Ilustrasi. Pesawat Citilink mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. F. Azis Maulana
batampos – Penerbangan internasional tujuan Incheon dari Bandara Hang Nadim Batam bakal terealisasi dalam waktu dekat.Lion Group, maskapai penerbangan ternama di Indonesia, dan Jeju Air, maskapai penerbangan asal Korea Selatan, resmi menjalin kerjasama strategis (code share). Kolaborasi ini membuka peluang bagi para pelancong untuk menjelajahi lebih banyak destinasi internasional dengan mudah dan nyaman.
“Rencana terealisasi pada tanggal 27 Oktober 2024 untuk rute penebangan tersebut,” ujar Communication and Stake Holder Relation PT BIB, M Badrudin, Selasa (25/6).
Ia menyebut sementara untuk kendala selama ini belum ada masih lancar berkat dukungan dari pemerintah juga terutama dari Direktur Angkutan Udara (MOT).
“Kolaborasi Lion Group dan Jeju Air ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelancong dan industri pariwisata di Indonesia dan Korea Selatan,” ujarnya.
Komitmen bersama tersebut merupakan tindak lanjut PT Bandara Internasional Batam (BIB) dalam menghadirkan dan memperluas konektivitas penerbangan internasional dan mengeksplor iklim investasi, destinasi pariwisata di Batam, Kepulauan Riau, serta wilayah Sumatera lainnya ke mancanegara.
Sebagai rencana induk pengembangan bandara, Bandara Internasional Hang Nadim telah melayani berbagai layanan penerbangan internasional, termasuk rencana penerbangan ke Icheon, Korea Selatan.
Sebelumnya, Presiden Direktur Lion Group (Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi) menyampaikan “Kerjasama ini merupakan langkah penting bagi Lion Group dalam memberikan kemudahan bagi para pelancong Indonesia untuk menjelajahi lebih banyak destinasi internasional.
“Kami memahami bahwa kenyamanan dan fleksibilitas adalah hal yang sangat penting bagi para travelers, dan dengan konsep multicity ini, kami dapat menyediakan pilihan rute yang lebih luas dan efisien,” terangnya.
Lion Group terus mendukung program pemerintah dalam mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia. Dengan tersedianya lebih banyak pilihan penerbangan.
“Kami berharap semakin banyak pelancong dari berbagai negara akan tertarik untuk mengunjungi keindahan dan keragaman budaya yang ditawarkan oleh kota-kota di Indonesia,” pungkasnya. (*)
KM Kelud saat berlabuh di Pelabuhan Batuampar Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
batampos – Libur panjang sekolah yang berlangsung dari akhir Juni hingga pertengahan Juli banyak dimanfaatkan warga Batam untuk pulang kampung ke Medan menggunakan kapal Kelud. Berdasarkan catatan Pelni Batam kenaikan penumpang jelang libur sekolah ini cukup besar di atas angka 100 persen.
Kepala Cabang Pelni Batam, Teuku Muhammad Ikbal Rama mengatakan, saat low season biasanya penumpang kapal KM Kelud rata-rata 1.500 orang. Namun saat musim panjang libur sekolah yang berlanjut dari libur Idul Adha, penumpang yang naik dari Batam tujuan Belawan sebesar 3.200 orang. Sementara 500 penumpang lainnya transit dari Tanjung Priok.
“Adapun totalnya rute Batam ke Belawan itu sebanyak 3.740 penumpang, ” ujar Iqbal, Selasa (25/6).
Selain di tanggal tersebut jumlah penumpang KM Kelud juga mengalami lonjakan yang signifikan ditanggal 26 Juni 2024 ini. Tercatat dari pemesanan tiket sampai saat ini diangka 2.464 penumpang. Sementara untuk keberangkatan kapal di tanggal 30 Juni 2024 tujuan Belawan tiket dipesan 2.400 penumpang.
“Angka ini kami prediksikan terus bertambah seiring mulainya momen libur sekolah,” tambah Iqbal.
Ia menjelaskan sebenarnya kapasitas KM Kelud hanya mampu menampung sebanyak 2.600 penumpang saja. Namun karena tingginya animo masyarakat dalam menggunakan transportasi laut, KM Kelud mendapat dispensasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dispensasi tersebut diberikan bagi penumpang non seat yang mencapai 1.100 penumpang.
