Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 3230

Warga Sei Enam Laut Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan dekat Pondok Kuning, Kijang

0
Polisi melakukan olah tempat kejadian kecelakaan di jalan Tanah Kuning dekat RM Pondok Kuning di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (16/6/2024). F.Unit Gakkum Satlantas Polres Bintan untuk Batam Pos.

batampos – Seorang nelayan yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino warna putih, Yasman, 49, meninggal usai menjadi korban tabrak lari. Peristiwa ini terjadi di jalan Tanah Kuning, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (16/6/2024) sekira pukul 05.55 WIB.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

“Kejadiannya dekat rumah makan (RM) Pondok Kuning, Kijang,” ujar Khapandi saat dihubungi, Selasa (18/6/2024).

Dia mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan terjadi kecelakaan di jalan Tanah Kuning, Kijang. Petugas turun ke lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTv di lokasi, dia mengatakan, ada mobil Toyota diduga warna hitam melaju dari arah Tokojo menuju ke arah Tugu Tanjak, Kijang.

Setibanya di lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban, warga Kampung Sei Enam Laut, Kelurahan Sei Enam melaju dari arah berlawanan.

Saat itu, korban menubruk bagian belakang mobil yang melaju di depannya, namun belum diketahui penyebabnya.

Akibatnya, korban terjatuh ke sebelah kanan jalan.

Saat terjatuh di jalan, korban langsung ditabrak mobil Toyota Innova yang sedang melaju. Setelah menabrak korban, mobil tersebut kabur.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di Kijang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Setelah mendapat perawatan, korban dinyatakan oleh pihak rumah sakit telah meninggal dunia,” ujarnya.

Dia mengimbau ke masyarakat yang mengetahui kejadian ini agar dapat bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk memberikan informasi.

“Identitas pemberi informasi akan kami jamin kerahasiannya,” ujarnya.

Dia juga mengimbau ke pengemudi mobil Toyota Innova agar segera melapor ke pihak Kepolisian atau mendatangi kantor polisi.

“Tidak perlu takut, kita jamin keselamatan saudara sehingga kasus ini bisa menjadi terang-benderang,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

Kasi Propam Polres Kepulauan Anambas Dimutasi Jadi Wakapolsek Batuampar, Batam

0
AKP Martias

batampos – Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polres Kepulauan Anambas, AKP Martias dimutasi oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah menjadi Wakapolsek Batu Ampar. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram bernomor : STR/315/VI/KEP/2024 tertanggal 14 Juni 2024.

Pengganti Martias, Iptu Muslim yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Samapta Polsek Siantan.

Tidak hanya Martias, Kapolda juga melakukan mutasi beberapa Pejabat Polres Kepulauan Anambas yaitu AKP Adiyanto sebelumnya menjabat sebagai Kabag SDM Polres Kepulauan Anambas menjadi Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang.

Penggantinya yaitu AKP Joko Sutiasno yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Jemaja.

Kemudian Iptu Aang Setiawan Kapolsek Palmatak dimutasi menjadi Kapolsek Jemaja. Penggantinya Iptu Kristian yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Dabo Singkep Polres Lingga.

Kasat Samapta, AKP Syafrizal turut dimutasi menjadi Kaurharbang Subbagharbangling Yanma Polda Kepri. Penggantinya, Iptu Ilhamidi yang sebelumnya menjabat Pamin 3 Subbagrenmin Ditpamobvit Polda Kepri.

Selain itu, Kapolsek Siantan, Iptu Gunawan di mutasi sebagai Pama Polresta Barelang. Penggantinya, Iptu Sutomo yang sebelumnya sebagai Kanit Intelkam Polsek Bintan Timur Polres Bintan.

Kemudian, Kabag Logistik, AKP Purbowo dimutasi sebagai Kasat Binmas Polresta Tanjungpinang. Penggantinya AKP Andri Yusri yang sebelumnya Paur 2 Bagharlat SPN Polda Kepri.

BACA JUGA: 4 Camat di Bintan Dimutasi

Lalu, Kasat Lantas, Iptu Sukamto dimutasi sebagai Kaur Renmin Yanma Polda Kepri. Penggantinya Iptu Febby Tri Gunawan yang sebelumnya Kasubsi Gankum Polres Kepulauan Anambas.

