Kantor Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas di Tarempa. f.ihsan
batampos – Terdapat 1.168 wajib pajak di Kabupaten Kepulauan Anambas yang menunggak pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan total nilai tunggakan sebesar Rp 503 juta.
Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kepulauan Anambas, Mudahir menuturkan pihaknya saat ini tetap mengejar wajib pajak yang menunggak pembayarannya.
“Tetap kita kejar sampai wajib pajak membayar kewajibannya,” ujar Mudahir kepada batampos, Minggu, (30/6).
Ia mengungkapkan penyebab wajib pajak menunggak pembayaran PBB-P2, dikarenakan jarak dari tempat tinggal menuju kantor BPKPD di Tarempa lumayah jauh. Perlu memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
“Karena kita tidak punya loket pembayaran manual di masing-masing Kecamatan. Kalau untuk online sudah bisa melalui banking,” kata Mudahir.
Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pembayaran melalui banking juga menjadi kendala. Selain itu, penggunaan banking tidak dapat dilakukan di pelosok Anambas, karena keterbatasan jaringan internet.
“Kita tidak bisa menyalahkan mereka. Tempat kita banyak keterbatasannya,” tutur Mudahir.
Pada tahun 2024 ini, BPKPD menargetkan pendapatan daerah dari PBB-P2 mendapatkan hasil yang maksimal.
Agar terealisasi, BPKPD segera membuka konter pembayaran PBB-P2 di setiap Kecamatan.
“Petugas kita yang datang ketempat mereka, kita membantu memudahkan masyarakat untuk membayarkan kewajiban mereka. Semoga berjalan maksimal,” pungkas Mudahir. (*)
Ilustrasi jemaah haji menumpang pesawat Garuda Indonesia (Dok/JawaPos.com)
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) kembali memberikan catatan pada maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Sebab, dalam sepekan fase pemulangan jemaah haji, tercatat lebih dari 50 persen penerbangan Garuda mengalami keterlambatan.
Dalam sepekan ini, setidaknya ada 58 kloter yang dipulangkan menuju tanah air dengan Garuda. Dari jumlah tersebut, menurut Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab, penerbangan 32 kloter tidak sesuai dengan jadwal karena mengalami keterlambatan.
Keterlambatan itu terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, keterlambatan lebih dari dua jam.
Ada delapan kloter yang mengalami kendala tersebut, yaitu empat kloter dari Jeddah dan empat kloter dari Madinah. Kloternya meliputi SOC 06, UPG 02, KNO 02, JKG 08, PDG 03, KNO 03, SOC 16, dan JKG 13.
Paling parah menimpa jemaah kloter 3 embarkasi Kualanamu (KNO 03) yang delay 12 jam 30 menit. ”Delay sampai 12 jam tanpa pemberitahuan yang semestinya. Semua diinfo secara mendadak. Bahkan, jemaah sudah naik bus dari hotel menuju bandara, baru diinfo bahwa pesawat terlambat,” keluhnya, Sabtu (29/6).
Kategori kedua, keterlambatan 1–2 jam dari jadwal semula. Total, ada 15 kloter jemaah haji Indonesia yang pulang terlambat dalam rentang durasi itu. Ketiga, keterlambatan dalam durasi 30–60 menit. Jumlahnya mencapai sembilan kloter. ”Ini yang saya sebut on time performance (OTP) Garuda pada fase awal kepulangan ini buruk,” tegasnya. (*)
Pencaker antre memasukkan lamaran kerja di SP Plaza, Sagulung, beberapa waktu lalu. Pendatang yang masuk ke Batam sepanjang tahun ini didominasi pencaker maupun pindah tugas. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Dinas Tenaga Kerja Kota Batam menyebutkan, sepanjang tahun 2024 terdapat 8.463 lowongan kerja formal dan informal di Kota Batam. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti, menyebutkan bahwa galangan kapal, manufaktur serta perusahaan oil and gas masih menjadi perusahaan paling banyak membuka peluang kerja di sepanjang tahun ini. ”Ini data yang masuk ke kita sampai dengan Mei 2024 ini,” kata Rudi, Minggu (30/6).
Diakuinya, banyak dari perusahaan tersebut yang meminta spesifikasi khusus seperti pengalaman kerja dan sebagainya. Namun, ada juga yang tidak membutuhkan spesifikasi khusus terutama bagi mereka yang ditempatkan di bagian operator.
