Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 3119

Polda Jabar Segera Bebaskan Pegi Setiawan

0
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Jules Abraham Abast (tengah) di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (8/7). (Rubby Jovan/Antara)

batampos – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan akan segera membebaskan Pegi Setiawan usai pihak kepolisian kalah dalam gugatan praperadilan yang diajukan pemohon di Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

”Terkait dengan pembebasan tentu kami akan mematuhi segala putusan dari pengadilan. Secepatnya kami akan penuhi. Kita menunggu mudah-mudahan secepatnya,” kata Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Jules Abraham Abast seperti dilansir dari Antara di Bandung, Senin (8/7).

Jules mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang memproses terkait pembebasan Pegi Setiawan dari rumah tahanan dan memastikan Polda Jabar menghormati segala putusan hakim yang telah mengabulkan gugatan praperadilan dari pihak pemohon.

”Saat ini sudah sama-sama dengarkan hasil putusan sidang. Kami dari Polda Jabar menanggapi pertama kami akan mematuhi putusan sidang praperadilan,” ujar Jules Abraham Abast.

Lebih lanjut, Jules mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah Pegi Setiawan akan dapat dibebaskan hari ini. Sebab, masih menunggu salinan putusan gugatan praperadilan dari PN Bandung.

”Terkait dengan teknis tentu akan berproses, kita akan melakukan secepatnya, yang pertama saat ini sudah ada putusan dari hakim pada sidang praperadilan, nah ini dulu yang akan kita lakukan,” papar Jules Abraham Abast.

Sebelumnya, Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Bandung Eman Sulaeman mengabulkan permohonan gugatan sidang praperadilan oleh pihak pemohon yakni Pegi Setiawan terhadap Polda Jabar.

”Mengadili mengabulkan praperadilan proses penetapan kepada pemohon atas nama Pegi Setiawan dinyatakan tidak sah dan dibatalkan demi hukum,” kata Eman dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Bandung (PN) Bandung.

Eman mengatakan penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka pembunuhan Rizky dan Vina Cirebon (2016) oleh Polda Jabar tidak sesuai dengan prosedur dan tidak sah menurut hukum yang berlaku.

”Menyatakan tindakan termohon sebagai tersangka pembunuhan berencana adalah tidak sah dan tidak berdasar hukum,” ucap Eman. (*)

Sumber: JP Group

Enam Nama Lolos Seleksi Administrasi dan Kompetensi untuk Lelang Jabatan Kadiskominfo dan Kadis LH Bintan

0
Sekda Bintan, Ronny Kartika. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Lelang jabatan kepala Dinas Kominfo Bintan dan kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Bintan diminati 10 orang pejabat.

Dari 10 orang, hanya 6 orang yang lolos seleksi administrasi dan kompetensi untuk lelang jabatan esselon II tersebut.

Tiga nama yang lolos untuk jabatan kepala Dinas Lingkungan Hidup Bintan yakni Dian Erfanita, dr. Untung Siswanto, dan Niken Wulandari.

Sedangkan tiga nama lagi lolos untuk jabatan kepala Dinas Kominfo Bintan yakni Didi Kurniadi, Henrio Karyadi, dan Wan Darmais.

Sekda Bintan yang juga Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Bintan, Ronny Kartika mengatakan, tahapan seleksi lelang jabatan kepala dinas kominfo dan kepala dinas lingkungan hidup telah selesai.

BACA JUGA: Kades Gemuruh Wakili Karimun untuk Seleksi Paralegal Justice Award 2024

“Ada 6 orang yang lulus seleksi administrasi dan kompetensi,” ungkap Ronny saat dihubungi, Minggu (7/7/2024).

Keenam orang itu akan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk selanjutnya para calon mengantar hasil pemeriksaan kesehatan ke BKPSDM Bintan mulai tanggal 8 hingga 12 Juli 2024.

Dia juga mengatakan, enam nama-nama calon yang lolos seleksi administrasi akan dilaporkan ke Bupati Bintan, Roby Kurniawan.

