Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 3162

Pengakuan Buruh Bangunan yang Bakar Teman Kerjanya hingga Tewas

0
IMG 20240703 WA0014 scaled
Bentangan garis polisi di lokasi kejadian. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Yopi Yusnandi, buruh bangunan yang secara sadis menganiaya dan membakar Suryadi alias Yadi, rekan kerjanya hingga tewas di lokasi proyek pembangunan ruko depan perumahan Nusa Indah mengaku sangat kesal dengan perilaku dan omongan pelaku selama mereka sama-sama bekerja di lokasi proyek tersebut.

Saat dijumpai di Polsek Seibeduk, Kamis (4/7) siang, Yopi tampak tenang saat menjalani pemeriksaan polisi. Dia secara gamblang menjelaskan semua kejadian pembunuhan ini.

“Saya kesal pak, kayak perempuan omongan dia. Selama dua bulan lebih saya kerja di situ, saya muak dengan tingkah laku dia. Terakhir itu masalah sambal, saya salah ambil sambal dia saat makan, omongan dia sangat bikin sakit hati. Seperti perempuan ngomelnya,” ujar Yopi.

Baca Juga: Sopir Angkot Cabuli Bocah SD, Kini Jadi Pesakitan

Malam itu, saat hendak tidur dia sekilas melihat korban berada di depan mesnya. Seketika sakit hati dan ketersinggungannya tadi kembali muncul. Dia keluar lantas memukul wajah korban.

“Saya pukul ke wajahnya, dia balas tendang ke kemaluan saya. Saya kesakitan, jadi saya hantam dia sampai sekarat,” ujarnya.

Setelah korban sekarat, pelaku lantas membungkus badan korban dengan pakaian dan tikar di depan mes tersebut. Dia mencoba membakar korban dengan mancis namun mancisnya rusak, sehingga dia berinisiatif mencuri kompor gas tetangga mes yang ada di sisi bangunan ruko lainnya. Dengan kompor gas inilah, dia membakar korban hingga separuh tubuh korban gosong terbakar.

“Masih hidup dia saat saya bakar. Tapi setelah api besar sudah tak bergerak lagi,” tuturnya.

Baca Juga: Penggelapan Mobil Rental di Batam, Dilakukan Orang Kuat dan Berkomplotan

Usai memastikan korban meninggal, dia kemudian naik ke lantai dua ruko dan duduk di sana menunggu kedatangan polisi. “Saya akui salah makanya saya tak lari. Saya kesal dengan perilaku itu pak,” kata Yopi.

Kanit Reskrim Polsek Seibeduk Ipda Alex menjelaskan, selama menjalani pemeriksaan pelaku cukup kooperatif dan tenang.

“Kayak gini lah dia sejak ditahan. Dia akui perbuatannya dan siap mempertanggung jawabkan perbuatannya itu,” ujar Alex.

Terkait kondisi mental dan kesehatan pelaku, kata Alex, pelaku dalam kondisi sehat dan normal saat melakukan aksi pembunuhan itu. Dalam arti tidak dalam terpengaruh alkohol ataupun obat-obat terlarang.

“Pembunuhan ini memang spontan tapi terencana. Awal dia menyerang korban sudah ada niatnya menghabisi korban,” kata Alex. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

 

Polemik Taksi di Bandara Hang Nadim Batam Ganggu Kenyamanan Pengguna Jasa, Perlu Solusi Segera

0
image0 2
Personel TNI menjaga area bundaran Bandara Hang Nadim Batam pasca kericuhan taksi online dan pangkalan, Rabu (3/7) sore.

batampos – Polemik tak kunjung usai diantara taksi online dan taksi pangkalan di Bandara Hang Nadim Batam. Kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan soal titik jemput penumpang, sehingga berimbas pada kenyamanan pengguna jasa.

Humas Komunitas Andalan Driver Online (Komando) Batam, Ade Zaenal Suryadi, menegaskan perjuangan mereka untuk menjadikan area bandara sebagai green zone.

