
batampos– Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan berupa ruang tunggu penyeberangan transportasi laut (pokcai) di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan telah digunakan pengusaha untuk bangunan budidaya ikan.
Kabid Prasarana di Dishub Kabupaten Bintan, Yefrizon mengatakan, pihaknya telah turun ke lokasi.
“Memang bangunan ruang tunggu sudah ditembok, di dalammya sudah ada kolam-kolam ikan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bangunan ruang tunggu tersebut memang aset milik Pemkab Bintan namun lahahnya milik warga bernama Yusuf.
Ruang tunggu tersebut dibangun sekitar tahun 2005 dengan anggaran Pemkab Bintan namun sistem pinjam pakai lahan milik warga.
Beberapa tahun belakangan, aset ruang tunggu tersebut tidak lagi digunakan, karena warga tak lagi menggunakan tansportasi laut untuk penyeberangan karena sudah ada jembatan yang menghubungkan Selat Bintan 1 dan 2.
Belakangan, lahan tersebut telah dijual ke pengusaha budidaya ikan dan aset berupa bangunan dijadikan tempat budidaya ikan.
“Setahu saya yang punya budidaya ikan itu pak Ahok,” ujarnya.
Dia mengakui dilema karena seharusnya lahan yang dibangun dari anggaran pemerintah harus hibah, bukan pinjam pakai seperti ini.
Terkait hal ini, dia mengaku telah berkonsultasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bintan.
BACA JUGA: Bapenda Kepri Tegaskan Informasi Ada Program Pemutihan Pajak Mei 2024 Tidak Benar
“Karena asetnya tidak berfungsi lagi, jadi kita diminta mengajukan pemutihan ke BKAD,” katanya.
Menurutnya, BKAD Bintan akan melakukan penafsiran harga atas aset tersebut.
“Kalau ada nilainya nanti akan dilelang untuk dilakukan pemutihan atau penghapusan aset, kalau dilelang, mau tidak mau pak Ahok yang membeli karena dia sudah membeli lahannya,” katanya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo melakukan sidak ke lokasi atas laporan warga karena ada dugaan aset milik Pemkab Bintan dijualbelikan.
Saat itu, pria yang akrab disapa AW menanyakan surat penyerahan aset, namun saat itu pemilik usaha tidak bisa menunjukkan surat.
“Kita tunggu suratnya, karena pelepasan aset harus ada persetujuan dari kepala daerah,” ujarnya. (*)
Reporter: Slamet N

batampos– Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan Penyerahan Bantuan Kesejahteraan Sosial berupa bahan pokok beras, bantuan pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan bantuan perikanan untuk nelayan di Kota Tanjungpinang bertempat di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (02/07).
batampos– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah yang jatuh pada Ahad (7/7), Pemprov Kepri berkolaborasi dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepri akan menggelar serangkaian kegiatan bertema “Jadikan Momen Tahun Baru Islam Sebagai Spirit Membangun Ukhuwah dan Dakwah Islamiyah”.



batampos– Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Ansar Ahmad menerima kunjungan delegasi dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), di Gedung Daerah, Tanjungpinang, pada hari Senin (1/7). Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kerjasama antara kedua provinsi dalam bidang pertanian dan pariwisata.

batampos – Keseruan musim panas menanti! Bersiaplah untuk menjadikan musim panas ini tak terlupakan bersama Best Western Hotels & Resorts Indonesia!