“Pansel akan laporkan nama-nama yang lolos ke Pak Bupati. Selanjutnya nama-nama yang lolos seleksi akan dikirimkan ke KASN untuk mendapatkan rekomendasi,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet

Belum Ada Keputusan Kuota Tambahan, Orangtua Calon Peserta Didik Tetap Ngetem di SMA/SMK Negeri

0
Orang Tua Siswa Tak Lolos PPDB Datangi Kantor Walikota 1 F Cecep Mulyana scaled e1657241658992
Orang Tua Siswa yang tidak lolos PPDB di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Batam mendatangi kantor Walikota Batam, Selasa (5/7). Kedatangan mereka untuk mengadu perihal anaknya yang tiidak diterima di sekolah tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Orangtua yang anaknya tidak lolos dalam seleksi PPDB masih tetap berharap agar anak mereka kembali diterima di sekolah Negeri.

Kuota tambahan untuk SMK dan SMA Negeri sangat diharapkan oleh ratusan orangtua di Batuaji dan Sagulung. Setiap hari mereka mendatangi lokasi sekolah yang dituju demi mendapatkan kuota tambahan tersebut.

“Masih belum ada keputusan (kuota tambahan), bingung saya dengan sekolah anak ini saya nanti. Saya tetap berharap anak saya masuk ke SMAN 19 ini, ” ujar Eman, warga kampung Seibinti yang dijumpai di lingkungan SMAN 19 Batam di Sagulung, Senin (8/9).

Semenjak anaknya dinyatakan tidak lolos dalam seleksi PPDB kali lalu, Eman mengaku bergantian dengan isterinya untuk terus mendatangi SMAN 19 , demi informasi kuota tambahan tadi. Namun hingga siang kemarin dia belum mendapatkan kepastian terkait kuota tambahan tersebut. Sekolah mengaku belum mendapatkan arahan dari Dinas Pendidikan terkait kuota tambahan ini.

“Tapi apapun alasannya, tolonglah ini dipertimbangkan. Terima lagilah karena betul-betul mau ke sekolah Negeri anak saya ini. Tak sanggup ke swasta, ” kata Eman.

BACA JUGA: Disdik Serahkan Data Siswa yang Tidak Lolos PPDB SMA/SMK ke Gubernur

Lingkungan SMKN I dan SMA dan SMK Negeri lain di Sagulung dan Batuaji, terpantau masih ramai didatangi orangtua calon siswa tadi. Alasan yang sama, mereka ingin anak mereka kembali diakomodir di sekolah Negeri.

Dinas Pendidikan Provinsi Kepri melalui Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam Kasdianto mengaku belum bisa mengambil keputusan apapun karena penambahan kuota itu keputusan dari Gubernur Kepri. Dinas Pendidikan sudah menyerahkan data siswa yang belum tertampung tadi ke Gubernur untuk keputusan lebih lanjut.

“Untuk saat ini belum ada keputusan apapun. Masih dengan hasil seleksi sebelumnya, ” kata Kasdianto.

Seperti diketahui Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk SMA dan SMK Negeri di Kepri telah usai. Ada sekitar 26 ribu peserta yang sudah mendaftar. Berdasarkan data yang ada dalam juknis PPDB Disdik Kepri yang telah keluar, secara umum total peserta pendaftaran ini masih seimbang dengan kuota daya tampung sekolah yang ada. Namun untuk Batam tetap tidak seimbang, sebab lebih banyak peserta pendaftaran yang ada di Batam dibandingkan dengan kota atau kabupaten lainnya. Dalam arti bahwa peserta pendaftaran di Batam membludak alias jauh lebih banyak dari kuota daya tampung.

Peserta pendaftaran di Batam mendekati angka 18 ribu orang dan sesuai dengan data dari Disdik Batam, siswa tamatan SMP di Batam tahun ini diangka 19 ribu siswa. Sementara daya tampung SMA dan SMK di Batam secara seluruh sekitar 15 ribuan siswa. Ada sekitar empat ribu calon peserta didik baru di Batam yang akan tereliminasi dalam seleksi PPDB SMK dan SMA Negeri tahun ini.

Ini berpolemik sebab, penelusuran Batam Pos di lapangan selama ini, hampir semua orangtua atau masyarakat yang akan menyekolahkan anaknya memilih sekolah negeri sebagai sekolah lanjutan untuk anak mereka. Alasannya cuman satu yakni faktor ekonomi. Sekolah negeri biaya pendidikan lebih murah dibandingkan sekolah swasta. Sebagian besar orangtua mengaku tidak mampu atau keberatan untuk mendaftarkan anak mereka ke sekolah swasta.

