Pilkada berjalan adil dan bebas dari intervensi.
“Kami memastikan bahwa seluruh ASN di Batam tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis, sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Dengan berbagai pihak yang terus mengingatkan pentingnya netralitas ASN, diharapkan Pilkada 2024 di Batam dapat berjalan dengan lancar, adil, dan demokratis tanpa gangguan atau intervensi politik. (*)
Tim gabungan dari Sipir, TNI dan Polri saat menggeledah kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Batam, Kamis (12/9). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Tim gabungan dari Sipir, TNI dan Polri lakukan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Batam, Kamis (12/9). Satu persatu kamar hunian WBP digeledah untuk memastikan bahwa kamar hunian WBP bebas dari narkoba ataupun benda-benda yang dilarang lainnya.
Kalapas Batam Heri Kusrita menjelaskan, dalam penggeledahan ini pihaknya menerjunkan banyak personil gabungan diantaranya; 24 orang Pegawai Lapas Batam, lima orang personel Polsek Sagulung, lima orang personel Koramil 0316-02 Sekupang dan enam orang personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam.
“Semua kamar hunian digeledah dengan teliti. Sebelum warga binaan dikeluarkan dari kamar hunian, badan mereka juga diperiksa secara detail, ” kata Heri.
Penggeledahan yang berjalan sekitar dua jam ini, petugas gabungan tidak menemukan narkoba di dalam lingkungan Lapas. Petugas hanya menyita sejumlah benda yang dilarang seperti; kartu remi, sendok stainless dan benda tajam. Barang dilarang berada dalam lingkungan Lapas ini didata kemudian dimusnahkan saat itu juga.
“Alhamdulillah, untuk narkoba bersih. Tak ada yang kita temukan dan ini yang kita harapkan bahwa dalam lingkungan Pemasyarakatan ini tidak boleh ada narkoba. Yang lainnya (benda tajam, kartu permainan ketangkasan) memang ada tapi langsung kita sita dan musnahkan. Kegiatan hari ini berjalan aman dan tertib, ” ujar Heri.
Dijelaskan Heri, kegiatan ini sebagai deteksi dini lapas Batam untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam bidang keamanan, serta implementasi tiga kunci pemasyarakatan maju plus back to basic serta mewujudkan Lapas Batam Zero Halinar (HP, pungli, dan narkoba).
“Kita tahu bahwa masyarakat di dalam sini didominasi kasus narkoba. Ini yang kita jaga agar selama menjalani pembinaan di sini mereka tak lagi berhubungan dengan narkoba. Ini sudah jadi komitmen bersama bahwa narkoba harus diperangi, ” kata Heri.
Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Batam, Andre Silalahi yang mengkoordinir jalannya penggeledahan juga menyampaikan hal yang sama. Blok hunian WBP yang digeledah tidak dijumpai benda atau barang yang paling dilarang seperti narkoba, pisau, ponsel dan senjata tajam berat lainnya.
“Dalam arti situasi di dalam blok hunian masih aman terkendali, ” ujar Andre.
Selain melakukan penggeledahan, dalam kegiatan yang sama, petugas gabungan juga melakukan tes urine kepada 3 WBP yang dipilih secara acak. Tes urine ini untuk lebih memastikan lagi bahwa Lapas Batam memang benar-benar bebas dari narkoba. (*)
“Saat kru film dalam kondisi terbaiknya, rasanya seperti bekerja dengan keluarga besar,” ucapnya kepada People.
Menurut Deadline, Without Blood merupakan film yang diadaptasi dari novel karya Alessandro Barrico.
Pemeran utama dari film tersebut adalah Salma Hayek dan Demián Bichir. Film itu menceritakan tentang seorang wanita dewasa yang bertemu langsung dengan ayahnya dan
pembunuh adik laki-lakinya.
Aktris 49 tahun tersebut mengatakan bahwa sang penulis novel menantangnya sebagai sutradara.
“Ia berkata kepada saya, saat pertama kali bertemu dengan Barrico. Mereka akan memaksa Anda untuk mengubah akhir cerita, mereka akan memaksa Anda untuk memilih negara, mereka akan memaksa Anda untuk memutuskan tahun berapa sekarang. Cobalah untuk bertahan, karena memang seperti itulah yang seharusnya,” ucapnya ketika sesi tanya jawab usai pemutaran film Without Blood.
Alessandro Barrico juga mengaku senang bahwa tokoh yang dibayangkannya menjadi hidup. “Saya mendoakan semoga film ini bisa sukses besar,” kata penulis asal Italia itu.
Saat pemutaran perdana, Jolie terlihat datang di festival bersama Pax Jolie-Pitt. Pax berfoto bersama ibunya dengan bekas luka di dahinya dan bagian atas hidungnya.
Kabar dari TMZ menyebutkan bahwa Pax mendapatkan bekas luka tersebut saat berkendara di tengah kemacetan Los Feliz Boulevard, Los Angeles pada tanggal 29 Juli.
Putra Angelina Jolie berusia 20 tahun tersebut mengalami kecelakaan dengan menabrak bagian belakang mobil yang berhenti di lampu merah.
Media tersebut juga mengabarkan bahwa Pax tidak menggunakan helm saat kecelakaan terjadi. (*)
Calon Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dengan disamping sejumlah elit parpol di Batam saat berbincang bersama sejumlah keder PSI Batam di agenda kopdar. Foto: Arjuna/ Batam Pos
batampos – PSI Kota Batam menggelar kopi darat (kopdar) pengurus se-Kota Batam, di Ballroom Harmoni One Hotel, Kamis (12/9) malam. Itu digelar juga untuk bersilaturahmi bersama pasangan calon kepala daerah Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW PSI Kepri, Anto Duha menegaskan komitmen partainya untuk memenangkan pasangan calon Amsakar Achmad dan Li Claudia (ASLI) dalam Pilwako Batam 2024. Katanya, meskipun PSI dianggap partai kecil, pergerakan mereka tetap masif dan penuh semangat.
“Jangan diragukan pergerakan PSI. Walaupun kecil tapi masif untuk menangkan pasangan yang kita usung. Kita bertanggung jawab untuk memenangkan pasangan ASLI,” kata Anto dalam pidatonya.
Dirinya juga menyoroti isu kotak kosong yang sering dibahas dalam perbincangan politik. Sebab selama ini calon yang mereka usung digembar-gemborkan menghadapi kotak kosong.
“Saya selalu mendengar bahwa kotak kosong tidak demokratis. Kalau kotak kosong itu tidak bisa, ubah saja Undang-Undang-nya. Kotak kosong itu juga demokrasi,” ujarnya.
Namun, dengan kehadiran lawan di Pilwako Batam kali ini, PSI menekankan kesiapan mereka untuk bekerja keras memenangkan pasangan ‘ASLI’.
“Yang pasti adalah kita siap memenangkan Pilwako Batam. PSI akan menggerakkan seluruh mesin partai, baik di tingkat kecamatan maupun seluruh kader untuk memenangkan Amsakar dan Li Claudia,” ujar Anto.
Sementara itu, Li Claudia Chandra yang turut hadir dalam acara tersebut, mengajak seluruh pengurus PSI untuk bekerja solid dalam memenangkan pasangan ASLI.
Dirinya mengaku sudah melakukan kunjungan ke 12 kecamatan dan 64 kelurahan di Batam, mendengarkan berbagai keluhan dari masyarakat. “Banyak sekali keluh-kesah masyarakat yang harus kita tangani,” katanya.
Lalu, bicara soal program, bahwa visi misi yang diusung pasangan ‘ASLI’ akan mulai berjalan pada 2025. Namun, ia minta semua struktur tim bergerak memenangkan Pilwako Batam.
Dengan pengalaman panjang di dunia politik, Li Claudia merasa optimis akan kesuksesan mereka di Pilwako Batam. Dengan semangat tersebut, ia harap PSI Batam siap bergerak penuh untuk memenangkan pasangan Amsakar dan Li Claudia.
