Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 304

Spesialis Pecah Kaca Gasak Uang THR Rp375 Juta, Pelaku Ikuti Korbannya Mulai dari Bank

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono didampingi Kasat Reskrim, Kasi Humas dan jajaran memeberikan keterangan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan pecah kaca saat ekspos di Mapolresta Barelang, Rabu (11/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polresta Barelang. Dua pelaku yang diketahui merupakan residivis berhasil ditangkap setelah menggasak uang tunjangan hari raya (THR) milik seorang pengusaha di Kota Batam. Aksi keduanya sempat terekam kamera CCTV di lokasi kejadian dan ramai diperbincangkan warganet.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Polresta Barelang di Ruang Rapat Wicaksana Laghawa Lantai 3, Rabu (11/3). Konferensi pers dipimpin langsung Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono didampingi Kasat Reskrim Kompol M. Debby Tri Andrestian serta jajaran penyidik.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menjelaskan, peristiwa pencurian dengan pemberatan itu terjadi di area parkir Ruko Kedai Kopitiam Laris, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Korban berinisial IW (41) mengalami kerugian sebesar Rp375 juta yang sebelumnya baru saja ditarik dari bank untuk keperluan pembayaran THR karyawan.
Peristiwa tersebut bermula pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 10.37 WIB. Saat itu korban bersama dua anaknya mendatangi salah satu bank di Batam untuk menarik uang tunai sebesar Rp300 juta.

Tidak lama kemudian, seorang karyawan korban datang menyerahkan tambahan uang sebesar Rp125 juta. Dari jumlah tersebut, korban mengembalikan Rp50 juta kepada karyawan untuk dibawa ke kantor. Sementara itu korban membawa uang total Rp375 juta yang dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.

Usai melakukan transaksi, korban bersama kedua anaknya menuju Kopitiam Laris untuk makan siang. Kantong plastik berisi uang tersebut diletakkan di bawah kursi pengemudi mobil korban yang terparkir di lokasi. Sekitar 20 menit kemudian korban kembali ke mobil dan mendapati kaca jendela depan sebelah penumpang telah pecah dan uang yang berada di dalam kendaraan sudah tidak ada.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polresta Barelang bersama Jatanras Polda Kepri dan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja, diketahui pelaku telah melakukan pengintaian sejak korban berada di bank.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian menjelaskan, kedua pelaku memang sudah merencanakan aksi tersebut dengan cara membuntuti calon korban yang baru keluar dari bank.
“Pelaku lebih dulu melakukan pengintaian di sekitar bank. Mereka mencari nasabah yang keluar membawa kantong plastik yang dicurigai berisi uang. Setelah mendapatkan target, pelaku kemudian mengikuti kendaraan korban sampai ke lokasi berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, saat korban meninggalkan kendaraan, salah satu pelaku memecahkan kaca mobil menggunakan pecahan keramik busi lalu mengambil kantong plastik yang berisi uang tersebut. “Aksi pelaku berlangsung sangat cepat. Setelah memecahkan kaca mobil, pelaku langsung mengambil kantong plastik berisi uang dan melarikan diri dari lokasi,” kata Debby.

Polisi akhirnya berhasil menangkap dua tersangka yakni SA (38) dan YP (43). Tersangka YP yang merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan ditangkap pada Kamis (5/3) sekitar pukul 20.00 WIB di Hotel Harmona Inn, Tembilahan Kota. Dari hasil pengembangan, tersangka SA kemudian ditangkap pada Jumat (6/3) sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Mendalo Darat, depan Polres Muaro Jambi.

Dari tangan keduanya polisi mengamankan tiga unit telepon genggam serta uang tunai sebesar Rp349.894.000. Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Kapolresta Barelang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa uang dalam jumlah besar dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan.(*)

Artikel Spesialis Pecah Kaca Gasak Uang THR Rp375 Juta, Pelaku Ikuti Korbannya Mulai dari Bank pertama kali tampil pada Metropolis.