“Ya itu tadi, masalahnya di biaya pendidikan. Kalau sekolah swasta juga gratis SPP tentu tidak keberatan kami daftarkan anak ke sekolah swasta, ” kata Hendro, warga Batuaji.

Kemauan orangtua untuk menyekolahkan anaknya ke SMA dan SMK Negeri semakin kuat lagi dengan keluarnya kebijakan baru dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk menggratiskan SPP siswa SMA dan SMK tahun ini. Orangtua lebih ngotot lagi untuk menyekolahkan anak mereka ke sekolah negeri. (*)

Reporer:Eusebius Sara

Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja dan Tuntut Kenaikan Upah Layak di Tengah Melonjaknya Harga Sembako, BBM, dan Listrik

0
ciptakerja
Hujan mengguyur tak menyurutkan demo. (F. Azis Maulana / Batam Pos)

batampos – Hujan deras tidak menyurutkan semangat para buruh yang tergabung dalam serikat pekerja di Batam untuk menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Batam, Senin (8/7).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap sistem outsourcing yang menyulitkan pekerja, pemberlakuan kontrak kerja berulang, kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) yang tidak sesuai, dan kenaikan harga sembako, BBM, dan tarif listrik.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Yafet Ramon, mengatakan bahwa aksi ini bertepatan dengan sidang terakhir uji materi UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Aksi hari ini dari serikat buruh dan pekerja tetap menolak UU Cipta Kerja. Kami menilai perekrutan tenaga kerja sejak UU dilahirkan banyak terjadi PHK massal,” kata Yafet.

Yafet juga menjelaskan bahwa UU Cipta Kerja mempermudah proses PHK dengan berbagai alasan, dan perhitungan kompensasi atau pesangon yang berbeda dengan UU sebelumnya.

“Terkait upah, UU Cipta Kerja menentukan kenaikannya berdasarkan pertumbuhan ekonomi atau inflasi. Padahal, dalam UU 13 terdapat 64 poin kebutuhan hidup layak, termasuk tarif listrik,” jelas Yafet.

Lebih lanjut, Yafet menyoroti kenaikan tarif listrik 6-9 persen yang diberlakukan oleh PLN, sementara upah buruh hanya naik 4 persen.

“Kenaikan tarif ini akan berdampak pada daya beli buruh karena upah yang tidak sebanding dengan kenaikan tarif listrik dan kebutuhan lainnya,” kata Yafet.

Yafet meminta pemerintah untuk memperhatikan masyarakat, khususnya buruh, dan mempertimbangkan lonjakan tarif tagihan listrik agar tidak memberatkan masyarakat.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai kenaikan akan memberatkan pengusaha dan masyarakat di tengah berbagai kenaikan tarif yang lainnya.

“Kenaikan 9 persen tersebut cukup signifikan akan mempengaruhi biaya yang dikeluarkan perusahaan,” ujar Rafki.

Rafki juga mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan pertemuan terkait penyesuaian tarif listrik yang terjadi. Rafki menyebut akan menagih komitmen PLN Batam yang akan meningkatkan kualitas pelayanan seiring kenaikan tarif listrik.

“Dengan kenaikan tarif ini, kita selaku konsumen tentu akan menuntut peningkatan layanan dari PLN Batam,” tutupnya . (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

Liburan Sekolah Lebih Seru di HARRIS Hotel Batam Center

0

hariisbatampos – Liburan sekolah telah tiba, saat yang selalu dinantikan oleh anak-anak dan keluarga untuk beristirahat sejenak dari rutinitas harian. Untuk membuat liburan sekolah tahun ini lebih menyenangkan dan penuh kenangan, HARRIS Hotel Batam Center menawarkan penawaran spesial “School Holiday” yang pasti akan membuat liburan Anda bersama buah hati menjadi lebih istimewa.

Dengan harga 1.380.000 nett per kamar per malam, paket ini tersedia hingga 31 Juli 2024. Nikmati kenyamanan menginap di kamar HARRIS Room yang luas dan modern dengan pemandangan alun-alun kota Batam atau laut, menjamin istirahat yang optimal bagi Anda dan keluarga. Pagi harinya, Anda dapat menikmati sarapan untuk 2 dewasa dan 2 anak di bawah 11 tahun, disajikan dalam bentuk prasmanan dengan berbagai pilihan menu yang cocok untuk semua selera.

