Alat kontrasepsi jenis KB implan. (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
batampos – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait aturan penyediaan alat kontrasepsi untuk remaja dan anak usia sekolah. Dia menyatakan, penyediaan kontrasepsi itu ditujukan bagi remaja yang sudah menikah. Tujuannya untuk menahan kehamilan demi kesehatan ibu dan anak.
Sebagaimana diketahui, aturan penyediaan alat kontrasepsi dicantumkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024, tentang Peraturan Pelaksanaan UU nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
“Kalau kita lihat pada usia ibu hamil di bawah 20 tahun sudah menikah, hamil itu kemungkinan bayinya tidak sehat, stunting, itu tinggi,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (6/8).
Selain stunting, kematian ibu yang masih berusia remaja saat melahirkan maupun setelahnya juga masih cukup tinggi. Karena itu, pencegahan harus dilakukan lantaran angka pernikahan dini di Indonesia juga sulit dihentikan.
“Di Indonesia tuh masih pelan-pelan kita edukasi. Yuk, kalau menikah jangan terlalu dini. Kemudian yang kedua, kalau hamil, kalau ingin kematian ibunya rendah, kematian bayinya rendah, kalau hamil usahakan di atas 20 (tahun),” jelas Budi.
Dengan aturan penyediaan alat kontrasepsi untuk remaja yang sudah menikah ini, Budi meyakini angka kematian ibu dan anak akan turun.
“Ini penting untuk menurunkan kematian balita dan ini penting untuk menurunkan stunting. Dan nanti implementasinya saya harus bekerjasama dengan kepala daerah untuk memastikan. Jadi jangan salah sasaran,” pungkas Budi. (*)
batampos – Untuk sukseskan program PIN Polio tahap pertama, petugas pelayanan PIN Polio Puskesmas Batuaji buka layanan ekstra hingga tanggal 11 Agustus mendatang. Layanan ekstra itu disebut layanan sweeping, petugas layanan PIN Polio kembali turun ke lapangan untuk mengakomodir anak di bawah usia 8 tahun yang belum mengikuti PIN Polio tahap pertama.
Kepala Puskesmas Batuaji Sri Fetra menjelaskan, pada jadwal PIN Polio tahap pertama sebelumnya, baru diangka 68 persen anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Batuaji yang mengikutinya. Layanan PIN Polio ini bersifat wajib sehingga untuk mengakomodir anak-anak yang belum mendapatkan PIN Polio itu, maka dibuka layanan ekstra ini.
“Yang ikut PIN Polio ini anak di bawah 8 tahun. Total anak-anak ini ada 13.974 anak di wilayah kerja kita. Nah kemarin tahap pertama itu baru diangka 60 an persen. Ini kita kejar lagi melalui layanan sweeping biar semua ikut anak-anak ini, ” ujar Sri Fetra, Selasa (6/8).
Perlu diketahui layanan PIN Polio yang dimaksud tahap satu dan tahap dua ini bukan jadwal layanannya. Tapi ini adalah tahapan layanan PIN yang harus dilaksanakan dua kali. Jika anak sudah mengikuti PIN Polio di tahap pertama, maka selanjutnya harus ikuti tahap kedua dengan jarak waktu dua pekan.
“Jadi yang belum di tahap pertama kemarin tidak bisa ikut di tahap kedua. Harus lakukan tahap awal ini makanya kita buka lagi layanan sweeping biar semua anak ikut tahap pertama, ” kata Fetra.
Untuk layanan ekstra ini, petugas masih full tim turun ke lapangan sesuai pos layanan yang sudah dibentuk sebelumnya seperti Posyandu, Pustu, sekolah dan pos-pos yang ada di. pemukiman warga
“Untuk yang sudah berjalan tahap pertama ini, Pos layanan di sekolah yang paling banyak dan semuanya berjalan lancar hingga hari ini ” kata Sri Fetra.
Diakui Sri Fetra minat peserta PIN Polio tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebab tahun ini layanan PIN Polio ini jenis tetes sehingga tidak menakutkan anak-anak. “Ini PIN Polio tetas jadi anak-anak tidak takut, ” katanya.
Sesuai dengan jadwal pelaksanaan PIN Polio dari Dinas Kesehatan Kota Batam, tahap pertama dilaksanakan mulai 23 hingga 29 Juli 2024, dan tahap dua 6 Agustus sampai dengan 12 Agustus, dengan interval minimal satu bulan serta target adalah 184.804 anak usia 0 – 7 tahun 11 bulan 29 hari se kota Batam.