“Ada dispensasi dari Kemenhub, jadi bisa tambah kapasitas dari 2.600 orang bertambah lebih banyak, tapi dihitung tiket non-seat dan dapatnya matras. Kemenhub juga mewajibkan kami untuk menambah alat keselamatan di kapal,” tuturnya.
Untuk mengawal peak season tersebut, Pelni mengajukan permohonan dispensasi muatan kapal ini sampai akhir bulan. Disamping itu, untuk mengawal kelancaran Pelni berkordinasi dengan semua lintas instansi pelabuhan, termasuk pendukung alat keselamatan serta pengamanan personil dilapangan.
“Kita tambah juga personil di lapangan, khususnya di darat. Sejauh ini tidak ada kendala dan berjalan lancar, ” tuturnya.
Disinggung mengenai pelabuhan Bintang 99 yang akan menjadi dermaga Kelud, Iqbal menjawab, untuk saat ini, calon penumpang KM Kelud masih harus berangkat dari Pelabuhan Batuampar. Namun ia menjamin menjelang akhir tahun nanti, dermaga kapal Pelni akan pindah ke Pelabuhan Bintang 99 yang berlokasi di sebelah Batuampar.
“Insyallah Allah jelang Natal nanti kita sudah di Pelabuhan Bintang 99, saat ini masih proses pengecekan pelabuhan dan termasuk juga kedalaman dermaga, ” pungkasnya.
Anita warga Batam mengaku sengaja memesan tiket Kelud jauh-jauh hari untuk libur sekolah kedua anaknya. Warga Batuaji itu paham betul jika momen libur sekolah moda transportasi laut KM Kelud menjadi pilihan utama masyarakat Batam.
“Itu udah seminggu lalu pesan. Beruntung masih dapat seat. Kalau pesan sekarang mana dapat seat lagi, ” ujarnya.
Hal berbeda dikatakan Toni warga Sagulung. Ia menyesal baru memesan tiket Kelud lantaran hanya mendapatkan tiket non seat. “Harusnya dari kemarin dah pesan. Ini belum masuk libur sekolah dah pada pesan. Jadi dapatnya non seat, ” tuturnya. (*)
Nurhalisa terdakwa perundungan menjalani sidang di PN Batam.F.Yashinta/Batam Pos
batampos – Masyarakat Batam pasti masih ingat kasus perundungan atau kekerasan fisik terhadap dua anak di kawasan Jodoh awal tahun lalu. Dimana pelakunya adalah 4 orang remaja, tiga diantaranya adalah anak di bawah umur dan 1 dewasa.
Untuk tiga anak di bawah umur, telah divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam dengan 7 bulan penjara. Perkaranya pun telah memiliki kekuatan hukum tetap pada bulan April lalu.
Kemarin, giliran pelaku dewasa, yakni Nurhalisa menjadi terdakwa di PN Batam. Remaja berusia 19 tahun ini disidang dan didampingi tim penasehat hukum dari LBH Mawar Saron. Agenda persidangan yakni tuntutan hukuman terhadap ketiga terdakwa.
Dalam tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Fitri menyatakan perbuataan Nurhalisa terbukti bersalah sebagai dakwaan jaksa. Dimana perbuataan terbukti melakukan kekerasan fisik terhadap anak di bawah umur.
“Menuntut terdakwa dengan 1 tahun penjara,” ujar jaksa.
Atas tuntutan itu, penasehat hukum terdakwa Rio Ferdinan dan Felix meminta waktu untuk menyampaikan pembelaan.
“Kami mohon waktu satu minggu untuk pembelaan,” ujar pengacara Rio.
Hakim pun menerima permintaan penasehat hukum dan menunda sidang hingga minggu depan, agenda pembelaan.
Diketahui, Nurhalisa bersama tiga rekannya di bawah umur melakukan kekerasan di sebuah ruko kosong di kawasan Jodoh awal tahun 2024 lalu. Kekerasaan itu terjadi lantaran kesalah pahaman antara pelaku dan korban.
