Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 3120

Operasi Militer, Pasukan Pakistan Tewaskan 11 Militan

0
Gedung parlemen Pakistan. ANTARA/Anadolu/tm

batampos – Pasukan Pakistan menewaskan setidaknya 11 militan selama operasi militer sementara delapan warga sipil, termasuk mantan senator, juga kehilangan nyawa dalam serangan teror pada Juli.

Menurut militer Pakistan, pasukan mereka menewaskan 10 militan, termasuk dua diantaranya komandan paling dicari, di provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), yang berbatasan dengan Afghanistan, dalam empat hari terakhir sementara salah satu komandan militan tewas di wilayah Gilgit Baltistan pada Kamis.

Militer Pakistan meningkatkan operasi berbasis intelijen di KP setelah serangan terbaru terhadap tentara di distrik Waziristan, Khyber dan Kurram.

Pada Rabu, sebuah van polisi terkena bom buatan (IED) di wilayah Jalala, distrik Mardan yang menewaskan tiga orang dan melukai 10 lainnya.

Serangan teror telah meningkat di wilayah perbatasan KP setelah Perdana Menteri Shehbaz Sharid menyetujui dan mengumumkan kampanye kontra-terorisme nasional yang “dihidupkan kembali” pada bulan lalu untuk “memberantas ekstremisme dan terorisme dari negara tersebut,” yang dikenal sebagai Azm-e-Istehkam atau tekad untuk bertahan lama.

Namun, pengumuman tersebut memicu penentangan dan kritik dari partai politik dan warga KP, yang sebagian besar menentang operasi militer baru di wilayah itu.

Pemerintah berencana mengadakan konferensi dengan semua pihak pada akhir bulan ini untuk membahas operasi militer tersebut.

Pada hari Jumat, tentara Pakistan membuat pernyataan, setelah Konferensi Komandan Korps yang dipimpin oleh panglima militer Jenderal Asim Munir, menolak “kritik yang tidak beralasan” dan mengatakan “Azm-e-Istehkam” bertujuan untuk membongkar hubungan terorisme dan spektrum ilegal di negara itu untuk menjaga stabilitas.

Bulan lalu tercatat ada 60 kematian, meliputi 33 aparat keamanan dan 26 warga sipil, dalam 69 serangan teror, menurut laporan terbaru yang dikeluarkan oleh lembaga pemikir yang berbasis di Islamabad, Institut Studi Konflik dan Keamanan Pakistan (PICSS).

PICSS mendata dalam enam bulan pertama tahun ini, Pakistan menjadi saksi atas 478 serangan militan dari Januari hingga Juni dengan 474 kematian dan 539 cedera. (*)

Sumber: Antara

Kementerian ESDM Terbitkan Kebijakan Agar Kontraktor Garap Blok Idle

0
Ilustrasi – Anjungan migas lepas pantai. ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM

batampos – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan kebijakan agar kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas segera menggarap bagian wilayah kerja migas potensial, yang tidak diusahakan atau idle sebagai upaya optimalisasi produksi migas nasional.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM tentang Pedoman Pengembalian Bagian Wilayah Kerja Potensial yang Tidak Diusahakan dalam Rangka Optimalisasi Produksi Migas.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Ditjen Migas Kementerian ESDM Ariana Soemanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan kriteria bagian wilayah kerja (WK) migas potensial, yang idle tersebut antara lain terdapat lapangan produksi yang selama dua tahun berturut-turut tidak diproduksikan atau terdapat lapangan dengan plan of development (POD) selain POD ke-1 yang tidak dikerjakan selama dua tahun berturut-turut.

Selain itu, kriteria lainnya adalah apabila terdapat struktur pada WK eksploitasi yang telah mendapat status discovery dan tidak dikerjakan selama tiga tahun berturut-turut.

“Terhadap bagian WK migas yang potensial namun idle, perlu dilakukan upaya, tidak bisa terus didiamkan. Saat ini, sedang diinventarisasi dan segera diambil upaya optimalisasi,” ujarnya.

Menurut dia, setidaknya ada empat upaya optimalisasi yang nantinya dapat dilakukan.

Pertama, KKKS diminta segera mengerjakan bagian WK potensial yang idle tersebut.

