Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 3217

Kolaborasi Sistem Data Regsosek Diluncurkan, Gubernur Ansar: Sarana Mengurai Akar Kemiskinan

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menghadiri Acara Peluncuran Kolaborasi Pemanfaatan Sistem Data Registrasi Sosial Ekonomi, dalam rangka Mewujudkan satu data menuju Indonesia Emas 2045, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, (20/06).

Sistem Data Registrasi Sosial Ekonomi atau di singkat Regsosek merupakan basis data mengenai berbagai kondisi sosial, ekonomi, kemasyarakatan hingga kemiskinan di Indonesia ke dalam satu sistem data. Dalam rangka penyebarluasan dan pemanfaatan data Registrasi Sosial Ekonomi oleh Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga yang telah berlangsung pascapenetapan Surat Edaran Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor 8 Tahun 2023 tentang Prosedur Penyebarluasan Data Registrasi Sosial Ekonomi, Kementerian PPN/Bappenas.

Acara peluncuran tersebut bertujuan untuk memperkenalkan sistem satu data sosial ekonomi yang inovatif dalam mendukung upaya perencanaan dan penganggaran berbasis bukti untuk mengatasi berbagai isu yang terjadi di tingkat masyarakat.

BACA JUGA: Tuntaskan Monumen Bahasa Melayu Penyengat, Gubkepri Minta Dukungan Menteri PPN/Bappenas

Acara tersebut langsung dibuka oleh menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa selain dimanfaatkan oleh instansi Pemerintah Pusat dan Daerah, akses data Regsosek juga akan diberikan kepada akademisi dan organisasi masyarakat untuk mendukung proses-proses kajian ataupun kegiatan lainnya yang dapat mendukung kesuksesan pelaksanaan program Pemerintah. Suharso menjamin, proses ini dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip perlindungan data pribadi.

“Pembangunan sistem Regsosek merupakan amanat langsung dari Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi menginginkan adanya reformasi dalam sistem perlindungan sosial dengan perbaikan basis data penerimaan manfaat” ujarnya.

Menurut Suharso dengan perbaikan data tersebut, maka bantuan sosial akan lebih tepat sasaran dan mampu mengentaskan kemiskinan dengan lebih cepat. “Dengan data Regsosek ini mudah-mudahan kita segera bisa mengatasi kemiskinan dan kemiskinan ekstrem,” kata Suharso.

Gubernur kepri Ansar Ahmad menyambut dengan optimis sistem data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Ia yakin hal tersebut dapat menjadi salah satu solusi cepat untuk mengurangi angka kemiskinan di tanah air.

“Regsosek merupakan langkah penting untuk menciptakan basis data yang komprehensif terkait kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Regsosek inilah cara untuk bisa mewujudkan perlindungan sosial yang konkret.” katanya.

Menurut Gubernur Ansar, Regsosek memiliki peran penting karena mengumpulkan data seluruh penduduk, termasuk profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. Data ini akan digunakan untuk program perlindungan sosial dan perencanaan pembangunan.

“Saya harap Regsosek dapat mengurai akar permasalahan kemiskinan di Provinsi Kepri. Dengan data yang lebih baik, bantuan sosial diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan mengentaskan kemiskinan lebih cepat” pungkasnya. (*)

Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam, Charis dan Cahaya Masa Depan (CMD) Singapura Bakti Sosial di Asrama Santo Fransiskus Xaverius, Karimun

0
Petugas kesehatan dari Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam, Charis dan Cahaya Masa Depan (CMD) Singapura
foto bersama par apelajar di Asrama Santo Fransiskus Xaverius, Karimun usai bakti sosial

batampos- Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam, Charis dan Cahaya Masa Depan (CMD) Singapura menggelar bakti sosial di Asrama Santo Fransiskus Xaverius di Tanjung Balai Karimun, Sabtu (22/6/2024).

Acara ini dihadiri oleh 180 peserta dari TK, SD, dan SMP Immanuel serta beberapa petugas dan guru sekolah, yang menerima pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Dalam acar aini, Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam berperan penting dengan menurunkan 40 petugas kesehatan terdiri dari Dokter Spesialis Anak, Dokter Umum, Dokter Gigi dan tenaga medis lainnya.

BACA JUGA: HUT ke 5 MIND ID, Anak Yatim dan Piatu di Yayasan Al Muhajirin Kundur Antusias Ikuti Bakti Sosial PT Timah Tbk

Tim Charis dan Cahaya Masa Depan (CMD) Singapura yang turut hadir sebanyak 16 orang. Ada 6 jenis pelayanan pemeriksaan yakni Pemeriksaan Umum, Pemeriksaan Gizi, Pemeriksaan Mata, Pemeriksaan Darah, Pemeriksaan Gigi, Serta Pemberian Vitamin dan Obat-obatan.

dr. Hendro, M.A.R.S, mengungkapkan bahwa anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dengan mayoritas mengeluhkan masalah kesehatan gigi dan gizi. ”Selain pemeriksaan, penyuluhan tentang gizi dan perawatan gigi juga disampaikan kepada peserta,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMP, Stanislaus Due, S.Pd, menyambut kegiatan ini sebagai bentuk perhatian yang sangat berarti bagi Asrama Santo Fransiskus Xaverius dan Sekolah Immanuel Karimun.

“Kami merasa bersyukur atas kehadiran Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam dan Charis dan Cahaya Masa Depan (CMD) Singapura yang telah memerhatikan kesehatan anak-anak kami. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat diagendakan secara rutin,” ujar Stanislaus Due dalam sambutannya.

Acara ini juga dihadiri oleh Sr. Verona, KKS, sebagai perwakilan biarawati Immanuel, dan kepala sekolah dari berbagai tingkatan pendidikan, seperti Sr. Eligia, KKS (TK), Ibu Adet, S.Pd (SD), dan Bapak Stanislaus Due, S.Pd (SMP), Hadir Juga Pengurus Yayasan Fransiskanes Santa Elisabeth Sr. M. Reinildis Sembiring, FSE dan Sr. M. Laurentia Nainggolan, FSE dan Direksi RS Santa Elisabeth Batam yaitu dr Octavianus Maranggi, Sr. M. Irene Sitanggang, FSE dan Sr M. Innocentia Situmorang, FSE, Charis dan CMD Singapura yaitu Ibu Angelika Sundari, semua pihak menyambut kegiatan bakti sosial ini dengan harapan bahwa kesehatan anak-anak dapat terus diperhatikan dan ditingkatkan di masa mendatang. (*)

Sampah Rumah Tangga dan Perabotan Bekas Berserakan hingga Aspal Jalan

0
sampah
Petugas kebersihan saat memasang spanduk imbauan agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Tumpukan sampah di sepanjang pinggir jalan menuju Kaveling Baru, Sagululung kian bertambah banyak. Sampah rumah tangga hingga perabotan bekas mulai meluber hingga ke bahu jalan.

Akses jalan masuk pemukiman padat penduduk ini benar-benar tidak nyaman. Selama musim hujan ini situasinya kian memburuk. Bukan saja aroma tak sedap yang didapatkan pengandara, tapi genangan air yang terkontaminasi dengan pembusukan sampah rumah tangga ini, juga menebarkan penyakit. Pengendara yang terkena percikan genangan air di lokasi penumpukan sampah ini akan merasakan gatak-gatal.

“Sudah tiga hari ini kondisinya semakin memburuk. Air yang naik (banjir) bawa sampah itu hingga ke ruas jalan. Genangan air nya itu yang berbahaya. Gatal-gatal kalau kena kaki atau badan, ” ujar Ningsih, pemotor warga Kaveling Baru, Sagulung, Minggu (23/6).

Susanto, warga perumahan Parisa Indah yang tak jauh dari lokasi penumpukan sampah menjelaskan, hingga Minggu pagi kemarin masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke lokasi tumpukan sampah itu. Pembuang sampah ini umumnya orang yang bermukim jauh dari lokasi penumpukan sampah. Mereka melintas dengan sepeda motor atau mobil sambil melemparkan begitu saja sampah ke lokasi tersebut.