“Tak semua pengguna taksi online mampu berjalan kaki sampai ke luar bundaran bandara untuk mendapatkan layanan kami,” jelas Zaenal, Kamis (4/7).

Baca Juga: Pipa Bocor di Nagoya, 1.300 Pelanggan Terdampak Mati Air

Blokade yang dilakukan Komando merupakan respon atas ketiadaan solusi dari PT BIB selaku pengelola bandara terkait titik jemput taksi online.

“Persoalan ini menyangkut bisnis dan keuntungan pihak mana yang diutamakan. Kami hanya ingin mengikuti aturan,” jelasnya.

Zaenal juga menyoroti perbedaan harga yang signifikan antara titik jemput Grab Poin di area parkir bawah dan area atas dekat pintu keluar kedatangan. Menurutnya, hal ini menguntungkan pihak tertentu.

Permasalahan ini berlarut-larut dan belum ada titik terang. Pengguna jasa taksi online dan taksi pangkalan diimbau untuk bersabar dan mencari solusi alternatif.

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Batam Naik 26,4 Persen, Ini 5 Negara Penyumbang Turis Terbanyak

Terpisah, pengelola bandara Hang Nadim, PT BIB melalui Communication and Stake Holder Relation PT BIB, M Badrudin menyebutkan pihaknya selalu memberikan peluang usaha sesuai ketentuan yang telah disepakati .

“Pada dasarnya, BIB sebagai pengelola Bandara memberikan peluang usaha yang sesuai ketentuan sehingga mengajak para pihak untuk membangun iklim usaha yang sejuk sehingga bersama-sama dapat membangun bersama,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Penyelundupan Sabu Rp 45 M, Begini Modusnya

0
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 45 kilogram. (Istimewa)

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru mengemankan narkoba jenis sabu seberat 45 kilogram. Pengantaran barang ilegal tersebut menggunakan cara yang jarang ditemui.

Untuk menghindari kecurigaan petugas, sabu diletakkan di dalam mobil. Lalu kurir akan mengantar mobil hingga lokasi yang telah ditentukan. Di lokasi tersebut, mobil ditinggalkan begitu saja, hingga datang penjemput membawa mobil tersebut.

“Modusnya titip mobil. Jadi nanti mobil berisi narkoba diantar ke alamat tujuan. Antara kurir dan orang yang menyimpan mobil di parkiran RS itu tidak saling kenal,” kata Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (5/7).

Saat ini polisi baru menangkap kurir pengantar sabu. Penyidik masih memburu pihak yang hendak menerima paket tersebut. “Orang yang menyimpan mobil tersebut yang lagi kita buru,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran barkoba jenis sabu seberat 45 kilogram. Pengungkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak mengatakan, kasus tersebut berawal ketika Subdirektorat I Direktorat Reserse Narkoba mendapat adanya informasi transaksi barang haram tersebut di Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

“Setelah tim mendapatkan informasi itu, didalami dan melakukan penyelidikan kembali. Sehingga, tadi tepatnya pukul 9.30, tim melakukan pemantauan monitor di sekitar TKP,” ujar Donald kepada wartawan, Kamis (4/7).

Petugas kemudian melihat seseorang yang mencurigakan berada di dalam mobil di parkiran Rumah Sakit Fatmawati. Penyidik pun langsung menggeledah mobil tersebut dan didapati sabu dalam bungkus teh Tiongkok.

“Setelah dilakukan pengecekan dan didapatki dalam mobil itu ada 45 bungkusan yang setelah dicek berisi narkotika jenis sabu. Satu bungkus lebih kurang 1 kilogram. (taksiran harga) sekitar Rp 45 miliar,” jelas Donald.

Sabu tersebut dibawa oleh AS, 22. Dia mengaku hendak mengantar sabu itu ke daerah Bintaro, Tangerang Selatan. Di sana akan ada pihak yang mengambil sabu tersebut. (*)

Sopir Angkot Cabuli Bocah SD, Kini Jadi Pesakitan

0
Ilustrasi cabul asusila
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Hotman Hutapea, sopir angkutan kota Bimbar menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (4/7). Pria berusia 60 tahunan ini didakwa atas kasus perlindungan anak karena mencabuli bocah 12 tahun.

