Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 3202

Banyak Pohon yang Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang

0
pohon tumbang
Pohon tumbang di depan SMPN 26 Batuaji.

batampos – Hujan deras disertai angin kencang, Jumat (21/6) pagi banyak menumbangkan banyak pepohonan di pemukiman dan jalan di Kota Batam. Di wilayah Kecamatan Sagulung cukup banyak pepohonan yang tumbang.

Salah satunya di jalan pemukiman kaveling Sagulung Baru (Saguba), yang mana pohon tumbang menghalangi akses jalan pemukiman di RT02/RW05, Kelurahan Seibinti.

Camat Sagulung M Hafiz Rosie bersama tim pembersih dari Dinas Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) Kota Batam harus turun ke lokasi membereskan pohon tersebut.

“Alhamdulillah, siang hari sudah beres dibersihkan dan akses jalan sudah bisa dilalui,” kata Hafiz.

Baca Juga: Tegakkan Perda Sampah, Satgas Kecamatan Maksimalkan Patroli Pengawasan Hingga ke Pemukiman

Tumbangnya pohon besar tersebut, disebutkan Hafiz, terjadi pada dini hari saat hujan dan angin kencang. Meskipun berdempetan dengan pemukiman warga, namun pohon tidak menimpah rumah ataupun warga.

“Memang berbahaya dengan pepohonan penghijauan seperti ini. Kami akan terus koordinasi dengan Perkimtan untuk lakukan pemotongan,” ujar Hafiz.

Pantauan di lapangan, wilayah Kecamatan Sagulung dan Batuaji memang rawan dengan tumbangnya pepohonan penghijauan di pinggir jalan dan pemukiman. Banyak pepohonan yang sudah terlampau rimbun dan termakan usia. Butuh penanganan yang rutin agar pepohonan ini tidak membahayakan pengendara ataupun masyarakat.

Beberapa waktu lalu kejadian tragis menimpah seorang pengandara di jalan depan kawasan Mitra Mall, Batuaji. Pengendara motor seorang wanita muda tewas tertimpa ranting pohon yang patah.

Baca Juga: Hujan Deras Sejak Dini Hari, Kantor Camat Nongsa Ikut Terendam

Pekerja dari Perkimtan langsung menanggapi dengan melakukan pemangkasan dan pemotongan pohon yang sudah berumur tersebut. Namun demikian pemotongan dan pemangkasan ini belum berjalan merata sebab masih banyak pepohonan yang sudah termakan usia yang berdiri di pinggir jalan.

“Bagus kayak yang di median jalan simpang TMP Bilang Gebang itu. Yang tua dipotong dan ditanam yang baru. Sudah mulai besar pohon yang baru ditanam itu. Maunya semua pohon yang sudah tua di potong terus ganti tanam dengan yang baru. Bahaya memang pohon yang sudah tua ini. Banyak sekali di pinggir jalan di Batuaji dan Sagulung ini, ” ujar Hendro, warga Batuaji. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Sistem Imigrasi Alami Gangguan, Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal ke Bandara

0
Sejumlah penumpang memadati counter ceck-in Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

batampos – Layanan keimigrasian di bandara mengalami kendala karena terganggunya Pusat Data Nasional (PDN), pada Kamis (20/6). Akibatnya, layanan pemeriksaan di bandara dalam dua hari terakhir dilakukan secara manual.

Untuk diketahui, PDN adalah sistem yang digunakan bersama kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah yang merupakan Pusat Data Nasional Sementara berbasis cloud.

Atas gangguan yang terjadi, PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airport mengimbau kepada maskapai penerbangan yang melayani rute Internasional untuk datang lebih awal ke bandara.

“Kami juga menyampaikan imbauan kepada maskapai penerbangan yang melayani rute penerbangan internasional untuk dapat menyampaikan kepada calon penumpang agar datang lebih awal dari jadwal keberangkatan untuk meminimalkan antrean di proses keimigrasian,” kata Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia, Rahadian D. Yogisworo kepada JawaPos.com, Jumat (21/6).

