Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 3229

Pelabuhan SBP Tanjungpinang Uji Coba E-Ticketing di Akhir Juni

0
Suasana di depan gerbang terminal domestik Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Rabu (19/6). f.peri

batampos-Penerapan e-ticketing atau pembelian tiket elektronik di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang ditargetkan akan dilakukan diuji coba pada akhir Juni 2024.

Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjungpinang, Topan Wisnu Chandra, menjelaskan untuk uji coba e-ticking di Pelabuhan SBP Tanjungpinang ditargetkan dapat dilakukan secepatnya.

Sebelumnya pihak aplikator juga sudah mengirim surat kepada KSOP Tanjungpinang untuk melakukan uji coba.

“Target kita uji coba e-ticketing bisa dilakukan di akhir Juni atau awal Juli 2024,” kata Topan, Rabu (19/6).

Topan menjelaskan pihaknya telah mengadakan rapat dengan pihak pelindo, operator kapal, dan pihak aplikator. Yang paling ditekankan adalah standar operasional prosedurnya (SOP).

“SOP yang harus dijalankan sesuai surat edaran nomor 33 tahun 2003 tentang e-ticketing pelabuhan,” ujarnya.

Salah satunya adalah, lanjut topan yaitu M-Kios untuk pembelian tiket secara langsung di pelabuhan, kemudian kesiapan aplikasi baik mobile aplikasi maupun user aplikasi serta helpdesk.

BACA JUGA: BP Kawasan Karimun Akan Gandeng Investor, Siapkan Pelabuhan Malarko Butuh Rp324 Miliar

“Kemarin kita sudah cek ke lapangan secara sistem mobile aplikasi mereka sudah siap di playstore dan M-Kios juga sudah siap,” ujarnya.

Topan menegaskan, SOP itu harus berjalan baik jangan sampai ketika sudah dilakukan uji coba terjadi persoalan yang menyulitkan penumpang.

“Makanya kita minta SOP ini diperbaiki lagi sebelum uji coba,” tegasnya.

Topan menyebut saat uji coba penggunaan aplikasi tidak dikenakan biaya, namun saat semua sudah berjalan baik, kemungkinan akan ada biaya aplikasi yaitu sekitar Rp 1.500 setiap pembelian tiket.

Namun demikian, biaya itu harus dievaluasi kembali apakah memberatkan penumpang atau tidak.

“Kemungkinan Rp 1.500 rupiah setiap pembelian tiket untuk satu penumpang,” terangnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Atribut Pink Juru Parkir Batam Didistribusikan Bertahap, Dewan Khawatirkan Jukir Liar

0
parkirbaruu
Juru parkir mengenakan seragam baru dari Dinas Perhubungan Kota Batam mengatur kendaraan yang akan parkir di kawasan Greend Land Batamcenter, Selasa (14/5). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam sudah mendistribusikan atribut baru berwarna pink untuk para juru parkir resmi. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan jasa parkir di Batam.

Kepala Dishub Batam, Salim, menjelaskan bahwa distribusi atribut baru ini dilakukan secara bertahap. Saat ini, 550 atribut telah didistribusikan kepada juru parkir di beberapa titik.

“Berangsur kami distribusikan kepada juru parkir resmi yang belum memiliki atribut parkir tersebut. Kami anggarkan di perubahan APBD di tahun ini baru tersedia 550 pcs saja,” kata Salim, Selasa (18/6).

Dishub Batam juga gencar mensosialisasikan program parkir langganan kepada masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN). Sosialisasi dilakukan melalui surat edaran dan koordinasi dengan UPTD terkait.

Baca Juga: Banyak Jukir di Batam Minder Pakai Rompi Pink

Upaya ini membuahkan hasil, dengan peningkatan partisipasi masyarakat dalam program parkir langganan. Saat ini, terdapat lebih dari 400 kendaraan roda empat yang terdaftar dalam program tersebut.

“Kami terus memantau dan mengevaluasi program ini agar semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Salim.

