
batampos – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kepulauan Anambas menyayangkan warga yang tidak mengurus akta kematian keluarganya yang telah meninggal dunia.
Sekretaris Disdukcapil Kepulauan Anambas, Firmansyah mengatakan terhitung dari Januari hingga Juni 2024 pihaknya baru menerbitkan 541 akta kematian dari 550 laporan kematian. Artinya saat ini ada 9 warga yang ahli warisnya belum mengurus akta kematian.
“Semua ini hasil jemput bola kita. Kalau kita tidak jemput bola, warga tak akan mengurus akta kematian ini,” ujar Firmansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (12/6).
Disdukcapil dalam hal penerbitan akta kematian tidak pernah mempersulit warga. Malah, membuat program jemput bola untuk mempermudah warga.
BACA JUGA: Fakta Baru, Pelaku Pembuang Bayi
“Siap (lakukan) jemput bola. Misalnya ada laporan. Warga telah meninggal tapi datanya masih aktif, kita jemput bola jumpai pihak keluarganya,” tutur Firmansyah.
Adapun persyaratan mengurus akta kematian yaitu surat keterangan dari rumah sakit atau puskesmas.
“Jika meninggal dunia di rumah pihak kelurahan atau desa yang mengeluarkan surat kematian,” ujar Firmansyah.
Lalu, data Kartu Tanda Pendudukan (KTP) saksi sebanyak dua orang. Setelah itu surat tersebut dibawa ke Disdukcapil untuk diproses penerbitan akta kematian.
“Harus ada saksi dua orang untuk menyatakan benar telah meninggal dunia. Terus kita lakukan penerbitan akta kematian,” terang Firmansyah.
Sampai saat ini tingkat kesadaran warga mengenai pentingnya akta kematian di Kabupaten Kepulauan Anambas sangat rendah.
Akta kematian memiliki banyak manfaat diantaranya menghindari penyalahgunaan data penduduk, memastikan keakuratan data penduduk, syarat mengurus penetapan ahli waris, syarat mengklaim asuransi dan Taspen, hingga persyaratan untuk melakukan perkawinan kembali.
“Kesadaran ahli waris urus akta kematian masih rendah. Padahal akta kematian itu penting. Bisa menekan penyalahgunaan data. Orang menganggap kalau keluarganya meninggal sudah tak ada kepentingan lagi,” pungkas Firmansyah. (*)
Reporter: Ihsan Imaduddin







batampos – Pembaca, ada info tentang air lagi nih… Apa ya ….. Begini, PT Air Batam Hilir pengelola air bersih di Pulau Batam, menginformasikan ada perbaikan perbaikan kebocoran pipa DN 500mm di Jalan Raden Patah, Lubuk Baja. Saat ini perbaikan masih dalam proses.

