Nasabah BRK Syariah Dabo Singkep mengantre untuk melakukan transaksi penukaran uang pecahan menjelang Idul Fitri, Kamis (5/3). F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) Cabang Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, membuka layanan penukaran uang pecahan bagi masyarakat. Bank menyiapkan dana hampir Rp900 juta untuk memenuhi kebutuhan uang baru menjelang Lebaran.
Kepala BRK Syariah Dabo Singkep, Suryadi, mengatakan layanan penukaran uang tahun ini dilakukan melalui sistem pendaftaran daring agar prosesnya lebih tertib.
Masyarakat yang ingin menukar uang terlebih dahulu diminta mendaftar melalui tautan Google Form yang disediakan oleh pihak bank dan disebarkan melalui media sosial serta saluran WhatsApp resmi BRK Syariah.
“Jadi masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu melalui Google Form, kemudian memilih paket penukaran yang tersedia. Setelah itu mereka akan dijadwalkan datang sesuai nomor antrean,” ujar Suryadi, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, terdapat tiga paket penukaran yang disediakan dengan nilai mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1,6 juta per orang.
Layanan penukaran uang tersebut dibuka selama dua hari, yakni pada 5 hingga 6 Maret 2026, dengan jam pelayanan mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Secara keseluruhan, pihak bank menyiapkan hampir Rp900 juta uang pecahan yang terdiri dari berbagai nominal, mulai dari Rp1.000 hingga Rp100.000.
Menurut Suryadi, pecahan kecil seperti Rp1.000 dan Rp5.000 menjadi yang paling banyak diminati masyarakat karena biasanya digunakan untuk berbagi saat perayaan Lebaran.
“Untuk tahap awal layanan ini diprioritaskan bagi nasabah BRK Syariah. Namun jika masih ada sisa kuota, masyarakat umum juga bisa ikut menukar uang,” katanya.
Ia menambahkan, penggunaan sistem pendaftaran online dilakukan untuk menghindari antrean panjang seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Dengan sistem ini masyarakat mendapatkan jadwal penukaran yang lebih teratur sehingga tidak terjadi penumpukan antrean di kantor bank,” pungkasnya. (*)
Pihak imigrasi, RS Awal Bros dan orang tua balita foto bersama saat pembuatan paspor di RS Awal Bros. F Istimewa
batampos – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam memberikan layanan paspor langsung di Rumah Sakit Awal Bros Batam bagi pasien yang membutuhkan pengobatan ke luar negeri. Layanan ini diberikan kepada seorang balita yang tengah menjalani perawatan medis dan memerlukan paspor sebagai syarat keberangkatan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Imigrasi Batam. Selain kegiatan sosial dan keagamaan, Safari Ramadan juga diisi dengan penguatan pelayanan publik melalui program layanan paspor Immicare.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk kepedulian Imigrasi terhadap masyarakat yang membutuhkan dokumen perjalanan secara mendesak, terutama dalam kondisi darurat medis.
“Momentum bulan Ramadan menjadi pengingat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga penuh empati. Layanan Immicare ini merupakan bentuk keberpihakan Imigrasi Batam kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat medis seperti yang dialami pemohon hari ini,” ujarnya, Selasa (4/3).
Dalam layanan tersebut, petugas Imigrasi Batam langsung mendatangi RS Awal Bros untuk melakukan proses wawancara, pengambilan data biometrik, hingga verifikasi berkas di lokasi. Langkah ini dilakukan agar proses penerbitan paspor dapat segera ditindaklanjuti tanpa mengganggu kondisi kesehatan pasien.
Hajar menegaskan, pihaknya ingin memastikan bahwa aspek administratif tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis di luar negeri.
“Kami ingin memastikan bahwa aspek administratif tidak menjadi penghalang bagi upaya penyelamatan dan pengobatan pasien,” katanya.
Ia menambahkan, Imigrasi Batam akan terus membuka ruang koordinasi dengan rumah sakit maupun instansi terkait agar kebutuhan dokumen perjalanan dalam kondisi mendesak dapat difasilitasi dengan cepat.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan layanan keimigrasian yang sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada 2026, khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan responsif bagi masyarakat. (*)
Tower telekomunikasi milik XL Axiata terlihat berdiri di atas bukit di Pulau Siantan, Kepulauan Anambas. Diskominfo Anambas mendorong penguatan jaringan agar sinyal operator tersebut dapat menjangkau lebih banyak wilayah. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Anambas mulai menjajaki kerja sama dengan operator seluler XL Axiata untuk memperluas jangkauan sinyal telekomunikasi di sejumlah wilayah.