Lebih lanjut, Rahadian berharap layanan sistem keimigrasian dapat segera kembali normal. Sehingga ke depan pelayanan keimigrasian di bandara bisa berjalan secara normal.

“Kami berharap layanan sistem keimigrasian dapat segera kembali normal, sehingga pelayanan terhadap pengguna jasa bandara, utamanya penumpang rute internasional, dapat segera kembali berjalan secara optimal,” lanjutnya.

Adapun kini, guna meminimalisir penumpukan penumpang di bandara, Angkasa Pura telah menambah personel guna melakukan pemeriksaan pelayanan keimigrasian secara manual.

“Petugas tambahan dikerahkan untuk dapat membantu petugas Imigrasi dalam mengatur antrean demi kelancaran pemeriksaan dokumen keimigrasian,” jelas Rahadian.

Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi pada Pusat Data Nasional Sementara yang dikelola Kementerian Kominfo mengakibatkan terganggunya beberapa aplikasi layanan nasional yang terintegrasi.

“Gangguan ini berdampak pada beberapa layanan publik, termasuk layanan keimigrasian di bandar udara,” ungkap Budi Arie, Kamis (20/6).

Menkominfo memastikan tim teknis bekerja keras untuk mengatasi masalah ini dan mempercepat proses pemulihan agar layanan publik normal bertahap.

“Saya pastikan saat ini tim sedang bekerja secara optimal untuk mempercepat pemulihan,” tandas Budi Arie.

Meski begitu, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab gangguan tersebut. Beberapa hal yang dapat menyebabkan gangguan total seperti ini antara lain terjadi gangguan pasokan listrik, kerusakan server, gangguan koneksi internet, serta serangan siber seperti DDoS atau Ransomware. (*)

BMPS Berharap Ada Pemerataan Siswa Baru ke Sekolah Swasta

0
8025ed87 109c 4344 b094 cfd6c95e9b52
Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) Yos Sudarso III Batuaji di Kelurahan Tanjunguncang. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Sekolah swasta di Kota Batam umumnya masih kekurangan siswa baru. Perlu dukungan dari pemerintah agar sekolah-sekolah yang dikelolah oleh Yayasan ini juga memenuhi kuota daya tampung ideal mereka.

Ini disampaikan Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam Muhammad Raihan yang menyikapi polemik kuota daya tampung sekolah negeri yang ada di kota Batam.

Seperti diketahui dalam beberapa tahapan PPDB yang sudah dilalui, peserta didik yang mendaftar ke sekolah negeri jauh melebihi kuota daya tampung. Hingga saat ini orangtua ataupun calon peserta didik tetap bersikeras untuk bisa masuk ke sekolah negeri.

“Ini persoalan tiap tahun. Kalau musim PPDB pasti begini. Padahal ada ribuan loh sekolah swasta di Batam ini. Jalan keluar dari pemerintah belum ada agar ada keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta ini,” ujarnya.

Baca Juga: Hari Pertama Pendaftar Jalur Afirmasi dan Prestasi SMP di Batam Tembus 4.692 Orang

Persoalan kekurangan siswa bagi sekolah swasta ini sebut Raihan, sudah lazim terjadi setiap tahunnya. Berulang kali melakukan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait namun hasilnya tetap sama. PPDB sekolah swasta saat ini umumnya masih dibawa angka 80 persen. Artinya angka kuota ideal jauh belum terpenuhi.

“Rata-rata masih kekurangan siswa kami. Mau diapain lagi? Ini suda takdir kami yang swasta. Tiap tahun kita bahas tapi tetap seperti ini. Kami hanya bisa membangun fasilitas yang lengkap dan tingkatkan mutu, biar dilirik oleh orangtua dan calon peserta didik. Bersaing dengan negeri ya paling dengan cara itu,” ujarnya.

Keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta terjadi, kata Raihan, sulit terjadi jika tidak ada dukungan kebijakan dari pemerintah. Program sekolah gratis yang dilakukan di sekolah negeri belum menyentuh ke sekolah swasta sehingga pandangan sekolah swasta mahal masih melekat dalam benak masyarakat.

“Kalau kami (sekolah swasta) terus menerus melawan takdir tidak bakal ada ujungnya, terkecuali pemerintah punya insiatif mencari solusi untuk sekolah swasta,” katanya.

Baca Juga: Ada Dana Bergulir Rp 10,5 Miliar untuk Pelaku UMKM di Batam

Seperti yang diutarakan sebelumnya, sekolah swasta di Batam, kata Raihan, sangat mampu untuk menampung semua siswa atau calon peserta didik baru baik dari tingkat SD hingga SMA dan SMK. Ada seribuan lebih sekolah swasta dan semuanya memiliki keunggulan dan karakter tersendiri.

Sebagaimana yang disampaikan diatas, sekolah swasta di Batam umumnya menerapkan hukum konsumen yang mana kualitas dan mutu jadi nilai jualnya. Mereka tidak bisa mengabaikan itu demi keberlangsungan sekolah.

“Saya kira semua sekolah swasta menonjolkan mutunya. Itulah nilai jualnya. Orang lihat bagus mutunya maka masuk ke sekolah swasta,” katanya.

Sejumlah Kepala sekolah swasta lainnya di Batuaji dan Sagulung juga menyampaikan pandangan yang sama. Dukungan pemerintah untuk pemerataan siswa sekolah negeri dan swasta sangat dibutuhkan.

Sekolah swasta yang meskipun selalu mengedepankan mutu tatap tidak akan bisa bersaing dengan sekolah swasta karena alasan biaya pendidikan.

Baca Juga: Tegakkan Perda Sampah, Satgas Kecamatan Maksimalkan Patroli Pengawasan Hingga ke Pemukiman

“Nah ini yang perlu diperhatikan agar ada solusi yang tepat. Swasta memang berbayar tapi, dengan situasi yang ada di Batam saat ini, SPP dan biaya Pendidikan di sekolah swasta umumnya terjangkau kok. Di tempat kami ini saja banyak kok dari kalangan kalangan menengah kebawa yang anaknya sekolah di sini,” ujar Kepala Sekolah Yos Sudarso III Batuaji Marianus Sihotang.

Senada disampaikan oleh Kepala Sekolah Prima School Batuaji Priston Silalahi yang mengaku biaya SPP sekolah swasta saat ini cukup bersaing. Dalam arti hampir sama di setiap sekolah dan bisa dijangkau oleh semua kalangan.

“Persoalannya ada pada kebijakan pemerintah. Pemerataan siswa ke sekolah swasta ini juga harus dibuat melalui program-program yang mendukung sekolah swasta yang selama ini disebut sebagai mitra pemerintah. Itu yang perlu diperhatikan agar polemik daya tampung sekolah negeri dan swasta bisa seimbang,” ujar Priston. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Bikin Uang Palsu Rp 22 Miliar, Modalnya Rp 300 Juta

0
Barang bukti uang palsu Rp 22 Miliar

batampos – Sindikat pembuat uang palsu di Jakarta Barat mengeluarkan modal hingga Rp 300 juta untuk menjalankan aksinya. Nilai tersebut digunakan pelaku untuk membeli mesin cetak uang, alat penghitung uang, alat ultra violet dan lain sebagainya.

“Biaya modal kurang lebih Rp 300 juta yang mana peralatan tersebut untuk memproduksi uang palsu,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).

Awalnya produksi uang palsu ini dilakukan oleh pelaku di Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Baru setengah jalan mereka pindah ke Sukabumi.

