Minggu, 21 Juni 2026
Beranda blog Halaman 2954

Sesama Remaja Wanita Baku Hantam di Area Masjid Agung Tarempa

0
foto yang bisa diambil batam pos saat terjadi baku hantam antar semama perempuan. f.ihsan

batampos – Baku hantam sesama wanita terjadi di area Masjid Agung Baitul Ma’mur, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Rabu, (23/10) sekitar pukul 21.50 WIB.

Pantauan batampos, rombongan remaja yang baku hantam itu lebih dari sepuluh orang dan menggunakan sepeda motor.

Di dalam rombongan tersebut terdapat beberapa lelaki, namun tidak melerai aksi itu. Teriakan histeris wanita menggema di area Masjid.

BACA JUGA: Hajar Istri hingga Babak Belur, Suami Ditangkap Polisi

Batampos yang coba melerai, malah ditantang bahkan handphone milik awak media ini mau dihempaskan.

Dua wanita yang diduga masih saudara kandung itu baku hantam disebabkan si kakak tidak terima jika adiknya dibawa jalan dengan lelaki yang merupakan mantan kekasihnya itu.

“Negur adeknya, karena melarang untuk dekat sama cowonya lagi. Mereka keluar diam-diam, kakaknya tak terima dan terjadi baku hantam,” kata salah satu rombongan remaja yang berasal dari Jalan Raden Saleh.

Kejadian baku hantam berlangsung hanya sebentar, setelah pengunjung Masjid Agung Baitul Ma’mur meminta agar diselesaikan di rumah. Lalu rombongan remaja itu bubar dengan cara menggeber sepeda motornya. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Kejagung OTT Hakim yang Bebaskan Ronald Tannur, Amankan Barbuk Uang Suap Miliaran Rupiah

0
Ilustrasi: Duit Suap 3 Hakim Kasus Ronnald Tannur

batampos – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengamankan barang bukti uang dugaan suap dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yang membebaskan terdakwa Ronald Tannur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, duit rasuah tersebut berjumlah sekitar miliaran rupiah. Terdiri dari pecahan uang Rp 100 ribu, USD 100 dolar, dan SGD 100 dolar. Uang tersebut masih dihitung kepastian jumlahnya.

Diduga uang tersebut diberikan sebagai pelicin, karena sang hakim berhasil membebaskan Ronald Tannur dari ancaman hukuman pidana penjara.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 3 hakim di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ditangkap.

“Betul (ada penangkapan),” kata Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, Rabu (23/10).

Pihak yang terkena OTT ini diduga hakim yang menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Gregorius Ronald Tannur (GRT) dalam perkara pembunuhan Dini Sera Afrianti. Namun, Febrie belum merespon lebih jauh mengenai hal itu.

“Terkait Tanur sore ada keterangan dari Kapuspenkum,” jelas Febrie.

Seperti diketahui, pada akhir Juli lalu, Ronald Tannur yang merupakan anak anggota DPR saat itu, menjalani sidang vonis. Oleh hakim PN Surabaya, Ronald Tannur lantas divonis bebas.

Majelis hakim yang menangani perkara tersebut terdiri dari tiga orang. Yakni, Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo.

Putusan itu menjadi kontroversial karena rekaman CCTV dan reka adegan menunjukkan Ronald sengaja melindas Dini Sera Afrianti. (*)

Sumber: JP Group

Update PSN Rempang Eco-City: 26 KK Telah Tempati Rumah Baru Tanjung Banun

0

banon bpbatampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap dua Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco City ke rumah baru, Tanjung Banun, Kamis (24/10/2024).

Pergeseran itu menambah total warga Rempang yang telah pindah ke rumah baru menjadi 26 KK. Sehari sebelumnya, Rabu, (23/10) sebanyak lima KK juga telah pindah ke rumah baru di Tanjung Banun.

“BP Batam mengapresiasi atas dukungan yang diberikan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui PSN Rempang Eco City,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait di Batam Centre.

Ia kembali menyebutkan pemberian rumah atau hunian baru tersebut, merupakan komitmen pihaknya dalam menjalankan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

“Masyarakat diberikan haknya dengan rumah baru tipe 45 di atas tanah seluas 500 m²,” terangnya.

Senada, Kapolsek Galang, Alex Yasral menyambut baik perkembangan PSN Rempang Eco City. Ia yang tak jarang langsung meninjau proses pemindahan baik ke hunian sementara maupun di hunian baru mengatakan rumah baru Tanjung Banun menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rempang.