Selain itu, Iptu Saronto sebelumnya menjabat sebagai Kanit Propam Polsek Bintan Timur menjadi Kasat Binmas Polres Kepulauan Anambas.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan perihal mutasi pejabat Polres Kepulauan Anambas.

Ia berharap dengan mutasi ini menjadi penyegaran personil di Polres Kepulauan Anambas.

“Benar, suatu hal biasa mutasi ini. Ada promosi jabatan dan penyegaran personil,” ujar Kombes Pol Zahwani. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Setuju VoA Gratis

0
turis
Sejumlah wisman tiba di Pelabuhan Internasional Sekupang, beberapa waktu lalu. Desakan penurunan tarif VoA terus digaungkan ke pemerintah pusat. (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Visa on Arrival (VoA) diperjuangkan. Pengamat pariwisata Kepri, Mulyadi Tan menyambut gembira. Ia sangat menyetujui kebijakan itu, apalagi jika VoA digratiskan.

“Saya setuju VoA digratiskan. Kebijakan khusus ini sudah lama kita dengar dari pusat, cuma sampai sekarang belum ada kabar gembira. Jadi statusnya hanya menunggu. Saya bosan juga menunggu, hanya angin segar saja dari tahun ke tahun,” kata Mulyadi Tan, Selasa (18/6).

Informasi yang ia dapat, persoalan itu hanya tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Ia harap, kebijakan itu segera terealisasi agar target kunjungan 3 juta wisatawan mancanegara (wisman) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, dapat terwujud.

Sebagai pelaku pariwisata, dirinya sangat setuju VoA gratis. Efeknya sangat luar biasa buat industri wisata. Ia bahkan berani menjamin apa yang ditargetkan oleh Kemenparekraf RI mudah saja tercapai.

“Saya berani jamin, kalau gratis (VoA), angka 3 juta itu gampang, lah. Kalau hitungan bisnis simpel aja, kita ingin dapat income lebih banyak harus dikasi kemudahan dulu. Impaknya ke kemajuan pariwisata, meliputi UMKM, hotel, transportasi, hiburan, restoran dan lain-lain,” kata pria yang akrab disapa Ahi itu.

Ia mencontohkan negara dengan perkembangan pariwisata yang terbilang pesat seperti Thailand. Di sana, pemerintah memberi kemudahan bagi wisman. Dari situ, semuanya nanti akan terkena dampak positifnya.

“Pebisnis itu enggak melihat uang di depan dulu. Kita ingin orang datang ke negara kita. Negara maju di bidang pariwisata mana ada begitu. Biaya VoA di kita, yang Rp500 ribu itu, bisa dipakai untuk yang lain, makan bahkan bisa 2 sampai 3 hari. Kan, itu lumayan,” katanya.

Kemungkinan lain seperti terbukanya lapangan pekerjaan, pendapatan daerah dari pajak naik, pun pasti terjadi. Dia inginkan pemerintah memikirkan sisi jangka panjang, bukan malah sebaliknya.

Ahi menyebut, bahwa tantangan untuk memajukan dunia pariwisata di Kepri, khususnya Batam, memang terbilang berat, ditambah lagi faktor polemik tarif tiket. Meski demikian, jika semua elemen bersinergi, maka apa yang menjadi kekhawatiran bukanlah sebuah kesulitan.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua DPD Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Batam, Andi Xie. Jika pemerintah bisa menggratiskan VoA, turis akan senang berkunjung ke Batam.

Selain itu, dukungan dari pihak lain, seperti agen pelayaran juga sangat dibutuhkan. Semua lini diharapkan bisa saling bergandeng tangan, menciptakan dunia pariwisata semakin gemilang.