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan sesuai surat edaran Wali Kota Batam No 18 Tahun 2024 tentang pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024. Imunisasi ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kota Batam di 12 Kecamatan dan 64 Kelurahan dimulai tanggal 23 Juli sampai 12 Agustus 2024. Tersebar di 21 Puskesmas, SD, PAUD, Posyandu, POS PIN serta fasilitas pelayanan Kesehatan yang telah ditetapkan untuk pelaksanaan PIN Polio Tahun 2024 dengan target sasaran sebanyak 184,804 Anak.
Vaksin Polio yang diberikan adalah vaksin Polio berjenis novel Oral Polio Vaccine tipe 2 (nOPV2) yang diberikan 2 tahap dengan rentan waktu yakni 2 minggu sampai 4 minggu. Jarak putaran dua minggu. Masing-masing putaran dilaksanakan dalam waktu satu minggu ditambah dengan 5 hari sweeping.
“PIN Polio ini menargetkan anak berusia 0 sampai 7 tahun,” tambahnya.
Didi memaparkan, bahwa pelaksanaan PIN Polio ini merupakan hal yang sangat penting dilakukan, guna menjamin agar tidak ada kasus Polio di Kota Batam dikemudian hari. Dinas Kesehatan Batam berharap agar seluruh masyarakat Kota Batam dapat berpatisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan PIN Polio Kota Batam demi mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Polio di Kota Batam.
“Mari kita sukseskan PIN Polio di Kota Batam guna menjamin tak ada kasus Polio di Kota yang kita cintai ini,” katanya. (*)
Suasana Gedung KPK, Jakarta (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali angkat bicara terkait munculnya nama Wali Kota Medan Bobby Nasution dan istrinya yang merupakan anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu, dalam sidang kasus dugaan suap mantan Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba (AGK). Juru bicara KPK Tessa Mahardika menyatakan, pihaknya
membuka peluang memanggil Bobby-Kahiyang apabila keterangannya dibutuhkan.
“Apabila keterangan saksi yang dimaksud itu betul-betul dibutuhkan dalam rangka memperkuat keyakinan hakim memutus perkara, tentunya dapat dilakukan pemanggilan sebagaimana sudah ada juris prudensinya ya,” kata Tessa kepada wartawan, Selasa (6/8).
Tessa menjelaskan, fakta-fakta persidangan dalam kasus dugaan suap yang menjerat
Abdul Gani Kasuba berpotensi dikembangkan, jika surat perintah penyidikan masih berjalan. Menurutnya, jaksa bisa memberi laporan kepada penyidik untuk menelusuri kaitan antara Abdul Gani dengan Bobby-Kahiyang.
Baca Juga: 7 Weton Titisan Prabu Siliwangi: Mudah Taklukan ‘Harta, Tahta, dan Wanita’ Menurut Primbon Jawa, Anda Termasuk?
“Apabila memang ada keterangan yang tidak terkait langsung, keterangan tersebut dapat dibuat dalam bentuk laporan pengembangan penuntutan untuk diserahkan kepada pimpinan dan diputuskan kemudian, dianalisa dalam hasil expose,” tegas Tessa.
Sebelumnya, nama Wali Kota Medan Bobby Nasution muncul dalam persidangan kasus dugaan suap mantan Gubernur Abdul Gani Kasuba di Pengadilan Negeri Ternate, Rabu (31/7).Nama itu keluar saat Kepala Dinas ESDM Maluku Utara Suryanto Andili bersaksi di persidangan.
Suryanto mengaku istilah Blok Medan merujuk pada Bobby Nasution. Hal ini karena diduga semasa menjabat, Abdul Gani kerap menggunakan istilah itu untuk menggambarkan pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Maluku Utara.
Jaksa KPK Andri Lesmana mempertanyakan kepada saksi Suryanto Andili terkait istilah Blok Medan.
“Kanapa Medan? Kan bisa saja Ternate atau Obi?,” tanya jaksa di persidangan, Rabu (31/7).
Mendengar pertanyaan jaksa, Suryanto mengamini bahwa istilah blok Medan merupakan nama orang.
“Hanya itu saja yang saya tahu. Kalau tidak salah itu (istilah blok medan) Bobby Nasution,” jawab Suryanto.