”Untuk lowongan di Batam saat ini cukup banyak. Baik yang bergerak di bidang formal ataupun informal, seperti penjaga toko dan sebagainya. Kita juga mewajibkan setiap perusahaan melaporkan lowongan kerja ke Disnaker Batam,” jelasnya.
Ia memprediksi jumlah pencari kerja yang ber-KTP Batam akan terus bertambah, seiring kelulusan sekolah tahun ini. Selain itu, angka ini bertambah dikarenakan banyaknya pekerja yang habis kontrak dan mengurus kartu kerja yang baru. ”Karena sudah lulus sekolah, kemungkinan naik,” ucap Rudi.
Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid, mengungkapkan, data lowongan kerja Apindo dengan Disnaker Batam hampir sama yakni di angka 8 ribuan di tahun ini. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Batam yang telah berhasil tumbuh di atas 7 persen telah membuka banyak kesempatan kerja. Khususnya di bidang manufaktur, galangan kapal, oil and gas, juga di bidang jasa, perdagangan serta lain sebagainya.
”Bidang bidang usaha lainnya juga relatif banyak membuka lowongan pekerjaan,” ujar Rafki.
Ditanya spesifikasi khusus yang dicari perusahaan, menurutnya, hal ini karena tuntutan perubahan. Perusahaan manufaktur saat ini mulai beralih ke teknologi produksi yang lebih tinggi. Akibatnya mereka mulai mengurangi permintaan terhadap tenaga kerja yang belum terampil. Serta mereka lebih banyak membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian atau skill di bidang tertentu.
”Untuk itu, pencari kerja harus secepatnya menyesuaikan diri dengan mengikuti berbagai pelatihan kerja yang ada,” tuturnya.
Jika mau yang gratis, mereka bisa mengikuti pelatihan yang disediakan Disnaker Batam di tiap tahun. Namun jika ingin cepat bisa juga dengan membayar pelatihan secara mandiri.
”Intinya pencari kerja zaman sekarang, tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah sekolah semata. Harus dilengkapi dengan sertifikat keahlian tertentu supaya cepat mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya. (*)
batampos – Rencana penerapan tarif bea masuk bagi barang asal Tiongkok sebesar 200 persen mendapat sorotan dari Komisi VI DPR RI. Parlemen mengingatkan Kementerian Perdagangan (Kemendag RI) untuk berhati-hati dalam penerapan kebijakan tersebut.
Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mengatakan, jika kebijakan tersebut ditujukan untuk melindungi industri tekstil, maka model kebijakannya pun mesti dibuat lebih spesifik alias tidak digeneralisir atau diterapkan kepada seluruh industri lainnya.
“Yang terancam kan industri tekstil, jadi model kebijakannya sebaiknya dikhususkan untuk industri tersebut. Setiap sektor industri kebijakannya atau pendekatannya harusnya beda-beda. Tidak bisa disamain begitu saja karena habitat atau iklim bisnisnya berbeda antara industri satu dengan lainnya,” kata Darmadi, Senin (1/7).
Menurutnya, langkah yang paling relevan yang harus dilakukan Kemendag yaitu mengidentifikasi persoalan disetiap sektor industri dengan dibarengi kajian mendalam.
“Kemendag harus mempelajari pasar setiap industri melalui kajian yang komprehensif. Ini penting dilakukan agar resep yang akan diterapkan efektif,” imbuhnya.
Darmadi memprediksi, potensi membanjirnya barang-barang ilegal sulit dibendung jika kebijakan bea masuk 200 persen diterapkan. Terlebih bila tidak dibarengi dengan penegakkan hukum komprehensif.
“Setiap kebijakan yang dikenakan pajak sampai 200 persen, maka pasti akan banyak masuk barang illegal, industri dalam negeri kita ujungnya akan collapse jika barang ilegal membanjiri industri dalam negeri, kemungkinan adanya efek semacam ini mestinya dipikirkan oleh Kemendag,” jelasnya.
Darmadi kembali mengingatkan, ada sejumlah sektor industri selain tekstil yang jika kebijakan tersebut diterapkan justru berpotensi bakal mengancam keberlangsungan bisnis mereka.