“Saya sudah 10 tahun menjadi ketua partai. Sudah banyak dapat tugas atau mandat dari partai. Kalau saya bukan petarung, tidak mungkin Pak Prabowo perintahkan saya untuk maju,” katanya. (*)
Petugas saat memberikan vaksin polio kepada anak. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di wilayah kerja Puskesmas Sekupang, Batam, masih terus berlangsung dengan target agar semua anak usia 0 – 7 tahun 11 bulan 29 hari di wilayah tersebut mendapatkan vaksin polio.
Untuk mencapai cakupan imunisasi yang optimal, pihak Puskesmas Sekupang melakukan kegiatan sweeping, yaitu mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk memastikan anak-anak yang belum divaksin segera mendapatkan imunisasi.
Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, menjelaskan bahwa meskipun pelaksanaan PIN Polio tahap pertama telah berjalan dengan capaian yang cukup baik, pihaknya tetap melakukan upaya jemput bola agar tidak ada anak yang terlewatkan.
“Saat ini, kami sedang fokus pada sweeping untuk menjangkau anak-anak yang belum terdata atau belum sempat mendapatkan vaksinasi polio. Kami berupaya keras agar semua anak terlindungi dari risiko penyakit polio yang berbahaya,” ujar Indriani, Jumat (13/9).
Ia merinci, pada pelaksanaan PIN Polio tahap pertama, Puskesmas Sekupang menargetkan sebanyak 9.839 anak dari tiga kelurahan di wilayah kerja mereka. Dari jumlah tersebut, hingga akhir tahap pertama, sebanyak 8.305 anak telah berhasil mendapatkan vaksinasi, mencapai cakupan sebesar 84,4 persen.
Untuk tahap kedua yang saat ini masih berlangsung, cakupan sementara menunjukkan angka 63,3 persen per tanggal 9 September 2024. Pihak puskesmas terus mendorong peningkatan angka ini melalui kegiatan sweeping yang dijadwalkan hingga akhir pelaksanaan PIN Polio tahap kedua.
“Dengan adanya sweeping, kami berharap angka cakupan imunisasi polio dapat terus meningkat hingga mencapai 100 persen, sehingga semua anak di wilayah kami dapat terlindungi secara maksimal,” tambah Indriani.
Imunisasi polio menjadi sangat penting dalam rangka mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak-anak. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera membawa anak-anak mereka ke Puskesmas Sekupang atau pos imunisasi terdekat jika belum mendapatkan vaksin.
Program PIN Polio ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencapai eliminasi polio di Indonesia. Pelaksanaan imunisasi polio diharapkan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dan mencegah penyebaran virus polio di tengah masyarakat.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam Melda Sari mengatakan, tim kesehatan telah dikerahkan untuk menjangkau pulau-pulau terpencil dengan berbagai cara. Termasuk lewat jalur laut menggunakan perahu motor, serta berjalan kaki di daerah yang sulit diakses.
“Kami terus rutin kesana, tim langsung jemput bola agar masyarakat hiterland mendapatkan imuniasi polio,” kata Melda.
Menurutnya, pemberian imunisasi Polio sangat penting untuk mencegah virus polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak yang belum mendapat imunisasi polio lengkap. Sasarannya ialah anak usia 0 hingga 7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
“Sejauh ini tidak ada kendala masyarakat di pulau itu sangat koperatif,” tambah Melda.
Dinkes Batam berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan PIN Polio yang akan dilaksanakan untuk memperkuat imunitas serta kekebalan, terutama untuk polio tipe 2 yang saat ini sangat rendah. Hal ini juga sebagai upaya untuk memutus transmisi virus polio yang telah ada saat ini.
Sasaran imunisasi polio di Kota Batam sebanyak 184.804 anak berusia 0 – 7 tahun 11 bulan 29 hari. Pelaksanaan PIN polio dilakukan serentak di seluruh puskesmas, posyandu dan sekolah-sekolah dasar yang ada di Batam. “Kami menghimbau para orang tua yang memiliki anak berusia 0-7 tahun untuk mendatangi pos polio di wilayah masing-masing, ” tuturnya. (*)
Petugas saat memberikan vaksin polio kepada anak. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di wilayah kerja Puskesmas Sekupang, Batam, masih terus berlangsung dengan target agar semua anak usia 0 – 7 tahun 11 bulan 29 hari di wilayah tersebut mendapatkan vaksin polio.
