Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 3209

Asparnas Batam Jalin Kerjasama dengan Travel Agent Tiongkok untuk Datangkan Ribuan Wisatawan ke Batam

0
Pelabuhan Batamcenter 2 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Wisman saat tiba Pelabuhan Fery Internasional Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Kota Batam, Kepulauan Riau, tengah gencar mempromosikan sektor pariwisata di Bandar Dunia Madani. Salah satu promo yang dilakukan yakni kepada turis asing.

Satu diantaranya menyasar ke wisatawan Tiongkok. Bahkan, Ketua Asparnas Batam, Andi Xie mendarat langsung ke negeri tirai bambu itu. “Saya sudah sales call di Cina. Promosikan pariwisata Batam langsung ke salah satu travel agent-nya,” kata Andi, Selasa (25/6).

Ia berkunjung ke Cina pada Maret lalu. Kedatangan dia langsung disambut baik oleh bos Travel Ai Shang Jia Re, Ma Jun. Nantinya setiap bulan dari agen travel tersebut ada sekitar 1.200 sampai 1.500 pax tamu yang ke Batam.

Pada Maret lalu, sudah banyak wisatawan asal Cina yang datang ke Batam. Kesan turis yang berkunjung pun cukup antusias. Setidaknya ini jadi upaya Asparnas Batam dalam menggenjot sektor pariwisata.

Menurut Andi, Batam menjadi salah satu kota di Indonesia yang menjanjikan dari segi pariwisata. Selain itu, kultur yang kental juga menjadi daya tarik terhadap turis mancanegara.

Meski begitu, bagi dia, Batam masih belum memiliki objek wisata yang menarik perhatian turis luar negeri. Mereka akan mengundang para investor untuk menambah objek wisata di Batam.

“Dari segi pariwisata Batam selama ini, kita harus kaitkan dengan Malaysia dan Singapura. Batam belum ada objek untuk menarik perhatian,” ujarnya.

Selain mengundang para investor, pihaknya juga akan bekerjasama dengan para pengusaha yang berkatian dengan industri pariwisata. Dari situ, diharapkan dapat menjadi pemicu kembalinya kejayaan pariwisata di Batam.

“Asparnas ke depan kerjanya akan mengundang teman pariwisata dan pemerintah untuk investasi. Beberapa akan kami undang untuk investasi untuk menambah objek pariwisata,” ujar Andi. (*)

Reporter: Arjuna

Update Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

0

pindahan 1batampos  – BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap empat Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City ke hunian sementara, Senin (24/6/2024).

Jumlah tersebut kembali menambah total warga Rempang yang telah menempati hunian sementara menjadi sebanyak 122 KK.

BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, pihaknya pun berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi persuasif selama melakukan pendataan dan verifikasi terhadap warga terdampak pembangunan Kawasan Rempang yang akan bergeser.

Di samping itu, lanjut Ariastuty, BP Batam selalu memprioritaskan hak-hak masyarakat sebelum rencana investasi di Rempang terealisasi.

Hal ini pula yang kemudian membuat masyarakat mulai membuka diri terhadap rencana investasi di kampung mereka.

“Sesuai instruksi Kepala BP Batam, kami akan berupaya maksimal dalam melakukan pendataan terhadap masyarakat dengan mengutamakan komunikasi sifatnya persuasif,” tegas Tuty, panggilan akrabnya.

Seperti penyampaian Tuty, warga asal Sembulang Hulu, Lidya mengatakan jika dirinya mendukung penuh rencana investasi di Kawasan Rempang.

Dia berharap, pembangunan Rempang Eco City dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat ke depannya.

“Semoga apa yang telah menjadi rencana pemerintah berjalan dengan lancar. Saya berharap, perekonomian masyarakat juga menjadi lebih baik dengan hadirnya pembangunan ini,” ujar Lidya.

Senada, warga asal Sembulang lainnya, Annisa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya BP Batam, yang telah memprioritaskan hak-hak warga sebelum investasi Rempang Eco-City terealisasi.