“Pastinya kita berharap VoA gratis, kedatangan turis meningkat. Apalagi ditambah dengan support agen pelayaran feri untuk menurunkan harga tiket, itu akan lebih baik. Jadi, untuk target 3 juta wisman masuk ke Kepri, saya optimistis bakal terealisasi,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Jukir Tanpa Seragam dan Karcis Masih Banyak di Batuaji dan Sagulung

0
jukir liar
Ilustrasi. Jukir liar mengutip uang parkir di pasar kaget di Simpang Tobing, Batuaji. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Juru parkir yang tidak mengenakan seragam atau identitas sebagai jukir masih banyak ditemui di lokasi parkir pinggir jalan dan pertokoan di Batuaji dan Sagulung. Keberadaan jukir bodong ini sudah cukup lama meresahkan dan bahkan merepotkan masyarakat di sana.

Selain sesuka hati mematok tarif parkir karena tidak memiliki karcis parkir, oknum jukir ini juga kerap berbuat onar. Perilaku kasar dari oknum jukir ini masih dirasakan masyarakat hingga saat ini. Jika ada masyarakat yang protes ataupun meminta karcis parkir pasti akan terjadi keributan, karena oknum jukir ini akan melakukan perlawanan dan pemaksaan kepada masyarakat pemilik kendaraan.

Begitu juga masyarakat yang sudah mengantongi stiker parkir berlangganan tidak berlaku bagi oknum jukir liar ini. Mereka tidak peduli akan hal itu. Siapa saja yang parkir di kawasan yang mereka jaga diwajibkan membayar uang parkir mulai Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu untuk kendaraan roda empat.

“Teknis nya dalam mengatur parkir juga amburadul. Kadang sampai ke tengah jalan mereka jejerkan sepeda motor atau mobil yang parkir. Lalulintas jadi terganggu. Coba lewat saja jalan Marina itu, sore hari pasti macet depan perumahan Merlion itu karena jukir liar ambil sebagian jalan untuk dijadikan lokasi parkir pengunjung pasar kaget, ” ujar Mulyono, warga penggunaan jalan di Marina, Selasa (18/6).

Jukir yang memintanya uang parkir dari masyarakat di lokasi pasar kaget ini kata Mulyono umumnya tidak berseragam. Pengutipan parkir sepertinya dilakukan sesuka hati untuk kepentingan mereka sendiri.

“Bagian dalam ruko itu, saat parkir tak ada orang, begitu keluar baru nongol sambil tiup pluit. Tak ada karcis atau baju seragam parkir. Sudah lama itu mereka memungut biaya parkir dari masyarakat yang belanja ke pasar kaget. Kalau tak kasih ngamuk ngamuk mereka, ” kata Mulyono lagi.

Selain itu ada juga jukir yang berseragam namun dalam menjalankan tugasnya tidak dilengkapi dengan karcis parkir. Ini umumnya dijumpai di lokasi parkir yang jukir yang mengenakan seragam jukir yang sudah usang. Warga curiga seragam parkir yang dipakai itu bukan pemberian dari Dishub dan tidak terdaftar sebagai anggota jukir Dishub.

“Itulah di Ruko samping RSUD dan di sekitaran pertokoan Tunas Regency. Jukir di situ kadang keliling sampai ke semua halaman ruko. Tak ada karcis itu kalau diminta. Orang parkir diam dia, saat keluar baru nongol minta uang. Seragamnya pun sudah kusam kali kayak sudah lama kali, ” kata Aulin, warga lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan kota Batam Salim menegaskan jika masyarakat menemukan oknum jukir yang seperti dikeluhkan kan ini hendaknya tidak usah membayar parkir. Itu tidak benar prosedurnya. Jukir resmi dari Dishub adalah berseragam, karcis dan kartu tanda pengenal.

“Tak usah takut. Kalau dia lakukan pemukulan atau perbuatan yang kurang menyenangkan lapor ke polisi. Ini kami lagi bergerak melakukan penertiban di lapangan, ” kata Salim, Jumat (7/6).

Jukir yang resmi dari Dishub kata Salim susah diatur dengan baik melalui masing-masing koordinator lapangan. Selain dibekali dengan seragam dan kartu identitas, jukir resmi ini juga dibekali dengan SOP melayani parkir kendaraan masyarakat. Mereka tidak boleh lengah atau sembunyi saat masyarakat datang parkir kendaraan. Artinya parkir kendaraan masyarakat diatur dengan baik sehingga sesuai dengan kutipan biaya parkir yang mereka terima.