Jaksa pun mendalami maksud pernyataan Suryanto itu. “Blok Medan itu Wali Kota Medan maksudnya?,” telisik Jaksa.
“Ya, yang saya dengar begitu,” timpal Suryanto. (*)
Petugas sedang memberikan vaksin polio kepada seorang anak di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas
batampos – Petugas vaksin polio Kabupaten Anambas masih menemukan orang tua yang menolak anaknya untuk dilakukan imunisasi.
Padahal, pemerintah pusat telah mewajibkan seluruh anak yang berusia 0 tahun hingga 7 tahun wajib untuk vaksin polio. Apalagi, World Health Organazation (WHO) menetapkan Indonesia darurat kasus polio.
“Petugas kita juga terkendala dengan wilayah yang jauh. Misalnya dari satu pulau ada 5 anak ke pulau lainnya ada 7 anak, itu yang susah. Bahkan di pulau, jumlahnya tidak banyak, ga bisa kita habiskan 1 vial vaksin,” ujar Penanggung Jawab Vaksin Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Anambas, Dayang Subhari, Senin, (5/8).
Untuk 1 vial vaksin, lanjut Dayang, dapat dikonsumsi sebanyak 50 orang anak. Dalam aturannya, 1 vial harus segera dihabiskan, tidak boleh ada tersisa.
Suasana di Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kedatangan penumpang angkutan laut di sejumlah pelabuhan di Kota Batam meningkat secara bulanan pada Juni 2024. Hal ini sejalan adanya momen liburan sekolah dan juga Idul Adha.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto mengatakan, jumlah kedatangan penumpang angkutan laut domestik di Juni 2024 sebanyak 171.468 orang. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 11,28 persen dibandingkan bulan lalu dengan jumlah kedatangan sebanyak 154.081 penumpang.
“Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, jumlah kedatangan penumpang angkutan laut domestik juga naik sebesar 16,19 persen,” ujarnya, Selasa (6/8).
Selanjutnya, selama Juni 2024 kata Eko, terdapat sebanyak 174.737 penumpang embarkasi atau berangkat dari pelabuhan domestik di Kota Batam. Jumlah keberangkatan penumpang mengalami kenaikan sebesar 21,12 persen dibandingkan bulan Mei 2024 dimana jumlah penumpang angkutan laut sebanyak 144.271 orang penumpang.
“Jika dibandingkan dengan kondisi yang sama tahun lalu, jumlah keberangkatan penumpang angkutan domestik naik sebesar 10,44 persen, ” tambahnya.
Eko menambahkan, penumpang angkutan laut internasional yang datang (debarkasi) ke Kota Batam pada Juni 2024 sebanyak 219.050 orang. Jumlah penumpang ini mengalami kenaikan sebesar 18,42 persen dibanding bulan sebelumnya.
Dimana jumlah kedatangan penumpang Internasional pada Mei 2024 sebanyak 184.985 orang. Jika dibandingkan dengan bulan Juni 2023 jumlah kedatangan penumpang angkutan laut internasional mengalami kenaikan sebesar 0,07 persen.
Selama Juni 2024 terdapat sebanyak 231.986 orang penumpang yang berangkat ke luar negeri melalui pelabuhan yang ada di Kota Batam, atau mengalami kenaikan sebesar 26,40 persen dibanding Mei 2024. Dimana jumlah penumpang angkutan laut pada Mei 2024 berjumlah 183.535 orang. Jika dibandingkan Juni 2023, jumlah penumpang angkutan laut internasional yang berangkat dari Batam naik 4.38 persen dari 183.535 orang penumpang menjadi 231.986 orang.
“Secara keseluruhan, penumpang angkutan laut domestik mengalami kenaikan jumlah, baik itu penumpang kedatangan maupun keberangkatan. Sedangkan penumpang angkutan laut internasional mengalami kenaikan jumlah penumpang baik penumpang yang datang maupun berangkat, ” tutupnya.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar mengatakan, sejak dioperasikan oleh mitra pengelola baru, yakni PT Metro Nusantara Bahari, Terminal Ferry Internasional Batam Center telah melayani 23 Ribu penumpang sejak Jumat, 2 Agustus 2024 hingga Minggu, 4 Agustus 2024.