Melalui rencana pembangunan Rempang, Annisa menginginkan, anak cucunya ke depan dapat memiliki taraf hidup lebih di masa mendatang.

“Harapan saya, proyek ini bisa membuat masyarakat lebih maju dan anak cucu kami juga bisa memiliki ekonomi yang lebih bagus dari sekarang,” ungkapnya di lokasi pergeseran. (*)

Update Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

0

pindahan 1batampos  – BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap empat Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City ke hunian sementara, Senin (24/6/2024).

Jumlah tersebut kembali menambah total warga Rempang yang telah menempati hunian sementara menjadi sebanyak 122 KK.

BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, pihaknya pun berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi persuasif selama melakukan pendataan dan verifikasi terhadap warga terdampak pembangunan Kawasan Rempang yang akan bergeser.

Di samping itu, lanjut Ariastuty, BP Batam selalu memprioritaskan hak-hak masyarakat sebelum rencana investasi di Rempang terealisasi.

Hal ini pula yang kemudian membuat masyarakat mulai membuka diri terhadap rencana investasi di kampung mereka.

“Sesuai instruksi Kepala BP Batam, kami akan berupaya maksimal dalam melakukan pendataan terhadap masyarakat dengan mengutamakan komunikasi sifatnya persuasif,” tegas Tuty, panggilan akrabnya.

Seperti penyampaian Tuty, warga asal Sembulang Hulu, Lidya mengatakan jika dirinya mendukung penuh rencana investasi di Kawasan Rempang.

Dia berharap, pembangunan Rempang Eco City dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat ke depannya.

“Semoga apa yang telah menjadi rencana pemerintah berjalan dengan lancar. Saya berharap, perekonomian masyarakat juga menjadi lebih baik dengan hadirnya pembangunan ini,” ujar Lidya.

Senada, warga asal Sembulang lainnya, Annisa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya BP Batam, yang telah memprioritaskan hak-hak warga sebelum investasi Rempang Eco-City terealisasi.

Melalui rencana pembangunan Rempang, Annisa menginginkan, anak cucunya ke depan dapat memiliki taraf hidup lebih di masa mendatang.

“Harapan saya, proyek ini bisa membuat masyarakat lebih maju dan anak cucu kami juga bisa memiliki ekonomi yang lebih bagus dari sekarang,” ungkapnya di lokasi pergeseran. (*)

Belum Ada Anggaran, Pemko Batam Tunda Proyek Lanjutan Pelebaran Jalan di Batuaji

0
Macet Simpang Panbil Dalil Harahap scaled e1708402119240
Kemacetan terjadi di jalan Letjen Suprapto dari Bukit Daeng hingga ke simpang Panbil, Mukakuning, Senin (19/2). Kemacetan ini akibat jalan sempit dan volume kendaraan yang begitu padat. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Harapan masyarakat akan lebarnya jalan R Suprapto Batuaji secara menyeluruh belum bisa dipenuhi oleh Pemko Batam. Dinas Bina Marga Kota Batam belum bisa melanjutkan proyek pelebaran jalan di wilayah berpenduduk padat tersebut tahun ini karena belum ada anggaran yang ditetapkan.

Kepala Dinas Bina Marga Suhar sebut, penanganan jalan R Suprapto tahun ini, sebatas perawatan saja seperti penambalan jalan rusak dari Badan Pengusahaan (BP) Batam dan normalisasi drainase. “Untuk perbaikan dan pelebaran secara menyeluruh belum ada tahun ini, ” kata Suhar, Selasa (25/6).

Ini mengecewakan penggunaan jalan terutama masyarakat yang berdiam di Batuaji dan Sagulung. Harapan mereka agar proyek pelebaran jalan R Suprapto kembali dilanjutkan cukup beralasan. Kemacetan dan tingginya angka kecelakaan lalu-lintas di sana karena ruas jalan yang masih sempit tadi. Jumlah kendaraan yang semakin banyak dan diperparah lagi dengan hilir mudik kendaraan proyek truk pengangkut material tanah memperlambat hilir mudik kendaraan.

Jalan depan kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza sering terjadi kemacetan panjang di pagi dan sore hari. Itu karena ruas jalan ini tidak saja masih sempit hanya dua lajur tapi juga mulai rusak parah. Pecahan aspal yang sebelumnya ditambal kembali rusak. Begitu juga dengan jalan dari turunan Bukit Daeng Tembesi selalu macet panjang di sore hari saat pekerja pulang dari arah Batam Center dan Mukakuning.

“Padahal sudah cukup panjang jalan yang dilebarkan jadi lima lajur. Tinggal sedikit lagi. Yang belum dilebarkan inilah yang jadi lokasi macet saat ini. Semoga tahun ini bisa dilanjutkan lagi proyek pelebaran jalan itu, ‘ ujar Ummar, warga Perumahan MKGR, Batuaji.

Masyarakat pengguna jalan di sana saat dimintai tanggapan umumnya berharap agar kerusakan jalan tersebut segera diperbaiki secara permanen dan menyeluruh. Di lapangan juga terlihat dengan jelas bahwa jalan lima lajur di ruas jalan R Suprapto ini masih sebagian saja, yakni dari simpang Basecamp hingga simpang TMP Bulan Gebang dan sebagian di simpang barelang.

Dari depan sekolah Putera Batam Batuaji hingga depan SPBU Tembesi masih belum dilebarkan. Begitu juga dari depan Mall Top 100 Batuaji hingga Mukakuning masih dua lajur. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Klasemen Akhir Grup B Euro 2024: Italia Lolos dari Lubang Jarum

0
Italia berhasil lolos dari lubang jarum Grup B dan berhak melaju ke babak 16 besar Euro 2024. (azzuri)

batampos – Euro 2024 telah memasuki fase knock-out dengan berbagai kejutan yang tak terduga, terutama di Grup B. Timnas Spanyol dan Italia menjadi dua tim yang berhasil mewakili grup ini untuk melaju ke babak 16 besar.

Italia, yang nyaris tergelincir, akhirnya berhasil lolos setelah bermain imbang 1-1 melawan Kroasia pada matchday ketiga babak penyisihan Grup B. Pertandingan seru antara Kroasia vs Italia digelar di Stadion Leipzig pada Senin (24/6) atau Selasa (25/6) dini hari WIB.

Laga tersebut menjadi penentu nasib Italia. Kroasia sempat membuka asa mereka untuk lolos ke babak 16 besar ketika Luka Modric mencetak gol pada menit ke-55. Gol ini membuat Kroasia unggul dan membuka peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya.

Namun, drama terjadi pada injury time ketika Mattia Zaccagni berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+8. Gol ini bukan hanya menyelamatkan Italia dari kekalahan, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan tiket ke babak 16 besar dengan menduduki posisi kedua di klasemen Grup B.

Hasil ini tentu mengecewakan bagi Kroasia yang harus merelakan posisi mereka kepada Italia. Dengan hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan, Kroasia harus puas berada di posisi ketiga dan gagal melanjutkan langkah mereka di Euro 2024. Sebaliknya, Italia berhasil mendampingi Spanyol yang tampil impresif sepanjang fase grup.

Spanyol mengakhiri fase Grup B dengan sempurna, mengantongi sembilan poin dari tiga pertandingan. Mereka memastikan posisi puncak klasemen setelah mengalahkan Albania 1-0 dalam matchday terakhir.

Pertandingan yang digelar di Dusseldorf Arena pada Senin (24/6) atau Selasa (25/6) dini hari WIB, memperlihatkan dominasi Spanyol sejak awal. Gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-13. Kemenangan ini menambah rentetan hasil positif Spanyol yang sebelumnya juga mengalahkan Kroasia (3-0) dan Italia (1-0).

Keberhasilan Spanyol dalam meraih poin sempurna di fase grup menunjukkan kualitas dan konsistensi permainan mereka. Pelatih dan pemain berhasil menerapkan strategi yang efektif, sehingga mampu menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan. Ini merupakan prestasi yang patut diacungi jempol dan membuat Spanyol menjadi salah satu tim favorit di babak 16 besar Euro 2024.

Perjalanan Italia menuju babak 16 besar memang tidak mudah. Mereka harus berjuang keras hingga detik terakhir untuk mengamankan posisi mereka. Berkat gol dramatis dari Mattia Zaccagni, Italia berhasil mengamankan posisi kedua dengan empat poin, hanya unggul dua poin dari Kroasia. Ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Grup B dan betapa pentingnya setiap gol dan poin yang diraih.

Sementara itu, performa Spanyol yang sempurna di fase grup memberikan mereka kepercayaan diri tinggi untuk melanjutkan kompetisi di babak knockout. Dengan skuad yang solid dan strategi yang matang, Spanyol menjadi salah satu tim yang diwaspadai oleh lawan-lawannya di babak 16 besar. Ferran Torres dan rekan-rekannya telah menunjukkan kemampuan mereka untuk menghadapi tekanan dan tampil maksimal di setiap pertandingan.

Kroasia, meskipun gagal melaju ke babak 16 besar, tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi. Luka Modric, sebagai kapten dan pemain kunci, telah memberikan yang terbaik untuk timnya. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada mereka kali ini. Kekalahan mereka dari Spanyol dan hasil imbang melawan Italia menjadi faktor utama yang membuat mereka tersingkir.

Albania, yang menutup klasemen dengan hanya satu poin, juga berusaha memberikan perlawanan di setiap pertandingan. Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, pengalaman bertanding di Euro 2024 menjadi pelajaran berharga bagi tim ini. Mereka akan kembali dengan persiapan lebih matang di turnamen-turnamen berikutnya.

Secara keseluruhan, Grup B Euro 2024 menyajikan pertandingan-pertandingan yang penuh drama dan ketegangan. Kejutan demi kejutan terjadi, dengan Italia yang berhasil lolos dari lubang jarum dan Spanyol yang tampil dominan. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia tentu merasa terhibur dan tegang menyaksikan laga-laga seru ini.

Kini, perhatian akan beralih ke babak 16 besar, di mana tim-tim terbaik dari setiap grup akan beradu untuk meraih gelar juara. Spanyol dan Italia, sebagai wakil dari Grup B, akan menghadapi tantangan baru dengan lawan-lawan yang semakin tangguh. Para pemain dan pelatih harus mempersiapkan strategi yang lebih matang untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Dengan semangat juang dan kerja keras, Italia dan Spanyol diharapkan bisa melangkah lebih jauh di Euro 2024. Para pendukung kedua tim tentunya akan terus memberikan dukungan penuh untuk tim kesayangan mereka. Semoga Euro 2024 terus menyajikan pertandingan-pertandingan yang menarik dan menghibur bagi seluruh pencinta sepak bola di dunia.

Berikut adalah rekap hasil pertandingan Euro 2024 yang berpengaruh pada klasemen akhir Grup B:

Albania 0-1 Spanyol

Kroasia 1-1 Italia

Dengan hasil tersebut, klasemen akhir Grup B Euro 2024 adalah sebagai berikut:

Spanyol – 9 poin

Italia – 4 poin

Kroasia – 2 poin

Albania – 1 poin

 

Rayakan Hari Keluarga Nasional dengan Sehat dan Bahagia

0

prodiabatampos – Setiap tanggal 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Indonesia. Momen ini bukan hanya bersifat simbolik dan seremonial, tetapi juga perlu diwujudkan secara konkret akan pentingnya peran keluarga dalam berbagai aspek kehidupan, terutama kesehatan.

Di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari, sering kali kita mengabaikan kesehatan. Padahal, tubuh yang sehat sangatlah penting untuk mengoptimalkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.

Hari Keluarga Nasional (Harganas) ini bisa menjadi titik awal untuk lebih memperhatikan kesehatan diri dan anggota keluarga. Mulailah bangun kebiasaan hidup sehat bersama keluarga, seperti pola makan sehat dan bergizi seimbang, rutin berolahraga, serta tidak lupa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sebagai upaya pencegahan dini dari berbagai risiko penyakit, optimalkan kesehatan Anda dan keluarga dengan melakukan pemeriksaan rutin di Prodia.

Manfaatkan harga hemat 20% untuk pemeriksaan Panel Wellness Medium, Panel Wellness Premium, dan Healthy Life 1-4, dengan melakukan pemesanan di aplikasi U by Prodia.

Khusus untuk pemeriksaan panel Healthy Life, Anda juga akan mendapatkan Smart Report yang bisa diakses di aplikasi, sebagai laporan pemeriksaan terperinci dan mudah dimengerti yang dilengkapi berbagai rekomendasi kesehatan.

Jangan khawatir, kini Anda bisa memesan pemeriksaan laboratorium kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi U by Prodia. Pesanan pun bisa digunakan dalam 30 hari ke depan. Bila Anda memiliki keluhan kesehatan, Anda juga bisa manfaatkan fitur chat dengan dokter gratis di aplikasi U by Prodia.

Hari Keluarga Nasional adalah waktu yang tepat untuk memulai perubahan. Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, mari kita jadikan momen ini sebagai titik awal untuk hidup lebih sehat dan lebih bahagia bagi diri sendiri, keluarga, serta orang-orang yang kita cintai.

Selamat merayakan Hari Keluarga Nasional! Mari bersama-sama membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. (*)

Pemuda Dihukum Penjara 3 Tahun Karena Tabrak Mahasiswi yang Terobosan Lampu Merah, Ibu Terdakwa Menangis Histeris

0
SIDANG
Ilustrasi persidangan/Jawa Pos

batampos – Barijah, ibu dari M Fathul Hisyam, terdakwa penabrak mahasiswi yang menerobos lampu merah hingga tewas, histeris setelah mendengar vonis hukuman terhadap anaknya. Hisyam, 19, divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Batam, Senin (24/6).

Dalam vonis yang dijabarkan majelis hakim, perbuatan Hisyam telah terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas. Akibat perbuatan terdakwa, menyebabkan pengendara lain meninggal dunia setelah ditabrak.

Perbuatan Hisyam juga telah menimbulkan luka terdalam bagi keluarga korban. Namun hal yang meringankan Hisyam, adalah belum pernah dihukum dan bersikap sopan.

“Memperhatikan unsur pasal telah terpenuhi, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hisyam dengan 3 tahun penjara,” ujar hakim.

Baca Juga: Masa Kontrak Segera Habis, Lelang Pelabuhan Internasional Batamcenter Diikuti 2 Perusahaan

Atas vonis itu, terdakwa yang didampingi tim kuasa hukum, salah satunya Anggara Satria pikir-pikir.

Namun tidak dengan Barijah, perempuan berusia 50 tahunan ini langsung histeris saat keluar dari ruangan sidang. Ia menilai vonis hakim tidak memenuhi rasa keadilan. Apalagi kecelakaan itu terjadi bukan sepenuhnya kesalahan sangat anak.

“Anak saya divonis 3 tahun. Hakim tak beri keringanan sama sekali dari tuntutan jaksa. Kecelakaan itu bukan kemauan anak saya,” ujar Barijah histeris.

Perempuan beranak empat ini sengaja datang dari Tanjungbatu hanya untuk menyaksikan proses hukum sang anak. Ditemani anak yang paling kecil, Barijah harus menerima kenyataan pahit.

“Dia yang selama ini membantu saya. Kecelakaan itu bukan keinginan anak saya,” ujarnya sembari menangis.

Baca Juga: Beredar KTA Partai Golkar Amsakar Achmad, Yunus Muda: Belum Ada Pengajuan

Sementara itu, Anggara Satria,tim penasehat hukum mengatakan pihaknya akan banding atas putusan tersebut.

“Kami banding atas putusan itu,” sebutnya.

Menurut dia, vonis hakim belum memenuhi rasa keadilan. Majelis hakim juga tidak mempertimbangkan pembelaan mereka. Dimana kecelakaan itu bukanlah keinginan korban.

“Dan atas kecelakaan itu, terdakwa sudah beritikad baik berdamai. Namun proses itu tak ketemu,” sebut Anggara.

Sebelumnya, M Fathul Hisyam, kuli bangunan yang menabrak mahasiswi penerobos lalu lintas hingga tewas, dituntut 3 tahun penjara. Atas tuntutan itu, Hisyam meminta keringanan kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Batam.

Peristiwa ini bermula saat Hisyam mengejar lampu kuning trafficlight Simpang Frengky Batam Center. Pria berusia 19 tahun ini didakwa atas kelalaianya berkendaraan hingga menyebabkan pengendara lain, seorang mahasiswi tewas di tempat.

Baca Juga: Setubuhi Pacar di Bawah Umur, Mahasiswa di Batam Dituntut 11 Tahun 6 Bulan Penjara

Dalam keterangannya, Hisyam mengaku kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada 6 Januari lalu sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, ia baru saja pulang bekerja dan hendak pergi nongkrong bersama sang teman. Namun ia melihat, bahan bakar motor nyaris habis, sehingga mencari SPBU untuk pengisian.

“Saya dari arah Simpang Kara dengN kecepatan 80-90 km/jam, melihat lampu kuning, saya tetap melaju namun mengurangi kecepatan sepeda motor dan menekan sedikit rem,” ujarnya.

Namun ternyata, secara tiba-tiba ada sepeda motor berbelok dari arah Politeknik Batam menuju Simpang Gelael. Tak bisa mengelak, sepeda motor Hisyam menabrak pengendara itu yang ternyata seorang perempuan.

Pengendara tersebut menerobos lampu merah. Pengendara yang ternyata seorang mahasiswi tewas di tempat. Sedangkan Hisyam sempat tak sadarkan diri. (*)

 

Reporter: Yashinta

Istri Jimmy Hutasoit Minta Pembunuh Suaminya Dihukum Setimpal

0
IMG 20240624 WA0129
Rahman Padak pelaku pembunuhan terhadap Jimmy Hutasoit saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri, Batam. Foto: Yashinta/ Batam Pos

batampos – Kematian Jimmy Hutasoit meninggalkan luka mendalam keluarganya. Terutama sang istri, Ida Kriatiani Sinaga, yang harus menjadi tulang punggung dan menghidupi tiga anak-anaknya yang masih balita.

Kemarin, Senin(24/6), wanita berusia 37 tahun ini menjadi saksi di Pengadilan Negeri Batam. Ia bersaksi untuk perkara Rahman Padak, sang pembunuh suami yang tak pernah ia kenal sebelumnya.

“Saya sama sekali tak kenal dengan terdakwa. Begitu juga suami (korban) saya,” ujar Ida memberikan keterangan di depan majelis hakim yang dipimpin Douglas dan didampingi Yuanne serta Andi Bayu.

Baca Juga: Korban Pembacokan Baru Dua Hari Kerja Sebagai Marketing

Menurut dia, pada saat kejadian ia sedang bersama suaminya di Kantor Pemasaran itu. Dimana dirinya dan suami selaku agen pemasaran perumahan tersebut.

“Terdakwa datang membawa payung. Saat itu ada saya, suami dan anak paling kecil saya. Dia masuk, kemudian keluar, ” sebut Ida.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Tiban Diperiksa Hingga Malam Hari, Ini Dugaan Motifnya 

Tak berapa lama, ia meminta izin kepada sang suami untuk menjemput sang anak. Biasanya, ia dan suami bersama-sama menjemput anak pulang sekolah, namun hari itu korban memilih untuk live untuk memasarkan produk perumahaan tersebut.

“Suami saya tinggal disana sendiri, saya jemput anak sekolah,” Sebut Ida.

Berselang beberapa saat, ia mendapat telpon, yang memberitahu suaminya meninggal. Ia pun kaget dan langsung menuju tempat kejadian.

“Disitu saya panik, kondisi suami saya sudah bersimbah darah. Badan suami saya sudah penuh darah, ” sebutnya.

Keterangan saksi dibenarkan oleh terdakwa Rahman yang didampingi kuasa hukumnya.

Keterangan saksi selanjutnya adalah saksi polisi Polresta Barelang. Yang mana menyebutkan, bahwa terdakwa datang ke Polresta Barelang seorang diri dengan sepeda motor.

“Terdakwa datang menyerahkan diri, dan melapor telah memarang orang hingga tewas, ” ujar saksi polisi

Dari hasil penyidikan, ujar saksi polisi, terdakwa membunuh karena kesal gajinya tak dibayar. Dimana target pembunuhannya adalah bos korban, namun di lokasi ia malah menemukan korban.

“Terdakwa juga mengaku gak kenal dengan korban, karena yang dicari adalah bosnya, karena gaji tak dibayar, ” sebut saksi polisi.

Keterangan saksi polisi dibenarkan terdakwa, sidang pun kembali ditunda karena Jaksa penuntut umum (JPU) akan kembali menghadirkan saksi.

Usai sidang, Ida istri korban berharap agar terdakwa Rahman bisa dihukum setimpal. Karena telah menghilangkan nyawa suaminya yang sama sekali tidak kenal dengan terdakwa.

“Hukum dia sepantasnya, sesuai dengan perbutaaany terhadap suami saya. Kalau pun dia marah, silahkan marah sama orang yang berkepentingan dengan dia, jangan dengan orang yang tidak tahu apa-apa, ” pungkasnya.

Diketahui Rahman Padak diduga sudah merencanakan aksinya di Oryza Hill Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Ia berniat menghabisi nyawa satu dari dua orang yang menurutnya sudah mempermainkan pembayaran gajinya. Nahas, parang yang dibawanya justru berakhir di tubuh Jimmy Hutasoit, pegawai pemasaran PT. Mega Trijaya.

Dua orang yang menjadi target utama pria 62 tahun tersebut yakni, seorang manager PT. Mega Trijaya berinisial W. Satu orang lainnya yakni koordinator keamanan Komplek Ruko Oryza Hill Tiban berinisial, A yang merupakan oknum aparat. (*)

Reporter: Yashinta

Bupati Karimun Jadi Orang Pertama Dicoklit dan Didata oleh Petugas Pantarlih

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq menjadi orang pertama di Karimun untuk didata oleh petugas Pantarlih

batampos– Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin (24/6) menjadi orang pertama yang didatangi petugas Pantarlih untuk dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) sebagai pemilih. Coklit yang dilakukan ini untuk memastikan warga yang ada di dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu lalu masih berdomisili di Karimun.

”Alhamdulillah saya sudah selesai didata ulang sebagai warga Karimun yang memiliki hak pilih oleh petugas Pantarlih. Setelah dicek semuanya, mulai dari alamat tempat tinggal dan di TPS mana menggunakan hak pilihnya sebelumnya sudah benar,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

BACA JUGA: Rekrut 144 Petugas Pantarlih, KPU Anambas Minta Warga Partisipasi di Tahapan Pilkada Serentak 2024

Dengan telah dimulainya kegiatan Coklit oleh Pantarlih ini, katanya, dia selaku Bupati Karimun mengajak kepada semua lapisan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk sama-sama mensukseskan Pilkada 2024. Karena, Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih ini dalam rangka untuk mendapatkan data valid pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada nanti.

”Pilkada merupakan suatu proses demokrasi untuk memilih kepala daerah untuk periode 5 tahun ke depan. Salah satu bentuk ikut mensukseskan adalah dengan masuknya kita sebagai pemilih dan menggunakan hak pilih nanti. Khususnya, bagi masyarakat yang sudah cukup syarat sebagai pemilih,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Karimun, Mardanus yang ikut mendampingi petugas Pantarlih melakukan Coklit terhadap Bupati Karimun menyebutkan, petugas Pantarlih yang bertugas hari ini (Senin, red) akan bekerja selama satu bulan atau akan berakhir pada 24 Juli 2024.

