Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 3143

Dipecat Sebagai Ketua KPU Karena Perbuatan Asusila, Ini Respons Hasyim Asy’ari

0
KETUA KPU RI Hasyim Asy’ari menghadiri sidang kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Kantor DKPP, Jakarta, Rabu (22/5). DKPP menghelat sidang dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari diduga melakukan tindak pidana asusila terhadap anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri.

batampos – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari merespons putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memecat dirinya dari jabatan Ketua KPU. Hasyim menyampaikan permintaan maaf atas putusan DKPP tersebut.

Hasyim terbukti melakukan pelanggaran etik berat dalam kasus dugaan asusila terhadap Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag. Ia menyampaikan terima kasih atas putusan tersebut.

“Pada hari ini Rabu, 3 Juli 2024 sebagaimana yang sama-sama sudah diketahui bahwa DKPP telah membacakan putusan perkara dimana saya menjadi teradu,” kata Hasyim di kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (3/7).

Hasyim justru menyampaikan terima kasih atas putusan DKPP itu. Sehingga memudahkan dirinya dari tugas-tugas berat sebagai Anggota KPU.

“Pada kesempatan ini saya sampaikan alhamdulillah, dan saya mengucapkan terima kasih kepada DKPP yang telah memudahkan saya dari tugas-tugas berat, dari anggota KPU yang menyelenggarakan pemilu,” ucap Hasyim.

Lebih lanjut, di akhir pernyataannya Hasyim menyampaikan permohonan maaf apabila perbuatannya selama ini tidak berkenan.

“Kepada teman-teman jurnalis yang selama ini berinteraksi dan berhubungan dengan saya, sekiranya ada kata-kata atau tindakan saya kurang berkenan, saya mohon maaf,” tegas Hasyim.

Sebagaimana diketahui, DKPP menjatuhkan sanksi berat berupa pemecatan terhadap Hasyim Asy’ari. Hasyim terbukti melakukan tindakan asusila terhadap Anggota PPLN.

“Menjatuhkan sanksi pemberhetian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum terhitung sejak putusan ini dibacakan,” ucap Ketua DKPP Heddy Lugito saat membacakan putusan di kantor DKPP, Jakarta, Rabu (3/7).

Heddy menjelaskan, putusan ini harus segera dilaksanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secepatnya. DKPP meminta Jokowi menindaklanjutinya paling lambat tujuh hari setelah putusan diketut.

“Presiden RI untuk melakukan putusan ini terhitung 7 setelah putusan ini,” pungkasnya. (*)

Pedagang Ogah Jualan di Lantai Dua Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang

0
Kondisi Lantai II Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang yang Ditinggal oleh Pedagang. F. Mohamad Ismail

batampos– Para pedagang enggan berjualan di lantai dua blok A gedung Pasar Encik Puan Perak Kota Tanjungpinang.

Kini, lantai dua di gedung pasar tersebut ditinggal kosong. Pedagang lebih memilih berjualan di lantai dasar, yang merupakan tempat parkir kendaraan.

Sepi pembeli, menjadi salah satu alasan pedagang untuk meninggalkan lantai dua dan memilih berdagang di tempat parkir.

“Di atas (lantai dua), tidak ada yang beli. Jarang pelanggan mau naik ke atas, paling ada beberapa orang saja,” kata Rusmini (59) salah satu pedagang, Rabu (3/7).

Menurutnya, berjualan di lantai dasar pasar lebih mudah mendapatkan pembeli, dibandingkan dengan lantai dua.

BACA JUGA: Terus Merugi, Pedagang dari Lantai II Buka Lapak di Lantai I Pasar Encik Puan Perak

“Yah lumayan lah jika jualan di bawah, masih ada yang datang. Kalau pagi juga ramai, kalau diatas susah,” tambahnya.

Sementara menurut pedagang lain, Abdurrahman menyampaikan bahwa ia sudah dua bulan menempati lantai dasar Pasar Encik Puan Perak.

Kendati demikian, ia mengaku para pedagang juga diminta iuran sewa. Nilainya sama dengan iuran sewa lapak di lantai dua, yakni Rp200 ribu per bulan.

“Bulan inilah kami mulai bayar,” ungkapnya.

Abdurrahman mengakui, sangat menyayangkan sikap Pemerintah yang membiarkan ketertiban para pedagang, yang kembali berjualan di pinggir jalan.

“Kalau pagi itu mereka jualan di pinggir jalan, nanti jam setengah tujuh baru naik ke pasar,” sebutnya.

Hal ini tentunya membuat para pedagang yang menempati lapak di lantai dasar, maupun lantau dua kehilangan pembeli.

“Saya sudah tanya sama petugas satpol, tapi katanya tidak ada instruksi dari atasan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tanjungpinang Zulhidayat mengatakan ia telah meminta BUMD PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) untuk mengatasi permasalahan itu.

“Saya sudah minta bantu BUMD beberapa kali terkait ini. Nanti saya duduk dulu dengan BUMD untuk lihat progresnya,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Ngotot Anak Harus Masuk Sekolah Negeri, Orangtua di Batam Cari ‘Jalur Belakang’

0
SMAN 19 Batam Dalil Harahap 55555
SMA Negeri 19 Batam

batampos – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMK dan SMA Negeri di Batam sudah selesai. Ada ribuan calon peserta didik yang tereliminasi dalam seleksi PPDB tersebut.

Di Batam, calon peserta didik yang tereliminasi masih memilih bertahan di sekolah yang mereka daftar sebelumnya. Bersama orangtua, mereka terus mendatangi sekolah yang dituju untuk mendapatkan posisi jika ada kuota tambahan nanti.

Penelusuran Batam Pos di lapangan, tidak sedikit orangtua dari anak-anak yang tidak lolos seleksi ini bertekad untuk membayar siapa saja yang bisa memasukan kembali anak mereka ke sekolah negeri yang dituju.

“Jalur belakang pasti ada. Bayar pun tak apalah asalkan anak saya bisa masuk,” ujar Sri, salah satu orangtua siswa di Batuaji.

Baca Juga: 1.204 Calon Siswa SMP Negeri di Batam Tak Lolos PPDB, Rudi Minta Sekolah Swasta Berbesar Hati

Naldi, orangtua siswa lain yang sudah menyiapkan sejumlah uang untuk mendapatkan kuota tambahan bagi anaknya di SMAN 19 Batam mengaku, mempunyai alasan kenapa dia ngotot anaknya masuk SMAN 19. Selain lokasi rumah yang dekat dengan sekolah, dia juga mengaku masih harus menanggung biaya pendidikan tiga anaknya yang ada di bangku kuliah, SD, dan SMP.

“Ini anak kedua saya. Kakaknya lagi kuliah jadi agak berat kalau mau masuk sekolah swasta. Adiknya juga ada yang di SD dan SMP. Dia ke sekolah negeri biar mengurangi beban biaya pendidikan di keluarga kami,” ujar Naldi.

Alasan lain yang membuat Naldi bersikeras agar anaknya masuk ke SMAN 19 Batam, juga karena sistem seleksi yang kurang tepat. Anak tetangganya yang berada di tempat tinggal yang sama dengan nilai rapor yang lebih rendah dari anaknya lolos.

“Itulah, ada juga yang dari luar zonasi malah masuk. Anak saya yang masuk zonasi dan nilainya bagus malah tak lolos,” katanya.

Secara umum, hingga Rabu (3/7), kemarin, para orangtua dan calon siswa yang belum mendapatkan tempat di sekolah negeri ini tetap mendatangi lokasi sekolah dengan alasan yang sama.

Baca Juga: Kadisdik: Penambahan Rombel Terkenda Jumlah Guru

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung melalui Kepala Kantor Disdik Kepri cabang Batam Kasdianto mengaku masih menanti kebijakan Gubernur Kepri terkait kuota tambahan. Jika pun ada kuota tambahan ini juga tetap ada batasannya karena sekolah negeri juga harus tetap mengedepankan mutu dan kualitas pendidikan.

“Untuk yang kuota tambahan ini, kalaupun ada nanti tetap ada seleksi dan gratis. Tak ada biaya apapun. Jadi jangan mau diperdaya oleh oknum-oknum tertentu untuk memungut uang PPDB,” ujar Kasdianto. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Indonesia Pasar Otomotif Terbesar di Asia Tenggara

0
Executive Chair Hyundai Motor Group (HMIG), Euisun Chung mengajak semua pihak berpartisipasi atasi perubahan iklim. (Hyundai untuk JawaPos.com).

batampos – Pemerintah Indonesia menargetkan akan memproduksi sebanyak 600 ribu kendaraan listrik pada 2030 mendatang. Adapun alasannya untuk memperbaiki kualitas udara hingga subsidi BBM di tanah air.

Merespon hal itu, Executive Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung atau Bos Hyundai mengaku target itu sangatlah wajar dimiliki oleh Indonesia. Terlebih, ia menilai Indonesia sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.

“Presiden Joko Widodo sudah menetapkan target untuk memproduksi 600 ribu kendaraan listrik di dalam negeri sampai tahun 2030. Saya berpikir target ini sangat wajar. Negara ini adalah pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara,” kata Bos Hyundai dalam sambutannya saat peresmian pabrik ekosistem baterai dan kendaraan listrik di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (3/7).

Bahkan, Bos Hyundai juga menilai seluruh kendaraan yang diproduksi dan dijual di Indonesia memang telah menjadi standar untuk seluruh kawasan di wilayah Asia Tenggara.

“Kendaraan yang diproduksi dan dijual di sini menjadi standar untuk seluruh wilayah di Kawasan Asia Tenggara dengan 700 juta pelanggan potensial,” lanjutnya.

Selain itu, Bos Hyundai juga meyakini target itu akan bisa tercapai lantaran Indonesia memiliki sumber daya mineral penting dalam pembuatan kendaraan listrik. “Seperti besi dan nikel yang merupakan komponen penting dari baterai yang akan menggerakan jutaan kendaraan listrik di seluruh dunia,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan RI akan memproduksi sebanyak 600 ribu kendaraan listrik pada tahun 2030. Optimisme ini diucapkan, lantaran Indonesia saat ini sudah memiliki ekosistem baterai dan kendaraan listrik di Cikarang, Jawa Barat.

Luhut menyebut, optimisme ini juga disampaikan karena target produksi kendaraan listrik akan didukung oleh PT Hyundai LG Indonesia yang mampu memproduksi 50 ribu unit Kona Electric per tahun.

“Indonesia memiliki target 600 ribu kapasitas produksi EV di tahun 2030, sehingga produksi Kona Electric 50 ribu per tahun ini akan menambah indonesia kapasitas produksi Indonesia secara signifikan,” kata Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan, peresmian ekosistem baterai dan mobil listrik ini menandai tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan dan kemajuan teknologi. Terlebih, hal ini menjadi sebuah visi yang menjadi kenyataan sebagai bukti komitmen indo terhadap inovasi pengelolaan lingkungan penciptaan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Tak hanya itu, menurutnya, ekosistem baterai dan mobil listrik yang terintegrasi ini merupakan inisiatif inovatif yang menandai era baru bagi RI dan menjadi bukti nyata untuk mewujudkan energi bersih dan transportasi berkelanjutan.

Bahkan, Luhut menyebut peresmian pabrik ini menjadi dedikasi pemerintah RI untuk mengurangi emisi karbon hingga meningkatkan kualitas udara dan hidup warga di Indonesia. (*)

Cabuli Pacar yang Masih Dibawah Umur, Pekerja Swasta di Batam Disidang

0
ilustrasi pencabulan
Ilustrasi kekerasan seksual. (jpg)

batampos – Chendi alias Putra, pekerja swasta di Batam menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (2/7). Ia diduga menyetubuhi kekasihnya yang masih berusia 15 tahun.

Kemarin, agenda persidangan terdakwa adalah mendengar keterangan saksi korban. Terdakwa didampingin Lisma penasehat hukum dari LBH Suara Keadilan. Namun proses persidangan tertutup untuk umum.

“Sidang tertutup untuk umum, yang tidak berkepentingan tolong keluar ruang sidang,” ujar hakim Setyaningsih, pimpinan majelis hakim.

Baca Juga: Cekcok Tengah Malam, Buruh Bangunan Aniaya dan Bakar Rekannya Hingga Tewas

Sidang ternyata berlangsung singkat, karena jaksa belum bisa menghadirkan saksi korban. Sidang pun ditunda hingga minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi lagi

“Saksi tidak hadir, jadi sidang ditunda,” ujar Lisman penasehat hukum terdakwa usai sidang.

Menurut dia, dalam dakwaan jaksa, terdakwa didakwa dengan pasal persetubuhan dengan anak di bawah umur. Kejadian itu berawal antara korban dan terdakwa yang menjalin hubungan asmara.

Korban yang indekos di kawasan Seraya didatangi terdakwa pada bulan Februari 2024 lalu. Saat itu, terdakwa langsung mengajak korban ke kamar dan terjadilah hubungan terlarang seperti suami istri.

“Jadi hubungan itu suka sama suka, karena keduanya berpacaran,” tegas Lisman.

Baca Juga: Jukir Tanpa Seragam dan Karcis Parkir Masih Ramai di Batuaji

Namun orang tua korban tak terima anaknya disetubuhi oleh terdakwa, dan membuat laporan ke polisi.

“Umut korban masih 15 tahun,” sebut Lisman. (*)

 

Reporter: Yashinta

Amsakar-Claudia Berpasangan di Pilwako Batam

0

Screenshot 2024 07 03 22 08 49 27 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7Screenshot 2024 07 03 22 08 49 27 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 1batampos-Dinamika politik menjelang pemilihan wali kota (Pilwako )Batam berlangsung cepat. Rencana pembentukan koalisi besar untuk mengusung Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra mulai diwujudkan oleh beberapa partai.

Rabu (3/6), Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan rekomendasi resmi yang menetapkan Amsakar-Claudia sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota Batam 2024.

“Benar sudah sah dan resmi Pak Amsakar Achmad berpasangan dengan Ibu Li Claudia Chandra maju di Pilwako Batam,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Batam, Nyanyang Haris Pratamura kepada Batam Pos, Rabu (3/7).

Surat rekomendasi nomor: 07-0969 /Rekom/DPP-GERINDRA/2024 itu ditanda tangani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Menurut Nyanyang, dukungan resmi dikeluarkan DPP Partai Gerindra setelah menerima surat dukungan dari DPC Partai Gerindra Kota Batam.

“Kader terbaik kami Ibu Li Claudia Chandra akan mendampingi Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad untuk maju di Pilkada Kota Batam 2024,” tegas Nyanyang.

Sejauh ini, sejumlah persiapan di DPC terus dilakukan. Nyanyang menyebutkan, Gerindra sudah mempunyai infrastruktur partai sendiri dan tinggal melengkapi dengan partai-partai pengusung lainnya.

“Terkait amanah yang diberikan menjadi kekuatan semangat kami untuk bergerak di masyarakat, ” tambahnya.

Nyanyang yakin pasangan Amsakar-Claudia akan diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Batam, mengingat keinginan warga Batam atas perubahan yang lebih baik lagi.

“Agustus kita langsung daftarkan, seluruh kader simpatisan akan langsung bergerak dan optimis kita menang,” ujarnya.

BACA JUGA: PKB Pertimbangkan Nama Marlin Agustina, Amsakar Ahmad dan Li Claudia

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga telah menerbitkan SK Penetapan atau Dukungan terhadap pasangan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra. Dalam SK nomor 30415/DPP/01/VII/2024 tertanggal 2 Juli 2024 itu, disebutkan PKB memberikan tugas dan tanggung jawab kepada Amsakar dan Claudia Chandra sebagai pasangan calon wali kota dan calon wakil wali Batam 2024-2029 dari PKB.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Batam, Surya Makmur Nasution, saat dikonfirmasi Batam Pos mengatakan, PKB Batam siap mengamankan keputusan DPP PKB untuk Pilwako Batam. DPC PKB Batam sudah mendapat informasi tersebut namun belum menerima salinan keputusan rekomendasi DPP PKB, atas nama Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

“Bila rekomendasi sudah diterbitkan DPP, wajib hukumnya bagi PKB Batam untuk mengamankan dan menjalankan instruksi keputusan DPP,” tegasnya.

Surya Makmur mengatakan, semua struktur partai mulai dari DPC, fraksi, PAC, dan ranting akan bergerak untuk memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batam. PKB juga optimistis akan berhasil memenangkan pasangan Amsakar Achmad-Claudia Chandra dalam perebutan kursi wali kota dan wakil wali kota Batam.

Seperti diberitakan Batam Pos, Rabu (3/7), sejumlah partai besar sudah sepakat mengusung Amsakar-Claudia dalam pemilihan wali kota Batam 2024. Keputusan itu sudah diambil para pengurus pusat partai, di antaranya Partai Nasdem, Gerindra, dan Golkar.

Diperkirakan pasangan Amsakar-Claudia akan didukung oleh kekuatan 37 kursi anggota DPRD dari total 50 kursi di DPRD Batam.

Lalu, bagaimana tanggapan Amsakar atas terbitnya rekomendasi tersebut? Dihubungi Batam Pos tadi malam, Amsakar tengah berada di Jakarta. “Kami berterima kasih kepada semua partai, khususnya hari ini, dari Gerindra dan PKB yang sudah menitipkan amanah dan tanggung jawab besar ini kepada kami. Ini jadi penyemangat kami untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Amsakar menambahkan, dalam beberapa hari ke depan, rekomendasi dari partai-partai lain untuk mengusungnya bersama Claudia akan segera terbit. “Rekomendasi dari partai-partai lain sedang berproses. Insha Allah dalam beberapa hari ke depan akan terbit. Sekali lagi, kami berterima kasih diberi ruang untuk bekerja dan mengabdikan diri kami untuk kemajuan masyarakat Batam,” ujar Amsakar. (*)

Reporter: Rengga

Dua Penjambret Ponsel WNA Disidang

0
image0 1
Didi Wahyudi dan Ricky Mustafa, penjambret ponsel Warga Negara Asing menjalani sidang di PN Batam. F Yashinta/Batam Pos.

batampos – Didi Wahyudi dan Ricky Mustafa, penjambret ponsel Warga Negara Asing(WNA), Ganesh disidang di Pengadilan Negeri Batam. Agenda persidangan yakni mendengar keterangan saksi korban, Ganesh yang dibantu penerjemah.

Dalam persidangan, Ganesh menjelaskan kejadian penjambretan itu terjadi pada 17 Februari lalu tak jauh dari Perumahaan Plamo Garden. Dimana saat itu, ia sedang memegang ponsel Samsung jenis note 20.

Bahkan ia sama sekali tak sadar menjadi target kejahatan jalanan. “Dia rebut hape saya. Mereka berdua dengan sepeda motor,” ujar Ganesh.

Menurut dia, ia adalah expatriat yang bekerja di salah satu perusahaan Batam. Atas keiadian penjambretan itu, ia mengalami kerugiaan belasan juta.

“Yang diambil cuma ponsel saya, harganya Rp 17 juta. Usai menjambret itu mereka kabur,” tegas Ganesh.

Sementara kedua terdakwa yang disidang di depan majelis hakim Andi Bayu membenarkan kejadian itu. Dimana para terdakwa memiliki peran berbeda, yakni membawa kendaraan dan satunya merebut ponsel korban

“Benar yang mulia,” sebut terdakwa.

Usai mendengar saksi, majelis hakim menunda sidang hingga minggu depan dengan agenda masih keterangan saksi.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Arif Darmawan menuntut keduanya dengan pasal 365 KUHP, yakni pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana di atas 5 tahun. (*)

Reporter: Yashinta

Jokowi Segera Terbitkan Keppres Hentikan Hasyim Asy’ari dari Jabatan Ketua KPU

0
Presiden Jokowi saat berikan keterangan. (Tangkapan Layar Setpres).

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian Hasyim Asy’ari sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan memecat Hasyim Asy’ari.

Hasyim terbukti melanggar etik berupa tindakan asusila terhadap Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag.

“Pemerintah menghormati Putusan DKPP sebagai lembaga yang berwenang menangani pelanggaran kode etik dari Penyelenggara Pemilu,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana dalam keterangannya, Rabu (3/7).

“Mengenai sanksi pemberhentian tetap untuk Ketua KPU Hasyim Asy’ari oleh DKPP, akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Keputusan Presiden,” sambungnya.

Ari juga memastikan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berlangsung sesuai jadwal. Ia menekankan, tidak ada hambatan dalam gelaran Pilkada 2024.

“Pemerintah memastikan Pilkada Serentak tetap berlangsung sesuai jadwal, karena terdapat mekanisme pemberhentian antar waktu untuk mengisi kekosongan anggota KPU,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, DKPP menjatuhkan sanksi berat berupa pemecatan terhadap Hasyim Asy’ari. Hasyim terbukti melakukan tindakan asusila terhadap Anggota PPLN.

“Menjatuhkan sanksi pemberhetian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum terhitung sejak putusan ini dibacakan,” ucap Ketua DKPP Heddy Lugito saat membacakan putusan di kantor DKPP, Jakarta, Rabu (3/7).

Heddy menjelaskan, putusan ini harus segera dilaksanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secepatnya. DKPP meminta Jokowi menindaklanjutinya paling lambat tujuh hari setelah putusan diketut.

“Presiden RI untuk melakukan putusan ini terhitung 7 setelah putusan ini,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Kemenkominfo Ogah Menanggapi Saat Hacker Janji Beri Kunci Data PDN

0
Tangkapan layar janji hacker ransomware Brain Cipher untuk memberikan kunci deskripsi data PDN pada hari Rabu (3/7) (X)

batampos – Rabu (3/7) ini harusnya menjadi hari dimana kelompok hacker ransomware Brain Cipher menunaikan janjinya. Pada Selasa (2/7) pagi kemarin, kelompok hacker tersebut melalui media sosial X (sebelumnya Twitter) berjanji akan memberikan kunci deskripsi untuk membuka data PDN atau Pusat Data Nasional yang berhasil dicuri.

Informasi tersebut datang dari pernyataan yang dirilis oleh kelompok peretas tersebut lewat unggahan akun X milik @stealthmole_int. Belakangan diketahui bahwa akun media sosial tersebut merupakan akun perusahaan keamanan siber yang berbasis di Singapura.

“Pada Rabu ini, kami akan memberikan kunci secara gratis. Kami berharap serangan kami memberikan pernyataan jelas mengenai pentingnya membiayai industri dan merekrut ahli di bidangnya (keamanan siber),” tulis kelompok tersebut diterjemahkan dari bahasa Inggris.

Akun X tersebut juga menjelaskan bahwa geng Brain Cipher mengumumkan mereka akan merilis kunci dekripsi secara gratis alias cuma-cuma. Namun, mereka menekankan perlunya pendanaan dan spesialis keamanan siber.

Selain itu, kelompok Brain Cipher itu juga meminta maaf kepada Indonesia atas gangguan tersebut. Mereka meminta pengakuan publik atas keputusan mereka.

“Serangan kami tidak memiliki konteks politik, ini hanya penetration testing. Kepada masyarakat Indonesia, kami memohon maaf atas dampak yang dirasakan banyak pihak,” tulis kelompok Brain Cipher.

Meski akan memberikan kunci akses data ransomware secara gratis, tapi pihak Brain Cipher menyatakan telah membuka akses ke ewallet untuk aset kripto berbasis Monero bagi siapapun yang ingin memberikan donasi.

Kini, meski harinya sudah tiba, belum ada update berarti apakah kelompok hacker tersebut ingkar terhadap janjinya atau tidak. Pemerintah belum merilis pernyataan resmi.

Ditemui di sela-sela acara di Jakarta, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria juga bungkam. Dirinya ogah memberikan tanggapan terkait update kasus ransomware terhadap PDN dan janji hacker apakah sudah ditunaikan atau belum.

“Itu ke Polhukam ya, tanya. Karena itu informasi, satu pintu. Semua nanti tanyanya kesana. Saya nggak mau mengomentari soal itu, untuk sementara. Nanti ada saatnya,” kata Nezar singkat seraya berlalu pergi.

Mengenai janji hacker tersebut, para pakar juga meminta pihak terkait dalam hal ini pemerintah untuk jangan senang dulu. Khawatirnya, janji hacker ini hanya “omon-omon” belaka.

Menanggapi pernyataan tersebut, pakar keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya mengingatkan sebaiknya, para pemangku kepentingan yang berurusan dengan PDN untuk tetap waspada. Jangan tergiur janji manis hacker.

Namun demikian, menjelaskan melalui pernyataannya, Alfons menyebut kalau pernyataan kelompok hacker tersebut memang benar dikeluarkan brain cipher melalui situsnya.

“Brain cipher itu mengeluarkan statement di situsnya, kami sudah cek itu, dan itu benar. Lalu dia berjanji akan melepas memberikan kunci deskripsi yang dilakukan untuk mengenkripsi PDN Rabu ini,” kata Alfons.

Kendati demikian, aksi tersebut juga tidak serta merta bisa dipercayai. Alasannya, kelompok tersebut tidak menyebut secara jelas kapan waktu dirilisnya kunci tersebut.

“Sebagai orang Indonesia, saya tentu senang, karena itu ada data saya di PDN, yang tidak dikelola dengan baik, serampangan. Cuma hati-hati, jangan mudah dikelabui oleh janji palsu juga,” lanjut Alfons. (*)

Sumber: JP Group

Banyak Korban Penggelapan Mobil Rental Tak Bisa Buat LP

0
asuransi mobil
Ilustrasi

batampos – Korban penggelapan mobil rental di Batam mengaku tidak bisa membuat laporan polisi. Para korban yang berjumlah 8 orang sempat mendatangi Mapolda Kepri pada Sabtu (28/6) kemarin.

“Kami ada 8 orang datang ke Polda. Tapi tidak bisa membuat laporan polisi,” ujar Rere, salah seorang korban, Rabu (3/7).

Rere menjelaskan pembuatan laporan polisi tersebut terkendala bukti-bukti. Seperti, bukti kepemilikian mobil serta surat dari leasing.

“Mobil yang digelapkan itu mobil tunggakan. Jadi korban-korban ini harus minta surat dulu dari leasing, kemudian BKPB mobil. Harus dilunasi dulu, sedangkan posisi kami sekarang lagi kesusahan,” katanya.

Karena minim bukti, kata Rere, di Mapolda Kepri tersebut, polisi menindak lanjuti laporan korban ke dalam bentuk Laporan Pengaduan Masyarakat (LPM).

“Tapi ada laporan polisi yang sudah masuk juga di Polresta Barelang. Sudah ditindak lanjuti polisi,” katanya.

Rere mengaku para korban selanjutnya akan mendatangi Kantor DPRD Kota Batam. Tujuannya, untuk menyampaikan permasalahan dan meminta petunjuk para perwakilan rakyat tersebut.

“Kita tidak tau ke depannya seperti apa. Kami juga butuh perlindungan,” ungkapnya.

Dari pengakuan 8 korban, mobil milik mereka dibawa kabur oleh orang yang berbeda-beda. Namun, seluruh mobil dibawa ke Depok oleh pria bernama Edo.

“Muaranya itu Edo. Semua mobil ke dia,” tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Moch. R. Dwi Ramadhanto yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan dengan adanya laporan ini.

Sedangkan Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (Kasi BKLI) Bea Cukai Batam, Mujiono yang dikonfirmasi terkait status mobil FTZ yang keluar dari Batam juga belum memberikan penjelasan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI