Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 3232

Iwan Krisnawan Dicopot dari Jabatan Ketua DPC Hanura Batam

0
IMG 20240616 143618 913 scaled e1718676130371
Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Hanura Kepri, Uba Ingan Sigalingging (tengah) pada konferensi pers di Kantor DPD Hanura, Minggu (16/6). F.Arjuna

batampos – Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Hanura Batam, Iwan Krisnawan dicopot dari jabatannya. Posisinya digantikan oleh Amri Isti Wahyudi, sebagai pelaksana tugas (plt) sampai musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) dilaksanakan.

Ketentuan itu sesuai dengan Surat Keputusan No:01/A/SKEP-DPD/HANURA/KEPRI/VI/2024. Secara resmi Iwan dicopot sejak 13 Juni. Posisinya digantikan oleh Amri tertanggal 16 Juni.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Hanura Kepri, Uba Ingan Sigalingging, pada konferensi pers di Kantor DPD Hanura, Minggu (16/6). Ia didampingi oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Hanura Kepri, Yarsi, Ketua OKK Hanura Kepri, Amri Isti Wahyudi, dan Sekretaris DPC Hanura Batam, Roni Nainggolan.

“Langkah inj diambil oleh DPD dan disetujui oleh DPP. Ini sikap DPD dalam upaya meningkatkan performa partai,” ujar Uba.

Penggantian Ketua DPC Hanura Batam, telah sesuai dengan peraturan organisasi, berdasarkan usulan, serta hasil rapat pleno DPD. DPP Hanura pun telah menyetujui pengangkatan Amri.

“Pertimbangan dari penggantian ketua DPC karena kesibukan beliau (Iwan Krisnawan) yang akan lebih fokus ke usaha yang ditekuni. Atas nama DPD kami mengucapkan terima kasih kepada saudara Iwan karena selama ini telah menjadi bagian penting dari kemajuan Partai Hanura di Batam,” katanya.

Di dalam penunjukan pelaksana tugas ini, pihaknya berharap agar DPC Hanura Batam bisa berjalan lebih maju dan cepat. Itu sesuai dengan prinsip apa yang digariskan oleh Ketua Umum (Ketum) DPP Hanura, yakni 5S (strategi, struktur, sistem, skil dan speed).

“Ini merupakan salah satu upaya kita dalam meningkatkan performance Partai Hanura, khususnya di Batam,” ujar Uba.

Uba menyebut, bahwa Partai Hanura harus tetap berkembang dan maju, serta bagaimana organisasi ini bisa dijalankan secara profesional. “Ini yang menjadi hal penting yang seharusnya dilakukan Metua DPC. Kalau melihat performanya baik-baik saja,” katanya.

DPC Hanura Batam, diketahui memang tidak pernah bermasalah sampai dengan sejauh ini. Namun, beredar pula isu gonjang-ganjing di dalam Hanura Batam.

Uba menekankan, bahwa dalam proses pencopotan jabatan Iwan sebagai Ketua DPC Hanura Batam, telah melalui berbagai pertimbangan. Terutama dalam bentuk konsolidasi dan penguatan di segala struktur.

“Segala bentuk ketidakpercayaan, baik itu mosi tidak percaya atau kurang harmonis hubungan satu lain, saya kira itu semua bisa teratasi,” kata dia.

Sementara, Plt Ketua DPC Hanura Batam, Amri Isti Wahyudi, bakal siap mengemban amanah dari partai sampai pada Muscablub berlangsung. Ia juga mengaku telah bertemu dengan Iwan pra penggantian.

“Saya sudah ketemu dengan beliau Jumat lalu. Saudara Iwan mengerti, memahami dan legowo atas keputusan DPP,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Indonesia Salurkan Seribu Hewan Kurban ke Gaza dan Tepi Barat

0
Petugas tengah melakukan perawatan sapi di Mal Hewan Kurban H. Doni, Depok. Indonesia salurkan seribuan hewan kurban ke Gaza dan Tepi Barat. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Manfaat daging kurban dari para pekurban (mudhohi) Indonesia tidak hanya dirasakan di dalam negeri. Tetapi sampai juga ke warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Tahun ini seribu hewan kurban domba atau kambing (doka) dikirim ke sana.

Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas M. Imdadun Rahmat menjelaskan, pengiriman akan melibatkan mitra yang memiliki akses masuk ke Gaza dan Tepi Barat. ”Karena kita memperhitungkan situasi dan kondisi di sana. Kira-kira seribu ekor doka yang kita kirim,” kata Imdadun di sela pembagian daging kurban Baznas di kampung pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Kota Bekasi, Senin (17/6).

Mitra Baznas dalam pendistribusian hewan kurban ke Gaza dan Tepi Barat di antaranya Women Crisis Center, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), dan Baituz Zakat. ”Mereka punya akses untuk mendistribusikan langsung ke Gaza dan Tepi Barat. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kata Imdadun, hewan kurban yang masuk atau dititipkan ke Baznas pusat mencapai 9 ribu doka. Baznas menghitung hewan kurban dengan satuan doka. Karena itu, apabila ada kurban dalam bentuk sapi, dihitung tujuh doka. ”Dibandingkan tahun lalu naik sekitar 30 persen,” katanya. Pendistribusian hewan kurban itu disebar ke seluruh Indonesia.

Pada bagian lain, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menjelaskan isu pengiriman sipil dan organisasi masyarakat dalam misi perdamaian di Gaza, Palestina. Juru Bicara II Kemenlu Rolliansyah Soemirat mengatakan, hal itu masih harus menunggu mandat dari PBB. Sebab, misi perdamaian PBB hanya akan diterjunkan setelah ada mandat melalui Resolusi DK PBB. ”Sejauh ini, PBB belum membahas isu penggelaran PKO (peacekeeping operation, Red) di Gaza,” ungkapnya kemarin.

Menurut pria yang akrab disapa Roy itu, prioritas saat ini adalah terciptanya perdamaian melalui gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas Palestina. Hal itu sesuai dengan Resolusi 2735 DK PBB yang baru disahkan beberapa waktu lalu.

Jika memang ada pengiriman untuk misi perdamaian PBB, menurut dia, akan dilakukan update dengan kondisi di lapangan. Baik soal jumlah, komposisi, maupun jenis keahliannya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sempat mengungkapkan bahwa Indonesia siap mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. Hal itu dilakukan sebagai salah satu kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.

Salat Idul Adha

Presiden Joko Widodo kemarin melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Baiturrahman, Simpang Lima, Semarang. Selepas salat, Jokowi menyerahkan sapi jenis simental ke panitia kurban Masjid Baiturrahman. ”Kami serahkan seekor sapi kepada penyelenggara Idul Adha sebagai ibadah kurban keluarga kami untuk disembelih dan dibagikan kepada yang berhak,” kata Jokowi.

Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, bersama sejumlah menteri. Di antaranya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno serta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto merayakan Idul Adha bersama masyarakat di Masjid Nurul Wathan, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat. Seusai salat Id, presiden terpilih 2024–2029 itu berbincang dengan masyarakat. Tahun ini Prabowo berkurban 145 ekor sapi. Sebagian besar di antaranya disebar ke beberapa wilayah. (*)

Menumbuhkan Kepedulian Sesama, Polda Kepri Kurbankan 65 Sapi dan 36 Kambing

0
kapolda yan
Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah (tengah)

batampos – Polda Kepri melaksanakan pemotongan hewan kurban di Masjid Al-Halim Polda Kepri, Senin (17/6). Total hewan kurban yang dipotong bersama Polresta Jajaran berjumlah 65 ekor sapi dan 36 ekor kambing.

Sebelum pemotongan hewan kurban, dilaksanakan Salat Id berjamaah yang dihadiri Wakapolda Kepri, Brigjen Asep Safrudin, dan PJU Polda Kepri.

Kapolda Kepri, Irjen Yan Fitri Halimansyah mengatakan Idul Adha memiliki nilai-nilai penting yang perlu ditanamkan dalam diri setiap insan, yaitu semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kerelaan.

Baca Juga: Dua Puncak Musim Hujan di Batam, BMKG: Waspada Hujan dan Angin Kencang

Ia mengingatkan makna ibadah kurban sebagai bukti ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT.

“ibadah kurban memiliki nilai sosial dan kemanusiaan, yaitu menumbuhkan rasa cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama. Saya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini,” ujarnya.