Tidak hanya itu, anak-anak juga dapat berpartisipasi dalam aktivitas seru seperti Chef Junior, di mana mereka dapat belajar membuat pizza atau menghias kue bersama chef kami. Ini bukan hanya kesempatan untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk membangun keterampilan dasar memasak dalam suasana yang menyenangkan.

Selain itu, Anda bisa tetap terhubung dengan internet selama liburan dengan Wi-Fi gratis di seluruh area hotel. Semua harga sudah termasuk pajak dan biaya layanan 21%, sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan biaya tambahan yang tidak terduga.

Rincian Paket Liburan Sekolah:

* Menginap Semalam di Kamar HARRIS yang Nyaman: Rasakan kenyamanan menginap di kamar yang luas dan modern dengan fasilitas lengkap dan pemandangan alun-alun kota batam atau laut, menjamin istirahat yang optimal bagi Anda dan keluarga.
* Sarapan untuk 2 Dewasa dan 2 Anak di Bawah 11 Tahun: Nikmati sarapan prasmanan yang menyajikan berbagai pilihan menu, cocok untuk selera anak-anak maupun orang dewasa, anak-anak juga dapat menari bersama karyawan HARRIS yang melakukan gerakan HARRIS Move untuk meningkatkan semangat anak.
* Aktivitas Chef Junior untuk 2 Anak: Mengikuti kegiatan seru seperti membuat pizza atau menghias kue untuk 2 orang anak. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik, mengajarkan keterampilan dasar memasak dengan cara yang menyenangkan bersama chef kami.
* Wi-Fi Gratis di Seluruh Area Hotel: Tetap terhubung dengan dunia luar selama liburan dengan akses Wi-Fi gratis yang tersedia di seluruh area hotel.
* Termasuk Pajak dan Biaya Layanan 21%: Semua harga sudah termasuk pajak dan biaya layanan, sehingga Anda tidak perlu khawatir dengan biaya tambahan yang tidak terduga.

Harum Hendra Winata, General Manager HARRIS Hotel Batam Center, mengungkapkan, “Liburan sekolah adalah momen yang ditunggu-tunggu bagi keluarga untuk merayakan kebersamaan, menikmati waktu bersantai, dan menciptakan kenangan yang berharga. Kami di HARRIS Hotel Batam Center sangat menghargai momen ini dan ingin mengajak Anda untuk menikmati paket eksklusif ‘School Holiday’ kami. Bersama-sama, mari kita merencanakan liburan yang penuh kegembiraan dan manfaat bagi seluruh keluarga, dengan fasilitas dan aktivitas yang dirancang untuk memastikan pengalaman istimewa yang tak terlupakan.”

Di HARRIS Hotel Batam Center, tamu juga dapat menikmati berbagai fasilitas lain seperti kolam renang, pusat kebugaran, dan layanan spa. Lokasinya yang strategis dekat dengan pelabuhan feri internasional Batam Center dan kantor-kantor pemerintahan menjadikannya pilihan ideal untuk keluarga dan tamu bisnis.(*)

Lebih Dari 7.000 Peserta Ramaikan Pawai 1 Muharram 1446 H Tingkat Provinsi Kepri

0

batampos– Pawai 1 Muharram 1446 H yang digagas Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepri bersama Pemprov Kepri sukses dilaksanakan dengan diikuti oleh lebih dari 7.000 peserta, pada hari Minggu, (7/7) pagi.

Dengan cuaca cerah, penuh semangat para peserta yang didominasi oleh ibu-ibu anggota BKMT se-Tanjungpinang beriringan dengan rute lebih kurang 500 m mulai dari garis start di depan Gedung Gonggong, dilepas secara resmi oleh Ketua BKMT Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, dan disambut langsung oleh Gubernur Ansar Ahmad di garis finish, Pelataran Gedung Daerah Tanjungpinang.

Adapun peserta pawai terdiri dari para pengurus dan anggota BKMT Provinsi Kepri dan se-Kota Tanjungpinang dengan seragam kebanggaan ber berjumlah 6.178 peserta dengan rincian Pengurus BKMT PW dsn PD 30 orang, BKMT Kecamatan Tanjungpinang barat 1.167 peserta, Bukit Bestari 1.445 peserta, Tanjungpinang Kota 536 peserta, dan terbanyak dari Tanjungpinang Timur sebanyak 3.000 orang.