“Sementara, dalam hal diperlukan perbaikan keekonomian dapat diajukan kepada Kementerian ESDM melalui SKK Migas atau Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA),” tambah Ariana.

Optimalisasi kedua, KKKS mengerjakan bagian WK potensial yang idle melalui kerja sama dengan badan usaha lain untuk penerapan teknologi tertentu secara kelaziman bisnis.

Ketiga, KKKS mengusulkan bagian WK potensial idle untuk dikelola lebih lanjut oleh KKKS lain sesuai ketentuan peraturan perundangan.

Keempat, KKKS melakukan pengembalian bagian WK potensial yang idle kepada Menteri ESDM, dengan mempertimbangkan kewajiban setelah operasi, kewajiban pengembalian data hulu migas, dan kewajiban lainnya, untuk selanjutnya ditetapkan dan ditawarkan menjadi WK baru sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan.

“Keempat upaya-upaya tersebut sesuai evaluasi, rencana, dan tata waktu yang direkomendasikan oleh SKK Migas atau Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA),” sebut Ariana.

Ia menambahkan pemerintah terus aktif mendorong peningkatan eksplorasi dan produksi migas.

Lelang blok migas dibuat lebih menarik dengan perbaikan ketentuan kontrak di antaranya yaitu bagi hasil kontraktor dapat mencapai 50 persen dari sebelumnya 15-30 persen.

“Pemerintah juga dapat memberikan insentif hulu migas dalam rangka mendukung keekonomian kontraktor,” jelas Ariana. (*)

Sumber: Antara

Warga Dompak Tolak Pengukuran Lahan oleh BPN dan PT TPD

0
Dompak

batampos – Warga Dompak, Kota Tanjungpinang ramai-ramai melakukan penolakan pengukuran lahan, yang dilakukan oleh BPN dan PT Terira Pratiwi Development (TPD). Bukan tanpa alasan, pengukuran yang dijadwalkan dilakukan pada Sabtu (6/7) itu ditolak warga, lantaran tidak menghadirkan pihak kecamatan dan kelurahan setempat.

Ketua RT 02 Kelurahan Dompak, Syamsul menilai pengukuran lahan yang dilakukan oleh pihak BPN dan PT. TPD terkesan memaksa. Padahal, warga sudah sepakat pengukuran tersebut bisa dilakukan pada Rabu, 10 Juli mendatang.

“Sudah kami sepakati hari rabu. Jadi kesannya mereka terburu-buru dan memaksa,” kata Syamsul, Minggu (7/7).

Menurut Syamsul, pengukuran lahan PT. TPD haruslah disaksikan oleh Lurah dan Camat setempat. Hal ini, agar tidak terjadinya penyerobotan lahan milik warga.

Ia menerangkan, bahwa banyak lahan warganya yang masuk dalam surat Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT. TPD. Pengukuran ini dilakukan, untuk memastikan letak lahan milik warga dan PT. TPD.

“Rata-rata lahan warga memiliki sertifikat dan alhasak, tapi masuk dalam HGB. Dan HGB nya sebentar lagi akan selesai,” tambahnya.

Syamsul mengaku tidak mengetahui secara persis berapa total luas lahan milik warga yang masuk dalam HGB PT. TPD. Sebab, pihak warga juga tidak pernah dilihatkan surat HGB tersebut selama puluhan tahun.

“Ini yang juga jadi persoalan, kita tidak tau berapa luas lahan kami. Memang tidak pernah diberitahu apa isi HGB tersebut,” ujar Syamsul.

Warga, kata Syamsul berharap pihak perusahaan dan BPN Tanjungpinang dapat bersabar, jika ingin melakukan pengukuran lahan milik PT. TPD tersebut.

“Jadi kami sudah sepakat untuk turun ikut mengukur lahan, bersama pihak kelurahan dan kecamatan,” pungkasnya. (*)

 

 

REPORTER: MOHAMAD ISMAIL

————-

Ketua RT 02 Kelurahan Dompak, Syamsul. F. Mohamad Ismail

Pameran Relik Buddha Hadir di Batam, Memperkaya Pengetahuan dan Keberkahan Spiritual

0

budhabatampos –  Yayasan Pendidikan Buddha Dharma, bersama Yayasan Bodhi Marga, International Business Association (IBA), dan Vihara Avalokitesvara Graha, menghadirkan pameran retrospektif relik Buddha di Hotel Sydney Batam Centre dari tanggal 5 hingga 7 Juli 2024.