Langkah ini dilakukan untuk mendorong pemerataan akses jaringan seluler bagi masyarakat yang selama ini masih terbatas pada provider tertentu.
Kepala Diskominfo Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, mengatakan saat ini sinyal XL Axiata belum dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di daerah tersebut.
Menurutnya, jaringan operator tersebut baru bisa dinikmati di beberapa wilayah seperti Kecamatan Siantan, Siantan Tengah, dan Palmatak.
“Untuk XL Axiata kita segera komunikasi untuk memperkuat jaringan. Kita dorong agar jaringannya bisa diperluaskan ke wilayah lain,” ujar Abdul Kadir kepada Batam Pos, Kamis (5/3/2026).
Kadir menjelaskan, perluasan jaringan dari provider lain sangat penting agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan telekomunikasi.
Selain itu, jumlah pengguna kartu dari jaringan XL Axiata di Anambas juga dinilai cukup banyak sehingga peningkatan kualitas dan jangkauan sinyal menjadi kebutuhan mendesak.
Ia menambahkan, XL Axiata juga menaungi sejumlah produk layanan telekomunikasi lain seperti Axis dan Smartfren yang juga memiliki pengguna di tengah masyarakat.
Dengan kondisi tersebut, Diskominfo menilai perlu adanya penguatan infrastruktur jaringan agar pengguna dari operator tersebut dapat menikmati layanan komunikasi yang lebih stabil.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa bersilaturahmi dengan pihak XL Axiata untuk menyampaikan usulan ini secara langsung,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga Anambas, Septia, menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk mendorong perluasan jaringan dari berbagai provider di wilayah kepulauan tersebut.
Menurutnya, selama ini jaringan seluler yang paling luas menjangkau wilayah Anambas masih didominasi oleh Telkomsel.
“Selama ini hanya satu provider yakni Telkomsel yang sudah terjangkau hampir di semua wilayah. Padahal pengguna jaringan tidak hanya Telkomsel saja, sudah seharusnya provider lain juga ditingkatkan,” ujar Septia.
Ia menilai keberadaan jaringan dari berbagai operator akan memudahkan masyarakat maupun pendatang yang menggunakan kartu dari provider lain.
Septia mencontohkan kondisi di Pulau Jemaja yang hingga kini masih sangat terbatas untuk jaringan selain Telkomsel.
“Di Jemaja, waktu pertama kali ke Anambas saya pakai XL memang tidak ada sinyal sama sekali. Sedikit kaget juga, memang sudah harus ada tower baru dari provider lain,” katanya. (*)
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad..f istimewa
batampos – Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat untuk menghadiri peringatan malam Nuzululqur’an tingkat Kota Batam 1447 Hijriah yang akan digelar pada Jumat (6/3) di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB.
Amsakar mengatakan, peringatan turunnya Al-Qur’an tersebut menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan di Bulan Suci Ramadan.
“Kami mengundang seluruh masyarakat Batam untuk hadir dalam peringatan malam Nuzululqur’an ini. Semoga kegiatan ini menjadi sarana bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an,” katanya.
Untuk menambah kekhidmatan acara, panitia menghadirkan penceramah Abdi Muhadir yang akan menyampaikan tausiah mengenai hikmah Nuzululqur’an.
Selain tausiah, kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan dengan penampilan religi dari M Alfin Habib yang akan membawakan sejumlah lagu Islami.
Amsakar berharap, kehadiran penceramah dan penampilan artis religi tersebut dapat menarik minat masyarakat untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat.
Menurutnya, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Momentum Ramadan harus kita manfaatkan untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan. Karena itu, kami mengajak masyarakat Batam untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan peringatan Nuzululqur’an tingkat Kota Batam,” katanya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap syiar Islam di bulan Ramadan semakin semarak serta mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.(*)
Pedagang memotong ayam di Pasar Baru Tanjunguban, Bintan, Kamis (5/3). Harga ayam potong di pasar tersebut masih stabil di kisaran Rp43 ribu per kilogram menjelang Idul Fitri. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Harga ayam potong di Pasar Baru Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, masih terpantau stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Para pedagang menyebut hingga awal Ramadan ini belum terjadi kenaikan harga yang signifikan.
Salah seorang pedagang ayam potong di pasar tersebut, Sukardi, mengatakan harga ayam potong saat ini masih berada di kisaran Rp43 ribu per kilogram.
“Masih Rp43 ribu per kilogram, harganya masih stabil,” kata Sukardi saat ditemui di Pasar Baru Tanjunguban, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, pasokan ayam potong di wilayah Bintan hingga saat ini masih mencukupi sehingga belum memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.
Meski begitu, Sukardi mengaku belum bisa memastikan kondisi harga menjelang Idul Fitri mendatang. Menurutnya, harga ayam potong berpotensi naik apabila permintaan dari daerah lain, khususnya Batam, meningkat.
“Kalau permintaan dari Batam tinggi, kemungkinan harga bisa naik karena sekarang banyak ayam disuplai dari Bintan,” ujarnya.
Sukardi mengatakan dirinya mendapatkan pasokan ayam dari asosiasi peternak ayam serta perusahaan perunggasan seperti Japfa. Dalam sehari, ia menerima pasokan sekitar 200 kilogram ayam potong untuk dijual di lapaknya.
Selain ayam potong, harga daging beku di Pasar Baru Tanjunguban juga masih terpantau stabil. Pedagang daging beku, Neni, menyebut harga daging beku saat ini masih dijual Rp125 ribu per kilogram.
“Kita masih jual Rp125 ribu per kilogram, belum ada kenaikan,” kata Neni.
Ia menambahkan, pasokan daging beku yang diterima pedagang hingga saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Neni, dirinya tidak menjual daging segar sehingga tidak mengetahui perkembangan harga daging segar di pasaran.
“Sementara ini pasokan masih aman. Mudah-mudahan ke depan tetap aman,” ujarnya berharap. (*)
Jalan S. Parman dari arah Mukakuning menuju kantor Camat Seibeduk dan Polsek Seibeduk berlubang. F. M Sya’ban
batampos – Kondisi ruas Jalan S Parman dari arah Panbil Mall menuju Piayu Kecamatan Sei Beduk Kota Batam, juga Jalan Letjen Suprapto, Sagulung banyak dikeluhkan warga. Itu karena banyaknya lubang di sepanjang ruas jalan tersebut. Disebut sering memicu terjadinya kecelakaan.
Padahal ruas jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan kawasan industri dengan permukiman warga di wilayah Sei Beduk dan sekitarnya. Selain rusak, kondisi jalan yang relatif sempit juga kerap menimbulkan kemacetan saat jam sibuk.
Seorang warga sekaligus pengguna jalan, Dedi Maulana, mengaku kondisi jalan yang berlubang membuat pengendara harus ekstra hati-hati.
“Kalau malam atau habis hujan itu bahaya. Lubangnya tak kelihatan karena tergenang air. Beberapa kali saya lihat pengendara motor hampir jatuh,” ujarnya singkat.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, melalui Dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo) Kota Batam, Rudi Pandjaitan, memastikan ruas Jalan S Parman telah masuk dalam daftar pekerjaan tahun 2026.
“Tahun ini akan dikerjakan ya,” kata Rudi saat dihubungi Batam Pos, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan perbaikan yang dilakukan bukan sekadar tambal sulam, melainkan rekonstruksi menyeluruh terhadap badan jalan. Pekerjaan tersebut meliputi pengangkatan lapisan jalan lama, pembongkaran, hingga penggantian seluruh permukaan dan lapisan bawah jalan agar lebih kuat.
“Jalan S Parman dari arah Panbil menuju Piayu, Sei Beduk akan dikerjakan Dinas BMSDA tahun ini dengan pekerjaan rekonstruksi,” ujarnya.
Untuk proyek tersebut, Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan anggaran sekitar Rp15,126 miliar pada tahun 2026.
Sementara itu untuk Jalan Letjen Suprapto, penanganannya berada di bawah kewenangan BP Batam dengan rencana pelebaran jalan. “Jalan Letjen Suprapto akan pelebaran jalan, tambah jalur,” kata Rudi.
Saat ditanya apakah pelebaran tersebut berarti akan menambah jumlah jalur kendaraan, ia membenarkannya. “Iya, ditambah dari yang ada sekarang,” ujarnya.