“Itu 73 persen atau 17.534 penumpang diantaranya datang dan berangkat menuju Singapura, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 298 call. Sedangkan yang menuju Malaysia berjumlah 6.418 orang atau 27 persen dari total penumpang baik datang dan berangkat, dengan jumlah kunjungan kapal sebanyak 138 call,” ujar Dendi dalam keterangan resminya.
Dendi mengatakan data ini menunjukkan bahwa operasional Terminal Ferry Internasional Batam Center tetap berjalan normal seperti biasa. Ia memprediksi terdapat lonjakan penumpang pada periode 9-11 Agustus 2024 mendatang sebagai imbas dari National Day Singapura yang jatuh pada 9 Agustus 2024.
“Badan Usaha Pelabuhan BP Batam bersama tim pengelola akan melakukan persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang di periode 9-11 Agustus 2024 mendatang sehingga penumpang tetap merasakan kenyamanan selama menggunakan fasilitas di Terminal Ferry Internasional Batam Center,” katanya. (*)
batampos – Keamanan dan ketertiban bersama (Kamtibmas) adalah tanggungjawab bersama. Perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, pemuka agama, pemuda serta semua elemen masyarakat diharapkan bahu membahu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Pesan ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol H. Ompusunggu saat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan masyarakat Batuaji di Mapolsek Batuaji, Selasa (6/8).
“Jadi ini tanggungjawab kita bersama. Mari saling peduli demi keamanan dan ketertiban bersama. Bapak-ibu di sini, saya juga titipkan pesan untuk sama-sama kita dukung proses pemilihan kepala daerah nanti. Tetap jaga keamanan dan ketertiban bersama ini, ” ujar Ompusunggu.
Dalam sesi dialog dengan masyarakat, selain Kamtibmas umum, Kapolres juga menyampaikan pesan Pemilu Damai. Jajaran Polresta Barelang yang juga tengah bekerja dengan sejumlah program untuk kelancaran dan keamanan pemilu, berharap masyarakat mendukungnya dengan tetap menjaga situasi lingkungan yang aman dan damai.
“Itu saja bapak ibu yang kami harapkan. Tetap jaga situasi lingkungan yang aman dan tertib. Proses dan teknis biarlah pelaksana pemilu yang memikirkan. Hindari praktik politik pecah belah, saling menjelekkan karena itu menimbulkan perpecahan, ” kata Kapolres.
Dalam kesempatan yang sama Kapolres juga menyampaikan pesan perhatian orangtua terhadap anak. Anak usia sekolah hendaknya diperhatikan betul aktifitas dan pergaulan di luar jam sekolah. Anak tidak diperkenankan berkeliaran di malam hari apalagi hingga larut malam.
“Kami juga lagi fokus dengan pengawasan anak-anak ini. Operasi Cipkon yang kami lakukan selama ini, masih banyak kita jumpai anak-anak berkeliaran di malam hari. Ini tolong diperhatikan. Mari kita jaga anak-anak kita masing-masing. Jauhi mereka dari pergaulan bebas dengan berikan perhatian yang maksimal di rumah, ” imbauan Ompusunggu.
Armen tokoh masyarakat Batuaji sependapat dengan imbauan Kapolresta Barelang ini. Diapun juga minta agar polisi juga tetap memaksimalkan patroli pengawasan dan operasi penertiban gangguan Kamtibmas yang ada.
“Termasuk pesta yang sering rusuh tolong diperhatikan pak. Karena sering di sini pesta berakhir rusuh, ” ujar Armen.
Menanggapi ini, Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal mengaku sudah mengambil langkah tegas yakni akan membatasi jam pesta yang boleh berlangsung hingga pukul 00.00 WIB saja. Tuan pesta juga diperingati untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di tempat pesta.
“Mohon info ke Polsek kalau memang ada pesta biar diawasi oleh anggota, ” ujar Benny. (*)
batampos – Dalam rangka menyambut bulan kemerdekaan, PT Capella Dinamik Nusantara menghadirkan program spesial bertajuk “Kibar Honda” Kejutan Irit Gebyar Honda. Program ini memberikan penawaran menarik khusus untuk pembelian sepeda motor Honda PCX 160 bagi konsumen di wilayah Batam dan Tanjung Pinang.
Dalam program “Kibar Honda”, konsumen di wilayah Batam yang membeli Honda PCX 160 akan mendapatkan keuntungan hingga 400 Ribu. Dengan membayar uang muka 2.3 Juta kons sudah bisa menikmati fitur-fitur unggulan yang ada pada Honda PCX 160. Tidak hanya itu, konsumen juga mendapatkan potongan satu kali angsuran khusus untuk pembelian secara kredit.