”Pantarlihnya baru dilantik tadi pagi (Senin) dan kemudian mengikuti Bimtek. Dan pada hari yang sama langsung bertugas. Cepatnya Pantarlih bekerja karena mengingat waktu dan jumlah Pantarlih sebanyak 745 orang. Kita berharap kerja sama dari masyarakat untuk mensukseskan tugas Pantarlih di lapangan,” jelasnya.

Dia berharap, dengan jangka waktu satu bulan kerja petugas Pantarlih ini mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik yang mencakup semua kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten Karimun ini. (*)

Reporter: Sandi

 

498 Warga Batumerah Terima Bantuan Beras Bulog

0
beras bulog
Anggota  Ombudsman RI , Yeka Hendra Fatika melihat langsung pembagian beras Bulog kepada 498 warga Kelurahan Batumerah, Batuampar, Batam. (F. Abdul Azis / batam pos)

batampos – Sebanyak 498 warga Kelurahan Batumerah, Batuampar, Batam, menerima bantuan pangan beras Bulog dalam program pemerintah untuk membantu warga miskin dan menekan inflasi. Penyaluran ini diawasi langsung oleh Ombudsman Republik Indonesia agar tepat sasaran dan bebas dari penyelewengan.

Anggota  Ombudsman RI , Yeka Hendra Fatika, hadir di lokasi, mengatakan bahwa pihaknya selalu memantau penyaluran bantuan sosial pemerintah, termasuk bantuan pangan beras ini.

“Hasil pengamatan kami di tahun sebelumnya masih ada permasalahan yang harus dituntaskan dalam penyaluran bantuan pangan ini agar lebih baik lagi,” ujarnya, Selasa (25/6).

Pihaknya  memastikan bahwa beras yang dibagikan adalah beras impor berkualitas premium dari Thailand, Pakistan, dan Myanmar.

Yeka juga menekankan bahwa bantuan pangan merupakan pelayanan publik dari pemerintah sehingga perlu diawasi dengan ketat.

“Tadi yang terlihat proses pendataan adalah salah satu isu krusial. Penerima bantuan harus memenuhi kriteria, dan jika tidak memenuhi, maka bisa digantikan oleh yang berhak,” jelasnya.

Kemudian , Ombudsman RI  juga berdiskusi dengan Bank Indonesia (Kepri) terkait korelasi antara bantuan pangan dan inflasi. Pihaknya menyarankan agar program bantuan pangan diperpanjang di bulan berikutnya dengan perencanaan yang matang.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pedagang beras untuk tidak melakukan spekulasi yang menyebabkan harga beras bergejolak,” tambah Yeka.

Sementara itu, PLT Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan , Indra Wijayanto, mengatakan bahwa cadangan pangan pemerintah saat ini mencapai 1,6 juta ton yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Bantuan pangan ini dibagikan secara gratis sebanyak 10 kilogram per orang,” ujarnya.

Indra juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada Bulog jika menemukan harga beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 13.500 per kilogram.

Indra Wijayanto mengatakan secara sistem penyerahan bantuan pangan di Kota Batam secara sistem sudah baik dan sesuai juknis. Temuannya adalah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

“SPTJM ini masih belum tepat. Begitu ada yang tidak layak dan tidak tepat menurut Kelurahan seharunya bisa diganti. Tapi tidak diganti. Keputusan masing-masing aparat Kelurahan,” katanya.

Indra menuturkan adapun persyaratan penggantian penerima, pertama data tidak ditemukan ketika memang sudah pindah ke lain wilayah dan dianggap merasa sudah mampu. Penggantiannya data-data yang dimiliki daerah.

Pengawasan ketat dari Ombudsman RI  diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan pangan beras ini tepat sasaran dan membantu meringankan beban masyarakat miskin, serta menekan laju inflasi di Indonesia. (*)

Reporter: AZIS MAULANA