Anggota Komisi II DPRD Batam, Hendra Asman, mengungkapkan kekhawatirannya terkait masih maraknya parkir liar di Batam. Ia menilai kurangnya pengawasan dan sistem yang lemah menjadi penyebab utama permasalahan ini.

“Dari sisi SDM dan sistemnya masih belum maksimal. Faktanya masih banyak ditemui juru parkir tidak memberikan karcis parkir dan atributnya,” ujar Hendra.

Baca Juga: Bapenda Terapkan QRIS , Permudah Pemungutan Pajak

Hendra juga menyoroti kebijakan parkir langganan Dishub Batam yang masih belum optimal dan perlu dikaji ulang.

“Saya ingin segera mendudukkan bersama Dishub Batam untuk membahas sistem perparkiran di kota Batam, dan kami akan memberikan rekomendasi ke Pemko Batam,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Puncak Ibadah Haji Selesai, Jamaah Haji Mulai Tinggalkan Mina

0
Rombongan jemaah haji Indonesia dari berbagai kloter memenuhi area jamarat di Mina untuk melaksanakan lempar jumrah pada Selasa (18/6) dini hari. (Aris Imam/Jawa Pos)

batampos – Pada Rabu (19/6), pelaksanaan ibadah puncak haji di Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina) berakhir. Para jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, mulai meninggalkan pemondokan di Mina. Setelah menyelesaikan fase mabid (bermalam) di Mina serta lempar jumrah di Jamarat.

Mereka kembali menuju hotel tempat mereka menginap di Makkah. Untuk melanjutkan prosesi ibadah fase akhir. Yakni tawaf ifadah, sai, serta tawaf wada.

Gelombang kepulangan jemaah Indonesia dari Mina sebenarnya sudah berlangsung sejak Selasa (18/6). Di mana, para jemaah yang mengambil nafar awal (mabid-lempar jumrah hingga 12 Dzulhijah/18 Juni) kembali ke hotel terlebih dulu.

Pada Rabu (19/6), giliran para jemaah yang mengambil nafar tsani (mabid lempar jumrah hingga 13 Dzulhijjah) yang meninggalkan Mina. Karena itu, saat ini, tenda di Mina sudah banyak ditinggalkan jemaah.

Berdasarkan data PPIH Arab Saudi, mayoritas jemaah Indonesia memilih untuk nafar awal. Mencapai 77 persen dari 213 ribu jemaah regular.

”Sementara, jamaah yang mengambil nafar tsani atau mabit tiga malam sebesar 23 persen. Mereka tengah proses kembali ke hotel,” kata Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Khalilurrahman.

Penurunan jumlah jemaah juga terlihat di area Jamarat yang jadi pusat pelaksanaan lempar jumrah. Tidak banyak jemaah Indonesia yang beraktivitas. Mayoritas adalah jemaah mancanegara.

Karena itu, saat ini, kawasan Jamarat yang sejak Minggu (16/6) lalu begitu padat, kini sudah makin sepi. Kini, kepadatan jamaah kembali bergeser ke MAsjidil Haram. Mereka mulai melaksanakan tawaf ifadah, sai, dan tawaf wada.

PPIH Arab Saudi menerbitkan imbauan perihal pelaksanaan kegiatan tersebut. Di mana, para jemaah diminta untuk beristirahat terlebih dulu di hotel tempat menginapnya di Makkah.

Sementara, bagi jemaah haji yang masuk kategori lansia, sakit, risiko tinggi (risti), serta jemaah wanita yang sedang berhalangan, gugur kewajiban thawaf wada’-nya. Dan tidak dikenakan dam (denda).

Selain itu, PPIH juga menerbitkan imbauan tentang jadwal pelaksanaan tawaf ifadah, sai, maupun tawaf wada. Di mana, pelaksanaan semua ibadah ini disesuaikan dengan jadwal para jemaah meninggalkan Makkah.