Sisanya menyusul barisan drumband, bunga manggar, organisasi wanita, perguruan tinggi, dan pelajar SMA/SMK se-Kota Tanjungpinang sebanyak 1.685 peserta.

Tahun ini, BKMT Kepri mengambil tema peringatan 1 Muharram “Jadikan Momen Tahun Baru Islam sebagai Spirit Membangun Ukhuwah dan Dakwah Islamiyah”. Mengisi pawai, tampak peserta membawa slogan-slogan, bendera, tulisan asmaul husna dan pesan-pesan moral yang mengajak masyarakat Kepri untuk menjadi pribadi yang lebih baik, kepedulian kepada saudara muslim di Palestina contohnya.

BACA JUGA: 10 Sanggar dan Paguyuban di Tanjungpinang Dapat Dana Hibah

Untuk mendukung perekonomian lokal, di pelataran Tuguh Sirih juga dibuka stan bazar untuk para pelaku UMKM. Ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mendukung produk-produk lokal sambil menikmati rangkaian acara keagamaan.

Usai menyaksikan pawai, Gubernur Ansar menyampaikan rasa bangganya atas semangat para peserta pawai, yang juga banyak berasal dari kalangan usia paruh baya. Bahkan Gubernur Ansar sempat turun langsung menyemangati mereka.

“Alhamdulillah bangga sekali rasanya melihat semangat ibu-ibu ini. Menandakan spirit membangun ukhuwah dan dakwah masih sangat tertanam di masyarakat kita” ucapnya.

Sementara itu Ketua BKMT Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan para peserta atas suksesnya pelaksanaan Acara Pawai Akbar ini.

Ia menambahkan di Kepri, khususnya Tanjungpinang, setiap memasuki bulan Muharam sudah menjadi tradisi adanya pawai 1 Muharam. “Mudah-mudahan momentum tahun baru Islam tahun ini bisa menjadikan Kota Tanjungpinang semakin religius. Selain itu, tercipta masyarakat yang aman dan damai menuju Kota Tanjungpinang yang lebih sejahtera” ucapnya. (*)

Ratusan Anak Kurang Mampu di Batam Terancam Gagal Sekolah Negeri

0
IMG 20240613 WA0002
Proses PPDB 2024 di SMKN I Batam.

batampos– Dari total 1.204 calon siswa SMP di Kota Batam, Kepulauan Riau, yang tak diterima pada proses PPDB 2024, mayoritas dari mereka merupakan masyarakat menengah ke bawah, atau tidak mampu. Hal itu diketahui berdasarkan laporan pengaduan yang dilayangkan orang tua anak ke dinas terkait.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Tri Wahyu Rubianto, membenarkan jika lebih dari 600 laporan pengaduan terkait PPDB tahun ini, didominasi oleh calon siswa yang tak mampu. Mereka berada di Pulau Batam.

Pihaknya mengupayakan kepada calon siswa yang kurang mampu itu untuk diterima pada sekolah negeri. Jika tak memungkinkan, ia harap pihak sekolah swasta dapat bekerja sama.

BACA JUGA: Disdik Serahkan Data Siswa yang Tidak Lolos PPDB SMA/SMK ke Gubernur

“Untuk anak yang tidak mampu dan akan bersekolah ke sekolah swasta, tentu kita berharap sekolah swasta akan menampung mereka dan membantu mengurangi beban mereka,” kata Wahyu, Senin (8/7).

Terkhusus bagi masyarakat yang kurang mampu, sudah ada indikator tersendiri. Salah satunya yakni mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kalau yang tidak terdaftar (di dalam DTKS), tentunya agak sulit bagi kita memasukkan ke dalam kategori tidak mampu,” ujarnya.

Lalu, bagi calon siswa kategori kurang mampu yang nantinya akan mengenyam pendidikan di sekolah swasta, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan memasukkan mereka dalam penerima manfaat program Indonesia Pintar. Selanjutnya, akan diupayakan agar tertampung di sekolah negeri.