“Di daerah Gunung Putri produksi dilakukan M baru selesai 50 persen sewa gudang habis, maka para tersangka pindah ke vila Sukaraja, Sukabumi untuk dijadikan lokasi melanjutkan produksi tersebut sampai 100 persen,” jelas Wira.

Setelah selesai produksi, uang tersebut dibawa ke sebuah rumah di Jalan Raya Srengseng, Jakarta Barat. Namun, belum sampai diberikan kepada pemesan berinisial P, sindikat ini sudah tertangkap.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran uang palsu. Tak tanggung-tanggung, uang palsu yang disita senilai Rp 22 miliar.

“Barang bukti ada Rp 22 M uang palsu siap edar,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Selasa (18/6).

Selain uang palsu miliran rupiah, polisi menyita satu mesin penghitung, satu mesin pemotong uang, satu mesin GTO atau mesin percetakan, dan beberapa tinta warna.

Ade mengatakan, ada tiga orang dicokok dalam kasus ini ini. Ketiganya adalah M, YA, dan FF. Mereka memiliki peran berda-beda. Setelah dikembangkan, tersangka bertambah seorang menjadi 4 orang.

Penangkapan kepada para pelaku dilakukan di Jalan Srengseng Raya Nomor 3 RT1 RW8, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Adapun uang palsu ini rencananya akan disebar untuk Idul Adha.

Para pelaku dikenakan Pasal 244 dan 245 KUHP. Mereka terancam pidana maksimal maksimal 12 tahun penjara. (*)

Harga Emas Perhiasan Terus Naik

0
Harga Emas Turun Dalil Harahap3666
Salah satu toko emas di Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Harga emas perhiasan terus merangkak naik hingga tembus diangka Rp 1.315.000 per gramnya untuk emas 24 karat. Harga ini naik Rp 5 ribu dibanding hari sebelumnya, yang masih Rp 1.310.000 per gram.

Rosa, salah satu pembeli di toko emas Batamcenter membeli emas karena harga emas terus naik. Menurutnya, saat ini emas merupakan investasi terbaik karena harganya yang terus naik. Bahkan jika dibandingkan bulan bulan lalu, harga emas 24 karat naik hampir Rp 300 ribu per gramnya.

“Tiga bulan terakhir harga emas naik drastis. Bulan maret lalu, per gram emas perhiasan masih Rp 1 jutaan lebih, sekarang sudah Rp 1,3 juta lebih,” ujar Rosa.

Baca Juga: Ada Dana Bergulir Rp 10,5 Miliar untuk Pelaku UMKM di Batam

Menurut Rosa, untuk investigasi masyarakat bisa membeli emas atam atau logam mulia. Sedangkan untuk investasi sembari berhiasa, bisa membeli emas perhiasan 24 karat.

“Kalau beli emas 23 dan 22, untuk jual jauh dibanding harga beli. Karena itu, lebih bagus beli emas murni, jual pun tak rugi jika butuh uang cepat,” ungkap Rosa.

Sementara, Abdul pegawai Toko Emas Banda Baru Megamall mengatakan daya jual masyarakat cukup tinggi saat harga emas naik. Namun juga banyak yang membeli emas, tapi dengan ukuran lebih kecil.

Baca Juga: Galangan Kapal Batam Membutuhkan Tenaga Kerja Terampil

“Yang jual banyak, yang beli juga banyak. Biasanya mereka jual yang ukuran besar, kemudian beli yang ukuran kecil. Jadi tetap untung,” sebut Abdul.

Menurut dia, harga emas hari kemarin bisa dikatakan cukup tinggi. Namun biasanya setiap hari harga emas mengalami perubahaan. Kadang naik dan kadang turun.