“Subuh tadi saya pulang Sholat, masih nampak tiga motor yang nenteng kantong plastik sampah lempar ke pinggir jalan itu. Saya tegur memang tapi mereka langsung kabur begitu saja. Inilah kenapa sampah ini terus menumpuk. Orang lewat ini yang banyakan nenteng sampah dari rumahnya buang ke sini, ” kata Susanto.

Armando, tukang ojek di simpang Kaveling Baru juga menyampaikan hal yang sama. Pembuang sampah di lokasi tersebut bukan saja pemotor, tapi juga mereka yang menggunakan mobil.

“Tengah malam itu sering kali mobil pick up bongkar sampah ke situ. Makanya ada sampah pasar kaget, ada material bangunan bahkan sampah bekas perabotan rumah tangga yang rusak. Susah memang Orang-orang seperti itu. Pernah saya tegur, tapi galakan mereka, ” ujar nya.

Kemarin pagi, Batam Pos yang melintasi lokasi penumpukan sampah itu mendapati truk dan petugas pengangkut sampah sedang membereskan serahkan sampah yang meluber hingga ke bahu jalan. Namun saat bak muatan truk sampah penuh, sampah sama sekali tak berkurang. Butuh puluhan truk serupa untuk menyelesaikan penumpukan tersebut.

Aldi, petugas pengangkut sampah menuturkan, hampir setiap pagi mereka mengangkut sampah di lokasi TPS liar tersebut, namun sampah tetap saja menumpuk. Belum sempat mengangkut untuk trip berikutnya, di lokasi yang sudah diangkut tadi sudah kembali menumpuk dengan sampah serupa.

“Seperti inilah kondisinya. Satu truk tak ada artinya. Hanya sedikit yang kita kurangi. Nanti siang sudah kembali lagi seperti ini baikan lebih banyak lagi. Tengok sendiri, ada sofa bekas, kasur bahkan piring dan perabotan rumah tangga yang rusak juga di buang ke sini, ” ujarnya.

Satgas pengawasan pembuang sampah yang tengah mengawasi aktifitas pembuangan sampah sembarangan, sepertinya tidak efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dengan sampah rumah tangganya masing-masing.

Camat Sagulung M Hafiz Rozie menuturkan, pihaknya akan terus berjuang baik untuk mengurai persoalan penumpukan sampah ini ataupun memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat untuk tertib membuang sampah.

“Pengawasan sudah kita lakukan. Pengangkut juga demikian sudah semaksimal mungkin. Ini tetap jadi prioritas kami baik dalam hal menyelesaikan persoalan sampah ini ataupun memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tertib membuang sampah, ” ujar Hafiz. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Polri Temukan Problem Pupuk Subsidi di NTT

0
TIM Satgasus Pencegahan Korupsi Mabes Polri memantau distribusi pupuk bersubsidi di Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/5) F. DIVISI HUMAS POLRI

batampos – Satgasus Pencegahan Korupsi Polri menemukan sejumlah masalah dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim Satgasus menemukan enam masalah penyaluran pupuk bersubsidi di dua kabupaten, yakni Manggarai dan Manggarai Barat.

Anggota Satgasus Pencegahan Korupsi Polri Yudi Purnomo Harahap menuturkan, pemantauan Polres Manggarai dan Manggarai Barat bertujuan untuk menekan penya-lahgunaan dan penyelewe-ngan pupuk subsidi. “Yang berpotensi menyebabkan kerugian negara,” terang mantan penyidik KPK itu.

Petugas juga berupaya untuk memastikan petani mendapatkan pupuk bersubsidi tepat waktu. Hal itu penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan pupuk. “Untuk dua kabupaten ini alokasi pupuk bersubsidi ditambah dari kuota 4,7 ton menjadi 9,5 ton,” ujarnya.

Ketua Tim Satgasus Pencegahan Korupsi Polri Hotman Tambunan menerangkan, sejumlah masalah yang muncul diantaranya, masih banyak petani yang seharusnya berhak mendapatkan pupuk bersubsidi justru tidak mendapatkan haknya. Jumlahnya mencapai ribuan.

“Lalu, bank belum menya-lurkan kartu tani hingga membuat petani tidak bisa menebus pupuk bersubsidi,” jelasnya. Termasuk, keberadaan kios tani yang belum merata. Ada petani yang harus mengambil pupuk yang jaraknya mencapai 80 kilometer.

Dengan beragam masalah tersebut, satgasus merekomendasikan agar Kementerian Pertanian memberikan waktu memasukkan data peta-ni untuk kabupaten. Lalu, penebusan pupuk cukup satu KTP, BUMDes agar menjadi kios tani, sosialisasi aturan teknis dan stok, serta memperbaiki administrasi sesuai standar. (*)

Menperin: Kepemilikan Mobil Bakal Naik Menjadi 150 Unit per 1.000 Penduduk

0
ANTREAN kendaraan roda empat di gerbang Tol Cikampek Utama I. F. KEMENTERIAN PUPR

batampos – Indonesia dan Jepang saling mendukung dan memetik keuntungan dari kerja sama di sektor industri. Negeri Sakura merupakan salah satu negara yang memiliki sejarah panjang dalam mendukung industrialisasi di tanah air. Di sisi lain, Jepang menilai Indonesia sebagai negara yang penting dalam rantai pasok industri.

Itulah yang mengemuka pada pertemuan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Ken Saito di Tokyo, Jepang, Jumat (21/6).

Agus menyampaikan beberapa isu penting yang perlu dibahas bersama METI dalam rangka meningkatkan kerja sama di sektor industri. Pertama, terkait dengan transisi energi.

Kedua, Agus mendorong penyelesaian perundingan substantif protokol perubahan Indonesian–Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Saat ini, dalam kerangka IJEPA, kedua negara sudah menyelesaikan perundingan substantif protokol perubahan. Menurut Menperin, perjanjian itu sangat penting dan strategis bagi kedua negara, termasuk program kerja sama New MIDEC (manufacturing industry development center).

“Karena itu, kami mengharapkan dukungan METI Jepang untuk mendorong implementasi IJEPA dan pelaksanaan kegiatan New MIDEC ke depannya,” tutur Agus, Minggu(23/6).

Isu ketiga yang disampaikan Menperin adalah kerja sama di bidang otomotif. Pabrikan Jepang saat ini terus melakukan kegiatannya dengan baik dan positif, termasuk dalam mendalami struktur dengan melibatkan industri kecil dan menengah dalam ekosistem produksi otomotif di Indonesia. Selain itu, industri Jepang berpeluang besar berpartisipasi mengisi gap consumption per kapita produk otomotif.

“Saat ini rasio kepemilikan kendaraan roda empat di Indonesia adalah 99 mobil per 1.000 penduduk. Saya yakin dalam waktu tidak terlalu lama bisa didorong untuk mencapai 150 mobil per 1.000 penduduk. Karena itu, saya mengharapkan produk mobil dari Jepang dapat mengisi gap tersebut,” beber Agus.

Ken Saito pun menyambut baik gagasan-gagasan yang disampaikan Menperin dalam rangka meningkatkan kerja sama kedua negara. Dia menjelaskan, METI menaruh perhatian besar dengan menyediakan sejumlah anggaran untuk mendorong kerja sama dengan daerah global secara keseluruhan.

Mengenai kerja sama industri otomotif dengan Indonesia, pihaknya mengakui bahwa Indonesia merupakan basis penting bagi produksi dan ekspor otomotif Jepang. Investasi pabrikan Negeri Samurai menjadi keuntungan bagi kedua negara.

“Kami ingin meningkatkan kerja sama untuk memperkuat daya saing industri otomotif di Indonesia. Kami mendukung secepatnya diskusi mengenai isi kerja sama yang lebih detail di tingkat direktur jenderal,” katanya. (*)

Pembobol ATM Bank Mandiri Gasak Uang Rp 1,1 Miliar untuk Judi Online

0
curi uang
Taufik Setiawan, pencuri uang dari ATM Bank Mandiri saat diperiksa penyidik Polresta Barelang. Foto: Yofi Yu

batampos – Taufik Setiawan, karyawan PT Usaha Garda Arta Cabang Batam yang membobol ATM dan menggasak uang Rp 1,1 miliar terancam penjara selama 5 tahun.

Kanit Tipiter Sat Reskrim Polresta Barelang, Iptu Doddi Setiawan mengatakan pelaku dijerat pasal 362 dari KUHP tentang pencurian.

Baca Juga: Curi Uang Rp1,1 Miliar dari ATM,  Karyawan Vendor Bank Ditangkap Polisi

“Pelaku mengambil barang milik orang lain dengan maksud untuk memiliki barang tersebut secara melawan hukum,” katanya.

Doddi menjelaskan pelaku sudah melakukan pencurian selama 2 tahun. Dalam aksinya, pelaku mematikan CCTv dan mendatangi ATM Mandiri saat malam hari.

“Pelaku ini memegang kunci cadangan. Sehingga bisa membuka kaset ATM dan mengambil uangnya,” katanya.

Dalam pemeriksaan, Taufik beraksi seorang diri. Uang hasil curian tersebut digunakan untuk membeli kendaraan, dan judi online.

“Agar tidak diketahui perusahaan, pelaku memindahkan uang dari ATM lama ke ATM yang ia ambil,” ungkapnya.

Pencurian ini dilakukan pelaku saat melakukan pengecekan uang di ATM Bank Mandiri. Ia bertugas sebagai investigator di perusahaan pengelolaan, mengisi dan perbaikan ATM tersebut.

Adapun lokasinya di ATM komplek Nagoya Newton, Pasar Legenda Malaka, Indomaret Pasir Putih, MC Dermot, RS Elisabeth Lubukbaja, dan Kepri Mall. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

BSI International Expo 2024 Impresif, Nilai Transaksi di Atas Rp2 T & Jumlah Pengunjung 52.000 Lebih

0
Direktur Utama BSI Hery Gunardi saat penutupan BSI International Expo 2024 di JCC Senayan Jakarta, Minggu (23/06).

batampos – BSI International Expo 2024 yang diselenggarakan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) pada 20-23 Juni berlangsung impresif, terlihat dari nilai transaksi dan jumlah pengunjung melampaui target yaitu di atas Rp2 triliun dengan menyedot animo lebih dari 52.000 pengunjung.

Adapun target awal nilai transaksi di acara tersebut sekitar Rp1 triliun. Sedangkan jumlah pengunjung yang diestimasikan sejumlah 20.000 hingga 25.000 pengunjung selama 4 hari acara bergengsi itu digelar.
Dengan pencapaian tersebut, Direktur Utama BSI Hery Gunardi bangga BSI International Expo 2024 berjalan lancar dan sukses, sehingga tujuannya dapat tercapai. Di mana sejak awal acara tersebut ditujukan sebagai halal expo.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi pada saat penutupan BSI International Expo 2024 menyampaikan bahwa selama ini belum pernah ada perbankan syariah menyelenggarakan event expo sebesar ini.

“Alhamdulillah acara ini berjalan melampaui ekspektasi. Seperti temanya ‘Connecting You To Halal Lifestyle Ecosystem’, insyaAllah tujuannya tercapai. Ke depan BSI International Expo akan menjadi salah satu signature event dari BSI. Kami ingin acara ini diselenggarakan lagi tahun depan dan insyaAllah tahun-tahun selanjutnya dengan lebih baik lagi. Sehingga Indonesia memiliki halal hub yang sifatnya global dan menjadi salah satu penopang ekonomi syariah Indonesia agar tumbuh berkelanjutan,” ujarnya penuh optimisme.

Seperti diketahui, BSI International Expo 2024 diisi dengan tiga kelompok acara besar. Pertama adalah ekshibisi yang melibatkan tenant peserta dari dalam juga luar negeri dan utamanya adalah pelaku UMKM. Jumlah ekshibitor dalam BSI International Expo 2024 mencapai 265 tenan dengan melibatkan 20 negara termasuk Indonesia.

Kedua, adalah event seminar dan entertainment. Berbagai seminar tentang ekonomi dan keuangan syariah dilaksanakan dengan mendatangkan pembicara internasional, para pemangku kepentingan, serta pakar dari industri. Sedangkan untuk hiburan, acara ini melibatkan pengisi acara seperti RAN, Kahitna, hingga penyanyi asal luar negeri Mostafa Atef.

“Ini adalah end to end expo yang sangat besar. Tidak hanya booth dari tenan tapi juga telah diisi seminar untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Dan yang ketiga adalah business matching. Menghadirkan sekitar 20 negara dengan potential buyer yang akan mempertemukan para UMKM dengan pembeli mancanegara sehingga UMKM Indonesia masuk ke pasar global. Tentunya kami juga ingin melakukan sesuatu yang lebih real melalui business matching,” lanjut Hery.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, acara berskala internasional ini merupakan komitmen nyata perseroan untuk terus mendorong perkembangan ekosistem keuangan syariah dan gaya hidup halal.
Menurutnya, kolaborasi BSI dengan stakeholder lokal maupun global melalui BSI International Expo 2024 membuat ekosistem Islam di Tanah Air semakin kuat dan berkembang. Sebab semakin membuka peluang Indonesia menjadi pelopor di sektor halal secara global dengan mengimplementasikan gaya hidup halal. Kemudian berpeluang mendorong Indonesia mendirikan Global Halal Producer Center sebagai pusat produsen halal di seluruh dunia.

“Selain itu meningkatkan kapasitas ekspor produk halal berkualitas ke berbagai belahan dunia. Mendorong inklusi dan literasi ekonomi syariah secara menyeluruh. Acara ini pun menjadi komitmen BSI mendorong ekosistem halal semakin meluas. InsyaAllah BSI International Expo jadi agenda tahunan. Di daerah, ekosistem Islam juga terus kami perkuat melalui expo yang selama ini sudah berjalan,” kata Anton menegaskan.

Tak lupa Anton pun merinci pencapaian kinerja BSI International Expo 2024. Business matching dalam acara ini menghasilkan total volume transaksi sebesar Rp290 miliar. Nominal tersebut diraih melalui jumlah kesepakatan atau NoA (Number of Agreements) sebanyak 63.

Adapun negara asal buyers yang melakukan deal melalui business matching seperti, Mesir, Saudi Arabia, Filipina, Uni Emirat Arab, dan Lithuania. Terdapat pula beberapa sektor khusus yang menunjukkan hasil transaksi yang memuaskan.

Pencapaian bisnis pada sektor pembiayaan industry halal terdapat kesepakatan senilai Rp1,8 triliun untuk korporasi dalam membangun value chain dari hulu ke hilir. Dilanjutkan sektor property dimana total volume transaksi mencapai Rp85 miliar dengan 33 jumlah transaksi. Sedangkan, automotive Island, mencatatkan total volume transaksi mencapai Rp21 miliar dengan 63 kesepakatan.

Tidak hanya itu, berbagai promosi menarik pun berhasil menarik pengunjung untuk bertransaksi di sektor halal travel, dengan total volume transaksi Rp14,5 miliar dan 262 kesepakatan. Sektor investasi juga menjadi salah satu yang diminati oleh pengunjung, di Gold Island, akumulasi volume transaksi mencapai Rp1,9 miliar dengan 215 kesepakatan.

“Business matching merupakan bukti nyata dari komitmen kami dalam menjembatani UMKM agar bisa memperluas bisnisnya ke pasar global. Juga transaksi-transaksi yang besar di berbagai sektor tersebut membuktikan ekosistem halal bisa kita perkuat bersama sehingga tumbuh berkelanjutan sebagai salah satu penopang ekonomi nasional,” tuturnya.