“Acara ini menjadi kesempatan langka bagi masyarakat untuk menyaksikan dan merasakan kehadiran benda-benda suci yang memiliki makna historis dan spiritual mendalam.

Pameran ini merupakan kelanjutan dari pameran serupa yang pernah diadakan di berbagai negara.

“Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan kepada pengunjung tentang asal mula dan makna relik,” ujar Ketua Umum IBA, Shan Shan, Minggu (7/7).

Relik Buddha adalah sisa-sisa fisik atau benda yang berkaitan dengan Buddha Gautama dan tokoh besar Buddhisme lainnya.

“Benda-benda ini dihormati sebagai simbol kebijaksanaan, keberanian, dan keteguhan dalam menjalani kehidupan spiritual,” ujarnya.

Selain relik Buddha, pameran ini juga menampilkan relik dari para biksu dan tokoh spiritual terhormat lainnya.

“Pengunjung berkesempatan untuk merasakan kebesaran spiritual dari relik-relik ini dan mendalami makna dan kebijaksanaan yang terkandung di dalamnya,” kata dia.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Keagamaan, tokoh agama, dan tamu terhormat Vincent Tan dari Berjaya Group. Kehadiran mereka menambah makna dan kesakralan pameran ini.

Masyarakat diajak untuk datang dan berpartisipasi dalam pameran relik ini. Tidak hanya memperkaya pengetahuan spiritual, pameran ini juga memberikan kesempatan untuk memperoleh berkah dan kedamaian.

“Kami berharap pameran ini dapat memperkenalkan budaya Buddha kepada masyarakat Indonesia dan mempererat persaudaraan antar umat beragama,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

Uruguay Tantang Kolombia di Semifinal Usai Tumbangkan Brasil

0
Pemain timnas Uruguay merayakan kemenangan adu penalti atas Brazil pada perempat final Copa Amerika di Allegiant Stadium, 6 Juli 2024. ANTARA/AFP/KEVORK DJANSEZIAN)

batampos – Timnas Uruguay tantang Kolombia di babak semifinal Copa America 2024 usai tumbangkan Brasil lewat adu penalti, 4-2 usai imbang tanpa gol dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di Stadion Allegiant, Las Vegas, Nevada, Minggu pagi WIB.

Tim asuhan Marcio Bielsa tersebut menjadi tim keempat yang memastikan lolos ke babak semifinal usai Argentina, Kanada dan Kolombia.

Memulai babak pertama Brasil mencoba mengambil alih tempo permainan untuk membongkar pertahanan Uruguay.

Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi dimana pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi antar kesebelasan.

Di menit ke-33, intensitas tinggi yang ditunjukkan kedua tim memakan korban usai Ronald Araujo harus terpaksa ditarik keluar lapangan usai mengalami cedera dan digantikan Jose Gimenez.

Dua menit berselang, Nunez yang mendapatkan ruang kosong tanpa pengawalan menerima umpan lambung terukur, namun sundulan dari Nunez masih melebar dari gawang Allison.

Semenit berselang Brasil melancarkan serangan dari sektor kanan melalui pergerakan Raphinha, sayang tendangan dari Raphinha masih mudah diantisipasi Rochet.

Hingga peluit babak pertama ditiup tidak ada peluang yang diciptakan oleh kedua tim. Skor imbang 0-0.

Memulai babak kedua, Uruguay menguasai tempo permainan sejak awal dengan menerapkan pressing tinggi.

Fede Valverde melepaskan tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-49, tapi Allison dengan sigap mengamankan bola.

Di menit ke-53, Nunez terbebas dari penjagaan lini bertahan Brasil dan menusuk ke area kotak penalti. Nunez kemudian melepaskan tendangan ke tiang dekat yang dapat di blok oleh Marquinhos.

Pada menit ke-71, Uruguay harus bermain dengan sepuluh pemain usai Nandez menerima kartu merah langsung setelah menghentikan proses serangan balik cepat Brasil.

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Brasil terus mencoba membuka lini pertahanan Uriguay yang praktis menumpuk pemain di lini pertahanan.

Brasil di sepuluh menit terakhir menguasai sepertiga pertahanan lawan dengan penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen di pihak Uruguay.

Namun sepuluh menit terakhir pertandingan tidak ada peluang yang diciptakan oleh kedua tim hingga pertandingan berlanjut ke babak tos-tosan.

Valverde yang menjadi algojo pertama Uruguay dengan mudah memperdaya Alisson untuk mengubah skor 1-0.

Rochet menjaga kedudukan tetap bertahan usai mampu menebak arah tendangan keras dari Militao di sisi kanan gawang.

Bentancur dengan tenang mengarahkan bola dan membuat Uruguay memperlebar kedudukan menjadi 2-0.

Sementara Pereira yang menjadi algojo Brasil kedua, mamp mengelabuhi Rochet dan membuat kedudukan berubah 2-1.

Giorgian de Arracesta kembali membuat Uruguay memperlebar keunggulan usai menaklukkan Alisson. Uruguay unggul 3-1.

Douglas Luiz yang mengambil tendangan gagal mengarahkan tendangan ke jaring gawang Rochet usai tembakannya membentur mistar gawang.

Gimenez gagal membawa Uruguay mengunci kemenangan usai tandukannya dihentikan Alisson. Uruguay unggul 3-1.

Martinelli membuat asa Brasil kembali ada usai sepakannya ke sisi kanan tak dapat diantisipasi Rochet. Skor 3-2.

Ugarte yang menjadi algojo sukses mengelabuhi Alisson dan memastikan Uruguay menang dengan skor 4-2.

Susunan pemain:

Uruguay (4-3-3) : Sergio Rochet (PG); Nahitan Nandez, Ronald Araujo, Mathias Oliviera, Matias Vina; Fede Valverde, Manuel Ugarte, Nicolas de la Cruz; Facundo Pellistri, Darwin Nunez, Maximiliano Araujo.

Brasil (4-2-3-1) : Allison Becker; Danilo, Marquinhos, Eder Militao, Guliherme Acuna; Bruno Guimares, Joao Gomes; Raphinha, Lucas Paqueta, Rodrygo Goes; Endrick. (*)

Sumber: Antara

Hotel Legendaris Itu Tutup per 1 Juli

0

batampos – Agus juga membantah, terkait isu yang menyatakan bahwa Hotel Comforta tutup lantaran mengalami kebangkrutan.

30 Tahun Melayani, Hotel Comforta Tanjungpinang Tutup

0
Hotel Comforta di Jalan Adi Sucipto Tanjungpinang tutup setelah beroperasi selama 30 tahun. F. Mohamad Ismai

batampos – Hotel Comforta yang terletak di Jalan Adi Sucipto, kilometer 10 Tanjungpinang tutup usai beroperasi selama 30 tahun. Salah satu hotel bintang tiga di Kota Tanjungpinang itu resmi tutup dan tidak menerima tamu lagi, sejak 1 Juli 2024 yang lalu.

“Per 1 Juli kami sudah mulai tutup dan tidak menerima tamu lagi. Jadi semua hal sudah selesai pada 30 Juni,” kata Agus Suntoro, Eksekutif Asisten Manager Hotel Comforta Tanjungpinang, Minggu (7/7).

Agus juga membantah, terkait isu yang menyatakan bahwa Hotel Comforta tutup lantaran mengalami kebangkrutan.

“Soal isu bangkrut, ya tidak benar. Karena tanggal 30 Juni saja, kita masih terima tamu,” tambahnya.

Ia membeberkan, Hotel Comforta ini tutup lantaran akan melakukan renovasi total. Sebab, hotel tersebut sudah beroperasi selama 30 tahun.

“Banyak yang komen hotel ini tua, sehingga kami mau menghilangkan kesan tua itu,” ucap Agus.

Selain itu, sebanyak 54 karyawan Hotel Comforta juga sudah dilakukan pemberhentian, dan semua hak karyawan telah diselesaikan.

“Hak karyawan sudah diselesaikan semuanya. Dan nanti kita akan rekrut baru lagi, jika sudah selesai,” ujar Agus.

Renovasi ini, kata Agus diperkirakan akan berlangsung selama satu tahun. Bahkan, nama Hotel tersebut tidak lagi bernama Comforta.

Pemilik hotel juga sudah bekerjasama dengan Ascott yang membawahi Harris Hotel. Sehingga, nama Comforta akan berubah menjadi Harris Hotel.

“Yang jelas ada penambahan kamar, rencana dari 116 kamar menjadi 150 kamar,” pungkasnya.

(*)

 

Redaktur: Mohamad Ismai

Siap Hadapi Kompetisi, Puluhan Satpam di Batam Jalani Uji Kompetensi

0
satpam
Puluhan Satpam yang mengikuti Pelaksanaan Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) kualifikasi Gada Pratama sekaligus Uji Kompetensi Gada Madya dan Gada Utama yang dilaksanakan di SMK Penerbangan, Batam Center, Sabtu (6/7). Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Direktur LSP P-2 Sekuriti PP Polri Irjen Pol (Purn) Drs A Kamil Razak, SH. MH. secara resmi membuka Pelaksanaan Program Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) kualifikasi Gada Pratama sekaligus Uji Kompetensi Gada Madya dan Gada Utama yang dilaksanakan di SMK Penerbangan, Batam Center, Sabtu (6/7).

Kegiatan yang diadakan oleh PT Siaga Jaya selaku BUJP Diklat bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Sekuriti PP Polri yang disertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini diikuti oleh 50 Satpam. Kegiatan uji kompentensi ini berlangsung selama 3 hari mulai 6 – 8 Juli 2024.

Seluruh asesi atau peserta uji akan diberikan tes dalam rangka menjamin kompetensinya di bidang pengamanan sesuai kualifikasi yang dimilikinya. Masing masing kualifikasi baik Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama tentunya memiliki persoalan uji sesuai unit kompetensinya.

Direktur LSP P-2 Sekuriti PP Polri Irjen Pol (Purn) Drs A Kamil Razak, dalam pesannya, diharapkan agar para peserta uji ini bisa benar-benar menunjukkan kompetensi keahlian dan keterampilan di bidang Satpam serta menggunakan kesempatan pada uji kompetensi ini dengan sebaik-baiknya sebagai perbedaan dengan yang belum di uji.

“Paling penting adalah jadilah Satpam yang profesional melalui Uji Kompetensi ini. Sehingga, bisa membantu tugas Kepolisian dan diharapkan setiap anggota Satpam memiliki kualifikasi sebagai pengemban fungsi Kepolisian,” ujar Kamil Razak.

Kata Kamil lagi, tantangan anggota Satpam ke depan cukup berat dalam pengamanan di suatu instansi maupun perusahaan tempat bekerja. Melalui pendidikan dan pelatihan serta di uji kompetensi ini, peserta akan mendapat sertifikat BNSP dengan logo garuda emas yang tentunya menjadi kelebihan tersendiri dengan dinyatakannya Kompeten setelah lolos uji. Sehingga keterampilan, pengetahuan dan kemampuan Satpam akan menjadi modal dasar untuk menjalankan tugas di tengah tantangan dunia kerja mendatang.

“Ini kesempatan bagi saudara-saudara, berkarir di perusahaan maupun instansi yang membutuhkan Satpam. Silahkan ikuti uji kompetensi ini dengan sebaik baiknya, dan tunjukkan kalian mampu menjadi Satpam kompeten sebagai keunggulan tersendiri. LSP P2 Sekuriti PP Polri berharap bahwa seluruh asesi dapat melalui ujian ini dengan baik dan dinyatakan kompeten.” tuturnya.

Purnawirawan Polri yang pernah menyandang Bintang Dua di pundaknya ini juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan, kawasan industri, instansi baik pemerintah maupun swasta di Batam, agar anggota Satpam di lingkungan perusahaannya, mengikuti uji kompetensi profesi Satpam yang diprogramkan oleh BNSP, baik kualifikasi Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama. Hal tersebut sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo yang telah mencanangkan pada era kompetensi dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045.

Direktur PT Siaga Jaya Nurwahid, SH, CCPS didampingi Kepala Pusdiklat PT Siaga Jaya Jalniadi mengatakan, uji kompetensi bagi Satpam itu dilaksanakan untuk menguji kemampuan pengetahuan dan ketrampilan sesuai standar. Dengan menghadirkan asesor sebanyak tiga orang, yakni AKBP (Purn) Hartono, Dwifung Wirajaya Saputra dan Ryan Istiyanto.

“Uji kompetensi ini merupakan salah satu pembeda dari postur Satpam yang belum diuji dan dinyatakan kompeten dengan yang sudah. Ini merupakan kalibrasi kemampuan dalam mewujudkan profesionalitas di dunia pengamanan yang ke depan akan menghadapi tantangan berat dan gempuran tantangan dunia kerja. Agar nantinya Satpam yang telah mengikuti pelatihan kompetensi ini dapat memperlihatkan kinerja yang bisa dipertanggungjawabkan, terutama dalam menerapkan sistem pengamanan yang baik di perusahaan tempat bekerja. Selain itu diharapkan dari kegiatan ini dapat menghasilkan Satpam yang memiliki sikap mental yang baik serta berkarakter dan bermartabat dalam melakukan tugasnya di lapangan kelak ketika bekerja,” kata Nurwahid.

Sementara itu, Ryan Istiyanto, SH. MH selaku asesor dalam kegiatan itu mengatakan, tujuan diadakan sertifikasi tersebut untuk menjalankan amanah Undang Undang juga Perpol Nomor 1 tahun 2023. Selain itu untuk memastikan seluruh personil Satpam itu telah berkompeten untuk melaksanakan tugas dan fungsinya karena Satpam merupakan sebuah profesi yang sangat penting dan vital.

“Uji kompetensi ini juga merupakan wujud peningkatan sumber daya manusia serta kompetensi dalam pengamanan yang nantinya hendak membentuk kualitas personil Satpam yang profesional sebagai bekal dalam melaksanakan tugas serta kewajiban pengamanan di unit kerjanya masing- masing. Dan yang terpenting adalah ilmu serta keterampilan yang dimiliki oleh asesi dapat dipelihara dan dijaga dalam tugas yang nantinya dilakukan setelah selesai melaksanakan kegiatan ini secara kontinyu dan berkesinambungan” kata Ryan. (*)

Reporter: Iman Wachyudi

600 Pengaduan Terkait PPDB di Batam

0
ppdb smp
Sejumlah orangtua melihat pengumuman hasil PPDB jenjang SMPN yang dipampang di depan SMPN 42 Batam di Batam Center, Selasa (2/7).
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam membuka pengaduan bagi para calon siswa yang tak lolos pada seleksi Penerimaan Pe serta Didik Baru (PPDB) tahun 2024. Ada ratusan aduan yang masuk dari orangtua anak.

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyebut bahwa pengaduan dibuka sampai hari ini. Setelah itu, mereka akan merekap keluhan dari para calon siswa, untuk kemudian dilaporkan kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, sebagai pengambil kebijakan.

”Beliau (Wali Kota) menunggu data siswa yang tak tertampung dari kami. Pengaduannya berakhir sampai besok (hari ini), setelah itu baru bisa kami rekap,” katanya, Jumat (5/7).

Pihaknya berfokus pada anak-anak yang tak tertampung di sekolah negeri. Dari lebih kurang
600 pengaduan, sebagian telah diterima bersekolah.

Namun, kendala di lapangan adalah banyak orangtua atau wali dari siswa tak mengetahui
bahwa anaknya telah diterima masuk ke sekolah tujuan. Itu dikarenakan informasi soal penerimaan di sekolah tak terpampang.

”Cuma saat dicek datanya, enggak ketemu di papan pengumuman yang ditempel di seko-
lah. Padahal, status di sistem ada, acuannya tetap dari sistem kami,” ujar Tri.

Sebanyak 1.204 calon siswa SMP di Kota Batam, Kepulauan Riau, harus menelan kekece-
waan setelah gagal diterima di sekolah negeri. Dari 13.999 calon siswa yang mendaftar, ter-
dapat 13.753 orang yang lulus verifikasi, dan hanya 12.206 siswa yang diterima.

Tri mengatakan, bagi orangtua yang putra-putrinya tak diterima di pilihan pertama dan
kedua, baik lewat jalur zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan orangtua, maka dapat melakukan pengaduan secara online melalui akun saat mendaftar PPDB.

”Pengaduan kami buka sampai tanggal 6 Juli 2024. Kami buka tanggal tersebut karena kami ingin mengetahui di mana saja kuota sekolah yang masih ada dan tersedia saat ini,”
kata Tri.

Setelah melakukan pemetaan, Disdik Kota Batam selanjutnya melakukan penempatan bagi
siswa yang tidak diterima di pilihan pertama dan kedua ini.

Tri menegaskan, penempatan ini tidak bisa serta merta di sekolah yang diminta orangtua ataupun sekolah yang didaftarkan pada saat mendaftar PPDB.

”Kami menyesuaikan analisis kami berdasarkan kuota yang masih tersedia di sekolah ter-
dekat sesuai alamat tempat tinggal siswa yang tidak diterima di dua pilihan sekolah,” ujarnya.

Tri menyebutkan, memang beberapa sekolah negeri di Batam saat ini kondisinya sudah penuh dan kemudian ada juga beberapa sekolah yang menerapkan dua sif. Sehingga, ketika dibuka rombel lagi atau penambahan rombel tentu tidak akan memungkinkan mengingat jumlah guru yang juga terbatas.

”Untuk SMP tiga sif jelas tak kondusif,” tuturnya.

Disinggung mengenai penambahan rombel, Tri menjawab, Disdik Batam bukan tidak mau menambah rombel. Hanya saja karena keterbatasan guru saat ini, sementara sudah tak ada lagi kebijakan menambah guru honor, penambahan rombel di setiap kelas dan sekolah ini sangat tidak memungkinkan.

”Jadi bukan tidak mau mengakomodir bukan, tapi karena posisinya tidak memungkinkan
kami terima lalu membuka rombel lagi, tak memungkinkan mau dipenuhi ruangnya, kalau anak SMP ruangan 40 siswa sudah sesak sekali,” tuturnya.

Salah satu orangtua siswa, Dewi, mengaku, anaknya tidak diterima di SMPN 3 Batam. Tinggal di Kelurahan Tanjung Riau, Sekupang, biasanya anak-anak di lokasi itu diterima di SMPN 3 Batam itu. ”Padahal jarak tak sampai 1 kilometer,” sesalnya, Jumat (5/7).

Setelah tak diterima di sekolah negeri, Dewi pun kini belum mendaftarkan anaknya ke sekolah mana pun. Ia pun perlu mempertimbangkan untuk menyekolahkan anaknya di
sekolah swasta karena sekolah swasta mahal. ”Awalnya coba jalur afirmasi tak lolos, masuk zonasi juga tak lolos,” tambahnya.

Keluhan serupa datang dari Anita, salah satu orangtua. Anaknya tidak diterima melalui jalur zonasi di SMPN 47 Batam.

Anita tinggal di Kelurahan Tanjung Riau yang berjarak tidak jauh dari sekolah yang berada di kecamatan Sekupang itu.

”Binggung juga mau daftarin anak ke mana. Kalau swasta jelas tak sanggup kami pak,”
katanya.

Orangtua Menanti Keputusan Kuota Tambahan

Orangtua yang anaknya belum lolos PPDB SMA dan SMK Negeri di Batam, masih menggantungkan harapan pada keputusan penambahan kuota daya tampung. Mereka berharap Dinas Pendidikan Provinsi Kepri kembali membuka kelas atau kuota tambahan untuk anak-anak mereka.

Semenjak anak mereka dinyatakan tidak lolos dalam seleksi PPDB beberapa waktu lalu, para orangtua ini terus mendatangi lokasi sekolah tujuan, Jumat ((5/7) pagi hingga siang kemarin.
Para orangtua ini mengetahui tahapan PPDB reguler sebelumnya sudah selesai, sehingga memungkinkan akan ada informasi kuota tambahan sepanjang hari kemarin.

”Iya, kemarin kata orang sekolah tunggu sehingga selesai tahapan daftar ulang yang sudah lolos. Nah, terakhir untuk zonasi SMA tanggal 4 kemarin daftar ulangnya. Semoga hari ini (kemarin) sudah ada info kuota tambahan. Data anak saya sudah saya serahkan ke sekolah-
sekolah pengumuman seleksi kemarin,” ujar Yunita, warga Batuaji di SMKN I Batam.

Orangtua yang masih mendatangi sekolah ini umumnya sudah menyerahkan data dan berkas pendaftaran anak mereka yang tidak lolos dalam seleksi PPDB sebelumnya ke sekolah. Harapan mereka agar sekolah mengakomodir kembali anak mereka jika sudah ada keputusan penambahan kuota daya tampung sekolah.

”Oh iya ini semua data sudah kami serahkan sejak pengumuman seleksi SMK itu. Ada sekitar 100-an anak yang masih antre di sini,” ujar Hendrik, orangtua calon siswa lainnya
di SMKN I Batam.

Demikian juga dengan lingkungan SMAN 5, SMAN 19, dan SMAN 17 Batam, orangtua masih ramai di sekitar lingkungan sekolah mengupayakan agar anak mereka kembali diterima. Beberapa di antara orangtua bukan hanya sekadar menyerahkan data anak yang tidak lolos tapi juga melakukan aksi protes dengan sistem seleksi PPDB.

Ada yang menuturkan sistem zonasi tidak benar-benar diterapkan dalam artian anak mereka yang dekat lingkungan sekolah tereliminasi oleh anak lain yang lokasi tempat tinggal lebih jauh dari sekolah. Ada orangtua mengaku nilai anaknya tinggi namun tidak lolos. Sementara ada peserta lain yang nilainya di bawahnya, namun lolos.

”Tolonglah ini dipertimbangkan kembali. Kasian anak-anak kami ini kalau tidak diakomodir dalam PPDB sekolah negeri ini. Terus terang berat sekarang kalau ke swasta. Mahal biaya pendidikan di swasta,” ujar Nasrul, orangtua calon siswa SMAN 19 Batam di Tanjunguncang.

Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepri saat dicoba konfirmasi terkait harapan kuota tambahan tadi belum bisa memastikan karena masih dalam proses evaluasi secara menyeluruh proses PPDB yang sudah berjalan ini.

”Kami evaluasi dulu, nanti tunggu keputusan Kadis dan Pak Gubernur,” ujar Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto. (*)

Reporter: Arjuna / Eusebius

Angkutan Umum di Batam Menanti Seleksi Alam

0
angkot
Ilustrasi angkutan umum melintas di Jalan Engku Putri, Batam Center, Kamis (27/6). Dishub menyatakan tak bisa menghentikan angkutan umum secara sembarangan untuk mengikuti uji KIR.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mencatat, terdapat 1.073 taksi dan 243 angkot yang beroperasi di wilayahnya. Namun, mayoritas angkot tersebut, terutama di trayek Nongsa-Jodoh, Sagulung, Batuaji, dan Nagoya, dinilai tidak laik jalan.

Kepala Dishub Kota Batam, Salim, mengakui banyak angkot yang tidak memenuhi standar kelayakan beroperasi. Hal ini dikarenakan angkot tersebut tergabung dalam organisasi daerah (organda) yang mayoritas merupakan milik pribadi, sehingga sulit untuk melakukan peremajaan atau perawatan.

”Kami hanya bisa menunggu seleksi alam, artinya dengan sendirinya akan ditinggalkan masyarakat,” kata Salim, Jumat (5/7).

Upaya untuk meningkatkan kepatuhan angkutan umum dalam mengikuti uji kelayakan berkala (KIR) masih terkendala. Dishub Batam hanya bisa menggelar razia gabungan untuk menjaring kendaraan yang tidak taat.

”Partisipasi uji KIR memang diwajibkan oleh perusahaan untuk angkutan barang, tetapi untuk angkutan umum masih minim,” ujarnya.

Di sisi lain, taksi di Batam dinilai masih terbilang laik jalan. Dishub Batam bekerja sama dengan perusahaan taksi untuk memastikan kelayakan armadanya.

Uji kelayakan kendaraan yang masih banyak diabaikan oleh pemilik kendaraan berdampak pada banyaknya kendaraan yang tidak layak jalan, namun masih beroperasi. Hal ini juga berimbas pada target realisasi uji KIR setiap tahunnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit, mengatakan, masalah laik jalan ini menjadi tugas dari Dishub. Menurutnya, Dishub harus tegas dalam melakukan penindakan dan tidak pandang bulu.

”Harusnya Dishub bisa menggandeng para pemilik angkot yang tidak laik jalan ini. Arahkan mereka bagaimana untuk uji KIR,” katanya singkat. (*)