
batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mulai membenahi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah secara bertahap.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, baik di wilayah pusat maupun daerah terpencil.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu, mengakui masih adanya perbedaan kualitas pendidikan di sejumlah wilayah.
Baca Juga: BGN Ungkap Penyebab Keracunan 162 Pelajar di Anambas, MBG Tercemar Boraks dan Bakteri
“Kami memahami masih ada perbedaan kualitas pendidikan, terutama antara wilayah yang mudah dijangkau dan daerah yang cukup jauh,” ujarnya saat bertemu insan pendidik di Kecamatan Siantan Timur, Minggu (3/5).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan harus ditangani secara berkelanjutan.
Saat ini, pemerintah tengah menyusun langkah strategis untuk mengurangi ketimpangan tersebut. Namun, ia menegaskan perbaikan tidak dapat dilakukan secara instan.
“Perbaikan ini tidak bisa langsung selesai dalam waktu singkat, tetapi akan terus berjalan dan menjadi prioritas,” katanya.
Selain itu, Raja Bayu menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak.
Baca Juga: Larangan Kirim Ikan lewat Kapal Ferry Picu Keluhan Nelayan Anambas
Ia mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan kondisi dan kebutuhan pendidikan di lingkungan masing-masing.
“Kami sangat membutuhkan masukan dari orang tua, karena mereka yang paling memahami kebutuhan anak di lapangan,” jelasnya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Anambas dapat terwujud secara lebih efektif. (*)
Artikel Pemkab Anambas Benahi Ketimpangan Pendidikan, Fokus Daerah Terpencil pertama kali tampil pada Kepri.