Untuk mencapai cakupan imunisasi yang optimal, pihak Puskesmas Sekupang melakukan kegiatan sweeping, yaitu mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk memastikan anak-anak yang belum divaksin segera mendapatkan imunisasi.
Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, menjelaskan bahwa meskipun pelaksanaan PIN Polio tahap pertama telah berjalan dengan capaian yang cukup baik, pihaknya tetap melakukan upaya jemput bola agar tidak ada anak yang terlewatkan.
“Saat ini, kami sedang fokus pada sweeping untuk menjangkau anak-anak yang belum terdata atau belum sempat mendapatkan vaksinasi polio. Kami berupaya keras agar semua anak terlindungi dari risiko penyakit polio yang berbahaya,” ujar Indriani, Jumat (13/9).
Ia merinci, pada pelaksanaan PIN Polio tahap pertama, Puskesmas Sekupang menargetkan sebanyak 9.839 anak dari tiga kelurahan di wilayah kerja mereka. Dari jumlah tersebut, hingga akhir tahap pertama, sebanyak 8.305 anak telah berhasil mendapatkan vaksinasi, mencapai cakupan sebesar 84,4 persen.
Untuk tahap kedua yang saat ini masih berlangsung, cakupan sementara menunjukkan angka 63,3 persen per tanggal 9 September 2024. Pihak puskesmas terus mendorong peningkatan angka ini melalui kegiatan sweeping yang dijadwalkan hingga akhir pelaksanaan PIN Polio tahap kedua.
“Dengan adanya sweeping, kami berharap angka cakupan imunisasi polio dapat terus meningkat hingga mencapai 100 persen, sehingga semua anak di wilayah kami dapat terlindungi secara maksimal,” tambah Indriani.
Imunisasi polio menjadi sangat penting dalam rangka mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak-anak. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera membawa anak-anak mereka ke Puskesmas Sekupang atau pos imunisasi terdekat jika belum mendapatkan vaksin.
Program PIN Polio ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencapai eliminasi polio di Indonesia. Pelaksanaan imunisasi polio diharapkan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh anak dan mencegah penyebaran virus polio di tengah masyarakat.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam Melda Sari mengatakan, tim kesehatan telah dikerahkan untuk menjangkau pulau-pulau terpencil dengan berbagai cara.Termasuk lewat jalur laut menggunakan perahu motor, serta berjalan kaki di daerah yang sulit diakses.
“Kami terus rutin kesana, tim langsung jemput bola agar masyarakat hiterland mendapatkan imuniasi polio,” kata Melda
Menurutnya, pemberian imunisasi Polio sangat penting untuk mencegah virus polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak yang belum mendapat imunisasi polio lengkap. Sasarannya ialah anak usia 0 hingga 7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya.
“Sejauh ini tidak ada kendala masyarakat di pulau itu sangat koperatif,” tambah Melda.
Dinkes Batam berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan PIN Polio yang akan dilaksanakan untuk memperkuat imunitas serta kekebalan, terutama untuk polio tipe 2 yang saat ini sangat rendah. Hal ini juga sebagai upaya untuk memutus transmisi virus polio yang telah ada saat ini.
Sasaran imunisasi polio di Kota Batam sebanyak 184.804 anak berusia 0 – 7 tahun 11 bulan 29 hari. Pelaksanaan PIN polio dilakukan serentak di seluruh puskesmas, posyandu dan sekolah-sekolah dasar yang ada di Batam. “Kami menghimbau para orang tua yang memiliki anak berusia 0-7 tahun untuk mendatangi pos polio di wilayah masing-masing, ” tuturnya. (*)
Polisi saat mengatur arus lalu lintas di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Polsek Batuaji dan Sagulung rutin melakukan pengawasan di gerbang keluar masuk murid SD dan siswa SMP yang sekolahnya persis di pinggir jalan utama tersebut. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – Polsek Batuaji dan Sagulung rutin melakukan pengawasan di gerbang keluar masuk murid SD dan siswa SMP yang sekolahnya persis di pinggir jalan utama.