Saat itu dua orang korban mendapat kekerasan, mulai dari tendangan, pukulan, tamparan bahkan diinjak. Korban pun tampk tak melawan. Perundubgan ini sempat mengemparkan dunia maya, karena di vidionya di upload ke media sosial. (*)
Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) di sela-sela menjalani persidangan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
batampos – Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan memberi uang Rp 1,3 miliar untuk eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Namun, pernyataan itu dibantah keras oleh pihak Filri.
”Yang jelas itu keterangan bohong dan tidak berdasar pada fakta yang sebenarnya,” kata Pengacara Firli, Ian Iskandar kepada wartawan, Selasa (25/6).
Menurut Ian, banyak inkonsistensi yang diperlihatkan SYL. Sebelumnya Firli juga dituding menerima uang senilai Rp 50 miliar, Rp 800 juta hingga Rp 500 juta.
”Yang jelas semua hal itu sudah diklarifikasi oleh Pak Firli sewaktu pemeriksaan di Bareskrim, termasuk pemberian uang pada Kevin di GOR oleh ajudan Pak SYL,” jelas Ian.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) periode 2019-2023 Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengaku telah memberikan uang kepada mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri senilai total Rp 1,3 miliar. Kendati demikian, dia menyebutkan pemberian uang itu tidak terkait dengan pengurusan perkara di Kementerian Pertanian (Kementan). Lantaran sudah tidak ada permasalahan, setelah SYL melakukan pengecekan kepada para anak buahnya. Antara lain ke Inspektur Jenderal maupun Direktur Jenderal.
”Tidak disebut apa-apa. Tetapi saya merasa bahwa kenapa saya dipanggil terus-menerus ini dan yang proaktif mengirim WhatsApp ke saya adalah Pak Firli,” ucap SYL saat menjadi saksi mahkota (saksi sekaligus terdakwa) dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (24/6).
Maka dari itu, dia menilai penyerahan uang tersebut hanya merupakan bentuk persahabatan dirinya bersama Firli kala itu. Apalagi, dia bersama Firli sering duduk bersama saat rapat kabinet.
SYL memerinci, uang senilai Rp 1,3 miliar itu terdiri atas penyerahan sebanyak dua kali. Yakni Rp 500 juta dan Rp 800 juta.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, penyerahan uang sebesar Rp 500 juta kepada Firli dalam bentuk valuta asing (valas) dengan perantara ajudan dari masing-masing pihak pada saat SYL diundang untuk menyaksikan dan ikut bermain bulu tangkis bersama Firli di gelanggang olahraga (GOR) Mangga Besar, Jakarta Barat. (*)
Lokasi penikaman di Komplek Jodoh Square, Batuampar. F Yofie Yuhendri
batampos – Samsudin, tewas bersimbah darah, Selasa (25/6) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Pria 60 tahun ini ditikam di Komplek Jodoh Square, Batuampar.
Informasi yang didapatkan, sebelum tewas, Samsudin terlibat cekcok dengan seorang pria berinisial G. Pelaku kemudian mengeluarkan sebilah pisau dan menikam korban.
“Sempat ribut-ribut. Dan warga juga ada yang melihat langsung,” ujar Andri, salah seorang warga sekitar.
Ia menjelaskan penikaman tersebut diketahui beberapa warga setempat. Oleh warga, korban dibawa ke RS Harapan Bunda.
“Meninggalnya di rumah sakit. Lukanya di bagian perut dan punggung,” katanya.
Disinggung motif penikaman tersebut, Andri mengaku belum mengetahui pasti. Namun, ia menduga penikaman tersebut dipermasalahkan hubungan asmara.
“Soalnya ada cewek di lokasi teriak-teriak. Mungkin karena masalah cewek ini,” ungkapnya.
Sementara Kapolsek Batuampar, Kompol Dwi Hatmoko Wiroseno membenarkan adanya kasus pembunuhan ini. Ia mengatakan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Benar. Pelaku dan korban cekcok. Pas mau dilerai warga, langsung ditikam,” ujarnya.
Hatmoko menjelaskan dalam kejadian ini pihaknya sudah memeriksa 5 orang saksi dan mengantongi identitas pelaku.
“Untuk motifnya belum tahu. Tapi di lokasi ada 5 saksi, 2 yang melihat langsung, dan 3 lagi berada di dekat TKP,” katanya. (*)
batampos- Huawei Device Indonesia hari ini resmi meluncurkan HUAWEI MatePad 11.5 S, tablet serba bisa yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan hiburan pengguna. Dengan teknologi PaperMatte Displays 2.0 terbaru, tablet ini menawarkan pengalaman visual yang superior, bebas gangguan pantulan cahaya, dan nyaman untuk mata.
Keunggulan Teknologi Layar
Teknologi PaperMatte Displays 2.0 pada HUAWEI MatePad 11.5 S mengeliminasi interferensi cahaya hingga 99%, memungkinkan layar tetap terlihat jelas bahkan di bawah cahaya terang. Fitur True-to-Life Colours memastikan tampilan warna yang cerah dan akurat. Selain itu, sertifikasi Eye Protection dari TÜV Rheinland menjamin mata pengguna tidak mudah lelah meski menatap layar dalam waktu lama.
Aplikasi Khusus untuk Kreativitas
Bagi penggiat desain, HUAWEI MatePad 11.5 S dilengkapi aplikasi GoPaint eksklusif dengan lebih dari 100 kuas digital. Aplikasi ini, bersama dengan HUAWEI M-Pencil 3rd Gen yang dilengkapi teknologi NearLink, menawarkan pengalaman menggambar dan melukis digital yang nyata dan menyenangkan, dengan latensi minimal dan presisi tinggi.
Huiler Fan, Country Head Huawei Device Indonesia menyatakan, “Peluncuran HUAWEI MatePad 11.5 S adalah langkah inovatif Huawei dalam menghadirkan teknologi layar PaperMatte yang lebih maju. Tablet ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan berkarya digital secara on-the-go dengan ketajaman visual yang lebih baik dan kenyamanan mata yang optimal. Huruf ‘S’ dalam penamaan HUAWEI MatePad 11.5 S melambangkan ‘Super and Strong’, menyoroti ketangguhan dan fleksibilitas tablet ini.”
Desain Elegan dan Praktis
Dengan ketebalan hanya 6.35 mm dan berat 515 gram, HUAWEI MatePad 11.5 S mudah dibawa ke mana saja. Tersedia dalam warna eksklusif violet dan space grey, tablet ini juga tampil elegan dan premium. Pre-order mulai 25 Juni hingga 12 Juli 2024 dengan harga Rp7.999.000, termasuk bonus senilai Rp3.300.000 untuk HUAWEI MatePad 11.5 S Nearlink Keyboard, HUAWEI M-Pencil 3rd Generation, dan HUAWEI Mouse, serta layanan servis VIP selama 1 tahun dan bunga cicilan 0% selama 12 bulan.
Penjualan Online dan Offline
Pelanggan bisa memesan HUAWEI MatePad 11.5 S secara online di Huawei Official Store di e-commerce terkemuka seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan TikTok Shop. Pembelian di Tokopedia juga mendapatkan 12 bulan gratis Gadget Protection, sementara promo Back to School menawarkan diskon hingga 40% di HUAWEI Official Store. Selain itu, tablet ini tersedia secara offline di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Urban Republic, BliBli Store, dan partner penjualan lainnya.
Optimalkan Produktivitas dan Kreativitas
HUAWEI MatePad 11.5 S dirancang untuk meningkatkan tiga aspek utama: membaca, menulis, dan sentuhan. Teknologi PaperMatte Display 2.0 memastikan tampilan layar yang hidup dan nyaman untuk membaca. Dukungan HUAWEI M-Pencil 3rd Gen dengan teknologi nanoscale memberikan pengalaman menulis seperti di atas kertas. Sensitivitas tinggi membuat berselancar di web dan membaca e-book lebih menyenangkan. Aplikasi Huawei Notes dan GoPaint memungkinkan pengguna mengubah inspirasi menjadi karya seni yang sesungguhnya.
Kapasitas Baterai dan Konektivitas
Dengan kapasitas baterai 8800 mAh, HUAWEI MatePad 11.5 S memastikan ketahanan baterai sepanjang hari. Teknologi NearLink pada stylus pencil dan keyboard membuat koneksi antar perangkat lebih seamless dan responsif, mendukung gaya hidup penuh mobilitas.
Jika Anda sedang mencari perangkat tablet serba bisa untuk menemani aktivitas sehari-hari, HUAWEI MatePad 11.5 S adalah pilihan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan hiburan Anda.
Ilustrasi. Bea dan Cukai (BC) Batam memusnahkan sebagian hasil barang tegahan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Kasus penyelundupan yang ditegah Bea Cukai Batam kerap tanpa adanya tersangka. Bahkan, penyelunduoanyang ditangani pada tahun lalu hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.
Penyelundupannya diantaranya berupa balpres, motor gede (moge) Harley Davidson dan sparepartnya, serta tegahan ratusan ponsel iPhone di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikian (Kabid P2) Bea Cukai Batam, Sisprian Subiaksono mengatakan banyak kasus penyelundupan yang ditanganinya menggunakan jaringan terputus.
“Jaringannya terputus, saat dilakukan penyelidikan tidak sampai ke pemilik barang,” ujarnya.
Selain itu, saat penindakan di laut, bnyak penyelundup yang mengandaskan kapal ke pulau dan kabur. Bahkan, penindakan tersebut pihaknya melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan penyelundup.
“Banyak yang kabur. Jadi kita hanya mengamankan barang,” katanya
Diketahui, pads Maret lalu BC Batam menegah penyelundupan balpres dari kapal motor Arsyi II di Perairan Nipah. Dari kapal didapati, balpres berjumlah 540 koli, berisikan baju dan sepatu bekas. Total nilai barang mencapai Rp 1.08 Miliar.
Sementara pada Februari tahun lalu, BC Batam juga menegah moge Harley Davidson di Pelabuhan Batuampar. Moge ini dipasok dari Singapura via kontainer:
Terbaru, kasus yang sama berupa sparepart moge juga ditegah BC Batam. Penegahan sudah berlangsung selama sebulan dan hingga saat ini BC Batam belum membeberkan pemiliknya.
Sisprian menjelaskan seluruh barang tegahan tersebut nanti akan berstatus Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) yang telah mendapatkan keputusan dari Menteri keuangan. Tujuannya untuk menghilangkan fungsi utama dari barang tersebut agar tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh siapapun.
Hal ini juga sesuai pasal 33 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178 tahun 2019 yang mengatur tentang BMMN. Bahwa BMNN yang dimusnahkan tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan, tidak dapat dihibahkan, tidak mempunyai nilai ekonomis, dilarang ekspor atau impor.
“Kita aktif melakukan penindakan hukum, yang mana barang-barangnya itu disimpang di gudang pabean,” tutupnya. (*)
batampos – Pakar teknologi informasi Roy Suryo prihatin dengan serangan kepada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 itu. Pasalnya, PDN dibangun dengan biaya sekitar Rp 2,7 triliun.
“Dengan biaya yang sedikit di atas APBD 2024 Kabupaten Buleleng itu (APBD 2024 Kab. Buleleng Rp 2,2 triliun), seharusnya PDN atau PDNS bisa dikawal dengan sistem keamanan yang andal, aman, serta mumpuni,” ujar Roy Suryo yang merupakan mantan Menpora itu pada Selasa (25/6).
Roy mengakui bahwa pada bidang IT, anggaran jumbo maupun perlengkapan super canggih saja tidak jaminan. Karena harus ditopang dengan brainware atau SDM yang baik. Menurutnya tidak ada gunanya kapasitas 40 Petabyte (1 Petabyte = 1 Juta Gigabyte), memeri 200 Terabyte, tanpa dikawal dengan manajemen SDM, sistem disaster recovery, dan contigency plan yang baik.
Roy juga mengaku tambah khawatir terhadap rencana pemerintah membangun server PDN di Labuan Bajo dan kawasan IKN. Pasalnya secara infrastruktur apapun, dua kawasan itu masih di bawah pulau Jawa.
Diketahui, pemerintah akhirnya mengumumkan penyebab gangguan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang berakibat terganggunya layanan imigrasi. Pemicunya adalah serangan malware Ransomware. Kasus ini mirip seperti serangan kepada perbankan Indonesia Mei tahun lalu.
Serangan Ransomware itu diumumkan di kantor Kominfo kemarin. Sesuai dengan namanya, serangan Ransomware selalu meminta tebusan. Ransom sendiri artinya adalah tebusan. Khusus pada kasus PDNS 2 itu, pengirim Ransomware meminta tebusan USD 8 juta atau sekitar Rp 131 miliar.
Pemerintah memutuskan tidak memenuhi permintaan penjahat siber tersebut. Melihat dari penanganan PDNS 2 yang aktif secara bertahap, diduga kuat pemerintah membuat saluran, sistem, atau server baru. Pasalnya sistem yang sudah terserang Ransomware, akan terkunci atau terenkripsi secara otomatis. Dengan teknologi enkripsi yang semakin canggih, penguncian akibat serangan Ransomware sangat sulit untuk dibuka kembali tanpa akses dari si penyerang.
Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan nama Ransomware yang menyerang server PDNS 2 adalah Brain Cipher Ransomware. Dia mengatakan Kominfo telah meminta bantuan atau koordinasi dengan berbagai organisasi luar negeri untuk pemilihan server yang sudah berhasil diserang tersebut.
“Ini namanya juga varian baru ya,” katanya di kantor Kominfo kemarin (24/6).
Saat ini Mereka terus melakukan investigasi digital forensik untuk mengetahui varian Ransomware terbaru itu. Semuel membenarkan kejadian serangan di server PDNS 2 ini, sama seperti yang menyerang bank di Indonesia pada 2023 lalu. Tapi dia belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Karena proses investigasi masih berlangsung. (*)
Musisi Virgoun dalam konferensi pers pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolres Jakarta Barat. (Dery Ridwansah/JawaPos)
batampos – Musisi Virgoun buka suara usai ditetapkan menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu oleh Polres Metro Jakarta Barat. Saat dihadirkan di depan awak media, dia minta maaf atas kelakuannya.
”Saya pribadi menyampaikan atas tindakan saya dalam penyalahgunaan narkoba, saya memohon maaf pada semua pihak, masyarakat Indonesia, keluarga saya, ketiga anak saya, orang-orang di label, teman-teman saya di band,” ujar Virgoun kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (25/6).
”Mudah-mudahan insya Allah ini menjadi yang pertama dan terakhir. Mudah-mudahan insya Allah ke depannya saya lebih dewasa, lebih baik lagi,” sambung Virgoun.
Penyanyi yang ngetop dengan lagu Surat Cinta Untuk Starla itu juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah melakukan proses hukum terhadapnya.
”Terima kasih pada segenap tim penyidik yang sudah berbaik hati dalam memproses saya menjalani kasus hukum yang berjalan dan juga terima kasih atas perhatian teman-teman semua,” ucap dia.
”Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar besarnya,” kata Virgoun.
Sebelumnya, polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat musisi Virgoun. Tiga tersangka itu adalah Virgoun, perempuan yang bersamanya berinisial PA, dan pemasok narkoba, B alias BGS.
”Ada tiga orang yang kami tetapkan sebagai tersangka. Yakni V dan juga PA teman perempuannya, dan juga B atau BGS yang menjadi penyedia narkotika yang diberikan kepada saudara V,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi kepada wartawan, Senin (24/6).
Saat ini, dia mengatakan bahwa pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan tim asesmen dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta terkait tiga tersangka tersebut.
”Hari ini kegiatan asesmen akan dilaksankan terhadap tersangka tersebut,” terang Syahduddi. (*)
Panitia PPDB SMPN 42 Batam membantu orangtua calon siswa yang terkendala pendaftaran PPDB secara online, Senin (24/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam menyebutkan, sebanyak 3.130 siswa dinyatakan lulus proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP negeri dari jalur afirmasi dan prestasi. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu mengatakan, sebanyak 3.130 siswa tersebut terdiri dari 1.595 siswa jalur prestasi, dan 1.539 siswa lewat jalur afirmasi.
“Untuk proses PPDB SMP di Batam kami telah menyelesaikan tahapan jalur prestasi dan afirmasi,” ujar Tri, Selasa (25/6).
Menurutnya, jalur afirmasi ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Sementara itu untuk jalur prestasi diperuntukkan bagi siswa yang memiliki pencapaian prestasi di bidang akademik maupun non-akademik yang luar biasa.
“Untuk kuota kita afirmasi itu sekitar 15 persen atau 1.956 siswa dan prestasi 30 persen atau 3.912 siswa. Totalnya 5.868 untuk kedua jalur masuk tersebut, ” tambah Kadinkes.
Meskipun jumlah siswa yang diterima di kedua jalur ini masih lebih sedikit dari kuota yang disiapkan Tri menjawab sisa kuota nantinya akan dialihkan untuk jalur zonasi dan perpindahan orang tua yang dijadwalkan akan dibuka Rabu 26 Juni 2024.
“Kita alihkan ke zonasi. Sebab untuk rencana daya tampung SMP kita saat ini 13.040 di 45 SMP se-Kota Batam, ” tuturnya.
Koordinator aplikasi PPDB Dinas Pendidikan Batam Arios Sandy menyebutkan, berdasarkan data Disdik kota Batam ada sekitar 6.328 calon peserta didik yang melakukan pendaftaran secara online. Namun yang melengkapi berkas hanya 3.660 peserta didik. Dari 3.660 yang melengkapi berkas itu yang diterima di SMPN Negeri Batam berjumlah 3.130 peserta didik.
“Banyak juga yang sekedar buat akun saja nanti pada saat pembukaan zonasi baru dia melengkapi berkas, ” kata Sandy.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, mayoritas peserta didik yang tidak diterima tersebar di beberapa kecamatan di kota Batam. seperti diantaranya kecamatan Batam Kota dengan 136 peserta didik, Sekupang 120 peserta didik, Batu Aji 78 peserta didik, Sagulung 56 peserta didik, Bengkong 52 peserta didik.
Adapun faktor yang menyebabkan peserta didik itu tidak diterima karena berkas tidak lengkap saat diunggah ke laman PPDB. “Itu yang tidak diterima karena kurang data,” kata dia.
Disinggung soal, jumlah siswa yang mendaftar jalur Afirmasi dan Prestasi untuk jenjang SMP pihaknya menyebut cukup besar. Untuk kuota Afirmasi ada 1.956 yang mendaftar yang memenuhi berkas hanya 1.535. Sedangkan yang mendaftar jalur prestasi ada 1.969 yang memenuhi berkas ada 1.595.
“Baik afirmasi dan prestasi yang daftar dan melengkapi berkas masih dibawah kuota. Nanti dialihkan ke zonasi, ” bebernya.
Sandy menambahkan, untuk pengumuman kelulusan SMPN jalur prestasi dan afirmasi ini disampaikan lewat pesan Whatsapp ke setiap orang tua siswa. Selain itu diumumkan di tiap sekolah dan juga pengumuman di medsos Disdik Batam.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam Sudirman Dianto mengatakan, pendidikan disamping tanggung jawab orang tua dari sisi kenegaraan juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Oleh sebab itu ia berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa mengakomodir semua aspirasi masyarakat Batam yang menginginkan agar anaknya bisa bersekolah di sekolah negeri.
“Kita berharap apa yang menjadi aspirasi para orang tua ini bisa diakomodir Disdik. Terkait bagaimana nanti penerimaan dan sebagainya itu kan bisa diatur dinas terkait, ” ujarnya.
Apakah itu dengan menambah shift belajar bagi siswa SD dan SMP atau sebaganya kata Sudirman, tentu tak menjadi masalah asalkan solusi sementara tersebut dicarikan jalan dan alternatif lainnya seperti penambahan ruang kelas baru (RKB).
“Memang dari sisi kualitas itu tentu mengurangi kualitas (double shift). Namun kan ini solusi sementara sambari dinas membangun RKB di tiap sekolah yang menerapkan double shift ini. Saya pikir hal tersebut sah-sah sah, ” ujarnya.
Sudirman juga melihat di Batam sampai saat ini belum ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran di sekolah lain atau menumpang di sekolah lain. Selain itu sejauh ini untuk SD dan SMP juga belum ada yang melaksanakan pembelajaran online.
“Artinya masih memungkinkan untuk double shift ini sehingga disisi lain kita bisa mengakomodir keinginan orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri, ” tambahnya.
“Yang paling penting itu tidak ada anak Batam yang tidak bersekolah karena tak diterima di sekolah negeri,” tegasnya. (*)