
batampos– Pemerintah Kabupaten Karimun telah mengupayakan beberapa solusi untuk menambah pasokan gas elpiji 3 kg di Tanjungbalai Karimun. Baik kepada pihak Pertamina dan kepada para agen yang mengangklut dan mendistribusikannya.
”Minggu lalu Pak Bupati sudah menyampaikan beberapa kondisi terkait gas elpiji 3 kg. Diantaranya, adanya 28 ruibu tabung gas yang rusak. Salah satu kerusakan tabung gas tersebut gundul atau tidak ada gagang besi pemegangnya. Hal ini disampaiklan langsung ke Pertamina,” ujar Kepela Dinas Koperasi,. Usaha Mikro, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Karimun, Basori, Minggu (23/6).
Alhamdulillah, lanjutnya, respon dari Pertamina positif. Yakni, bersedia untuk mengganti tabung gas yang rusak. Hanya saja, belum bisa seluruhtabung yang rusak diganti. Melainkan, hanya 13 ribu tabung saja dulu dalam waktu dekat akan direalisasikan. Sisanya 15 ribu tabung rusak lagi akan diupayakan lagi.
BACA JUGA: Rumah Ditinggal Mudik Lebaran, Pencuri Sikat Mas Batangan hingga Tabung Gas Elpiji
”Kemudian, solusi lain yang disampaikan Pak Bupati ke para agen adalah pengambilan atau penebusan gas elpiji. Jika biasanya dalam satu bulan hanya melakukan tiga kali penebusan atau pengangkutan dari Pertamina Tanjunguban, maka ke depan dalam satu bulan akan dilakukan 4 kali pengambilan gas elpiji. Dan, hal ini juga sudah disetujui,” ungkap Basori.
Selanjutnya, tambah Basori, kepada para agen agar menambah truk yang digunakan untuk mendistribusikan gas elpiji 3 kg dari pelabuhan ke pangkalan. Penambahan truk angkutan untuk distribusi gas epliji 3 kg ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan masyarakat dalam mendapatkan gas pada satu pangkalan. .
”Penambahan truk milik agen untuk mendistribusikan gas elpiji 3 kg dari pelabuhan ke pangkalan juga sudah disanggupi. Hal ini untuk menghidnari kesan negatif bahwa gas langka. Padahal, gas ada hanya saja belum terdistribusi menyeluruh karena truk angkutan yang digunakan terbatas. Kita juga sudah berkoordinasi dengan agen untuk mengupayakan di lokasi pelabuhan tempat pembongkaran gas agar bisa menggunakan alat kren. Sehingga, hal ini bisa mengurangi kerusakan pada tabung gas,” jelasnya.
Menyinggung tentang pasokan gas elpiji 3 kg, Basori menyebutkan, untuk hari ini (Minggu) ada 16 LO atau 8.640 tabung dari agen PT PJA. ”Seharusnya kapal masuk pada Sabtu (22/6). Namun, disebabkan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, maka kedatangan kapal baru bisa hari berikutnya. Jika air laut pasang, maka kapal bisa langsung sandar ke pelabuhan dan melakukan pembongkaran. Dan, PT PJA yang sebelumnya hanya menggunakan 2 unit truk untuk mendistribusikan saat ini sudha menambah 3 unit. Sehingga, gas bisa cepat sampai ke pangkalan,” ungkapnya. (*)
Reporter: Sandi P




batampos– Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menghadiri Acara Peluncuran Kolaborasi Pemanfaatan Sistem Data Registrasi Sosial Ekonomi, dalam rangka Mewujudkan satu data menuju Indonesia Emas 2045, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, (20/06).

“Kami merasa bersyukur atas kehadiran Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam dan Charis dan Cahaya Masa Depan (CMD) Singapura yang telah memerhatikan kesehatan anak-anak kami. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat diagendakan secara rutin,” ujar Stanislaus Due dalam sambutannya.