Ini dilakukan karena, sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan utama di sana belum ada zona selamat sekolah. Polisi harus terjun ke lapangan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa dan siapa saja yang beraktivitas di lingkungan sekolah dan jalan raya tersebut.
Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal melalui kasi humas Polsek Batuaji Bripka Harefa menuturkan, di sepanjang ruas jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang dan jalan Marina City sedikitnya ada empat sekolah yang berada di pinggir jalan utama.
Aktifitas keluar masuk siswa langsung berhadapan dengan hilir mudik kendaraan di jalan raya sehingga perlu pengawasan serta pengaturan arus lalu lintas.
“Setiap hari kita upayakan untuk lakukan pengawasan. Semua lokasi persimpangan kita awasi biar aman dan lancar arus lalulintas. Begitu juga dengan jalan yang menjadi titik keluar masuk anak sekolah juga kita jaga. Biar anak-anak aman dan arus lalu lintas pun tetap lancar, ” ujar Harefa, Jumat (13/9).
Seperti diketahui, lalu lintas di Batuaji dan Sagulung cukup padat di pagi, siang dan sore hari. Ada banyak pekerja yang harus melalui ruas jalan utama disana ke lokasi galangan kapal atau tempat kerja lainnya. Belum lagi dengan kesibukan kaum ibu-ibu untuk antar dan jemput anaknya ke sekolah. Arus lalu lintas benar-benar padat sebab, belum semua ruas jalan sudah lebar jadi lima lajur.
Perlu penanganan dan perhatian yang serius dari pemerintah untuk persoalan ini. Salah satu yang menjadi permintaan masyarakat di sana saat ini adalah Zona Selamat Sekolah di depan sekolah yang berbatasan langsung dengan ruas jalan utama. Tanda keselamatan ini diperlukan untuk keselamatan murid, siswa dan juga penjemput.
“Sudah terjadi bahkan sering malah anak-anak kesenggol kendaraan saat keluar dari gerbang sekolah. Mohon ini diperhatikan. Kalau orangtua terlambat jemput anak-anak pasti main di sekitar pinggiran jalan ini, ” harap Jefri, orangtua wali murid di Batuaji.
Kepala SDN 008 Sagulung Sarino yang sekolahnya berbatasan langsung dengan jalan Brigjen Katamso sebelumnya menyampaikan harapan yang sama. Zona selamat sekolah diperlukan untuk keselamatan bersama di lingkungan sekolah tersebut.
“Makanya kita sampaikan terus di Musrenbang. Dulu ada zona selamat sekolah di sini cuman waktu pelebaran jalan jadi terbongkar. Rawan memang depan sekolah kami ini karena memang langsung ke jalan raya, ” ujar Sarino.
Dinas Perhubungan kota Batam saat dikonfirmasi merespon harapan masyarakat ini dengan merencanakan pembangunan Zona selamat sekolah di tahun 2025 mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan kota Batam Salim sebut, tiap tahun ada anggaran dari Dishub untuk zona selamat sekolah ini namun hanya satu titik per tahun, sesuai dengan prioritas dalam usulan Musrenbang.
“Untuk Zona selamat sekolah kita upayakan tahun depan. Tetap harus melalui Musrenbang dan kita tetapkan mana yang prioritas karena hanya satu titik dalam setahun, ” ujar Salim. (*)
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, Dan Ketua KPU Batam, Mawardi saat memberikan keterangan usai rapat koordinasi terkait persiapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta pelayanan pemilih pindahan untuk Pilkada 2024. (F. Azis Maulana / Batam Pos)
batampos – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengadakan rapat koordinasi terkait persiapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta pelayanan pemilih pindahan untuk Pilkada 2024. Acara ini digelar di Swisbel Hotel Harbour Bay, Batam, pada Jumat (13/9).
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menjelaskan bahwa rapat pertemuan ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan seluruh jajaran KPU dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten dan Kota yang bertugas mengurus daftar pemilih.
“Persiapan penetapan DPT serta rekapitulasi di tingkat kabupaten biasa kami lakukan dengan mengkonsolidasikan data pemilih dari seluruh provinsi di Indonesia, termasuk kabupaten dan kota,” ujar Afifuddin, saat di jumpai.
Afifuddin juga menekankan pentingnya penghapusan data pemilih ganda yang mungkin masih ditemukan di beberapa daerah. Data pemilih yang ganda atau double akan diverifikasi ulang untuk memastikan hanya ada satu data yang sah dan valid.
“Kami pastikan tidak ada lagi data ganda, sehingga DPT yang akan ditetapkan di tingkat kabupaten dan kota serta provinsi nantinya benar-benar valid dan tidak ada masalah,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah data anomali saat ini sangat kecil, yakni sekitar 0,02 persen. Afifuddin optimistis bahwa seluruh data akan rapi dan valid pada penutupan hari Minggu mendatang.
Selain itu, Afifuddin juga menyinggung mengenai kemungkinan munculnya kotak kosong dalam Pilkada. Berdasarkan kesepakatan dengan Komisi II DPR RI, jika kotak kosong memenangkan Pilkada, maka pemilihan ulang akan digelar pada tahun berikutnya.
KPU akan melakukan simulasi untuk menentukan berapa lama tahapan pemilihan ulang ini berlangsung. Normalnya, tahapan pemilu berlangsung selama 11 bulan dari awal proses.
“Jika ada calon yang ingin bersaing kembali, aturan sudah diatur dalam Undang-Undang Pilkada. Saat ini ada 41 daerah yang sedang dalam proses, dan akan kita lihat pada 22 September mendatang apakah ada yang kembali menyampaikan berkas pencalonan,” tambahnya.
Afifuddin juga meminta dukungan dari semua pihak, termasuk partai politik dan masyarakat, agar proses penetapan calon kepala daerah berjalan lancar.
Ia berharap Pilkada yang dijadwalkan pada 27 November nanti dapat berlangsung sukses, dengan tingkat partisipasi yang tinggi, serta menghasilkan kepala daerah yang mampu mensejahterakan rakyatnya.
“Kami mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak, agar Pilkada 2024 berjalan lancar dan sukses,” tutupnya . (*)
Anggota Polsek Sekupang saat mengevakuasi dan membawa kedua korban laka lantas ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang tiga Jalan Ir. Sutami, tepatnya di depan Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Tanjung Pinggir, Sekupang, Jumat (13/9) pagi. Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom mengatakan, pihaknya merespons laporan masyarakat dengan cepat setelah menerima informasi kecelakaan tersebut.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat pada pukul 06.10 pagi. Sekitar lima menit setelah itu, anggota langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Sekupang.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pekerja dan seorang anak sekolah tergeletak akibat kecelakaan. Petugas Polsek Sekupang segera melakukan evakuasi dan membawa kedua korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Selain itu, Unit Laka Lantas Polresta Barelang juga telah dihubungi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.
Korban perempuan yang diketahui bernama Keysa Putri Alfiani ,16, dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara itu, korban laki-laki bernama Akbar mengalami cedera parah pada tangan sebelah kanan dan masih mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, jalan di sekitar simpang tiga Tanjung Pinggir tampak ramai pada pagi hari tersebut. Namun, kondisi jalan yang sedikit menurun dan minim rambu lalu lintas diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kecelakaan. Beberapa warga yang berada di lokasi saat kejadian menuturkan bahwa kecelakaan terjadi begitu cepat.
“Saya sempat melihat kendaraan melaju cukup kencang sebelum terdengar suara benturan. Ketika saya mendekat, sudah ada dua orang tergeletak,” ungkap Adi, salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, petugas kepolisian juga terlihat memasang garis polisi di sekitar lokasi kecelakaan untuk mempermudah proses penyelidikan. Hingga kini, pihak laka lantas Polresta Barelang masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian Sekupang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam sibuk. Mereka juga meminta masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait kecelakaan ini untuk segera melapor ke pihak berwajib. (*)