Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 3206

Layanan Imigrasi Batam Akhirnya Normal Kembali

0
Imigrasi Batam 2 F Cecep Mulyana scaled e1698164105156
Ilustrasi. Warga Batam saat membuat paspor di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pelayanan Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam akhirnya kembali normal setelah beberapa hari bermasalah. Saat ini, pihak Imigrasi Batam berfokus pada pencetakan paspor yang sempat tertunda karena adanya gangguang sistem pada Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Kominfo.

Humas Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana mengatakan saat ini semua pelayanan di Imigrasi Kantor Batam sudah kembali normal. Mulai dari cetak paspor, autogate, dan lainnya.

“Untuk pelayanan saat ini sudah kembali normal,” ujar Kharisma, Selasa (25/6).

Baca Juga: Tawaran Joki IMEI Masih Marak di Medsos, Berikan Uang Saku hingga Jalan-Jalan Gratis

Menurut dia, dari segala pelayanan yang terganggu saat sistem PDN error, pihaknya hanya menyelesaikan proses cetak paspor yang tertunda. Sedangkan untuk pelayanan lainnya sudah aman.

“Yang tertunda hanya penyelesaian cetak paspor, karena kemarin tidak bisa proses cetak,” sebutnya.

Dikatakannya, saat ini paspor yang kemarin sempat tertunda untuk dicetak, tengah dikerjakan oleh petugas. Hal itu demi memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Untuk jumlah paspor tertunda untuk dicetak, saya cari datanya dulu,” pungkas Kharisma.

Baca Juga: Isu Amsakar Pindah Partai, Pengamat: Langkah Tepat

Sebelumnya, gangguan sistem pada Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Kominfo berimbas pada layanan keimigrasian di seluruh Indonesia. Sejak Kamis (20/6), sistem keimigrasian mengalami kendala, sehingga berakibat pada lambatnya proses pelayanan di kantor imigrasi, unit layanan paspor, unit kerja keimigrasian, dan tempat pemeriksaan imigrasi di bandara dan pelabuhan. (*)

 

Reporter: Yashinta

Ditahan Imbang Slovenia, Inggris Puncaki Klasemen Akhir Grup C Euro 2024

0
Pertandingan grup C piala eropa 2024 Inggris vs Slovenia. (ANTARA/Dasri/Nurul)

batampos – Timnas Inggris memuncaki klasemen akhir Grup C Euro 2024 meski ditahan imbang Timnas Slovenia pada pertandingan terakhir fase grup di Stadion RheinEnergie, Cologne, Rabu (26/6) dini hari WIB.

Dikutip dari Antara, hasil ini membuat Inggris bercokol di peringkat pertama klasemen akhir Grup C dengan lima poin dari tiga pertandingan, sedangkan Slovenia berada di posisi ketiga dengan torehan dua poin.

Pada pertandingan ini sebenarnya Inggris mendominasi jalannya pertandingan, namun kurang klinisnya penyelesaian akhir dan solidnya lini pertahanan Slovenia membuat laga akhirnya berakhir tanpa gol.

Selanjutnya Inggris akan menghadapi peringkat ketiga terbaik dari Grup D/E/F, sedangkan Slovenia berharap dapat menjadi satu dari empat negara yang mendapatkan predikat peringkat ketiga terbaik.

Pada babak pertama, Slovenia mendapatkan peluang terlebih dahulu melalui sundulan Benjamin Sesko memanfaatkan umpan Stojanovic, namun bola dapat diamankan kiper Inggris Jordan Pickford.

Selanjutnya Inggris sempat membobol gawang dari Slovenia lewat gol, akan tetapi tidak disahkan oleh wasit karena penyerang sayap Phil Foden lebih dulu berada dalam posisi offside.

Meski tampil dominan, Inggris baru bisa menciptakan peluang setelah laga berjalan sekitar 30 menit lewat tendangan Harry Kane yang masih dapat diamankan kiper Slovenia Jan Oblak.

Setelah Kane, giliran Foden yang menciptakan peluang lewat tendangan bebasnya, namun Jan Oblak kembali melakukan penyelamatan.

