Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 3084

Sepanjang 2024 Ada 232 Kasus DBD di Batam

0
ilustrasi demam berdarah
Ilustrasi. Demam berdarah.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama tiga tahun terakhir relatif terjadi penurunan. Dimana, berdasarkan data sepanjang Januari hingga 16 Juli 2024 kemarin, kasus penderita DBD di Kota Batam, tercatat sebanyak 232 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi menyampaikan 232 kasus DBD itu tersebar di berbagai daerah berdasarkan wilayah kerja Puskesmas. Menurutnya, kasus tertinggi terjadi di bulan Juni yakni 50 kasus dan di bulan Juli yakni sebanyak 45 kasus. Kasus di bulan Juli ini diprediksi akan terus mengalami kenaikan mengingat data tersebut baru sampai pertengahan bulan atau hingga per 16 Juli 2024 ini.

“Kasus terendah terjadi bulan April yakni 12 kasus. Lalu Januari dan Mei masing-masing 29 kasus, ” ujarnya, Rabu (17/7).

Lalu, jika dibandingkan dengan tiga tahun terakhir, kasus DBD di Kota Batam bisa dikatakan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tercatat, sepanjang tahun 2023, kasus DBD di Batam capai 319 pasien, dan dimana dari ratusan penderita DBD itu, terdapat tiga orang di antaranya meninggal dunia.

Sementara itu di sepanjang tahun 2022 terdapat 902 kasus dimana enam orang penderitanya meninggal dunia. Lalu tahun 2021 terdapat 710 kasus dengan kasus kematian empat orang.

“Untuk tahun 2024 ini kasus kematian sebanyak tujuh orang dan terbanyak dibanding tahun sebelumnya, ” tambah Didi.

Adapun data meninggal akibat DBD di tahun ini adalah TJ, 59, warga Sungai Lekop. Pasien sempat di rujuk ke Rumah Sakit Graha Hermine sebelum akhirnya meninggal dunia 9 Januari 2024 lalu. Selanjutnya, DP warga Baloi Permai yang juga dirujuk ke Rumah Sakit Camanta Sahidya dan meninggal 14 Januari 2024 dan AE, 11 tahun warga Belakangpadang dirujuk ke RSBP Batam dan meninggal dunia pada 24 Januari 2024.

Pada tanggal 30 Januari juga terjadi kasus kematian akibat DBD, korbannya WR, 5, warga Sungai Pancur dan meninggal di RSUD Embung Fatimah. Selanjutnya, MB, 29, warga Tiban Baru meninggal di Rumah Sakit Awal Bros pada 17 Maret 2024

Selanjutnya PP, 46, WARGA Sekupang. G meninggal di Rumah Sakit Graha Hermine pada 11 Mei 2024 dan terakhir, KN, 43, warga Sungai Langkai meninggal di Graha Hermine 12 Juli 2024.

“Totalnya di tahun ini ada 7 kasus meninggal dan tertinggi di sepanjang tiga tahun terakhir, ” terang Didi.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batam Melda Sari mengatakan, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini seringkali muncul pada musim pancaroba, khususnya di awal tahun. Tingginya curah hujan mempengaruhi peningkatan DBD. Genangan air timbul setelah hujan juga berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Peran masyarakat dalam mewaspadai penularan kasus DBD sangat besar. Jika terkena gejala DBD segera ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama,” ungkapnya.

Selain itu Walikota Batam juga telah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dini peningkatan DBD di Batam. Salah satu poinnya adalah, dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dalam upaya mencegah penyebaran DBD antara lain dengan upaya penggerakan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M plus.

Menguras dan menyikat dinding tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, mengubur kembali barang bekas yang dapat menampung air hujan serta plus cara lain dengan memantau wadah air yang dapat menjadi tempat perkembanganbiakan nyamuk aedes aegypty.

Dalam surat edaran ini juga meminta agar masyarakat untuk segera membawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama atau melaporkan apabila ada warga yang terkena DBD. Membantu petugas dalam kelancaran kegiatan penyelidikan epidemiologi dan fogging fokus yang dilakukan di wilayahnya masing-masing apabila ada kasus DBD.

Anggota DPRD Batam Safari Ramadan sebelumnya mengaku prihatin dengan berkembannya penyakit DBD saat ini, apalagi sudah memakan korban di beberapa daerah. Instansi terkait diminta untuk mencegah agar DBD tidak meluas. Antisipasi yang baik dengan menjaga lingkungan untuk tetap bersih.

“Apalagi kondisi cuaca saat ini yang sejuk atau musim hujan yang diingini oleh nyamuk aedes aegepty sumber penyakit DBD berkembang. Pilhannya ialah mengalakkan lagi kegiatan pencegahan melalui budaya gotong royong di masyarakat. Baik itu di tingkat RW, RT atau pun perumahan, ” ujarnya.

“Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat Batam untuk menggalakkan kembali budaya gorong royong. Mudah-mudahan ini sebagai langkah efektif penanggulangan kasus DBD. Agar ke depan tak ada lagi korban jiwa,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Hajar Istri hingga Babak Belur, Suami Ditangkap Polisi

0
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo. F. Yusnadi Nazar

batampos – Satreskrim Polresta Tanjungpinang menangkap suami yang diduga sebagai pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Agung Tri Poerbowo membenarkan pihaknya telah menangkap seorang laki-laki inisial SR yang diduga melakukan kekerasan terhadap perempuan.

Agung menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban, pihaknya melakukan penyelidikan. Setelah melakukan pemeriksaan, polisi berhasil menciduk pelaku KDRT di salah satu tempat di Tanjungpinang.

“Sudah kami amankan pelakunya,” ungkap Kasat, Rabu (18/7).

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut dan ditangani penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

“Untuk detailnya, masih dalam pemeriksaan,” singkat Agung.

BACA JUGA: Istri Babak Belur Dihajar Suami

Sebelumnya diberitakan, KDRT menimpa seorang perempuan berinisial AR, 27. Korban mendapatkan kekerasan dari suaminya inisial SR.

Kekerasan tersebut berawal saat AR dan SR berlibur dari Batam ke Tanjungpinang pada 1 Juli 2024 lalu. Pasangan suami isteri itu menginap di salah satu hotel di Tanjungpinang. Kemudian keduanya bertengkar adu mulut di lorong hotel.

Diduga karena hal sepele, suami emosi lalu menghajar istrinya. Perkelahian itu sempat dilerai oleh sekuriti hotel. Namun SR kembali menghajar istrinya hingga babak belur di kamar hotel dan membuang tas dan ponsel korban melalui jendela.

Setelah kekerasan itu, SR kemudian melarikan diri meninggalkan istri dan anaknya di kamar hotel. Korban kemudian ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Korban lalu mengadukan kekerasan itu ke pihak keluarganya di Tanjungpinang. (*)

Reporter: Yusnadi

Sampah Meluber Hingga ke Bahu Jalan Menuju Galangan Kapal

0
IMG 20240717 113445 scaled
Tumpukan sampah di pinggir jalan Brigjen Katamso, sebelum perumahan Putera Jaya, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Sampah campuran menumpuk di pinggir jalan Brigjen Katamso, sebelum perumahan Putera Jaya, Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji. Tumpukan sampah ini mulai mengancam keselamatan pengendara sebab meluber hingga bahu jalan.

Pantauan di lapangan yang berbahaya dari tumpukan sampah ini adalah, botol kosong bekas minuman keras yang juga berserakan diantara tumpukan sampah rumah tangga. Botol-botol ini banyak yang pecah dan berserakan begitu saja hingga ke bahu jalan.

Baca Juga: Ombudsman Kepri Nilai Penanganan Sampah di Batam Lamban

Pengendara harus waspada melintasi lokasi tumpukan sampah ini karena bisa menyebabkan kecelakaan jika terkena beling pecahan botol kaca tadi. Selain sampah rumah tangga dan botol bekas minuman keras, sampah ban bekas dan material bangunan juga memperburuk lokasi penumpukan sampah ini.

“Entah dari mana-mana ini yang buang sampah. Dari bar dan kafe pun buang botol minuman ke sini. Tak ada pemukiman di pinggir jalan ini jadi tak ada yang mantau atau melarang. Bebas orang buang sampah, ” kata Maria, warga perumahan Putera Jaya yang kebetulan melintas di lokasi tumpukan sampah tersebut, Rabu (17/7).

Pembuangan sampah ini juga dilakukan oleh pengendara mobil truk atau pickup. Sampah dari bar dan kafe serta pasar kaget dibuang ke sana di malam hari agar tidak terciduk tim pengawasan sampah. Ini sudah lama terjadi dan semakin hari semakin banyak tumpukan sampah.

“Sudah lama ini. Awalnya sedikit, karena tak diangkut jadi terus bertambah hingga meluber ke bahu jalan seperti ini, ” kata Nina, warga lainnya.

Lokasi tumpukan sampah yang mengganggu kenyamanan pengendara ini terjadi cukup panjang. Ada sekitar 50 meter di sepanjang pinggiran jalan sebelum perumahan Putera Jaya. Lokasinya memang berada di ruas jalan yang tidak ada pemukiman.

Lurah Tanjunguncang Sutrisna Wijaya mengaku telah melaporkan hal itu ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam untuk diangkut. “Kami kelurahan tak punya armada. Kami laporkan ke DLH untuk pengangkut nya, ” kata Lurah.

Kepada masyarakat Kelurahan Tanjunguncang dan pelaku usaha yang ada di sekitarnya diminta untuk tidak lagi membuang sampah ke pinggir jalan. Tim pengawasan akan turun memantau ke lapangan dan akan memberikan sanksi yang tegas kepada pembuang sampah sembarang.

“Mari tertib membuang sampah. Siapa saja tak boleh lagi buang sampah ke pinggir jalan, ” ujar Sutrisna.

Camat Batuaji Faizal saat dicoba konfirmasi belum memberikan tanggapan atas keluhan masyarakat ini. Pesan singkat dan panggilan telepon belum direspon. (*)

Reporter: Eusebius Sara

BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 106 Kilogram Sabu di Perairan Pongkar Karimun

0
bea cukai gagalkan penyelundupan narkoba 43
BNN bersama Bea Cukai gagalkan penyelundupan 106 kilogram sabu di Perairan Pongkar Karimun. Foto. Bea Cukai untuk Batam Pos

batampos – Narkoba jenis sabu sebanyak 106 kilogram diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat dari instansi penegak hukum lain dari kapal kargo Legend Aquarius di perairan Pongkar, Karimun, Kamis (11/7) lalu.

Ada tiga tersangka berkewarganegaraan India yang diamankan atas kepemilikan narkoba tersebut yakni; Raju Nuthukumaran, Govindhasamy Vimalk Andhan dan Delvadurai Dinakaran.

Saat gelar pers rilis pengungkapan sindikat narkoba antar benua Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Dr. Marthinus Hukom, S.I.K menjelaskan, dari pengungkapan ini tim gabungan juga telah mengeluarkan red notice atau pencarian terhadap beberapa pelaku lain yang menyuruh dan memasok narkoba tersebut.

“Narkoba ini dari Malaysia, dimuat di Johor Bahru saat kapal ini bersandar di pelabuhan swasta. Pemeriksaan sementara dan menurut keterangan dari tersangka yang diamankan, kapal ini mau ke Brisbane, Australia. Bergerak dari Malaysia, kita tangkap di perairan Pongkar Karimun, ” ujar Marthinus, Rabu (17/7).

Pengungkapan ini merupakan bukti bahwa BNN dan Aparat Penegak Hukum di Indonesia sangar serius untuk memerangi narkoba.

“Ini juga bukti bahwa kampanye dan sosialisasi kita agar masyarakat peran aktif melawan narkoba berjalan baik. Pengungkapan ini berdasarkan laporan masyarakat, ” ujar Marthinus.

Pengungkapan ini juga didukung penuh oleh Dirjen Bea dan Cukai serta jajaran BNN Kepri. BNN yang semula mendapat informasi intelejen dari masyarakat terkait adanya rencana lintasan kapal kargo bermuatan narkoba di wilayah perairan Indonesia, meminta dukungan Dirjen Bea dan Cukai dan jajaran BNN Kepri untuk sama-sama melakukan pencegahan dan penangkapan.

“Tengah malam itu tangkapnya. Awalnya kapal ini berangkat dari Johor Bahru, siang hari. Ada jeda waktu yang cukup lama saat mereka isi BBM di perairan Singapura. Tim sudah siaga di lokasi yang akan mereka lintasi dan ternyata menang saat digeledah ditemukan serbuk yang setelah ditest memang zat metamfetamen (sabu), ” ujar Marthinus.

Hasil pengembangan sementara, narkoba jenis sabu ini dimuat oleh tiga pelaku tanpa sepengetahuan ABK kapal saat kapal sedang melakukan pengecekan fisik di Johor Bharu sebelum berlayar. Ketiga WN India ini mengaku sebagai kru dari pihak manajemen kapal untuk mengecek kondisi kapal sebelum berlayar.

“Saat pengecekan inilah mereka masukan barang ini tanpa sepengetahuan ABK kapal lain, ” ujar Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Syarif Hidayat yang turut hadir dalam pres rilis tersebut.

Kapal kargo Legend Aquarius ini sebenarnya kapal kargo yang rutenya Batam Singapura untuk angkut barang. Namun belakangan kapal ini bersandar di Johor Bahru Malaysia untuk diberangkatkan ke Australia untuk kepentingan perbaikan yang lebih detail. Kesempatan ini dimanfaatkan sindikat perdagangan narkoba antar benua mencoba menyelundupkan narkoba tadi.

“Ini termasuk tangkapan besar karena kita tahu praktek seperti ini membutuhkan dukungan biaya yang besar dan tentunya ada jaringan yang kuat di belakang. Ini akan kita kembangkan terus. Pelaku lain termasuk pemilik barang sudah kita kantongi identitas nya dan susah keluarkan red notice untuk diburu bersama-sama, ” kata Syarif.

Untuk ketiga pelaku WNA yang ditetapkan sebagai tersangka ini dijerat pasal 114 (2) Jo pasal 132 (1) sub pasal 112 (2) Jo pasal 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Hadir dalam press rilis ini Kapolda Kepri Irjen Pol Yang Fitri dan Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Batam Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto. (*)

Reporter : Eusebius Sara

Tim Gabungan Amankan 106 Kilogram Sabu dari Malaysia

0
WhatsApp Image 2024 07 17 at 13.32.10 e1721198740595
Konferensi pers pengungkapan penyelundupan sabu seberat 106 kilogram dari Malaysia.

batampos – Tim gabungan terdiri dari BNN, Bea Cukai Batam, PSO Batam dan Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau mengungkap penyelundupan sabu oleh tiga orang WN India. Penangkapan dilakukan 13 Juli 2024 sekira pukul 22.00 WIB.

Dari informasi yang didapat Batam Pos dari Bea Cukai Batam, bermula dari call sign LCT Legend Aquarius yang berbendera Singapura. Dari informasi didapat, kapal tersebut diduga menyelundupkan sabu dari Malaysia ke Indonesia.

“Berdasarkan informasi tersebut kemudian tim melakukan pemantauan terhadap kapal tersebut di sekitar perairan Pongkar, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau,” jelas Kepala Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, Rabu (17/7) kepada Batampos.

Baca Juga: Dugaan Korupsi BPJS TK, Kajari Batam: Kemungkinan Nanti Ada Tersangka Baru

Sekira pukul 22.30 WIB tim melakukan pemeriksaan atas barang bawaan yang diangkut bersama dengan unit K-9. Pada saat pemeriksaan tim menemukan dan mengamankan 1 pallet diduga narkotika jenis Methamphetamine yang disembunyikan di tangki bahan bakar kapal.

Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut ditemukan jumlah barang bukti diduga narkotika jenis Methamphetamine sebanyak 106 bungkus (±106 kg) dengan kemasan teh china yang disembunyikan pada compartment palsu di tangki bahan bakar.

“Narkotika tersebut disembunyikan pada tangki khusus yang dimodifikasi di dalam tangki bahan bakar. Tangki bahan bakar tersebut diisi penuh, sehingga untuk menemukan tempat tersembunyi tersebut harus memindahkan bahan bakar ke storage lainnya,” ucap Evi. (*)

Reporter: Fiska Juanda

Suzuki eVX: Konsep Mobil Listrik Perdana di Asia Tenggara Tampil Memukau di GIIAS 2024

0

batampos – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan gebrakan terbaru mereka dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Berlokasi di Hall 8C ICE BSD, Tangerang, Suzuki Indonesia memamerkan konsep mobil listrik eVX untuk pertama kalinya di Asia Tenggara. Konsep eVX ini merupakan langkah strategis Suzuki dalam menghadapi tantangan global terhadap lingkungan dan kebutuhan kendaraan ramah lingkungan.

Minoru Amano, President Director PT Suzuki Indomobil Sales, membuka acara dengan penuh antusiasme. “Suzuki sedang mengembangkan berbagai solusi karbon netral yang unik untuk industri otomotif global. Multi-pathway merupakan strategi Suzuki global dalam mengatasi permasalahan netralitas karbon saat ini, salah satunya melalui pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang sedang menjadi topik terhangat. Sebagai bagian dari strategi Suzuki global, kami membawa, memperlihatkan dan memperkenalkan konsep mobil listrik eVX kepada publik di Indonesia, selaku referensi atas jawaban masa depan Suzuki terhadap tantangan netralitas karbon,” ungkapnya.

 

Pengembangan Kendaraan Ramah Lingkungan

Suzuki Indonesia telah lama berkomitmen pada pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Kehadiran tiga model hybrid Suzuki sebagai bagian dari program Low Carbon Emission Vehicle telah menjadi andalan di pasar otomotif Indonesia. Menyusul keberhasilan ini, Suzuki tengah mengembangkan BEV sebagai alternatif lain dalam strategi global mereka.

 

eVX: SUV Listrik Masa Depan

eVX adalah konsep mobil listrik pertama dari EV world strategic model Suzuki. Mobil ini dirancang sebagai SUV yang ramah lingkungan dan dapat digunakan di onroad maupun offroad. Suzuki percaya bahwa untuk menghadapi tantangan isu lingkungan global, diperlukan berbagai alternatif kendaraan bagi pelanggan melalui multi-pathway strategy, salah satunya adalah mobil listrik (BEV).

Tema eVX, High-tech x Adventure, menggabungkan teknologi tinggi dengan desain SUV yang kuat. Mobil ini dirancang agar BEV Suzuki dapat beroperasi di perkotaan maupun medan offroad. Dimensi eksterior eVX yang memiliki panjang 4.300 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.800 mm, mencerminkan kekuatan dan ketangguhan SUV.

 

Interior Luas dan Teknologi Canggih

Platform BEV yang digunakan pada eVX memungkinkan ruang interior yang luas. Desain tough seat shape mengekspresikan ketangguhan SUV, sementara large seamless display and the dial shift mencerminkan kecanggihan teknologi. Fitur ini sepenuhnya menggambarkan tema High-tech x Adventure yang diusung eVX.

 

Sistem Penggerak dan Jangkauan Jarak

eVX dilengkapi dengan sistem penggerak roda EV 4WD ALLGRIP terbaru, evolusi khusus mobil listrik dari sistem yang telah dikembangkan Suzuki di masa lalu. Dengan jangkauan jarak hingga 500 KM, eVX siap membawa Anda kemanapun, baik di dalam kota maupun medan offroad.

 

Komitmen Suzuki untuk Indonesia

”Melalui konsep mobil listrik eVX ini, kami ingin masyarakat Indonesia ikut menyaksikan komitmen yang tertuang dalam strategi Suzuki global dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan dan zero emission. Mengapa Indonesia begitu penting bagi Suzuki, karena Indonesia merupakan pilar ke-3 Suzuki di dunia. Konsep inilah salah satu bentuk masa depan yang diimpikan oleh Suzuki,” tutup Minoru Amano.