Tidak perlu khawatir bagi pecinta Big Skutik Premium Honda PCX 160 di wilayah Tanjung Pinang juga di berikan keuntungan hingga 500 Ribu. Uang muka 2.9 Juta sudah saja kons bisa membawa pulang Big Skutik Premium dan mendapatkan potongan satu kali angsuran.
Program “Kibar Honda” merupakan bentuk apresiasi Honda kepada konsumen setia, memberikan kesempatan untuk memiliki Big Skutik Premium Honda PCX 160 dengan penawaran yang lebih terjangkau. Dengan uang muka hanya 2 Jutaan dan potongan khusus, konsumen dapat lebih mudah mewujudkan impian memiliki sepeda motor Big Skutik Premium.
Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, menyampaikan, “Program ini kami hadirkan untuk memberikan kejutan istimewa kepada konsumen setia Honda. Selain menawarkan kemudahan dalam pembelian Honda PCX 160, kami juga ingin memastikan bahwa konsumen kami mendapatkan perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman melalui hadiah Jaket Cari Aman, Plat Holder, dan Safety Tools.”
Untuk mengikuti program ini, konsumen dapat mengunjungi dealer-dealer resmi Honda yang berpartisipasi di seluruh wilayah Batam dan Tanjung Pinang. Informasi lebih lanjut tentang program ini juga dapat diperoleh melalui media sosial resmi PT Capella Dinamik Nusantara atau langsung datang ke dealer Honda terdekat.
Program “Kibar Honda” berlangsung selama bulan Agustus 2024. Jangan lewatkan kesempatan kali ini untuk mendapatkan Honda PCX 160 dengan penawaran terbaik dan hadiah menarik. (*)
Warga menunjukkan lokasi jatuhnya WNA asal Tiongkok, Yiuo Yu usai terjun dari lantai 6 Hotel Asialink Easy By Prasanthi, Seraya,
batampos – Wanita asal Tiongkok yang tewas usai melompat dari lantai 6 Hotel Asialink Easy By Prasanthi, Seraya, Batam ternyata masuk ke Indonesia menggunakan visa bisnis. Itu disampaikan oleh pihak Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Khusus Batam.
Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Batam, Samuel Toba mengatakan dari pemeriksaan, pelaku bunuh diri bernama Yiuo Yu. Dia sudah berada di Batam sejak sebulan belakangan.
Disebutkan bahwa Yiuo masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Ia diketahui masuk ke Indonesia untuk melakukan perjalanan bisnis.
“Korban tiba di Indonesia melalui pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang pada tanggal 6 Juni 2024. Dia datang dengan menggunakan Visa C2 atau bisnis selama 60 hari,” kata Samuel, Selasa (6/8).
Terkait pemulangan jenazah pelaku, Samuel mengatakan bahwa hal itu bukan wewenang dari Imigrasi. “Paling kami hanya menyaksikan pengiriman jenazah,” ujar dia.
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima, Yiuo sudah beberapa hari berlibur di Batam bersama dengan empat rekan prianya.loca
Sebelum kejadian nahas tersebut, mereka sempat pergi ke tempat hiburan malam di kawasan Kampung Bule. Sepulangnya dari sana, Yiuo sempat bertengkar dengan rekannya.
Kapolresta Barelang, Kombes Heribertus Ompusunggu mengungkapkan, pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut. Empat orang rekan yang bersangkutan diperiksa.
“Empat rekan korban sedang kami mintai keterangan,” kata Ompusunggu.
Kejadian itu berlangsung pada Minggu (4/8) dinihari lalu. Yuio tewas di tempat, usai loncat dari lantai 6 hotel. Posisinya tergeletak di samping jalan, tepatnya di depan RS Harapan Bunda. (*)
batampos – Tim gabungan Polresta Barelang dan Polsek Batuaji tengah memburu seorang pemuda yang membacok Yohanes, seorang pemuda di Batuaji, saat menghadiri pesta perkawinan di Kelurahan Tanjunguncang, Minggu (4/8) dini hari.
Pemuda yang diburu polisi ini berinisial Rh, yang disebut berdiam di wilayah Kecamatan Sagulung. Rh kini menghilang dan masih dalam pencarian polisi.