Pembahasan mengenai hal tersebut sedang dirangkum. Nanti, hasilnya akan dilaporkan ke Walikota Rudi, termasuk menyoal permasalahan yang dihadapi oleh sekolah.

“Segera kami sampaikan setelah agenda beliau (Walikota Rudi) hari ini. Di dinas, di-mapping kembali sesuai dengan alamat rumah mereka dengan sekolah-sekolah terdekat,” kata Wahyu.

Sebagai iformasi, ada 1.204 calon siswa SMP di Batam, yang harus menelan kekecewaan setelah gagal diterima di sekolah negeri. Dari 13.999 calon siswa yang mendaftar, terdapat 13.753 orang yang lulus verifikasi, dan hanya 12.206 siswa yang diterima.

Hasil tersebut didapat dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, jenjang SMP yang keluar pada 2 Juli kemarin. Adapun rencana daya tampung sekolah yakni 13.040 orang, dari total 45 SMP negeri. (*)

Reporter: Arjuna

Sempat Dikabarkan Hilang, Remaja Putri di Simpang Lagoi, Bintan Akhirnya Ditemukan

0
Polisi dan warga menemukan remaja putri yang sebelumnya dikabarkan hilang di warung kosong di depan warung TRC Sebong Pereh, Senin (8/7/2024). F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos– Maulin alias Olin, 14, remaja putri yang sebelumnya dikabarkan hilang sejak Minggu (7/7/2024) malam, akhirnya ditemukan.

Kapolsek Bintan Utara, AKP Monang P Silalahi mengatakan, remaja putri yang sebelumnya dikabarkan hilang, Minggu (7/7/2024) malam, telah ditemukan, Senin (8/7/2024).

“Remaja putri yang hilang tadi malam telah ditemukan di warung kosong di depan warung TRC Sebong Pereh,” ujarnya.

BACA JUGA: Polsek Binut Respon Keluhan Warga, Delapan Remaja Balap Liar Diamankan di Jalan Raya Busung, Bintan, Empat Motor Disita

Polisi masih mengambil keterangan dari remaja putri tersebut.

“Belum mau bicara, kita harus pelan-pelan,” katanya.

Sebelum ditemukan, Batam Pos menghubungi Sriputri, ibu dari Olin, Senin (8/7/2024) pagi.

Dia mengatakan, tidak melihat anaknya sepulang kerja. Dia lalu menelepon anaknya namun tidak diangkat. Bahkan, pesan singkat melalui whapsapp pun tidak dibalas.

“Sebelum-sebelummya tidak pernah seperti ini,” kata dia.

Karena anaknya tidak kunjung pulang ke rumah, dia lantas mencarinya. Dikatakannya, sempat mendapatkan kabar bahwa anaknya itu bersama dengan temannya.

“Saya datangi temannya. Tapi temannya mengaku sudah mengantar anaknya pulang,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Masalah Air di Nagoya, ABH Kesulitan Mencari Pangkal Pipa yang Bocor

0
galian pipa
Petugaas memperbaiki pipa bocor di Nagoya. (F. Arjuna / Batam Pos)

batampos – Sejak 3 Juli lalu, perbaikan kebocoran pipa di depan Perumahan Happy Garden, Nagoya, Batam, tak kunjung rampung. Akibatnya, suplai air disejumlah lokasi terhenti.

Humas PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, menginformasikan bahwa sampai saat ini petugas masih mencari pangkal pipa yang mengalami kebocoran itu. Kemungkinan kebocoran berada di bawah badan jalan.

Ia mengatakan kali ini petugas kesulitan memperbaiki pipa lantaran kendala masalah titik kebocoran. Petugas harus terlebih dulu mencari hulu sumber air, dan memutus aliran untuk sementara. Lalu baru bisa dilakukan pekerjaan.

“Pipa yang bocor itu kemungkinan di bawah jalan. Kami tidak mungkin langsung melakukan pekerjaan, arus lalu lintas di sana cukup padat, takutnya nanti mengganggu. Makanya kami fokus bekerja pada tengah malam,” kata Ginda.

Kemungkinan, jika tidak ada halangan, perbikan akan rampung di tanggal 14 Juli mendatang. Imbas dari kebocoran pipa tersebut, setidaknya ada 1.300 pelanggan yang terdampak mati air.