Kemarin, Hotman Hutapea menjalani sidang perdana di dampingi LBH Suara Keadilan, sebagai penasehat hukum yang ditunjuk majelis hakim. Agenda persidangan adalah dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Karya So Immanuel. Namun pembacaan dakwaan, sidang tersebut tertutup untuk umum.

Usai persidangan, JPU menjelaskan terdakwa dijerat dengan pasal 81 ayat 1 atau 81 ayat 2, tentang perlundungan anak di bawah umur.

Baca Juga: Merusak Jalan, Warga Seibeduk Keluhkan Truk Pengangkut Tanah

“Tadi hanya pembacaan dakwaan, terdakwa tak keberatan atas dakwaan,” ujar jaksa.

Penasehat hukum, Lisman membenarkan bahwa kliennya tak keberataan atas dakwaan. Sidang selanjutnya adalah pemeriksaan saksi pada 18 Juli mendatang.

“Sidang ditunda 2 minggu kedepan,” sebut Lisman.

Menurut dia, Hotman merupakan sopir langganan dari orang tua korban, yang bertugas mengantar dan jemput sang anak. Namun pada awal tahun 2024 lalu, terdakwa berniat untuk mencabuli anak korban.

“Kondisi bimbar itu sepi, hanya ada korban. Korban diminta pegang alat kelamin terdakwa,” sebut Lisman.

Baca Juga: Penggelapan Mobil Rental di Batam, Dilakukan Orang Kuat dan Berkomplotan

Namun korban menolak dan berusaha kabur. Korban yang kabur pun dikejar oleh terdakwa.

“Korban dicabuli, tak sampai diperkosa,” tegas Lisman.

Atas perbuataanya itu, Hotman terancam pidana penjara 15 tahun. (*)

 

Reporter: Yashinta

Ribuan Pelajar Lulusan SD Terancam Tak Tertampung di SMP Negeri

0
Sejumlah pelajar SMP belajar bersama di Pondok Baca Tanjungunggat Tanjungpinang, belum lama ini. Ribuan pelajar yang lulus SD, terancam tak tertampung di SMP. F. Mohamad Ismail

batampos– Ribuan pelajar kelulusan SD di Kota Tanjungpinang terancam tidak tertampung, di SMP Negeri yang ada di wilayah setempat.

Setidaknya terdapat 4.047 pelajar SD yang resmi lulus pada tahun 2024 ini. Sementara yang resmi menjadi peserta didik baru di SMP Negeri di Tanjungpinang sebanyak 2.331 orang

Panita PPDB SD dan SMP Tanjungpinang, Inderi Zamar mengatakan, jumlah kelulusan pelajar SD memang tidak sebanding dengan rencana daya tampung (RDT) di setiap SMP Negeri.

Hal ini, salah satunya disebabkan dengan tidak berimbangnya sebaran jumlah penduduk yang ada di satu zona, dengan jumlah RDT.

BACA JUGA: Sistem PPDB SMK Dikeluhkan Orangtua di Bintan, Siswa di Tanjunguban Terlempar ke SMK di Kijang

“Jumlah pendaftar SMP yang lulus sebanyak 2 ribu lebih. Sisanya, 700 sampai 800 siswa masuk ke sekolah swasta,” kata Inderi, Kamis (4/7).

Sementara sisanya, sekitar seribu lebih pelajar itu terancam tidak tertampung di SMP Negeri. Sehingga, Disdik Tanjungpinang berencana menambah jumlah siswa per rombongan belajar (rombel).

“Rombel kita normalnya 32 orang. Atau kita menambah rombel untuk mengatasi hal ini. Tapi menunggu keputusan Disdik,” tambahnya.

Inderi memastikan, bahwa seribu pelajar tersebut dipastikan akan tertampung di Sekolah Negeri. Sebab, pihaknya akan menambah RDT dan Rombel, terutama di SMP Negeri yang ada di Kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Sekolah yang ditambah RDT atau rombel ialah SMP 7, SMP 16, 12 dan SMP 17. Semuanya di Tanjungpinang Timur,” sebutnya.

Ia mengakui, kondisi ini menjadi catatan bagi Disdik untuk menambah Rombel dan RDT. “Yang jelas 32 siswa per Rombel belum bisa diterapkan,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Dugaan Mark-up Beras Impor Rp 2,7 Triliun, Presiden Diminta Perintahkan Audit

0
ilustrasi beras impor saat tiba di pelabuhan (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta menindaklanjuti laporan dugaan mark-up impor 2,2 juta ton beras senilai Rp 2,7 triliun dan dugaan kerugian negara akibat demurrage atau denda impor beras senilai Rp 294,5 miliar. Laporan itu sebelumnya disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto ke KPK, pada Rabu (3/7).

“Mendesak Ketua KPK RI untuk menindaklanjuti laporan SDR dengan segera memeriksa dan menangkap Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi,” kata koordinator aksi SDR, Fauzan di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/7).

Fauzan juga meminta agar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat memerintahkan BPKP melakukan audit menyeluruh terkait pengadaan beras. “Mendesak Presiden Jokowi untuk memerintahkan BPKP melakukan audit menyeluruh terhadap pengadaan beras,” tegasnya.

Bahkan, jika memang ada kerugian negara, Presiden Jokowi juga dapat memberhentikan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dari jabatannya. Ia menyebut, kedua sosok itu tidak bisa menjalankan amanahnya dengan baik lantaran terindikasi melakukan dugaan korupsi.

“Karena tidak bisa menjalankan amanat dengan baik dan berindikasi melakukan dugaan korupsi,” ucap dia.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dan Kepala Bulog Bayu Krisnamurthi sebelumnya dilaporkan ke KPK terkait dugaan mark up impor 2,2 juta ton beras senilai Rp 2,7 triliun. Keduanya juga dilaporkan terkait dugaan kerugian negara akibat demurrage atau denda impor beras senilai Rp 294,5 miliar.

“Kami berharap laporan kami dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan untuk Bapak Ketua KPK RI dalam menangani kasus yang kami laporkan,” ucap Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/7).

Hari menjelaskan, dugaan mark-up dua lembaga yang bertanggung jawab atas impor beras tidak profesional dalam menentukan harga. Hal ini menyebabkan terdapat selisih harga beras impor yang sangat singnifikan.

“Harganya jauh di atas harga penawaran. Ini menunjukkan indikasi terjadinya praktik mark up. KPK harus bergerak dan memeriksa Kepala Bapanas dan Kepala Bulog,” ujar Hari.

Hari mengungkapkan, data dugaan praktik mark-up ini terjadi. Dia menduga adanya perusahaan asing asal Vietnam yang memberikan penawaran untuk 100.000 ton beras.

“Ada perusahaan Vietnam bernama Tan Long Group yang memberikan penawaran untuk 100.000 ton beras seharga USD 538 per ton dengan skema FOB dan USD 573 per ton dengan skema CIF,” ungkap Hari.

Dugaan mark-up ini juga diperkuat dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pada Maret 2024, Indonesia sudah mengimpor beras sebanyak 567,22 ribu ton atau senilai USD 371,60 juta. Sehingga, Bulog mengimpor beras dengan harga rata-rata USD 655 per ton. Ia menyebut, dari nilai ini, ada selisih harga atau mark up senilai USD 82 per ton.

“Jika kita mengacu harga penawaran beras asal Vietnam, maka total selisih harga sekitar USD 180,4 juta. Jika menggunakan kurs Rp 15.000 per dolar, maka estimasi selisih harga pengadaan beras impor diperkirakan Rp 2,7 triliun,” terang Hari.

Sementara, terkait dugaan kerugian negara akibat demurage atau denda pelabuhan impor beras senilai Rp 294,5 miliar terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada pertengahan hingga akhir Juni 2024.

“Beredar informasi yang masih diperlukan pendalaman, penyebab utama dari keterlambatan bongkar muat yang berujung denda atau demurage ini akibat kebijakan dari Kepala Bapanas yang mewajibkan Bulog menggunakan peti kemas (kontainer) dalam pengiriman beras impor ini. Ini dituding menyebabkan proses bongkar lebih lama dari cara sebelumnya yang menggunakan kapal besar tanpa kontainer,” pungkas Hari.(*)

Penggelapan Mobil Rental di Batam, Dilakukan Orang Kuat dan Berkomplotan

0
mobil sewa e1720109866778
Pengusaha rental mobil menunjukkan bukti penggelapan mobil yang terjadi dalam setahun belakangan di Foodcourt Utama Nagoya, beberapa waktu lalu. F. Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Kasus penggelapan mobil rental di Batam diduga dilakukan berkomplotan dan orang kuat. Pelaku berhasil meloloskan ratusan mobil ke luar Batam tanpa adanya pemeriksaan di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa.

“Jokinya itu ada beberapa orang, tujuannya ke Edo (pelaku). Dan di belakang Edo ini ada orang kuat,” ujar salah seorang korban yang enggan menyebutkan namanya.

Ia menilai penggelapan mobil tersebut terbilang rapi. Selain merental mobil, pelaku juga meminjam mobil orang yang dikenal dekat.

“Semua korban ini kenal dengan pelaku. Ada mobil yang dipinjam juga, jadi sama sekali tidak ada kecurigaan,” katanya.

Baca Juga: Yuliana Stres Atas Tuntutan Seumur Hidup Karena Bakar Putrinya, Minta Keringanan Hukuman

Ia menjelaskan pelaku bernama Edo tersebut dulunya merupakan pengusaha rental mobil. Sehingga, ia banyak mengenal dan mudah meminjam mobil milik para korban.

“Ada juga mobil yang mau dijual di medsos, take over. Jadi dia bayar beberapa dulu, dengan alasan nunggu pelunasan, baru dibawa kabur,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rere, salah seorang korban mengaku para korban selanjutnya akan mendatangi Kantor DPRD Kota Batam. Mereka akan mengadukan kasus ini ke para perwakilan rakyat tersebut.

“Kita tidak tau ke depannya seperti apa. Kami juga butuh perlindungan,” katanya.

Baca Juga: Sebulan Berlalu, Belum Ada Tersangka Terkait Penyelundupan Sparepart Moge Jenis Harley Davidson

Sementara itu, hingga saat ini belum ada penjelasan dari aparat penegak hukum terkait kasus ini. Begitu juga dengan Bea Cukai Batam yang melakukan pemeriksaan kendaraan keluar Batam di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Dukungan Terus Mengalir, Amsakar Optimis Maju di Pilwako Batam 2024

0
IMG 20240408 WA0024
Gerindra, PKB, dan Golkar telah memberikan rekomendasi kepada Amsakar Achmad untuk pemilihan Wali Kota Batam 2024. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendapat jalan dari beberapa partai politik untuk maju sebagai calon Wali Kota Batam pada Pilkada Serentak November 2024 mendatang. Gerindra, PKB, dan Golkar telah memberikan rekomendasi kepada Amsakar, sementara rekomendasi dari NasDem masih dalam proses.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak dukungannya. Saya sangat senang ada dukungan yang mengalir kepada saya,” ujar Amsakar saat dihubungi, Kamis (4/7).

Amsakar menjelaskan bahwa dirinya telah memilih Li Claudia Chandra sebagai pendampingnya. Ia menilai Claudia memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Batam.

“Saya melihat sosok yang ingin berjuang pada diri beliau. Beliau menyampaikan bahwa sudah selesai dengan dirinya. Sehingga ingin mengabdikan diri untuk daerah,” kata Amsakar.

Baca Juga: Amsakar-Claudia Berpasangan di Pilwako Batam

Mengenai rekomendasi NasDem, Amsakar menyatakan bahwa prosesnya masih berlangsung di tingkat pusat. Ia berharap mendapatkan dukungan dari NasDem, namun menghormati mekanisme internal partai.

“Semua berproses saja. Saya masih juga menunggu,” imbuhnya.

Amsakar berharap dukungan dan doa dari masyarakat untuk menguatkan langkah politiknya. Ia yakin Pilkada 2024 akan menjadi momentum untuk membangun Batam yang lebih baik.

“Saya masih terus berjuang. Saya juga mencari pasangan yang mau membangun daerah ini,” kata dia.

Sebelumnya , dari Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan rekomendasi resmi yang menetapkan Amsakar-Claudia sebagai calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Batam 2024.

Baca Juga: Gerindra dan PKB Beri Rekomendasi kepada Amsakar-Le Claudia untuk Ikut Pilwako Batam 2024

Surat rekomendasi nomor: 07-0969 /Rekom/DPP-GERINDRA/2024 itu ditanda tangani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Batam, Nyanyang dukungan resmi dikeluarkan DPP Partai Gerindra setelah menerima surat dukungan dari DPC Partai Gerindra Kota Batam.

Nyanyang yakin pasangan Amsakar-Claudia akan diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Batam, mengingat keinginan warga Batam atas perubahan yang lebih baik lagi.

“Agustus kita langsung daftarkan, seluruh kader simpatisan akan langsung bergerak dan optimis kita menang,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Nelayan Anambas Terima Paket Bantuan Alat Tangkap Ikan dari Pemprov Kepri dan Medco Energi

0
Nelayan Anambas saat menerima bantuan

batampos – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas menerima bantuan alat tangkap ikan dari Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau bersama Medco Energi International, Kamis, (4/7).

Bantuan yang diterima berupa cool box sebanyak 60 unit dan paket pembuatan rumpun laut sebanyak 100 unit yang dibagikan ke nelayan yang berada di 10 Kecamatan.

Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Anambas, Amriansyah mengatakan bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemprov Kepri kepada nelayan yang berada di Anambas.

“Kami disini menerima keluhan dari nelayan mengenai kurangnya peralatan untuk menangkap ikan. Kita mengusulkan untuk diberikan bantuan,” ujar Amriansyah, Kamis, (4/7).

Nelayan Anambas mayoritas masih menggunakan alat tangkap secara tradisional, sehingga harus perlu diperhatikan dari sisi kesejahteraan.

“Dalam waktu yang akan datang ada lagi bantuan. Sehingga dapat pemerataan bantuan alat tangkap maupun armada tangkap kepada nelayan,” kata Amriyansyah.

Sementaa itu, Ketua HNSI Anambas, Dedi Syahputra menjelaskan setiap tahun nelayan selalu mengusulkan bantuan alat tangkap ikan kepada pemerintah maupun perusahaan yang berada di Anambas.

BACA JUGA: Diamankan APMM, 13 Nelayan asal Kepri Akhirnya Bebas, 1 Orang Tekong Didenda 1 Juta Ringgit Malaysia

“Alhamdulillah usulan kita selalu diakomodir. Karena kalau untuk membeli pasti mahal, kita apresiasi kepedulian pemerintah maupun perusahaan,” kata Dedi.

Bantuan alat perikanan ini, nantinya akan dibagikan ke setiap Desa yang ada di Anambas.

Keperluan alat tangkap ikan, sambung Dedi, dari tahun ke tahun sangat banyak. Apalagi, peralatan yang ada saat ini, banyak yang termakan usia sehingga sudah tidak layak lagi dipergunakan.

“Sebenarnya masalah yang ada saat ini, ketika alat tangkap kami rusak pas cuaca tak bagus. Harusnya pemerintah hadir disaat itu. Kami tetap bersyukur dengan kepedulian ini,” ujar Dedi.

HNSI berkomitmen untuk tetap menjaga bantuan alat tangkap ikan yang diberikan dan mempergunakan dengan sebaik mungkin. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Dasar Makro APBN 2025 Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Rinciannya

0
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah.

batampos – Badan Anggaran (Banggar) DPR dan pemerintah menyetujui asumsi makro untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2025, masa pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengatakan, asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan tahun 2025 yang disepakati dalam pembicaraan pendahuluan ini akan menjadi kerangka kerja bagi pemerintah untuk menjalankan proses pembangunan. Adapun sebelumnya, asumsi makro ini telah dibahas dan disepakati dalam berbagai panja.