Informasi yang didapat aksi pembacokan ini bermula cekcok mulut saat pelaku dan korban sama-sama menghadiri pesta pernikahan tadi. Cekcok ini terjadi diduga karena masalah perempuan. Ada satu gadis berinisial Lh yang mungkin jadi rebutan dua pemuda ini.
Pembacokan terjadi saat korban keluar untuk mengantar Lh sang gadis tadi. Saat di lokasi parkiran sepeda motor, tiba-tiba pelaku menyerang korban dengan sebilah parang. Dua kali tebasan yang dilayangkan mengenai punggung dan siku tangan kirinya. Korban bersimbah darah dan pelaku kabur hingga saat ini.
“Itu kejadian saat kita lagi gelar operasi cipta kondisi bersama Polresta Minggu ini hari kemarin. Korban sudah membuat laporan dan pelaku sedang kita cari. Ini ditangani bersama dengan Satreskrim Polresta Barelang. Ini kejadian di tempat pesta di Marina (masuk wilayah kelurahan Tanjunguncang), ” kata Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda M Ridho Lubis.
Terkait kasus pembacokan ini Kapolresta Barelang Kombes Pol H Ompusunggu juga angkat bicara. Saat berdialog dengan tokoh masyarakat, pemuka agama dan tokoh pemuda di Polsek Batuaji, Kapolres dengan tegas minta agar pelaksanaan pesta di pemukiman warga hendaknya dibatasi jam operasional nya. Batas maksimal pesta hanya sampai pukul 00.00 WIB.
“Ini sering terjadi keributan dan kedepannya akan kita awasi betul. Tuan pesta juga diminta untuk sampaikan ke Polsek jika memang ada pesta biar diawasi, ” ujar Ompusunggu. (*)
batampos– Semester pertama 2024, Januari sampai Juni jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) hanya ada 29 kasus. Namun, memasuki semester dua jumlah kasus mulai bertambah banyak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi yang dikonfirmasi Batam Pos, Senin (5/8) mengatakan, memang pada semester pertama 2024 jumlah kasus DBD tidak begitu banyak, bahkan jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu lebih banyak.
”Semester pertama tahun ini tercatat ada 29 kasus DBD. Namun, memasuki awal semester kedua atau Juli jumlah kasus DBD mengalami peningkatan drastis. Untuk Juli lalu saja jumlahnya sudah mencapai 16 kasus. Dapat dikatakan, bulan lalu tertinggi dibandingkan sejak Januari sampai Juni,” ujarnya.
Berdasarkan data, katanya, Januari itu ada 6 kasus, Februari dan Maret masing-masing 2 kasus. Kemudian, April dan Mei masing-masing 7 kasus dan Juni turun menjadi 5 kasus. Masuk bulan Agustus ini jumlahnya memang menurun. Yakni, 8 kasus. Totalnya ada 53 kasus. Tapi, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bakal bertambah.
”Awal bulan ini saja sudah ada 8 kasus. Dan untuk yang masih di rawat di rumah sakit hanya 1 orang. Alhamdulillah, tidak ada kasus kematian disebabkan DBD untuk semester pertama. Dan, kita berharap sampai akhir tahun tidak ada kasus kematian akibat DBD,” ungkapnya.
Dengan mulai banyaknya kasus DBD, tambah Rachmadi, diharapkan kepada masyarakat untuk waspada. Caranya, menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Khususnya, pastikan tempat penampungan air bebas jentik. Dan sampah yang dapat menampung air agar ditanam. Mengingat saat ini sudah mulai sering hujan dan panas.
”Jika memang masyarakat membutuhkan serbuk abate, bisa ambil di Puskesmas yang ada di setiap kecamatan. Minta saja ke petugas Puskesmas dan gratis tidak dipungut biaya,” jelasnya.
Data yang dihimpun Batam Pos, kasus DBD tercatat paling tinggi terjadi pada 2021 dengan jumlah 536 kasus. 7 orang diantaranya meninggal dunia. Kemudian, pada tahun berikutnya, 2022 kembali mengalami peningkatan drastis sebanyak 760 kasus dan 4 orang meninggal dunia. Baru pada tahun berikutnya, 2023 Dinas Kesehatan berhasil mengendalikan DBD . Sehingga, jumlahnya hanya 86 kasus dan tidak ada kematian. (*)