
batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini sedang mengupayakan kapal ferry MV Putri Anggreni untuk beroperasi kembali untuk melayani rute Tanjungpinang-Batam-Letung-Tarempa.
Sekretaris Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub-LH) Anambas, Nurullah telah mendatangi kantor operator kapal yaitu PT Putra Maju Global Indonesia di Batam.
Dalam pertemuan itu, Nurullah mengatakan hadirnya MV Putri Anggreni guna mengoptimalkan dan memudahkan layanan akses transportasi masyarakat Anambas.
Karena saat ini, Anambas hanya dilayani satu operator kapal yaitu MV Seven Star Island atau MV VOC Batavia yang hanya berlayar 3 kali dalam seminggu.
“Ya benar kami sedang mengupayakan kapal MV Puteri Anggraeni agar kembali lagi beroperasi di Anambas. Permohonan sudah kami layangkan melalui surat dan juga kami mengunjungi dan berkoordinasi lansung ke pihak manajemen di kantornya baru-baru ini,” kata Nurullah di ruang kerjanya, Rabu, (17/7).
Nurullah mengatakan, faktor teritorial wilayah yang cukup jauh serta terbatasnya akses tranportasi saat ini menjadi alasan pentingnya permohonan beroperasinya kapal feri MV Puteri Anggraeni di sana.
“Untuk transportasi udara memang sudah ada Bandara Letung tapi kan itu masih terbatas. Begitu juga transportasi laut ada Kapal Pelni dan dua kapal feri tapi juga belum setiap hari, jika docking gak semua penumpang dapat terakomodir. Apalagi kalau saat musim liburan anak sekolah dan libur hari keagamaan biasanya lonjakan penumpang tinggi. Maka perlu rasanya antisipasi buat permohonan salah satunya ke MV Puteri Anggraeni,” terang Nurullah.
Lanjut dia, permohonan pihaknya menuai respon baik dari pihak operator kapal PT. Putra Maju Global Indonesia.
“Mereka sambut positif, apalagi ternyata sudah ada desain kapal yang mereka buat untuk trayek Anambas. Desainnya itu dua fungsi, pertama buat penumpang dan kedua buat barang. Ada lagi fasilitas buat pasien sakit,” kata Nurullah.

Meskipun begitu, sebutnya, pihak penyedia jasa masih belum dapat memastikan kapan waktu beroperasinya kapal feri MV Puteri Anggraeni.
“Untuk waktu belum dapat dipastikan. Mereka juga masih terkendala kekurangan armada dan dana untuk membuat kapal tersebut. Tapi mereka akan usahakan dan pertimbangkan pengoperasian kembali kapal trayek Anambas,” ujarnya.
BACA JUGA: MV Putri Anggaini 01 Diizinkan Berlayar Angkut Penumpang Pinang-Batam-Anambas
Sementara itu, Humas PT Putra Maju Global Indonesia, Musyaffak Asikin menyambut baik dan mengapresiasi permohonan Pemkab Kepulauan Anambas yang berharap beroperasinya kembali kapal feri MV Puteri Anggraeni.
Ia mengemukakan, pihaknya masih berpikir positif dan memiliki niat untuk kembali melayani trayek Tarempa-Batam-Tanjungpinang ke depan.
“Namun karena kami terkendala kekurangan armada karena dibukanya trayek luar negeri Batam-Johor Baru, sehingga kapal MV Puteri Anggraeni yang sebelumnya beroperasi di Anambas selama 1,5 tahun mesti kami tarik. Semoga ke depannya kami selalu berpikir dan terniat membuk kembali trayek di Anambas,” kata Musyafak Asikin.
Seperti diketahui, dalam melayani masyarakat Anambas kemarin, MV Putri Anggreni banyak memberikan layanan optimal. Salah satunya, memberikan sarapan gratis kepada penumpang. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin



batampos– Dalam rangka percepatan pencegahan stunting, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan intervensi gizi spesifik melalui Gerakan Cepat Penanganan Stunting (Gecep Anting). Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad pada hari terakhir kunjungan kerjanya di Kabupaten Lingga menghadiri kegiatan tersebut yang diselenggarakan di Lapangan Implacement Dabo, Jl. Pelabuhan, Dabo, Kamis, (18/7).



batampos – PT Hyundai Motors Indonesia dengan bangga memperkenalkan all-new KONA Electric dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. Menjadi kendaraan listrik pertama di Indonesia yang menggunakan baterai produksi lokal oleh PT HLI Green Power, all-new KONA Electric menegaskan posisi Hyundai sebagai pemimpin di sektor kendaraan listrik di Indonesia.