“Contohnya seperti kosmetik, elektronik dan alas kaki jelas terancam. Perlu strategi atau pendekatan kebijakan yang berbeda untuk industri tersebut. Jadi tidak boleh semua industri diperlakukan sama untuk kebijakan importnya. Jangan sampai kebijakan itu justru mengancam industri lainnya,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan bea masuk sebesar itu tidak menjadi jaminan bahwa barang-barang impor asal Tiongkok bisa ditekan. “Sekali lagi tanpa penegakan hukum yang efektif, maka Indonesia akan kebanjiran barang impor illegal,” ucap Politikus PDIP itu.
Darmadi menyarankan, pembatasan impor dengan cara bea masuk tambahan ini lebih tepat diterapkan kepada industri yang padat karya seperti tekstil. Namun untuk sektor lain, sebagai contoh misalnya produk elektronik pendingin AC (Air Conditioner) adalah sebuah industri yang padat teknologi dan membutuhkan inovasi agar dapat memberikan harga yang bersaing untuk masyarakat, dan apabila diterapkan bea masuk tambahan malah berpotensi memicu impor ilegal dan pada akhirnya merusak iklim investasi dan pada akhirnya masyarakat yang akan dirugikan. (*)
Ilustrasi: Psikolog Maryana M.Psi saat membawakan seminar Mengelola Stress di Kala Pandemi, di Gereja GBKP Batam Kota. Foto: Immanuel Sebayang / Batam Pos
batampos – Aksi bunuh diri dengan meloncat dari Jembatan Barelang kembali terjadi akhir pekan ini. Korbannya masih sama, yakni pria muda berumur sekitar 20 tahunan.
Kuat dugaan, pria tersebut sedang dalam tekanan masalah, yang tak bisa ia selesaikan seorang diri. Hal itu diperkuat dengan keterangan saksi, yang menyebutkan korban sempat galau sebelum memutuskan loncat dari Jembatan I Barelang.
Psikolog dari Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Maryana M.Psi. Psi mengatakan cara mengatasi tekanan pada diri, dengan bercerita keluh kesah kepada orang yang dipercaya. Jika tak tidak ada, maka bisa meminta bantuan orang profesional.
“Bisa juga menulis jurnal atau diari, juga menjadi langkah bagus,” sebut Maryana.
Apalagi ada keinginan bunuh diri, bisa segera menghubungi orang dekat atau yang dipercaya. “Atau support system yang dimiliki,” sebutnya.
Menurut dia, penyebab orang memutuskan untuk bunuh diri bervariasi. Namun pada umumnya terjadi karena adanya perasaan hopeless (hilangnya harapan), merasa tidak ada jalan keluar dan worthlessness (merasa diri tidak berharga, tidak layak atas kehidupan).
“Biasanya sangat dekat dengan depresi, kebanyakan orang yang menderita depresi ada keinginan untuk bunuh diri,” sebutnya.
Beberapa gejala depresi sebenarnya mirip dengan tanda-tanda orang yangingin bunuh diri. Diantaranya tidak memiliki minat untuk melakukan hal yang sebelumnya menyenangkan baginya, menghindari kontak dengan orang lain, lebih sering mengurung diri, merasa rendah diri dan merasa diri tidak berharga.
“Putus pengharapan, emosi tidak stabil, sulit fokus dalam mengerjakan tugas-tugas yang sebelumnya dapat dikerjakan dengab baik,” sebutnya.
Lalu untuk kasus bunuh diri karena cinta biasanya dilatar belakangi oleh pandangan bahwa dirinya tidak lagi berharga. Karena alasan tidak dicintai lagi atau karena cinta nya tidak terbalaskan.
“Bisa juga karena adanya pikiran bahwa dirinya terasingkan, tidak ada lagi yang mencintainya, sendirian dalam menjalani kehidupan,” ungkap Maryana.
Ada beberapa tanda-tanda orang yang ingin bunuh diri atau depresi. Diantaranya perubahan yang cukup signifikan pada perilaku. Seperti merasa sendiri, merasa tidak ada masa depan, menyalahkan diri sendiri atas semua kejadian buruk, kesulitan tidur, merasa tidak ada tujuan hidup. Mulai menjauhi teman dan keluarga, menutup diri, sering menangis, muncul tindakan-tindakan menyakiti diri sendiri, kehilangan minat untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya disukai.
Orang yang ingin bunuh diri juga pernah mengungkapkan keinginan tersebut, dengan berharap akan kematian. Baik dalam percakapan maupun dalam tulisan, mungkin juga ada ungkapan-ungkapan ingin bertemu dengan orang yang sudah meninggal.
Kemudian melakukan hal-hal yang membahayakan diri sendiri misalnya mambawa kendaraan dengan kecepatan tinggi, menolak untuk makan dan lain-lain
“Ada kemungkinan adanya tindakan yang dianggap ‘aneh’ misalnya memberikan pesan seolah-olah akan pergi jauh, memberikan barang-barang berharga kepada org lain, memberikan kode rahasia (pin ATM, letak sertifikat rumah, dll) kepada org lain atau keluarga,” jelas Maryana.
Cara mencegah adanya aksi mengakhiri hidup (bunuh diri) atau depresi, diantaranya mendengarkan ketika ada seseorang yang dirasa potensi bunuh diri, jangan menunjukkan judgment, shock, panik maupun kemarahan saat seseorang mengungkapkan keinginan untuk bunuh diri.
“Namun dengarkan saja dengan saksama apa yang ingin diceritakan orang tersebut, pahami perasaan dan pandangannya,” ujar Maryana. (*)
batampos – Kepri adalah Kita, slogan yang kini mudah ditemui di berbagai sudut Kota Batam dan daerah lain di Kepulauan Riau dicetuskan oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Slogan itu bukanlah sekadar kata-kata manis belaka. Ada makna mendalam terkandung di dalamnya.
Irjen Yan Fitri ingin mengajak semua lapisan masyarakat di Kepri menjaga wilayah ini tetap aman, nyaman, dan kondusif. ”Kalau Kepri aman dan kondusif, investasi akan terus masuk. Lapangan kerja terbuka dan perekonomian tumbuh. Kita semua sejahtera,” ujarnya.
Menurut Yan, kebersamaan dalam menjaga dan membangun Kepri tentu lebih baik daripada hanya mengandalkan peran pemerintah dan aparatur negara saja. Dalam berbagai rangkaian acara, jenderal bintang dua kelahiran Tanjungpinang tersebut menyampaikan, membangun Kepri yang lebih baik perlu kebersamaan dan kekompakan.
”Kebersamaan dan kekompakan, saling membutuhkan satu sama lain, itu adalah kunci kesuksesan,” katanya.
Hal itu dia buktikan dalam berbagai rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini. Polda Kepri selalu melibatkan peran serta masyarakat luas. Hari Bhayangkara tidak hanya dirayakan oleh anggota polisi se-Kepri, tapi seluruh masyarakat Kepri.
Lomba domino adalah permainan rakyat yang cukup digemari di Kepri. Perlombaan ini juga digelar Polda Kepri. ”Permainan ini sambil menghibur masyarakat, sembari bersenda gurau dan merasakan Kepri adalah Kita,” ungkap pria yang pernah menjabat Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya dan Kapolrestabes Surabaya itu.
Lalu, ada perlombaan Perahu Layar Jong Kapolda Kepri Cup di Pantai Senja Batubesar, Nongsa. Pesertanya diikuti sebanyak 75 peserta dari 150 perahu jong. Tidak hanya jong, ada perlombaan sampan ketinting di Tanjungriau.
Lomba-lomba ini dilaksanakan demi menjaga tradisi budaya maritim. Bagi Yan, perlombaan ini bukan sekadar mencari pemenang, tapi dalam rangka melestarikan budaya.
Selain perlombaan tradisional, ada juga perlombaan olahraga modern, seperti offroad dan fun bike. Namun, perlombaan ini tidak melulu dilaksanakan di Batam.
Polda Kepri juga menggelar beberapa lomba di Tanjungpinang atau daerah lainnya. Fun Bike, misalnya, digelar di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 2.500 peserta. Jumlah yang luar biasa.
Dalam perlombaan ini, Irjen Yan Fitri kembali mengingatkan masyarakat betapa pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Kepri. “Menjaga Provinsi Kepulauan Riau adalah tugas kita bersama. TNI dan Polri tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan bantuan dari masyarakat,” ucap Yan yang juga pernah bertugas di Densus 88 Antiteror Polri.
Selain perlombaan, rangkaian Hari Bhayangkara juga diisi dengan berbagai kegiatan bakti sosial. Tak terhitung jumlah bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat. Hal ini adalah bentuk kepedulian Polda Kepri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Bakti sosial yang dilaksanakan di antaranya bakti kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Dari kegiatan ini dapat dikumpulkan ratusan kantong darah dan ratusan orang menerima pe-ngobatan umum.
Yan mengatakan, rangkaian kegiatan itu juga bagian dari transformasi menuju polisi presisi. Sehingga Polri dapat semakin dekat dengan masyarakat.
”Dengan memberikan dedikasi dan komitmen yang tinggi, kami terus bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi harapan masyarakat secara menyeluruh,” ucap Yan.
Yan mengatakan, tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak melulu dengan menangkap dan menindak kejahatan, tapi juga dengan menjaga silaturahmi dengan menggelar berbagai perlombaan. Pendekatan-pendekatan humanis yang digunakan selama ini tentu membuahkan hasil yang baik. Masyarakat Kepri aktif berpartisipasi menjaga keamanan wilayah masing-masing dengan cara memberikan informasi-informasi mengenai kejahatan yang terjadi.
Dari berbagai informasi didapat, salah satunya, mengenai peredaran narkoba. Tak jarang Polda Kepri dalam melakukan penindakan sela-lu mendapatkan informasi dari masyarakat. Sinergi yang baik terjalin, sehingga penin-dakan narkoba menjadi lebih baik lagi.
Salah satu kasus yang cukup fenomenal dan informasinya bersumber dari masyarakat, yakni pengungkapan industri rumahan produksi sabu cair yang diolah menjadi sabu kristal (padat) siap edar di Apartemen Queen Victoria Batam, 27 Mei lalu. Dari lokasi, polisi menyita puluhan botol sabu cair berukuran 500 mililiter. Rencananya, beberapa botol sabu cair ini akan dibawa tersangka ke Sumatra Selatan.
Dari kasus narkoba, puluhan orang tersangka diamankan. Selain itu, puluhan kilogram sabu, ribuan butir ekstasi dan puluhan kilogram ganja kering diamankan. Semua itu dilakukan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa. Pengungkapan ini adalah bukti nyata dan komitmen Polda Kepri memberantas peredaran narkoba di wilayah kerja Polda Kepri.
Ditreskrimsus juga berhasil menyelamatkan ribuan bibit lobster dan buaya muara yang akan diselundupkan ke Thailand. Selain itu, juga ada pe-ngungkapan kasus korupsi dan penyelundupan BBM.
Sementara itu, Ditreskrimum gigih mengungkap kasus jaringan curanmor di Kepulauan Riau. Beberapa waktu lalu, Ditreskrimum Polda Kepri mengungkap sindikat jaringan curanmor dan berhasil mengamankan 36 unit sepeda motor curian dan empat orang pelaku.
Dalam pengungkapan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Polda Kepri juga tidak kendor. Hingga Mei 2024, ada sebanyak 25 kasus TPPO telah ditangani Polda Kepri. Sebanyak 34 tersangka ditangkap dan 127 korban diselamatkan. Sementara Ditlantas Polda Kepri terus melakukan sosialisasi lalu lintas dari sekolah ke sekolah dan perusahaan demi meningkatkan pemahaman tehadap aturan berlalu lintas dan meminimalisir terjadinya kecelakaan.
Semua penegakan hukum dan pendekatan humanis yang ditempuh Polda Kepri memiliki satu tujuan, menciptakan Kepri yang aman, nyaman dan kondusif untuk semua. Sebab, Kepri adalah Kita … (*)
Prabowo Subianto saat dibesuk Presiden Jokowi.(Istimewa)
batampos – Presiden terpilih RI periode 2024-2029 Prabowo Subianto telah selesai menjalani operasi cedera kaki dan melewati masa pemulihan selama satu minggu. Selanjutnya, dia akan beraktivitas kembali sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
”Insya Allah dengan kondisi sehat walafiat ke depan saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya,” ujar Prabowo melalui akun Instagram pribadi @prabowo, Minggu (30/6).