“Kami akan berusaha maksimal untuk bisa lebih cepat dari hari yang diperkirakan. Kami minta masyarakat tetap bersabar. Petugas sedang melakukan upaya maksimal dan mengusahakan agar perbaikan selesai hari ini,” ujar dia.

Sudah sekitar lima hari warga setempat tak mendapat suplai air. Beberapa diantaranya bahkan sampai membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan harian.

Akim, warga perumahan Happy Garden, mengalami suplai air tersendat. Ia terpaksa membeli air galon, untuk kebutuhan rumah tangga.

“Memang air ngalir, tapi kecil (aliran air). Nunggunya lama, makanya beli air galon aja. Sehari paling sedikit lima galon,” kata dia, Senin (8/7).

Kebocoran pipa air itu sebenarnya terjadi pada 2 Juli lalu. Aliran air di kawasan Nagoya terhenti. Selain masyarakat, pemilik usaha di sekitaran sana pun mengeluh lantaran kebutuhan air tak terpenuhi.

“Kami nyuci pun terpaksa beli galon. Kalau mandi saya ke rumah saudara di Bengkong,” kata Juan, salah seorang warga lainnya.

Pengusaha Buka Suara

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyayangkan matinya aliran air bersih itu. Nagoya merupakan pusat bisnis di Batam. Harusnya menjadi perhatian khusus bagi konsorsium air bersih.

“Ketika aliran air bersih di Nagoya ini mati, tentunya akan menganggu operasional pelaku usaha di Nagoya dan sekitarnya. Terutama usaha yang mengandalkan air bersih seperti hotel dan restoran,” katanya.

Wajar jika pelanggan air bersih di Batam tak bisa mentolerir lamanya air mati di sekitaran Nagoya ini. Seharusnya pihak terkait sudah memiliki langkah-langkah antisipatif jika terjadi kebocoran pipa.

“Kami imbau perusahaan air bersih bersama dengan pengelola air bersih di Batam bisa lebih profesional lagi. Batam sebagai daerah industri seharusnya tidak boleh lagi sampai kekurangan air bersih. Wajah Batam bisa tercoreng di mata investor kalau hal-hal begini dibiarkan terus terjadi,” ujar dia. (*)

BUMD Kepri Bakal Kelola Migas, Pemkab Anambas Akui Belum Terima Rencana Bisnis

0
Kabag Perekonomian dan SDA, Yohanes Maria Vianey Sawu

batampos – Rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui BUMD PT Pembangunan Kepri (Perseroda) mengembangkan bisnis Minyak dan Gas (Migas) mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kepulauan Anambas, Yohanes Maria Vianey Sawu mengatakan PT Pembangunan Kepri telah berkordinasi dengan Pemkab Anambas dan Pemkab Natuna mengenai rencana mengelola Blok Duyung, Anambas dan Nort West Natuna (NWN).

“Cuma kordinasi saja, mereka (PT Pembangunan Kepri) belum ada memberikan rancangan bisnis mereka,” ujar Yohanes, Minggu, (7/7).

Menurut Yohanes, rancangan bisnis diperlukan agar kedua daerah yang menghasilkan migas dapat mengetahui apa yang dilakukan PT Pembangunan Kepri.

Yang ia ketahui saat ini, BUMD tersebut belum memiliki biaya untuk beroperasi namun sudah ditargetkan terbentuk pada Agustus mendatang.

BACA JUGA: Aset Pemkab di Desa Pengujan, Bintan Digunakan Pengusaha untuk Budidaya Ikan, Dishub Bakal Ajukan Pemutihan ke BKAD

“Belum ada gambaran bisnis, cuma dikasih tahu kalau mau ngejar Participating Interest (PI),” ujar Yohanes.

Lewat PI, nantinya Anambas akan mendapatkan bagi hasil dari pemasukan sebesar 10 persen untuk di Blok Duyung.

“Sudah bagus itu dapat 10 persen. Kalau di NWN kita dapat 3 persen saja. Karena di NWN perusahaan menanggung operasional saja. Kalau di blok duyung kan cuma cost recovery,” terang Yohanes.

Hingga kini, Pemkab Anambas masih menunggu rencana bisnis dari PT Pembangunan Kepri secara detail.

Di Anambas saat ini ada 3 perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang mengelola Migas yaitu Star Energy, Harbour Oil / Premair Oil dan Medco Energi International. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin