
batampos– Bupati Karimun, Aunur Rafiq, menjadi pemateri dalam kuliah pakar yang diselenggarakan Dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Batam. Bertempat di aula kampus, Rabu (26/6) malam.
Pembahasan dalam forum tersebut tak lepas dari politik. Ditambah lagi hiruk-pikuk Pilkada 2024 yang berlangsung tak lama lagi. Untuk di Kepri pun, Aunur Rafiq digadang-gadang bakal maju pencalonan.
Pada pemaparannya, Aunur menyampaikan terima kasih kepada pihak Unrika yang telah memberi kesempatan padanya untuk sharing ilmu bersama para mahasiswa. Soal Pilgub Kepri, ia memantapkan diri untuk maju pada kontestasi.
BACA JUGA: UU Pilkada Digugat Eks Gubernur Kepri, MK Sebut Belum Tentu Permintaan Isdianto Dikabulkan
Dia mengaku, beberapa bulan belakangan banyak pihak yang mendorong dirinya untuk maju dalam kontestasi Pilgub Kepri. Desakan dan masukan dari berbagai tokoh telah membuatnya memikirkan untuk melangkah maju.
Ia menyebut, tak sedikit figur yang memastikan diri untuk maju pada Pilgub Kepri. Diantaranya petahana, Ansar Ahmad; Walikota Batam, Muhammad Rudi; hingga Kapolda Kepri, Irjenpol Yang Fitri Halimansyah.
“Atas pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak dan unsur masyarakat Kabupaten Karimun, maka saya ingin menghiasi Pilkada Kepri kali ini cukup di posisi Bacalon Wagub Kepri mendatang dengan nuansa yang dingin dan bergembira,” katanya.
Dalam kontestasi politik sekarang, kata Aunur, suara anak muda sebagai pemilih terbanyak sangat menentukan. Apalagi eskalasi politik nasional yang hampir 65 persen anak muda, punya peran dan kesempatan luas dalam menentukan nasib bangsa.
Di sisi lain, kegiatan itu disambut baik oleh Rektor Unrika, Prof Sri Langgeng Ratnasari. Ia harap, agenda-agenda serupa dapat terus terlaksana sebagai implementasi penyerapan ilmu kepada para mahasiswa.
“Kehadiran Pak Aunur Rafiq, pun diharapkan dapat menjadi bagian dari pendorong elektabilitas pendidikan di Unrika sebagai pendidik golongan S3 yg linear dengan pemerintahan,” ujarnya.
Selain itu, Dekan Fisipol Unrika, Askarmin Harun mengatakan, bahwa Aunur Rafiq adalah sosok yang tepat sebagai pakai dalam diskusi yang ditaja itu. Itu dikarenakan politisi Golkar tersebut berpengalaman lebih dari 39 tahun di pemerintahan.
“Pak Aunur Rafiq adalah Bupati Karimun selama dua periode yang memiliki jiwa pamong yang kental dan kuat, sebagai jebolan STPDN dan memulai karir dari lurah, hingga dikursi kepemimpinan Karimun yakni Wakil Bupati Karimun selama dua periode dan Bupati Karimun dua periode juga,” ujar Askarmin.
Di mata Askarmin, Aunur yang egaliter dengan dunia kampus sebenarnya sudah lama terjalin baik. Apalagi semenjak ia menjabat sebagai Kabag Umum di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, yang selalu mendukung agenda mahasiswa setempat.
“Dukungan yang beliau (Aunur) berikan sebagai bentuk harapan agar generasi yang berasal dari pulau di perbatasan negara Indonesia selalu mendapatkatkan perhatian dari pemerintah agar disaat mereka selesai diperkuliahan kampusnya, mereka pulang ke kampung halaman dan membawa ide segar serta perubahan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Karimun,” ujar dia.
Selain diskusi, kegiatan tersebut juga diisi dengan silaturahmi, serta pelantikan pengurus senat, BEM, dan HIMIP di Unrika. Hadir juga puluhan para mahasiswa. (*)
Reporter: Arjuna