“Yang resmi itu ada ada sekitar 550 an orang di Batam ini. Sesuai dengan seragam yang kita sediakan tahun ini. Memang ada beberapa yang belum terima seragam baru karena seragam lamanya masih bagus. Tapi di lapangan aktifitas mereka diawasi. Kalau ada masalah korlap nya kita panggil. Kami akan tertibkan semua masalah jukir ini. Bukan saja oknum yang bertindak sebagai jukir liar tapi juga jukir resmi yang terdata juga kita awasi, ” tutur Salim. (*)

Reporter: Eusebius Sara

25 Ribu Tabung Rusak, Distribusi Gas Melon di Karimun Terhambat

0
Kabid ESDM Disdagkop UMKM, Vandarones Purba saat meninjau bongkar muat gas melon di pelabuhan.

batampos– Antrian panjang pembelian gas 3 Kg di Pulau Karimun masih terjadi hingga, Senin (17/6). Ada beberapa hal yang menyebabkan distribusi gas 3 Kg terhambat.

Salah satu diantaranya, masih ada sekitar 25 ribu tabung yang rusak, dan belum ada pengganti. Selain itu, surut air laut turut mempengaruhi kelancaran bongkar muat gas dari pelabuhan ke truk agen.

“Sebenarnya tidak langka. Tapi masih ada lebih kurang 25 ribu tabung gas kita yang rusak, dan belum bisa diperbaiki,” ujar Kepala Diskop, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kab.Karimun Basori melalui Kabid ESDM Vandarones Purba, Minggu (16/6).

Sebagai ilustrasi, kata Vandarones, umpama satu tabung bisa dilakukan empat kali pengisian dalam sebulan. Tapi karena ada 25 ribu tabung yang rusak, artinya 100 ribu tabung tidak bisa diisi dalam waktu sebulan.

“Kondisi ini tentunya semakin memperlambat pengisian ulang. Sehingga ikut mempengaruhi distribusi gas 3 Kg,” papar Vandarones.

Selain itu, kondisi surut air laut turut menjadi biang keterlambatan bongkar muat di pelabuhan. Artinya, saat air laut surut hanya bisa memuat untuk dua truk saja.

BACA JUGA:Jelang Idul Adha, Gas Melon Langka, Warga Bingung Cari Kemana

“Kalau waktu muat gas dari pelabuhan saja sudah terlambat, bagaimana mungkin distribusi ke pangkalan bisa tepat waktu,” imbuhnya.

Kendati demikian, kata Vandarones, pihaknya masih akan tetap berusaha menstabilkan pasokan gas ke pangkalan-pangkalan di Karimun.

“Distribusi gas melon kita tidak pernah putus. Karena adanya kondisi-kondisi seperti tadi lah menyebabkan penyalurannya kadang sedikit terlambat. Kita doakan semoga SPBE cepat beroperasi, sehingga permasalahan ini dapat terselesaikan,” imbuh Vandarones.

Terpisah Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku segera meminta Kepala Diskop, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM untuk segera melakukan pengecekan ke pangkalan.

“Kaminpun ingin tahu, apa yang menyebabkan masih terjadi antrian. Padahal pengangkutan sudah lancar. Kondisi ini akan kami cek kembali dengan melibatkan bidang ESDM,” ungkapnya. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Realisasi Pajak PBB-P2 Batam Tercapai 44 Persen

0
Perumahan Dalil
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Kepulauan Riau, mencatat realisasi pajak PBB-P2 mencapai Rp115 miliar atau 44 persen dari target Rp 260 miliar dan BPHTB dengan realisasi mencapai 50 persen senilai Rp 215 miliar dari target Rp 414 miliar.

Sekretaris Bapenda Kota Batam, M Aidil Sahalo, mengungkapkan bahwa program relaksasi PBB-P2 terbukti efektif dalam mendorong kepatuhan wajib pajak.

“Program relaksasi PBB tahun ini masih berlanjut, saat ini di triwulan kedua dengan diskon 5 persen,” ujar Aidil, Selasa (18/6).

Selain PBB-P2 dan BPHTB, sektor pajak lain yang menunjukkan performa positif adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman dengan realisasi Rp72 miliar dari target Rp153 miliar dan jasa perhotelan dengan realisasi Rp75 miliar dari target Rp145 miliar.