 

Daya Tarik Utama di GIIAS 2024

Kehadiran konsep mobil listrik eVX diyakini akan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung GIIAS 2024 yang tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat secara langsung teknologi tinggi dan strategi global Suzuki. Penampilan eVX di Indonesia ini merupakan kali ketiga di dunia setelah India dan Jepang, menandakan pentingnya apresiasi masyarakat Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan. (*)

Olivier Giroud Pensiun dari Timnas Prancis, Gabung dengan Klub AS

0
Pemain Prancis Olivier Giroud (AFP/FRANCK FIFE)

batampos – Pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk timnas Prancis Olivier Giroud mengonfirmasi pada Senin (15/7), bahwa ia akan pensiun dari timnas. Ia menyebut ini merupakan saat yang tepat untuk menutup karier internasional dengan catatan 57 gol dari 137 penampilan, dikutip dari Antara.

“Masa panjang yang mendebarkan telah tiba: Saat untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional Prancis,” tulis Giroud di akun Instagram resminya.

“Kami telah menjadi sekumpulan teman yang tidak dapat dipisahkan di bawah tatapan mata seorang pria: sang pelatih, Didier Deschamps, yang saya berterima kasih banyak untuk kepercayaannya. Meski terdapat fase naik dan turun, ia mampu menjadikan saya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Les Bleus.”

“Tim Prancis yang telah saya layani selama 13 tahun akan selalu terukir dalam hati saya. Itu merupakan kebanggaan terbesar dan kenangan terindah bagi saya,” tambah pemain 37 tahun itu.

Selama karier internasionalnya, Giroud berhasil memenangi Piala Dunia pada 2018 dan juga menjadikan Prancis sebagai runner up Piala Eropa dan Piala Dunia.

Ia memecahkan rekor gol timnas milik Thierry Henry sebanyak 51 gol pada Piala Dunia 2022 di Qatar, saat Prancis takluk dari Argentina setelah memainkan laga sengit di final.

Giroud melakukan debut timnasnya pada 2011 dan mencetak gol pertamanya saat membela timnas Prancis pada pertandingan ketiganya, ketika ia mencetak gol pembukaan saat Les Bleus menang 2-1 atas Jerman pada pertandingan persahabatan.

Ia mengemas golnya yang ke-57 untuk timnas Prancis pada Maret 2024, saat mereka menang tipis atas Chile.

Pada Mei silam, Giroud telah mengatakan bahwa Piala Eropa 2024 akan menjadi turnamen utama internasional terakhirnya. Ia mencatatkan empat penampilan sebagai pemain pengganti, ketika Prancis mencapai semifinal di mana mereka dikalahkan oleh Spanyol yang kemudian menjadi juara.

Mantan penyerang Arsenal, Chelsea, dan AC Milan itu akan bergabung dengan klub AS, Los Angeles FC, pada musim depan. (*)

Lebaran Anak Yatim, 12 Ribu Anak Yatim di Kepri dapat Santunan dari Kemenag Kepri

0
Ratusan anak yatim usai menerima santunan secara simbolis oleh Kanwil Kemenag Kepri. F. Mohamad Ismail

batampos– Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merayakan lebaran anak yatim, yang jatuh pada 10 Muharam 1446 H atau 16 Juli hari ini.

Lebaran anak yatim tahun 2024 ini, setidaknya terdapat 12.672 anak yatim di Provinsi Kepri yang mendapatkan santunan dari Kanwil Kemenag, Selasa (16/7).

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Mahbub Daryanto mengatakan perayaan 10 Muharam ini merupakan tradisi islam, untuk saling berbagi dengan anak yatim dan fakir miskin.

“Ini juga bekerjasama dengan Baznas dan lembaga lain. Untuk tagline kita tahun ini berbagi cinta berlimpah berkah,” kata Mahbub kepada Batam Pos.

Ia menyampaikan, setidaknya terdapat 12.672 anak yatim yang terdata di Kanwil Kemenag Kepri. Data tersebut, kata Mahbub diperoleh dari Masjid, KUA hingga Kemang tingkat kota dan kabupaten.

BACA JUGA: 2024, Pemko Tak Anggarkan Seragam Gratis SD-SMP untuk Pelajar Swasta 

“Data ini bisa saja bertambah. Semoga yang belum masuk dalam data kita dapat terdata. 12 ribu lebih anak ini datanya sama kita,” ungkapnya.

Ia menerangkan, dengan adanya perayaan lebaran anak yatim ini diharapkan masyarakat serta Pemerintah daerah dapat peduli terhadap anak yatim.

Seperti peduli terhadap pendidikan, hingga peduli dengan masa depan anak yatim. Hal ini, semata-mata agar belasan ribu anak yatim tersebut mendapatkan pendidikan yang layak.

“Yang mau bersekolah nanti kita prioritaskan ke Madrasah. Kita juga akan gratiskan, karena ini tanggung jawab Kemenag hingga Pemda,” sebut Mahbub.

Ia berharap, bagi yang sudah memberikan donasi untuk menyantuni para anak yatim tersebut dapat berkah bagi keluarga. Serta diharapkan, masyarakat dan instansi terkait dapat semakin peduli dengan anak yatim.

“Diharapkan dengan momentum ini tidak untuk seremonial saja. Melainkan meningkatkan kepedulian masyarakat kepada anak yatim, dengan terus berbagi,’ ujrnya. (*)

Reporter: M Ismail

Bawa Sabu 6 Kg, Penumpang KM Bukit Raya Diamankan di Tarempa

0

batampos – Seorang kurir narkoba jenis sabu berhasil diamankan petugas kepolisian di atas kapal penumpang, KM Bukit Raya saat bersandar di Pelabuhan Tarempa, Kepulauan Anambas, Rabu, (17/6).

Dari tangan kurir tersebut, petugas berhasil menemukan sabu-sabu seberat 6 kilogram.

BACA JUGA: KM Bukit Raya Docking, Tidak Ada Kapal Pengganti ke Natuna

Kurir yang sampai saat ini belum diketahui namanya itu, mengaku membawa sabu dari Malaysia dengan tujuan ke Sampang, Jawa Timur.

Kurir tersebut naik KM Bukit Raya dari Pelabuhan Sei Kolak, Kijang, Kabupaten Bintan.

Saat ini kurir tersebut telah dibawa petugas kepolisian menuju Kota Batam untuk pengembangan kasus oleh Polda Kepri. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Demo Buruh Batam Protes Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok dan Rencana Kenaikan BBM

0
image1 1
Aksi demonstrasi yang dipimpin oleh gabungan serikat buruh di depan kantor Walikota Batam, Rabu (17/7). Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Aksi demonstrasi yang dipimpin oleh gabungan serikat buruh di depan kantor Walikota Batam, Rabu (17/7) menyoroti dua isu utama yakni kenaikan harga sembako dan rencana kenaikan tarif bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah.

Demonstrasi ini juga sebagai bagian dari gerakan nasional menentang UU Cipta Kerja yang mereka klaim merugikan buruh. Dalam orasinya, sang orator dengan penuh semangat menyuarakan kekecewaan terhadap pemerintah atas terus meningkatnya harga-harga kebutuhan pokok, termasuk sembako.

“Kami meminta pemerintah segera mengendalikan stabilitas harga sembako agar tidak semakin merugikan rakyat,” tegasnya.

Ketua Konsulat Cabang FSPMI, Ramon mengatakan tidak hanya soal harga sembako, buruh juga mengecam keberadaan UU Cipta Kerja yang dinilai memperburuk kondisi mereka dengan memperbolehkan praktik outsourcing dan menurunkan standar upah.

“Kami menuntut pencabutan UU Cipta Kerja serta penghapusan praktik outsourcing yang merugikan buruh,” ujar Ramon.

Sementara itu, isu kenaikan tarif BBM juga menjadi perhatian serius dalam aksi ini. Ramon menyatakan kekhawatiran bahwa kenaikan ini akan berdampak besar pada biaya hidup buruh.

“Jika tarif BBM naik, ini akan memicu gejolak sosial yang lebih besar. Kami siap melakukan aksi lanjutan untuk menentang hal ini,” tambahnya.

Meskipun jumlah peserta aksi tidak sebanyak demonstrasi sebelumnya, kehadiran ratusan buruh ini tetap diawasi ketat oleh petugas gabungan dari Satpol PP dan Polisi, lengkap dengan kawat duri mengelilingi kantor walikota Batam.

Hal ini dilakukan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung dengan aman dan tertib. Aksi demonstrasi hari ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pemerintah terhadap kondisi yang dihadapi oleh buruh, serta mendorong langkah-langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat. (*)

Reporter: Aziz Maulana