Penerapan ESG

Selain itu, hal menarik lainnya yang dicapai melalui acara ini adalah penguatan penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) khususnya dalam aspek lingkungan. Di mana BSI menyediakan Reverse Vending Machine.
Jumlah botol plastik yang terkumpul mencapai 177,67 kg dari 337 transaksi yang setara 9.501 botol plastik. Sedangkan jumlah jejak karbon yang berhasil dikurangi mencapai 940.599 gram. Adapun poin yang tercatat dalam platform Plasticpay mencapai 4.750.500 poin

Mengenang Tanri Abeng, Si Manager 1 Miliar

0
MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa melayat almarhum Tanri Abeng, di Simpruk Golf XIII Senayan Jakarta, Minggu (23/6). Mantan Menteri Pendayagunaan BUMN era Soeharto tersebut meninggal Minggu dini hari di RS Medistra Jakarta. F. MUHAMAD ALI/JAWA POS

batampos – Mantan Menteri Pendayagunaan BUMN 1998-1999 Tanri Abeng tutup usia di RS Medistra Jakarta pukul 02.39 WIB, Minggu (23/6). Wafatnya tokoh berjuluk Manager 1 Miliar itu meninggalkan sejumlah kenangan bagi kolega dan keluarga. Dikenal sebagai sosok pekerja keras sejak belia hingga akhir hayat, di usia 82 tahun.

“Beliau teman saya sejak SMA, meski beda jurusan. Kemudian saat kuliah, sama-sama jurusan ekonomi,” kenang Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla yang hadir di rumah duka di jalan Simprug Golf XIII, Jakarta Selatan kemarin pagi. JK mengenal Tanri Abeng sebagai sosok yang punya kelebihan dalam manajemen waktu sejak muda. Itu membuat Tanri Abeng bisa mengakur waktu meski kegiatannya begitu sibuk.

Keuletan Tanri itu membuat JK, sapaannya akrabnya tak kaget ketiga melihat karir karibnya begitu moncer. Se-perti saat Tanri Abeng bekerja di luar dan menjadi CEO untuk perusahaan internasional. JK melihat peranan Tanri Abeng dalam membangun BUMN juga menjadi yang bisa diteladani. Dulu sebelum digabung, BUMN terpecah di beberapa kementerian. “Dan saat beliau menjadi menteri, kekuatan BUMN bisa disatukan sehingga punya kekuatan nasional,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (BTP) juga tampak hadir di rumah duka. “Saya memanggil beliau itu Om. Karena beliau masih kerabat dengan ayah angkat saya,” katanya. BTP mengenang Tanri sebagai senior yang mampu mengayo-mi. Itu dibuktikan saat BTP menjadi Komisaris Utama PT Pertamina. Dimana, jabatan itu, sebelumnya diduduki oleh Tenri Abeng.

“Saya sering telpon malam dengan beliau,” katanya. BTP juga mengungkapkan rasa kagumnya ketika dia diberi buku ”Indonesia Inc” karya Tanri Abeng sendiri. Menurutnya, itu buku paling bagus untuk melihat bagaimana membangun sebuah perusahaan, utamanya BUMN.

Selain JK dan BTP, puluhan tokoh juga hadir ke rumah duka kemarin. Di antaranya, Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono, dan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, dan Menteri Kesehatan Budi Sadikin, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Putra sulung almarhum, Emil Abeng mengingat nasihat yang disampaikan sang ayah. Salah satunya untuk tetap bekerja keras dalam hidup dan harus mempunyai pegagangan pen-ting.

“Banyak teman, tidak ada musuh,” kenangnya. Sang ayah juga mewariskan semangat kepada keluarga agar tak pernah takut dengan mimpi. Seperti yang dibuktikan sen-diri oleh ayahnya, pemuda asal Pulau Selayar, 7 Maret 1942 yang mampu sukses.

Emil mengaku, keluarga sempat mendapat tawaran agar Tanri Abeng dimakamkan di Tempat Makam Pahlawan (TMP). Namun, keluarga sepakat untuk memusarakan Tanri di permakaman keluarga, di kawasan kampus Tanri Abeng University. Kampus yang dibangun sang ayah pada 2011 lalu, yang sejak kecil bercita-cita ingin menjadi guru. (*)

Tiga Rumah Warga Komkong Barat Ludes Dilalap Sijago Merah

0
Kebakaran di Kamkong yang menghanguskan 3 unit rumah. f,WARGA

batampos – Warga kamkong Baran 3 kelurahan Meral kota, berduka dikarenakan terjadi musibah kebakaran yang melahan 3 unit rumah yang berada dipinggir pantai RT04/RW02 sekitar pukul 18.50 WIB, Minggu (23/6).

” Kurang tahu juga, apakah ada orangnya atau tidak. Sebab, pas lagi santai saya dengan ada ramai-ramai. Begitu keluar, langit sudah merah,” kata Tengku, warga Baran.

Sedangkan, informasi yang dihimpun mobil pemadam kebakaran tidak berselang lama tiba untuk melakukan evakuasi. Dengan dibantu warga setempat, berusaha memadamkan api yang telah melahap 3 unit rumah kayu. Dimana, lokasi tersebut didominasi warga Tionghoa.

BACA JUGA: 2 Hari, 2 Kebakaran di Tanjungpinang, Diduga Korsleting Listrik

” Waduh kasihan rumahnya. Mudah-mudahan tidak ada korbanlah,” ucap Ilham yang menyaksikan para petugas BPBD dan Damkar Kabupaten Karimun.

Sementara itu Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD dan Damkar Karimun Hendra Hidayat mengatakan ketika dikonfirmasi, bahwa kebakaran yang menghanguskan 3 unit rumah yang terbuat dari papan tersebut tidak ada korban jiwa.

” Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Tapi, kita masih melakukan pemadaman dahulu,” singkatnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Muhadjir Akan Pimpin Evaluasi Haji Minggu Depan

0
MENTERI Koordinator PMK Muhadjir Effendy menyambut kepulangan Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Debarkasi Jakarta, Minggu (23/6). F. DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM/jpg

batampos – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2024 terus dilakukan. Pekan depan, ia berencana terbang ke Arab Saudi pekan depan untuk pimpin langsung evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2024 di Tanah Suci.

“Saya rencana 3 Juli akan ke Saudi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berba-gai macam pelayanan haji,” ujarnya saat menyambut kepulangan jemaah haji Indonesia kloter JKT 01, di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (23/6) pagi.

Selain evaluasi, Muhadjir akan mengecek proses persiapan pengiriman dam jemaah haji yang akan dikirim ke Indonesia. Rencananya, daging dam tersebut akan dikirim dalam bentuk olahan sehingga bisa aman dikonsumsi. Seperti diketahui, tahun ini, Pemerintah Indonesia meminta agar dam jemaah haji Indonesia bisa dikirimkan ke Tanah Air.

Nantinya, daging tersebut akan dibagikan pada warga tidak mampu, khususnya untuk ibu hamil dan anak-anak. Langkah ini sebagai salah satu ikhtiar mencegah stunting. Saat ini, tim dari Kementerian Agama, Kemenko PMK, Baznas, dan BPOM sudah bekerja mengatur pengelolaan dam tersebut.

“Izin dari Kementan juga insya-allah tidak ada masalah. Saya sudah minta izin agar tim Pak Mentan, Pak Amran bisa bergabung sehingga tak akan ada masalah ketika sampai. Tapi harus dipastikan dalam kondisi baik,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir turut menyambut kedatangan sekitar 392 jemaah kloter JKT 01 yang baru tiba dari Tanah Suci. Menurutnya, masih ada 1 jemaah dari kloter tersebut yang terpaksa harus tinggal karena sakit dan memerlukan pengobatan. Dia berharap, proses pemulangan seluruh jemaah haji Indonesia dapat berjalan lancar tanpa ada kendala.

Sejak Sabtu (22/6) malam, jemaah haji Indonesia mulai kembali ke tanah air. Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan, supaya jemaah menyelesaikan rangkaian hajinya dengan paripurna. Di antaranya adalah ibadah tawaf wada atau tawaf perpisahan.  Pesan tersebut disampaikan anggota Media Center Kemenag Widi Dwinanda. (*)