Di tengah capaian positif ini, Bapenda tidak lengah dalam menagih piutang pajak.

“Kami akan menagih piutang yang belum tertagih atau masih berada di wajib pajak untuk segera dibayarkan,” ujarnya.

Ia mengatakan optimisme Bapenda untuk mencapai target PAD tahun ini semakin kuat dengan tren positif realisasi pajak daerah.

Selain fokus pada wajib pajak yang mempunyai tunggakan, Bapenda Kota Batam juga gencar sosialisasi dan memberikan informasi terkait relaksasi pajak khusus PBB. Sekaligus sosialisasi Perda baru nomor 1/2024 tentang pajak daerah.

“Jadi khusus untuk PBB kami memberikan relaksasi. Sepuluh persen untuk triwulan pertama dan 5 persen di triwulan kedua. Kami juga menghapus denda, dan hal ini kami lakukan untuk membantu wajib pajak yang memiliki tunggakan,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter: AZIS MAULANA

Pelaku Jambret Guru TK di Temiang Ditangkap Polisi

0
IMG 20240618 WA0037 2 scaled
Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom menunjukkan barang bukti yang diamankan dari ketiga tersangka. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polresta Barelang bersama dengan Reskrim Polsek Sekupang berhasil mengamankan tiga orang pelaku penjambretan seorang guru taman kanak-kanak di Jalan Raya Temiang Tiban Sekupang, 13 Mei 2024 lalu.

Ketiga pelaku adalah MA, 33, MI, 21, dan MRP, 24. Ketiganya diamankan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat terkait keberadaan para pelaku.

“Benar, ketiga pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda pada (13/6). Dimana dua diantaranya pelaku pencurian, dan 1 orang pelaku membantu pertolongan perbuatan jahat,” ungkap Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom Selasa (18/6).

Ia melanjutkan, adapun peran dari masing-masing pelaku, yakni MA berperan sebagai eksekutor untuk penjambretan sedangkan MI membantunya melakukan pencurian di Jalan Diponegoro, Sei Temiang beberapa waktu lalu.

Lalu untuk, MRP merupakan pembeli handphone yang berhasil dicuri dan dikenai tindak pidana pertolongan jahat. “Dan dari keterangan MA barang yang diambil berupa Handphone dijual kepada MRP seharga Rp 800 ribu,” paparnya.

Dari informasi yang dihimpun, kasus ini bermula pada (13/5) dimana korban yang diketahui berinisial W, merupakan seorang guru Taman Kanak-kanak hendak melakukan perjalanan dari salah satu TK di Batuaji ke kantor dinas pendidikan yang ada di Sekupang.

Ditengah perjalanan dari arah belakang, ada pemotor yang mengikuti motor yang dikendarai W. Kemudian, saat situasi jalan sepi, 2 orang pelaku tersebut mendekati korban dan langsung menarik tas korban yang diletak di gantungan motor.

Tak butuh waktu lama, tas milik korban raib. Korban sempat berteriak untuk meminta tolong, dan korban juga mencoba mengejar pelaku akan tetapi pelaku kabur dengan kencangnya.

Atas tindakan yang dilakukan para pelaku, korban mengalami kerugian 1 unit handphone Samsung A54, uang tunai Rp 900ribu, dan beberapa dokumen seperti bukti tabungan anak, 1 buah kartu pegawai, 2 kartu STM, KTP Korban, kartu Bpjs, kartu PGRI, dan stempel sekolah.

Selain mengamankan 3 orang pelaku, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti 1 unit sepeda motor vario Bp 3675 PR yang menjadi sarana pencurian, 1 helm, tas, dan hp samsung milik korban.

Di Mapolsek Sekupang, W mengakui pada saat kejadian dia dari arah Batuaji menuju Sekupang. Namun setiba di depan daerah Mata Kucing motornya dihentikan pelaku dan langsung mengambil tas yang saat itu disimpan di dashboard depan.

“Saya lihat dari belakang ada dua orang. Satu pakai masker dan satu lagi pakai helm dan langsung menghentikan motor, ” ujarnya saat membuat laporan di Mapolsek Sekupang.