“Saya bersama Babinsa Galang, menyaksikan hari ini ada 2 KK yang bergeser, ini merupakan sebuah progres yang baik dalam artian masyarakat sudah memiliki aset secara utuh sudah memiliki sertifikat. Ini bukti nyata dari pemerintah bahwa selama ini pemerintah selalu berkomitmen dengan apa yang sudah dijanjikan,” ujarnya.

“Kami berharap bagi warga yang belum mendaftar untuk segera mendaftar dan mengikuti program pemerintah ini,” ajak Kapolsek.

Salah seorang Warga Rempang, M. Yatim Atan yang ditemui disela pemindahannya di rumah baru Tanjung Banun mengaku bersyukur memperoleh rumah baru. Ia setia menunggu program rumah baru terealisasi semenjak pindah di hunian sementara, Ruko Cipta Grand City pada 12 bulan yang lalu.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur sekali kepada Allah SWT telah menempati hunian baru, semoga pembangunan ini kedepannya semakin mensejahterakan untuk anak dan cucu saya,” ujar pria paruh baya itu. (*)

Gibran Masih Tunggu Arahan Prabowo Soal Pembagian Tugas

0
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memantau uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 270, Jakarta Utara, Rabu (23/10/2024). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

batampos – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengaku masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembagian tugas kerja. Pembagian tugas itu rencananya akan dilakukan saat sidang kabinet hari ini, Rabu (23/10).

“Habis ini kan kita sidang kabinet. Kita tunggu arahan dari Pak Presiden Prabowo,” ujar Gibran saat memantau uji coba MBG di SMPN 270, Jakarta Utara.

Meski begitu, menurut Gibran, tugasnya sebagai Wakil Presiden tidak akan jauh berbeda dengan apa yang dikerjakan Wakil Presiden sebelumnya yakni Ma’ruf Amin.

Sebagaimana diketahui, pada Pemerintahan sebelumnya, Ma’ruf Amin ditugasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menangani kemiskinan, stunting, pemberdayaan eknomi masyarakat hingga penanggulangan bencana.

“Kurang lebih masih sama (dengan Ma’ruf Amin). Tapi sekali lagi kita tunggu arahan berikutnya dari Pak Presiden Prabowo.

Pada kesempatan itu, Gibran juga mengungkapkan alasannya sering ‘blusukan’ mengunjungi berbagai program atau proyek pemerintah, khususnya yang berada di wilayah Jakarta.

Misalnya, di hari pertamanya kerja pada Senin (21/10), Gibran langsung meninjau proyek MRT Jakarta. Lalu pada Selasa (22/10), Gibran meninjau pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Menteng, pembangunan jalur Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai dan Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC).

Hari ini, Gibran kembali memantau uji coba MBG di SMPN 270, Jakarta Utara. Gaya blusukan ini mirip dengan gaya sang bapak yang juga merupakan Presiden RI ke 7 Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi itu, Gibran mengatakan, sebagai Wakil Presiden, dirinya merupakan pembantu Presiden. Dirinya hanya ingin memastikan seluruh program maupun proyek dapat berjalan sesuai dengan target yang ada.

“Kita ini pembantunya Presiden. Kita pastikan pembangunan yang ada. Pembangunan yang sudah berjalan, ini bisa tereksekusi dengan baik. Sesuai timeline yang ada,” ucapnya.

Gibran memastikan, akan terus memantau berbagai program maupun proyek ada. Terutama pembangunan yang masuk kedalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Yang jelas kita pastikan lokasi-lokasi ini terutama yang proyek strategis nasional ini bisa berjalan dengan baik. Sebelum diresmikan oleh Pak Presiden Prabowo,” ungkapnya. (*)

Sumber: JP Group

Penimbunan Lahan di Jalan Nipah, Tanjunguban, Dikeluhkan Warga, Satpol PP Turun ke Lokasi

0
Tim gabungan turun ke lokasi penimbunan lahan di jalan Nipah, Tanjunguban, Rabu (23/10/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Penimbunan lahan di jalan Nipah, Tanjunguban, Bintan dikeluhkan warga.

Pasalnya, tanah timbunan yang diangkut truk dari lokasi penimbunan lahan berjatuhan dan mengotori jalan Permaisuri, Tanjunguban.

Keluhan warga ditanggapi tim gabungan terdiri dari Satpol PP Bintan, Dishub Bintan, Camat Bintan Utara, Lurah Tanjunguban Kota serta Polres Bintan dengan turun ke lapangan pada Rabu (23/10/2024).

BACA JUGA: Jalan Rusak dan Berlubang Menuju Pelabuhan Kota Sagara, Tanjunguban Mulai Ditimbun dan Diratakan

“Kita dapat perintah dari Pak Kasatpol PP untuk mengecek kebenarannya dan kita dari tim turun ke lokasi penimbunan lahan,” kata Penyidik PNS pada Satpol PP Bintan, Sumadi.

Dia mengatakan, di lapangan sudah tidak menemukan aktivitas penimbunan lahan di jalan Nipah, Tanjunguban.

“Aktivitas penimbunan lahan sudah tidak ada, cuma kita panggil (pihak penimbun lahan) dan yang bersangkutan datang,” katanya.

Saat itu, dia mengatakan, pihaknya meminta tanah timbunan yang tumpah dan mengotori jalan agar dibersihkan karena telah melanggar Perda nomor 2 tahun 2016 tentang ketertiban umum (Tibum).

Kemudian, tim menemukan pihak penimbun lahan belum membayar pajak sebagaimana diatur dalam Perbup Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan  Kabupaten Bintan.

“Walau sudah tidak ada aktivitas di lokasi, kita tetap meminta mereka membayar pajak,” pungkas dia. (*)

Reporter: Slamet

Di Malaysia Dianggap Kriminal, 32 Pekerja Migran Ilegal Kembali Dideportasi

0
PHOTO 2024 10 23 15 36 59
Sebanyak 32 Pekerja migran  ilegal dideportasi dari Malaysia karena tidak memiliki dokumen. F.Yashinta/Batam Pos

batampos  – Nasib para pekerja migran ilegal asal Indonesia yang bekerja di luar negeri ternyata tidak baik-baik saja. Sebab oleh negara luar mereka dianggap sebagai penjahat atau pembuat kriminal.

Seperti negara Malaysia, yang mengangap pekerja migran ilegal yang tak memiliki dokumen sebagai kriminal. Karena itu, setelah disidang di Malaysia, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi. Dan ternyata ada ratusan PMI yang menunggu giliran di Malaysia untuk diusir.

Kemarin, sebanyak 32 PMI kembali dideportasi dari Malaysia. Mereka dideportasi dari Pelabuhan Pasir Gudang Malaysia menuju pelabuhan Feri Internasional Batamcenter sekitar pukul 15.00 WIB.

Salah satu sumber mengatakan nasib para PMI yang dideportasi sangatlah miris. Sebab sebelum dideportasi, para PMI harus disidang dan mendapat hukuman. Usai menjalani masa hukuman, barulah para PMI di deportasi.

“Saat di pelabuhan Malaysia mereka ini masih dianggap penjahat. Masih dipakaikan borgol. Saat naik kapal ke Indonesia, barulah borgol dilepas,” ujar sumber yang enggan disebut nama.

Sementara, Petugas BP3MI yang bertugas di wilayah Pelabuhan Batamcenter Indra Dwiputra mengatakan jumlah PMI yang dideportasi yakni 32 WNI . Sebanyak 23 orang berjenis kelamin laki-laki dan 9 perempuan.

“Mereka dideportasi, kasusnya sama dengan sebelumnya. Paspor mati, tak memiliki paspor atau dokumen bekerja,” ujar Indra disela kedatangan para PMI.

Menurut dia, modus yang digunakan para PMI ilegal untuk bekerja di Malaysia, diantaranya dengan alasan berkunjung atau wisata. Namun ternyata mereka tinggal dan bekerja di Malaysia tanpa dokumen.

“Kalau melihat syarat dan kelengkapan dokumen, jatuhnya mereka non prosedural atau ilegal,” tegas Indra.

Masih kata Indra, depoertasi para PMI merupakan yang ke lima kalinya di bulan Oktober.  Dimana menurut informasi, juga masih banyak PMI yang menunggu antrean dideportasi.

“Biasanya setiap minggu pasti ada deportasi. Untuk bulan Oktober saja, sudah 5 kali. Paling banyak 88 orang,” sebut Indra.

Masih kata Indra, para PMI nantinya akan dibawa ke Shelter penampungan sementara di kawasan Imperium Batamcenter. Dimana para PMI nantinya akan didata dan dibimbing, sembari menunggu jadwal untuk dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

“Jadi di shelter nantinya akan kami data, permasalahaan mereka seperti apa sehingga bisa dideportasi. Setelah didata, nanti mereka akan dijawalkan pulang. Untuk pemulangan mereka difasilitasi sepenuhnya oleh BP3MI,” jelas Indra. (*)

Reporter: Yashinta

Perbaikan Database Lahan, Sesmenko : Kita Jaga Investasi dengan Kepastian Berusaha

0
sesmenko susiwiyino
Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso

batampos – Dalam rangka menjaga kepastian dan penerapan Good Governance dalam berinvestasi, Badan Pengusahaan Batam sedang melakukan penyempurnaan database dan Land Management System (LSM).

Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam menjelaskan bahwa saat ini BP Batam sedang melakukan penyempurnaan sistem LMS (pengelolaan lahan), terutama terkait dengan database dan proses bisnis alokasi lahan.

Ketua Dewan Pengawas BP Batam menegaskan bahwa tidak ada moratorium pelayanan pertanahan selama penyempurnaan sistem LMS, yang waktunya kebetulan bersamaan dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjalani masa cuti.

⁠”tidak ada moratorium pelayanan, namun pengalokasian lahan baru belum dapat dilakukan, karena database tanah sedang dilakukan penyempurnaan terkait kualitas & integritas data.” Kata Susi.

“bahwa tidak benar pemberitaan yang beredar berkaitan dengan adanya moratorium pelayanan pertanahan, yang ada hanya penyempurnaan Database Lahan dan Sistem pengelolaannya.” Terangnya lebih lanjut.

Adapun saat ini pelayanan LMS tetap berjalan, tetapi khusus pelayanan pengalokasian statusnya off karena sedang pemutahiran data base. Sementara layanan lainnnya seperti perpanjangan hak atas tanah, peralihan & perijinan lainnya tetap berjalan normal.

Susiwijono Moegiarso berharap iklim investasi berjalan kondusif dan berpesan untuk dapat menjaga investasi dengan kepastian berusaha.

“Karena kalau dialokasikan sekarang, kemudian ada perbedaan karena perbaikan database, malah menimbulkan ketidakpastian. Kita ingin menjaga iklim investasi ini kondusif salah satunya dengan kepastian terkait pengelolaan tanah”. (*)

Perbaikan Database Lahan, Sesmenko : Kita Jaga Investasi dengan Kepastian Berusaha

0
sesmenko susiwiyino
Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso

batampos – Dalam rangka menjaga kepastian dan penerapan Good Governance dalam berinvestasi, Badan Pengusahaan Batam sedang melakukan penyempurnaan database dan Land Management System (LSM).

Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam menjelaskan bahwa saat ini BP Batam sedang melakukan penyempurnaan sistem LMS (pengelolaan lahan), terutama terkait dengan database dan proses bisnis alokasi lahan.

Ketua Dewan Pengawas BP Batam menegaskan bahwa tidak ada moratorium pelayanan pertanahan selama penyempurnaan sistem LMS, yang waktunya kebetulan bersamaan dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjalani masa cuti.

⁠”tidak ada moratorium pelayanan, namun pengalokasian lahan baru belum dapat dilakukan, karena database tanah sedang dilakukan penyempurnaan terkait kualitas & integritas data.” Kata Susi.

“bahwa tidak benar pemberitaan yang beredar berkaitan dengan adanya moratorium pelayanan pertanahan, yang ada hanya penyempurnaan Database Lahan dan Sistem pengelolaannya.” Terangnya lebih lanjut.

Adapun saat ini pelayanan LMS tetap berjalan, tetapi khusus pelayanan pengalokasian statusnya off karena sedang pemutahiran data base. Sementara layanan lainnnya seperti perpanjangan hak atas tanah, peralihan & perijinan lainnya tetap berjalan normal.

Susiwijono Moegiarso berharap iklim investasi berjalan kondusif dan berpesan untuk dapat menjaga investasi dengan kepastian berusaha.

“Karena kalau dialokasikan sekarang, kemudian ada perbedaan karena perbaikan database, malah menimbulkan ketidakpastian. Kita ingin menjaga iklim investasi ini kondusif salah satunya dengan kepastian terkait pengelolaan tanah”. (*)

Ansar Ahmad Pemimpin Kolaboratif yang Didukung Masyarakat dan Gubernur Pendahulu

0

batampos – Cagub Kepri nomor urut 1, Ansar Ahmad semakin dikenal sebagai pemimpin yang mengutamakan kolaborasi dan gotong royong untuk kemajuan Kepulauan Riau. Ansar berhasil merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kepri yang lebih baik dan sejahtera.

Karakter kepemimpinan Ansar yang kolaboratif membuatnya menjadi sosok yang dihormati dan didukung banyak kalangan. Ia mampu mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersatu, dengan visi yang jelas dan komitmen nyata terhadap kemajuan Kepri.

Tokoh Masyarakat Bintan Timur, Abdul Muhadir Ritonga, menyatakan bahwa Ansar adalah figur pemimpin yang tepat untuk membawa perubahan di Kepri. Menurutnya, semangat kolaborasi yang ditunjukkan Ansar menjadi kunci keberhasilan dalam memajukan wilayah ini.

“Saya lihat Pak Ansar itu tidak membeda-bedakan jika di tengah masyarakat. Dan selalu mengajak masyarakat Kepri, Batam untuk bersama-sama memajukan wilayahnya,” kata Abdul, Rabu (23/10/2024).

Abdul juga menambahkan bahwa selama masa kampanye, Ansar selalu mengedepankan pentingnya gotong royong dalam membangun Kepri. Ia tidak hanya memamerkan capaian, tetapi juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan.

“Di setiap agenda kampanyenya, Pak Ansar itu pemimpin yang mengutamakan gotong royong bersama masyarakat,” lanjutnya.

Kepemimpinan kolaboratif Ansar tercermin dalam berbagai proyek infrastruktur yang sukses diwujudkan. Dari penuntasan pembangunan Jembatan Sanur hingga pembangunan Balai Latihan Kerja, semua dirancang untuk kepentingan masyarakat luas.

Kerja nyata dan pendekatan gotong royong ini membuat Ansar Ahmad terus mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat. Abdul menyatakan bahwa masyarakat Bintan dan sekitarnya solid dalam mendukung Ansar untuk satu periode lagi sebagai gubernur Kepri.

“Kini masyarakat Bintan sudah solid mendukung Pak Ansar untuk satu periode lagi,” ujar Abdul.

Dukungan yang semakin menguat ini juga tidak terlepas dari pengakuan dan apresiasi dari para gubernur pendahulu. Mereka menilai Ansar sebagai sosok yang mampu melanjutkan dan meningkatkan program-program pembangunan, dengan pendekatan kolaboratif yang efektif. (*/adv)

Ekonomi Maju Pesat, Ansar Ahmad Diinginkan Lanjut Pimpin Kepri

0
Ansar Ahmad menyalami pendukungnya .

batampos – Calon Gubernur (cagub) Kepualaun Riau (Kepri) nomor urut 1, Ansar Ahmad pemimpin yang mampu membawa perubahan besar bagi Kepulauan Riau. Program-program ekonomi yang dijalankan Ansar sukses melesatkan pertumbuhan ekonomi Kepri, menjadikannya sosok yang diharapkan bisa melanjutkan kepemimpinan untuk periode berikutnya.

Tokoh Masyarakat Tanjungpinang, Aditya Harrizal, menyebutkan bahwa Ansar adalah pemimpin yang telah memberikan bukti nyata dalam membangun dan memajukan Kepri. Menurutnya, Ansar adalah figur yang pantas untuk terus memimpin dan memperkuat ekonomi daerah ini di masa mendatang.

“Kami menilai Pak Ansar pemimpin kompeten karena dia telah berhasil memajukan Kepri, terutama dalam sektor ekonomi,” kata Aditya, Rabu (23/10/2024).

Ansar telah terbukti kompeten dan berhasil mengangkat perekonomian Kepri dari tantangan besar. Ia tidak hanya memfokuskan diri pada pembangunan, tetapi juga memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Selama menjabat sebagai gubernur periode 2021-2024, Ansar Ahmad mencatat banyak pencapaian positif yang mengangkat perekonomian Kepri. Dalam waktu yang terbilang singkat, ia berhasil membawa berbagai perubahan signifikan.

Salah satu capaian terbesar Ansar adalah berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kepri dari minus 3,80 persen pada 2020 menjadi 5,20 persen. Pertumbuhan ini menjadikan Kepri sebagai salah satu wilayah dengan ekonomi terkuat di Sumatera.

Tak hanya itu, Ansar juga mencatat prestasi dalam menurunkan angka kemiskinan di Kepri. Di bawah kepemimpinannya, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 5,69 persen, jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 9,36 persen. Ini merupakan pencapaian bersejarah bagi Kepri.

Aditya menambahkan bahwa melihat hasil nyata yang dicapai Ansar, dirinya yakin Kepri akan terus tumbuh dan lebih sejahtera di masa depan. Ia menegaskan bahwa Ansar adalah sosok pemimpin yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Kepri selama satu periode lagi.

“Semoga Kepri bisa terus berkembang di tangan Pak Ansar,” ujar Aditya dengan penuh harapan.

Dengan dukungan yang semakin menguat dari masyarakat, Ansar Ahmad diyakini mampu membawa Kepulauan Riau menjadi lebih maju dan sejahtera. Program-program ekonominya yang berhasil telah membuktikan komitmen dan kompetensinya sebagai pemimpin yang dibutuhkan Kepri saat ini. (*/adv)