Dengan penambahan jalur tersebut, ruas Jalan Letjen Suprapto nantinya diproyeksikan memiliki tiga jalur sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan yang kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.(*)
batampos – Uni Eropa tengah merancang kebijakan baru untuk memperkuat industri baja sekaligus menekan emisi dari sektor otomotif. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah mewajibkan produsen mobil menggunakan baja rendah karbon atau green steel dalam proses produksi kendaraan.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari rancangan Industrial Accelerator Act, yang menargetkan penurunan emisi karbon dioksida (CO₂) hingga 90 persen untuk mobil baru pada 2035.
Kebijakan ini berbeda dari rencana awal Uni Eropa yang sempat mengusulkan pelarangan total kendaraan bermesin pembakaran internal.
Dengan aturan baru ini, produsen mobil Eropa yang selama ini menyumbang sekitar seperlima dari total permintaan baja di kawasan diperkirakan harus mengganti sebagian besar penggunaan baja konvensional dengan baja hijau serta bahan bakar alternatif.
Namun, tantangan besar muncul dari sisi produksi. Saat ini, baja hijau masih diproduksi dalam jumlah sangat terbatas dan bergantung pada hidrogen hijau yang dihasilkan dari energi terbarukan.
Keterbatasan produksi membuat pasokan baja hijau sulit dipenuhi dalam skala besar. Selain itu, biaya produksinya juga diperkirakan sekitar 30 persen lebih mahal dibandingkan baja konvensional.
Sejumlah proyek pembangunan fasilitas baja hijau bahkan dilaporkan mengalami penundaan hingga pembatalan akibat tingginya biaya investasi serta keterbatasan pasokan hidrogen hijau.
Beberapa produsen baja besar seperti ArcelorMittal dan Salzgitter mulai menyesuaikan strategi dengan meningkatkan produksi berbasis logam daur ulang atau scrap. Sementara perusahaan seperti Thyssenkrupp masih merundingkan ulang dukungan subsidi dengan pihak Uni Eropa.
Meski demikian, bahan baku daur ulang juga memiliki keterbatasan dan dinilai tidak cukup untuk menggantikan peran baja hijau dalam jangka panjang.
Asosiasi otomotif Jerman dan sejumlah pelaku industri mengkritik rencana kebijakan tersebut. Mereka menilai aturan tersebut berisiko mengikat industri pada teknologi yang belum matang dan di luar kendali produsen.
Selain itu, belum adanya definisi standar yang jelas mengenai baja hijau juga membuat pasar bahan tersebut dinilai masih tidak teratur.
“Pasar baja hijau saat ini seperti ‘wild west’ karena belum ada standar yang jelas,” ujar salah satu pelaku industri.
Data dari Global Leadership Group for Industry Transition menunjukkan kapasitas produksi baja hijau global diproyeksikan mencapai sekitar 28 juta ton per tahun pada 2050.
Namun, hingga kini hanya sekitar sepertiga kapasitas tersebut yang sedang dalam tahap konstruksi, termasuk sekitar 18 juta ton yang berada di Eropa.
Uni Eropa sendiri terus berupaya mendorong penggunaan baja hijau sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi industri otomotif. Namun, keterbatasan pasokan, tingginya biaya produksi, serta belum adanya standar industri yang jelas masih menjadi tantangan besar bagi implementasi kebijakan tersebut. (*)
Ilustrasi keluarga menggunakan produk Uniqlo. F. Istimewa
batampos -Hari Raya selalu menjadi momen penuh makna yang dinantikan masyarakat Indonesia setiap tahunnya, karena menjadi waktu untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, dan merayakan kebersamaan keluarga. Memahami pentingnya kenyamanan di hari yang fitri, UNIQLO Indonesia menghadirkan Ramadan Special Deals mulai 6 hingga 26 Maret 2026. Melalui program ini, UNIQLO mengajak masyarakat untuk menemukan berbagai pilihan pakaian esensial yang nyaman, fungsional, dan relevan untuk dikenakan sepanjang Ramadan hingga Hari Raya.
UNIQLO berkomitmen untuk menghadirkan pakaian yang dirancang untuk menunjang berbagai aktivitas selama bulan Ramadan hingga Hari Raya: mulai dari berbuka puasa bersama, perjalanan mudik, hingga silaturahmi seharian penuh. Dengan material yang ringan dan breathable seperti linen dan katun, serta potongan yang clean dan desain minimalis, koleksi ini mudah dipadu-padankan dan tetap relevan dikenakan bahkan setelah momen perayaan usai.