“Dalam rapat panja tersebut, kami menyepakati setiap sasaran, sasaran, dan kebijakan pembangunan serta catatan panja agar memberikan ruang yang luas bagi pemerintahan baru nantinya untuk menjalankan setiap program unggulan sebagaimana yang terdapat dalam visi misi presiden terpilih,” kata Said dalam Rapat Banggar DPR RI, Kamis (4/7).

Rapat kerja tersebut menyepakati hasil Panja Asumsi Dasar, Kebijakan Fiskal, Pendapatan, Defisit, dan Pembiayaan RAPBN TA 2025 bahwa kisaran angka asumsi dasar ekonomi makro pada RAPBN 2025 antara lain pertumbuhan ekonomi 5,1-5,5 persen dan laju inflasi 1,5-3,5 persen.

Berikutnya, nilai tukar rupiah 15.300-15.900 per USD dan tingkat suku bunga SBN 10 tahun 6,9-7,2 persen. Selain itu, disepakati harga minyak mentah Indonesia USD 75-85 per barel, lifting minyak bumi 580-605 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi 1.003-1.047 ribu barel setara minyak per hari.

Sementara itu, sasaran dan indikator pembangunan pada tahun 2025 yang diusulkan Pemerintah dan kemudian disepakati adalah tingkat kemiskinan 7-8 persen, tingkat kemiskinan ekstrem 0 persen, rasio gini 0,379-0,382, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,5-5 persen. Selanjutnya, indeks modal manusia 0,56, nilai tukar petani 115-120, dan nilai tukar nelayan 105-108.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu mengatakan penjelasan dan catatan dari rapat kerja akan sangat berguna bagi pemerintah untuk menyusun RAPBN 2025 dengan mengoptimalkan seluruh laporan Panja agar tetap harmonis dan konsisten. “Kami akan bekerja keras dan terus berkomunikasi agar RAPBN 2025 tetap bisa menjawab tantangan pembangunan sembari menjaga kesehatan dan sustainabilitasnya. Terima kasih, Pimpinan Banggar,” ujar Menkeu.

Berikut Rincian Asumsi Makro 2025
– Pertumbuhan ekonomi: 5,1 – 5,5 persen
– Laju inflasi: 1,5 – 3,5 persen
– Nilai tukar rupiah: Rp 15.300 – Rp 15.900
– Tingkat Suku Bunga SBN 10 tahun: 6,9 – 7,2 persen
– Harga Minyak Mentah Indonesia: USD75 – USD85 per barel
– Lifting minyak bumi: 580 – 605 ribu barel per hari
– Lifting gas bumi: 1.003 ribu – 1.047 ribu barel setara minyak per hari.

Postur makro fiskal 2025
– Pendapatan negara: 12,3 persen hingga 12,36 persen dari PDB
– Belanja negara: 14,59 persen hingga 15,18 persen dari PDB
– Belanja pemerintah pusat: 10,92 persen hingga 11,17 persen dari PDB
– Transfer ke daerah: 3,67 persen hingga 4,01 persen dari PDB
– Keseimbangan primer 0,14 persen hingga 0,61 persen dari PDB
– Defisit: 2,29 persen hingga 2,82 persen dari PDB
– Pembiayaan investasi: 0,3 persen hingga 0,5 persen dari PDB
– Rasio utang: 37,82 persen hingga 38,71 persen dari PDB

Sasaran dan indikator pembangunan 2025
– Tingkat kemiskinan: 7 persen hingga 8 persen
– Tingkat kemiskinan ekstrem: 0 persen
– Rasio gini: 0,379-0,382
– Tingkat pengangguran terbuka: 4,5 persen hingga 5 persen
– Indeks modal manusia: 0,56
– Nilai tukar petani: 115 hingga 120
– Nilai tukar nelayan: 105 hingga 108