“Namun untuk sebulan terakhir, memang harga emas sedang tinggi,” pungkas Abdul. (*)

 

Reporter: Yashinta

Saluran Air Kurang Memadai, Sejak 2020 Sudah Tiga Kali Ruang Kelas SDN 004 Desa Ekang Anculai Terendam Banjir

0
Kadisdik Bintan, Nafriyon bersama Kepala SDN 004, Syahrial meninjau langsung saluran air di SDN 004 Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Kamis (20/6/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Setidaknya sudah tiga kali ruang kelas SDN 004 di Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong terendam air akibat hujan deras.

Penyebabnya, saluran air yang ada baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah kurang memadai.

Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 004, Syahrial mengungkapkan, sejak 2020 sudah tiga kali air masuk ke ruang kelas.

Dia mengatakan, pihak sekolah telah berupaya mengantisipasi banjir di sekolah dengan melaksanakan gotong-royong.

“Kalau saluran air yang di dalam sekolah sudah digotong-royongkan,” katanya.

Hanya, katanya, saluran yang ada di luar sekolah masih belum memadai.

BACA JUGA: Kecewa Menunggu Lama, Peserta Pawai yang Digelar Pemko Tanjungpinang Bubar karena Hujan 

“Cuma yang di luar gorong-gorongnya kecil, daya tampungnya kurang,” katanya.

Dia berharap, saluran air baik di dalam dan luar lingkungan sekolah dapat ditangani dengan baik untuk mengantisipasi banjir di kemudian hari.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Nafriyon langsung meninjau saluran air di SDN 004 usai menghadiri acara temu wicara bersama Bupati Bintan, Roby Kurniawan di kantor Desa Ekang Anculai Kamis (20/6/2024).

Dia menyampaikan, untuk penanganan banjir di lingkungan dekat sekolah akan ditangani melalui dana desa.

“Tadi sudah disampaikan Pak Bupati langsung (dalam acara temu wicara), penanganannya melalui dana desa dalam bentuk padat karya gotong-royong masyarakat,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Judi Online Rawan Picu KDRT

0
Ilustrasi Seseorang Sedang Bermain Judi Online (Deposit Photos)

batampos – Dampak judi online (judol) tidak hanya terkait materi. Banyak juga kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dipicu oleh judol. Korbannya rata-rata perempuan dan anak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat ada enam aduan yang masuk terkait judol. “Semuanya anak dan perempuan yang jadi korban KDRT. Ada juga kasus kekerasan pada anak, penelantaran anak, eksploitasi seksual, dan adiksi yang disebabkan oleh praktik judi online,” terang Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA Nahar kemarin (20/6).

Jumlah sesungguhnya diprediksi jauh di atas angka yang dicatat Kemen PPPA. Sebab, tidak banyak kasus KDRT yang dilaporkan. Para korban rata-rata tak ingin melapor karena malu atau takut.

Melihat dampak mengerikan judol, Nahar mendukung upaya pencegahan. Caranya adalah dengan merumuskan kebijakan perlindungan anak di ranah daring, sosialisasi bahaya judi online, hingga mendukung adanya sanksi yang diterapkan. ”Kami membuka kanal pengaduan kasus perempuan dan anak yang terdampak judi online melalui layanan pengaduan SAPA-129,’’ ucapnya.

Untuk mereka yang sudah jadi korban, Kemen PPPA juga menyediakan akses rehabilitasi. Terutama bagi anak yang berhadapan dengan hukum karena judi online. ”Ini dilakukan karena terkait anak yang memerlukan perlindungan khusus, baik yang melakukan, menjadi korban, dan menjadi saksi,’’ terangnya.

Satgas Optimistis

Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online optimistis terhadap langkah strategis yang mereka lakukan. Ketua satgas yang juga Menko Polhukam Hadi Tjahjanto yakin, tren judi online segera turun. ”Saya yakin minggu ini dan minggu depan tren judi online akan turun,” kata Hadi. Karena itu, dia meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali membuat laporan pasca satgas bekerja.

Kepada seluruh jajaran di Satgas Pemberantasan Judi Online, Hadi meminta mereka fokus dan bekerja optimal. Khususnya untuk menyelamatkan 80 persen pemain judi online yang berasal dari kalangan menengah ke bawah. ”Mereka yang mainnya Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu. Bayangkan, tukang cat pulang tidak bawa uang hanya karena ingin melipatgandakan pendapatannya, namun habis karena judi online,” terang dia. Belum lagi masyarakat yang main judi online dengan uang dari pinjaman online. Hal itu juga menjadi perhatian satgas.

Berkaitan dengan aparat TNI-Polri yang ikut main judi online, Hadi memastikan sudah memonitor. ”Pimpinan TNI dan Polri sudah mengetahui data-datanya, siapa saja (prajurit TNI dan personel Polri) yang main judi online,” tegas Hadi. Selain tidak dilibatkan dalam kerja-kerja satgas, mereka telah dibina dan diberi sanksi. Secara khusus, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan bahwa instansinya tidak akan ragu memberikan sanksi kepada prajurit TNI yang kedapatan main judi online.

Pada bagian lain, anggota Komisi III DPR I Wayan Sudirta meminta satgas berfokus pada akar masalah. Bukan sekadar menyentuh masalah permukaan. Menurut dia, sejauh ini satgas terlihat menggunakan strategi memerangi demand and supply.

”Pendekatan tersebut tentu tidak salah, tapi aparat juga harus menyisir dari akarnya, yakni si bandar, jaringan, dan kroninya,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Jawa Pos kemarin. Wayan menyebut, judi online tentu memiliki basis luar jaringan (luring). Jaringan itu diyakini melibatkan banyak pihak. ”Termasuk pihak yang berasal dari Indonesia sendiri,’’ imbuhnya.

Dia berharap satgas tidak sekadar gestur politik. Satgas yang dibentuk lewat Keppres Nomor 21/2924 itu harus benar-benar membantu meniadakan persoalan judi secara komprehensif. ”Dan memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat,” tutur legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut. (*)

Kelabui BC Batam: Invoice Tertulis Ponsel, Ternyata Berisi Tanah

0
pemalsuan invice f yashinta 1 e1718965653587
Seriching Merlin alias Richie dan Sundra Talaman alias Asun didampingi penasehat hukum saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (20/6). F. Yashinta/Batam Pos

batampos – Aksi tindak pidana umum saat ini semakin beragam. Berbagai cara dilakukan pelaku untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompok.

Seperti yang dilakukan Seriching Merlin alias Richie dan Sundra Talaman alias Asun. Keduanya diduga memalsukan invoice pengiriman dari Jakarta ke Batam demi bisa mengklaim restitusi pajak atau pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Kamis (20/6), keduanya menjadi pesakitan atau terdakwa di Pengadilan Negeri Batam. Disidang dalam berkas terpisah, keduanya tampak didampingi tiga orang penasehat hukum. Sedangkan sidang dipimpin Wakil Ketua PN Bagamy, Tiwik, didampingi Hakim Nora dan Dina.

Dalam sidang beragendakan keterangan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gilang menghadirkan tiga orang saksi. Dua diantaranya adalah petugas Bea Cukai (BC) Batam dan satu saksi ahli.

Baca Juga: Jual Dolar Singapura Palsu, Abdul Kadir Dituntut 5 Tahun Penjara

Petugas Bea cukai Batam yang menjadi saksi, menjelaskan penangkapan keduanya berawal dari adanya surat dari tim intelejen Kemenkumham untuk memeriksa barang-barang dari luar daerah yang masuk ke Batam. Saat pemeriksaan barang yang dikirim dari Tanjungpriok untuk dua perusahaan yakni PT. Sumo Pintar Indonesia maupun PT. Bintang Pusat Nasional yang bertempat di Batam, petugas mendapatkan ketidak cocokan. Pemeriksaan dan pengecekan dilakukan di Pelabuhan Batuampar, Februari 2024 lalu

“Saat kami melakukan pemeriksaan, dengan membuka isi barang yang dikirim, kami mendapatkan ketidakcocokan. Dari invoice tertulis yang dikirim adalah sejumlah ponsel,” ujar saksi.

Namun dalam kotak kardus tersebut ternyata berisi tanah liat, ponsel mainan dan ponsel karet. Untuk mengelabui, paketan itu juga dibungkus ke dalam beberapa kotak.

“Jadi dalam satu kotak itu terdapat beberapa kotak kecil. Yang semua isinya tanah dan ponsel mainan. Padahal di invoice, tertulis beberapa ponsel. Ada 8 invoice yang berarti 8 kotak besar,” sebut saksi.

Baca Juga: Penyekap dan Pemerkosa Siswi SMP di Sagulung Babak Belur Diamuk Massa

Saksi petugas cukai Batam lainnya menjelaskan, perbuatan para terdakwa sengaja dilakukan untuk mendapatkan restitusi pajak atau pengembalian PPN atas pengiriman handphone berbagai jenis yang dikirimkan dari Jakarta ke Batam. Dikarenakan Batam merupakan Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone, red) dan Pelabuhan Bebas yang mana apabila menjual barang berupa handphone ke Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas maka Pengusaha Kena Pajak (PKP) diberikan fasilitas pembebasan PPN yang mana Pengusaha Kena Pajak (PKP) dapat mengajukan restitusi atau pengembalian Pajak Pertambahan Nilai kepada Direktorat Jendral Pajak yang nantinya akan diterima oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP).

“Namun sebelum terdakwa melakukan pengklaiman, kami sudah melakukan pencegahan dan penghentian dengan menangkap basah barang yang tidak sesuai invoice,” sebut saksi.

Saksi ahli juga menjelaskan, bahwa perbuatan kedua terdakwa kuat dugaan mengarah untuk mendapatkan restitusi. Hal itu dibuktikan dengan ketidaksesuaian barang yang dikirim dengan invoice.

Baca Juga: Hujan Deras Sejak Dini Hari, Kantor Camat Nongsa Ikut Terendam

Usai mendengar keterangan saksi, majelis hakim Tiwik menunda sidang hingga minggu depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa. “Harusnya bisa diperiksa hari ini, karena saksi yang diperiksa sudah habis. Namun karena keterbatasan waktu, dan banyaknya antrian sidang, maka sidang keterangan terdakwa ditunda minggu depan. Pagi hari ya, soalnya kalau siang sudah banyak antrian sidang,” tegas hakim Tiwik.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 103 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. (*)

 

Reporter: Yashinta

Cuaca Tak Bersahabat, Kapal Ferry Tujuan Anambas Tunda Keberangkatan

0
MV VOC Batavia saat baru tiba di Pelabuhan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. f. ihsan

batampos– Operator kapal ferry MV VOC Batavia dan MV Seven Star Island yang melayani rute Tanjungpinang – Telaga Punggur Batam – Letung – Tarempa menunda keberangkatan armadanya pada Sabtu, (22/6).

Penundaan ini disebabkan cuaca yang tidak bersahabat.

“Kita tunda keberangkatan untuk besok (Sabtu). Insya Allah, Minggu sudah jalan lagi,” ujar ABK MV VOC Batavia, Rustam, Jum’at, (21/6).

Rustam melanjutkan, seluruh penumpang yang telah membeli tiket akan tetap berangkat pada hari Minggu, (23/6) mendatang.

“Tidak ada pengembalian tiket. Penumpang semua setuju berangkat pada lusa. Demi kebaikan kita bersama,” kata Rustam.

BACA JUGA: Cuaca Pagi Berawan, Siang Waspadai Hujan Petir

Sementara itu, petugas Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa, Jumiati Marbun menjelakan kondisi cuaca Kepulauan Anambas hingga 3 hari kedepan mengalami hujan lebat disertai angin kencang.

“Waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau angin kencang,” ujar Jumiati saat dihubungi batampos.

Sedangkan untuk gelombang laut, ia memperkirakan mencapai 2,5 meter.

“Termasuk sedang sih kalau musim utara itu termasuk normal, kalau pas musim selatan gini ya bisa dibilang agak tinggi dari biasanya,” kata Jumiati.

Jumiati menghimbau agar nelayan dapat berhati-hati dalam mencari nafkah dilaut.

“Jika terjadi hal yang tidak diinginkan segera lapor ke pihak terkait. Atau bisa kontak melalui radio dengan channel 16,” pungkas Jumiati. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Hari Ini Kloter 1 BTH Dijadwalkan Tiba di Batam

0
IMG 20240514 WA0018
Jemaah haji kloter 1 BTH.

batampos– Jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Riau yang tergabung di Kelompok Terbang 1 BTH mulai melakukan persiapan pulang ke Tanah Air. Sesuai jadwalnya, kepulangan perdana jemaah Embarkasi Batam dimulai pada Sabtu (22/6).

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, Muhammad Syafii mengatakan, hari ini pihaknya bersama stakeholder terkait membahas persiapan kedatangan jemaah haji Kloter 1 Batam. Rencananya nanti Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang akan menyambut kedatangan para jemaah

“Kita baru selesai rapat, yang nyambut gubernur langsung di bandara Hang Nadim, Batam, ” ujarnya, Jumat (21/6).

Dikatakan Syafi’i, kloter pertama debarkasi Batam rencananya akan mendarat pada Sabtu (22/6) sekitar pukul 16.55 Wib. Bagi jemaah asal Tanjung Pinang dan Natuna akan bermalam di Asrama Haji, Batan. Sementara jemaah asal Kota Batam akan langsung kembali pulang ke rumahnya masing-masing.

BACA JUGA: Kloter Terakhir Berangkat, Pemberangkatan Jamaah Haji Embarkasi Batam Lancar dan Tepat Waktu

“Untuk jemaah dari Natuna kemungkinan Kamis baru balik ke Natuna sesuai jadwal pesawat kesana, ” ucap Syafi’i.

Mengenai persiapan penyambutan jemaah haji di Bandara, ia mengaku akan lebih dipersingkat. Hal ini mengingat jemaah yang kelelahan setelah melaksanakan prosesi ibadah haji ditambah 30 persen total jemaah haji masuk kategori lansia.

“Kalau bagi yang lansia besok kita langsung arahkan ke kamar, dan tidak mengikuti prosesi penyambutan,” katanya.

Safii menambahkan, Debarkasi Yang Nadim Batam akan melayani kepulangan Jemaah haji hingga tanggal 22 Juli 2024 nanti. Dengan jumlah kloter sebanyak 28 kloter haji dari empat provinsi yakni Kepri, Riau Jambi dan Kalimantan Barat.

“Kloter BTH 2 dijadwalkan berangkat dari Makkah pada 23 Juni 2024 dan tiba di Batam pada Minggu 23 Juni pukul 17.55 WIB. Sama dengan keberangkatan, untuk kedatangan ini dilakukan bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan, ” kata dia.

Sementara itu mengenai jemaah haji Debarkasi Batam yang meninggal di Tanah Suci, Syafi’i menjawab bertambah satu orang dengan total 14 orang jemaah. Terkahir jemaah asal Jambi meninggal usai melaksanakan ibadah haji di tanah suci.

“Tambah satu jemaah jadi 14 jemaah. Yang dari Kepri baru satu orang asal Tanjung Pinang, ” terangnya.

Adapun seluruh Jemaah haji yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji ini langsung dimakamkan di Mekkah. Sehingga pada pemulangan Jemaah haji nanti, secara otomatis jumlah Jemaah haji yang kembali akan berkurang.

“Meninggal karena sakit, ” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Y