“Hari Raya adalah tentang kebersamaan. Melalui Ramadan Special Deals, kami ingin memberi pengalaman berbelanja kebutuhan pakaian yang menyenangkan. Kami hadirkan berbagai pilihan LifeWear yang tidak hanya nyaman, tetapi juga relevan untuk dikenakan di berbagai momen spesial bersama keluarga. Kami harap pelanggan setia dapat lebih mudah menemukan pakaian esensial berkualitas tinggi yang bisa digunakan tidak hanya saat Hari Raya, tetapi juga untuk keseharian setelahnya,” ujar Lisqia Lalantika, Marketing Manager UNIQLO Indonesia.
Koleksi Pilihan untuk Hari Raya 2026!
Selama periode 6–26 Maret 2026, pelanggan dapat menemukan lebih dari 50 produk pilihan dengan penawaran spesial. Ramadan Special Deals dikemas dalam tiga periode berbeda, menghadirkan ragam koleksi yang terus diperbarui setiap minggunya.
Pada periode awal (6–12 Maret 2026), rangkaian item yang dikurasi untuk menunjang aktivitas selama bulan Ramadan, termasuk kegiatan ibadah dan rutinitas harian, hadir dengan penawaran spesial. Untuk pria, tersedia Celana Ankle Rapi, Kemeja Katun Linen Kerah Tegak Lengan Panjang, dan AIRism Katun T-Shirt yang nyaman dan mudah dipadu-padankan. Untuk wanita, terdapat Tunik Rayon Kerah Tegak, dan Blus Satin Gathered Lengan Panjang dengan material ringan dan breathable. Sementara itu, KIDS Celana Jogger Cargo dan KIDS Celana Rileks Lebar Linen Blend menjadi opsi andalan untuk mendukung mobilitas Si Kecil sepanjang Ramadan.
Pada periode berikutnya (13–19 Maret 2026), koleksi yang breathable dan fungsional hadir untuk berbagai agenda menjelang Hari Raya, mulai dari silaturahmi hingga aktivitas sehari-hari. Untuk pria, tersedia Jeans Warna Ultra Stretch, dan AIRism Katun T-Shirt Kerah Bulat yang nyaman dikenakan sepanjang hari, dilengkapi koleksi innerwear seperti AIRism T-Shirt Kerah V Lengan Pendek dan AIRism Tank Top Mesh Anti Bau yang membantu menjaga kesegaran saat beraktivitas. Untuk wanita, pilihan seperti Blus Rayon dan AIRism Katun Gaun Flare menawarkan siluet yang ringan dengan kesan clean dan refined. Sementara untuk anak-anak, KIDS Kemeja Kerah Terbuka Lengan Pendek menjadi pilihan yang nyaman dengan sentuhan playful, cocok dikenakan dalam berbagai kesempatan.
Untuk Hari Raya dan setelahnya (20–26 Maret 2026), penawaran spesial menghadirkan item favorit yang ideal menemani perjalanan mudik serta waktu berkumpul di kampung halaman. Untuk pria, AIRism Katun Kaos Polo Pique, dan Celana Fit Lebar Sweat menghadirkan keleluasaan bergerak sekaligus tampilan yang tetap rapi saat tiba di destinasi tujuan. Untuk wanita, Celana Rileks Linen Blend, serta Sweater Katun Lembut Kerah Bulat memberikan keseimbangan antara fleksibilitas dan siluet yang memberi kesan stylish sekaligus nyaman untuk dikenakan sepanjang perjalanan. Sementara itu, untuk anak-anak, KIDS Kaos Polo Dry Pique menjadi pilihan praktis yang siap mendukung aktivitas mereka selama perjalanan maupun saat berkumpul bersama keluarga.
Rayakan kebersamaan di Hari Raya dengan pilihan busana yang nyaman dan stylish dari UNIQLO. Berbagai penawaran spesial Ramadan Special Deals dapat dinikmati selama periode 6–26 Maret 2026 di seluruh toko UNIQLO Indonesia dan online melalui UNIQLO App dan di www.uniqlo.com/id.(*)
Unggahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kering yang viral di media sosial memicu protes warga di Kepulauan Riau karena dinilai belum memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat. F: Facebook/Infopinang.
batampos – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk kering yang diterapkan selama Ramadan 2026 di Provinsi Kepulauan Riau menuai protes dari masyarakat. Keluhan tersebut ramai disampaikan warga melalui media sosial setelah foto menu MBG beredar luas.
Dalam unggahan yang viral, paket MBG disebut hanya berisi satu butir telur rebus, sebungkus kecil kacang, serta kurma. Warga menilai komposisi tersebut belum cukup memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, khususnya bagi para pelajar yang menjadi sasaran program.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG kering yang telah berjalan sejak awal Ramadan.
“Ya, kemarin juga sudah ada pernyataan dari Ketua BGN bahwa program ini akan dievaluasi. Kita berharap mana yang masih kurang bisa segera diperbaiki,” kata Ansar, Kamis (5/3).
Ansar menjelaskan, program MBG merupakan program yang masih dalam tahap pelaksanaan sehingga berbagai penyempurnaan akan terus dilakukan secara bertahap.
“Ini kan program yang sedang berjalan. Jadi sambil berjalan tentu akan terus disempurnakan dari waktu ke waktu agar pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memantau pelaksanaan program tersebut di berbagai daerah. Pemprov juga meminta laporan berkala dari pihak terkait untuk memastikan distribusi dan kualitas menu yang diberikan kepada para siswa.
Ansar juga mengaku akan mengecek langsung pelaksanaan program tersebut, termasuk kemungkinan adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang perlu mendapat teguran karena menyediakan menu MBG yang dinilai belum memenuhi standar gizi.
“Nanti saya cek dulu, termasuk dengan Pak Wakil Gubernur, karena ini memang perlu kita lihat langsung pelaksanaannya,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang orang tua penerima manfaat MBG, Retno, mengatakan anaknya menerima paket makanan berupa roti, telur rebus, dan kacang selama Ramadan.
Menurutnya, menu tersebut masih perlu ditingkatkan agar lebih layak dikonsumsi saat berbuka puasa.
“Ya bisa ditambah menu lain, misalnya ayam goreng atau lauk lain supaya lebih bermanfaat untuk buka puasa,” ujarnya.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar. (*)
Unggahan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kering yang viral di media sosial memicu protes warga di Kepulauan Riau karena dinilai belum memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat. F: Facebook/Infopinang.
batampos – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk kering yang diterapkan selama Ramadan 2026 di Provinsi Kepulauan Riau menuai protes dari masyarakat. Keluhan tersebut ramai disampaikan warga melalui media sosial setelah foto menu MBG beredar luas.
Dalam unggahan yang viral, paket MBG disebut hanya berisi satu butir telur rebus, sebungkus kecil kacang, serta kurma. Warga menilai komposisi tersebut belum cukup memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, khususnya bagi para pelajar yang menjadi sasaran program.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG kering yang telah berjalan sejak awal Ramadan.
“Ya, kemarin juga sudah ada pernyataan dari Ketua BGN bahwa program ini akan dievaluasi. Kita berharap mana yang masih kurang bisa segera diperbaiki,” kata Ansar, Kamis (5/3).
Ansar menjelaskan, program MBG merupakan program yang masih dalam tahap pelaksanaan sehingga berbagai penyempurnaan akan terus dilakukan secara bertahap.
“Ini kan program yang sedang berjalan. Jadi sambil berjalan tentu akan terus disempurnakan dari waktu ke waktu agar pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memantau pelaksanaan program tersebut di berbagai daerah. Pemprov juga meminta laporan berkala dari pihak terkait untuk memastikan distribusi dan kualitas menu yang diberikan kepada para siswa.
Ansar juga mengaku akan mengecek langsung pelaksanaan program tersebut, termasuk kemungkinan adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang perlu mendapat teguran karena menyediakan menu MBG yang dinilai belum memenuhi standar gizi.
“Nanti saya cek dulu, termasuk dengan Pak Wakil Gubernur, karena ini memang perlu kita lihat langsung pelaksanaannya,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang orang tua penerima manfaat MBG, Retno, mengatakan anaknya menerima paket makanan berupa roti, telur rebus, dan kacang selama Ramadan.
Menurutnya, menu tersebut masih perlu ditingkatkan agar lebih layak dikonsumsi saat berbuka puasa.
“Ya bisa ditambah menu lain, misalnya ayam goreng atau lauk lain supaya lebih bermanfaat untuk buka puasa,” ujarnya.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar. (*)