Melemahnya Rupiah Tidak Terlalu Pengaruhi Idustri Berbasis Ekspor di Batam

0
Ketua Apindo Kota Batam Rafky Rasyid (ANTARA/Jessica)

batampos – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus melemah hingga mendekati Rp17 ribu per dolar memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha nasional, terutama bagi sektor industri yang bergantung pada impor bahan baku.

Namun kondisi tersebut dinilai tidak terlalu memengaruhi sebagian besar industri di Batam yang berorientasi ekspor.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, mengatakan fluktuasi kurs dolar relatif tidak memberikan tekanan signifikan bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Batam. Hal ini karena pola bisnis mayoritas perusahaan menggunakan mata uang dolar baik saat mengimpor bahan baku maupun ketika menjual produk ke pasar ekspor.

“Sebagian besar industri di Batam melakukan impor bahan baku dalam dolar, kemudian produk hasil olahan juga dijual kembali ke luar negeri dalam dolar,” kata Rafki, Kamis (12/3).

Ia menggambarkan skema transaksi tersebut dengan contoh sederhana. Perusahaan dapat mengimpor bahan baku senilai 500 dolar, kemudian memprosesnya di Batam dan menjual kembali produk tersebut ke pasar global dengan nilai 600 dolar.

“Karena transaksi dilakukan dalam mata uang yang sama, perubahan nilai tukar rupiah tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kegiatan usaha,” ujarnya.

Menurut Rafki, tekanan kurs biasanya baru terasa apabila perusahaan melakukan impor bahan baku dalam dolar, namun produk akhirnya dipasarkan di dalam negeri menggunakan rupiah. Dalam situasi tersebut, pelemahan rupiah berpotensi menekan margin usaha karena biaya produksi meningkat sementara harga jual mengikuti pasar domestik.

“Misalnya impor dalam dolar, tetapi produknya dijual ke Jakarta atau daerah lain di Indonesia dalam rupiah. Kondisi seperti itu yang bisa memengaruhi margin perusahaan,” katanya.

Meski demikian, model usaha seperti itu tidak dominan di Batam. Rafki menyebut sekitar 90 persen industri di wilayah tersebut berorientasi ekspor.

Dengan karakteristik tersebut, pelemahan rupiah bahkan dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha yang mengekspor produknya ke luar negeri. Penerimaan dalam dolar akan bernilai lebih besar ketika dikonversi ke rupiah.

“Ketika pendapatan ekspor dalam dolar dikonversi ke rupiah, nilainya justru meningkat. Itu yang membuat banyak perusahaan ekspor di Batam tidak terlalu terpengaruh oleh pelemahan rupiah,” kata Rafki.

Artikel Melemahnya Rupiah Tidak Terlalu Pengaruhi Idustri Berbasis Ekspor di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Xiaomi Luncurkan MiCLaw, Teknologi AI Baru yang Mengubah Smartphone Jadi Asisten Otonom

0
Xiaomi luncurkan MiCLaw. (X/CeotechI)

batampos – Xiaomi memperkenalkan proyek kecerdasan buatan terbaru bernama MiCLaw.

MiCLaw merupakan AI agent yang dirancang untuk membuat smartphone mampu menjalankan berbagai tugas secara otomatis.

Teknologi dikembangkan sebagai asisten digital generasi baru yang tidak hanya merespon pertanyaan, tetapi dapat melakukan tindakan langsung di perangkat pengguna.

MiCLaw dibangun di atas model bahasa besar internal Xiaomi bernama MiMo. Sistem dapat memahami maksud atau tujuan pengguna.

Sistem menjalankan serangkaian tindakan melalui aplikasi, alat sistem, atau layanan ekosistem Xiaomi setelah mendapatkan izin pengguna.

Teknologi menggunakan mekanisme yang disebut inference executive loop. Dalam proses ini AI akan, dikutip dari Huawei Central:

– Menganalisis permintaan pengguna
– Memilih alat atau aplikasi yang dibutuhkan
– Menjalankan tindakan di perangkat
– Mengevaluasi hasil dan melanjutkan langkah berikutnya hingga tugas selesai.

Sistem tersebut juga membuat AI dapat melakukan tugas kompleks lintas aplikasi, misalnya membuka aplikasi dan mengatur pengaturan ponsel, mengontrol perangkat rumah pintar melalui ekosistem Mi Home, mengatur jadwal, pengingat, atau informasi pribadi pengguna secara otomatis.

MiCLaw juga dirancang untuk terhubung dengan ekosistem perangkat Xiaomi seperti smart home dan IoT.

Setelah mendapatkan izin pengguna, AI dapat mengontrol bagian perangkat rumah sesuai konteks aktivitas pengguna.

Xiaomi membuka akses bagi pengembang melalui SDK dan Model Context Protocol (MCP) agar aplikasi pihak ketiga bisa terintegrasi dengan AI tersebut.

MiCLaw masih berada dalam fase closed beta dan hanya tersedia untuk beberapa perangkat flagship terbaru seperti seri Xiaomi 17.

Perusahaan menyatakan teknologi ini masih dalam tahap eksperimen dan sedang disempurnakan dari sisi stabilitas, konsumsi daya, serta keberhasilan menjalankan tugas kompleks.

MiCLaw merupakan langkah terbaru Xiaomi dalam pengembangan AI agent di smartphone yang secara mandiri menjalankan berbagai tugas.(*)

 

Artikel Xiaomi Luncurkan MiCLaw, Teknologi AI Baru yang Mengubah Smartphone Jadi Asisten Otonom pertama kali tampil pada Lifestyle.

PMI Batam Bongkar Modus Oknum Pendonor Minta Bayaran ke Keluarga Pasien

0
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Sri Soedarsono. F. Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Masyarakat diminta mewaspadai adanya oknum yang diduga mengatasnamakan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan kebutuhan pasien akan darah. Oknum tersebut bahkan berpura-pura menjadi pendonor dan kemudian meminta imbalan kepada keluarga pasien.

Ketua Palang Merah Indonesia Kota Batam, Sri Soedarsono,  menegaskan bahwa PMI tidak pernah menjual darah kepada pasien maupun keluarga pasien dalam bentuk transaksi pribadi.

Menurutnya, pihaknya menerima informasi adanya oknum yang mendatangi pasien atau keluarga pasien dan menawarkan bantuan untuk mendonorkan darah. Setelah itu, oknum tersebut datang ke gedung PMI dengan berpura-pura sebagai pendonor darah.

“Setelah mendonor, oknum tersebut kemudian menghubungi keluarga pasien dan mengatakan bahwa dirinya sudah mendonorkan darah untuk pasien tersebut, lalu meminta sejumlah uang sebagai imbalan,” ujar Sri Soedarsono di gedung PMI Kota Batam, Kamis (12/3).

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan PMI. Seluruh kegiatan donor darah di PMI bersifat sukarela dan tidak diperbolehkan meminta bayaran kepada pasien maupun keluarganya.

“PMI tidak pernah menjual darah kepada pasien. Jika ada pihak yang meminta uang dengan mengatasnamakan PMI atau mengaku sebagai pendonor yang meminta bayaran, itu bukan kebijakan PMI,” tegasnya.

Sri Soedarsono menjelaskan bahwa darah yang tersedia di PMI berasal dari kegiatan donor darah sukarela masyarakat. Darah tersebut kemudian diproses melalui unit pelayanan darah dan didistribusikan ke rumah sakit sesuai kebutuhan medis pasien.

PMI Kota Batam juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jasa donor darah dengan meminta imbalan.

Jika menemukan praktik seperti itu, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada PMI atau pihak berwenang.

“Kami berharap masyarakat segera mengonfirmasi ke PMI jika ada pihak yang mengaku dari PMI atau pendonor yang meminta bayaran. Donor darah adalah kegiatan kemanusiaan yang bersifat sukarela, bukan untuk mencari keuntungan,” katanya.

PMI Kota Batam menegaskan akan menelusuri informasi terkait keberadaan oknum tersebut dan mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap segala bentuk penyalahgunaan nama lembaga kemanusiaan tersebut. (*)

Artikel PMI Batam Bongkar Modus Oknum Pendonor Minta Bayaran ke Keluarga Pasien pertama kali tampil pada Metropolis.

Delapan Lapangan Padel Disiapkan di Graha Citra Kita, Pengelola Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana

0
Kawasan Graha Citra Kita, Sei Panas, Batam. Foto. Arjuna/ Batam Pos

batampos – Polemik mengenai dugaan penutupan drainase di kawasan Graha Citra Kita, Sei Panas, Batam, akhirnya mendapat klarifikasi. Pengelola memastikan pembangunan di kawasan tersebut dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama pemerintah.

Salah satu unit usaha yang berada di kawasan tersebut adalah fasilitas olahraga Rally Padel yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.

Owner Rally Padel, Jon Yunus, mengatakan Graha Citra Kita merupakan kawasan yang diperuntukkan bagi berbagai kegiatan usaha. Di dalamnya terdapat sejumlah unit bisnis, termasuk fasilitas olahraga padel yang tengah disiapkan.

“Graha Citra Kita ini merupakan kawasan berusaha. Di dalamnya ada beberapa unit usaha, termasuk usaha kami yaitu padel,” kata Jon, Selasa (10/3).

Ia juga menanggapi pemberitaan sebelumnya yang menyebut adanya penutupan drainase atau saluran air di kawasan tersebut. Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Sebelumnya ada beberapa media yang memberitakan bahwa kami menutup drainase atau saluran. Hal itu kami bantah,” ujarnya.

Pada Selasa pagi, Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi kawasan sekaligus memastikan kesesuaian pembangunan dengan rencana yang telah disetujui.

“Barusan tadi pagi Bu Li Claudia turun memantau langsung. Beliau mengapresiasi karena apa yang telah dibangun sampai sejauh ini sesuai dengan perencanaan, tanpa ada kekeliruan seperti yang sempat diberitakan. Kami juga mengapresiasi kinerja Bu Li Claudia dalam merespons dan mendukung iklim berusaha di Batam,” kata Jon.

Ia menambahkan, pihak pengelola berkomitmen menjalankan pembangunan kawasan secara tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin menyampaikan komitmen atas apa yang telah kami sampaikan kepada kepala daerah, yaitu membangun dengan baik demi Kota Batam,” katanya.

Jon juga menyampaikan, bahwa fasilitas Rally Padel ditargetkan mulai beroperasi setelah periode Lebaran. Di dalam kompleks tersebut disiapkan delapan lapangan padel dengan konsep semi outdoor. (*)

Artikel Delapan Lapangan Padel Disiapkan di Graha Citra Kita, Pengelola Pastikan Pembangunan Sesuai Rencana pertama kali tampil pada Metropolis.

Selundupkan 797 iPhone Senilai Rp3,3 Miliar, Rio Susanto Dituntut 3 Tahun Penjara

0
Terdakwa Rio Susanto menghadapi tuntutan pidana tiga tahun penjara dalam kasus penyelundupan 797 iPhone. F.Azis Maulana

batampos – Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa Rio Susanto dengan pidana tiga tahun penjara dalam perkara dugaan penyelundupan ratusan telepon seluler impor tanpa dokumen kepabeanan. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Batam.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Douglas Napitupulu dengan anggota Randi Jastian dan Elen. Jaksa Gilang Prasetyo menyatakan Rio terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kepabeanan sebagaimana diatur dalam Pasal 102 huruf f Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Jaksa menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama tiga tahun serta denda Rp250 juta.

“Jika denda tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, jaksa dapat menyita harta benda atau pendapatan terdakwa untuk menggantinya,” ujar JPU Gilang saat dikonfirmasi dalam amar tuntutan, Kamis (12/3).

Baca Juga: Dinkes Batam Intensifkan Pengawasan Takjil di Bazar Ramadan, Ini Hasilnya

Apabila penyitaan tidak mencukupi, denda tersebut diganti dengan pidana kurungan selama 90 hari.

Dalam pertimbangannya, jaksa menyebut tindakan terdakwa merugikan keuangan negara serta melanggar ketentuan di bidang kepabeanan.

Perkara ini bermula ketika Rio dihubungi seseorang bernama Arik yang kini berstatus daftar pencarian orang.

Dalam percakapan melalui WhatsApp pada 26 September 2025, Arik meminta Rio mengambil ratusan telepon seluler di Batam untuk dibawa ke Sintete, Kalimantan Barat.

Rio kemudian berangkat dari Tanjungpinang menuju Batam melalui Pelabuhan Roro Tanjung Uban menggunakan mobil Honda CR-V bernomor polisi BP 1291 AE. Pada Sabtu, 27 September 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, ia mengambil barang dari seseorang bernama Ajan—yang berstatus buron—di kawasan Baloi Garden, Batam.

Barang tersebut berupa 797 unit telepon seluler merek Apple berbagai tipe dalam kondisi bukan baru. Setelah mengambil barang, Rio menuju Pelabuhan Roro Telaga Punggur untuk menyeberang.

Baca Juga: Pemko Batam Gratiskan PBB-P2 untuk Veteran dan Pensiunan, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Namun sekitar pukul 12.00 WIB, ketika kendaraan yang dikemudikan Rio mengantre masuk kapal roro, petugas Bea dan Cukai melakukan pemeriksaan. Dari dalam mobil ditemukan dua koper dan empat tas berisi delapan kardus yang memuat 797 unit iPhone tanpa dokumen kepabeanan.

Rinciannya terdiri dari 558 unit iPhone 11, 199 unit iPhone 12 Mini, 37 unit iPhone 12, satu unit iPhone 12 Pro, serta dua unit iPhone 13 Mini.

Berdasarkan keterangan ahli kepabeanan, nilai pabean seluruh barang tersebut diperkirakan mencapai Rp3,38 miliar. Akibat tidak dipenuhinya kewajiban kepabeanan, negara diperkirakan mengalami potensi kerugian penerimaan pajak sebesar Rp710.996.223 yang terdiri dari Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan impor.

Setelah mendengar tuntutan jaksa, Rio Susanto melalui penasihat hukumnya meminta waktu kepada majelis hakim untuk menyusun pembelaan tertulis atau pleidoi.

Sidang akan dilanjutkan pada agenda pembacaan pembelaan pada persidangan berikutnya.(*)

 

Artikel Selundupkan 797 iPhone Senilai Rp3,3 Miliar, Rio Susanto Dituntut 3 Tahun Penjara pertama kali tampil pada Metropolis.

Dinkes Batam Intensifkan Pengawasan Takjil di Bazar Ramadan, Ini Hasilnya

0
Pegawai Dinkes Kota Batam mengambil sampel makanan takjil yang dijual di berbagai bazar Ramadan.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan makanan takjil yang dijual di berbagai bazar Ramadan dan pusat jajanan masyarakat di Batam aman dikonsumsi. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 1.068 sampel takjil yang diambil dari 96 lokasi pengawasan di seluruh wilayah Kota Batam selama Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Batam, Meldasari, mengatakan hasil pengawasan sementara menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa memenuhi standar keamanan pangan.

“Dari total 1.068 sampel takjil yang diperiksa, hasilnya seluruhnya memenuhi syarat dan tidak ditemukan sampel yang tidak memenuhi syarat (TMS),” ujar Meldasari dalam laporan pemantauan takjil mingguan Dinkes Batam, Rabu (11/3).

Baca Juga: Disdukcapil Batam Imbau Warga Segera Perbarui Data Kependudukan

Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan oleh tim dari seluruh puskesmas di Kota Batam dengan menyasar lokasi-lokasi penjualan takjil seperti bazar Ramadan, pasar tradisional, kawasan pemukiman, hingga pusat keramaian masyarakat.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengujian terhadap sejumlah bahan berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam makanan.

“Pengujian dilakukan terhadap empat parameter, yaitu formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow. Keempat zat ini dilarang digunakan dalam makanan karena dapat membahayakan kesehatan,” jelasnya.

Menurut Meldasari, hasil pemeriksaan sejauh ini menunjukkan para pedagang takjil di Batam cukup sadar akan pentingnya keamanan pangan, sehingga makanan yang dijual relatif aman bagi masyarakat.

Selain melakukan pengambilan sampel, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada pedagang mengenai cara pengolahan makanan yang higienis serta pentingnya tidak menggunakan bahan tambahan berbahaya.

“Tidak hanya melakukan pemeriksaan, tim di lapangan juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada pedagang agar tetap menjaga kualitas dan keamanan makanan yang dijual selama Ramadan,” tambahnya.

Baca Juga: Hangatnya Silaturahmi Ramadan PLN Batam Bersama Media, Doorprize Ramaikan Buka Puasa ‎ 

Dari laporan capaian pengawasan, sejumlah puskesmas bahkan telah melampaui target pengambilan sampel. Di antaranya Puskesmas Sei Langkai dengan 67 sampel, Lubuk Baja 63 sampel, Tanjung Sengkuang 58 sampel, serta Tanjung Uncang 57 sampel.

Sementara beberapa puskesmas lainnya seperti Botania, Batuaji, Kampung Jabi, Baloi Permai, Sei Lekop, dan Sei Pancur juga telah mencapai target minimal pengambilan sampel sekitar 50 sampel.

Namun, pihaknya mencatat masih ada beberapa puskesmas yang perlu meningkatkan intensitas pengambilan sampel agar target pengawasan dapat tercapai secara optimal.

“Secara monitoring saat ini terdapat 17 puskesmas berstatus hijau, 3 puskesmas berstatus kuning, dan 1 puskesmas berstatus merah. Artinya masih ada yang perlu percepatan dalam pengambilan sampel,” katanya.

Meldasari menegaskan, pengawasan keamanan pangan selama Ramadan akan terus dilakukan hingga akhir bulan puasa. Dinas Kesehatan juga akan memperkuat monitoring lapangan serta evaluasi rutin terhadap kegiatan pengawasan yang dilakukan puskesmas.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap selektif saat membeli takjil, memperhatikan kebersihan makanan, serta memilih pedagang yang menjaga higienitas.

“Meski hasil pemeriksaan menunjukkan makanan takjil di Batam relatif aman, masyarakat tetap perlu memperhatikan kebersihan dan kualitas makanan yang dibeli, agar kesehatan tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.(*)

Artikel Dinkes Batam Intensifkan Pengawasan Takjil di Bazar Ramadan, Ini Hasilnya pertama kali tampil pada Metropolis.

Pernyataan Replik Picu Polemik, JPU Kasus 1,9 Ton Narkotika Minta Maaf ke DPR RI

0
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan mengundang Kejaksaan Negeri Batam untuk membahas tuntutan mati Fandi Ramadhan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (11/3). Foto. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

batampos – Kejaksaan Negeri Batam menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf terkait pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat pembacaan replik dalam sidang perkara penyelundupan narkotika seberat 1,9 ton di Pengadilan Negeri Batam.

Pernyataan tersebut sebelumnya memicu polemik karena dianggap menyinggung tokoh masyarakat dan anggota Komisi III DPR RI.

Permintaan maaf itu disampaikan dalam forum Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta.

Baca Juga: Hakim PN Batam Vonis 5 Tahun Terhadap Fandi ABK Kapal Bawa Sabu Hampir 2 Ton

Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus, mengatakan permohonan maaf tersebut disampaikan oleh JPU Muhammad Arfian yang menangani perkara tersebut.

“Kami, JPU Muhammad Arfian, ingin menyampaikan setulus-tulusnya dan sedalam-dalamnya permohonan maaf atas kesalahan kami dalam persidangan kemarin saat pembacaan replik,” ujar Arfian sebagaimana disampaikan Priandi, Rabu (11/3).

Arfian mengakui kesalahan tersebut dan menyebutnya sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugas ke depan. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima sanksi disiplin dari Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

“Kami berterima kasih kepada pimpinan Komisi III atas koreksi dan atensinya kepada kami. Ini akan menjadi bahan koreksi bagi kami,” ujarnya.

Baca Juga: Jaksa Tetap Tuntut Mati Fandi Ramadhan dalam Perkara Sabu 1,9 Ton

Priandi menjelaskan bahwa tuntutan pidana yang diajukan jaksa merupakan kewenangan penuntut umum. Tuntutan tersebut disusun berdasarkan fakta persidangan, alat bukti, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun dalam pembacaan replik sebelumnya, jaksa sempat menyampaikan pernyataan yang menyinggung dugaan adanya intervensi pihak luar dalam proses penegakan hukum. Pernyataan tersebut kemudian memicu reaksi dari sejumlah pihak.

Priandi menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung lembaga DPR RI maupun tokoh masyarakat.

“Pernyataan maaf ini dimaksudkan untuk meluruskan pernyataan JPU pada saat pembacaan replik di PN Batam beberapa waktu lalu. Kami memohon maaf apabila menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menilai penerapan hukum terhadap para tersangka dalam perkara tersebut sempat menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap tersangka memiliki peran yang berbeda sehingga penerapan hukuman, khususnya hukuman mati, harus dilakukan secara selektif.

“Hukuman mati tetap ada, tetapi hanya untuk bandar atau pihak yang paling bertanggung jawab,” ujar Habiburokhman.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya menerima permohonan maaf yang disampaikan jaksa tersebut. Ia berharap jaksa yang masih muda itu dapat belajar dari kesalahan tersebut.

“Kita berharap ke depan bisa lebih bijak lagi dan kariernya bisa terus berkembang,” kata dia. (*)

Artikel Pernyataan Replik Picu Polemik, JPU Kasus 1,9 Ton Narkotika Minta Maaf ke DPR RI pertama kali tampil pada Metropolis.

Perang Timur Tengah Memanas, Iran Menolak Gencatan Senjata dengan AS-Israel

0
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. (X/DailyIranNews)

batampos – Pemerintah Iran menegaskan tidak akan menerima gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik militer yang terus meningkat di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Iran tidak melihat alasan untuk bernegosiasi karena sebelumnya pembicaraan dengan AS berakhir dengan serangan militer.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa gencatan senjata sata tidak cukup. Iran ingin perang benar – benar dihentikan secara permanen.

“Iran akan terus melawan sampai agresi terhadap negaranya berhenti sepenuhnya,” kata Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dikutip dari Press TV, Kamis (12/3).

Meminta gencatan senjata tanpa perubahan situasi hanya akan mengulang konflik.

Pemerintah Iran menyatakan siap menghadapi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih besar.

Abbas bahkan memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat melakukan invasi darat. Itu dapat memicu konsekuensi serius bagi militer AS.

Melansir theguardian.com, konflik regional semakin memanas setelah serangan militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026.

Serangan memicu aksi balasan dari Iran yang menargetkan pangkalan militer, fasilitas ekonomi, dan kepentingan AS maupun Israel di kawasan Timur Tengah.

Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa Iran menolak tawaran pembicaraan gencatan senjata dari utusan Amerika. Teheran merasa tidak berada dalam posisi kalah dalam perang yang sedang berlangsung.

Sejumlah pejabat Iran mengatakan bahwa AS dan Israel harus dihukum atas serangan militer terhadap Iran agar tidak terulang di masa depan.

Para analis menilai posisi tersebut membuat upaya diplomasi internasional untuk menghentikan konflik menjadi semakin sulit.

Serangan balasan, operasi militer, dan ancaman terhadap jalur energi global membuat konflik berpotensi memicu krisis regional yang lebih besar jika tidak segera diselesaikan melalui jalur diplomasi.(*)

 

Artikel Perang Timur Tengah Memanas, Iran Menolak Gencatan Senjata dengan AS-Israel pertama kali tampil pada News.

