
batampos– Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik tidak terlihat masuk kantor setelah komentar istrinya, Jelita Jee soal dugaan gratifikasi di kalangan pejabat ramai diperbincangkan warganet.
Farid Irfan Siddik merupakan putra dari salah satu pejabat di Kejaksaan Agung RI, Asri Agung Putra.
Pantauan di lapangan, mobil yang biasa membawa Farid ke kantornya di jalan raya Tanjungpinang-Tanjunguban Km 16 Toapaya tidak terlihat di lokasi parkir khusus bertanda parkir kepala.
“Hari ini belum masuk, mobilnya Fortuner,” kata seorang sekuriti berjaga di luar kantor BP Bintan saat ditemui, Senin (26/8/2024) siang.
Dia mengatakan, Farid terakhir masuk kantor pada Kamis (22/8/2024) untuk latihan persiapan lomba gerak jalan tri juang di Tanjunguban dan Lobam.
“Latihan keliling sini, Sabtunya (Farid) di Tanjunguban,” katanya.
Ketika ditanya apakah setiap hari Farid ke kantor? “Kalau ada keperluan kantor ke sini,” katanya pun mengakui kalau Farid tinggal di Batam.
BACA JUGA: Usai Komentar soal Dugaan Gratifikasi, Akun Jelita Jee dan Farid Irfan Siddik Hilang
Diberitakan sebelumnya, pemilik akun @anibutnotaniani ini telah mempositing komentar diduga postingan Dwi Okta Jelita – nama lengkap dari Jelita Jee –
“Adalagi yang lebih lucu sampai bahas orang beli roti harga 400k, beli stoller 30jt, keluar negeri pakai jet pribadi. Ya Allah segitunya amat, padahal mah itu hal yang sangat wajar.”
Menghebohkan lagi, Jelita Jee mengomentari pengalaman pribadi bahwa keluarganya kalau keluar negeri mendapat fasilitas dari pengusaha.
“Gausah jauh2 gue jg jd bnyk tau dari mertua gue, kita kl kluar negeri itu d cover sama pengusaha2 yg emg ngasih fasilitas tnp diminta, dsrh milih mau nginep dimne, naik pswt ape, gpernh pusing, apalgi sekelas presiden.”
Usai komentarnya viral, akun instagram.com/jelitajee dan akun instagram.com/faridirfansiddik lenyap di media sosial instagram. (*)
Reporter: Slamet