Prabowo mengungkap, penyebab cedera yang sudah lama tersebut adalah dua kali kecelakaan terjun payung ketika masih aktif bertugas di TNI. Efek kecelakaan tersebut pun masih dirasakan setelah puluhan tahun.
”Seperti sudah diketahui banyak pihak, saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI pada tahun 80-an di kaki kiri saya, cedera ini selama ini masih saya rasakan,” jelas Prabowo.
Prabowo pun mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada tim dokter yang menanganinya. Yakni Brigjen TNI (Purn) Robert Hutauruk, Kolonel Sunaryo, Siska Widayati, dibantu Thomas, dan seluruh perawat serta para tenaga medis, di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
RS tersebut baru diresmikan pada Februari oleh Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo. RS itu berada di bawah Kementerian Pertahanan, yang direnovasi dan ditambah perlengkapannya oleh Prabowo bersama dengan 25 RS milik TNI lainnya.
”Saya sadar dan paham bahwa tindakan medis yang saya jalani penuh dengan risiko dan pertaruhan nyawa, saya yakinkan diri bahwa semua ini untuk negara dan bangsa, saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun andal dan profesional,” jelas Prabowo.
Dia juga turut mengucapkan kasih kepada Jokowi yang telah memberikan dukungan untuk keberlangsungan proses operasi.
”Terima kasih kepada Presiden RI @jokowi yang sudah memberikan dukungan moril dan doa,” ucap Prabowo. (*)
batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga saat ini ada 5 ribu website pinjaman online (pinjol) yang diblokir. Pinjol ini tidak mengantongi izin dan tak terdaftar di OJK atau ilegal.
“Ini atensi bagi OJK, dan kita harus terus melakukan pencegahan itu. Kasihan masyarakat selalu jadi korban,” ujar Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman saat menghadiri pengukuhan Kepala OJK Kepri di Batam, Jumat (28/6).
Agusman menjelaskan berdasarkan surat edaran tahun 2023, ditegaskan bahwa untuk mendapatkan pinjaman uang hanya bisa dilakukan 3 platform layanan pinjaman keuangan.
“Dulu masih bisa pinjam di banyak platform. Untuk Provinsi Kepri, data mengenai pinjol mencapai Rp 500 miliar,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Agusman mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan dalam mendukung semua upaya membangun ekosistem sektor jasa keuangan yang sehat berkelanjutan dan berdaya saing.
“Serta berperan optimal mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ungkapnya.
Sementara Kepala OJK Provinsi Kepri, Sinar Danandjaya, mengatakan bahwa pengawasan dan perizinan perusahaan pinjol merupakan kewenangan OJK Pusat.
“Perusahaan pinjol yang sudah berizin beroperasi sesuai ketentuan OJK, seperti dalam hal penagihan. Kami tidak ingin ada operasional yang tidak sesuai dengan market conduct yang diharapkan,” ujarnya.
Sinar menambahkan OJK saat ini telah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal untuk memberantas perusahaan pinjol ilegal. Untuk itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk meminjam dari pinjol yang sudah berizin dan terdaftar di OJK.
“Kami akan menindaklanjuti dengan penutupan terhadap lembaga jasa keuangan ilegal,” tutupnya. (*)
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri tiba di Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjut kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (19/1/2024). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.
batampos – Polda Metro Jaya baru-baru ini memperpanjang pencekalan ke luar negeri kepada eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Sejauh ini Firli memang telah ditetapkan sebagai tersangka pemerasan, namun belum dikenakan penahanan.
Pengacara Firli, Ian Iskandar tak mempersoalkan adanya perpanjangan masa pencekalan. Namun, dia berharap kasus Firli bisa segera dihentikan penyidikannya.
“Kita ikuti saja prosesnya, tetapi kita berharap terkait dengan bolak baliknya berkas perkara, alangkah elok dan bijaksananya dalam perkara ini pihak Dirkrimsus secara profesional untuk mengeluarkan SP3,” kata Ian kepada wartawan, Senin (1/7).
Ian menjelaskan, sudah 8 bulan kasus ini tak kunjung tuntas. Bahkan berkas perkara tak juga dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Dia menilai berkas tak kunjung tuntas karena kurangnya alat bukti. Selain itu, keterangan saksi-saksi juga dinggap kurang pembuktian.
“Ya dimaknai karena tidak adanya alat bukti antara lain saksi yang tidak memenuhi kualifikasi sebagai saksi,” jelas Ian.