Adapun hewan kurban yang dipotong dari Polda Kepri sebanyak 33 ekor sapi dan 7 ekor kambing, Satbrimob Polda Kepri sebanyak 2 ekor sapi dan 11 ekor kambing, SPN Polda Kepri sebanyak 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing, Polresta Barelang sebanyak 7 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

Kemudian Polresta Tanjungpinang sebanyak 4 ekor sapi, Polres Karimun sebanyak 7 ekor sapi dan 1 ekor kambing, Polres Bintan sebanyak 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing, Polres Lingga sebanyak 2 ekor sapi, Polres Natuna sebanyak 3 ekor sapi, serta Polres Kepulauan Anambas sebanyak 2 ekor sapi.

Baca Juga: Masyarakat Batam Tumpah Ruah Saksikan Pawai Takbiran

“Saya berharap semangat pengorbanan yang terkandung dalam Idul Adha dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kinerja dalam melayani masyarakat,” tutupnya.

Selanjutnya daging kurban tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Seperti pondok pesantren, masjid/ musalla dan panti asuhan. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Kejutan, Slowakia Bekuk Belgia 1-0 di Piala Eropa

0
Selebrasi pemain Slowakia usai mencetak gol lawan Belgia dalam pertandingan Grup E Piala Eropa 2024 pada Selasa (18/6). (UEFA/AFP/Antara)

batampos – Kejutan terjadi di Grup E saat Slowakia mengalahkan Belgia 1-0 dalam pertandingan Grup E Piala Eropa 2024 di Deutsche Bank Park, Frankfurt, Selasa (18/6) dini hari WIB.

Gol tunggal dicetak Ivan Schranz pada awal babak pertama. Meski mendominasi penguasaan bola, Belgia kesulitan mengubah peluang menjadi gol.

Hasil itu membuat Slowakia menempati peringkat dua klasemen Grup E dengan tiga poin. Skuad Francesco Calzona hanya kalah selisih gol dari Rumania yang menang 3-0 atas Ukraina dalam laga pembuka grup. Belgia menempati peringkat tiga dengan Ukraina di dasar grup, demikian laman UEFA seperti dilansir dari Antara.

Belgia langsung mendapatkan peluang saat laga baru berjalan tiga menit. Romelu Lukaku menyambut umpan terobosan Kevin De Bruyne. Tinggal berhadapan dengan Martin Dubravka, sepakan Lukaku malah digagalkan.

Dua menit kemudian Lukaku mendapatkan peluang emas, tapi sontekannya kembali digagalkan Dubravka. Slowakia justru mencetak gol pada menit ke-7 lewat serangan pertamanya.

Diawali sepakan Juraj Kucka yang ditepis Koen Casteels, bola rebound disambar Ivan Schranz untuk membawa timnya unggul 1-0.

Gol itu sempat ditinjau VAR karena ada dugaan Kucka sudah offside. Namun, akhirnya gol disahkan karena bek Belgia Zeno Debast membuat posisi Kucka onside.

Setelah gol itu, Belgia langsung membombardir pertahanan Slowakia. Tapi buruknya penyelesaian akhir membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol.

Pada menit ke-21, Leandro Trossard memberikan ancaman lewat sepakan dari luar kotak penalti, tapi bola melambung tinggi di atas mistar gawang. Slowakia hampir menggandakan kedudukan pada menit ke-31. Namun, sepakan Lukas Haraslin ditepis Casteels.

Lima menit berselang sundulan Amadou Onana yang menyambut sepak pojok berhasil ditangkap Dubravka. Gawang Slowakia kembali selamat setelah sepakan voli Haraslin pada menit ke-40 ditepis kiper.

Belgia menaikkan intensitas serangan pada babak kedua. Mereka sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-55 lewat Lukaku. Lukaku mencocor bola sepak pojok De Bruyne dari jarak dekat. Namun, VAR menganulir gol itu karena Lukaku sudah offside.

Belgia benar-benar tidak beruntung ketika Johan Bakayoko yang baru masuk sebagai pengganti membuat peluang emas pada menit ke-62. Belgia sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-86. Openda menaklukkan lawannya dan mengirimkan umpan tarik yang disambut sepakan kaki kiri Lukaku, yang menjebol jala Dubravka.