Baik yang pulang ke tanah air melalui Jeddah (bagi jemaah gelombang pertama), maupun yang menuju Madinah (bagi jemaah gelombang kedua). (*)

Nasabah Pinjol Didominasi Gen Z, Bisa Bikin Sulit Dapat Pekerjaan

0
Pinjol
Ilustrasi pinjaman online (pinjol).

batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nasabah pinjaman online (pinjol) didominasi generasi milenial dan generasi Z. Generasi ini dinilai banyak menghabiskan uang untuk kesenangan dibandingkan menabung maupun berinvestasi.

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya mengingatkan kepada generasi Z untuk berhati-hati dalam melakukan pinjol. Sebab, riwayat peminjaman maupun identitas akan tercatat di dunia industri.

“Ini perlu dicatat. Riwayat pinjamannya itu tercatat di industri,” ujarnya beberapa waktu lalu di kawasan Sukajadi, Batam Kota.

Baca Juga: Ratusan Calon Siswa SD di Batam Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Untuk itu, kata Sinar, generasi Z yang melakukan pinjaman wajib melunasi hutangnya tersebut. Sebab, jika tidak dilunasi, maka akan menyulitkan mereka dalam mendapatkan pekerjaan.

“Jangan sampai tidak mengembalikannya. Harus bisa memastikan bertanggung jawab terhadap pinjaman yang digunakan,” katanya.

Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan saat ini banyak generasi muda yang terjebak pinjol karena gaya hidup.

“Banyak yang mengambil hutang untuk kebutuhan konsumtif dan keperluan yang tidak bijaksana,” ujarnya.

Baca Juga: Selesai Dibangun, Gedung Bapas Batam Akan Segera Digunakan

Menurut dia, generasi milenial dan generasi Z menghadapi persoalan keuangan akibat prinsip You Only Live Once (Yolo), juga Fear Of Missing Out (Fomo). Gaya hidup Fomo ini menyebabkan seseorang merasa tertinggal apabila tidak mengikuti tren.

Sedangkan gaya hidup Yolo sering dikaitkan dengan cara menikmati hidup yang maksimal dan bebas.

“Kedua prinsip tersebut membawa generasi muda pada keputusan yang buruk, salah satunya tidak menyiapkan dana darurat,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan perusahaan di Batam belum memasukkan syarat penerimaan pekerja dengan melihat riwatat peminjaman atau BI checking tersebut.

“Sejauh ini tidak ada disebutkan, tapi belum tahu ke depannya. Itu nanti tergantung perusahaannya,” ujarnya.

Baca Juga: Pelaku Usaha di Batam Keluhkan Akses Permodalan dari Pemerintah

Menurut dia, permasalahan pinjol tersebut tidak ada kolerasinyan dengan perusahaan. “Inikan urusan pribadi pekerja. Selama tidak menganggu pekerjaannya, saya rasa tidak masalah,” katanya.

Namun, kata Rudi, saat ini para pekerja di Batam memang banyak terlilit hutang pinjol. Untuk itu, ia mengimbau calon maupun para pekerja untuk tidak bersinggungan dengan hal tersebut.

“Saran saya jangan sampai terlilit juga. Karena ke depannya kita tidak tau, bisa saja nanti memang dilihat (BI checking),” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Sudah 179 Jamaah Haji asal Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci

0
Masjidilharam kembali dipadati jamaah haji dari berbagai negara. Mereka baru saja menyelesaikan nafar awal atau melempar jumrah pada 10-12 Zulhijah. (AFP)

batampos – Hingga hari ini umat Muslim seluruh dunia tengah melangsungkan ibadah haji 1445 H. Hal itu diketahui melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) RI melaporkan pelaksanaan ibadah haji 1445 H dalam bentuk data, mulai dari pelunasan sampai dengan jamaah haji yang meninggal dunia.

Dilansir JawaPos.com dari laman resmi Siskohat (19/6), hingga hari ini atau hari ke-38 pelaksanaan haji 1445 H tercatat sebanyak 179 jamaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia.

Berdasarkan data yang dikutip pukul 15.44 WIB, 179 jamaah haji asal Indonesia meninggal dunia pada lima lokasi, yaitu Makkah, Madinah, Jeddah, Arafah, dan Mina.

Kemudian, sebagian besar jamaah yang wafat berusia lanjut (lansia) dan termasuk dalam risiko tinggi (risti). Hanya beberapa jamaah saja yang tidak termasuk dalam risti.

Sementara untuk usia, jamaah haji tertua yang meninggal dunia di Tanah Suci ialah 94 tahun dan paling muda berusia 31 tahun.

Jumlah ini diketahui dari data Siskohat lebih rendah (menurun) dari tahun sebelumnya (2023) yang tercatat pada hari ke-38 pelaksanaan ibadah haji sebanyak 283 jamaah meninggal dunia dari total 773 jamaah asal Indonesia yang wafat.

Sementara pada tahun ini di hari yang sama jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia tercatat sebanyak 177 dari total 179 jamaah. (*)

Sumber: JP Group

Jokowi: Tidak Ada Penerimaan Bansos untuk Pelaku Judi Online

0
Presiden Jokowi saat berikan keterangan. (Tangkapan Layar Setpres).

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi polemik wacana pelaku judi online menjadi penerima bantuan sosial (bansos). Kepala negara menegaskan, tidak ada pemberian bansos untuk pelaku judi online.

Hal itu disampaikan Jokowi seusai meninjau program bantuan pompa air di Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (19/6).

“Hehehe enggak ada (rencana bansos untuk pelaku judi online),” kata Jokowi.

Jokowi pun kembali menekankan tidak ada wacana tersebut. “Enggak ada,” tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebelumnya menyampaikan klarifikasi terkait gagasan pemberian bantuan sosial (bansos) kepada korban judi online. Ia menegaskan, penerima bansos tersebut bukanlah para pelaku judi online, melainkan anggota keluarga.

“Kalau pelaku sudah jelas harus ditindak secara hukum karena itu pidana. Nah, yang saya maksud penerima bansos itu ialah anggota keluarga seperti anak istri atau suami,” ucap Muhadjir di kantor Pimpinan Pusat Muhammdiyah, Jakarta, Senin (17/6).

Gagasan pemberian bansos kepada korban judi online sempat diusulkan Muhadjir dalam persiapan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Perjudian Online. Ia mengutarakan, pihaknya akan membahas lebih lanjut dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terkait pihak keluarga yang akan menerima bansos dari korba perjudian online.

“Kondisi ini yang ditimbulkan itu menjadi tanggung jawab pemerintah, khususnya kami Menko PMK. Dalam mekanisme pemberian bansos kepada keluarga yang terdampak judi online ini akan kami bahas dengan Menteri Sosial,” ungkap Muhadjir.

Muhadjir menilai pemberian bansos kepada keluarga korban judi online sangat penting. Mengingat mereka tidak hanya mengalami kerugian secara materi, tetapi juga kesehatan mental, bahkan hingga berujung pada kematian dalam banyak kasus.

“Kalau dia masih menganggur kita beri kemampuan keterampilan, dari kartu prakerja, kalau dari kartu pra kerja sulit ya di Kemensos ada program namanya pena, kan pena itu singkatan dari pahlawan ekonomi Nusantara, itu mereka-mereka yang salah satunya korban TPPO ini kemudian diberdayakan diberi modal untuk bisa survival,” pungkas Muhadjir. (*)

Sumber: JP Group

 

Diduga Buat Pesanan Barang Fiktif dan Rugikan Perusahaan Rp 8 Miliar, Mantan Karyawan PT. CCI, Lobam Ditangkap di Batam

0
Polisi mengiring tersangka penggelapan yang merupakan mantan karyawan PT. CCI, Lobam setelah diamankan di Batam, Kamis (13/6/2024). F.Satreskrim Polres Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Polisi menangkap mantan karyawan PT. CCI, Lobam berinisial S, 46 atas dugaan penggelapan dalam jabatan hingga merugikan perusahaan sekira Rp 8 miliar.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan mengatakan, kasus dugaan pengelapan dalam pemberatan ini dilaporkan pihak perusahaan pada tahun 2022.

“Pelapornya HR Manager perusahaan, Bu Husnul Khotimah,” ujarnya.

Setelah dilakukan proses penyelidikan, polisi akhirnya meningkatkan kasusnya menjadi penyidikan.

“Kita sudah tetapkan statusnya sebagai tersangka dan sudah dipanggil, namun tidak hadir. Tersangka malah menghilang lebih kurang 1 tahun,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (19/6/2024).

Dia mengatakan, tersangka dulunya adalah mantan karyawan PT. CCI yang bekerja sebagai kepala departemen store.

Saat itu tersangka melakukan pemalsuan dokumen berupa pesanan barang. Tersangka membuat laporan ada order barang dari departemen store ke departemen produksi. Padahal sebenarnya tidak ada pemesanan barang.

“Banyak pesanan barang yang fiktif pada 2021 dan 2022,” katanya.

Dia mengatakan, akibat ulah tersangka yang membuat pesanan barang fiktif membuat perusahaan mengalami kerugian sekira Rp 8 miliar.

BACA JUGA: Rental Motor dengan Alasan Mau Ambil Gaji, Pelaku Penggelapan Ternyata Sembunyikan Motor di Rumah Pacar

Dia menduga, tersangka tidak bekerja sendiri melainkan dibantu rekannya yang diduga supplier barang.

“Kita masih kembangkan untuk keterlibatan pihak lainnya,” katanya.

Dia mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah menerima informasi keberadaan tersangka di Kota Batam.

Tersangka ditangkap polisi di pondok kebun di Jalan Trans Barelang, Galang, Batam pada Kamis (13/6/2024).

“Tersangka sudah diamankan, saat ini masih kita dalami dengan memeriksa tersangka,” kata dia.

Atas perbuatan melanggar hukum, dia mengatakan, tersangka dijerat Pasal 374 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan dengan Pemberatan dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (*)

Reporter: Slamet

Ditemukan Tergeletak, Mulut Berdarah, Sekuriti PT VME Ditemukan Tewas

0
sekuriti e1718805461852
Sekuriti PT VME, Tanjung Sengkuang, Batuampar yang ditemukan tewas di kawasan perusahaan, Rabu (19/6)

batampos– RK, sekuriti PT VME, Tanjung Sengkuang, Batuampar ditemukan tewas di kawasan perusahaan, Rabu (19/6) pagi. Ia ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi tubuh mengeluarkan darah.

Informasi yang didapatkan, RK pertama kali ditemukan oleh sekuriti lainnya. Saat itu, korban tak berada di pos tempat ia berjaga.

BACA JUGA: Kelabui Sekuriti Menggunakan Snack, Kasus Karyawan PT Sat Nusapersada Curi Ratusan Ponsel

Kapolsek Batuampar, Kompol Dwi Hatmoko Wiroseno membenarkan adanya penemuan jasad ini. Usai ditemukan, jasad RK dievakuasi ke RS Bhayangkara.

“Ditemukan tadi pagi. Jasad dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan dari pemeriksaan awal, tak ditemukan tanda kekerasan di tubuh RK. Disinggung adanya daeah tersebut, Hatmoko menegaskan bukan dari hasil kekerasan, tapi penyakit yang dideritanya.

Hal ini diperkuat dengan pemeriksaan polisi di lokasi. Di toilet tepatnya di pos penjagaan di temukan muntahan darah korban.

“Korban muntah darah di kamar mandi,” katanya.

Dalam kasus ini, Hatmoko mengatakan memeriksa 5 saksi. Yakni karyawan perusahaan, sekuriti, hingga chief sekuriti.

“Ada 5 saksi yang diperiksa. Saat penjagaan, korban seorang diri,” ungkapnya.

Hatmoko menambahkan jasad korban rencana akan diambil oleh pihak keluarga dari Bengkulu. “Keluarga korban sudah dihubungi dan meminta tidak diotopsi. Akan dimakamkan di Bengkulu,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

Ditemukan Tegeletak, Mulut Berdarah,Sekuriti PT VME Ditemukan Tewas

0
sekuriti e1718805461852
Sekuriti PT VME, Tanjung Sengkuang, Batuampar yang ditemukan tewas di kawasan perusahaan, Rabu (19/6)

batampos– RK, sekuriti PT VME, Tanjung Sengkuang, Batuampar ditemukan tewas di kawasan perusahaan, Rabu (19/6) pagi. Ia ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi tubuh mengeluarkan darah.

Informasi yang didapatkan, RK pertama kali ditemukan oleh sekuriti lainnya. Saat itu, korban tak berada di pos tempat ia berjaga.

BACA JUGA: Kelabui Sekuriti Menggunakan Snack, Kasus Karyawan PT Sat Nusapersada Curi Ratusan Ponsel

Kapolsek Batuampar, Kompol Dwi Hatmoko Wiroseno membenarkan adanya penemuan jasad ini. Usai ditemukan, jasad RK dievakuasi ke RS Bhayangkara.

“Ditemukan tadi pagi. Jasad dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan dari pemeriksaan awal, tak ditemukan tanda kekerasan di tubuh RK. Disinggung adanya daeah tersebut, Hatmoko menegaskan bukan dari hasil kekerasan, tapi penyakit yang dideritanya.

Hal ini diperkuat dengan pemeriksaan polisi di lokasi. Di toilet tepatnya di pos penjagaan di temukan muntahan darah korban.

“Korban muntah darah di kamar mandi,” katanya.

Dalam kasus ini, Hatmoko mengatakan memeriksa 5 saksi. Yakni karyawan perusahaan, sekuriti, hingga chief sekuriti.

“Ada 5 saksi yang diperiksa. Saat penjagaan, korban seorang diri,” ungkapnya.

Hatmoko menambahkan jasad korban rencana akan diambil oleh pihak keluarga dari Bengkulu. “Keluarga korban sudah dihubungi dan meminta tidak diotopsi. Akan dimakamkan di Bengkulu,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

 

Kusnadi Anak Buah Sekjen PDIP Hasto Akui Pernah Bertemu dengan Harun Masiku

0
Staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (19/6/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Staf pribadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Kusnadi selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kusnadi menjalani pemeriksaan kurang lebih selama delapan jam, sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB.

Kusnadi hanya menjawab singkat saat dicecar awak media usai menjalani pemeriksaan. Ia pun mengaku pernah melakukan pertemuan dengan Harun Masiku, yang saat ini masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Iya pernah (bertemu Harun Masiku),” kata Kusnadi usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (19/6).

Namun, Kusnadi tidak menjelaskan secara rinci kapan dirinya melakukan pertemuan dengan Harun Masiku. Sebab, ia hanya menjawab secara singkat kepada awak media.

Kusnadi pun mengaku didalami penyidik KPK terkait isi handphone (HP) milik Hasto Kristiyanto yang telah disita penyidik KPK, pada Senin (10/6) lalu. Namun, ia membantah ada komunikasi dengan Harun Masiku. Menurutnya, yang ada hanya percakapan dengan sesama staf di DPP PDIP.

“Nggak ada percakapan dengan HM. Ya percakapan biasa pembayaran dengan staf DPP,” ucap Kusnadi.

Terpisah, juru bicara KPK Tessa Mahardika mengaku, penyidik KPK mendalami keberadaan Harun Masiku kepada Kusnadi.

Termasuk pengetahuan Kusnadi, terkait kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI periode 2019-2024 yang menjerat Harun Masiku.

“Pemeriksaannya seputar perkara tersangka HM, maupun hal-hal terkait keberadaan HM itu sendiri,” ucap Tessa.

Tessa menekankan, keterangan Kusnadi dibutuhkan untuk bisa menangkap Harun Masiku yang telah lebih dari empat tahun buron.

“Kita harapkan, apapun keterangan yang bersangkutan dapat memperkuat kerja teman-teman penyidikan,” pungkas Tessa. (*)

Sumber: JP Group