Korban yang takut langsung menyerahkan tasnya tersebut. Korban saat itu tak berani teriak meminta tolong mengingat di saat kejadian jalanan Temiang sangat sepi. “Saat itu di depan ada motor becak dan motor pelaku di belakang, ” tuturnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Wabup Anambas, Wan Zuhendra, Kurban Seekor Sapi

0
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra (baju kaos putih) saat menyaksikan petugas menyembelih sapi miliknya

batampos – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra yang berkurban di Masjid Agung Baitul Ma’mur, Tarempa, Kecamatan Siantan. Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu, berkurban satu ekor sapi yang memiliki bobot 190 Kilogram.

Saat sapi milik Wan Zuhendra ingin disembelih, petugas penyembelihan hewan qurban kesulitan menaklukkan sapi.

Pantauan batampos, sejak pukul 07.45 WIB petugas berusaha menaklukkan sapi dengan mengikat kaki. Usaha yang dilakukan petugas tak membuahkan hasil.

Tak bisa kaki diikat, petugas mencari cara lain dengan mengingkat pinggang serta perut sapi. Tepat pukul 08.15 WIB, petugas pun berhasil, meski sapi terus memberontak hampir membuat salah satu petugas terpelanting.

“Biasalah aja itu,” ujar Wan Zuhendra sambil tertawa, saat ditanyai perihal sapi miliknya yang susah ditaklukkan.

Wan Zuhendra yang juga Ketua Masjid Agung Baitul Ma’mur mengatakan pada tahun ini pihaknya menyembelih 4 ekor sapi yang mana 1 ekor sapi merupakan sumbangan darinya.

“Kita lakukan pemotongan pada hari ini. Karena semalam panitia kita menjadi petugas di tempatnya masing-masing,” ujar Wan Zuhendra.

Setelah pemotongan, panitia langsung membagikan daging hewan kurban ke warga yang berdomisili di sekitar Masjid Agung Baitul Ma’mur.

“107 warga yang dapat daging ini. Semua berdomisili sekitar Masjid ini,” tukas Wan Zuhendra.

Reporter : Ihsan Imaduddin

AKP Budi Tambunan ke Polres Karimun, AKP Monang P Silalahi ke Bintan Utara

0
Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Tiga kasat dan empat kapolsek di jajaran Polres Bintan masuk dalam gerbong mutasi.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson ketika dihubungi, Senin (17/6/2024) membenarkan hal ini.

Tiga kasat yang dipindah tugas adalah Kasat Intelkam Polres Bintan, AKP Budi Tambunan dimutasi sebagai Kasat Intelkam Polres Karimun.

Kasat Intelkam Polres Bintan akan diisi AKP Ridwan Shaleh yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Lingga.

Kemudian, Ps Kasatresnarkoba Polres Bintan, Iptu Syofian Rida berpindah tugas menjadi Panit 2 Unit 1 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri.

BACA JUGA: Langgar Aturan Zonasi, Dua Kepsek di Tanjungpinang Dimutasi

Posisi Ps Kasatresnarkoba Polres Bintan akan diisi oleh Iptu Davinsi Josie Sidabutar yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bandara Hang Nadim Polresta Barelang.

Lalu, Ps Kasatpolairud Polres Bintan, Iptu Sarianto berpindah tugas menjadi Ps Kasatpolairud Polres Karimun.

Posisi Ps Kasatpolairud Polres Bintan akan diisi oleh Iptu Parlin yang sebelumnya menjabat Ps Kasatpolairud Polres Karimun.

Selain tiga kasat, empat kapolsek di jajaran Polres Bintan yang dimutasi adalah Kapolsek Gunung Kijang, AKP Satri Putra dimutasi menjadi Ps Kasat Samapta Polresta Barelang.

Iptu Jul Ilham dari Ps Kanit Lantas Polsek Bintan Timur akan mengisi jabatan Ps Kapolsek Gunung Kijang.

Kemudian, Kompol Suwitnyo dari Kapolsek Bintan Utara dimutasi menjadi Kapolsek Bukit Bestari Polresta Tanjungpinang.

AKP Monang P Silalahi dari Kabag Ops Polres Bintan akan mengisi jabatan Ps Kapolsek Bintan Utara.

Posisi Kabag Ops Polres Bintan akan diisi oleh AKP Eriman yang sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Kepulauan Anambas.

Lalu, Kapolsek Teluk Bintan, Ipda Bobby Pratama dimutasi menjadi Ps Kasi Propam Polres Bintan.

Iptu Syamsuriya dari Panma Yanma Polda Kepri akan mengisi jabatan Kapolsek Teluk Bintan.

Dan, Ps Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto dimutasi menjadi Kasiwas Polres Bintan.

AKP Firuddin dari Ps Kabaglog Polres Bintan diangkat menjadi Ps Kapolsek Bintan Timur.

Selain tiga kasat dan empat kapolsek, perwira lain yang dimutasi adalah AKP Sugiono dari Kasipropam Polres Bintan dimutasi menjadi Kapolsek Tanjungpinang Timur.

Kemudian, AKP Tumpal Pangasian Sipahutar dari Kasiwas Polres Bintan dimutasi menjadi Ps Kabag SDM Polres Lingga.

Lalu, Iptu Sutomo dari Ps Kanit Intelkam Polsek Bintan Timur dimutasi menjadi Ps Kapolsek Siantan Polres Kepulauan Anambas.

Alson mengatakan, mutasi ini merupakan hal biasa dilakukan di jajaran Polri dalam upaya penyegaran organisasi dan meningkatkan kinerja. (*)

 

Reporter: Slamet N

Fery Tujuan Malaysia dan Singapura Ramai Penumpang

0
pelabuhan batam center
Penumpang terlihat memadati Pelabuhan Internasional Batam center, Senin (17/6). Kepadatan penumpang terlihat di pintu keberangkatan yang didominasi warga negara Singapura dan Malaysia yang akan pulang usai berlibur dari Batam.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center membludak, Senin (17/6). Terutama untuk arus keberangkatan penumpang tujuan negara Singapura dan Malaysia yang mencapai 11 ribu penumpang.

Momen libur Hari Raya Iduladha 1445 H, dimanfaatkan para wisatawan untuk berkunjung ke Batam. Dimana beberapa hari sebelumnya, arus penumpang membeludak di kedatangan, terutama dari negara Singapura.

”Untuk hari ini arus penumpang lebih didominasi keberangkatan. Sebelumnya di kedatangan,” ujar General Manager Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Nika Astaga, Senin (17/6).

Menurut Nika, data penumpang yang akan berangkat pada Senin (17/6) hampir mencapai 12.500 penumpang. Seribu lebih penumpang batal berangkat. Sehingga yang berangkat diperkirakan 11 ribuan penumpang.

”Ini perkiraan data sore. Untuk data pasti malam nanti. Namun hingga sore, jam 3 ada seribuan penumpang yang batal berangkat, ” sebut Nika.

Lonjakan penumpang sudah diantisipasi operator dengan extra trip kapal. Pada hari senin, untuk keberangkatan ada 12 trip kapal, sehingga total kapal yang berangkat ada 79 trip.

”Untuk normal, kapal berangkat 67 trip. Hari ini (kemarin, red) 79 trip. Kapal ukuran besar juga. Kapal berangkat hitungan per 15 menit,” ungkap Nika.

Dikatakan Nika, untuk lonjakan arus penumpang saat ini bisa diatasi dengan baik. Sebab pihaknya memberlakukan jalur buka tutup antrean penumpang yang hendak menuju konter check in Imigrasi.

”Apalagi saat ini autogate berfungsi dengan baik, penumpang hanya beberapa detik, bisa lewat dengan baik. Sehingga antrean terurai dengan baik,” ujar Nika.

Pihaknya juga melembutkan semua petugas keamanaan. Dibantu juga dengan personel polisi. ”Yang pasti kami memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang,” kata Nika.

Sedang Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Eric Mario Sihotang, mengatakan hal serupa bahwa arus penumpang keberangkatan pada Senin (17/6) sangat padat.

”Ada extra trip 12 kapal, tujuan Singapura,” pungkas Mario. (*)

Reporter: Yashinta