Hangatnya Silaturahmi Ramadan PLN Batam Bersama Media, Doorprize Ramaikan Buka Puasa ‎

0
Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Syamsul Bahri, menyampaikan sambutan saat acara buka puasa bersama dan silaturahmi PLN Batam dengan insan media di Hotel Beverly Nagoya, Lubuk Baja, Rabu (11/3). Foto: M. Sya’ban/Batam Pos

‎batampos – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Hotel Beverly Nagoya, Lubukbaja, Rabu (11/3) sore. Sejumlah insan media di Kota Batam berkumpul dalam acara buka puasa bersama PLN Batam, yang dikemas santai namun meriah.

‎Menjelang azan Magrib, obrolan ringan antara jurnalis dan jajaran manajemen PLN Batam mengalir di setiap meja. Gelak tawa sesekali pecah, menambah hangat suasana silaturahmi Ramadan tahun ini.

‎Acara yang digelar PLN Batam tersebut tidak sekadar buka puasa bersama. Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik yang membuat suasana semakin hidup.

‎Mulai dari voucher belanja Rp100 ribu, blender, power bank, speaker, hingga hadiah yang paling ditunggu peserta seperti emas 0,5 gram, serta handphone Redmi C15.

Baca Juga: Tiket Kapal Roro untuk Mudik Lebaran Dibuka, ASDP Sarankan Beli Tiket Lebih Awal

Tak hanya itu, panitia juga menggelar kuis interaktif yang diikuti para jurnalis. Pertanyaan-pertanyaan ringan seputar PLN Batam dan pengetahuan umum memancing antusias peserta.

‎Pemenang kuis mendapatkan hadiah menarik. Juara ketiga membawa pulang rice cooker dan uang tunai, sementara juara pertama berhasil memenangkan handphone Redmi C15 ditambah hadiah uang tunai.

‎Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Syamsul Bahri, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara PLN Batam dan para insan media yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

‎Menurutnya, konsep acara tahun ini dibuat lebih santai agar kebersamaan terasa lebih akrab.

‎“Hari ini kita santai saja, tidak seperti tahun sebelumnya. Ini momen silaturahmi di bulan Ramadan,” kata Syamsul Bahri dalam sambutannya.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini telah membantu menyampaikan berbagai informasi mengenai PLN Batam kepada publik.

‎Di tengah sambutannya, Syamsul Bahri juga menyampaikan bahwa dirinya akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Sekretaris Perusahaan PLN Batam pada akhir bulan ini.

‎“Per 1 April nanti saya sudah memasuki masa pensiun dari jabatan ini. Berakhir di jabatan, bukan sebagai pegawai PLN,” ujarnya.

Baca Juga: Kuota Penukaran Uang Lebaran di Batam Penuh, BI Kepri Atur Layanan Terjadwal

Kesempatan tersebut juga ia gunakan untuk menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan.

‎“Saya sebagai manusia biasa memohon maaf dan bangga atas kerja sama yang selama ini terjalin,” katanya.

‎Sementara itu, Manajemen Komunikasi PLN Batam, Yoga Pradana, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tahun ini sengaja dikemas lebih akrab dengan berbagai permainan dan doorprize agar suasana terasa lebih hidup.

‎“Tahun ini konsepnya lebih guyub. Selain silaturahmi, kita juga ingin suasana lebih hangat,” ujarnya.

‎Menurutnya, PLN Batam berharap hubungan baik dengan media dapat terus terjaga dan semakin kuat ke depan. ‎“Kami ingin kerja sama dengan media ke depan semakin teratur membaik,” kata dia.

‎Menutup sambutan, Yoga mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil mendapatkan berbagai hadiah doorprize.(*)

Artikel Hangatnya Silaturahmi Ramadan PLN Batam Bersama Media, Doorprize Ramaikan Buka Puasa ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.