Adapun dasar penerbitan SP3 menurut Ian, mengacu pada Pasal 109 ayat (2l KUHAP yang menyatakan penyidik wajib mengeluarkan SP3 terhadap suatu perkara dikarenakan tidak terpenuhinya alat bukti atas sangkaan yang dituduhkan.
Diketahui, Polda Metro Jaya resmi menaikan status Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara.
“Menetapkan Saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (22/11).
Penetapan tersangka juga berdasarkan hasil pemeriksaan 91 saksi. Dilengkapi dengan penggeledahan di dua lokasi, yakni rumah Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan, dan rumah Gardenia Villa Galaxy, Bekasi Selatan.
Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa data elektronik dan bahan elektronik. Kemudian dokumen penukaran vallas dalam pecahan SGD dan USD dari beberapa outlet money changer dengan nilai total Rp 7,4 miliar sejak bulan Februari 2021 sampai September 2023.
Penyitaan juga dilakukan terhadap salinan berita acara penggeledahan, penyitaan, penitipan barang bukti pada rumah dinas Mentan yang didalamnya berisi lembar disposisi pimpinan KPK. Dilakukan penyitaan terhadap pakaian, sepatu, maupun pin yang digunakan oleh SYL saat pertemuan di Gor bersama Firli pada Maret 2022.
Barang bukti lainnya yakni satu eksternal hardisk dari penyerahan KPK RI. Hardisk ini berisi ekstraksi data dari barang bukti elektronik yang telah dilakukan penyitaan KPK, dilakukan juga penyitaan LHKPN atas nama Firli pada periode 2019 sampai 2022.
Barang bukti selanjutnya 21 unit handphone, 17 akun email, 4 flashdisk, 2 mobil, 3 kartu uang elektronik, 1 buah kunci atau remote keyless mobil, 1 dompet coklat, 1 anak kunci gembok dan gantungan kunci kuning berlogo KPK, serta beberapa surat atau dokumen lainnya.
Firli dijerat Pasal 12 e atau Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Junto Pasal 65 KUHP. (*)
Pria ini loncat dari Jembatan I Barelang dan berhasil diselamatkan nelayan setempat.
batampos – Loncat dari Jembatan I Barelang untuk mengakhiri hidup kembali terjadi Minggu (30/6) sore. Ini aksi bunuh diri kedua dalam satu hari kemarin. Dini hari sekitar pukul 02.30 WIB sebelumnya, seorang pria juga terjun dari lokasi yang sama yakni Jembatan I Barelang.
Pria yang belakangan diketahui bernama Yefta ini sempat hilang beberapa jam sebelumnya akhirnya ditemukan meninggal oleh Tim SAR gabungan sekitar pukul 17.00 WIB.
Sejam setelah penemuan jasad Yefta, di lokasi yang sama terjadi aksi bunuh diri serupa. Adalah Dapot, pemuda 24 tahun yang loncat dari atas Jembatan I. Namun beruntung saat meloncat dia kembali muncul ke permukaan dan diselamatkan nelayan yang kebetulan masih berada di bawah jembatan usai mengevakuasi jenazah Yefta.
“Waduh pusing kami ini, baru saja temukan jenazah yang satu, ada lagi yang loncat. Ini masih di TKP kami,” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan.
Dapot yang masih bisa bangun dan berjalan akhirnya dibawa ke Polsek Sagulung untuk diminta keterangan dan dijemput keluarga.
“Itulah kayanya masalah asmara. Ini yang sering kami sampaikan bahwa apapun masalahnya janganlah main bunuh diri. Semua masalah ada solusinya kalau mau tegar menyelesaikannya,” ujar Donald.
Kepada polisi yang periksa, Dapot mengaku kalau cintanya bertepuk sebelah tangan. Gadis yang ditaksirnya tidak merespon cintanya. Dia putus asa dan berniat mengakhiri hidupnya.
“Stres aku dibuatnya,” ujar pekerja galangan kapal di Tanjung uncang ini.
Berbeda dengan Yefta, yang loncat dan sempat menghilang. Dia tidak selamat dan ditemukan Tim SAR gabungan di perairan sekitar lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya kini di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk diperiksa secara medis.
“Iya yang sebelumnya juga udah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Donald. (*)