Selebrasi Belgia usai menyamakan skor cuma bertahan sebentar karena VAR menganulir gol tersebut. Gol itu dianulir karena Openda dianggap handball saat menerima umpan lambung dari rekannya. (*)

Petugas Kesehatan Hewan Sebut Daging Sapi Kurban Layak Dikonsumsi

0
Petugas kesehatan hewan memeriksa daging sapi kurban usai disembelih

batampos– Ratusan ekor sapi dan kambing sudah dilakukan proses penyembelihan pada Senin (17/6) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1445 H/ 2024. Untuk memastikan daging sapi kurban yang dipotong bersih dari penyakit, Dinas Pengan dan Pertanian Kabupaten Karimun bersama petugas kesehatan hewan turun ke setiap lokasi yang ada melaksakan pemotongan hewan kurban.

”Untuk memastikan bahwa daging sapi kurban post mortem atau setelah disembelih bebas dari penyakit dan layak dikonsumsi, maka kita sudah menyebar petugas kesehatan hewan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jayaputra.

Fokus pemeriksaan oleh tim kesehatan hewan, katanya, pada bagian hati daging sapi dan parunya setelah disembelih. Sampai dengan siang ini (Senin, red) pantauan yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan tidak menemukan adanya cacing pada hati sapi yang disembelih. Termasuk juga tidak ditemukan penyakit pada paru sapi.

BACA JUGA: Stok Hewan Kurban di Bintan Lebih dari Cukup, Ada 1.731 Ekor

”Alhamdulillah, saya juga turun langsung ke beberapa lokasi pemotongan hewan kurban di Pulau Karimun dari pagi sampai siang hari. Hasilnya memang tidak ditemukan penyakit pada daging sapi hewan kurban. Untuk itu, dapat disimpulkan bahwa daging sapi yang disembelih layak untuk dikonsumsi. Berbeda pada tahun lalu masih ada daging sapi kurban yang ditemukan penyakit,” ungkapnya.

Menyiggung tentang jumlah sapi kurban yang disembelih, Sukrianto menjelaskan, sampai dengan hari H atau Hari Raya Idul Adha jumlah yang disembelih sebanyak 427 ekor. ”Namun, dipastikan akan ada tambahan mengingat waktu penyembelihan hewan kurban masih ada sampai dengan Rabu (19/6). Beberapa instansi dan organisasi ada yang melaporkan akan melakukan penyembelihan Selasa (18/6) dan Rabu (19/6).

Sementara itu, untuk hewan kurban kambing yang disembelih bertepatan dengan Hario Raya Idul Adha sebanyak 464 ekor. Hanya saja, apakah ada tambahan penyembelihan lagi untuk hewan kurban kambing pihaknya belum dapat laporan atau informasi. Yang jelas, untuk hewan kurban kambing yang disembelih juga bebas penyakit, sehingga layak dikonsumsi. (*)

Reporter: Sandi P

Siap Diedarkan untuk Idul Adha, Polisi Sita Uang Palsu Senilai Rp 22 Miliar

0
Ilustrasi uang pecahan Rp 100.000 sasaran utama para pembuat uang palsu.

batampos – Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran uang palsu. Tak tanggung-tanggung, uang palsu yang disita senilai Rp 22 miliar.

“Barang bukti ada Rp 22 M uang palsu siap edar,” ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Selasa (18/6).

Selain uang palsu miliran rupiah, polisi menyita satu mesin penghitung, satu mesin pemotong uang, satu mesin GTO atau mesin percetakan, dan beberapa tinta warna.

Ade mengatakan, ada tiga orang dicokok dalam kasus ini ini. Ketiganya adalah M, YA, dan FF. Mereka memiliki peran berbeda-beda.

Penangkapan kepada para pelaku dilakukan di Jalan Srengseng Raya Nomor 3 RT1 RW8, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Adapun uang palsu ini rencananya akan disebar untuk Idul Adha.

“Jadi, ini sudah diamankan oleh penyidik Subdit Ranmor Ditreskrimum berawal dari adanya informasi dari masyarakat, akhirnya ditindaklanjuti oleh penyidik dan akhirnya berhasil diungkap oleh penyidik ini,” jelas Ade.

Para pelaku dikenakan Pasal 244 dan 245 KUHP. Mereka terancam pidana maksimal maksimal 12 tahun penjara. (*)

Membahayakan, Jalan Amblas Dekat RS Bhayangkara Belum Juga Diperbaiki

0
image0 9 scaled e1718672909893
Jalan Dang Merdu, Batubesar, Nongsa yang amblas beberapa waktu lalu belum selesai diperbaiki. F.Yashinta

batampos – Ruas Jalan Dang Merdu, Batubesar, Nongsa yang amblas beberapa waktu lalu belum selesai diperbaiki. Padahal kondisi jalan tersebut sangat rawan jika dilewati pada malam hari karena tak ada lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Seperti yang terlihat pada Senin (17/6), kondisi jalan amblas cukup lebar. Mulai dari bahu jalan hingga sepertiga jalan. Diatas jalan amblas, hanya dibatasi dengan pembatas segitiga dan segi empat. Selebihnya, pengendara haruslah pandai-pandai melewati jalan yang hanya satu jalur itu untuk dilewati dua arah.

Beberapa waktu lalu, terlihat juga pengerjaan oleh sejumlah pekerja. Bahkan, sudah ada setengah batu miring yang dibangun. Namun sampai sekarang jalan yang telah amblas sejak awal Maret, tak juga diselesia diperbaiki.

Rina, warga Nongsa mengaku suaminya sempat menabrak pembatas jalan karena jalanan terlalu gelap. Untung saja suaminya sigap sehingga tak sampai masuk ke dalam jalanan yang amblas.

“Itu bahaya, jalanan amblas setinggi itu hanya diberi segitiga pembatas. Kami sempat nabrak pembatas jalan itu,” sebut Rina.

Ia heran mengapa kondisi jalan yang sangat rawan itu dibiarkan begitu saja. Padahal jalan tersebut padat dilalui kendaraan. Mirisnya, saat malam, kondisi jalan gelap, sehingga membahayakan pengendara.

“Beberapa waktu lalu sempat dikerjakan, sekarang ditinggalkan begitu saja. Padahal jalan itu padat dilalui kendaraan,” sebut Rina.

Hal senada dikatakan Eko warga lainnya. Ia menyesalkan dengan pembiaran jalan oleh pemerintah dalam kondisi seperti itu.

“Antara jalan dan tempat pembuangan air ini tinggi. Tapi dibiarkan berbulan-bulan seperti ini,” sebutnya.

Ia berharap, pemerintah bisa segera ambil tindakan cepat memperbaiki kondisi jalan. Jangan sampai ada korban dulu, baru menyesal.

“Biasanya viral dulu, ada korban dulu baru diperbaiki. Kalau tidak ya diabaikan seperti ini,” sebut Eko.

Sementara, Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Suhar belum bisa di konfirmasi terkait tak selesainya pembangunan jalan amblas di Jalan Dang Merdu tersebut.

Sebelumnya, Ruas jalan dang merdu, BatuBesar, Nongsa, tepatnya tidak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri amblas dibagian bahu jalan. Situasi tersebut membuat pengendara khawatir ketika melintas terutama disaat turunya hujan membuat jalanan licin dan berlumpur. (*)

Reporter: Yashinta

Ketua DPRD Batam: Kurban Tak Hanya Ibadah, tapi Wujud Kepedulian Sosial

0
dbf39a5f a0db 4c23 8573 99779730dd1c e1710296047575
Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto

batampos – Hari raya Iduladha jadi salah satu momen yang paling dinanti. Masyarakat muslim dapat merayakannya dengan penuh kekhusyukan. Begitu juga dengan anggota DPRD Batam.

Segala sesuatunya juga diharapkan berjalan aman dan lancar. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Senin (17/6).

Bagi yang berkecukupan, ia mengajak untuk ikut serta dalam berkurban. Tak cuma punya nilai ibadah, namun dia menganggap kurban punya aspek sosial yang luas.

Baca Juga: Sholat Id di Lapangan Parkir One Batam Mall

“Ibadah kurban bukan hanya sekedar aspek ibadah sebagai bentuk ketaatan atas perintah Allah, tetapi juga memiliki aspek sosial, yakni keinginan dan semangat untuk berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Cak Nur ini berharap, seluruh rangkaian ibadah di Iduladha dapat terlaksana dengan lancar. Ia mengimbau seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bekerjasama dan saling menjaga agar pelaksanaannya dapat terlaksana dengan penuh kedamaian dan ketenangan.

Baca Juga: Lapas dan Rutan Batam Sembelih 13 Ekor Kambing dan Lima Ekor Sapi

“Kita doakan juga saudara-saudara kita yang berangkat haji ke Tanah Suci, mendapatkan haji yang mabrur dan mabruroh, serta kembali dengan selamat,” katanya.

Ucapan senada juga disampaikan Wakil Ketua I DPRD Batam, Muhammad Kamaludin. Dia mengajak seluruh masyarakat muslim dapat memaknai perintah kurban dengan penuh semangat ketaatan dan keikhlasan kepada Allah.

“Semoga kurban yang kita berikan mendapat nilai ibadah tertinggi di hadapan Allah,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Lokasi Tak Memadai, Masjid Nurul Ihsan Tarempa Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban di Dermaga

0
Pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan panitia

batampos – Pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban di Masjid Nurul Ihsan, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas terbilang cukup unik dibandingkan dengan tempat lain.

Pasalnya, panitia setempat melaksanakan penyembelihan di Dermaga Kopitiam, Jalan Takari. Hal ini dikarenakan, lokasi sekitar masjid tidak memiliki lahan yang memadai.

Pantauan batampos, diarea penyembelihan tidak didapati lubang untuk menampung darah sapi yang telah disembelih lehernya.

Sehingga, darah sapi yang telah di sembelih mengalir deras dan menetes ke area dermaga takari.

BACA JUGA: ASN Pemkab Kepulauan Anambas Kurban 35 Ekor Sapi, Disebar ke Desa-Desa

“Tempat kami lahannya sempit, tak ada tempat untuk buat galian penampung darah,” ujar Panitia Kurban Masjid Nurul Ihsan, Abdul Rahim, Senin, (17/6).

Rahim mengatakan cara penyembelihan ini telah berlangsung cukup lama. Dan tidak mengalami kendala apapun.

“Sudah lama macam gini. Lebih praktis juga, darah sapi langsung kita bersihkan lalu jatuh ke laut, jadi tak ada yang tersisa darahnya,” terang Rahim.

Untuk tahun ini, Masjid Nurul Ihsan memotong hewan kurban sebanyak 10 ekor sapi.

“Ini hewan kurban dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi Masjid. Selesai dipotong kita distribusikan langsung ke masyarakat,” tukas Rahim. (*)

Reporter : Ihsan

Jamaah Haji Lansia dan Risiko Tinggi Diimbau Membadalkan Lontar Jumrah

0
Ilustrasi: Jemaah haji melaksanakan ritual melempar jumrah di Jamarat, Mina. (AFP)

batampos – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jamaah lanjut usia dan risiko tinggi agar membadalkan lontar jumrahnya, guna menjaga kesehatan dan keselamatan mereka.

“Jamaah haji dengan risiko tinggi (risti), lanjut usia, disabilitas, serta jamaah yang sedang kurang sehat dan mengalami kelelahan diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar tenda Mina,” ujar Kepala Daerah Kerja Makkah, Khalilurrahman, di Mina, Senin (17/6).

Fase mabit (menginap) di Mina memasuki hari kedua. Jamaah haji Indonesia secara bergelombang melakukan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada hari Tasyrik.

Menurut Khalilurrahman, suhu di Mina juga sangat panas, di atas 40 derajat Celsius. Sementara perjalanan dari tenda Mina ke Jamarat juga lumayan jauh, jaraknya sekitar empat kilometer untuk sekali jalan.

“Jamaah dapat mewakilkan/membadalkan pelaksanaan lempar jumrah kepada jamaah lain atau petugas,” ucapnya.

Khalilurrahman meminta kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah KBIHU untuk mengkoordinasikan pelaksanaan badal lempar jumrah bagi jamaah binaan yang lansia, risti, disabilitas, sakit, kelelahan dan kurang sehat secara fisik.

Mabit di Mina menjadi tahapan terberat fase puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebab, jamaah tinggal lebih lama di tenda Mina.

Selain itu, jika di Arafah dan Muzdalifah jamaah relatif hanya berdiam di tenda, di Mina ada aktivitas lontar jumrah. Karenanya, ikhtiar menjaga kesehatan sangat diperlukan. Jamaah diimbau untuk tidak memaksakan diri dalam melontar jumrah. (*)