Kane mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan silang Kieran Trippier, namun sundulannya masih menyamping tipis dari gawang Slovenia. Skor sama kuat 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inggris mencoba mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan berupaya menciptakan peluang lewat tendangan Foden yang masih belum menemui sasaran.

Inggris terus berupaya membongkar lini pertahanan dari Slovenia, namun upaya yang dilakukan oleh anak-anak asuhan Gareth Southgate kerap menemui jalan buntu.

Ketika laga memasuki waktu tambahan babak kedua, Inggris mampu menciptakan peluang lewat tendangan Cole Palmer yang masih dapat diamankan Jan Oblak.

Pada akhir-akhir pertandingan, Inggris menciptakan peluang terakhir lewat tendangan Trent Alexander-Arnold dari luar kotak penalti, namun tak menemui sasaran, sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. (*)

Geng Motor Bawa Sajam, Pengguna Jalan Dibuat Ketakutan

0
kelompok begal ero ero ternyata pelajar begini aksi kejamnya m 640x446 1
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Informasi gerombolan anak-anak yang membawa senjata tajam (tajam) beredar di media sosial (medsos). Geng motor ini melintas dari arah Kepri Mall menuju Legenda Malaka pada tengah malam.

“Hati-hati buat para pengendara, anak-anak bawa parang dan segala macam,” ujar Yubi, salah seorang pengendara.

Yubi mengaku ia hampir ditodong oleh segerombolan anak tersebut. Beruntung, ia diselamatkan oleh beberapa pengendara mobil yang menghalau gerombolan tersebur.

“Saya sama teman hampir ditodong saat nyalip mereka,” katanya.

Baca Juga: Pelaku Perundungan Dua Anak di Jodoh Dituntut 1 Tahun

Diketahui, kawasan Legenda Malaka kerap dijadikan lokasi balap liar. Aksi mereka sudah sangat meresahkan masyarakat setempat, sebab balapan tersebut dilakukan hampir setiap malam.

“Hampir setiap malam balap liar ini. Sudah sangat meresahkan,” kata Rizal, warga Legenda.

Kapolsek Batam Kota, AKP Sudirman yang dikonfirmasi terkait gerombolan anak yang membawa sajam ini belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan pihaknya akan memberantas seluruh kejahatan di Batam dan para pelakunya.

Baca Juga: Banyak Kasus Tanpa Tersangka, Tegahan Bea Cukai Batam

“Tidak ada tempat pelaku kejahatan di Batam ini. Semuanya akan saya tindak tegas,” ujar Nugroho di Mapolresta Barelang, Selasa (21/5) siang.

Nugroho meminta kepada saksi maupun korban kejahatan tersebut untuk segera melaporkan ke pihaknya.

“Jangan seperti di Nongsa kemarin. Katanya begal, ternyata hoaks,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Indahnya Pantai Padang Melang, Saujana Eksotis di Pulau Jemaja, Anambas

0
FOTO Udara keindahan Pantai Padang Melang Saujana Eksotis di Pulau Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas

batampos-Pulau Jemaja, Anambas adalah bagian dari Kabupaten Kepulauan Anambas. Wilayah ini adalah tempat lahirnya kesenian tradsional Gubang yang dilestarikan oleh masyarakatnya sampai saat ini. Diluar itu, pulau ini juga menyuguhkan keindahan alam yang tersembunyi untuk dinikmati. Satu diantaranya adalah Padang Melang yang merupakan pesona eksotis di Pulau Jemaja.

Meskipun wilayah Anambas bukan sebagai entri pointnya wistawan mencanegara (wisman). Namun daerah ini secara rutin mengelar Padang Melang International Folklore Festival Tahun 2024 yang baru saja dilaksanakan pada 11 Juni 2024 lalu. Secara geografis, Padang Melang berada di Desa Berapit, Kecamatan Jemaja.

Pantai yang landai, dipadu dengan hamparan pasir putih menjadikan Padang Melang sebagai saujana eksositis di Pulau Jemaja. Gugusan pulau-pulau disekitarnya menyajikan panorama tersendiri. Tak ayal, pesona tersebut menjadikan Padang Melang sebagai destinasi wisata bagi para yachter untuk datang mengunjunginya.

Untuk mencapai pantai ini, wisatawan bisa menggunakan moda transportasi laut dan darat. Transportasi laut bisa melalui Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam dengan operator kapal MV Seven Star Island atau MV VOC Batavia dengan jadwal keberangkatan pukul 08.30 WIB setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Dengan lama perjalanan 7 jam menuju Letung. Dari Letung menggunakan sepeda motor atau mobil selama 30 menit.

Sedangkan transportasi udara bisa diakses melalui Bandara Hang Nadim, Kota Batam menuju Bandara Letung, Pulau Jemaja. Pantai Padang Melang memiliki panjang 7,2 kilometer menghadap barat daya. Dengan hamparan pasir putih yang menawan, wisatawan dapat menikmati udara dan deburan ombak membuat pikiran tenang.

Di bibir pantai berjejer pohon cemara dan kelapa yang membuat udara disana menjadi segar dan sejuk. Keindahan pantai ini ditambah lagi dengan air laut yang begitu jernih, yang hingga 25 meter ke arah laut hanya kedalaman sepinggang orang dewasa.

Pantai ini berupa teluk atau lautan yang menjorok ke daratan. Bentuknya yang hampir membentuk huruf U menjadikan ombaknya cukup bersahabat. Konturnya yang landai memberi keleluasaan bagi pengunjung bermain air.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan Pantai Padang Melang telah menjadi destinasi wisata prioritas Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan SK Gubernur. Pihaknya, akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Anambas
untuk pembenahan fasilitas yang ada di Padang Melang.

Dikatakannya, Padang Melang merupakan pantai terpanjang yang ada di Indonesia. Setiap tahun, pihaknya selalu mengadakan event untuk mempromosikan pantai itu.

Gubkepri Ansar Ahmad

Gubkepri Ansar Dukung Pariwisata Anambas Tumbuh
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyadari Pantai Padang Melang yang berada di Pulau Jemaja, Anambas adalah aset wisata. Dalam lawatan ke Anmbas belum lama ini, Gubernur Ansar di tahun 2024 ini juga akan dibangun dan bahkan sudah dilelang untuk pembangunan pelabuhan Letung dengan anggaran Rp15 miliar. Serta di Februari 2025 mulai dikerjakan.

Tidak hanya itu Pemerintah pusat juga akan membantu anggaran untuk pembangunan pelabuhan Roro di Letung dengan nilai Rp36 miliar. Pelabuhan, jalan dan bangunan dirawat dan difungsikan sebagaimana mestinya. Kedepan akan terus ditingkatkan lagi pembangunan.

Kepri sebagai Provinsi lautan, keberadaan pelabuhan jadi sangat penting dan urgent untuk menjamin aksesibilitas ekonomi. Termasuk pembangunan jalan inpress senilai Rp64 miliar di Jemaja ini, kedepan akan dilanjutkan lagi agar keterisoliran bisa dibuka secara perlahan dan bertahap.

Baginya, dengan semakin bagusnya infrastruktur, ditopang dengan konektivitas akan sangat mendukung terbukanya kunjungan wisman ataupun wisatawan nusantara. Maka dari itu, sangat optimis Provinsi Kepri menjadi destinasi wisata bahari yang menjanjikan. (*)

Karena Kesaksian Palsu, Keluarga Terpidana Pembunuhan Vina Cirebon Polisikan Ketua RT

0
Beredar foto sahabat Vina Cirebon, Linda sedang merangkul Egi. (Istimewa)

batampos – Keluarga para terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky pada 2016 membuat laporan polisi ke Bareskrim Polri. Laporan ini dtujukan untuk Abdul Pasren selaku Ketua RT 2 RW 10, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

“Atas nama keluarga terpidana yang diwakili Ibu Aminah. LP terkait dengan kesaksian palsu yang dilakukan Pak Pasren selaku RT di wilayah Ibu Aminah beserta anaknya yang kita duga memberikan keterangan palsu yang dibuat dibawah sumpah,” ujar pengacara keluarga para terpidana, Rully Panggabean, Selasa (25/6).

Laporannya teregister dengan nomor LP/B/208/VI/2024/SPKT/BARESKRIM, tetanggal 25 Juni 2024, dengan pelapor Aminah, perwakilan dari keluarga terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky. Laporan dibuat karena keluarga para terpidana merasa kesaksian Pasren selama persidangan merugikan.

“Kita memang sudah membawa bukti semuanya baik berupa putusan pengadilan, saksi-saksi, keterangan yang kita dapat dari tetangganya. Bahwa pada malam 27 Agustus 2016 mereka itu memang ada di rumah Pak Pasren Tapi dalam kesaksian Pak Pasren bilang tidak ada katanya,” jelasnya.

Dalam amar putusan, Pasren menyebut lima terdakwa yakni Eko Ramdhani, Hadi, Jaya, Supriyanto dan Eka Sandy tidak tidur di rumah miliknya. Bahkan Pasren mengaku didatangi keluarga terpidana dan diminta untuk membebaskan para terpidana.

Sedangkan saksi lain dan keterangan keluarga terpidana menyatakan pada malam kejadian para terpidana tidur di rumah kontrakan Pasren bersama anaknya, Kahfi.

Sementara itu, Aminah mewakili keluarga terpidana kembali membantah kalau mereka sempat meminta agar Pasren berbohong dengan iming-iming uang.

“Bilangnya disuruh berkata bohong alias mengarang cerita. Padahal kami datang ke situ untuk meminta bapak RT Abdul Pasren suruh jujur kalau memang anak-anak itu tidur di rumah anak Pak Pasren tolong jujur,” pungkas Aminah. (*)

Kepala Baguna PDIP Belanjakan Rp 2,5 Miliar untuk Ikan Hias dari Uang Korupsi

0
KPK menahan mantan Sekretaris Utama (Sestama) Badan SAR Nasional (Basarnas), Max Ruland Boseke yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan. (foto Ridwan)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Sekretaris Utama (Sestama) Badan SAR Nasional (Basarnas), Max Ruland Boseke yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan.

Selain Max Ruland Boseke, KPK juga menahan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Anjar Sulistyono dan Direktur CV Delima Mandiri, William Widarta.

Ketiganya ditahan dalam kasus pengadaan truk angkut personel 4WD dan Rescue Carrier Vehicle Basarnas RI pada periode 2018-2018.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menyatakan bahwa Max Ruland turut membelanjakan uang hasil korupsi senilai Rp 2,5 miliar untuk membeli ikan hias dan kebutuhan pribadi. Uang itu diterimanya dari Direktur CV Delima Mandiri, William Widarta yang juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

“Saudara MRB menggunakan uang dari saudara WLW sebesar Rp 2,5 miliar untuk membeli ikan hias dan belanja kebutuhan pribadi lainnya,” kata Asep Guntur dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (25/6).

Asep menjelaskan, kasus yang menjerat Max Ruland dan dua tersangka itu bermula pada November 2013 saat Basarnas mengajukan usul Rencana Kerja Anggaran dan Kementerian untuk pnegadaan truk angkut personel 4WD senilai Rp 47,6 miliar dan rescue carrier vehicle Rp 48,7 miliar.

Max Ruland kemudian menyerahkan daftar calon pemenang pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Anjar Sulistiyono dan Tim Pokja Pengadaan Basarnas. Dalam daftar itu, pengadaan truk angkut dan rescue carrier vehicle akan dimenangkan PT Trikarya Abadi Prima (PT TAP).

“Perusahaan yang dikuasai dan dikendalikan saudara WLW selaku Direktur CV Delima Mandiri,” ujar Asep.

Anjar kemudian menyusun harga perkiraan sendiri (HPS) pada Januari 2014 dengan menggunakan data yang disusun Riki Hansyah, pegawai William Widarta. Padahal itu melanggar ketentuan Perpres 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

William kemudian mengikuti lelang proyek pengadan tersebut. Tim Pokja Basarnas pada Maret 2014 mengumumkan PT TAP yang dikendalikan William sebagai pemenangnya.

“Diketahui telah terdapat persekongkolan dalam pengadaan tersebut dan terdapat kesamaan IP Address peserta, surat dukungan, serta dokumen teknis penawaran dari PT TAP dan perusahaan pendampingnya yaitu PT ORM (Omega Raya Mandiri) dan PT GIM (Gapura Intan Mandiri),” ungkap Asep.

Asep menyebut, PT TAP menerima pembayaran uang muka pada Mei 2014. Lantas, dua bulan kemudian William menyerahkan uang senilai Rp 2,5 miliar ke Max Ruland.

Berdasarkan laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp 20,4 Miliar.

Atas perbuatannya, Para Tersangka disangkakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Tawaran Joki IMEI Masih Marak di Medsos, Berikan Uang Saku hingga Jalan-Jalan Gratis

0
Dagtas IMEI Dalil Harahap 2 scaled e1711488205793
Penumpang kapal yang tiba dari luar negeri saat mendaftarkan IMEI Iphonennya di Pelabuhan Harbour Bay, Seijodoh, Batuampar, Selasa (26/3). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pemilik konter besar di Batam hingga saat ini masih memanfaatkan joki untuk melancarkan bisnis ponsel yang dipasok dari Singapura. Pengusaha tersebut menawarkan jalan-jalan gratis dan memberikan uang saku.

Pemilik konter ini terang-terangan menawarkan jasa kepada joki tersebut di media sosial (medsos) dan grup WhatsApp. Dengan syarat, memiliki paspor dan KTP Batam.

“Khusus yang stay di Batam dan punya paspor, dari pada masuk Singapura sendirian, mending ikut jalan-jalan gratis,” bunyi postingan salah satu akun di Facebook, Senin (24/6)

Adapun uang saku yang ditawarkan Rp 700 ribu perorangnya. Selain itu, bagi penumpang tujuan Singapura-Batam ditawarkan uang Rp 1,2 juta.

“Yang sudah di Singapura mau ke Batam bisa dapat jajan Rp 1,2 juta,” sambung akun tersebut.

Pantauan Batam Pos, di pusat penjualan ponsel di Batam, Lucky Plaza, banyak ponsel iPhone bekas yang dijajakan. Rata-rata ponsel tersebut sudah terdaftar IMEI-nya.

“Ini baru datang kemarin dari Singapura. IMEI-nya sudah terdaftar,” ujar Alun, salah seorang pedagang.

Untuk perbandingan ponsel yang terdaftar IMEI dengan yang belum mencapai Rp 3 juta per unitnya. Sehingga, pemilik konter memanfaatkan penjoki untuk mendaftarkan ponsel tersebut.

“Rata-rata bedanya Rp 3 juta. Lebih bagus beli yang sudah terdaftar, tinggal masukkan kartu saja,” katanya.

Sementara Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (Kasi BKLI) Bea Cukai Batam, Mujiono yang dikonfirmasi terkait joki IMEI ini belum memberikan jawaban. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

 

Masa Jabatan Kades di Anambas Diperpanjang Jadi 8 Tahun

0
Bupati Anambas saat pengukuhan masa jabatan Kades jadi 8 tahun

batampos – 51 orang Kepala Desa (Kades) di Kepulauan Anambas diperpanjang masa jabatannya menjadi 8 tahun, sebelumnya jabatan kades hanya 6 tahun.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan perpanjangan masa jabatan merupakan suatu kebanggan untuk kades. Sebab, bisa lebih lama lagi untuk mengabdi ke masyarakat.

Haris juga mengeluh, masa jabatan sebagai Bupati dikurangi oleh pemerintah, yang seharusnya 5 tahun, kini menjadi 4 tahun.

“Kades enak masa jabatan diperpanjang. Jangan ditanya masa jabatan saya. Seharusnya 5 tahun ini malah 4 tahun. Bukan diperpanjang, malah dikurangi,” keluh Abdul Haris dihadapan 51 Kades di Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Pasir Peti, Kecamatan Siantan, Selasa, (25/6).

Ia menuturkan Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan tidak ikut dalam perpanjangan masa jabatan kepala desa. Disebabkan, Kepala Desa dijabat oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kita minta segera dilakukan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa). Biar pembangunan dan pemerintahan berjalan lancar,” kata Haris.

Kemudian, pengembangan aset dan potensi desa menjadi penekanan kepada Kepala Desa agar bisa dijalankan secara maksimal.

“Jika bisa mewujudkan pengembangan aset dan potensi yang ada, saya yakin masyarakat akan sangat terbantu,” kata Haris.

BACA JUGA: Kades Gemuruh Raih Penghargaan Non Litigation Peacemaker Tingkat Nasional

Haris juga mengingatkan agar dana desa dapat di pergunakan sebaik mungkin. Kades juga diminta agar selalu konsultasi dengan Inspektorat dalam penggunaan dana desa.

“Jangan bermasalah, masih ada Kades yang sekolah (penjara). Kalau mereka mau seperti itu, kita biarin saja Inspektorat jangan bimbing mereka,” tutur Haris.

Pembangunan desa yang bersinergi dan selaras dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas sangat diharapkan Haris, agar tidak terjadi kesinambungan dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Kades Batu Anpad, Iskandar menyambut baik perpanjangan masa jabatan kepala desa.

Menurutnya, hal ini merupakan hasil perjuangan keras para kepala desa di seluruh Indonesia.

“Syukur alhamdulillah perpanjangan ini bisa direalisasikan. Sekali lagi ini adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Iskandar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyetujui usulan perpanjang masa jabatan Kades yang sebelumnya hanya 6 tahun, kini menjadi 8 tahun. Kades hanya boleh menjabat sebanyak 2 periode. (*)

Reporter : Ihsan I

Terima Aliran Duit Korupsi, Dua Anak Syahrul Yasin Limpo Kembalikan Uang Rp 550 Juta ke KPK

0
Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) (kiri) sedang menunggu mulainya sidang lanjutan kasus dugaan korupsi lingkungan Kementan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/6/2024). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

batampos – Anak mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kemal Redindo mengembalikan mengembalikan uang senilai Rp 200 juta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Kemal, Indira Chunda Thita yang juga anak SYL turut mengembalikan uang ke KPK sejumlah Rp 350 juta.

Penasihat hukum keluarga SYL, Sri Sinduwati menyatakan, pengembalian uang itu merupakan wujud realisasi pihak keluarga atas komitmennya sebagaimana yang disampaikan di depan persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

“Bahwa angka dengan total Rp 550-an juta ini adalah rekap yang dilakukan oleh Dindo dan Tita secara mandiri dengan bantuan akuntan, yang datanya mengacu pada keterangan saksi Karina, Muh. Yunus, Musyafak, dan Sukim, baik yang ada di BAP dan yang disampaikan langsung di depan persidangan yang selanjutnya data ini diverifikasi secara faktual,” kata Sri kepada wartawan, Selasa (25/6).

Sri menyatakan bahwa fasilitas-fasilitas seperti tiket umrah, yang diterima Dindo karena ditawari dan belakangan diketahui ternyata itu uang dari urunan di Kementan. Karena itu, pihak keluarga juga bersedia mengembalikan fasilitas-fasilitas yang telah diterima.

“Pihak keluarga bersedia mengembalikan jika sekiranya memang benar fasilitas dimaksud benar-benar dinikmati oleh keluarga. Dan hari ini pihak keluarga dalam hal ini Dindo dan Tita mewujudkan komitmen tersebut,” tegas Sri.

Menurutnya, jika ada perbedaan penghitungan akan diverifikasi lebih lanjut. Namun, saat ini pihak keluarga SYL telah beritikad baik mengembalikan uang tersebut.

“Adapun kemudian terdapat perbedaan antara versi Penuntut Umum dengan pihak keluarga, nanti akan diverifikasi dan dicocokkan kembali, yang pasti saat ini pihak keluarga sudah membuktikan itikad baik mewujudkan komitmen itu,” ucap Sri.

Sebelumnya, anak mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kemal Redindo mengaku siap bertanggung jawab atas segala tuduhan yang menyebutkan dirinya menerima aliran uang panas Kementerian Pertanian (Kementan).

Dindo berjanji untuk mengembalikan uang yang dipakai dan dinikmati dari dugaan hasil pemerasan bapaknya.

“Saya siap mengembalikan,” ucap pria yang akrab disapa Dindo dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (29/5).

Dindo mengutarakan, pengembalian uang tersebut merupakan permintaan dirinya secara pribadi, dan belum ada penawaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengembalikan uang yang dinikmati dirinya saat diperiksa oleh Komisi Antirasuah itu.

Syahrul Yasin Limpo didakwa melakukan pemerasan senilai Rp 44.546.079.044 dan penerimaan gratifikasi sebesar Rp 40.647.444.494 selama periode 2020-2023.

Tindak pidana itu dilakukan SYL bersama-sama dengan dua terdakwa lainnya yaitu Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Muhammad Hatta.

SYL dkk didakwa melanggar Pasal 12 huruf e, atau Pasal 12 Huruf F, atau Pasal 12 huruf B Juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. (*)

 

Isu Amsakar Pindah Partai, Pengamat: Langkah Tepat

0
IMG 20240408 WA0024
Saat ini, untuk Pilwakot Batam Partai Golkar memberikan dukungan penuh terhadap Amsakar Achmad yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Batam. Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Desas-desus Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, yang bakal pindah partai politik terus mencuat. Informasi tersebut makin menguat pascaberedarnya KTA Partai Golkar atas nama dirinya.

Amsakar saat iini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Batam. Namun, hubungannya di dalam partai pimpinan Surya Paloh itu tak begitu baik. Posisi Amsakar menggantung menjelang Pemilihan Kepala (Pilkada) 2024 ini.

Kepemilikan KTA Partai Golkar itu dibantah langsung oleh Ketua DPD Golkar Batam, Muhammad Yunus Muda. Ia mengaku tak tahu-menahu kabar tersebut.

Baca Juga: 78 Gangguan Suplai Air di Batam Terjadi Hingga Juni 2024, Kinerja Konsorsium Dipertanyakan

“Saya juga baru tahu itu tiba-tiba muncul. Kami secara resmi dari daerah belum ada, apalagi soal KTA itu belum ada pengajuan ataupun rekomendasi,” ujar Yunus, Senin (24/6).

“Kita juga enggak paham itu dari mana, yang jelas DPD tak ada rekomendasi atau pengajuan. Coba ditanyakan kepada yang bersangkutan aja,” katanya.

Terlepas dari itu, Amsakar dinilai sudah layak untuk pindah partai. Hal itu disampaikan oleh Dosen Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Rahmayandi Mulda.

Menurutnya NasDem ke Amsakar saat ini bak ‘duri dalam daging’. Jika Amsakar tak mengambil langkah atau sikap, maka ia akan terus jalan di tempat.

Baca Juga: Hanya 1 Kecamatan Bebas DBD di Batam, Kasus Tertinggi di Batam Kota

“Sudah saatnya memang Pak Amsakar ini pindah. Pasti banyak partai yang mau menggaetnya. Ini satu langkah tepat dan lebih maju buat dia. Tapi jika tidak, maka akan begitu-begitu saja,” kata Rahmayandi, Selasa (25/6).

Amsakar merupakan salah seorang kader Partai NasDem yang terbilang setia. Namun, semakin ke sini, posisinya kian rumit.

Rahmayandi menyebut, Partai Golkar adalah labuhan tepat buat Amsakar, apalagi buat dia yang kukuh maju pencalonan pemilihan wali kota. Belum lagi mengenai kabar yang tersiar jika Amsakar bakal diduetkan dengan Politisi Gerindra, Li Claudia Candra.

Baca Juga: 3.130 Siswa SMP di Batam Lulus Jalur Afirmasi dan Prestasi

“Golkar ini sekarang dinamis, jadi tepat buat Pak Amsakar. Begitu juga kabar mengenai dia yang bakal diduetkan dengan Li Claudia, tentu itu sangat berpotensi untuk menangkan Pikwako. Amsakar sebagai calon wali kota, dan Li Claudia sebagai wakil wali kota,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna